" Jimin, Mari Berpisah ! "

" jangan bercanda hyung ! "

" aku sungguh-sungguh "

" andwae.. aku tidak akan melepaskanmu begitu saja Min Yoongi "

.

.

.

THE BEAUTIFUL MOMENT

.

.

.

WARNING !

Bahasa tidak baku, typo dan missing text bisa terjadi dimana saja.

.

.

.

Jimin X Yoongi

BTS

YoonMin Focus

Enjoy !

.

.

.

Dorm BTS pukul 03.00 KST

Jimin tertunduk di atas ranjangnya dengan nafas terengah-engah sambil mengusap peluh yang membasahi seluruh wajah hingga lehernya. ia masih mencoba menstabilkan pikirannya dan mengingat-ingat kembali bagaimana yoongi yang datang padanya sesaat yang lalu kemudian mengucapkan kalimat perpisahan padanya. IYA, Jimin bermimpi, mimpi yang sangat buruk yang begitu nyata tapi sekali lagi jimin bersyukur karena itu hanya sebuah mimpi.

" ah untung cuma mimpi "

Jimin lalu meraba-raba ponsel yang ia letakkan di bawah bantalnya. Kalau di ingat-ingat lagi sepanjang hari hingga sebelum tertidur tadi entah sudah berapa kali jimin mengirimkan yoongi pesan kakaotalk tapi tidak satupun dari pesannya yang di balas. Parahnya lagi, pesan itu tidak dibaca oleh kekasih manisnya itu. Jimin mengecek notifikasinya kembali berharap ada keajaiban datang saat itu juga tapi tetap sama. Ponselnya masih saja membisu tidak ada notifikasi yang masuk

.

Jimin kemudian memutuskan untuk pergi ke kamar yoongi, sekali lagi ia berharap sosok kekasih manis kesayangannya itu berada di sana sedang berbaring dan terlelap dengan nyenyaknya, jadi jimin juga bisa kembali ke kamarnya tidur dengan tenang. Tapi lagi-lagi jimin harus menahan kekecewaannya karena ternyata hanya ada Jin hyung tertuanya disana. Ranjang yoongi masih kosong, tidak ada kekasih manisnya disana. Pikiran jimin melayang mencari-cari sebab yoongi-nya tidak mengirimi pesan dan tidak pulang.

" Apa sesibuk itu di studio sampai tidak mengirimiku pesan ? " Jimin bertanya dalam hati sambil menggenggam rambutnya. Padahal biasanya sesibuk apapun pasti yoongi selalu menyempatkan membalas pesannya. Atau malah terlebih dulu mengiriminya pesan tapi kali ini tidak ada kabar sama sekali. ingatannya menangkap kembali kejadian dalam mimpinya dimana yoongi datang hanya untuk mengucapkan kata perpisahan kemudian melangkah pergi meninggalkannya yang mati-matian menolak ajakan pisah itu. Mungkinkah Yoonginya benar-benar ingin meninggalkannya ? ah Jimin makin frustasi dan membuang tubuhnya ke atas ranjang milik kekasihnya. Saat ini jimin terlalu malas untuk berjalan kembali ke kamarnya. Lagipula ia ingin menunggu sang pemilik ranjang itu pulang

.

.

" Jimin bangun ! kita punya jadwal wawancara hari ini " suara jin membangunkan jimin yang terlihat nyaman dengan pelukannya pada bantal guling kesukaan kekasihnya. Bukannya yoongi tapi pagi ini jimin hanya disapa oleh Jin hyung roommate kekasihnya.

" yoongi hyung tidak pulang ya hyung ?

" aniyo, saking sibuknya mereka sampai harus tidur di studio katanya. "

" Jadi bagaimana siaran hari ini ? masa kita pergi tanpa yoongi hyung ?

