Ghost

.

Kyung Soo

Kim Jong In

Park Chan Yeol

Byun Baek Hyun

And many others

.

Genderswitch, Saeguk,Hasil Imajinasi terlalu tinggi

.

Inspired from Korean drama Arang and The Magistrate and Webtoon Possessed

.

sangjoonpark present

"Apa kau bisa melihat hantu?" tanya Jongin sekali lagi tanpa melepaskan pandangannya dari gadis di hadapannya, "Kenapa kau berpikir aku bisa melakukan hal itu?" balas gadis itu, nada jenaka sudah menghilang, yang terdengar hanyalah keseriusan

Jongin menelan ludahnya lalu menjawab dengan yakin, "Dari semua yang kau lakukan, dan semua pemikiranmu bahwa aku adalah hantu, bagaimana bisa aku tidak memikirkannya?" gadis itu tercekat namun tidak mengalihkan pandangannya

Melirik sebentar pedang Jongin di atas meja lalu bertanya dengan penuh kehati-hatian, "Apa yang akan kau lakukan jika kau mengetahuinya?" sukses membuat Jongin menutup mulutnya terdiam, lalu mengalihkan pandangannya canggung

"Tidak, hal itu bukan apa-apa, lupakan saja"kata Jongin mengakhiri pembicaraan lalu berdiri dengan canggung, gadis itu menatap punggung tegap sang lelaki yang sedang menata pedangnya di lemari dengan tatapan yang tidak bisa dijelaskan

"Namaku.." gumamnya perlahan membuat Jongin seketika menghentikan pergerakannya, "Kyung Soo" sambung gadis itu membuat Jongin berbalik pelan, "K-kyungsoo?" ulang Jongin dengan nada tak percaya

Gadis itu menatap Jongin tak mengerti lalu mengangguk, "Aku Kyungsoo, ada apa?" tanyanya, Jongin berjalan mendekat lalu menatapnya menyelidik, "Aku Jongin, Kim Jong In", "Aku adalah pengawal rahasia para bangsawan"

Jongin tak terlalu kaget saat melihat sekilas respon kaget gadis itu, "Bangsawan?" ulangnya pelan, Jongin mengangguk sebelum melanjutkan, "Biasanya setelah penobatan aku dibayar untuk menjaga mereka sampai batas waktu yang mereka tentukan"

"Itu saja, selebihnya aku tak pernah ikut campur masalah kebangsawanan atau apapun itu, aku hanya melakukan apa yang diperintahkan" jelas Jongin sambil menatap gadis di hadapannya dengan seksama

Mengalihkan pandangannya sejenak lalu kembali mengarahkan mata bulatnya pada Jongin, "Kalau kau memang hanya melakukan apa yang diperintahkan, pernahkah kau mendapat perintah mencari seorang gadis bernama Kyungsoo?"

Mengerutkan dahinya sebentar, mencari Kyungsoo?, "Tidak, aku tidak pernah mendapat perintah seperti itu, tapi.." Jongin berhenti sejenak sekedar berpikir, "Kenapa para bangsawan mencarimu?"

Kyungsoo menghela nafas panjang, mengaku kalah, lagipula sepertinya lelaki di hadapannya ini bisa dipercaya, "Namaku Kyungsoo, aku tidak punya tempat tinggal tetap karena dimanapun aku tinggal mereka akan selalu mengejarku"

Membuat Jongin mengerutkan dahinya tak mengerti, "Mereka?, mereka siapa?", "Para bangsawan, mereka mengejarku hanya untuk memanfaatkan kemampuanku yang bisa melihat dan berkomunikasi dengan hantu"

Mengangguk perlahan walau sebenarnya Jongin cukup terkejut dengan fakta itu, sesuai perkiraannya memang, tapi.. "Lalu apa hubungannya denganmu dan para hantu?, apa yang mereka dapatkan darimu?"

