(V) Hobie hyung...ambil kamera!
(Jhope) ngapain ?
(V) kita bikin bangtan bomb
(Jhope) Eakkk -_-
( Jimin ) buat sendiri bangtan bomb mu alien...-_-
(Rapmon) Vhope Kissing udah biasa Jim... keke~ Yoonmin kapan ?
(Jimin) gimana kalau Namjin aja dulu ?
.
.
.
.
.
.
THE BEAUTIFUL MOMENT
.
.
.
.
WARNING !
Bahasa tidak baku, typo dan missing text bisa terjadi dimana saja.
This is From My Sexy Brain
.
.
.
.
.
Jimin X Yoongi
V X Jungkook
V X Jhope
Rap Monster X Jin
BTS !
.
.
.
.
.
Jangan diplagiat!
.
.
.
.
.
Rapmon, Jin dan Yoongi memutuskan kembali kembali ke kamarnya saat rasa kantuk melanda mereka, Meninggalkan jungkook yang masih asik bermain bersama tiga member hipernya dan keributan yang menggema di dalam dorm.
" kau harus bersiap yoongi..."
Jin merebahkan diri di atas tempat tidur miliknya. Menarik selimut untuk menutupi tubuh tingginya sambil bergumam pada teman sekamar yang tengah sibuk membuka lembaran demi lembaran di buku memo kesayangannya. " mwo ? mwo ? kenapa aku harus ?" tanya yoongi kemudian
" jiminmu... sepertinya bukan hanya fans sekarang yang akan menggilainya. Kita perlu menunggu saja Idol mana lagi yang akan secara terang-terangan memujinya. Di-Depanmu !"
Yoongi hanya mengangkat bahu, ia menyambar bannie-nya lalu pergi ke ruang studio kecil yang ada di dorm mereka. Sedikit banyak, apa yang dikatakan jin berhasil membuat pikirannya bekerja namun Yoongi tidak ingin jadi kekasih yang pencemburu lagi, 'tidak' . bahkan jika jungkook saingan terberatnya akan sering bersama jimin kedepannya. Yoongi harus bertahan.
Dan seperti biasa, membuat lagu jadi kegiatan yang lebih menarik bagi yoongi saat malam –sampai pagi
.
.
" Hyung... ireona !"
Pagi itu entah sudah berapa kali Jimin datang membangunkan yoongi. Sejak jimin bangun, mencuci muka, mandi dan sekarang sehabis berpakaian hanya gumaman kecil yang terdengar dari bibir kesukaannya tiap kali ia datang dan menarik-narik selimut yang menutupi tubuh kurus kekasihnya "Hmm "
Hari ini ketujuhnya akan memulai promosi baru lagi untuk lagu mereka tapi si manis Yoongi masih betah memejamkan mata dengan nyaman bermain dalam taman mimpinya. Bersama seseorang.
" Berikan Jimin padaku hyung..."
" Kyaa...Jeon Jungkook, apa maksudmu ? "
" aku ingin Jimin...kembalikan dia padaku !"
.
.
.
" Hyung Ireona ! "
" TIDAK... TIDAK BOLEH! ANDWAEEEEEE ! "
Yoongi terduduk di atas ranjang, berusaha mengatur nafas ter-engahnya bersama beberapa titik keringat di pelipisnya. Ia mengerjapkan mata berkali-kali untuk mendapatkan kembali kesadarannya setelah mimpi buruk barusan
" Hyung..gwaenchana ? ada apa ? " tanya jimin sedikit panik melihat yoongi berteriak dan terduduk tiba-tiba. " mimpi buruk hm?" lanjutnya sambil mengelus rambut pirang kekasihnya.
Yoongi menggeleng, menarik senyum paksa di bibirnya lalu menyikap selimut yang menutupinya dan segera berjalan menuju kamar mandi. diikuti jimin dari belakang
.
" Jimin, kau bangunkan magnae... aku lelah. Setiap membangunkannya aku merasa 10 tahun lebih tua saja "
Manager BTS menunjuk pintu kamar jungkook setelah menepuk bahu Jimin yang berjalan di belakang kekasihnya membuatnya berbalik " huh? Yang benar saja bocah itu. Serahkan padaku hyung !" jimin segera berlari kecil menuju kamar tersempit di dorm mereka. Kamar leader dan magnae.