" Santai aja dong jim. Pacarmu ada kok. katanya kita akan bertemu rapper line di tempat shooting wawancara itu. "

Tanpa aba-aba jimin langsung melesat meninggalkan kamar duo big hyung. meskipun sedikit kecewa karena yoongi tidak pulang dan menyambut paginya tapi jimin masih ceria sebab sebentar lagi ia bisa melihat kekasih manisnya. Masih ada beberapa jam sebelum berangkat jadi jimin memutuskan mandi. Di dalam sana jimin menyanyikan sebuah lagu yang terdengar samar di tengah-tengah sibuknya member lain dengan make up dan kostumnya. Hari ini mereka akan mengenakan kemeja bernuansa putih biru dengan beberapa detail warna berbeda di beberapa garis bajunya kemudian dipadukan dengan celana selutut berwarna abu-abu.

Setelah mandi dan di make-up oleh noona-noona tukang make up itu, jimin lalu mengenakan kostumnya dengan cepat. Saat ini ia mengenakan kemeja putih lengan panjang dengan sebuah pita berwarna biru lembut melingkar di kera bajunya dan celana pendek abu-abu. beberapa detik kemudian ia berjalan kedepan cermin dan memperhatikan penampilannya dari atas sampai bawah sambil tersenyum memperbaiki tatanan rambutnya. Tapi tiba-tiba saja sebuah pemikiran menghampirinya saat melihat celana pendek itu.

" pendek lagi ? jangan bilang kalau yoongi juga akan mengenakan celana yang sama ?uhh "

Jimin cemberut dan berbicara lirih disamping V sahabat aliennya. V sudah siap daritadi dan tengah bermain game sembari menunggu manager hyung memerintahkan untuk berangkat. Karena jaraknya yang tidak begitu jauh dari jimin, V bisa mendengarkan apa yang dikatakan sahabatnya itu. manusia setengah alien ini lalu mengalihkan pandangannya pada jimin dan tersenyum tanpa bermaksud meresponnya. Game nya terlalu seru untuk dilewatkan dibandingkan keluhan jimin yang aneh itu.

.

.

.

Jungkook, V , Jin dan kemudian di susul jimin turun satu-persatu dari mobil van yang membawanya ke lokasi wawancara itu. disana sudah ada Rapmon yoongi dan Jhope

" anak-anak sekarang waktunya masuk "

Manager hyung dan beberapa staff BTS yang lain berjalan mengikuti ketujuh pria tampan itu sampai di ruang penyiaran. Sama seperti vocal line, rapper line juga mengenakan baju kemeja bernuansa biru putih dan celana yang sama. Benar yang di takutkan jimin. celana sialan itu lagi-lagi tergantung indah memperlihatkan paha mulus nan seksi milik kekasih cueknya. Jimin hanya bisa pasrah mengingat itu tidak penting sekarang, yang penting adalah rasa rindunya yang sudah sejak kemarin ia tahan. Bibir tebalnya tak henti-hentinya tersenyum melihat betapa imutnya seseorang yang sangat ia kagumi itu, seseorang yang menggunakan snapback yang di putar kebelakang berwarna blue soft, Min Yoongi kekasihnya. Ada yang berbeda dari penampilan yoongi dan sudah mengalihkan perhatian jimin sejak tadi, padahal Yoongi juga mengenakan baju kemeja putih sama sepertinya, bedanya tidak ada pita yang melingkar di kera bajunya, lengan kemejanya juga tidak panjang seperti yang dikenakan jimin saat ini.

" OH GOD, YOONGI HYUNG CHANGED HIS HAIR COLOR " manusia 4D alien a.k.a V BTS histeris ala fangirl saat melihat yoongi.

" Yoongi hyung, kau terlihat keren dengan warna rambut barumu " Puji jimin malu-malu.

" Benar, kamu makin fresh aja yoon " tidak mau kalah jin juga ikut-ikutan memuji yoongi.

" maksudnya fresh apa ya hyung ? -_- '' Jimin sewot. Takut kekasihnya di sambar Jin.

