THE BEAUTIFUL MOMENT

.

.

.

.

WARNING !

Bahasa tidak baku, typo dan missing text bisa terjadi dimana saja.

This is From My Sexy Brain

.

.

.

.

.

Jimin X Yoongi

V X Jungkook

V X Jhope

Rap Monster X Jin

BTS

.

.

.

.

.

Jangan di plagiat jebal!

.

.

.

.

" hentikan hayalan konyolmu hobie hyung. Hahaha "

Member ber-nama panggung Jhope itu tersentak tiba-tiba merasakan dua buah lengan merangkulnya dari sisi kanan dan kirinya. Dengan cepat ia memalingkan wajahnya secara bergantian ke sebelah kanan dan kiri lalu tertawa menampakkan eyesmile khasnya balas merangkul kedua temannya yang ternyata pasangan romantis Jimin yoongi.

Jimin dan yoongi sangat tahu suasana hati moodmaker grupnya itu, karena apapun yang jhope rasakan akan tergambar jelas di wajahnya. sama seperti malam ini dimana jimin dan yoongi merasa aneh dengan sang moodmaker yang hanya diam berjalan mengikutinya dari belakang. Tidak seperti biasanya dimana Jhope sangat aktif melakukan gerakan-gerakan aneh dan lolucon-lolucon yang bisa membuat temannya yang lain tertawa.

" kalau akur begini enak ya? Ecieee... yang sudah sayang-sayangan lagi" balas Jhope menggoda keduanya mencoba mengalihkan pembicaraan

" GARING -_- " yoongi menyela, mata sayunya menatap aneh dua orang disampingnya yang asik tertawa keras. ada rona merah di kedua pipinya yang tidak bisa ia sembunyikan kala melihat senyum segaris di mata kekasihnya yang begitu ia sukai. Senyuman yang begitu ia rindukan setelah sekian hari tidak sedekat ini, juga debaran halus di dadanya saat kulit seputih susunya bersentuhan dengan jimin meskipun hanya sekedar bersentuhan tangan tanpa sengaja.

.

.

.

.

THE BEAUTIFUL MOMENT

.

.

.

.

Disinilah jimin yoongi dan Jin membaringkan tubuh mereka di atas dua buah ranjang yang disatukan jadi satu menghadap pada sebuah layar TV berukuran besar yang sedang menampilkan drama lokal yang rencananya akan menemani malam ketiganya. Lebih tepatnya malam Jimin dan Yoongi, sebab beberapa menit setelahnya Jin meninggalkan dua orang yang sedang di mabuk cinta itu karena tuntutan perutnya dan memilih di dapur untuk membuat makanan.

" hyung... " panggil jimin dengan nada suara rendah. Ia memutar tubuhnya menghadap yoongi, satu lengannya ia gunakan untuk menopang kepalanya dan tangan yang satunya mengusap lembut surai hitam kekasihnya mencoba menarik perhatian pria manis yang tengah sibuk dengan tontonannya itu.

" hmm ?"

" aku rindu melihatmu menggunakan bandana... " lanjut jimin lagi seketika membuat lawan bicaranya terkejut hingga membulatkan lucu matanya tidak percaya.

melihat ekspresi terkejut lucu itu jimin jadi gemas sendiri. Ia mengigit bibir bawahnya menahan debaran tidak beraturan di dalam dadanya. Jujur saja, Sampai sekarang ia sendiri tidak tahu alasan kenapa ia bisa seperti orang yang kehilangan kesadaran hanya dengan melihat yoongi dan ekspresi-ekspresi menggemaskannya. Sepertinya tidak lama lagi jimin harus di bawa ke rumah sakit karena sakit cinta kronisnya

" Bandana ?" tanya yoongi memastikan. Masih dengan posisi berbaringnya ia balas menatap wajah jimin yang hanya berjarak beberapa senti darinya seketika membuyarkan hayalan indah jimin tentang dirinya.

" hm...aku ingin kau mengenakannya sekali lagi hyung, hanya disini. Di depanku ! "

Meninggalkan kekagumannya pada sosok disampingnya, jimin lanjut mengutarakan keinginannya tentang bandana yang entah sudah berapa lama tidak ia lihat di rambut kekasihnya. jimin jadi rindu moment-moment N.O era dimana yoonginya mengenakan bandana sebagai aksesoris utama saat itu.