Sementara yoongi menggaruk kasar rambutnya begitu mendengar bahwa magnae kesayangan BTS belum bangun juga. pikiran tentang mimpi yang dialaminya beberapa menit lalu membuat kepalanya pening setengah mati menolak kenyataan bahwa ia dan jungkook benar-benar bertemu di alam mimpi. " tidak mungkin " dua kata yang menghantarkannya pada kegiatan melelahkan hari ini.
.
.
.
.
.
Sampai di ruang tunggu acara musik yang dihadiri ketujuhnya. Yoongi masih saja bergelayut dengan pikiran aneh di kepalanya. sejak tadi ia beberapa kali melirik jungkook dan memperhatikan apa yang dilakukan magnae itu, meskipun panas seringkali menjalari dadanya kala sang mata mendapati sosok tidak asing disana. Jimin... berdekatan, bersentuhan, bahkan ' berpelukan' dengan Jungkook. Membuat sedikit raut kecewa di wajah manis yoongi.
" mereka teman. mereka sama-sama suka bermain. Hanya itu ! Pasti begitu !" bujuknya kemudian dalam hati.
Bagaimanapun, Yoongi masih tidak habis pikir kenapa jungkook bergabung dengannya dalam mimpi kemudian meminta hal yang 'sungguh' membuat yoongi terkejut dan merasa kecemburuan yang selama ini sudah dikiranya tertidur malah bangkit kembali menjadi hantu gentayangan yang sangat mengganggu.
Beruntung yoongi punya jurus 'Ignore' yang setidaknya bisa sedikit membantu dalam situasi seperti ini. yoongi dengan segala kecuekannya terus berusaha menolak pikiran bodoh yang sejak tadi berlarian dikepalanya.
.
.
" Yeah... sekarang kita punya lampu merah dan lampu kuning. Hahaha " Jhope memulai perbincangan ringan saat yang lain duduk di atas sofa menunggu giliran mereka tampil.
" kau salah hyung..mereka red card dan yellow card " sambung V membuat yang lainnya tertawa membenarkan, sedangkan Jimin dan yoongi hanya memasang wajah datar membiarkan dua orang tukang bully itu berkata semaunya "asalkan yang lain bahagia " katanya
Hingga beberapa lama saling mengobrol di selingi canda tawa. Jimin menangkap sesuatu yang aneh pada kekasih manisnya hari ini. Yoongi lebih banyak cemberut dan menunduk. memunculkan berbagai pendapat sendiri dalam diri jimin. Mungkin yoongi lelah atau bisa saja mengantuk sehabis membuat lagu semalaman.
Tapi sungguh, wajah cemberut yang sebenarnya menggemaskan itu membuat jimin kembali berpikir tentang pendapat lain. " Apa mungkin yoongi menyembunyikan kekesalan di balik ekspresi wajah yang dibuatnya sejak tadi?" Mungkin. Dan Sebagai pacar siap siaga, jiminpun akan mencoba menghibur yoongi sebisanya.
" hyung... kemari ! "
Jimin mendudukkan dirinya tepat disamping yoongi. ia menaikkan lengan kanannya di belakang tubuh yoongi yang bersandar di sofa ruangan itu. sedangkan tangan kirinya menepuk-nepuk paha mengisyaratkan agar kekasih manis yang sejak tadi memasang wajah cemberut itu menggunakan pahanya sebagai bantal.
" hmm..." yoongi menurut saja dan langsung membaringkan tubuhnya dengan paha jimin sebagai bantalnya. Jimin itu, Kehangatannya, aromanya, dan perlakuan lembutnya adalah sesuatu yang benar-benar berguna saat hati dan pikiran yoongi tidak karuan seperti sekarang.
" hyung apa kau sakit? Yang mana yang sakit hm?" Jimin bertanya sambil mengusap lembut bahu yoongi. " hatiku jimin. hatiku yang sakit " teriak yoongi dalam hati. Karena jujur saja ia tidak punya banyak keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya pada jimin jadi akhirnya jawaban lain terucap begitu saja dari bibir tipisnya " aku baik-baik saja "
" hyung...kalau kau lelah atau sakit di atas panggung, bersandar saja padaku. Saat berjalan atau berdiri, lakukan itu di belakangku supaya kita tidak terlalu jauh saat kau membutuhkanku ! aku akan selalu ada untukmu hyung "
Yoongi menelan saliva sekilas, mencoba mencerna perkataan panjang lebar kekasih tampannya yang tanpa sengaja telah membuat kedua pipinya menghangat. Benar-benar menenangkan. Tiba-tiba saja semua kecemasan dan hal-hal yang mengganggu pikirannya menghilang tanpa sisa. " kau selalu bisa merayu orang. ck..dasar !" yoongi tersenyum manis dan mengerucutkan lucu bibir kecilnya saat satu jepretan kamera menangkap aktifitas mereka kala itu.
