HEEEYY KANGEN BINAYA GA?? biasa habis ngegalon diputusin #ceilahcurhatmb

SKIP

AKU SENENG BANGET LIAT REVIEW KALIAAAN APALAGI DIKASIH KRITIKNYA JUGA BERGUNA BANGET BUAT AKU _ SEMANGAT KALIAN BIKIN AKU UP! Oke kita mulai yaaa

cast : Daniel p101/wanna one

Lee Woojin p101/the east light

sorry for typo and bahasa yang tida sesuai eyd _ genre akan berubah sesuai jalannya cerita nanti(?) other cast juga lihat aja nanti chingu!

ENJOY!

~~~ "Yes! Aku satu kelas dengan Daniel hyung! Pasti sekarang akan menyenangkan! Aku tidak sabar!"~~~

Pagi hari yang cerah. Banyak orang sibuk melakukan aktivitas mereka, seperti sekolah, bekerja, main dengan teman, dan jangan lupa tidur di rumah adalah pilihan yang tepat. Tapi tidak dengan anak berumur 15 tahun ini, ya kalian benar. Lee Woojin. Perwakilan dari agency-nya, Media Line Ent. kalian tahu apa yang sedang dia lakukan? Ya. Dia sedang bermonolog ria dalam perjalanannya ke gedung Mnet untuk melakukan syuting Produce 101 season 2. Mari kita lihat drama monolog singkat Lee Woojin. ㅋㅋㅋ

"Lee Woojin! Hari ini hari pertama bertemu dengan trainee lain! Yosh~ aku akan berusaha! Mari buat kesan baik! Apalagi aku bisa satu ruangan sama Daniel hyung! hehehehe" Woojin tertawa sendiri di perjalanan menuju gedung Mnet, membuat sebagian orang bergidik melihatnya, bahkan ada yang menatapnya dengan pandangan 'anak zaman sekarang.. pendidikan mungkin membuat mereka menjadi stress..' XD

"E-eh! Tunggu! Apa-apa ini? Kenapa aku malah tersenyum bahagia begini saat tau aku satu kelas dengan Daniel hyung? Aish.. Lee Woojin bodoh! Aku normal! Ya! 100% normal! Tidak mungkin aku suka Daniel hyung!" oke kalian tahu? Lee Woojin mengatakan hal itu dengan sangat kencang. Oh aku mohon berikan anak ini sedikit rasa malu di depan umum.

"Hm? Ada apa denganku woojin-ah?"

GLEK!

'rasanya aku mengenal suara ini' ucap woojin dalam hatinya sambil mengigit bibir bawahnya. Woojin menoleh perlahaaan sekali.

Dan.. BINGO! Itu Kang Daniel! Si lelaki berambut pink yang tadi diteriakkan woojin tadi!

"E-eh? Annyeong hyung.. " woojin membungkukan badannya lalu menghindari kontak mata dengan Daniel. Dia terlalu malu untuk menatap Daniel. Dude! Do'a kita terkabul! Lee Woojin punya rasa malu, yah meskipun hanya rasa malu di depan Kang Daniel ini.

"Woojin-ah~ ayolah ada apa denganku? tadi aku mendengarmu teriak begitu kencang sambil menyebut namaku. Ada apa? Hm?" Daniel mendekatkan wajahnya kepada woojin. Hell.. Jujur Daniel tidak suka saat woojin menghindari untuk menatap matanya. Daniel merasa sedikit kesal.

"A-ani.. itu.. Anu.. Aku hanya melihat ada puppy! Ya! Mirip sekali dengan Daniel hyung!" Hell woojin. Siapa yang akan percaya dengan omonganmu itu? Terlihat sekali bohongnya, dude!

"Hm? Benarkah?" ucap Daniel.

"I-iya hyung!" Woojin menganggukkan kepalanya seperti penyanyi rocker. Dan itu membuat Daniel tertawa.

