Ini murni hasil karya saya saya sendiri semua kejadian di dalam cerita ini bukan merupakan sambungan atau ciplakan dari ff lain.
WARNING !
Bahasa tidak baku, typo dan missing text bisa terjadi dimana saja.
Lumayan Mainstream
.
.
.
Yoonmin, VHope, VKook, NamJin
Dont plagiat
And Enjoy !
.
.
.
Yoongi merasa ada seseorang di depan sana yang berkali-kali menengok ke arahnya bersama baro. Dan WOW Tatapan tajam LAGI. "oh tuhan Ada dengan jimin hari ini ?" pikirnya. Bukan menengok lagi, jimin benar-benar berbalik sekarang dan menatapnya
I'M WATCHING YOU MIN YOONGI
Dorrr..
.
.
.
THE BEAUTIFUL MOMENT
.
.
.
Malam itu yoongi sedang duduk di depan komputernya, seperti biasa malamnya ia gunakan untuk menulis lirik atau membuat musik, tidak peduli dengan jadwal padat yang sudah di laluinya sepanjang hari. Baginya Musik adalah segalanya. Jimin juga tahu itu dan tidak ada yang bisa jimin lakukan selain mendukung kekasihnya. Yoongi wajar mendapatkan itu karena semua karya yoongi benar-benar bagus. Jimin bangga.
Dari kejauhan sana jimin menatap kekasihnya yang sibuk bergelut dengan komputer di depannya, sebenarnya ada sesuatu yang sangat ingin jimin tahu. Ada sesuatu yang berputar-putar dalam pikirannya sejak konser berakhir. Terus mencoba menghilangkan pikiran negatif dan memunculkan pikiran positifnya, seperti itu secara berulang hingga akhirnya jimin menyerah. Bertanya lebih baik agar semuanya jelas. menurutnya
" hyung, emm,, "
" wae ? "
" Baro itu, em maksudku kau mengenalnya dimana ? "
" baro ?B1A4 ? kita sudah sering bertemu dengannya di panggung kan ? "
" Eh benar..em bagaimana menurutmu tentang dia ? "
" Dia rapper yang bagus. Suaranya keren. Manly "
" Aah "
Jimin mengangguk ber-A ria. Kalau di ingat-ingat lagi kata MANLY itu rasanya ingin sekali jimin menenggelamkan dirinya dalam bathub lagi. " hey yoongi, tidak kah kau sadar kekasihmu ini lebih Manly daripada siapapun ? bahkan baro itu. suaraku juga seksi. Ekhm "
beberapa menit setelahnya jimin berjalan meninggalkan yoongi. Sebenarnya mengajak yoongi mengobrol di saat seperti ini termasuk uji nyali. Yoongi butuh suasana yang tenang agar inspirasinya datang. Jadi jangan salahkan yoongi kalau bibir kecilnya berkata kasar atau tangannya memukul sebab yoongi tidak suka diganggu siapapun apalagi si cerewet park jimin.
.
.
.
" besok mulailah berkemas ! kita akan pindah ke dorm baru beberapa hari kedepan "
Leader rapmon memberi pengumuman penting dan di sambut antusias teman-temannya. semuanya berkumpul saat itu di ruang tengah meninggalkan aktifitas masing-masing.
" kira- kira dorm baru kita luas tidak yah ?
Jin datang membawa mangkuk dan sendok di kedua tangannya, mulutnya masih mengembang karena makanan yang tanpa tanggung-tanggung ia masukkan ke mulutnya. Jin benar-benar kelaparan.
" yeokshi.. secara dorm ini sudah tidak mampu menampung barang-barang kita "
Jhope mendorong sapunya menuju ruang tengah. Ia baru saja menyapu kamar yang dibuat kotor oleh jungkook.
" Katanya double size dari dorm ini dan akan ada 3 kamar "
Yoongi bergabung dan meninggalkan komputernya.
