My Prince
Chap : 5
Pairing : Hanazono karin x Kujyo Kazune
Disclaimer : Koge Donbo
Warning : Typo dimana-mana, alur rada ngk jelasdan kecepetan, OOC
Don't Like Don't Read
"Ka-Kazune?" Ucap karin
"Eh, Baiklah bisa tunjukan kamarku dimana?" Ucap Kazune
.
.
.
Disinilah Kazune dan Karin, menaiki tangga menuju lantai dua sesekali Karin membuka obrolan yang mungkin kazune, sesekali ia menanggapinya (Tapi banyakan ngacangin sih *digampar Kazune* )
"Karin apa benar kau tinggal sendirian?" Tanya Kazune tiba-tiba. Sontak Karin yang tadinya berjalan mendadak berhenti, kazune pun sontak menabrak Karin karna pandangannya fokus ke pajangan-pajangan yang ada disekitarnya, dan terjatulah mereka di lantai dengan posisi Kazune di atas dan Karin
"Aw kok tidak sakit ?" ucap Kazune yang terbangun dan sedikit terkejut melihat apa bantalan empuk yang ia timpa.
"Ughh" guman Karin yang mulai terbangun dan pertama kali yang ia lihat adalah Kazune yang mau beranjak bangun dari tubuhnya namun yang jadi masalah ialah kepala Kazune menimpa dada Karin dan tentu saja hal tersebut membuat Gadis kuncir dua ini memerah dan kemudian
"GYAAAAAAA!? " secara sadar atau tidaknya Karin Menampar Kazune dan membuat Kazune terpental cukup Jauh (!?)
"A-a-apa yang kau lakukan DASAR MESUM!" ucap Karin lagi dengan penekanan pada kata 'dasar mesum' disertai dengan tampang memerah dan dengan wajah yang menutupi Pipinya serta mulut yang sedikit terbuka
"KAU YANG TIBA-TIBA MENABRAKKU AKU HANYA BERTANYA SEDIKIT KENAPA BERHENTI! BAKA" ucap kazune setengah teriak serta wajah memerah karna (Malu dan ) marah
"huft itu karna kamarmu ada disini" ucap karin dengan wajah menghadap kesamping serta mulut membentuk angka 3 dan mata agak menyipit tak lupa Aksen wajah memerah xDD
KAZUNE POV
"Dasar gadis menyebalkan, padahal ada yang mau kutanyakan" batin kazune sambil memunculkan perempatan di dahinya
"hei….. bisakah kau lupakan apa yang terjadi barusan? " ucap Karin tiba-tiba membuyarkan lamunan Kazune
"yang mana? " ucap kazune dengan senyuman menantang serta wajah mengahadap kesamping
"UGHHH ….. Kau membuatku kesal saja!" ucap Karin dan langsung mendorong secara paksa dan melempar Kazune menuju Ranjang di kamarnya Kazune. Dan serangan tiba-tiba itu sontak membuat Kazune Kaget dan akhirnya..
"Bruakk" suara Kazune yang terlempar bukan keranjangnya melainkan ke Lantai.
"K-Ka-Kazuneee! Huwaaa maafkan akuuuu aku tak sengajaaaaa" ucap Karin yang menggoncang-goncangkan tubuh Kazune namun tak kunjung sadar
"Akuuu dimanaaa~ ?" ucap Kazune yang rohnya mulai terpisah antara jiwa dan badannya (?)
"Kau dirumahku Baka! " ucap Karin dan langsung memberikan Jitakan Mautnya pada Kazune
"Ittai.. Hei jadi perempuan Jangan terlalu Kasar !" ucap Kazune yang mengusap Benjolnya yang berada tepat dibelakang kepalanya
"Sudah tidur sana! " ucap Karin
S
K
I
P
- Pagi yang tidak terlalu cerah-
"hoaaaammm tidurku nyenyak sekali, " ucap Kazune yang mulai mengucek matanya sambil berjalan mencari karin,
Sengg buumm jesss~
(anggep aja suara orang masak -,-)
"Baunya Enak, " ucap Kazune yang tiba-tiba dibelakang Karin dan tidak sengaja dagunya ditempelkan pada bahu Karin karna tentu saja tergoda dengan nasii goreng yang di buat oleh karin
"enggg an-ano….Ka-kazune kun..., " ucap Karin yang sedikit memerah
"eng nani? " Tanya Kazune sambil menolehkan wajahnya sedikit keatas sontak wajah mereka bertemu dan karin pun makin memerah mereka sangat dekat…
Semakin dekat..