" hyung cantik banget sih ? kookie juga mau punya pacar secantik yoongi hyung "

Ternyata RAMBUT HITAM itu yang menarik perhatian jimin sejak tadi. dan bukan hanya jimin, V jin dan jungkook juga terpesona dengan gaya baru yoongi itu. jungkook sampai harus mendapatkan jitakan gratis dari jimin karena sudah berani merayu yoonginya. Sementara itu yoongi hanya diam dan terus berjalan tanpa ekspresi apapun di wajahnya mendengarkan beberapa orang di sampingnya memuji-muji penampilannya. Bahkan pria manis itu tahu kalau jiminnya daritadi sudah memperhatikannya tapi ia terlalu malas untuk membalas perhatian park mesum penghianat itu.

Ketujuh member yang sebentar lagi merayakan 2 tahun debutnya itu sudah tiba di ruang penyiaran yang tak lain adalah sebuah resto es krim. Ketujuhnya melakukan acara foto terlebih dahulu kemudian mengambil tempat duduk masing-masing. Saat itu jimin duduk disamping kekasihnya yoongi. Saking rindunya ia tidak ingin duduk berjauhan dengan kekasih manisnya yang semakin keren dengan penampilan barunya. duuh.. jimin makin gemas saja. Di samping yoongi ada Jin, V, pria pembawa acara kemudian Jungkook, rapmon dan terakhir moodmaker Jhope. Di depan mereka sudah disajikan beberapa minuman juga es krim berbagai bentuk dan rasa.

Jimin tersenyum sepanjang acara sesekali melirik ke arah kekasih manisnya, ia tahu betul kalau kekasih yang disampingnya itu sangat menyukai es krim, terbukti bagaiman yoongi melahap es krim berbagai rasa di depannya sampai habis tanpa malu padahal kilatan lampu kamera tidak henti-hentinya menangkap aktifitas mereka saat wawancara berlangsung. Jimin juga sangat menyukai es krim tapi saat ini ia terlalu malu untuk melahap semuanya sampai habis tak bersisa, maklum saja jimin itu pemalu. Lagipula melihat yoongi melahap es krimnya saja sudah membuat jimin kenyang. Asalkan yoongi puas dengan es krimnya jimin juga akan puas dengan yoonginya. Kekeke~

" aku akan berusaha dengan baik membentuk abs ku untuk comeback berikutnya "

" ANDWAE " yoongi berteriak dalam hati. Andai bisa, ia ingin menyembunyikan jimin saja di dalam kantong celananya. Sumpah demi gigi kelinci jungkook, yoongi sudah mulai gerah sekarang. Pesona jimin yang tidak bisa di sembunyikan, perut absnya, belum lagi gaya jimin saat melipat rambutnya ke atas semakin membuat yoongi frustasi dan ingin berteriak.

JIMIN DONT SHOW YOUR ABS

JIMIN DONT FLIP YOUR HAIR

AAAHHHHH...AKU BISA GILA

.

Yoongi tahu semua kebiasaan-kebiasaan jimin yang selalu tepat sasaran membuat fans-nya berteriak histeris. Sebenarnya bukan hanya para fans yang menyukai itu tapi Yoongi juga. bahkan yoongi lebih antusias dari semuanya. menurutnya itulah pesona seorang park jimin. pesona yang sengaja ia tebarkan pada semua fans. DASAR JIMIN GENIT-_-

.

.

.

THE BEAUTIFUL MOMENT

.

.

.

Yoongi masih cuek dan jimin semakin bingung. Beberapa kali jimin coba menarik perhatian kekasih manisnya tapi tidak ada respon yang berarti, yoongi hanya menyatukan alis dan memasang wajah cueknya kemudian berlalu tidak memperdulikan jiminnya. Jimin sampai pusing mengingat mimpinya dengan kejadian hari ini yang tidak jauh berbeda. Entah apa yang menyebabkan kekasihnya itu sampai mendiamkannya sampai seperti ini. yang pasti jimin tidak akan menyerah.

