My Prince
Chap : 3
Pairing : hanazono karin x kujyo kazune
Disclaimer : Koge donbo
Warning : dimana mana, alur ngk jelas and kecepetan
Don't like Don't Read
Kalo mau baca apa ngk bodo amat *ditimpuk pakek sendal*
"he-hei karin kenapa kau bisa disini" ucap sebuah suara yang tak asing ditelinganya
.
.
" ka-kazune" ucap karin yang masih terisak sambil melihat kazune yang kini ada disebelahnya. Melihat dari penampilannya sepertinya dia sedang bertemu orang penting. dari setelan pakaiannya armani hitam berkancing ganda serta sepatu dan tatanan rambut yang di cat hitam, membuat kazune terlihat …
"seperti seorang pangeran saja " batin karin
"hei apa yang kau lakukan ditempat seperti ini? Dan menggunakan seragam sekolah?" tanya kazune lagi
"a-aku akuu hiks hiks " ucap karin yang kembali terisak
"haaah"
"eh –eh" ucap karin yang kaget karna ulah si pangeran menyebalkan ini yang tiba tiba memeluknya tanpa permisi
"tenanglaah kau tak perlu sedih dikeramaian. Sekarang kau bisa menangis dibahuku" ucap kazune
"huwaaaa dia dia jahat sekaliii selama ini aku aku tak tau apa-apa tentangnyaaa hiks" ucap karin yang maracau tak jelas
" sudah mendingan? Ayo kita pergi kesuatu tempat untuk menenangkan diri mu " ucap kazune yang menggadeng tangan karin
"umm ha hai" ucap karin yang
Kazune P.O.V
"ah sialan jantungku kenapa berdegub seperti ini Cuma bersama karin, dan kenapa tiba-tiba aku mau menggandeng tangannya ada apa denganku, setiap bersamanya aku tak bisa mengontrol diriku" batinku
"karin kenapa kau bisa ada disini? Ini sangat jauh dari sekolah dan kau masih memakai seragam sekolah" ucapku , yang mulai penasaran dengan keadaannya yang dikatakan err sedikit berantakan dengan kuncir dua yang mulai agak longgar dan tatanan baju yang sedikit berantakan serta mata yang sembab
"e-eh itu aku akuu " ucap karin
"Haah yaa sudah karna kau disini bagaimana kalau kita jalan-jalan sambil menenangkan dirimu. Bagaimana hmm?" ucapku sambil mendekatkan wajahku,aku sangat menyukai menggoda gadis didepanku ini terutama ekspresinya yang kadang memerah dan malu-malu terlihat sangat menggemaskan
"jangan seenaknya baka" ucapnya sambil memasang tampang kesal
"hei ayolaah kau tak mau menemani pangeran tampan yang ada dihadapanmu ini, hm? " ucapku sambil memasang wajah sok ganteng didepan karin dengan tangan kananku yang memegang dahi ku yang membuat sedikit rambut depanku terangkat plus sedikit senyuman narsis yang terlihat errr aneh (?)
"BWAHHAHAHAHAHA, sok keren sekali kau"ucap karin yang tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya
"jadi kau mau?" tanyaku
"baiklah baiklah, tapi boleh aku yg menentukan mau kemana?" tawar karin padaku
"baiklah" balasku
"ayoo" ucap karin yangg menarik tanganku, akupun terhuyun karna tiba-tiba tanganku ditarik oleh karin
Normal P.O.V
"huwaaaaa masih sama seperti dulu" ucap karin yang berlari kecil yang berlari kecil diantara orang yang berlalu lalang
"hei umur sudah terlalu tua untuk bertingkah seperti anak kecil" ucap kazune , sontak membuat karin berhenti berlari. Sebenarnya mereka sedang berada di air terjun ditengah-tengah taman dan disekeliling air terjun terdapat beberapa pohon dan bunga-bunga yang sedang bermekaran karna sedang mendekati musim semi terdapat SATU pohon sakura di arah barat yang menghadap gunung dan kuil seolah pohon tersebut terlihat sangat indah dan paling menonjol diantara pohon lainnya.