" tapi aku sudah lupa meletakkan bandanaku dimana "

" kau bisa memakai punya ku hyung... tunggu sebentar akan ku ambilkan "

Yoongi mendudukkan dirinya menatap pasrah jimin kesayangannya yang berlari kecil meninggalkan kamarnya entah kemana. Jimin itu terkadang suka meminta sesuatu yang tidak pernah di gapai oleh pemikiran seorang min yoongi. tapi jika sudah seperti itu yoongi tetap berusaha mengabulkannya apalagi kalau permintaannya masih dalam batas wajar. ia masih bisa menanggulanginya.

Hanya beberapa detik pria ber-abs itu muncul lagi di ujung pintu dengan sebuah bandana hitam di tangannya. Masih betah dengan senyuman yang terpasang jelas di wajahnya ia menutup rapat kembali pintu kamar itu lalu mendudukkan dirinya tepat di hadapan yoongi.

" berbaliklah hyung..aku akan membantumu mengenakannya" serunya sambil memperbaiki posisi bandana itu di atas pahanya.

Tanpa banyak perlawanan yoongi-pun mengikuti apa yang dikatakan kekasihnya. ia memutar tubuhnya malas membelakangi jimin dan menerima apa yang dilakukan kekasih tampannya itu pada rambutnya. meskipun sesekali ia melayangkan protes karena cara mengikat jimin yang salah dan membuat kepalanya sakit.

.

" nah..sudah selesai " ucap jimin senang sambil memutar bahu kecil yoongi hingga berhadapan dengannya. Ia menyapu bibir keringnya sebentar kemudian menatap pria manis didepannya dengan mata berbinar. Sedangkan yang di tatap hanya memasang tampang cemberutnya. Tapi tetap saja jimin malah semakin gemas.

Jimin merasakan jantungnya berdebar sangat tidak terkendali menyaksikan pemandangan indah di depan matanya. senyum ceria di mata sipitnya yang sedaritadi ia perlihatkan hilang berganti tatapan tajam penuh gairah . Sudah pasti itu karena pemuda cantik yang sekarang mulai memperlihatkan senyum nervous-nya. Jimin paham apa yang dirasakan kekasihnya hingga menampilkan senyum itu. lihat saja bagaimana yoongi menggaruk asal rambut hitamnya yang sebenarnya tidak gatal itu.

" chimin-ah... kau membuatku takut dengan tatapanmu itu... apa aku terlihat aneh ?"

Yoongi menyatukan kedua alis dan mengerucutkan bibir kecilnya, merasa risih sekaligus takut dengan tatapan jimin. debaran tidak normal mulai mendominasi dalam dadanya. bahkan ia sudah berusaha menghindari tatapan itu sekuat tenaga, tapi tetap saja tidak bisa. Tatapan itu, tatapan tulus yang hanya dimiliki kekasihnya. tatapan penuh cinta bercampur gairah yang membara yang hanya jimin berikan untuk yoongi seorang.

Tanpa melepaskan tatapan andalannya, jimin mengusap pelan pipi-bibir-hingga dagu yang sudah membuat jantungnya berdegub gila itu. satu tangannya yang lain meraih jemari kecil kekasihnya kemudian mengecupnya sayang seolah menyalurkan perasaan cintanya lewat tatapan intens dan sentuhan menggodanya di kulit putih yoongi.

" kau sangat cantik hyung "

Yoongi salah tingkah, kedua pipinya memanas setelah kalimat yang terdengar seperti rayuan itu mengudara di ruangan yang hanya dihuni ia dan jimin. dengan alasan mengantuk ia cepat-cepat merebahkan tubuh kemudian berbalik membelakangi jimin untuk menyembunyikan rona sewarna rose di pipinya. " aku mengantuk "

" sudah terlambat untuk menyembunyikannya hyung. Kekeke~ " rayu jimin seraya ikut membaringkan tubuhnya memeluk yoongi yang memunggunginya.

"...Hyung johayo... saranghae..."

Kalimat penutup yang begitu manis disertai kecupan lembut namun singkat di bibir mini milik yoongi menjadi akhir dari adegan romantis pasangan ini. kembali seperti semula, jimin menopang kepalanya dengan satu tangan menghadap yoongi terus memperhatikan bandana hitam yang melingkar manis di kepala kekasihnya. ia lalu Mengusap sangat lembut surai hitam yoongi dan terakhir menepuk-nepuk pelan bahu kecil itu mengantarnya ke alam mimpi.

" jaljayo Min Yoongi kesayangan Park Jimin "

.