" Wah wah..daebakkk "
Jungkook membulatkan mata, ia tertawa bahagia memperlihatkan deretan gigi kelincinya.
" aku mau yoongi hyung dan hopie hyung jadi roommate ku "
Jimin berteriak. ia yang memang sudah dari duduk di dekat rapmon sudah menyusun rencana ingin sekamar dengan ibu dorm dan kekasih manisnya. Jimin merasa lengkap dengan keduanya. Tapi yoongi menolaknya mentah-mentah " andwae shireo "
" wae ? atau hyung mau berdua saja denganku ? " jimin memperlihatkan smirk-nya yang entah kenapa membuat V yang duduk di dekatnya ingin muntah " uuaakk "
" aku mau sama V hyung " jungkook tidak mau kalah dan mulai merangkul V . Jhope-pun cemburu
" yak..yak.. siapa yang menyuruh kalian memutuskan seenaknya ? aku yang akan mengaturnya untuk kalian " sang leader angkat bicara. Lalu mulai memutuskan.
" begini, ah atau terserah kalian sajalah mau tidur sama siapa yang terpenting aku sama Jin hyung "
PLAAAKKKK
Rapmon mengelus kepalanya, rasanya seperti ingin amnesia karena pukulan teman-teman kejamnya. Padahal kan rapmon juga ingin bahagia. Tapi apa daya keputusannya membuat yang lain merasa harus menyadarkannya dari mimpi indahnya. Kalau boleh rapmon mau mengutuk semua menjadi batu karena sudah durhaka terhadapnya.
" hilangkan dulu ngorokmu hyung, baru jin hyung mau sekamar denganmu. HAHAHAHA "
Satu lagi makhluk yang membuat rapmon merasa harus mengutuk orang itu pertama kali. V , alien ini sepertinya meminta di kembalikan ke planet asalnya oleh rapmon. Perkataannya barusan benar-benar memancing kemarahan sang leader belum lagi cara tertawanya yang absurd itu memperlihatkan semua giginya hidung besarnya juga kembang kempis. yang paling parah adalah Jin pacar hayalannya Rapmon juga ikut tertawa seolah membenarkan perkataan V. Duh.. Leader monster patah hati deh-_-
.
Setelah melalui perdebatan dan keributan yang membuat penghuni apartemen sebelah ingin menaruh bom di dorm mereka, akhirnya di dapatkan kesepakatan yang di setujui oleh semuanya, kecuali satu orang. Lelaki yang mengaku manly dan ber-abs kesayangan Yoongi. Park jimin.
Jimin harus sekamar dengan couple yang suka mengumbar kemesraannya padahalkan jadian juga belum, mereka V dan Jhope. Kalau bersama jhope sih jimin iya-iya saja karena dari dulu jimin memang sudah mengincar orang terbersih itu untuk menjadi roommate-nya, maklumlah karena pacarnya yoongi bukan orang yang bersih, tapi jimin tetap suka kok. Dan V itu, entah kenapa jimin punya firasat buruk dengan sahabat se-line nya ini. V itu suka suka pegang-pegangan, suka peluk-pelukan dengan Jhope, ditambah lagi kalau keduanya bertemu habislah jimin di bully. Ini tidak adil bagi jimin apalagi kekasih manisnya malah lebih memilih se-roommate dengan Jin. SABARKAN HATIMU JIMIN. KAMU KUAT KOK !
Ada satu orang lagi yang mau tidak mau harus pasrah. Mantan gebetannya Jimin. Jungkook si golden magnae. Dia bahkan lebih sial dari jimin tapi anak ini santai-santai saja. Ia akan se-roommate dengan Leadernya Rapmonster. Kata yang lainnya ini adalah perpaduan yang keren, Golden magnae si tukang gampang tidur meskipun sebuah bom meledak ia tidak mudah terbangun dan pak ketua Rap Monster si tukang ngorok. ilernya sampai tumpah-tupah *plakk
Meski jungkook kecewa tidak bisa sekamar dengan V, ia tetap optimis. Masih tetap bisa tidur di kamarnya V kalau Jhope membuat lagu dengan yoongi sampai pagi Atau usir saja jimin ke kamarnya yoongi hyung. Rencananya mulai tersusun di kepalanya, dasar golden magnae-_-
.
