SHADOW
2 OF ?
WARNING !
THIS YAOI , BL , MATURE , BDSM , ANGST
DON'T LIKE , DON'T READ !
ENJOY READING !
.
.
.
ELLE Magazine office , seoul
Aku tahu pesona nya begitu kuat . dia mampu membuat seisi kantor ku sibuk hanya untuk menyambut kedatangan nya. alam bawah sadar ku mengejek ku yang berharap bahwa dia akan datang hanya untuk menemuiku .
Aku kembali mendudukkan diri ku di meja kerja ku. aku menggunakan earphone ku agar tidak mendengar keributan yang terjadi. aku mencoba memfokuskan diriku kepada pekerjaan ku, ini lebih baik daripada aku ikut menyambut kedatangan nya .
Aku dapat melihat beberapa orang berlarian untuk keluar. apa kah dia sudah datang ?
sebagian dari diriku ingin berlari ke arah nya dan meyambut kedatangannya tapi tidak aku tak ingin terjerat oleh tatapan tajamnya, aku tak ingin merasakan tubuh ku bergetar jika melihat nya.
Aku mengedarkan pandangan ku keseluruh ruang tempat ku berada, Sepi. aku menghembuskan nafasku dan memilih melanjutkan pekerjaanku yang tertunda.
Aku terlalu larut dengan pekerjaan ku saat ini, aku merasa seperti ada yang memperhatikan ku tapi itu tak mampu mengalihkan ku dari pekerjaan ku. aku merasakan seseorang menarik earphone dari telinga ku. aku hampir menjerit karna kesal sebelum melihat siapa pelaku nya.
Mata ku membulat melihat dirinya berdiri di samping ku dengan angkuhnya.
" Kenapa kau tidak berada di luar untuk menyambut ku ?" aku segera berdiri saat nada dingin keluar dari bibir tipisnya. aku merasakan kaki ku gemetar saat dia menatap ku dengan tajam.
Aku dapat melihat seluruh rekan kerja ku bahkan semua orang yang bekerja di gedung ini sedang melihat ke arah ku. aku menelan saliva ku dengan susah dan menatap orang yang membuat keributan itu.
" aku –" aku kembali kehilangan kata-kata saat ini . dia terlihat mengintimidasiku saat ini.
" bukankah aku mengatakan pada mu sampai jumpa bukan selamat tinggal " otak ku terlalu lambat untuk memproses apa yang baru saja di katakan oleh nya .
" ikut aku " dia menarik ku untuk keluar dari ruang ku. aku mencoba menarik tangan ku yang berada di genggaman tangan nya.
" aku masih mempunyai banyak pekerjaan " dia menghentikan langkah nya begitu mendengar ucapan ku. dia memutar tubuhnya menghadap ke arah ku .
" aku tidak ingin melakukan pemotretan ini jika kau tidak ikut dengan ku " aku menjerit tertahan mendengar ucapan nya. oh tidak dia sedang menunjukkan kekuasaannya saat ini.
" aku tak ingin melakukan pemotretan ini kalo tidak ikut bersama ku " dia melipat kedua tangan nya di dadanya dan terus menatap ku dengan tajam . aku menghembuskan nafasku dengan sulit saat melihat yang menyuruh ku mengikutinya dengan tatapan nya .
.
.
.
Disini lah aku berdiri , di sudut ruangan memperhatikkan nya yang di temani dengan cahaya blitz yang menyakitkan. aku mengalihkan pandangan ku ke arah lain begitu dia menatap ku .
"Mr .Kim bisakah kau sedikit tersenyum ?" mencoba memberikan arahan padanya , dia mengerutkan keningnya merasa tidak suka.
mendekatiku , dia menyuruh ku untuk mengarahkan untuk tersenyum .
" bisakah kau sedikit tersenyum ? kami akan mengambil gambarmu untuk cover majalah kami " aku meneguk saliva ku melihat tatapan tajam nya , dia menghembuskan nafasnya dengan kesal dan mencoba tersenyum ke arah camera .
" aku melakukan ini untuk mu "
Seluruh orang yang berada disini sontak menatap ku , aku hanya mampu menundukkan kepala ku menahan rasa malu ku saat ini . dada ku berdetak dengan kencang nya seseorang dalam diriku mencemooh tingkah laku ku saat ini .
.
.
.
Aku menatap dari jendela kaca diruangan kantor ku , di begitu indah , bagaikan dewa yunani yang turun di hadapan ku , dia bagaikan magnet yang mampu menarik seluruh orang untuk Melihat nya , dia bagaikan sebuah pisau yang mampu menusuk seseorang dengan tatapannya , dan dia terlalu jauh untuk ku miliki .
" dia begitu indah bukan ?" aku mengalihkan pandangan ku kearah samping kanan ku . dan menemukan Jin sahabat ku sedang berdiri di samping dan mengamati mobil Pria itu yang perlahan meninggalkan pelataran kantorku .
" Ya " aku mencoba menutupi kegugupan ku saat mengatakan hal itu .
"dan kau menyukai nya ?" aku membulatkkan mataku mendegar apa yang dia katakan .
"tidak , aku hanya ,, " Sial! Aku kehilangan kata-kata ku saat ini
"Hanya ingin mengatakan bahwa itu benar " Sial! Dia mengejek ku saat ini dan kurasa wahjah ku memanas mendengar hal itu .
"Jungkook " aku menatapnya dengan bingung saat nada bicara berubah serius .