Hari yang melelahkan sungguh datang, membuat yoongi benar-benar merealisasikan perkataan jimin saat itu. Berjalan, berdiri, dan bersandar di belakang kekasihnya di atas panggung benar-benar ia lakukan di berbagai kesempatan namun dengan alasan berbeda, katanya karena hanya jimin yang bahunya bisa di raih oleh tubuh pendeknya. Padahal semua juga sudah tahu alasan sesungguhnya, –karena hanya dengan jimin ia ingin melakukannya–
( 'bermanja-manja' )
.
" jimin ah... tolong bawakan tas ku "
" jimin ah... ambilkan bannie biruku "
" jimin ah... badanku sakit "
" jimin ah... ayo bermain game "
" jimin ah... kita makan apa ?"
" jimin ah... aku rindu pizza buatanmu "
Sampai Jimin benar-benar pasrah dan Yoongi habis di bully oleh Jhope, Rapmon dan yang lainnya karena dianggap memanfaatkan tenaga kekasihnya sendiri dengan modus bermanja-manja. Bahkan dua rapper sahabatnya itu tidak segan-segan mengatai yoongi di depan umum.
Seperti saat menghadiri acara siaran radio, saat yoongi menunjuk Jimin sebagai member yang akan ia ajak untuk ke negara bersuhu panas. Jhope dan Rapmon secara bersamaan menepis pernyataan rapper manisnya dengan tuduhan yang membuat yoongi rasanya sangat ingin meninju keduanya sampai pingsan.
" Aku ingin ke negara bersuhu panas...bersama jimin "
" Bilang saja kalau kau ingin bebas menyuruh jimin ini dan itu hyung "
" Iya.. Suga hyung hanya ingin menggunakan tenaga jimin saja "
Atau dalam kasus lain di acara siaran radio selanjutnya, saat yoongi mengatakan tengah mengerjakan sebuah lagu untuk jimin. Jhope dan leader Rapmon dengan kompak menyerang yoongi dengan perkataan yang membuat sifat alami yoongi sebagai seorang matrealistis terkuak di depan umum.
" aku sedang mengerjakan sebuah lagu sekarang dan itu untuk jimin "
" wae ? kenapa jimin ? "
" karena jimin sudah bekerja keras "
" iya, hyung memberinya untuk jimin tapi nanti ia akan meminta royalty atas lagu itu"
" berhati-hatilah jimin kau bisa saja dimintai bayaran secara paksa. Haha "
Yoongi geram, dan usai acara itu jadi ajang pembalasan baginya. bukan di gedung penyiaran itu, bukan pula di dorm. Tapi Yoongi memberikan hukuman pada kedua rappernya di atas mobil, saat mobil melaju membawa ketujuhnya kembali dari kegiatan padatnya.
Plakk...
Plakk..
" Aw.. SAKIT ! " ringis Jhope dan Rap monster bersamaan ketika tangan yoongi berhasil mendarat di kepala masing-masing. " aku akan memberi kalian yang lebih kalau masih mengulangi hal yang tadi " ancam yoongi setelahnya. sementara Jimin dan yang lain hanya tertawa menyaksikan adegan penyiksaan dedepannya yang lama-kelamaan berakhir menjadi adegan lawak karena ulah absurd seseorang. Siapa lagi kalau bukan Jhope si moodmaker cerewet kepunyaan BTS
.
.
.
Kembali pada aktifitas kesukaan Rapper line, yaitu membuat lagu di ruang studio yang berada di gedung agensi mereka. Membawa ketiganya pada malam yang panjang bergelut dengan mesin pembuat lagu yang kian hari kian canggih.
" oh bangtan bomb baru keluar lagi "
Rapmonster dengan gerakan kakunya berjingkrak sebelum kembali memfokuskan perhatiannya pada video berdurasi 05 menit 22 detik yang sedang berjalan di depannya. Mengundang Yoongi dan Jhope yang penasaran mendekat dan turut mempehatikan video yang di lihat sang leader.
Saat bersama rap monster adalah saat dimana semua informasi akan berjalan dengan lancar di dalam grup. Leader genius yang suka bergentayangan dalam dunia maya mencari informasi terbaru ini adalah idola Park Jimin, kekasih Yoongi yang mau tidak mau membuat yoongi juga ikut menaruh perhatian padanya karena jimin yang suka bercerita tentang kelebihan-kelebihan rap monster yang tidak ada pada leader lain. Rap monster Jjang !
