BAY DE WAAY ENIWEY IN DE BASWAAAY(Ini sudah ciri khas)~~ AKU KEMBALI LAGIIIII, YEAAY~~~ (CapsLock kebobolan).
Maafkan aku yang updete telat ya, Karena aku harus menghindar dari terjangan adikku, Yuuki. Ditengah jalan aku bertemu dengan Genderuwo yang ingin mennyebrang pohon, Sebagai anak yang baik pun aku menolong si genderuwo itu. Lalu, setelah itu aku bertemu dengan harimau hitam karena tidak mau kena sial aku pun memutar jalan. Dan akhirnya aku tersesat di jalan yang bernama kehidupan dunia dan akhirat. (WTF?!|Readers : Alasannya Gaje amat tong)
Tapi, Alasanku bagus kan? Iya kan? Kan? Kan? Kan? #PLAK.
Entah apa yangn membuatku seperti ini, Mungkin karena lagi stress. Review [Tidak] Keseluruhannya telah kujawab via PM. Jika ada yang koment lanjut atau lain sebagainya. Aku akan tetap melanjutkannya kok.
Ada yang bilang, 'Jangan Stop tengah jalan.' Hmm... Mungkin ku Stop.. Mungkin juga tidak... Tidak ada yang tau... Makanya, Lihat saja nanti akhirnya bagaimana...
Khusus Chapter ini, Timingnya ku Percepat :v Wkwkwkwkwk... Maap yak,,,,
Soalnya kepengen langsung ke tahap Shippuden. Kurang ngerti kalau tahap masa kecil ini :'v Malangnya nasibku ini... Pokoknya janji deh tahap shippuden nanti akan ku perlambat alurnya... Untuk sementara :v (Di Gebuk Massa).
BAY DE WAY ENIWEY IN DE BASWAY, Mari kita lanjutkan ke tahap ceritaaaa~
.
The Light In My Heart By Zyuki Hiroshi
.
.
WARNING
Typo, Alur Maju mundur cantik(?), Zyuki otaknya lagi kegeser, Memakai Sistem SMPSM (Sistem Makan Pagi Sebelum Mengerjakan), dan juga Seluruh fic yang ada disini hanya karangan otak sedengku jadi jangan dianggap serius,GodLike!Naru , Fem!Kyu, Jurusnya beda/sama ama yang di DxD, Hati-hati Karena fic ini jalan ceritanya dibuat kg mainstream :v, Terakhir
.
.
.
Yang tidak suka tidak usah baca!
.
.
.
.
~Romance & Adventure~
.
.
.
.
Happy Reading to My Fic, Minnaaaaa~~
.
.
Chapter 3
~•Endless Pain•~
.
.
.
.
.
Sudah 9 tahun berlalu, Menma yang dulunya adalah seorang bocah usil yang sering dicacimaki karena lemah pun kini menjadi seorang remaja yang Sok kuat walaupun asilnya kuat dan terkadang usil seperti dulu.
Akan tetapi, Kini Menma tidak lagi kesepian. Karena apa? Karena Ayah dan Kurama-nee-chan ada disisinya dan menjaganya dengan segenap hati. Hingga menjadikan sosok yang akan menjadi penyelamat dari dunia Shinobi yang penuh akan perang ini.
Di Konohagakure no Sato pula tengah berlangsung 'Chunnin Exam' yang sekarang sedang berjalan di tahap ke 3 babak penyisihan.
Sayangnya, Chunnin Exam itu harus terhenti karena Jinchuriki dari Ichibi atau Shukaku mengamuk tak karuan. Dan sekarang sedang dikejar oleh Menma dan Tim 7 karena dibawa ke dua saudara kandungnya pergi dari stadiom yang dipakai untuk Chunnin Exam.
Shirogawa Naruto a.k.a. Ayah angkat Menma. Sedang berlari kearah dilaksanakannya Chunnin Exam. Ia tak sendirian,, Disebelahnya ada Kurama yang sudah dibebaskan Naruto dari Fuinjutsu Yondaime Hokage.
Pembebasan itu tergolong berat. Karena perlu meninggalkan setengah chakra dari Kurama didalam tubuh Menma. Yaa,,, Walaupun itu membuat keseimbangan Yin dan Yang hilang. Yang penting mereka berdua selamat.
Naruto yang kini sedang terbang dengan sayap berbulu emas bersama Kurama yang ada di pelukannya hanya menghela nafas berat. Kurama menatap bingung kearah ayahnya.
