NCT Drabble #2
Love Code
Jung Jaehyun
Lee Taeyong
NCT
Gaje, abal
Terinspirasi dari tugas c++ yang absurd
Enjoy ^^
By : kjsykjkhkdgjjc07
.
.
.
Kata salah satu dosen yang sangat Jaehyun hormati, jika kau ingin bergaul dengan masyarakat luas, paling tidak kau tahu bahan pembicaraan yang akan kau gunakan sebagai media bergaul nantinya. Dengan latar belakang anak Manajemen, Jaehyun diharuskan tak hanya paham tentang bagaimana me-manage sebuah mitra perusahaan, namun bisa bersosialisasi dengan ruang lingkup kerjanya nanti.
Inginnya sih begitu. Jaehyun tak pernah menganggap terlalu serius ucapan dosennya itu. Karena tanpa menggunakan bahan pembicaraan yang sejalan, buktinya ia bisa bersosialisasi dengan mudah karena sebagian besar temannya berada di fakultas dan jurusan yang berbeda dengannya. Contohnya Johnny Seo, anak Sastra yang sudah dua tahun bersahabat dengannya. Jaehyun tak butuh berbicara baku dengannya, atau berbincang dengan kata-kata kiasan. Malah ia sering menggunakan kata-kata tak layak seperti umpatan jika bercengkrama dengan anak sastra itu.
Tapi Jaehyun baru merasakannya sekarang. Jika ucapan dosennya itu benar. Memahami apa yang lawan bicaramu pahami adalah hal yang penting agar komunikasi bisa berjalan selaras. Dan yang menyadarkan Jaehyun jika itu benar adalah salah satu mahasiswa dari beda fakultas. Seseorang yang tampaknya sulit ia dekati meski hanya sekedar menyapa saja.
"Taeyong tak sedingin itu kok, Jae."
Jaehyun memutar bola matanya. Dasar pemuda Jepang di sampingnya ini. Ia bisa mengatakan itu karena sehari-hari ia selalu bersamanya kan? Satu fakultas, dan mengambil hampir semua kelas yang sama dengannya.
Lee Taeyong. Mahasiswa tingkat tiga jurusan IT yang sampai sekarang susah untuk Jaehyun dekati.
Selain karena wajahnya yang dingin, Jaehyun juga sungkan untuk mendekati pemuda itu. Karena Taeyong tak hanya terkenal dengan wajah dinginnya yang sayangnya terlihat tampan (manis kalau dalam penglihatan Jung Jaehyun), tapi juga karena prestasinya yang sudah tidak diragukan lagi dan berulangkali membanggakan nama fakultasnya.
Bahkan, Taeyong sudah dipercaya untuk merancang salah satu sistem penting di kampus ini setelah pemuda itu mengajukan judul Penelitian Ilmiahnya.
Bagaimana Jaehyun bisa mendekati pemuda yang memiliki kedudukan tinggi seperti Taeyong? Bisa, tapi tak mudah. Kembali pada perkataan dosennya yang sekarang terus terngiang-ngiang di benaknya. Setidaknya Jaehyun harus paham tentang IT jika ingin membuka pembicaraan dengan Taeyong. Paling tidak, Jaehyun tak salah menyebutkan perangkat komputer saat berbincang dengannya.
Tunggu, memangnya ini proses pdkt apa konsultasi pendidikan sih?
"Bodoh. Dekati saja Taeyong, ajak berkenalan. Yuta bisa menjadi backup-an jika Taeyong menampilkan tanda-tanda penolakan."
Kadang Johnny tak habis pikir. Ia yang orang sastra saja tak butuh waktu lama untuk bisa say hi atau sekedar berbicang singkat dengan Taeyong. Tak perlu membicarakan hal-hal yang berbau IT. Padahal kan dosennya itu hanya membuat perumpamaan
Tapi itu lah Jaehyun. Menurutnya tetap saja mendekati seorang Lee Taeyong tak bisa menggunakan cara yang biasa. Harus dengan cara khusus. Cara yang bisa terus diingat Taeyong.
"Gombali saja Taeyong. Dia suka membaca novel roman."
Ucapan Yuta mengundang gebrakan di meja yang ditempatinya bersama Johnny dan Jaehyun. Yang berasal dari si anak Manajemen.
"Ya! Kuah sup-ku kemana-mana, Jung!"
