Pairing: KYUSUNG
Cast: Kyuhyun, Yesung, and other
Genre: Romance,Sweet,Sad (?) Etc
Warning: Yaoi/BoyLove,typo,gaje,alur kecepetan,Mpreg, deelel :'V
Rated: Dari T berubah jadi M (?) xD
.
.
.
.
.
.
"Eomma apa ini sudah rapih?" Tanya si manis yang sibuk dengan dasi kupu-kupunya.
"Aigoo~ tentu saja.. ah kau jadi terlihat lebih manis dengan dasi kupu-kupu ini sayang~" Puji sang eomma yang kontan saja membuat pipi chubby itu merah merona.
Kini namja manis itu tengah sibuk memperhatikan bayangan penampilannya dari atas sampai bawah di cermin yang ada di hadapannya.
Dengan memakai setelan kemeja putih di balut tuxedo hitam dan di hiasi oleh dasi kupu-kupu di kerah kemejanya yang membuat si manis semakin mempesona.
"Ah eomma aku gugup" Ujar si manis seraya memegangi dadanya dengan telapak tangan mungilnya.
"Tenang saja~ semua pasti berjalan dengan lancar" Sang eomma meyakinkan dan membelai pundak putra kesayangannya dengan lembut.
Sementara di ruangan lain terlihat si namja tampan tidak henti-hentinya membungkuk kepada semua orang yang telah hadir, dengan ramah namja tampan itu membungkuk dan memberikan senyuman terbaiknya kepada semua orang.
Sepertinya hatinya dalam keadaan mood yang sangat baik sekarang~ tentu saja karna ini adalah hari di mana ia akan mempersunting namja manis tercintanya.
Acara pun di mulai~ Si manis mulai berjalan menuju altar di iringi kedua orang tuanya, dengan gugup yesung melangkahkan kakinya menuju si tampan yang sudah dari awal berada di depan altar.
Senyum itu tersungging di wajah tampan kyuhyun saat ia dapat melihat namja tercintanya mulai melangkah mendekat kearahnya.
Dengan gugup yesung menatap kyuhyun sekilas dan langsung memalingkan pandangannya ke arah pastor di hadapannya, sungguh kali ini ia sangat gugup jika harus langsung berhadapan dengan kyuhyun, daripada acara baru di mulai tapi ia sudah pingsan karna hanya menatap manik kyuhyun itu kan tidak lucu, fikirnya.
"Baiklah~ kita akan memulai acaranya sekarang" Ucap sang pastor dan mulai mengangkat tangannya ke atas.
"Cho Kyuhyun~ tidak peduli dalam keadaan senang atau sedih, kaya atau miskin, sehat atau sakit, kau akan terus bersama dengan Kim Yesung selamanya"
"Ya aku bersedia" Jawab Kyuhyun dengan mantapnya.
"Kim Yesung~ tidak peduli dalam keadaan senang atau sedih, kaya atau miskin, sehat atau sakit, kau akan terus bersama dengan Cho Kyuhyun selamanya"
"Ya, Aku bersedia" Jawab Yesung tak kalah mantapnya.
Senyum itu mulai tersungging di wajah keduanya dan langsung mendapatkan teriakan heboh dari tamu undangan.
Kyuhyun mulai memasangkan cincin ke jari sang istri (Cho Yesung) begitupun Yesung yang juga memasangkan cincin ke jari sang suami (Cho Kyuhyun)
Kini tubuh mereka berhambur menjadi satu, berpelukan dengan erat dan menumpahkan semua kebahagian yang mereka rasakan sekarang ini.
Acara utama telah berjalan dengan lancar, kini tinggal acara pelengkap yang harus mereka jalani.
Kyuhyun memegang tangan sang istri yang memegang pisau, di gesekannya pisau itu pada kue pernikahan mereka yang luar biasa besarnya, berwarna putih dan di hiasi bunga-bunga dari krim yang membuatnya jadi jauh terlihat cantik.
"Aaa" Kyuhyun menyodorkan kue yang telah ia potong menuju mulut sang istri.
"Aaa"Kini giliran Yesung yang memberikan kue itu kepada kyuhyun tapi dengan jahilnya yesung menggerakan kue itu sampai krimnya menempel di hidung kyuhyun.
Yesung tertawa bahagia dengan kejahilannya, begitupun dengan tamu undangan yang merasa gemas dengan tingkah jahilnya yesung.
"Yak sungie kau apa-apaan"Dengus kyuhyun menekuk wajahnya, di raihnya potongan kue itu dan menempelkan krimnya di bagian dagu dan bibir yesung.
Kyuhyun pun tertawa dengan balas dendamnya, wajah yesung jadi terlihat lucu menurutnya.
Tamu undangan tak henti-hentinya tertawa melihat tingkah laku dua sejoli ini,'benar-benar unik dan lucu' itulah kata-kata yang terbisik dari para tamu undangan.
"Aish kyu kajja sekarang kita bersihkan krim dari wajah kita~ kau tidak malu tamu undangan menertawai kita" bisik si manis kepada kyuhyun.
Dengan sibuk tangan mungil itu menggesek-gesekan tissue yang ia pegang untuk membersihkan krim yang menempel di hidung kyuhyun, sementara kyuhyun~ kini matanya lebih sibuk menatap dengan intens wajah istrinya itu dari jarak yang cukup dekat.
"Ini.." Yesung menyodorkan tissue kehadapan wajah kyuhyun saat ia rasa telah selesai membersihkan wajah kyuhyun dari krim.
Kyuhyun memandang bingung tissue itu sampai akhirnya suara sang istri terdengar lagi.
"Kau juga bersihkan muka ku dari krim yang menempel menggunakan ini"
"Ah.." Kyuhyun mengangguk paham dan mulai menerima tissue yang tadi di gunakan yesung, tangannya menggesek-gesekan tissue itu pada bagian dagu yesung.
"Ah lama.." Kyuhyun membuang tissue itu dan tiba-tiba sedikit mendorong tubuh yesung mendekati tembok.
"OOOoooo" Para tamu undangan ber 'O' ria saat mereka melihat kejadian yang mencengangkan terjadi di hadapan mereka.
Kyuhyun dengan sigapnya menjilati semua krim yang menempel di dagu istrinya sampai bersih dan kini tinggal krim yang ada di sekitar bibirnya, Kyuhyun menjulurkan lidah itu dan mulai menjilatinya layaknya sedang menjilati ice cream, mata yesung tertutup saat kyuhyun mulai mengecup bibir kissablenya, jarinya mencengram kuat surai kyuhyun saat kyuhyun mulai memasukan lidahnya menuju goa hangat miliknya, mengajaknya bertarung lidah atau hanya menggelitik langit-langit mulutnya dengan lidah kyuhyun.
"Eungh~" Yesung mulai kehabisan nafas, tangan mungilnya menepuk-nepuk bahu kyuhyun dan sedikit mendorongnya untuk menjauh.
"Kenapa baby? Kita kan sudah menikah jadi itu wajar jika aku lakukan" Ucap kyuhyun yang sudah menyudahi ciuman panasnya.
"Iya~ tapi lihat lah para tamu undagan" Ucap yesung datar dan menunjuk para tamu undangan dengan ekor matanya, tamu undangan yang memandang ke arahnya dengan tatapan horror.
"Hehehe.." Kyuhyun tertawa kikuk,seraya menggaruk-garuk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal.
.