"Ada apa Tou-san? Apakah ada hal yang begitu memberatkan sehingga membuatmu seperti itu?" Tanyanya polos walaupun tau jika ayahnya ini khawatir dengan keadaan Menma, Keturunan dari saudara kandungnya.
Sedangkan, Naruto hanya tersenyum lembut menatap Kurama. Akan tetapi, Matanya menggambarkan bahwa sekarang ini ia sedang gelisah. Berusaha tersenyum didepan anaknya supaya tidak mengkhawatirkannya. Karena ia tak ingin kejadian yang sama dengan istrinya terjadi lagi dengan Kurama.
"Kurama... Sepertinya, Aku perlu menggunakan itu..." Kurama menatap ayahnya dengan matanya yang melotot. Menggunakan itu? Sama saja dengan Bunuh Diri! Yaa,,, Walaupun itu tak akan terjadi mengingat ayahnya ini Archangel kelas atas jadi itu hanya akan berdampak, Koma.
Tapi ia tak ingin hal itu terjadi. Bagaimana nasib Menma jika mendengar ayahnya mati walaupun itu hanyalah sebuah kebohongan? Kebohongan yang dapat dihapus jika subjek kebohongan itu kembali.
"Kurama... Aku ingin kau menjaga Menma... Walaupun ini perih bagimu... Tapi aku tak ingin menma mengambil sisi kegelapan dari chakramu meskipun yang kau berikan itu adalah chakra Yang-mu." Ucap Naruto pelan. Sebelum Kurama ingin protes sudah dipotong kembali oleh Naruto. "Aku hanya ingin merasakan berjalan diantara dua dunia dengan tenang... Kau tau Kurama? Kau mewarisi Kecantikan ibumu dan Sifatku... Jadi, Jangan kecewakan aku ya? Kurama..."
Mata Ruby kurama pun berkaca-kaca. Ingin menahan tangisnya dan membuktikan bahwa dia bukan Wanita yang cengeng. Tapi itu semua hanyalah angan-angan belaka yang dapat dibuat melalui kebohongan. Karena...
Air mata layaknya sungai Nil yang tak terbendung pun, Merosot dengan lembut dari Matanya, Lalu Jatuh melalui Dagu dan membasahi tanah yang jauh dibawahnya. Ingin ia peluk ayahnya, Walaupun ia tau ia adalah Bijuu itu sendiri.
Tapi, Bukannya Bijuu juga memiliki Perasaan?
.
.
Kakinya telah menapak di Tanah. Ayahnya dengan cepat membawanya kearah tempat duduk para Hokage. Yang ia ketahui sedang ada pertarungan besar-besaran antara guru dan murid yang membangkang.
Sayap ayahnya pun belum menghilang dari pertama kali menapakkan kakinya di tanah. Yang ia khawatirkan adalah ayahnya yang berlebihan menyiksa sang murid yang bernama Orochimaru itu. Karena diantara para malaikat yang paling sadis adalah...
.
.
.
Naruto yang kini menggandeng Tangan Kurama dengan cepat terbang lagi dengan Kurama yang ia bawa kearah menara tempat duduk Hokage itu dan dengan cepat pula ia memecahkan kaca yang menghalangi jalan terbangnya. Atau bisa dibilang Kekkai yang sekarang sudah tumbuh kembali menutupi adegan pertarungan antara Sandaime Hokage dan Orochimaru.
'PRANG!' Suara kaca pecah pun terdengar nyaring ditelinga. Hingga mengalihkan perhatian Sang Sandaime Hokage beserta muridnya, Orochimaru.
"Maaf aku menggannggu... Pertama-tama... Aku ingin bilang... kau Hiruzen... Untuk menjaga Anakku dan Menma... Jika sekali saja menma tergores dengan tinta hitam... Aku tak akan segan-segan tuk menghancurkan Konoha dengan sekali tebasan..." Ucap Naruto pelan namun dapat didengarkan oleh Mereka. Jari telunjuk kanan Naruto menunjuk Orochimaru yang mengernyit kebingungan. "Dan kau Hantu Sadako... Aku juga tidak akan segan-segan membunuhmu dengan sangat lembut [BACA! SANGAT SADIS!] jika kau mengganggu ketenangan Konoha dengan cara beraliansi dengan desa lain walaupun desa itu menolak ajakanmu dan kau tetap memaksakannya..."
Mata Hiruzen dan Orochimaru membulat ketika baru sadar ketika dibelakang pemuda berambut kuning itu ada Sayap berwarna Emas yang berkerlap-kerlip seakan ada serpihan cahaya didalam sana.