"nee. Kazune tempat yang indah kan?" ucap karin sambil memegang batang pohon sakura tersebut dan sedikit mengeluarkan seulas senyum sedih
" ada apa karin?" ucap kazune yang mulai iba melihat perubahan raut wajah karin yang begitu cepat
"di disini tempat aku dan senior kirika bertemu, kau tau dia sangat baik dan ramah saat aku terpuruk dan menangis disini hiks,ta tapi sekarang dia dia" ucap karin yang matanya mulai berkaca-kaca
"menangis lah" ucap kazune seraya memeluk karin di bawah pohon sakura tersebut
"ta-tapi bajumu ini sudah ke dua kalinya aku menangis hiks ?" ucap karin yang ragu-ragu
"tak apa, kalau kau sedih jangan ditahan" ucap kazune yang mengeratkan pelukannya
"uughhhh huweeee heeee kau kejam senior kirika kau kejam sudah berapa kali aku menangis karna dirimu bakaaaa huwaaaa, kenapa kau tak mau jujur padaku haaa hiks " ucap karin yang meracau tak jelas dipelukan kazune
"daijobu nee" bisik kazune di tengah racauan karin, sontak hal tersebut membuat karin sedikit tenang
"hiks hiks" ucap karin
Kemudian kazune mendudukan karin di rerumputan di bawah pohon sakura
"tunggu disini" ucap kazune yang kemudian berlalu pergi ke sebuah kedai didekat taman disebelah kuil
"ini. Kau pasti haus setelah menangis" ucap kazune yang memberikan sebotol pocari kepada karin
"arigatou " ucap karin sambil meminum sebotol pocari tersebut
"sudah baikan?" Ucap kazune
KARIN P.O.V
"sudah baikan? " ucap kazune
"ummm hai" ucapku mengangguk dan tersenyum seperti biasa
"kazune kau sangat berbeda dari yang biasanya di sekolah, ntah kenapa kau seperti pangeran penyelamatku, apakah aku bisa berharap padamu . Sifat menjengkelkanmu seperti di telan oleh bumi benar-benar membuat hatiku tenang, apakah salah jika aku menyukai kazune… lagi seperti dulu ? " bantinku
Akupun menggelengkan kepalaku untuk mengenyahkan pikiran aneh yang terlintas di otakku
"karin ada apa? Kau pusing?" ucap kazune yang terlihat was was
"emm daijobu" ucapku yang tersenyum kecil dan tulus, sekilas aku melihat rona merah yang tipis pada wajah kazune
KAZUNE P.O.V
"senyumnya manis sekali, aarrgghh hei kazune sadarlhaa dia hanya gadis cerewet yang banyak maunya" batinku
Siapa juga yang tak akan terpesona melihat karin tersenyum tulus di bawah pohon sakura dengan pipi yang sedikit memerah karna efeck menangis tadi wallaupun matanya masih terlihat sembab
"yaa sudah ayo sudah sore,sebaiknya aku mengantarmu pulang" ucapku seraya bangkit dan memberikan tanganku untuk menyambut karin bangun dari duduknya
"emm ha-hai" ucap karin yang menyambut tanganku dan berjalan mengikutiku di belakang
"kita naik mobilku saja sudah terlalu sore kalau berjalan"tawarku pada karin
"umm" ucap karin menganggukan kepalanya
SKIP
NORMAL P.O.V
"Ckiiitttt" mendadak kazune mengerem mobilnya terlihat didepan rumah kazune ada yang menghadangnya didepan.
Sebuah siluet yang sangat dikenal oleh karin dan juga kazune
"karin apa kau tau dia akan datang kerumahmu? " ucap kazune
TBC
Haloo pemirsa sekalian ayuu is back hohohohoo tentunya dengan cerita abal-abal dan sok sensasional /Jduaakk
Author : Ada yang kangen ngaaakkk
Readers : engaaakk huuuuu *ngelempar buah kelapa (?)
Author : yaa udah deeh, emang ayu peduli weekkk xp , btw gimna ceritanya ? apa terlalu aneh? Ato kebanyakan salah penempatan kata ? ayuu manusia jadi punya segudang salah *eh
And kek biasaaa xD kalo ada kesalahan dalam kata maupun apapun dalam tulisan/suka ceritanya ripiu eh maksudnya riview hehehe biar serasa banyak fans *dilempar kacang