.
.
.
"Huaa.. tidak menyangka yah kita bisa bertemu lagi" Ucap eomma Kyuhyun seraya memeluk eomma Yesung.
Eomma Yesung hanya terkekeh melihat perilaku sahabatnya sejak dulu itu.
"Dan aku pun tidak menyangka sekali jika kita akan jadi besan(?) Kita jadi keluarga" Ucap eomma Yesung senang.
"Eomma sepertinya aku akan segera pindah rumah" Kyuhyun membuka pembicaraan baru.
"Tapi kalian kan baru saja beres dari acara pernikahan kalian, pasti masih capek.. kenapa tidak besok saja" Ujar eomma Kyuhyun.
"Anieo eomma.. aku ingin segera mandiri, setelah menikah aku tidak mau lagi merepotkan eomma lagi"
"Aigoo anak mu sangat manis sekali" goda eomma Yesung yang kontan mendapat kekehan geli dari eomma kyuhyun dan yesung yang memang ada di sana.
"Ah baiklah jika itu mau kalian~ Sungie umma menitipkan kyuhyun padamu~ jaga dia baik-baik ne" Ucap eomma kyuhyun seraya menepuk pundak yesung lembut.
"Aigoo~ eomma harusnya kau berkata seperti itu padaku.. aku yang akan menjaga sungie" Rengek kyuhyun.
Eomma Kyuhyun,Eomma Yesung & Yesung hanya tertawa geli melihat perilaku kyuhyun yang tidak banyak berubah seperti sifat saat ia kecil.
"Baiklah kajja kita berangkat" Kyuhyun mulai mengangkat satu persatu koper itu kedalam bagasi mobil.
"Eomma aku pamit dulu ne~" Pamit yesung seraya memeluk erat eommanya dan eomma kyuhyun bergantian, memang berat meninggalkan dan terpisah jauh dengan eommanya, tapi ini harus ia lakukan karna ini kewajibannya sebagai seorang istri Cho Kyuhyun.
Mobil itu mulai kyuhyun nyalakan saat ia rasa semuanya sudah siap, kini tempat tujuan mereka berdua adalah sebuah rumah mewah dekat pantai yang tidak lama ini mereka tempati, Kyuhyun memutuskan untuk tinggal di sana karna yesung menyukai rumah itu dan rumah itu pula yang telah menjadi saksi bisu kisah cintanya bersama yesung.
.
.
.
Mereka sampai di tempat tujuan saat matahari mulai terbenam dan waktu menunujukan jam 5 sore, dengan cepat kyuhyun mengangkat koper itu menuju rumah dan yesung hanya membuntutinya dari belakang, di letakan koper itu di kamar yang mewah nan luas,kamar yang akan menjadi kamar mereka berdua nantinya.
Yesung menjatuhkan badannya ke atas kasur empuk itu saat ia rasa sudah tidak kuat lagi menopang badannya.
Kyuhyun pun ikut menidurkan badannya tepat di samping yesung.
"Sungie~"Panggil manja kyuhyun.
"Heum"Yesung hanya berdehem untuk menjawab.
"Kajja lakukan itu~"Ucap kyuhyun penuh harap.
"Nanti besok saja kyunie~ aku capek ingin istirahat" lirih yesung yang telah memejamkan matanya.
"Tapi sungie~ semua pengantin baru pasti akan melakukan ini di malam pertamanya~ ayolah sungie ayo.." Kyuhyun merengek dan menarik-narik lengan yesung.
"Aigoo Kyunie kau bisa diam tidak"
'Bug'
Yesung menendang tubuh kyuhyun sampai terhempas ke lantai dengan pantat yang mencium ubin terlebih dahulu dengan tidak elitnya.
"Huaa.. Eomma~ Yesung jahat tidak mau melakukan itu denganku" Rengek kyuhyun semakin keras dan menggesek-gesekan kakinya ke lantai seperti bocah yang tidak di belikan mainan oleh orangtuanya.
"Aish diam lah kyunie~ jika kau masih berisik! Aku tidak segan untuk menyuruh mu tidur di luar malam ini" Ancam yesung.
Seketika kyuhyun terdiam dari aksi merengeknya, ia menekuk wajahnya 'Sejak kapan yesung jadi kejam seperti ibu tiri seperti ini, sebelum menikah ia tidak seperti itu' runtuk kyuhyun dalam hati.
Dengan terpaksa kyuhyun membaringkan badannya di samping sang istri dan tertidur dengan tenang, daripada ia tidur di luar kan mending ia menurut saja pada yesung dan menunda dulu keinginannya sampai besok.
.
.
.
"Fuhh.. fuhh.." Kyuhyun meniupi surai legam sang istri bermaksud ingin membuatnya terbangun dari alam mimpinya, dan benar saja dahi itu mulai mengerut dan mata sipitnya mulai mengerjap-ngerjap.
"Hoamm.. Kyuhyun Good Morning~" Sapa yesung setelah bangun dari tidurnya.
"Hanya itu?"
Yesung menyernyitkan dahinya~ ia bingung akan ucapan kyuhyun padanya.
"Beri aku morning kiss" Kyuhyun menunjuk bibir kissable yesung dengan bibirnya.
"Aish baiklah tuan raja" cibir yesung dan menempelkan kedua tangan mungilnya membingkai wajah kyuhyun.
Chu~
Yesung bermaksud mencium bibir kyuhyun sekilas tapi dengan cepat kyuhyun menahan tengkuk yesung hingga yesung tak berkutik dan menjadi ciuman panas di pagi hari.
"Sudah ah aku mau mandi dulu" Yesung melepas paksa pagutan itu dan melenggang menuju kamar mandi.
"Baby kita mandi bareng yuk" Teriak kyuhyun.
"Aish aku kan sudah bilang nanti malam saja kita melakukan itu" teriak yesung di dalam kamar mandi.
Kyuhyun memutar bola matanya malas "kenapa malam hari lama sekali datangnya" lirinya sebal.
"Selesai~" Yesung melenggang keluar dari kamar mandi yang sudah berpakaian rapih dengan haduk kecil yang ia usap-usap kan di surai halusnya.
"Kyunie sekarang giliranmu~"
"Ne~" Kyuhyun melangkahkan kakinya dengan malas menuju kamar mandi.
Kini namja manis itu tengah sibuk dengan peralatan kecantikannya (?) yang ada di meja rias. Tangannya sibuk dengan hairdryer untuk mengeringkan rambutnya.
"Oh aigoo~ sungie kau memakai itu lagi" Kyuhyun tertawa geli, di langkahkan kakinya menuju sang istri saat ia telah keluar dari kamar mandi dan berpakaian rapih, di lihatnya peralatan kecantikan(?) Yesung yang begitu banyak tertata rapih di meja rias, sungguh ini sangat banyak~ bahkan lebih banyak dari yang ia punya.
"Oho.. kau memakai lips balm juga" Kyuhyun terkekeh geli sambil mengacung-ngacungkan benda itu kewajah yesung.
"Aish memangnya kenapa? Itu hanya untuk membuat bibir tidak kering saja" sungutnya sedikit kesal.
"Terus ini apa?" Tangan kyuhyun beralih ke objek lain.
Yesung melirik benda yang ada di tangan kyuhyun dengan ekor matanya "Itu vitamin" jawabnya tanpa mengurangi fokus memperhatikan bayangannya yang sedang mengeringkan rambut di cermin.