Naruto merangkai Handseal. Ia bisa menggunakannya karena dulu pernah diberikan sedikit chakra dari kurama... Hanya chakra malingan sih...
'Fuinjutsu : Shiki Fuujin."Rapalnya. Dan sosok ruh dengan muka yang sangat menyeramkan pun muncul dibelakang tubuh Naruto.
"Shinigami-sama... Lama tak bertemu, Bukan?" Gumam Naruto dengan sangat pelan. Sang sosok itu alias Shinigami melirik kearah Naruto lalu membulatkan matanya.
"Khuu... Khu.. Khu... Sang bintang kejora dari Surga... Cahaya dari sang kegelapan... Suami dari kegelapan itu sendiri? Heh! Mana mungkin aku melupakanmu, Bocah Bodoh..." Suara itu menggema dalam indra pendengaran siapapun yang mendengarnya. "Jadi ada apa kau memanggilku... Baka-Michael..."
"Oeey... Oey... Bisakah kau tidak memanggilku Michael? Itu panggilan lama... Namaku sekarang adalah... SHIROGAWA NARUTO! Ingat itu... Aku memanggilmu kesini adalah... Untuk membunuh hantu Sadako itu dan bawalah ke kerajaan neraka sana... Aku muak melihatnya disini... Dan bisakah kau lepaskan cengkramanmu ini?"
"Khuu... Khu.. Khu... Nama yang sejak lahir Kami-chan tentukan pasti tidak akan kulupakan... Dan apa itu? Naruto? Nama bagian makanan bernama Ramen? Pffft- Lucu sekali... Baiklah aku akan membawanya kesana... Khu.. Khu.. Khu..." Shinigami itu pun langsung melayang dengan pisau yang ada dimulutnya sekarang digenggam dengan erat dan bersiap-siap untuk menyegel Orochimaru.
Orochimaru merasakan perasaan yang sangat dingin menusuk kulit punggungnya. Ia menengok kebelakang. Dan ternyata sosok yang sangat mengerikan bahkan ia sendiri belum pernah melihatnya.
"Saatnya mencabut nyawamu... Khu-Khu...-Khu..." Gumam Shinigami itu lalu langsung memotong ruh bagian kedua tangan orochimaru lalu memasukkannya kedalam mulutnya. Sayangnya, setelah melahap habis kedua tangan itu. Orochimaru bergerak cepat dan beregenerasi dengan cara mulut wadahnya itu membuka mulutnya lebar-lebar dan keluarlah ia yang baru walaupun tangannya sudah tak berfungsi.
Kabuto, Orang yang menolong Orochimaru dengan Shunshinnya... Pergi meninggalkan lapangan pertempuran itu.
Shinigamipun juga sudah menghilang setelah mengucapkan selamat tinggal kepada Naruto yang langsung ambruk dan dengan sayap yang masih menempel indah dipunggungnya.
Kurama langsung panik dan langsung berlari kearah ayahnya dan merengkuh tubuh ayahnya yang sudah mulai melebur menjadi partikel cahaya. Dimulai dari kaki hingga pinggang.
Naruto yang masih sadar hanya tersenyum lembut dan mengelus pipi Kurama yang basah karena tangisannya. Ia mengucapkan kata terakhirnya sebelum ia melebur dengan sempurna.
"Kuingin kau menjadi wanita yang hebat seperti ibumu Kurama... Sekarang aku hanyalah ayah yang tak bertanggung jawab karena meninggalkan anaknya sendiri di muka bumi ini. Dan juga sekarang ini aku dapat tenang karena akan merasakan berjalan diantara dua dunia. Jadi, Kumohon jangan membuat aku kecewa meskipun ku tau kau yang kecewa padaku... Aku ingin kau menjadi seorang Kakak yang baik dengan Menma sebagai adikmu... Sayangilah ia.. Seperti aku menyayangimu... Kuucapkan perpisahan untuk terakhir kalinya untukmu dan untuk menma... Sampaikan salamku ya? Kurama... Jaa, Ne..."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
To Be Continnued
.
.
.
.
.
.
.
.
.
WTF?! Kenapa Endingnya begini yak? Bener-bener sengklek nih otak. Maklum model lama...
Jangan lupa Fav,Fol, Review... Flame pun tak masalah asalkan pakai akun...
Salam akhir... Bye Bye~ MUACH!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
-Zyuki Hiroshi OUT!-