'hu-huwa.. Daniel hyung tertawa karena aku.. Tampan sekali.. ' ucap woojin dalam hatinya. Oke, kita bisa menebak bahwa Lee Woojin sedang terpesona dengan tawanya Kang Daniel. Ya siapa pun pasti akan terpesona melihatnya. Mata yang hilang atau sebut saja eyesmile, dan ketika Daniel tertawa, gigi kelincinya itu juga imut. Ya. Menawan. Sangat menawan dimata woojin.

"Woojin-ah" kata Daniel setelah selesai tertawa terbahak-bahak. Lumayan hiburan dipagi hari(?)

"Um?" ucap woojin sambil melihat jalanan yang masih terbilang sepi.

"Kau tau woojin-ah?"

"Tahu apa hyung?" woojin mengangkat kepalanya dan menatap Daniel.

"Aku tidak melihat puppy dari tadi. Bahkan jalanan ini sangat sepi. Apa kau bohong?"

JLEGARRR!

Oke bisa dipastikan seorang lee woojin sedang dalam mode paniknya. Oke woojin berpikirlah. Selamatkan dirimu.

Dan..

TING!

"Ah hyung! Tadi puppy itu masuk kedalam gang disana! Pasti hyung tidak melihatnya karna gang itu tertutup mini market hehe.. Dan aku melihat puppy itu sudah sekali lama hyung! Sekitar setengah jam yang lalu!" ucap woojin sambil memasang muka percaya dirinya.

"Ah begitukah? Yasudah hehe. Aku ingin lihat muka puppy itu padahal. Tapi, kamu sungguh manis woojin-ah. Melihat puppy itu langsung teringat wajahku. Apa kamu memikirkanku? Aku senang!" Daniel berkata seperti itu sambil mengusap kepala woojin.

Dan kalian tau reaksi woojin? Ya. Merah sampai ke telinga.

"A-anu.. Hyung! Mana teman-temanmu yang lain? Kenapa kau sendirian saja?" woojin berusaha mengalihkan pembicaraan dude.

"Hm? Ah mereka sudah duluan ke gedung Mnet. Aku ditinggal sendirian, mereka tidak mau menungguku memberi makan kucing ku dulu! Tapi ya tidak apa-apa, untunglah aku ditinggal mereka dan untunglah aku memberi makan kucing ku dulu" ucap Daniel sambil terus memperhatikan wajah woojin, tanpa disadari woojin tentunya.

"Eh? Kenapa hyung? Ko tidak apa-apa? Kenapa hyung tidak marah ditinggal begitu?" jawab woojin bingung sambil memiringkan kepalanya.

"Yah, tidak apa-apa. Karna rasa kesalku ini hilang ketika lihat kamu woojin-ah. Aku berterima kasih kepada mereka, jika aku ikut mereka, aku pasti tidak akan bertemu dengan'mu di jalan seperti ini." jawab Daniel sambil mencubit pelan pipi woojin, ya dikarenakan gemas dengan tingkah woojin itu sendiri.

Dan..

blush!

Kang Daniel, kau tidak baik untuk jantung woojin kecil.

- Gedung Mnet, kelas B -

"Ya, kita akan mulai untuk re-evaluasi yang memungkinkan kalian naik kelas atau bahkan turun" ucap sang coach.

Perkataan coach tersebut membuat ruangan menjadi krik. Woojin sendiri sudah gugup sebenarnya. Dia takut kalau ia melakukan kesalahan dan membuatnya turun kelas. Tidak. Dia tidak mau seperti itu, dia mau bersama Daniel. Daniel yang menyadari ada yang tidak beres dengan ekspresi woojin pun memegang tangan woojin. Sontak woojin terkejut. Woojin menatap Daniel penuh tanda tanya.

"Jangan gugup. Ada aku disini. Kita pasti bisa melewatinya berdua! Arra~?" Daniel tersenyum kepada woojin. Dan seketika..

DEG!

Jantung woojin berdebar tidak karuan.

'A-apa ini.. Lee Woojin.. Kamu normal.. Tidak. Sentuhan Daniel hyung hanya sentuhan kepada teman.. Ya, teman.. ' ucap woojin dalam hati.