" berhati-hatilah dengan nya , perasaan ku mengatakan ada sesuatu darinya yang tidak kita ketahui dan di sembunyikan olehnya dan itu bukan sesuatu yang baik "
aku tak mengerti apa yang di maksud ucapan Jin , tapi jantung ku berdetak kencang saat Jin mengatakan hal itu , seperti ada perasaan takut yang menghigapi diriku .
.
.
.
Sial ! saat ini aku terjebak di antara kumpulan manusia-manusia yang menggerakkan tubuhnya , lampu yang berwarna-warni yang semakin membuat ku pusing melihatnya . seluruh karyawan di kantor ku sedang merayakan keberhasilan mereka atas pemotretan seorang Kim Taehyung .
Aku mendudukan diri ku dengan kasar disamping sahabat ku . Jung Hoseok seorang photographer yang tadi memotret seorang Kim Taehyung. dia mengerutkan dahi nya bingung melihat wajah murung ku .
" hey ada apa dengan mu ? ini pesta mu , untuk keberhasilan mu menaklukkan seorang Kim Taehyung " aku hanya dengus kasar menanggapi ucapan nya . aku mengambil sebuah minuman berwarna pucat di atas meja dan meminumnya hanya sekali tenggak .
" hey bukan seperti itu cara nya kau bisa mabuk jika meminumnya seperti itu " Hoseok menarik gelas yang berada di genggaman ku dan mengisinya kembali .
" persetan dengan hal itu , saat ini yang ku inginkan hanya itu " aku kembali merampas gelas yang berada di tangan Hoseok dan menenggaknya sekali lagi .
" Calm dawn baby , apakah seorang Kim Taehyung mampu membuat mu menjadi kelinci nakal ?" aku memberikan lirikan tajam ku kepada nya dan di balas oleh kekehan darinya .
Baru saja aku berniat membalas perkataan nya , deringan di ponsel ku menghalanginya . aku mengerutkan dahi melihat siapa yang menghubungi Kim Taehyung Calling …
Ada perlu apa dia menghubungi , dengan ragu aku mengangkat panggilan nya di deringan kedua .
" Yeoboseo "
"Jungkook " aku menahan nafas ku mendengar suara beratnya yang mengalun di telinga ku .
" N-ne " Sial! Suara terdengar gugup saat ini .
" dimana kau ?" aku mengerutkan kening saat mendapati nada suaranya berubah menjadi marah . ada apa dengan nya ?
" jawab pertanyaan ku dimana kau ?" Oh tidak dia berubah kembali menjadi Pria formal yang menyebalkan .
" apa peduli mu ?" Oh Seperti nya minuman itu memberikan efek yang baik untuk ku sehingga mampu untuk melawan nya .
" sekali lagi aku bertanya dimana kau JUNGKOOK " ini gawat suaranya berubah menjadi sedikit membentakku seperti nya dia tidak suka di lawan . aku membasahi bibirku menghilangkan rasa gugup dan takut yang menghinggapi ku secara tiba-tiba .
" aku ada di sebuah club "
' apa yang kau lakukan disana " suara nya masih terdengar marah saat ini .
" kantor ku merayakan kesukseskan mereka atas dirimu "
" dan kau mabuk ?"
"tidak "
" Jeon Jungkook " oh tidak dia kembali marah saat ini .
" aku hanya meminum 2 gelas kecil wine "
" dimana ?"
" apa?" aku mengerut kesal mendengar pertanyaan nya yang tidak jelas itu .
" dimana club itu ?"
" di gangnam "
" apa nama tempatnya "
" Octagon "
" jangan pergi sebelum aku datang , aku akan segera kesana " sial! dia memutuskan sambungan telepon nya . Ya tuhan apa kah dia benar-benar akan kesini .
.
.
.
Aku melihatnya yang melangkah dengan indah dan matanya yang menelusur mencari seseorang , pandangan kami bertemu dan dengan cepat dia melangkah ke arah ku . dia mengabaikan tatapan tatapan nakal orang – orang disini dan memberikan wajah dingin nya ke arah mereka . boleh kan aku berharap , bahwa pria itu adalah milik ku .
Dia berdiri tepat dihadapan ku dan memberikan senyum tipisnya ke arah ku . aku merasa pipi memerah melihat nya .
" apakah acara masih lama ?" aku mengangkat daguku untuk menatap nya .
" entahlah , aku tidak tahu " dia mengerutkan dahi nya , rahang nya mengeras menandakan dia sedang marah saat ini . apa aku melakukan kesalahan lagi sehingga membuat nya marah .
" berapa banyak kau minum "
" aku hanya minum 2 gelas kecil "
" kau berbohong pada ku "
" tidak . aku berkata serius "
" kalau begitu aku akan membuktikan nya "
" baik-"
ucapan ku terpotong saat dengan cepat nya dia menyambar tengkuk ku dan menempelkan bibirnya dia atas bibir ku . ini gila kaki ku melemas saat dengan ahlinya dia memasukan lidah nya ke dalam mulut ku , menjelajahi rongga-rongga yang ada dalam mulut ku . aku mendesah saat tangan nya dengan nakal meremas pinggang ku . Oh tuhan aku sudah jatuh dalam pesona seorang Kim Taehyung ..
T.B.C
.
.
.
P.S :
FF INI PERNAH KU POST DENGAN COUPLE LAIN YAITU KAIHUN DAN WONKYU JADI YANG PERNAH BACA DI SHIPPER ITU, ITU PUNYA KU YA.
Dan Maaf untuk typo yang selalu melanda ff ku, karna aku hanya manusia biasa yang berteman baik dengan typo kkk.
.
.
.
Stephiie Lee