.
.
THE BEAUTIFUL MOMENT
.
.
.
" hyung kok tidak ada acara potong tumpeng ya ? " - Jungkook
" iya potong ayam atau sapi gitu " - V
" mau ? " - Jhope
" iya hyung " - VKook
" Jin hyung tolong potong dua orang ini " -Jhope
" yakkkk HYUUUUNNNGGGGG - VKook
Sudah dua hari ketujuh namja ini pindah di dorm barunya. Tapi dua orang itu masih saja mengharapkan sebuah perayaan yang tidak mungkin, mengingat kesibukan mereka menyiapkan comeback selanjutnya mulai dari rekaman lagu baru berlatih dance baru pemotretan dan lainnya. Semua juga tahu kalau BTS itu super sibuk.
sebelum berangkat untuk kegiatan latihan hari ini, V Jhope dan Jungkook bersantai di ruang tengah menunggu Jin selesai dengan masakannya. Sementara itu rap monster sang leader tengah mandi di salah satu kamar mandi dorm baru mereka. Sekedar informasi dorm yang sekarang sudah memiliki dua kamar mandi jadi tidak akan ada acara antri-antrian seperti sebelumnya.
Lagi-lagi ada dua orang yang hilang dari peradaban BTS-_- dua orang yang tidak di ketahui keberadaannya Yoongi dan kekasihnya Jimin.
.
Karena tahu bahwa sebentar lagi ia dan Rapper line harus berangkat menuju ruang latihan, yoongi terbangun, matanya sudah sepenuhnya terbuka siap untuk melakukan segala aktifitas hari ini. tapi baru saja yoongi mengangkat tubuhnya untuk bangun dari ranjangnya jimin datang dan menahan tubuhnya dengan lengannya. Lengan kekar yang tidak diragukan lagi oleh yoongi, lengan milik kekasihnya. Jimin lalu memeluk yoongi dan mendekatkan wajahnya di telinga yoongi.
" Good morning yoongi "
" yaaa... minggir "
" ini masih pagi hyung, temani aku sebentar saja "
" tapi aku harus ke ruang latihan jimin "
" sebentar saja hm, tetaplah begini hyung "
" hm "
Yoongi tahu kalau jimin pasti lelah. Bagaimana tidak, kemarin jimin hampir pingsan gara-gara latihan terlalu keras. Padahal yang lainnya sudah pulang, tapi jimin malah masih tahan berdiri dan menari di depan cermin ruang practice. Untung saat itu manager BTS dan yoongi cepat menemukannya terkapar di lantai ruangan latihan dengan nafas terengah-engah dan hampir pingsan. mata sipitnya sedikit lagi tertutup tapi kala melihat wajah yoongi, ia membukanya kembali lalu tersenyum.
" kau datang hyung "
" Berhentilah berpura-pura kuat bodoh "
Sama sepertinya yang sangat di dukung oleh jimin dalam menciptakan lagu, yoongi juga memberikan dukungan penuh untuk jimin dalam menari, karena saat jimin menari itu yoongi melihat sisi yang sangat menakjubkan dari kekasihnya. Tapi salah besar kalau harus sampai seperti itu. yoongi tidak ingin kekasih cerewetnya sakit. Makanya sekarang yoongi pasrah, setidaknya ia bisa menghibur pria yang di sayanginya itu, setidaknya jimin cepat pulih. Andai bisa yoongi ingin membalas pelukan itu dengan pelukan terhangatnya, tapi yoongi terlalu malu. Malu dan takut kalau kalau perhatian yang ia berikan malah mengundang jimin berbuat yang tidak-tidak lagi pada dirinya seperti kejadian tanda di leher yang membuat yoongi harus menahan malu karena di sangka yang tidak-tidak oleh noona-noona stylish BTS
" kau tahu hyung ? ini alasan kenapa aku perlahan bisa menerimamu sekamar dengan Jin hyung "
" apa itu ? "
" bukankah itu lebih baik daripada tidur bersamaku ? tubuhmu itu...