"Huekk.. uhukk.. uhukk.." Kyuhyun dengan cepat berlari ke kamar mandi.
Yesung dengan panik pun ikut menyusul kyuhyun ke kamar mandi untuk memastikan kondisinya dan apa yang terjadi.
"Ada apa kyunie~" Tanya yesung panik
"Uhuk..uhuk.." Kyuhyun terus saja terbatuk berusaha mengeluarkan sesuatu yang ada di kerongkongannya.
"Kya.. kau kenapa kyunie kau kenapa?"Tanya yesung semakin panik seraya menepuk-nepuk tengkuk kyuhyun pelan.
"Huekk..uhuk.."
Mata sipitnya terbuka sedikit lebar dan menatap kyuhyun dengan tatapan kagetnya.
"K..kau hamil kyunie"Tanya yesung penuh kekagetan.
"Yak yang benar saja~Aku ini seme jadi mana mungkin hamil" Kyuhyun melemparkan tatapan horrornya.
"Hehe.." Yesung terkekeh kikuk.
"Terus kau kenapa?" Tanya yesung kepada kyuhyun yang sudah mulai tenang.
"Itu.." Kyuhyun menunjuk ke arah meja rias "kenapa rasanya pahit"
Yesung menyernyit bingung~ 'Apa...' seketika matanya terbuka lebar "Kau memakan cairan yang ada di kapsul warna kuning itu kyunie?" Tanya yesung dengan kagetnya.
"Ne.. kau kan bilang itu vitamin jadi ya aku makan saja" jawab kyuhyun dengan memasang tampang polos.
"Astaga~" yesung menepuk jidatnya dengan tangan mungilnya "Itu vitamin rambut kyunie~ kenapa kau memakannya"
"Mwo?" Mata kyuhyun terbelalak "Tapi kau tidak memberitahuku tadi"
"Aish tadi aku sudah memberitahu mu" Kesal Yesung mengerucutkan bibirnya imut.
"Tapi kau hanya memberitahuku jika itu vitamin, tidak mengatakan jika itu vitamin rambut" bela kyuhyun tidak mau kalah.
"Aish karna kau ceroboh kyunie~ kau tidak bertanya lebih jauh lagi" Ucap yesung yang masih setia mengerucutkan bibirnya.
"Ah ne.. ne.. ini salahku~ kajja kita masak saja, aku sudah lapar" Kyuhyun menarik lengan mungil itu agar mengikutinya melangkah keluar kamar.
.
.
.
"Kau mau makan apa kyunie hari ini?" Tanya yesung yang tengah sibuk memilah buku resep yang ada di dapur.
"Apa saja yang penting enak" jawab kyuhyun singkat.
"Baiklah~" Yesung menutup buku resep itu dan tangannya mulai meraih sayuran dan pisau hendak ingin memotongnya.
"Biar aku saja baby yang melakukannya, aku tidak akan rela jika jari cantik mu terluka sedikit pun karna pisau ini" Ucap kyuhyun seraya mengambil alih pekerjaan yesung.
Baiklah mungkin yesung harus melakukan yang lain saja, menggoreng ikan mungkin, fikirnya.
Tangan mungilnya mulai memutar knop(?) kompor menyalakannya untuk memulai menggoreng ikan.
"Tunggu dulu" kyuhyun mulai bergerak dari tempatnya hendak mengambil sesuatu.
"Pakai ini saat memasak" Kyuhyun memasangkan celemek dan melingkarkan tangannya di pinggang yesung bermaksud menalikan talinya.
Deg deg deg
Yesung mematung, jantungnya berpacu dengan cepat~ posisi kyuhyun sangat dekat dengannya dan itu membuat yesung gugup walaupun mereka sudah menjadi suami istri sekarang.
"Hey kenapa kau melamun? Nanti ikannya gosong"
"Ah.. Nne~" Yesung terhentak dan sadar dari lamunannya.
.
.
.
"Hua.. enaknya masakan ku" teriak kyuhyun riang seraya terus mengunyah makanannya.
"Hey itu masakan ku" Yesung menatap kyuhyun horror.
"Tapi aku juga ikut memasak baby" sungut kyuhyun.
"Kau hanya membantu memotong saja dan yang memasak adalah aku"
"Ah ne ne masakan istri ku memang enak sekali"
"Kkk" yesung terkekeh malu dan menundukan kepalanya.
"Ah ne setelah makan kajja kita main ke pantai" ajak kyuhyun seraya membelai lembut tangan yesung yang tergeletak di meja.
"Hmm..baiklah" Yesung mengangguk antusias dan melemparkan senyuman manisnya kepada kyuhyun.
.
.
.
~At Beach~
"Ini pakailah" Kyuhyun menyodorkan rompi pelampung kepada yesung.
Yesung memiringkan kepalanya imut, raut wajahnya seakan berkata 'Ini untuk apa?'
"Ini agar kau tidak tenggelam" Ucap Kyuhyun seraya memasangkan rompi pelampung itu ke badan yesung.
Yesung lagi-lagi menunjukan wajah bingungnya kepada kyuhyun, ia masih bingung sepertinya.
"Kajja kita naik Speedboat" Kyuhyun menarik lengan mungil itu agar mengikuti langkah kakinya menuju speedboat.
Mata yesung sedikit terbuka lebar "Di sini ada speedboat" tanyanya penuh keheranan.
"Tentu saja~ aku yang menyewanya sebelum kesini"
"Ah pantas saja" Yesung mengangguk paham.
Kini keduanya telah menaiki speedboat itu dengan kyuhyun di bagian depan untuk mengemudikannya dan yesung yang ada di belakangnya, Di rangkulnya dengan erat pinggul kyuhyun dan matanya yang ia pejamkan.
"Kau siap baby?" Teriak kyuhyun.
"Ne"
"Hana dul set..."
Bushh speedboat itu meluncur dengan kencang, Yesung tertawa bahagia saat angin laut membelai wajahnya dan cipratan air laut yang mengenai wajahnya menimbulkan sensasi tersendiri baginya.
"Kau senang?"
"Ne~ lebih cepat lagi kyunie" teriak yesung di sela tertawa bahagianya.
Sebelah tangannya ia rentangkan keatas dan matanya sedikit tertutup karna sedari tadi tak hentinya ia tertawa penuh kebahagiaan.
Hati kyuhyun menghangat, ia senang jika yesung senang~ terlebih lagi yang membuat ia senang adalah dirinya, senyum itu tak henti-hentinya tersungging di bibir kyuhyun saat ia mendengar tawa bahagia yesung.
.
.
Kini mereka berdua sedang berada di bibir pantai lagi saat mereka rasa sudah cukup bermain speedboatnya.
"Baby~ kajja sekarang kita naik itu" Kyuhyun menunjuk sebuah perahu kapal berwarna putih yang cukup mewah.
"Untuk apa" Tanya yesung bingung.
"Sudahlah kajja naik saja" Kyuhyun menarik tangan mungil itu agar mengikutinya.
.
.
"Ini kau ambil satu" Kyuhyun memberikan satu pancingan kepada yesung saat mereka sudah berada di atas kapal.
Kyuhyun menggerakan pancingan itu kebelakang dan kedepan sampai kail pancing itu meluncur dengan jauh ke tengah laut.
"Hem.. baiklah sepertinya itu tidak terlalu sulit" Ucap yesung dengan gampangnya.
