Side story dari fic SIM N.
Disclaimer : One Piece punya Eiichiro Oda
Summary : Luffy akhirnya dapat menyelesaikan tantangan dan memenangkan taruhan itu. Namun permasalahan tidak berhenti sampai disitu, kali ini apa lagi masalah yang ditimbulkan oleh Luffy dan nakamanya?
Warning : AU mungkin, OOC parah (mungkin), flame dan blame masih diterima asal membangun.
SIM N
Hari Ketujuh Pukul 13.00 WEB
"Aku masih tidak percaya Luffy akan menikah dengan Nami, kata Usopp ketika menunggu acara pernikahan Luffy dan Nami." Ucapan Usopp tersebut dibalas anggukan oleh Chopper dan istri Usopp, Kaya.
Kalau ada yang bertanya seperti apa urutan acara pernikahan raja bajak laut dan navigatornya itu, acara ini memang beda dari lainnya karena sebelum prosesi pernikahan diadakan acara prasmanan yang sudah pasti ide dari pengantin prianya. Sambil menunggu Nami, Luffy dan nakamanya menikmati hidangan yang tersedia.
"Tapi aku lebih tidak percaya kalau kau menikah dengan Kaya-chan," timpal Sanji sembari duduk di sebelah Chopper yang disambut dengan anggukan oleh Brook, Zoro, dan Chopper.
"Hei!" protes Usopp.
"Sanji, kau benar tidak apa-apa Nami menikah dengan Luffy?" tanya Chopper sedikit khawatir. Ya selama ini Sanji yang sering mengejar ngejar Nami, meski di dalam hatinya dia juga merasa kalau Luffy menyukai Nami lebih dari sekedar nakama.
Sanji menyalakan sebatang rokoknya dan menghembuskannya perlahan sebelum menjawab pertanyaan Chopper, "Aku baik-baik saja. Aku percaya Luffy bisa lebih membuat Nami-san bahagia dibandingkan aku. Setidaknya aku sudah berusaha, tidak seperti seseorang yang bahkan tidak berani mengambil tindakan."
"Ah, aku baru menyadarinya, apa Robin dan kakaknya Luffy pacaran? Mereka terlihat sangat akrab. Zoro, kau tidak apa-apa melihat mereka?" tanya Chopper yang sukses membuat Zoro tersedak sake dan membuat Sanji tertawa terbahak-bahak.
Tentu saja hal ini membuat Brook, Franky, dan Usopp terkejut. Mereka tidak pernah berpikir kalau Robin dan Zoro mempunyai hubungan seperti itu, samar-samar Robin terlihat tersenyum penuh arti seolah mendengar dan mungkin dia emang mendengar percakapan nakamanya. Susah payah Zoro menenggak sisa sakenya dengan harapan, dia tidak tersedak lagi.
Zoro melirik ke arah Robin dan Sabo lalu melihat ke arah Chopper yang masih memperhatikannya dengan pandangan khawatir seperti pandangannya untuk Sanji tadi. Dia berdehem lalu meminum sakenya lagi.
"Kenapa kau bertanya seperti itu, itu bukan urusanku. Mau Robin dengan Sabo atau Law atau Si Alis Melingkar, bahkan ayahnya Luffy sekalipun aku tidak perduli." Jawab Zoro masih bersikap biasa.
"Bagaimana kalau kapten marinir itu, Tashigi, apa kau juga tidak apa-apa dia dengan Smoker menikah?" tanya Chopper lagi yang membuat Zoro mengerutkan dahinya.
"Hah?" respon Zoro, "Aku tidak ingat aku pernah punya hubungan dengan marinir berkacamata itu kecuali teman special."
"Eeh! Kau dan Tashigi jadi... kalian pacaran?" serang Chopper lagi.
"Aku. Tidak. Punya. Hubungan. Dengan. Siapapun. Chopper." Untuk kesekian kalinya Zoro mencoba mengklarifikasi pengakuannya pada Chopper dan ini membuat Sanji semakin tertawa kencang.
Dalam hampir tiga tahun ini bajak laut Topi Jerami memang banyak mengalami perubahan terutama pada Chopper, dokter kecil itu kini sudah berusia 19 tahun dan dia sudah mempelajari psikologi manusia termasuk mengenai manipulasi salah satu hormon manusia yang mereka sebut cinta, dan hubungan manusia seperti teman, pernikahan, pacaran yang terkadang sering disebut teman spesial untuk sebutan pacar. Meski begitu Chopper adalah Chopper, sama halnya dengan Luffy, dia tetap saja polos. Ini membuat Zoro yang hafal benar sifat Chopper memilih untuk menyudahi pembicaraan menyudutkan itu daripada dia harus mengakui perasaannya yang sebenarnya.