" kebiasaan deh...ngajakin nonton tapi malah tidur duluan " Jin menyahut dari arah pintu. ia membawa membawa beberapa cemilan lalu meletakkannya di atas meja dekat TV kamarnya. sebagai se-roommate-nya, sebenarnya ini bukan pertama kalinya jin melihat yoongi tertidur duluan saat mengajak menonton drama bersama. sering malah

" aku kembali ke kamarku dulu hyung "

Jimin mengecup kening yoongi, tersenyum seraya menutupi tubuh mungil kekasihnya dengan selimut lalu berjalan menjauh dari ranjang itu. sesampainya di depan pintu ia menengok sebentar ke arah Jin dan terkekeh kecil sebelum benar-benar meninggalkan kamar duo big hyungnya

"AKU TITIP ISTRIKU HYUNG-NIM! Kekeke~ "

" cham...ige mwoya ? anak kecil itu bilang apa barusan? Istri? aigoo aaahh.. leherku "

.

.

.

.

.

THE BEAUTIFUL MOMENT

.

.

.

.

Pagi selanjutnya telah datang dan tanpa terasa berakhir di ruang latihan. Melewati siang juga sore yang melelahkan di ruangan yang selalu membuat ketujuh-nya menjatuhkan keringat itu sudah jadi bagian dari hidup Rap monster, Jin, Jhope, Jungkook, V, Jimin dan Yoongi yang tidak terpisahkan.

Terlepas dari semua aktifitas melelahkan sejak pagi hingga sore, kini ketujuh idol tampan itu sedang mengistirahatkan tubuhnya di asrama kesayangan mereka, dorm BTS.

Meninggalkan kehidupan sebagai seorang artis cukup di ruangan latihan saja karena mereka juga butuh memperbaiki kehidupan pribadinya sebagai anak muda yang dilanda asmara di dorm ini.

" aku seperti sedang di permainkan hyung.."

" wae ? "

" kau, rambut hitammu yang bahkan sampai semalam-pun masih memabukkanku sekarang kau menggodaku lagi dengan rambut pirangmu itu. aahhh...jelaskan padaku hyung ! bagaimana aku bisa bertahan setiap malamnya tanpa menyentuhmu dengan rambut pirang menggodamu itu? "

" jangan bercanda Jimin.. kau yang menggangguku sekarang ! "

Yoongi membanting keras pintu kamarnya setelah mematahkan hati jimin di ruang tengah dorm. Sementara itu jimin masih membeku menatap kepergian tiba-tiba kekasihnya di tengah obrolan yang bahkan baru akan dimulai, Padahal ia yang awalnya mengeluh dengan penampilan baru yoongi itu justru harus mendapatkan keluhan balik yang bahkan lebih tajam dan lebih parah. Ya.. Bukan Yoongi namanya kalau tidak pandai mematahkan hati jimin dengan kalimat-kalimat tajamnya

" aaahhh aku salah apa lagi ?" keluh jimin. pandangannya masih terperangkap di pintu polos berwarna krem tempat dimana yoongi terakhir menghilang bersamaan suara bantingan pintunya yang membuat jimin terkena penyakit jantung tiba-tiba.

bahkan teriakan absurd dari Jhope Rapmon jungkook dan V yang entah sedang apa di dalam kamarnya tidak bisa mengalihkan perhatian jimin atau sekedar mengalihkan pandangannya dari pintu kamar itu. ' Tidak' karena jimin terlalu sibuk dengan berbagai kecemasan yang melayang-layang di kepalanya. takut kejadian bungkam berhari-hari kekasih manisnya terulang lagi.

Padahal semalam bahkan beberapa jam yang lalu keduanya masih baik-baik saja tanpa masalah sama sekali. Kalau sudah begini jimin jadi menyesal sendiri tidak memakan yoongi saja semalam

" harusnya kau ku habisi saja semalam hyung...biar tidak sensitif lagi "

Jimin yang kadar kepekaan-nya minim itu memutuskan kembali ke kamarnya bergabung dengan teman-teman absurdnya berharap bisa menghilangkan stress lewat kegilaan yang dibuat se-roommate-nya yang hiper.

" chim-chim-aaaaa... aigo uri chim-chim " Jhope berteriak sambil ber-aegyo melihat jimin berjalan ke arah ranjangnya.

" lihat jimin sekarang bikin gemes ih. Jadi pengen makan " V ikut menyahut tanpa memalingkan pandangan dari layar TV. Tangannya lincah menekan stick playstation didepannya.