Yesung mulai berancang-ancang menggerakan pancingnya ke belakang dan kedepan seperti yang di lakukan kyuhyun sebelumnya.
Swing~~ sroot..
Kail pancing yesung hanya meluncur kurang dari satu meter darinya.
Kyuhyun tertawa geli "Kau terlalu banyak gaya sungie"
"Ish ini kan susah kyunie" sebal yesung mempoutkan bibirnya.
"Hah.. baiklah seperti ini caranya.." Kyuhyun merangkul yesung dari belakang, tangannya menggenggam tangan mungil yesung yang sedang memegang pancingan.
"Gerakan kebelakang depeti ini dan langsung gerakan kedepan"
"Wah berhasil kyunie~ kailnya meluncur jauh"
"Tentu saja aku kan pintar karna mempunyai IQ di atas rata-rata" PD kyuhyun.
"Jadi kau bilang aku bodoh~ seperti itu?" Yesung dengan sebal mencubit perut kyuhyun sampai kyuhyun mengerang kesakitan.
"Aish baby aku hanya bercanda~" Kyuhyun menekuk wajahnya.
"Uh baby kail mu bergerak" Teriak heboh kyuhyun.
"Aku akan menariknya" dengan tangan sedikit gemetar karna gugup, yesung mulai menggulung tali pancing (?) Itu agar kail yang berisi ikan (?) itu mendekat padanya.
"Uh lama"
Kyuhyun baralih kebelakang yesung, merangkul pinggangnya dari belakang dan membantunya untuk menarik kailnya.
Deg deg deg
Jantung yesung berdegup dengan kencang, antara nervous karna mendapat ikan dan di peluk kyuhyun dari belakang.
"Yeah berhasil.." Teriak kemenangan kyuhyun yang telah mengalahkan tenaga ikan itu.
"Ikannya besar kyunie" Ujar Yesung tersenyum bahagia.
"Kau mau memakannya?" Tanya kyuhyun.
"Ah anieo~ sungguh sayang sekali jika ikan seindah ini kita makan"
"Terus kita lepaskan lagi,seperti itu"Tanpa aba-aba kyuhyun melepaskan ikan itu.
"Eh?"Yesung sedikit kaget "Bukankah kau sangat senang saat mendapatkan ikan itu, kenapa kau lepas?"Sambungnya.
"Untuk apa jika aku simpan~ benar katamu ikannya indah jadi aku tidak tega untuk memakannya"Kyuhyun melempar senyum hangat dan merangkul yesung membuatnya menunduk karna malu.
"Pemandangannya indah ne kyu~seperti di film titanic"
"Ish kuno~jangan bilang kau akan merentangkan tanganmu dan aku memelukmu dari belakang"
"Anieo siapa bilang~kau berani tidak ke sana?"Jari yesung menujuk ujung kapal.
"Aish yang benar saja baby"
"Aku berani"Yesung melepasakan rangkulan kyuhyun dan melenggang menuju ujung kapal dan duduk di sana.
"Yak baby jangan lakukan itu~ jika ada hiu yang tiba-tiba muncul dan memakanmu bagaimana"Teriak kyuhyun dengan paniknya.
"Anieo~ tidak mungkin ada hiu" jawab yesung santai.
"Aish~di mana-mana di semua laut itu pasti ada hiunya,ayo cepat kembali lah kesini"Ujar kyuhyun dengan memasang wajah khawatirnya.
"Tidak"
Dengan bahagianya yesung terus saja duduk di ujung kapal itu, mengayun-ngayunkan kakinya menikmati semua pemandangan indah yang bisa ia lihat secara jelas di sini.
Semetara kyuhyun mungkin kini ia sedang kejang-kejang di atas kapal karna dengan khawatirnya ia saat ini tapi yang di khwatirkan sepertinya malah tidak peduli. *kkk poor kyu
.
.
.
"Hua..capeknya setelah bermain seharian di pantai"Yesung menggeliat kecil untuk merenggangkan otot tubuhnya.
"Ne.." Kyuhyun membukakan pintu rumah untuk sang istri.
Dengan cepat yesung melangkahkan kakinya menuju dapur nembuat kyuhyun menyernyit kebingungan dan mengikuti langkah istrinya kedapur.
"Ada apa?" Tanya kyuhyun khawatir.
"Aku lupa belum mencuci piring bekas sarapan kita tadi kyunie"
"Ah aku kira apa, biarkan saja ini aku yang mengerjakannya" Kyuhyun menggeser badan yesung yang sudah siap untuk mencuci piring.
"Tapi kyunie.."
"Sudahlah~ bukannya kau capek, jadi istirahat saja"
"Hah baiklah jika itu mau mu" Yesung menggidikan bahu dan berlalu menuju ruang tamu, sepertinya bersantai di ruang tamu dan menonton drama tidak buruk, fikirnya.
Dengan satu toples kripik di tangan, kini si manis sedang bersantai di depan tv, menonton drama kesukaannya.
Yesung sangat fokus dan terhanyut saat menonton dramanya dengan sesekali ekpresinya akan terlihat sedih dan sesekali akan terlihat senang, sesuai dengan alur drama yang ia tonton.
"Aku sudah membereskannya baby" Kyuhyun memeluk yesung dari belakang.
Kyuhyun pun berjalan memutar kursi itu untuk duduk di sebelah yesung.
Karna merasa di cuekin, kyuhyun pun menidurkan kepalanya di paha yesung, tapi yesung masih tetap terfokus pada dramanya.
"Sungie kau sedang makan apa?" Tanya kyuhyun memecah keheningan.
"Keripik" Jawab yesung lurus tanpa mengalihkan fokusnya pada drama yang sedang ia tonton.
"Aku mau~ Aaa" Kyuhyun membuka mulutnya lebar.
"Ini" Yesung memasukan keripik oleh tangan mungilnya ke mulut kyuhyun.
"Anieo~ aku ingin di suapi oleh mulutmu" Ucap Kyuhyun seraya tenyum nakal.
"Hah baiklah" Yesung memutar bola matanya malas, meletakan keripik di antara bibirnya dan mendekatkan ke bibir kyuhyun.
Kyuhyun memakan keripik itu tapi saat yesung hendak menjauhkan kepalanya, kyuhyun dengan cerdik menahan tengkuk yesung agar tidak bergerak.
Di hisapnya bibir ceri itu dengan lembut, sedikit menggigitnya agar mendapat akses masuk, di susupinya goa hangat milik istrinya itu, mengabsen semua deretan gigi di dalamnya, menggelitik langit-langit mulutnya atau mengajak untuk bertarung lidah.
Yesung segera mengangkat kepalanya saat ia rasa sudah kehabisan oksigen.
Kyuhyun pun mendudukan tubuhnya lagi di samping yesung, kini ia sedang memasang wajah minta di kasihani pada yesung, sepertinya kyuhyun ingin meminta sesuatu.
"Baby kajja lakukan itu~" Rengek kyuhyun seperti bocah.
"Lihatlah si kecil sudah kesakitan dan minta di manjakan" Ucap kyuhyun yang menarik tangan yesung yang tergeletak bebas untuk menyentuh gundukan miliknya.
Yesung terhentak,ia kaget dan dengan reflek mejauhkan tangannya dari kepemilikan kyuhyun.
Kyuhyun menghembuskan nafasnya kasar, dengan malas ia langkahkan kakinya menuju kamar.