Semaakiinn dekaatt….
Karin dapat merasakan nafas Kazune…
Kemudian…
Teng Tong~
Sontak kedua insan tersebut mulai memalingkan wajah mereka yang sudah memerah.. apalagi Karin yang sudah Bak kepiting rebus dibuat oleh Kazune..
"ehm.. biar aku buka-kan pintunya," ucap kazune sambil memecahkan keheningan, dan bergegas pergi kedepan dan membuka kan pintu
KARIN P.O.V
" yaa ampuuuunnn hampirr sajaaaa " batin Karin yang panik bukan main apalagi mukanya sudah memerah bak kepiting rebus yang siap disantap.
"ka-kalau ti-tidak ada yang menekan bel tadi apa yang akan terjadi padakuu" ucap karin yang mulai baper #eaakk dengan apa yang dilakukan Kazune barusan.
"Karin no baka hilangkan pikiran-pikiran kotormu bodoh kau memalukan dia hanya pria sok yang banyak maunyaaa! " ucap karin yang menggeleng-gelengkan kepalanya
KAZUNE P.O.V
"apa yang sudah aku lakukan. aku benar-benar tak bisa mengendalikan diriku tadi... Dan siapa yang menekan bel tadi arrghhh mengganggu saja andai dia tak menekan bel tadi pasti aku sudah…."
TENG TONG~
Teng Tong Teng Tong
Duk Duk Dukk
Teng Tong
Duk Dukk Dukk
"Astagaa siapa orang gila yang mengetuk sambil memencet bell seperti ini," Batin Kazune
"sebentaaarr" Ucap Kazune
Ceklek…
"woaah ternyata benar ada Kazune disini seperti yang dikatakan Himekaa" ucap Michiru yang kemudian menyelonong masuk kerumah Karin
"Bau ini… PASTI MASAKAN HANAZONO KAN!" ucap Micchi yang membara menatap Kazune
"kalau iya memangnya kenapa? "balas Kazune dengan senyum ogah-ogahan
"Aku datang tepat waktuu YOSH" ucap micchi dengan membara dan berlari menuju Dapur Karin
"Hanazoonoo" Panggil micchi sambil berlari kecil kedapur sambil melambaikan tangannya
"apa yang kau lakukan Michi? " ucap Karin yang kaget melihat Michi yang kemudian tiba-tiba memeluk Karin
"aku merindukan masakanmu hehe" ucap Micchi dengan tampang polosnya sambil menggaruk pipi nya yang tidak gatal sama sekali.
"Eh kenapa wajahmu memerah? Apa kau sakit ? " Lanjut Micchi sambil menyetuh dahi karin
"Hei Kazune apa yang kau lakukan pada hanazono?" ucap Karin dengan tampang cemberutnya dan bibirnya dibuat membentuk angka 3
"a-aku tidak melakukan apa-apa" ucap Kazune seraya membuang muka kesamping dengan wajah sedikit memerah
"heee" ujar Michi yang mendekatkan wajahnya ke wajah Kazune, "kalau begitu kenapa wajahmu memerah heh?" Micchi pun mulai menjauhkan wajahnya ke wajah Kazune
"Kalian tidak mau makan? " ucap Karin yang tiba-tiba sudah meletakan piringnya ke atas meja dapur dan mulai duduk
"ayo makan ber.."
Teng Tong~
"eh sepertinya ada tamu lagi" ujar Karin yang mulai menggeser kursi dan menoleh keruang tamu "Kalau begitu biar aku buka-kan pintunya" lanjut Karin yang mulai berlari kecil
Teng Tong~
" Sebentaar" ucap Karin yang mulai Tergesa-gesa..
TBC
Author : Emmmm ._.
…
Engg….
….
MAAFKAAANN AYUUU *sujut sujut Gaje
Readers : maafnya kebanyakan thor di chapter sebelumnya juga…
Author : huwaaa TwT suka ngk mood soalnya teheee xP #Jeduakk *dilempar Batok kelapa
Enggk juga koook masih kadang nyicil buatnya :'3 kadang ide nya suka kesendat-sendat kek sinyal kartu AX*S pass di hutan LOL
Nexk chapter gimana hayooo? *^* siapa tamuunyaa? xD
Tunggu di Epis.. eh chapter berikutnya~