Sebenarnya yoongi juga tidak tahan bertingkah sok cuek pada pria ber abs kesayangannya. Yoongi juga rindu malah. Seharian kemarin tidak bertemu jimin, tidak saling berkirim pesan, tidak saling menghubungi seperti ada yang hilang saja. Tapi bagaimana lagi ? kekecewaan yoongi lebih besar daripada rasa rindunya. Itulah sebabnya yoongi merubah warna rambutnya, ia butuh penyegaran untuk pengalihan rasa sakit hatinya.

" teman-teman, ayo bersiap-siap ke ruang practice ! " sang ketua meneriaki teman-temannya yang entah sedang berbuat apa di kamar masing-masing

" ngantuk hyung " Golden magnae teman sekamarnya yang pertama angkat bicara

" laperrr " V berteriak kencang dari kamarnya

" makan aja dulu V , daripada ntar LO RESE KALO LAGI LAPER ! " Jhope promosi lagi sambil memberikan sebungkus wafer yang diketahui bermerek *stikers

" Gila, itu perut terbuat dari apa sih ? makan mulu di pikirin " sang leader datang menyambar wafer pemberian Jhope untuk V. entah sejak kapan ia berada di kamar itu.

" yaaa.. itu punyaku hyung "

" enak aja, Beli dong ! "

" Huweeee :'(

V menangis dengan absurdnya di dalam kamar yang berisi Jhope, jimin dan leader rapmon yang entah datangnya dari mana karena tiba-tiba sudah bergabung dengan ketiga manusia hiperaktif BTS itu. seperti biasa, jimin hanya tertawa melihat V di ganggu oleh leadernya.

" tertawalah Jim sebelum kau di tertawai ! "

" Loh ? emang kenapa hyung ?

" Eyyy... anak ini benar-benar tidak peka sama sekali "

" hyung ini ngemeng apa sih? Yang jelas dong !

" ah malas ah ngomong sama orang lalod "

" kamu kayaknya kurang konsentrasi deh Jim... MAU AQU*AH ? "

" NANTI AJA "

" etdahh bang hobie promosi lagi -_- "

Rapmon menarik tab milik V lalu mencari-cari sesuatu dalam beberapa detik. Setelah itu tab nya di tunjukkan pada jimin. V yang penasaran dengan sesuatu yang ditunjukkan leadernya refleks saja mendekat pada jimin. ternyata itu video yang semalam di lihat yoongi. untuk sesaat semuanya terdiam kemudian Jhope kembali bersuara

" semalam kami melihat video ini bersama yoongi hyung dan setelahnya ia terlihat berbeda. Kau mengerti kan maksudku ? "

Jimin mulai mencerna maksud dari kedua hyung rapper line itu lalu dengan cepat ia berlari membawa tab itu meninggalkan Rapmon, Jhope, dan V yang masih mem-blank tidak mengerti.

Mata jimin menerawang kemana-mana mencari seseorang yang sudah mengabaikannya seharian. Seseorang yang menurutnya butuh diberi penjelasan karena sudah salah sangka hingga menjauhinya. Mengingat bagaimana perasaan yoongi saat melihat video itu, jimin jadi semakin bersalah dan langkahnya semakin di percepat sampai di depan kamar kekasihnya. Jimin lalu memberanikan diri untuk membuka pintu kamar itu tapi belum sampai ia meraih pegangannya, pintu sudah lebih dulu di buka oleh seseorang yang ternyata kekasihnya.

" hyung.. kau marah padaku ? "

Yoongi diam

" Yoongi~a... ireojima ! jangan mendiamiku seperti ini "

Yoongi melangkahkan kakinya meninggalkan jimin yang memasang wajah cemberutnya.

" Yaaa Min Yoongi...berhenti di situ ! "

Yoongi menghembuskan nafasnya berat, langkah kakinya terhenti begitu saja karena suara keras dari kekasihnya di belakang sana, lagi lagi jimin mengontrol sistem kerja saraf yoongi untuk melakukan apa yang dikatakannya. Sekarang Tidak ada lagi yang bisa yoongi perbuat selain menuruti perkataan pria cute ber-abs itu.