Tidak bukannya yesung tidak mau, tapi tadi itu sangat mengagetkan dirinya sampai reflek seperti itu.
Ia cukup peka akan situasi ini, ia langkahkan kakinya menuju kamar untuk menyusul kyuhyun, tapi maniknya sama sekali tidak menemukan keberadaan kyuhyun di dalamnya, ia pun memutuskan untuk pergi ke kamar mandi yang ada di kamar itu~ siapa tau saja kyuhyun ada di dalam, fikirnya.
Tanpa aba-aba yesung pun membuka pintu kamar mandi itu tanpa permisi,dan melenggang masuk.
"Yak..baby kenapa kau masuk tanpa permisi~kau tidak tau aku sedang pipis"Teriak sebal kyuhyun yang sedang ada di kamar mandi.
Grep
Yesung memeluk tubuh kyuhyun dari belakang,tangannya ia lingkarkan tepat di pinggang kyuhyun.
Dengan posisi celana kyuhyun yang masih melorot belum ia pakai karna ia memang masih sedang pipis,tapi yesung tidak peduli ia tetap memeluk kyuhyun dari belakang dengan cukup erat.
"Memangnya kenapa jika aku masuk tanpa permisi eoh"Ucap yesung seraya memijit junior kyuhyun nakal.
"Aishhh..baby jangan lakukan itu" Mata kyuhyun terpejam saat menerima kenikmatan yang yesung berikan, bukannya kyuhyun menolak tapi bukankah tadi yesung sudah bilang kalau ia menginginkan 'itu' nanti malam tapi sekarang masih sore jika juniornya sudah menegang dan yesung tidak mau memanjakannya kan itu gawat, fikirnya.
"Kenapa tidak honey~"Ucap yesung erotis di telinga kyuhyun dan kembali memberi pijatan pada cho junior.
"Akhhh.. aishh..baby..lepaskan tang..ann.. muhh" Perkataan kyuhyun terbata.
Bukannya berhenti yesung malah semakin mempermainkan cho junior dengan tangan mungilnya mengusiknya agar segera bangun.
Karna libidonya sudah memuncak kyuhyun dengan cepat berbalik dan mendorong tubuh yesung pelan mendekati tembok.
"Kau telah membangunkan si kecil, maka kau harus bertanggung jawab baby" Kyuhyun berseringai nakal pada yesung .
Chu~
Bibir kissable itu ia kecup dengan lembut, merasakan kemanisan yang ada di bibir itu, melumatnya dengan pelan memberikan sesansi tersendiri kepada keduanya, lidah kyuhyun terus saja bergerinjal di depan bibir yesung untuk meminta akses masuk dan yesung cukup peka tentang itu, ia buka mulutnya perlahan membuat lidah kyuhyun dengan bebas melenggang masuk kedalam mulutnya,di susupi goa hangat milik istrinya itu, menyapa semua deretan giginya, mengabsennya satu persatu sampai tidak ada yang terlewat kan, Yesung hanya bisa memejamkan mata saat menerima sensasi memabukan yang kyuhyun berikan, sungguh ini sangat nikmat~
Kyuhyun menyudahi hot kiss itu saat ia rasa tangan mungil itu menepuk-nepuk bahunya menyuruh menyudahinya karna pasokan di dalam paru-parunya yang mulai menipis.
Kyuhyun beralih dan duduk di kloset duduk, tangannya ia lambaikan dengan genit ke arah istrinya (Cho Yesung) dan langsung di turuti oleh namja manis itu.
"Ada apa?" Tanya yesung bingung saat ada di hadapan kyuhyun yang terduduk di closet dan dirinya sedang berdiri di depan kyuhyun.
Dengan gerakan cepat kyuhyun menurunkan retsleting itu, Ia buka kancing celana itu sampai terlepas dan menampilkan pemandangan indah yang sudah sejak lama ia ingin lihat
'Hap'
Kyuhyun melahap junior yesung dan seketika mata yesung tertutup saat menerima kenikmatan yang kyuhyun berikan.
Kyuhyun menggulum junior yesung dengan lembut, ia mainkan lidahnya di batang junior yesung membuat sang empunya mengerang keenakan.
"Akhh.. Kyu~" Yesung mencengkram surai kyuhyun saat ia rasa kyuhyun mulai memaju mundurkan kepalanya.
Dari gerakan lamban,sedang,dan kini dengan ritme cepat~ dengan lihai kyuhyun memaju mundurkan kepalanya dan bibirnya yang masih setia menggulum junior yesung.
"Akhh.. kyuhh~ ahh" desahan itu lolos tatkala lidah kyuhyun yang bermain-main nakal di batang juniornya.
Kyuhyun melepaskan guluman nya saat ia rasakan sudah cukup membuat junior yesung berdiri.
Kini ia membuka celana dan pakaiannya dengan cepat, begitu pun yesung yang membuka kaosnya dan melemparkannya ke sembarang arah.
"Sekarang giliran kau baby" Kyuhyun merebahkan punggungnnya di sandaran kloset itu.
Dengan gugup yesung pun mulai menjongkokan pandanginya junior kyuhyun yang ada di hadapannya, 'apakah ia memang harus memakannya~ini pertama kali ia melakukan ini'fikirannya terus berkecamuk.
"Kajja makan saja baby" Kyuhyun mendorong pelan kepala yesung untuk maju dan memakan juniornya.
Dengan meniru apa yang kyuhyun lakukan sebelumnya, yesung pun mulai menggulum junior cho itu dengan lembut, memaju mundurkan kepalanya membuat kyuhyun mengerang keenakan.
"More baby" rancau kyuhyun parau.
Yesung pun mulai mempercepat gerakannya yang membuat pinggul kyuhyun bergerak resah akan sensasi yang ia berikan.
"Huhh.. huuhh.." nafas mereka berdua tercekat atas aktivitas yang mereka lakukan.
Yesung pun menyudahinya saat ia rasa sudah cukup.
"Kajja duduk lah di pangkuan ku" Titah kyuhyun sambil menepuk-nepukan telapak tangannya ke pahanya.
Yesung yang tidak begitu mengerti pun hanya menuruti apa yang kyuhyun katakan~ Ia membiarkan kyuhyun menguasai tubuhnya sekarang toh ia sudah berjanji kan padanya akan melayaninya malam ini.
Dengan patuh yesung pun duduk di pangkuan kyuhyun dengan badan yang membelakanginya, yang tentu saja itu dapat membuat kyuhyun dengan mudah melihat hole merah merekah itu dengan jelas.
Dengan wajah laparnya kyuhyun pun menempatkan juniornya tepat di pintu masuk hole itu.
Mata yesung tertutup saat ia merasakan nyeri saat ia sudah dengan sempurna duduk di pangkuan kyuhyun.
"Ini hanya sakit di awal baby~ tenanglah" Ucap kyuhyun seraya memeluk perut rata yesung dan menaruh dagunya di bahu yesung.
Di ciuminya leher putih mulus itu dari belakang, membuat yesung mendesah dan menutup matanya saat area sensitivenya di permainkan oleh kyuhyun.
Kyuhyun mulai memegang pinggul yesung dengan tangan kanannya, dengan pelan ia mulai memaju mundurkan badan yesung yang ada di pangkuannya, membuat juniornya terpijat oleh hole yesung, dan tangan yang sebelah kiri ia gunakan untuk mengocok junior yesung.