" Jangan ragu melihatnya sampai akhir yoongi hyung ! Ini bukan video idol lain yang memuji jiminmu. Tapi sesuatu yang benar-benar harus kau perhatikan. Oh ya..katakan juga pada Yoonmin hard shipper-mu untuk melihatnya ! ini penting ! hahaha "
Jelas Jhope panjang lebar membuat yoongi penasaran dan benar-benar mengikuti video berjudul [BANGTAN BOMB] j-hope&Jimin's 'DOPE' Music Video Reaction –itu sampai akhir.
" mwoya ige ? jimin norak! Apa yang lucu dariku? kenapa dia terus mengataiku lucu ?" Yoongi berdecak kesal sembari menjauhkan dirinya dari kedua temannya.
" eyy... hyung bukan itu point-nya. Perhatikan matanya. Dia hanya terus melihatmu. MELIHATMU SI BLONDE HAIR ! "
seperti biasa Jhope memulai pembelaan pada teman sekamarnya. Membuat rapmon juga ikut berseru dengan khasnya. " hmm..jimin benar-benar tumbuh layaknya pria sejati sekarang. Dengan tatapannya itu. OH REAL NAMJA. kau beruntung yoongi hyung! "
Yoongi hanya memasang wajah malas tidak tertarik dengan pembahasan kedua sahabatnya. Sebenarnya perubahan tentang jimin bukan hanya dirasakan pemuda bernama asli Kim Namjoon itu. tapi Yoongi malah sudah menyadarinya sejak dulu. Sejak jimin jadi makin tampan dan membuatnya tergila-gila –setiap hari.
" Dan yang terpenting dia menempatkanmu di point pertama yang harus diperhatikan di MV ini hyung " lanjut Jhope kembali. Perkataannya yang satu ini berhasil membuat sahabat manisnya merespon tanpa sengaja " hmm.. pertama dengan predikat 'lucu' sedangkan seseorang sejak awal ia puji ketampanannya hingga akhir"
HAHAHAHAHA
" Yoongi hyung cemburu !" Jhope dan rapmonster ber-toss ria sambil tertawa mengejek yoongi yang sudah mati-matian menolak tuduhan keduanya. " aniya... aku tidak cemburu "
Dalam hati, yoongi merutuki kebodohannya sendiri karena mengucapkan kata-kata yang sudah jelas bernada cemburu dan tepat ditangkap oleh dua orang gila didepannya.
" eyy..hyung ini.. kau..oh jinjja. kau sangat tidak peka hyung. Ish... ! masa sih hyung tidak menangkap sesuatu yang aneh dari kata 'lucu' itu? lihat matanya hyung! Itu sangat sangat sangat berbeda dibandingkan kata tampan yang ia katakan juga saat V muncul dengan gaya detektif conannya. Lagipula pujian tampan itu sangat umum. betul kan hobie hyung?"
Rapmonster menaik-naikkan alisnya ke arah Jhope berharap sang moodmaker membenarkan asumsinya tentang jimin. tapi Jhope malah membalasnya dengan putus asa membuat yoongi bersuara tinggi tidak terima dengan tuduhan yang sudah sejak tadi memojookkannya.
" sudahlah Moni... tidak ada gunanya menjelaskan semua itu pada orang cemburu ! kau hanya menghabiskan tenaga "
" TIDAK. AKU TIDAK CEMBURU ! "
" ok ok ok.. kita anggap saja begitu "
" YAA...JUNG HOSEOK. KAU MAU MATI ?"
.
.
.
.
.
-TBC-
YAA...PARK JIMIN ! kenapa moment Yoonmin sekarang berkurang ? akhir-akhir ini Jungkook malah yang suka 'bergahol' bareng jimin-nya yoongi. membuat Min-Min malas menulis dan Yoonmin hard shipper banyak yang haus akan Yoonmin moment T_T huweee...
Untungnya moment Honeymoon Yoonmin yang di kinabalu terkuak kedepan umum..jadi yah Yoonmin hard shipper bisa bernafas lega. Wkwkwk ^_^
Terima kasih banyak dan selamat datang untuk new readers sekalian yang saya cintai. *mmuahhh
Sempatkan bercuap-cuap di kolom review ~.~ huhu . Anyyeong yeoreobun *bow