"Terima kasih hyung! Ya! Kita pasti bisa! Ayo berjuang bersama sampai akhir!" jawab woojin tidak lupa dengan senyum manisnya sambil mengeratkan genggaman tangannya ke tangan Daniel.

Dan..

DEG!

Oke kalian pasti tau sekarang jantung siapa yang berdebar. Ya, dia. Kang Daniel si rambut pink.

'Sepertinya.. Aku memang menyukaimu Lee Woojin.. ' ucap Daniel dalam hatinya sambil tersenyum sendiri.

Beda Daniel beda juga Woojin. Daniel sekarang terlihat senang karena sudah menyadari perasaan nya sendiri ditambah jantungnya tidak bisa dikalemkan juga hehe. Sedangkan woojin? Jangan liat anak itu, dia sedang dalam suasana murung. Woojin kecil mungkin sedang dalam masa galau nya (?) Karena sugestinya sendiri yang mengatakan bahwa sentuhan Kang Daniel hanya sebatas sentuhan teman. Ya, lihat saja mukanya yang cemberut menggemaskan itu. Para trainee yang melihat mereka berdua pun tertawa. Tapi tertawa dalam hati mereka, karena gila saja tertawa di depan coach yang sedang memberi arahan koreografi untuk lagu pick me.

Kalian tau kenapa mereka tertawa? Beda Daniel , beda Woojin, beda juga para pikiran trainee lain. Mereka berpikir bahwa Kang Daniel atau si rambut pink itu seperti sedang mempedo-i woojin(?) karena terlihat dari raut wajah Kang Daniel yang begitu bahagia XD

Sedangkan untuk woojin, mereka berpikir bahwa woojin cemberut begitu karena tidak suka dengan Daniel yang sedang mempedo-i dia XD

Padahal, kenyataannya bukan seperti itu, kan?

(flashback ke kejadian tadi pagi saat masih dijalan menuju gedung Mnet)

"Yah, tidak apa-apa. Karna rasa kesalku ini hilang ketika lihat kamu woojin-ah. Aku berterima kasih kepada mereka, jika aku ikut mereka, aku pasti tidak akan bertemu dengan'mu di jalan seperti ini." jawab Daniel sambil mencubit pelan pipi woojin, ya dikarenakan gemas dengan tingkah woojin itu sendiri.

"H-hyung! Ayo cepat nanti kita terlambat! Jangan menggodaku seperti itu!" Woojin kecil berlari meninggalkan Daniel dan jangan lupakan mukanya yang merah sampai ke kuping.

'Bodoh. Padahal aku di jalan ini sudah dari 1 jam yang lalu karena terlalu asyik memperhatikan anak kecil yang sedang melakukan drama monolog. Bahkan tidak ada puppy disini. Berbohong karena aku tidak sengaja mendengarmu berteriak kencang seperti itu? Menggemaskan sekali.' ucap Daniel dalam hatinya sambil berjalan santai dan melihat woojin kecil lari karena malu.

BONUS

- Malam hari, kediaman Kang Daniel -

"Ah! Tapi aku hanya mendengar 'Tidak mungkin Daniel hyung' saja! Membuatku penasaran saja. Lee Woojin." Daniel mengucapkan nama Woojin sebelum menuju alam mimpinya. Lucu sekali!

ㅡㅡㅡㅡ to be continued ㅡㅡㅡㅡ

Haloo semuanyaaaa apakah makin pendek? ㅠㅠ Aku gatau ini makin pendek atau panjang karna aku ngetik di hp hehe XD

Kalau pendek.. Aku minta maaf karna otak aku mentok (?) WKWKWKWK

Kalau panjang, ALHAMDULILLAH

So, aku harap kalian suka sama ff gejosku ini ㅠㅠ Mohon kritik dan sarannya yaa

Review juseyo w)/