" jimin "
" aniya hyung, maksudku.. aku menyukai pagi yang seperti ini. dimana aku bisa datang ke tempatmu mengucapkan selamat pagi dan menatapmu tertidur "
jimin tidak tahu kalau di dalam hati yoongi sedang terjadi sesuatu yang ABCDEFGHAKUJATUHCINTA sulit di jelaskan. jantung yoongi berdetak cepat sangat gila. Wajahnya merona, rasanya ada kupu-kupu di dalam perut yoongi yang terbang kesana-kemari. DEMI APA jimin sangat romantis pagi ini padahal jimin itu sakit. bagaimana wajah pucat itu masih sempat merayu yoongi? Tapi Entah kenapa yoongi merasa bahwa kata-kata itu memang tulus dari hati seorang jimin untuknya.
Jimin semakin mempererat pelukannya di tubuh mungil kekasih manisnya. Nafasnya menelisik telinga dan wajah yoongi membuat yoongi merinding di tempat. Mata sipit jimin masih terpejam sedari tadi merasakan aroma tubuh kekasihnya dan suhu tubuh yoongi yang dingin beradu dengan tubuhnya yang panas.
" kau panas jimin "
" tenanglah hyung, tubuhmu dingin jadi kita impas "
" bukan itu maksudku bodoh, tunggu sebentar akan ku hubungi manager hyung supaya memanggilkan dokter untukmu "
" aniya hyung, aku hanya membutuhkanmu saat ini "
BLUSH
yoongi bermaksud meraih ponselnya di atas meja yang tak jauh itu tapi tubuhnya kembali ditahan oleh jimin dan pelukannya malah semakin dieratkan, yoongi sampai sulit bernafas TUHAN JANGAN BIARKAN JIMIN MENDENGARKAN DETAK JANTUNG GILA INI.
saking tegangnya yoongi tidak tahu harus berbuat apa, hanya diam terpaku di peluk oleh seseorang yang sakit sangat tidak nyaman. Yoongi kemudian mengelus halus lengan jimin yang melingkar di tubuhnya, melihat jimin yang seperti ini yoongi jadi sedih juga karena siapapun pasti tidak akan tega jika melihat orang yang disayanginya jatuh sakit
" hyung, jangan tertawa dengan pria lain "
" kenapa ? "
" malam itu, baro. Aku sedikit tidak nyaman melihatmu begitu akrab tertawa dengannya "
" kau cemburu hm ? "
" ani...
" jimin aku hanya menyukaimu "
Jimin membulatkan matanya, Seketika semua sakit dan ngilu di bagian badannya hilang. Jujur saja ia ingin melompat sekarang. Yoongi benar-benar jadi obat mujarab baginya. Yoongi yang selama ini menutup rapat mulutnya untuk mengucapkan kata suka sejak resmi jadi kekasihnya, yoongi yang selama ini lebih suka menunjukkan perasaannya di bandingkan mengatakannya. Yoongi yang sudah membuat park jimin tergila-gila. yoongi yang AH yoongi yoongi yoongi. OK JIMIN STOP DISITU.
" saranghae yoongi hyung "
Jimin mengusap rambut soft yoongi dan mengecupnya dengan sayang lalu tersenyum dan kembali memejamkan matanya. Pelukannya tidak pernah lepas sampai suara dengkuran halus memenuhi kamar sunyi itu. jimin dan yoongi tertidur melupakan yang lainnya di luar sana
.