"Mereka memanfaatkanku untuk berkomunikasi dengan arwah para leluhur dan bertanya bagaimana caranya agar kekuasaan mereka bertahan lama, tanpa tahu bahwa hal itu menyalahi aturan Tuhan" Jongin menghela nafas panjang mendengarnya

Lalu mengarahkan tangannya untuk sekedar menepuk bahu gadis itu "Tenanglah, kau ada disini, kau aman bersamaku" kata Jongin dengan senyum di wajahnya, "Apa aku juga harus membayar jasamu?" canda Kyungsoo membuat Jongin terkekeh

Namun seketika dahinya mengernyit mengingat sesuatu yang hampir dilupakannya, "Ah ya, aku bertemu dengan seorang lelaki yang menyuruhku untuk menemuimu dan menjagamu, dia bahkan membayar duluan, lihatlah" Jongin mengangkat kantung uang yang tadi diberikan pria itu

Kyungsoo membulatkan matanya kaget, "Melindungiku?, benarkah?, uwah baik sekali dia, siapa dia?" tanya Kyungsoo, "Kau tidak tahu?, aku memberitahumu karena aku tidak tahu, dia memberi begitu banyak uang padaku, aku jadi tidak enak"

"Benarkah?" gadis itu bergumam perlahan sambil berpikir, Jongin mengangguk yakin lalu menatap gadis bermata bulat itu, "Siapa dia?, ayahmu?, pamanmu?", "Lupakan kemungkinan itu, aku tidak punya siapapun"

"Orang itu seperti apa ciri-cirinya?" lanjut gadis itu membuat Jongin terdiam sejenak, "Laki-laki, berbaju hitam, sepertinya sih baju bangsawan, bajunya mewah sekali" jawab Jongin membuat Kyungsoo mengerutkan dahinya

"Heol, di jaman seperti ini siapa si bodoh yang mengenakan pakaian bangsawan berwarna hitam?, aneh sekali" komentar Kyungsoo yang diangguki Jongin, "Lalu apa kau melihat wajahnya?" kali ini Jongin menggeleng

"Dia menggunakan topi hitam yang menutupi wajahnya, juga dia menunduk, aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi dilihat dari badannya sih, dia berumur sekitar 60 tahun" jelasnya lagi lalu beralih menatap wajah Kyungsoo

"Ish sulit sekali mengetahuinya kalau hanya ciri-ciri umum seperti itu, apa tidak ada ciri-ciri lain?" pertanyaan Kyungsoo membuat Jongin memejamkan matanya dan berpikir keras, ciri-ciri lain?, saat pria itu berbalik..., menoleh..

Jongin menjentikkan jarinya cepat membuat Kyungsoo terjengkal kaget, "Aish mengagetkan saja, dasar" keluh Kyungsoo, "Aku menemukannya!, pria itu punya semacam.., tato naga yang panjang di lehernya" gadis itu terlihat berpikir sebentar

"Tato naga?, apa kau yakin?, tidak salah lihat?" tanya Kyungsoo menyipitkan matanya memastikan yang diangguki Jongin dengan yakin, "Ingatanku tidak pernah salah" jawabnya yakin, membuat Kyungsoo termenung sejenak

Lalu tiba-tiba menatap Jongin dengan tatapan menyelidik, "Apa malam ini kau berjemur di bawah cahaya bulan?", "Kalau yang kau maksud berjalan-jalan.., iya" Kyungsoo mendesis seolah menemukan sesuatu yang buruk, "Hei ada apa?, katakan padaku"

Gadis itu menatapnya dengan tatapan sedih selanjutnya berkata, "Maafkan aku Jongin, tapi sepertinya bulan memilihmu" dan Jongin langsung membulatkan matanya membuat Kyungsoo yang menatapnya merasa sedih

"Aku tahu ini berat bagimu..", "Astaga aku bisa melihat hantu!, benarkah?, aigoo aku tidak percaya ini, aku benar-benar senang" dan pandangan sedih Kyungsoo seketika berganti menjadi pandangan heran, "Ada apa dengan pria ini astaga" desisnya

"Tapi.., apa hubungannya dengan pria itu?" tanya Jongin dengan polosnya membuat Kyungsoo berdesis, "Kim Jong In, dengarkan aku, pria yang kau temui dan membuat perjanjian denganmu adalah hantu, tato naga itu adalah tanda bahwa dia seorang hantu!" bentak Kyungsoo, Jongin menggut-manggut mengerti, "Begitu.."