Jimin berbalik dan berjalan mendekati tubuh mungil yang diam terpaku di depannya. Tangannya menarik lengan yoongi menuju tempat sekitar yang aman dari gangguan teman-temannya. Hingga di sinilah mereka, di depan dorm yang sunyi. Jimin menyandarkan yoongi di tembok dekat pintu masuk dormnya, kedua lengannya mengapit yoongi yang menatapnya heran dengan mata sayu kesukaan park jimin itu.

" katakan padaku sekarang hyung , apa salahku ? "

Jimin mendekatkan wajahnya dengan wajah yoongi hingga nafas keduanya saling mengenai wajah lawan bicaranya masing-masing. Jimin menatap mata sayu dihadapannya sangat dalam seolah ingin kekasihnya itu menatapnya balik dan melihat kesungguhan di matanya.

" jangan menatapku seperti itu bodoh ! "

" kenapa ? kau takut hm ? "

" aku tidak akan mudah tergoda oleh rayuanmu lagi jimin. minggir ! "

Yoongi berusaha mendorong tubuh jimin tapi tubuh jimin terlalu kuat untuk seorang min yoongi. Akhirnya jimin menyingkirkan lengannya yang menghimpit yoongi kemudian beralih menyalakan tab yang dibawanya lalu menunjukkannya pada Yoongi.

" singkirkan benda itu dari hadapanku "

Hanya beberapa detik video itu terpampang di depan matanya, yoongi langsung mendorongnya menjauh dari pandangannya. Sontak saja Jimin menunjukkan senyum evilnya

" kau cemburu kan hyung ? "

Yoongi masih terdiam. Mata sayunya melihat kesembarang arah menghindari tatapan kekasih genitnya. Jimin melembutkan suaranya kembali mendekat dengan wajah kekasih manisnya.

" aku tidak perduli dengan semuanya hyung, aku hanya akan perduli padamu. Perhatianku selamanya hanya untukmu. Aku hanya menyukaimu. "

" berhenti bersandiwara di hadapanku bodoh "

Dorr

Jantung jimin tertembak peluru kemarahan kekasihnya. Ini akan berakhir dengan kekalahan jimin jika membiarkan yoongi berlanjut dengan semua lirik tajamnya. Sungguh jimin tidak sanggup kalau sudah di lawan kata-kata oleh kekasihnya.

" joha... akan kutunjukkan padamu bagaimana kesungguhanku hyung "

" keumanhae.. mulai sekarang berhenti menunjukkan apa-apa padaku "

" jangan membohongi perasaanmu hyung. AKU TAHU kau bahkan merubah warna rambutmu karena aku. "

" kau tidak tahu apa-apa jimin "

DUG

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

Ini gimana sih ? kok susah banget baikannya ? aduh dekk Jimin, makanya jangan genit-genit. Tuh kan yoonginya marah. DONT FLIP YOUR HAIR PLEASE ! aku setuju dengan ini. yoongi bahkan pernah niruin gimana mempesonanya jimin pas he flip his hair. Itu rasanya AAAAHHHH ~ ya sudahlah .

Ini update-nya udah express banget, spesial buat yang nungguin ni FF. Hehehe

Sumpah aku gak mau YOONMIN putus ! jangan bully aku huweeeeeee :'(

Sekali lagi Terima kasih untuk semuanya yang sudah setia untuk membaca FF keren ini /kePEDEan-_-

Ini spesial buat GITARMY , LUCKY MIKU, AHNEUGENE, SHAKINAYU, GYSOPHILA, dan TAEYOONMIN yang PENGEN BANGET Jimin sama yoongi putus sampe ngancem-ngancem aku. HAHAHAHAHAHAHA /ketawa nista

AYO SERANG SAYA ! SAYA CINTA KALIAN . CHU~ CHU~ MUAHHHH~