Kyuhyun mulai mempercepat ritme sodokannya, membuat keduanya mengeluarkan desahan nikmat secara bersahutan.
Yesung menundukan kepalanya dan menggigit bibir bawahnya saat menerima sensasi itu sedangkan kyuhyun mengadahkan kepalanya dan memejamkan matanya.
Dengan cepat kyuhyun memaju mundurkan lagi pinggul itu dan tangannya ia yang sebelahnya lagi dengan sibuknya mengocok junior yesung.
Lebih cepat dan cepat lagi, kyuhyun terhenti saat ia rasa junior yesung berkedut di tangannya.
"Lepas..kan tang..an muh kyuhh" Ucap yesung terbata.
Kyuhyun dengan jahilnya menutup akses keluarnya cairan itu dengan tangannya, membuat yesung mengerang kesakitan saat cairannya tertahan.
"Yak kyuhh~ lepaskann" Yesung tertunduk,matanya terpejam dan giginya menggigit bibir bawahnya saat ia merasakan nyeri karna ulah kyuhyun.
Kyuhyun yang merasa kasihan pun mulai melepaskan tangannya dari junior yesung yang membuat junior yesung langsung menyemburkan cairan putih itu mengotori lantai kamar mandi.
"Wow kau mengeluarkannya sangat banyak baby" Kyuhyun terkekeh geli.
"Itu karna mu evil cho" Sungut yesung seraya menyubit perut kyuhyun.
"Oh omo~ apa ini" mata yesung terbelalak saat ia rasa ada sesuatu yang bergerak di dalam tubuhnya.
"Itu si kecil baby" Ucap kyuhyun berseringai nakal.
"Sedikit lagi akan keluarr.." Kyuhyun kembali memaju mundurkan pinggul itu untuk mengocok juniornya.
"Akkhhh" Erang mereka bersamaan saat kyuhyun sudah mencapai klimaksnya mengeluarkan cairannya kedalam tubuh yesung, dan yesung yang merasa sesuatu yang hangat mengalir kedalam tubuhnya.
"Akhh.. kau sempit baby" erang kyuhyun yang merasakan juniornya di ampit oleh hole yesung.
"Aw.. aw.. aw.." erang kyuhyun saat hole itu semakin sempit.
Kepalanya menunduk,matanya terpejam dan giginya menggigit bibir bawahnya saat merasakan juniornya yang sakit karna terampit hole sempit yesung.
Dengan pelan kyuhyun mengeluarkan juniornya dari dalam yesung.
Yesung pun terduduk di lantai kamar mandi sangking lemasnya.
"Akhirnya berakhir juga" gumam yesung lega.
"Siapa bilang? Ini baru ronde satu baby~ masih ada beberapa ronde lagi yang harus kita jalankan" kyuhyun berseringai dan menggendong tubuh yesung yang terduduk di lantai ala bridal style dan meletakannya di bathup yang ukurannya cukup besar.
Ia mulai menindih lagi badan mungil itu dan mulai mengecupi leher jenjang putih milik yesung, meninggalkan jejak kemerahan yang menandai jika tubuh ini adalah miliknya, istrinya (Cho Yesung) adalah miliknya seutuhnya.
Kyuhyun membuka kaki yesung dan meletakannya di bahunya.
Juniornya telah ia posisi kan tepat di hole yesung.
Sepertinya kyuhyun akan memulainya lagi dan yesung sepertinya juga harus kuat sampai subuh dini hari untuk melayani cho evil itu.
**1 years later**
"Kyunie~ aku ingin itu" Telunjuk si manis mengacung ke arah pohon mangga yang ada di belakang rumah.
Kyuhyun mengangkat sebelah halisnya "Kau tidak menyuruh ku menaiki pohon mangga itu kan?" Tanya kyu berseledik.
"Memang~ aku ingin kau menaiki pohon mangga itu dan memetik satu mangga untuk ku"
"Tapi baby~" Kyuhyun merengek.
"Bukan aku kyu yang menginginkannya, tapi baby cho" Ucap yesung seraya menunjuk perutnya yang sedikit membuncit.
"Hah baiklah~" dengan malas kyuhyun melangkahkan kakinya menuju pohon mangga di belakang rumah itu.
Untung pohon mangga bercabang jadi tidak terlalu sulit untuknya menaiki pohon mangga itu.
"Yang ini baby" Tanya kyuhyun menunjukan mangga yang ia pegang.
"Bukan yang itu kyu~ tapi yang itu" Yesung menunjuk mangga yang lebih tinggi lagi letaknya.
"Aish itu tinggi baby, nanti jika aku jatuh bagaimana"
"Anieo.. tidak mungkin jatuh~ kka naik lagi"
"Tapi baby.."
"Hua.. eomma kyuhyun tidak mau menurutiku, lihatlah baby cho juga menangis di dalam hiks hiks"
"Aish ne ne baiklah~ sudah jangan menangis lagi baby" Kyuhyun melemparkan senyum hangatnya kepada yesung di bawah membuat yesung berhenti merengek.
Kyuhyun pun dengan was-was menginjak batang yang ukurannya kecil untuk mencapai mangga itu, dengan keringat dingin kyuhyun mulai naik lebih tinggi.
"Ini baby aku sudah mendapatkannya" Ucap kyuhyun riang seraya mengancung-ngacungkan mangganya ke atas.
"Yak anieo.. bukan yang itu kyunie~ tapi yang di sebelahnya" sungut yesung sebal.
"Aish" kyuhyun memutar bola matanya malas 'Kenapa istrinya banyak permintaan sekali' runtuknya dalam hati.
Kyuhyun memetik mangga yang yesung inginkan dan mulai turun dari pohon itu.
"Ini" kyuhyun memberikan mangga itu kepada yesung saat sudah turun dari pohon.
"Yak.. yak apa ini" dengan sibuk kyuhyun menepuk-nepuk pundaknya.
"Kya.. semut kyunie" Ucap yesung histeris (?).
Kini keduanya dengan sibuknya menepuk-nepuk badan kyuhyun agar semut itu berjatuhan.
Kyuhyun terduduk di lantai belakang rumahnya, tangannya tak henti-hentinya menggaruk semua bentol perbuatan semut tadi di tangannya.
Yesung melangkahkan kakinya menuju rumah dan beberapa menit kemudian balik lagi dengan sesuatu di tangannya.
"Sini biar aku lihat" Yesung meraih tangan kyuhyun agar terulur padanya.
"Aigoo banyak sekali betolnya" dengan sibuk yesung mengoleskan sesuatu yang tadi ia ambil ke bentol yang ada di tangan kyuhyun.
"Itu apa baby?" Tanya kyuhyun bingung.
"Ini balsem untuk mengurangi gatalnya"
"Yak kenapa menggunakan itu" dengan cepat kyuhyun menarik tangannya.
"Yak wae~"
"Itu kan buat nenek-nenek sungie~ baunya sungguh tidak enak"
"Aish tidak apa-apa daripada tangan mu bengkak, apa kau mau"
"Yak jangan menakuti ku sungie" gumam kyuhyun dan mulai mengulurkan lagi tangannya.
Ya sudahlah tidak apa,daripada bengkak, fikirnya.
"Hah sudah selesai" yesung bangkit dari duduk nya dan melenggang ke dalam rumah tanpa membawa mangganya.
"Yak ini mangganya baby" Teriak kyuhyun.
"Aku sudah tidak mau makan mangga~ kau buang saja" Teriak yesung dari dalam rumah.
