Suamiku Sehun, dia bekerja dari pagi berangkat kekantor dan akan pulang kerumah saat petang nanti.
Kupikir.. dia adalah suami hebat dan bertanggung jawab. Dia memiliki hati yang besar dan selalu mengalah padaku, dia juga tidak pernah memarahiku.
Walaupun kadang sifat menyebalkan dan tidak pekanya membuatku berpikir beberapa kali. Tetapi aku sangat mencintainya..
Aaa... suamiku ~ .
Aku benar benar berterimakasih karena ia telah bersamaku.
Aku mengambil cucian kotor dari keranjang yang berada didekat ranjang kami.
Memilah beberapa pakaian, aku sengaja meninggalkan semua celana dalam suamiku disana dan memutuskan tidak mencucinya.
Wajahnya yang panik dipagi hari karena kehabisan celana dalam adalah favoritku, kupikir itu imut sekali He he he.
Sambil bersenandung dan memikirkan menu makan malam nanti. Aku memasukan pakaian pakaian itu kedalam mesin cuci.
Aku juga memasukan tanganku kedalam kantong-kantong pakaian. Barangkali ada uang yang tertinggal disana.
Tetapi aku menemukan sesuatu dipakaian suamiku.
Itu bukanlah noda lipstick atau bau parfum perempuan, itu...
Nota pembayaran sejumlah peralatan olahraga dan harganya bahkan hampir menyamai harga mantel hermes edisi terbatasku bulan lalu!
Suami macam apa Oh sehun itu! Membeli barang tanpa persetujuannya awas saja! Pulang nanti akan ku tendang dia!.
Ralat, aku tidak jadi sangat mencintainya. Aku berubah pikiran!
oOo
^_^ halo, aku kembali dengan cepat. Aku terharu ada yg mau membaca ini T^T hiks /elapinguspakedalemansehun/? Last, review ^^?