Jaehyun mengacuhkan Johnny dan malah mengguncang-guncangkan pundak Yuta.
"Ya ya ya! Apa-apaan ini?!"
"Kau baru saja memberiku ide, Yuta!"
Setelah tenang, Jaehyun akhirnya melepaskan pundak Yuta, membiarkan pemuda Jepang itu merapihkan sendiri bajunya yang berantakan karena Jaehyun.
"Maksudmu menggombali Taeyong?"
"Eung! Dan kau harus membantuku!"
Alis Yuta terangkat. "Kalo urusan gombal bukannya Johnny lebih ahli? Ia anak sastra, ia bisa merangkaikan kata-kata indah untuk kau ucapkan di depan Taeyong."
"Gombal seperti itu sudah terlalu mainstream. Lagipula aku ingin cara yang unik yang bisa terus diingat Taeyong. Dan kau satu-satunya yang bisa membantuku."
Kali ini bukan hanya alis Yuta, dahi Yuta juga berkerut.
"Plis deh Yut, kalo bego itu jangan lama-lama dipeliharanya."
Hampir saja Yuta mencekik Johnny jika Jaehyun tak memotongnya.
"Buatkan aku sesuatu yang mengikutsertakan Bahasa Komputer, Yuta!"
Dan begitulah asal mula Taeyong mendapat email dari alamat email yang tak dikenal malam itu. Disaat Taeyong tengah berkutat dengan Penelitian Ilmiahnya, email dari alamat JJ_TY masuk ke alamat emailnya.
Sudah pasti raut bingung menghiasi wajah manisnya (ingat, menurut Jaehyun Taeyong itu manis). Karena hanya ada source code yang ada di inbox-nya.
Kedua hazel itu meneliti baris demi baris dari source code itu. Sebelum mata hazel-nya membentuk bulatan sempurna.
Dddrrrrtttt
Taeyong hampir saja menjatuhkan laptop di pangkuannya saat getaran dari ponselnya menginterupsi keterkejutannya. Dengan cepat, tanpa melihat siapa yang memanggilnya, Taeyong menjawab panggilan itu.
"Halo-"
"Sudah terima email dariku?"
Nafas Taeyong tercekat.
"Kau.. JJ_TY?"
Terdengar suara kekehan yang begitu canggung di telinga Taeyong.
"Sudah mencobanya?"
Kedua mata Taeyong kembali menyapu layar laptopnya.
"Aku hanya membaca source code-nya."
Terdengar jeda selama beberapa saat.
"Ah, benar. Kau kan ahlinya. Membacanya saja sudah cukup tanpa harus mencoba menjalankan program itu untuk melihat outputnya."
Taeyong tahu ini source code paling aneh yang pernah ia terima.
Simple. Tapi membuat tubuhnya merasakan sesuatu yang aneh di dalamnya.
"Kau.. bisa jelaskan sedikit kenapa mengirimkan source code itu?"
"Ayo mengenal lebih dekat."
Nada canggung yang sedari tadi terdengar di ujung sambungan itu berubah menjadi nada yang terdengar pasti.
"Hanya.. itu?"
Taeyong menggigit bibir bawahnya. Merasa bodoh baru saja melontarkan pertanyaan seperti itu.
"Ayo mengenal lebih dekat satu sama lain. Jika kau nyaman bersamaku, aku ingin kita meng-upgradenya menjadi 'Ayo jalani hidup bersamaku.'"
Untung itu sambungan telepon. Sosok di seberang sana tak harus melihat rona merah di wajah Taeyong yang mendadak muncul.
"Oke."
"Serius?"
"Eum."
"Oh my god Yutaaaa! Thanks bro you're my savior! Akan kutraktir kau selama satu bulan penuh! Di tempat paling mahal kalau perlu!"
Senyuman terbingkai di wajah Taeyong saat mendengar ucapan yang seharusnya tak ia dengar itu. Taeyong yakin kondisi sambungan di seberang sana dalam keadaan speaker karena Taeyong bisa mendengar beberapa suara menyahut. Dan salah satu suara yang sangat amat Taeyong kenal.
"Hei,"
"Ya?"
"Cek emailmu lima menit lagi."
"Huh?"
"Aku akan mengirimkan balasan atas emailmu. Bye."