'MWO? AKU SUDAH BERUSAHA KERAS NAIK POHON DAN DI GIGIT SEMUT DEMI MANGGA INI TAPI BAHKAN YESUNG TIDAK MEMAKANNYA SEDIKITPUN' Teriak kyuhyun kesal dalam hati.
"Oke sabar.. sabar.." lirih kyuhyun seraya mengurut dadanya yang terasa panas.
.
.
**4 years later**
"Kya.. KyuWoon kenapa kau menyiram korannya dengan kopi~ appa kan belum membacanya" histeris kyuhyun.
"Eh.. eh.. HyunSung kau tidak akan melakukan itu kan? Kajja taro itu sayang" bujuk kyuhyun yang melihat anak sulungnya itu mengangkat benda persegi hitam kesayangannya ke atas.
"Aigoo~ masih tidak mau menurunkannya.. sungie baby bantu aku bujuk HyunSung~ bagaimana ini" Ucapnya semakin panik.
"Aigoo kyu aku sedang sibuk mengganti celana YeHyun" Sahut yesung tanpa mengalihkan fokusnya dari YeHyun.
Prankk
"Kyaaa" teriak kyuhyun dengan keras saat benda persegi hitam itu melayang ke lantai dengan tidak elitnya.
Kyuhyun terperangah, ia membatu, matanya terbuka lebar, 'ini semua tidak mungkinkan' ucapnya dalam hati.
"Haha..haha.." dengan riang hyunsung tertawa atas penderitaan sang ayah.
Jangan salahkan hyunsung~ ia mempuyai sifat evil juga kan dari kau kyuhyun.
Oke baiklah kyuhyun tidak bisa marah karna walaupun ia sangat mencintai PSPnya tapi cintanya kepada istri dan anaknya jauh lebih besar.
Sungguh sangat merepotkan saat kyuhyun mempunyai anak laki-laki kembar 3 sekaligus dari pernikahannya dengan yesung, tapi walaupun begitu ia sangat senang atas karunia yang tuhan berikan kepadanya, rumahnya jadi jauh lebih ramai dan tentu saja anak-anaknya ini menberikan kehangatan dan kebahagiaan di hatinya.
Cho Hyunsung, ia adalah anak sulung atau anak pertama yang lahir lebih dulu dan di susul oleh Cho YeHyun yang lahir 1 menit kemudian dan menyandang predikat sebagai anak kedua dan terakhir si bungsu Cho KyuWoon yang lahir 30 detik kemudian setelah YeHyun.
Kini mereka bertiga baru menginjak umur 3 tahun.
Ketiganya sungguh sangat kompak, jika ada salah satu dari mereka yang menangis pasti yang lainnya juga akan ikut menangis dan jika salah satu dari mereka ada yang tertawa bahagia maka yang lain akan ikut tertawa bahagia juga, ketiganya bagaikan mempunyai ikatan batin, mereka bertiga sungguh sangat menggemaskan dengan mata sipit dan pipi chubby seperti ibunya dan hidung mancung dan berkulit putih seputih susu seperti ayahnya membuat ketiganya jadi jauh lebih cute,tampan dan menggemaskan membuat semua orang yang menemuinya gemas dan ingin menculiknya.
"Sungie~ bagaimana jika aku mengajak mereka bertiga jalan-jalan hari ini? Aku kasihan padamu harus mengurus mereka bertiga seorang diri jadi aku ingin membiarkanmu beristirahat hari ini~ bagaimana?"
"Benarkah? Apa kau bisa menjaga mereka bertiga?"
"Tentu saja aku bisa" jawab kyuhyun dengan yakinnya.
.
.
.
Tangan mungil ketiganya berdadah ria dengan kompaknya ke arah sang ibu yang berdiri tersenyum hangat di depan pintu.
"Paii paii umma" Ujar ketiganya yang telah duduk di dalam mobil dengan tempat duduk khusus balita.
"Sungie baby aku berangkat dulu ne" teriak kyuhyun melambaikan tangannya ke arah yesung.
Yesung membalas lambaian itu dan tersenyum hangat kepada orang yang paling ia sayangi di hidupnya kini.
Kyuhyun mulai menyalakan mobil untuk pergi ke tempat yang ia tuju.
.
.
.
Setelah sampai di tempat tujuan dengan gesit kyuhyun pun turun dari mobil terlebih dahulu dan menurunkan semua anaknya satu persatu.
Yeah taman hiburan, kyuhyun mengajak semua anak-anaknya ke taman hiburan untuk bermain.
"Sekarang kita mau kemana dulu" Tanya kyuhyun kepada anak-anaknya.
"Kesana" dengan kompak mereka bersuara tapi dengan arah telunjuk yang berbeda-beda, hyunsung menunjuk ke arah timur, yehyun menunjuk ke arah barat dan kyuwoon menunjuk ke arah selatan.
Kyuhyun menatap mereka satu persatu dengan tatapan bingungnya, siapa yang akan ia turuti.
"Ok baiklah kita memulainya ke arah utara aja ne" kyuhyun menggenggam tangan-tangan mungil itu untuk mengikuti langkahnya.
"Sekarang kalian mau naik apa?" Tanyanya lagi kepada anak-anaknya.
"Itu~ appa aku ingin naik itu" tunjuk Hyunsung dan mendapat anggukan 'Ya' dari kedua saudaranya.
"Gondola? Kalian ingin menaiki itu? Itu kan tinggi baby"
"Anieo appa kita beltiga kan jagoan" Ucap KyuWoon meyakinkan.
.
.
"Ooww" mereka bertiga ber 'O' ria saat sudah berada di atas ketinggian, memandang pemandangan indah di bawah dari atas.
Tapi sepertinya bukan bertiga tapi berdua, karna YeHyun sepertinya sedang gemetar ketakutan.
"Kkk~ YeHyun payah maca sepelti ini caja takut" cibir Hyunsung.
"Oh yehyun kau ketakutan" kyuhyun baru menyadari jika anaknya yang satu ini ketakutan.
Di gendongnya yehyun dan di letakannya di atas pangkaun nya.
"Tenanglah kau tidak akan apa-apa" kyuhyun menangkup wajah yehyun yang mulai berkaca-kaca dengan kedua tangan besarnya. Di peluknya yehyun dengan erat memberi kehangatan untuk mengurangi rasa takut yang yehyun alami.
Kini keempatnya telah berkeliling dan banyak mencoba wahana khusus anak-anak yang terdapat di sana. Dan rasa capek pun mulai menyerang kyuhyun,sepertinya beristirahat sebentar tidak buruk, fikirnya.
"Baby~ kalian bertiga tunggu di sini sebentar ne, appa ingin membeli minuman"
"Ne" ketiganya mengangguk antusias membuat kyuhyun yakin akan meninggalkan mereka sebentar untuk menbeli minuman.
.
.
"Kya Hyunsung kemana?" Tanya kyuhyun panik setelah kembali dari membeli minuman tapi satu anaknya tidak ada di tempat semula.
"Itu appa hyunsung hyung kecana" tunjuk kyuwoon yang menunjuk wahana bermain air.
"Omo~" kyuhyun terbelalak, bahaya, jika anaknya tenggelam bagaimana, fikiran buruk itu terus berkecamuk di fikirannya.
