"Kyunierella Metropolitan!"
.
.
.
Byuuuurrrr...
Kyuhyun, gadis manis bersurai coklat ikal itu langsung saja terbangun dari tidur nyenyaknya dengan gelagapan ketika dirasanya seseorang dengan kejam mengguyurnya tanpa ber'periketiduran?'. Padahal gadis manis itu yakin kalau hari bahkan masih terlalu pagi untuk beraktivitas. Dan sialnya ia bahkan baru tidur selama 3 jam.
Gadis manis tersebut menolehkan pandangannya dengan tajam kesamping kanannya, tepatnya pada dua orang gadis yang menurutnya seperti nenek sihir jejadian itu. Tidak salah lagi bahwa keduanyalah yang telah mengguyurnya tadi. Dan brengseknya kedua penyihir nyinyir menyebalkan itu menatap senang sekaligus sinis padanya. 'Sial! Awas saja nanti!', batinnya menyeringai.
"Kenapa menatap ku seperti itu, heh?, cepat bangun! Males banget jadi orang!". Cela gadis dengan gummy smilenya, yang sering dikatai Kyuhyun seperti monyet. Yang akan selalu berakhir dengan dirinya yang di hukum oleh sang 'ibu tiri'.
"Aku baru saja tidur 3 jam", desis Kyuhyun kesal. "Bisakah kalian berdua tidak mengganggu ku?". Lanjutnya penuh penekanan. Ayolah Kyuhyun benar-benar masih mengantuk, setidaknya biarkan ia tidur sejam lagi.
"Enak saja! Hari ini kami ada kuliah pagi, jadi kau harus segera bangun dan buatkan sarapan secepatnya. Mengerti 'uri baby'?". Kali ini 'saudari'nya yang lain yang menyahuti. Gadis yang memiliki wajah childish dan pecinta ikan itu, menatapnya penuh dendam. Tentu saja begitu karena Kyuhyunsering sekali mencuri ikannya untuk digoreng.
Kyuhyun berdecak dan memutar kedua matanya malas. Sebelum ia bangkit dari ranjangnya dan mendelik sadis pada dua gadis nyinyir yang berstatus sebagai dua noonanya itu. Dia heran bagaimana bisa appa baik hatinya itu harus bertemu dengan induk penyihir yang tak lain adalah umma dari kedua gadis menyebalkan tersebut. Kyuhyun selalu yakin bahwa sang appa pasti telah diguna-guna, makanya mau saja disuruh menikahi wanita penyihir hitam itu. Andai saja ummanya tidak wafat secepat ini, Kyuhyunjdi rindu ummanya.
"Kenapa malah bengong, hah?!". Sentak gadis bergummy smile itu dengan menatap tajam Kyuhyun balik.
"Sebentar kenapa, aku mau gantu baju dulu monyet". Sahut Kyuhyun datar. Tapi dalam hati senang lahir batin ketika melihat wajah gadis bergummy itu merah padam menahan amarah.
"Yak! Berani sekali kau menghina Hyukie, gadis evil!". Geram gadis berwajah childish tadi, tidak terima saudarinya kembali dihina oleh bocah evil itu.
"Kenapa memangnya?, kau ingin aku menggoreng ikan milikmu lagi, heh?". Ancam Kyuhyun menatap dengan seringai penuh kemanangan pada gadis berwajah childish tersebut Gadis itu tersentak. Merasa alarem berbahaya karena ikannya jadi ancaman ia memandang gadis yang tadi dipanggilnya Hyukie dengan mata sedikit berkaca-kaca. Jika sudah menyangkut masalah ikan kesayangannya gadis itu gampang sekali berubah labil. Gadis yang dipanggil Hyukie semakin merah saja wajahnya karena menahan amarah pada gadis manis bersurai coklat yang saat ini justru semakinmenyeringai senang. Hingga...
"UMMAAAAAAA...!" teriakkan nyaring dengan volume penuh itu membahana disetiap penjuru rumah mewahtersebut. Reflek Kyuhyun menutupi kedua telinganya dengan tangannya, tentu saja karena Kyuhyun tidak ingin gendang telinganya pecah. Dan Kyuhyun sudah bisa menebak apa yang akan terjadi setelah ini. Ketika ia melihat seringai sadis dikedua wajah saudari yang tidak mirip tapi kembarnya itu. Hanya tinggal menunggu beberapa menit saja untuk membuat sang induk kedua penyihir nyinyir itu muncul.
"Ada apa Eunhyuk-ah, Donghae-ah .., kenapa kalian berteriak seperti itu?". ..., Nah, benarkan tidak adasemenit wanita yang tak lain sang induk penyihir alias sang umma tiri itu untuk datang kelokasi(baca: kamar Kyuhyun).