Tanpa memberikan kesempatan untuk lawan bicaranya menginterupsi, Taeyong menutup sambungan teleponnya. Jemarinya bergerak cepat di papan keyboard. Mengetikkan beberapa kata di kotak balas email-nya.
Tak sampai lima menit, email balasan itu sudah menampilkan notifikasi terkirim di layar laptopnya.
Tanpa memperdulikan Penelitian Ilmiah yang sedari tadi ia kerjakan, Taeyong buru-buru menutup layar laptopnya dan membanting tubuhnya ke kasur. Takut ada balasan email lainnya yang membuat tubuhnya panas dingin jika membacanya.
"Jung Jaehyun idiot." Taeyong bergumam pelan sebelum meraih selimutnya dan menutupi seluruh tubuhnya.
Meski Taeyong sendirian di kamar itu, tetap saja Taeyong tak ingin ada yang melihatnya tengah senyum-senyum tak jelas seperti sekarang.
.
.
BONUS!
Source code accepted!
{$APPTYPE CONSOLE}
uses
SysUtils;
begin
writeln (' ');
writeln (' ');
writeln (' ');
writeln (' ');
writeln (' =====================================================');
writeln (' =====================================================');
writeln (' == ==');
writeln (' == ** ***** ***** ** ** ==');
writeln (' == ** ******** ******** ** ** ==');
writeln (' == ** **********+********** ** ** ==');
writeln (' == ** **********+********** ** ** ==');
writeln (' == ** ******************* ** ** ==');
writeln (' == ** ***************** ** ** ==');
writeln (' == ** ************** ** ** ==');
writeln (' == ** ********** ** ** ==');
writeln (' == ** ****** *********** ==');
writeln (' == ** ** *********** ==');
writeln (' == ==');
writeln (' =====================================================');
writeln (' =====================================================');
readln;
readln;
end.
Output, printed
(pict : I 3 U)
.
.
JJ_YY got an e-mail
svg xmlns= www. /2000/svg
defs
radialGradient id="f" fx="25%" r="60%"
stop offset="0" stop-color="#fff"/
stop offset="0.6" stop-color="#f80"/
/radialGradient
defs
circle fill = "url(#f)" stroke="#000" stroke-width="2" cx="100 cy="100" r="90"/
ellipse cx="70" cy="70" rx="10" ry="20"/
ellipse cx="130" cy="70" rx="10" ry="20"/
path fill="none" stroke="#000" stroke-width="5" d=" 40 120 S 100 200 160 120"/
/svg
"Aish,"
Yuta berulang kali mengacak-ngacak rambutnya. Kenapa Jaehyun yang mau pdkt dia yang susah sih? Dan kenapa Taeyong pake acara ngebales emailnya Jaehyun? Pake source code yang gak Yuta ngerti lagi!
"Yuta~ Sudah bisa belum?"
"Argh! Pokoknya kau harus memperpanjang masa traktirmu jadi seumur hidup kalo aku bisa pecahkan source code ini!"
Jaehyun menelan ludahnya kasar.
Oh, dompetku.
.
.
.
Pict display #SMILEY ICON
.
.
.
END
Haihaihai~ lihat anak IT yang gabut dan mencoba menggabungkan hal yang bikin otak anak IT ngejelimet di fanfic yang niatnya romance tapi gagal ini. Wks.
Kukasih penjelasan yaa~ source code itu kaya rangkaian kata yang disusun manusia biar bisa dibaca sama si komputernya. Nah, buat source code yang dikirimin Jaehyun itu pake Bahasa pemrograman Visual Basic yang bisa nampilin pict. Gambar yang tampil dari source code itu adalah lope-lope seperti yang sudah kutuliskan diatas. Aku masukin pict-nya sih tapi gatau deh kebaca apa engga sama ffn-nya.
Daaan, balasan Taeyong itu aku gak tau source code apaan pokoknya dikirimin mbak bbykon dan aku sebelas duabelas lah sama Yuta yang gak paham sama source code itu. Tapi kalo kata mbak bbykon sih itu bakal ngehasilin output/tampilan berupa smiley face entah yang bentuknya ^^ ato J
Big thanks buat mbak bbykon yang bantu bikini source code dari Taeyong *kecup basah* Daaaan~ sekali lagi buat yang gagal paham sama drabble satu ini, mohon dimaapkeeeuuu. Aku lagi pusing aja ngeliat kumpulan source code buat praktikum hehe.
Keep loving uri papih dan mamih :*