( Bermain PLAYSTATION. Kegiatan rutin ini yang selalu dikerjakan semua member terutama dua magnae BTS V dan jungkook. Permainan yang selalu membuat semuanya suka berebut stick. Bahkan Jungkook dan V rela begadang hingga tengah malam bermain game. Tidak jarang juga sampai matahari terbit kalau mereka tidak ada jadwal panggung)

" iya...apalagi kalau sudah di dekat yoongi hyung. Jimin Yoongi udah kaya es krim red velvet campur cream cheesee aja. HAHAHA"

Satu orang lainnya ikut menyahut. Dia Jungkook lawan main V yang tidak kalah lincah memainkan stick playstationnya.

" sebenarnya aku masih tidak habis piki Jim. bagaimana bisa agensi membuat kalian begitu jelas ?"

Rapmon si penonton setia mengajukan pertanyaan membuat jimin tersenyum dan menjawabnya santai " karena mereka merestui kami hyung. Kekeke~ "

Tidak lama setelahnya, Jin dan yoongi muncul di balik pintu kamar terberisik itu. mendengarkan kehebohan di luar ternyata lama-kelamaan membuat kedua big hyung ini penasaran juga sampai akhirnya memutuskan ikut bergabung.

" akhirnya Hyung-nim...pasangan red velvet cake kita ada disini "

HAHAHA

Suasana hangat dipenuhi canda-tawa menemani malam 7 idola tampan ini. Rapmon dan Jungkook bergantian menggunakan salah satu stick melawan si pemilik kamar V.

" serahkan pada hyung kookie...hyung akan mengalahkan alien ini "

" nee hyung. Kita harus menang. Karena ini pertandingan antara kamar sini dan kamar sana. dan kamar sana harus menang. wkwkwk "

" kookie ketularan absurd sekarang ya? -_-

Sementara Jin bersama makanannya dengan semangat menyoraki permainan leader Monster yang masih payah melawan si penggila game V.

" kau payah Moonie... masa Monster kalah sama Alien?"

Lain lagi si moodmaker Jhope, ia daritadi sibuk sendiri merayu Jimin dan Yoongi. lebih tepatnya mengejek gaya rambut baru keduanya yang sebenarnya tampak bagitu serasi.

" ciee yang bakal go public cieee...eciieee...Hahahaha"

Yoongi hanya mengerutkan dahi malas tanpa berkata sepatah kata-pun sedangkan jimin sudah sejak tadi tertawa gemas sesekali melirik kekasih manisnya. Terlepas dari itu semua. Jimin mulai paham penyebab acara banting pintu yoongi beberapa jam yang lalu. jimin mengembangkan senyumnya kemudian berusaha menarik perhatian yoongi.

" hyung..daritadi kau tidak pernah berkomentar tentang gaya rambutku "

" kau jelek "

HAHAHAHA

Lagi-lagi suara tawa Jhope dan yang lainnya menggema memecah malam yang semakin larut. Entah kenapa semua begitu senang membully si 'easy boy' Jimin padahal jimin jarang membully, karena saking seringnya di bully-_-

Yoongi yang sebenarnya masih kesal dengan jimin merasa tidak terima juga kalau kekasih tampannya di bully jadi akhirnya ia mengubah pendapatnya dengan cepat

" kau tampan kok. DOPE ! keren ! jjang ! "

" jinjja ? kalau tampan cium dong !"

(Jin) Bocah mesum...dasar... ~,~

(Jungkook) Dasar jimin mesum -_-

(Rapmon) Jangan disini woy...ntar Jin hyung juga :D

(Jin) ini lagi satu. apa maksud coba ? -_-'

(V) Hobie hyung...ambil kamera!

(Jhope) ngapain ?

(V) bikin bangtan bomb Yoonmin Kissing "-"

(Jhope) Eakkk -_-

.

.

.

.

.

.

-TBC-


Ada yang kangen nggak ? kalo kangen cium dong ! wkwkwkwk

Jimin suka rangkul-rangkul yoongi sekarang ya? Adeuhhh... di kiss radio, di penutupan MCD, Dan masih banyak lagi. di dorm juga pastinya. Wkwkwk

Author ngeship pasangan ini makin hard dehh pokoknya. SE-HARD-HARD-NYA.

Penasaran deh gimana wujud lagu yang dibikin yoongi buat jimin-nya. Mudah-mudahan ada SARANGHAE-nya ya?. Wkwkwkwk *TuhanTolongAkunggakKuat /lambai tangan

The last :

Terima kasih banyak buat BigHit yang sudah bikin hubungan pasangan ini makin jelas. Hahaha /goodbye Jikook :p

Readers-Nim...saya cinta kalian. Saranghae juseyo. Review juseyo. Chu~ chu~