Dengan langkah lebar kyuhyun melangkahkan kakinya menuju wahana air itu, sepertinya ia lupa akan kedua anaknya yang ia tinggal lagi di tempat yang tadi.
"Hyunsungie~" teriaknya panik.
"Hey kau.. ini anak mu kan" teriak sesorang kepada kyuhyun.
"Oh hyunsung~ sukurlah kau tidak apa-apa.. kajja pulang" kyuhyun menggenggam tangan mungil itu untuk mengikuti langkahnya.
"Hey.. tunggu dulu~ kau tidak lihat anak mu itu membawa celana dalam ku" teriak laki-laki itu kesal.
"Benarkah" dahi kyuhyun menyernyit dan seketika matanya terbelalak saat di tangan anaknya terdapat seonggok (?) Celana dalam berwarna hitam.
Celana dalam itu memang tergeletak begitu saja di atas kursi di pinggir kolam berenang jadi saat hyunsung melihatnya ia akan dengan mudah mengambilnya.
"Kya hyunsungie kenapa kau membawa itu eoh~ ayo berikan" bisik kyuhyun kepada anaknya.
"Anieo" jawab hyunsung santai.
"Aish kau tidak jijik eoh itu tuh bau" bisik kyuhyun lagi.
"Jinjja?" Hyunsung menyernyit dan langsung membuang celana dalam itu ke tanah membuat sang empunya menatap kyuhyun dengan tatapan tajam.
Dengan terpaksa kyuhyun mengambil celana dalam itu dan membarikannya kepada sang pemilik.
"Hehe.. maafkan anak ku" kyuhyun tertawa kikuk dan dengan cepat menyeret(?) Hyunsung agar menjauh dari tempat itu.
.
.
"Kyaa..kemana KyuWoon?" Tanya kyuhyun panik saat KyuWoon tidak ada di tempat semula.
"Itu appa kyuwoon kecana" Tunjuk yehyun.
Kyuhyun pun mulai mengikuti arah telunjuk yehyun dan tidak lupa membawa kedua anaknya agar tidak hilang lagi.
"Kyuwoonie~ kau di mana" teriak kyuhyun panik.
"Appa~ aku di cinih" teriak kyuwoon dengan riangnya.
"Hah syukurlah" kyuhyun dapat bernafas lega dan menghampiri anaknya itu.
"Kau sedang apa eoh di sini?"
"Itu ahjussi membeli ku pelmen kapas ini" Ucap kyuwoon riang.
"Ah maafkan aku~ aku akan membayarnya" ucap kyuhyun seraya merogoh dompetnya.
"Ah anieo tidak apa-apa~ aku memberikannya" ucap pedagang itu.
"Ah kalau seperti itu terimakasih" kyuhyun sedikit membungkukan badannya.
"Appa aku juga mau" teriak hyunsung yang langsung merebut permen kapas itu dari tangan kyuwoon.
"Huaa appa itu pelmen kapasku di ambil hyunsung hyung" jerit kyuwoon.
"Appa aku juga mau pelmen kapas hiks hiks" Ucap yehyun seraya menangis.
"Aigoo~ hyunsung-ahh berbagilah dengan saudaramu"
"Anieo appa aku tidak mau" sungut yehyun mengerucutkan bibirnya.
"Baiklah kalau seperti itu appa saja yang akan memakannya" kyuhyun merebut permen kapas itu dan memakannya.
Kini ketiganya menampilkan mata berkaca-kaca dan...
"Huaaa... hiks.. hiks.." ketiganya kompak menangis membuat kyuhyun kelimpungan.
"Anieo.. anieo.. appa akan membelikan kalian bertiga ice cream sebagai gantinya"
Ketiganya pun mulai berhenti menangis "jinjja apa?" Tanya yehyun meyakinkan.
"Ne.. kajja" kyuhyun menggenggam tangan ketiga anaknya menuju stand penjual ice cream.
Kini ketiganya tengah sibuk menjilati ice cream mereka masing-masing, kyuhyun tersenyum bahagia saat ketiga anaknya kini akur kembali dan tidak ribut-ribut lagi.
"Kajja kita pulang saja" kyuhyun kembali menggiring anak-anaknya menuju mobilnya.
.
.
.
Hyunsung,Yehyun,Kyuwoon telah duduk di kursinya dengan sabuk pengaman yang terpasang sempurna di badan mereka.
Ketiganya telah terlelap ke alam mimpi saat tadi mereka sudah kecapean karna bermain seharian, senyum kyuhyun tersungging saat ia lihat wajah damai anak-anaknya kala tertidur, ia berfikir bahwa sangat melelahkan menjadi yesung yang setiap hari mengurus mereka bertiga seorang diri,ia saja yang baru kali ini mengurus mereka bertiga sudah sangat kelelahan seperti ini apalagi yesungnya, mulai sekarang ia akan lebih menghargai dan memberikan cinta yang lebih lagi kepada istri nya itu.
Kyuhyun mulai menyalakan mesin mobilnya untuk melaju menuju rumahnya.
.
.
.
..Tin..tin..
Kyuhyun membunyikan klakson mobilnya saat sudah sampai di depan rumah.
Yesung pun keluar rumah untuk menyambut suami dan anak-anaknya itu.
Grepp
Tiba-tiba kyuhyun memeluknya sangat erat membuat yesung menyernyit kebingungan.
"Kya waeyo kyunie?" Tanya yesung "Apa.." mata sipitnya mulai terbuka lebar "anak-anak kita baik-baik saja kan?" Tanyanya khawatir.
"Mereka baik-baik saja dan kini sedang tertidur di dalam mobil" Jawab kyuhyun tanpa melepaskan pelukannya.
"Terus kenapa kau memeluk ku secara tiba-tiba?"
"Aku baru menyadarinya jika sangat tidak mudah untuk mengurusi ketiga anak kita seorang diri, kau selalu melakukan itu setiap hari~ pasti kau sangat lelah ne? Maafkan aku yang tidak terlalu banyak membantu mu untuk mengurus ketiga anak kita karna sibuk berkerja, mulai saat ini aku berjanji akan langsung pulang jika pekerjaan ku telah selesai,dan aku juga akan lebih menghargaimu dan memberikan lebih banyak lagi cinta padamu~ Gomawo sungie.. saranghae"
"Ne kyunie nado~ nado saranghaeyo" ucap yesung mengeratkan lagi pelukannya kepada kyuhyun, bulir bening itu mulai mengalir di pipi chubby nya, sungguh ia sangat bersyukur karna telah di berikan suami yang baik dan pengertian seperti kyuhyun. Kini hidupnya sangat bahagia~ jauh lebih bahagia dengan suami dan kehadiran ketiga anaknya yang semakin memperhangat suasana.
.
.
.
.
.
~END~
Haha ending macam apa ini :'V gak dapet feelnya sama sekali xD *ampuun readers
Jangan pada protes alurnya kecepetan yah karna ini emang di sengaja biar gak terlalu panjang *plakk
Dan buat encehnya~ siapa sih itu yang nulis :o please aku masih polos qaqa xD haha *plakk maaf yah klw gak hot~ baru pertama kali bikin soalnya ._.
Responnya please~ review review xD
Maaf yah kalau endingnya kurang memuaskan dan masih banyak kekurangan dalam penulisannya *bow
Gomapta buat yang udah setia ngikutin dan review ff abal ini dari awal sampai akhir~ sampai bertemu lagi di ff kyusung berikut nya~ paii paii... haha :'V