Namun gumaman Jongin berhenti dan seketika pria itu menatap Kyungsoo dengan mata yang menyipit membuat yang ditatap merasa risih, "Hei, kita belum menyelesaikan satu hal" pria itu mengambil tempat di sebelah gadis manis itu

Menatapnya dengan teliti membuat Kyungsoo merasa dikuliti hidup-hidup, "Apa benar kau itu Kyungsoo yang kucari?" tanya Jongin membuat gadis itu terdiam, "Benar juga ya, kalau aku bukan Kyungsoo yang kau cari kau pasti rugi banyak sekali"

Gadis itu bergumam lalu menatap Jongin, "Ah baguslah kalau kau mengerti, aku tidak perlu menjelaskan panjang lebar padamu" kata Jongin, "Lalu bagaimana?, apa kau Kyungsoo yang kucari?" pertanyaan yang membuat dahi gadis itu berkerut

"Kau gila?, bagaimana bisa malah bertanya padaku?, kau yang tahu ciri-cirinya tapi kenapa malah bertanya padaku huh?" omel gadis itu membuat Jongin tersenyum o-iya-ya, "Ah pria itu bilang kau punya bekas luka di leher belakangmu"

Kyungsoo mengangguk yakin, "Kalau begitu dia benar" membuat Jongin mengerutkan dahinya tak suka, "Hanya itu?, hei kau harusnya menunjukkannya padaku" protesnya yang direspon dengan dengusan

"Shireo!, kau sudah tahu kalau hal itu memang benar lalu kenapa melihat lagi?, aish kau benar-benar mesum" komentar Kyungsoo sambil berdecak sebal, "Hey ya, aku hanya perlu bukti, bukti, kau pikir bagaimana aku bisa percaya?"

"Kau hanya perlu tau aku punya bekas luka di leher belakang, persis seperti yang kau katakan, lalu apalagi?!", "Kalau kau memang punya kau seharusnya menunjukkannya padaku!, lalu bagaimana aku bisa percaya padamu?!"

Saling berteriak satu sama lain dengan tangan Jongin yang berusaha meraih bahu Kyungsoo dan gadis itu yang terus berusaha menjauh tanpa menghentikan teriakannya pada Jongin, "Ya!" teriak Kyungsoo membuat pergerakan mereka terhenti

Jongin yang mendengar teriakan gadis itu sontak menghentikan pergerakannya, tanpa menyadari kedua tangannya berada di bahu sang gadis dan tangan Kyungsoo yang menahan lengan Jongin, dengan tatapan mata yang tidak terputus

Kyungsoo mengeratkan genggamannya pada lengan baju Jongin saat dirasanya dia semakin hanyut dalam hazel coklat gelap Jongin, "A-aku sudah mengatakannya, bekas luka itu.., ada di leherku"

Tiba-tiba saja suasana menjadi canggung, dimulai dengan Jongin yang berdehem kecil lalu melepaskan tangannya, diikuti Kyungsoo yang melepaskan genggamannya dan mengalihkan pandangannya, "Aku tahu"

Thanks for xxdokyungsooxx;misslah;Hugo Carbert;Rianita 701;unniechan1;exindira;yayas;RHLH17;5 Guest; Tetua Geblekism SQ

Hello!, sangjoon imnida^^

Selamat membaca semoga suka, jangan lupa reviewnya ya:) ditunggu saran kritiknya

Bagi para silent reader saya tetap cinta kalian kok

DON'T LIKE DON'T READ