" anak-anak ayo kita makan " - Jin
" yeayy.. makan ! " - V
" eh jimin yoongi sama rapmon mana ? " - Jin
" naega yeogi " - Rapmon
Jin menghampiri Jhope V dan Jungkook yang dari tadi berbuat keributan tidak jelas. Matanya tidak menangkap yoongi jimin dan leader yang sebenarnya di kaguminya. Selang beberapa detik sang leaderpun menampakkan dirinya dengan senyum menawannya. Jangan lupakan lesung pipi yang selalu setia di kedua pipi leader seksi itu. sayangnya, tapi jin tidak sedang dalam mood untuk cinta sekarang. Ia khawatir, jimin yang kemarin hampir pingsan dan yoongi si tukang tidur itu belum bangun juga. lagipula perutnya sudah memanggil-manggil sedaritadi untuk di isi. Jadi jin memutuskan untuk ke kamar jimin untuk melihatnya, tapi orang yang katanya sakit itu tidak disana.
" jiminnya mana ? kok hilang ? "
" paling juga ngadem hyung "
" Ngadem ? pohon kali "
" Iya coba aja cari di kamar yoongi hyung "
" kyaa itu kan kamarku juga "
Jin dan yang lainnya memutuskan mencari jimin di kamar yoongi yang tak lain kamar jin juga. sebagai salah satu pemilik kamar, jin jadi yang paling depan bertugas membuka pintu perlahan lahan seperti gerombolan pencuri yang akan memasuki rumah targetnya.
" minggir dikit dong hyung, kookie juga mau liat " -Jungkook
" kamu kan tinggi jadi kepalamu di atas aja kook " - Rapmon
" sst.. ribut bisa nggak sih ? - Jin
" elah hyung, kebalik tuh " -Rapmon
" eh iya, bisa nggak sih ribut ? " - Jin
" ok jin hyung pilih deh sekarang, mau tangannya rapmon atau Hopie hyung " V
" buat apa ? " - Jin
" buat hompimpang -_- " -Jhope
" sensi amat sih, mentang- mentang jiminnya lagi sayang-sayangan sama yoongi " -Jin
" cie yang mau juga cie " -Rapmon
" jimin modus banget ah, katanya sakit tapi eh ? –V
" tutup mata kookie hyung, jangan biarkan kookie yang polos ini liat adegan ranjang itu" -Jungkook
" ranjang ? cuman tiduran gitu doang di besar-besarin. Kampungan -_- - Rapmon
Pintu kamar itu terbuka sedikit dan hanya menampakkan lima kepala, V paling bawah lalu Jhope Jin rapmon dan paling atas Jungkook. Karena tidak mau ketahuan kelimanya hanya mengintip lewat ujung pintu tapi lagi-lagi lidah tidak bisa berbohong. suara yang awalnya hanya bisikan itu cenderung jadi seperti teriakan. Apasih yang tidak ribut kalau anak-anak absurd ini sudah bertemu. Bohong juga kalau jimin yang gampang terbangun itu tidak dengar bagaimana teman-temannya saling berebut posisi di luar sana. Duhh..jimin gemas, Jimin jadi ingin tertawa sekarang juga
" geser dikit dong hyung " -Jungkook
" ini udah geser " -Rapmon
" bukan begitu,gini nih GEE SEE R " -Jungkook
" kok jadi iklan aqu ah sih ? " -Jhope
" berat woiii berat, ini badan bukan batu " -V
BRRUUUKKKKK
.
.
.
.
.
.
- TBC CIEE -
.
KACAU KACAU KACAU
Susah banget bikin FF ini supaya nggak gila.
Pokoknya kalau udah soal BTS itu bawaannya gila aja deh. Mau dibikin serius juga susah Bighitzz. Jiminnya sih seksi banget -_- nggak nyambung. Ada aqu ah ?
OK REVIEW MU SEMANGATKU !
Makasih untuk semua yang sudah mendukung kelangsungan FF ini
Nanti kalau review sudah tembus 1000 aku janji deh bakal upload foto nyuci absnya jimin /plakkk
Yoongi kali ahh. WKWKWK