"Umma, bocah sialan itu mengataiku monyet lagi". Adu Eunhyuk dengan wajah sok merajuknya itu, membuat Kyuhyun yang melihatnya jengah, "Dan dia membantah perintahku, umma". Lanjutnya masih menggandeng tangan kanan ummanya dengan menatap judes kearah Kyuhyun.
"Dan dia juga berniat menggoreng ikan kesayanganku lagi umma". Donghae yang juga sudah berada disisi kiri sang umma ikut mengadu. Wajahnya mengerucut tidaklucu, membuat Kyuhyun ingin sekali menjepit bibir monyong itu dengan jepitan jemuran. Sang ibu tiri menatap sang anak tiri tajam dan dingin. Begitu juga sebaliknya. Jika mereka menjadi karakter anime pasti saat ini bisa terlihat dengan jelas jika ada aliran listrik tanda peperengan dikedua mata mareka.
"Jadi kau ingin melawan lagi?". Meski dengan suara biasa saja, Kyuhyun tau bahwa wanita yang sudah berstatus menjadi ummanya hampir setahun itu tengah mengancamnya.
"Tentu saja. Kau pikir aku akan terus diam saja begitu?, jangan harap!". Ucap Kyuhyun sarkas. Ia bisa melihat kilat tersembunyi dibalik mata wanita yang tengah menatap tajam padanya itu.
"Baiklah kalau begitu ..,", jeda sang ibu tiri sembari menatap wajah kedua putrinya sekilas seolah ketiganya tengah merencanakan sesuatu. Sebelum akhirnya kembali menatap kearah Kyuhyundengan senyuman yang ganjil.
"Jadi apa yang akan kau lakukan untuk melawanku, Kyuhyun-ah?".
"Aku. Akan. Mengadukan. Semuanya. Pada. Appa!", ujar Kyuhyun dengan penuh penekanan disetiap suku katanya. Ya, kali ini Kyuhyun akan menceritakan semua perlakuan buruk yang diterimanya dari sang umma dan kedua saudari tirinya pada appanya nanti saat beliau sudah pulang dari dinas keluar kota.
"Begitu ya?", Entah kenapa mendengar jawaban dari sang umma yang sepertinya tenang-tenang saja, perasaan Kyuhyun jadi tidak enak. Apalgi ketika melihat senyum sang umma yang semakin ganjil.
"Ya. Agar appa tau semua keburukan yang kalian lakukan padaku!". Kyuhyun berujar mantap. Tidak peduli meski tubuhnya mulaisedikit menggigil karena diguyur tadi. Tatapan iris caramelnya masih menatap tajam umma tirinya.
"Lakukan saja. Dan saat itu juga kau tidak akan bisa lagi menemukam semua barang-barang kenangan milik umma mu dirumah ini,Kyuhyun-ah". Perkataan umma tirinya sukses membuat Kyuhyun membulatkan kedua mata bonekanya. Tidak boleh! Tidak boleh ada siapapun yang menyentuh semua barang milik ummanya. Apalagi menghilangkannya. Kyuhyun semakin menatap tajam umma tirinya yang tersenyum meremehkan, dan juga menatap muak kearah dua saudarinya yang saat ini memasang wajah ingin dipermak ala Kyuhyun. Gadis manis itu mengepalkan kedua tangannya. "Jadi turuti perintah kedua putriku dan juga diriku, jika kau masih ingin melihat semua barang-barang umma mu masih ada dirumah ini".
"Tapi jika kau masih tetap menyentuh barang milik ummaku ..,", Kyuhyun sengaja memberi jeda, sejenak ia memejamkan kedua matanya dan kembali menatap tajam ketiga penyihir jejadian itu,"Aku pastikan kalian akan merasakan akibatnya.". Setelah mengatakan hal tersebut Kyuhyun melangkah pergi meninggalkan ketiga wanita sialan itu menuju kamar mandi sebelum ia mengerjakan tugasnya.
Sedangkan ketiga wanita yang saat ini tengah tertawa ria karena berhasil membuat Kyuhyun jadi penurut itupun keluar dari kamar Kyuhyun, masih dengan tawa menyebalkannya milik mereka. Tidak menyadari bahwa gadis manis yang menjadi bahan tertawaan mereka justru tengah tersenyum penuh arti didalam kamar mandi. Karena bagaimanapun seorang kyuhyun tidak akan mudah untuk ditaklukan. Jadi tunggu saja pembalasan dari Park Kyuhyun.
.
.
.
.
TBC~~~~~~~~~`