"Robin! Zoro tidak memiliki hubungan dengan siapapun." Ujar Chopper sedikit mengeraskan suaranya karena posisi Robin yang jauh.
"Zoro, kenapa kau tidak menikah dengan Robin saja! Aku tahu kau menyukai Robin dari dulu shishishi kita bisa berpesta lagi shishishi" Luffy pun ikut-ikutan Chopper memotivasi Zoro.
Sanji hanya bisa tertawa puas melihat Zoro dipermalukan oleh Luffy dan Chopper. hal itu membuat Usopp terkena penyakit Aku tidak ikut-ikutan. Franky dan Brook pun ikut menyemangati Zoro dengan khas mereka.
"Aku tidak keberatan menikah denganmu, Zoro~" sahut Robin yang baru gabung dengan mereka.
Pernyataan Robin ini sukses membuat Zoro memalingkan wajahnya dari teman-temannya dan memilih bergabung dengan Rayleigh dan Mihawk. Momonosuke, Kanjuuro, Raizo, dan Kin'emon juga datang ke Water Seven bersama beberapa Mink seperti Nekomushi, Inuarashi, Wanda, dll. Rebecca dan Viola pun datang ke pernikahan Luffy dan Nami ditemani Tontatta dan Kyros, semua bajak laut yang mengabdikan diri mereka sebagai subtim bajak laut Topi Jerami pun ikut hadir.
Pengantin wanita yang tidak lain adalah Nami pun akhirnya datang juga, didampingi oleh Gen-san, Nami melangkah menuju pelaminan. Garp pun menarik Luffy dan membawanya ke hadapan penghulu. Disaksikan ratusan mata yang hadir, Luffy dan Nami pun melaksanakan akad nikahnya dengan lancar. Sabo, Garp, dan Dragon pun memilih untuk keluar ruangan. Ketiga pria itu menangis tersedu-sedu.
'Hei, Ace, apa kau melihatnya? Adik kecil kita sekarang sudah menikah.' - Sabo
'Ace, kalau kau ada disini, mungkin kau yang paling keras menangisnya. Maaf aku tak bisa melindungimu, Ace.' - Garp
'...'
XXX
"SANJI-KYUUUUN~~~" seru Purin, mantan 'tunangan' Sanji.
"Viola-chan~~~" sapa Sanji dengan muka termesum dan tarian teraneh yang pernah ia tampilkan
"Sanji, aku dengar kau menikah dengan anak Big Mom?" Respon Viola balik tanya sambil melirik Purin yang sudah berada disamping Sanji.
Sanji pun memasang wajah horor,"Tentu saja tidak! Cintaku hanya untukmu, Viola-chan~~"
XXX
"TEMAN - TEMAN! AYO KITA BERPETUALANG LAGI!" Ujar Luffy mengakhiri pidatonya.
"Ou!"
Rayleigh dan Shanks hanya tertawa melihatnya, Garp hampir terkena serangan jantung namun kali ini dia membiarkannya. Para bajak laut yang mengikrarkan menjadi bagian dari bajak laut Topi Jerami termasuk Law dan Bellamy mengangkat minuman mereka tanda setuju.
"KANPAII!"
Kali ini bajak laut Topi Jerami bukan lagi beranggotakan sembilan orang namun lebih dari itu. Era baru pun dimulai. Dibawah bendera bajak laut Topi Jerami, mereka pun mulai berpetualang lagi.
Hari itu Zoro melamar Robin dan menikah dengannya, Sanji mengalami dilema apakah harus memilih Hancock, Nojiko, Viola, dan seluruh wanita cantik di belahan dunia sana. Franky mengikuti jejak Kokoro, menikah dengan salah satu putri duyung bekas budak yang dijual di Shanbody. Chopper menemukan cinta pertamanya diantara mink rusa di Zou, Brook tidak memiliki pasangan namun dia memiliki nakama yang akan selalu ada untuknya, bahkan jika dia menjadi buyut sekalipun.
XXX
TAMAT
buat semua yang ikutin fic saya ini, terima kasih banget.
