Chapter 3 : Agreement
Fools
Chapter 3 : Agreement
By : StepTae
Fiction
[Kim Taehyung x Jeon Jungkook]
M
Drama , AU: School-life
Warning !
Boyxboy, Rating may change , First FF for VKOOK
Sumarry :
" Jeon Jungkook mari kita melakukan perjanjian , kau menuruti semua perkataan ku dan kau bebas melakukan apapun kepada Ku "
Pagi hari ini di Bangtan High School terlihat berbeda dari pagi biasanya , terlihat para siswa siswi yang berdatangan melirik bingung ke arah gerbang sekolah mereka . mereka terus memandang bingung orang yang berdiri tepat di pintu gerbang sekolah mereka .
Mereka tahu itu adalah Kim Taehyung guru pengganti yang baru masuk kemarin dan mendapat pukulan tepat di rahangnya oleh si brandalan Jeon Jungkook dan yang membuat mereka bingung adalah Kim Taehyung sang guru pengganti berdiri dengan tegap dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya .
Kim taehyung saat ini menggunakan Kemeja putih polos yang di masukan dengan rapi di dalam celana bahan warna hitam milik nya , dia bahkan menggulung lengan Kemeja Putihnya sampai se atas sikut . Rambutnya yang Sebelumnya berwarna Orange terang berupa menjadi warna hitam gelap yang senada dengan kedua bola matanya , rambutnya dia biarkan jatuh menutupi kening nya . jangan Lupakan Piercing yang kemarin menghiasi telinga nya kini sudah menghilang membuat penampilan nya begitu tampan.
Taehyung berdiri dengan gusar di depan gerbang sekolah , dia tidak suka menjadi pusat perhatian tapi kini demi seorang Jeon Jungkook si Brengsek dia harus tetap berdiri disini dan menunggu bocah tengik itu datang .
Taehyung melirik arloji yang melingkar dengan manis di lengan nya . Taehyung mendecah saat waktu sudah menunjukan pukul 8 pagi yang berarti tinggal 30 menit lagi bel masuk sekolah dan sudah di pastikan makin banyak siswa yang akan berdatangan .
" Ku bunuh kau Jeon Jungkook jika kau tidak datang dan menuruti ku " Taehyung mendesis saat makin banyak siswa yang melihatnya secara terang-terangan . Taehyung hampir saja menyerah dan memutuskan untuk masuk sebelum dia melihat bocah yang dia tunggu sedang berjalan dengan santai ke arah nya .
Jeon Jungkook Dia akan menjadi pusat perhatian hari ini , bagaimana tidak ? rambutnya yang berwarna ungu berubah menjadi hitam gelap saeperti warna rambut Kim taehyung , modelnya rambutnya pun di ubah menjadi serupa seperti milik Taehyung jangan lupakan juga piercing yang selalu melekat di telinganya kini sudah menghilang . Jungkook bagaikan Sebuah kesempurnaan jika seperti ini , dia terlihat tampan dan manis secara bersamaan .
Taehyung mendecah saat menyadari Jungkook tidak merubah gaya berpakaian nya , jika taehyung begitu rapi maka Jungkook adalah kebalikan nya dia begitu berantakan , seragam nya yang pendek itu di keluarkan dan taehyung yakin jika jungkook mengangkat kedua tangan nya maka pinggang ramping itu akan terlihat .
Jungkook berdiri tepat di hadapan Taehyung Dengan Seringai yang terpasang di bibir tipis nya .
" Wow kau terlihat tampan jika seperti ini Kim Sialan " Jungkook tertawa pelan setelah mengatakan hal itu .
" kau Juga Jeon Brengsek , kau terlihat begitu Sexy dan manis dengan rambut hitam mu , Ya tuhan kau seperti kelinci penggoda jika seperti itu " Taehyung terkekeh saat tawa Jungkook terhenti dan mendelik tajam ke arah nya .
" Kau benar-benar ingin ku pukul kembali "
" untuk Hari ini tidak Jeon Brengsek aku masih harus mengajar sampai sore nanti dan aku tak ingin mengajar dengan wajah lebam seperti kemarin " Taehyung dengan segera memasang siaga untuk menahan jungkook yang sekiranya akan memukulnya nanti .
" kau berisik sekali Kim Sialan lebih baik kau Sekarang memasangkan dasi untuk ku " Jungkook mengeluarkan dasi sekolahnya dari dalam kantong celananya dan memberikan nya kepada Taehyung .
" Mendekat lah bocah " Jungkook melangkah semakin mendekati Taehyung . Taehyung mendekatkan tubuhnya ke arah Jungkook untuk mempermudah nya mememasangkan dasi di leher Jungkook .
Dengan jarak sedekat ini mereka dapat melihat betapa indahnya pasangan di hadapan mereka . Jungkook menahan nafasnya saat hembusan nafas taehyung menyentuh permukaan lehernya . Jungkook Memejamkan Matanya saat Taehyung semakin mendekatkan tubuh mereka dan menghapus jarak di antara mereka .
" Kelinci bodoh kenapa kau menutup mata mu seperti itu , kau berharap aku mencium mu ? " Jungkook dengan segera membuka kedua matanya dan medelik tajam taehyung yang tertawa di hadapannya .
" brengsek kau Kim sialan " Jungkook mendesis saat suara tawa taehyung semakin kencang .
Tawa taehyung terhenti saat dengan tiba-tiba Jungkook menarik kerah kemeja kerjanya dengan kencang membuat hidung mereka bersentuhan .
" Hey Kim sialan kenapa kau tidak menggunakan dasi mu ? apa kau lupa ? Jangan Khawatir karna hari ini Jungkook sedang baik maka aku membawakan nya special untuk mu " Jungkook mengambil sebuah dasi berwarna hitam dari kantong celana nya .
Taehyung membulatkan matanya saat Jungkook merapatkan tubuh mereka hingga bersentuhan , dengan jarak sedekat ini taehyung dapat mencium aroma parfum Jungkook yang keluar dari lekukan leher Jungkook . Taehyung bergidik saat tangan Jungkook melingkar di lehernya dan merasakan permukaan tangan Jungkook yang Lembut menyentuh tengkuk belakangnya .
" Hey Kim Sialan jangan bilang kau tegang saat ini " Shit Taehyung mengumpat dalam hati saat Jungkook berbisik dengan pelan di telinganya , Tahan diri mu Kim Taehyung .
Jungkook menyeringai saat taehyung tak berkutik saat ini . hanya sebentar karna selanjutnya Jungkook membulatkan matanya saat Taehyung memegang pinggangnya dengan kedua lengan nya .
" Jangan berpikir kau bisa menang dari ku Jeon Jungkook , aku memegang kendali atas diri mu " Taehyung berbisik tepat di telinga Jungkook .
Jika orang melihat mereka mungkin mereka akan di bilang pasangan yang sedang berciuman saat ini tapi jika kita medekat kita akan mendengar bahwa mereka sedang mengumpat satu sama lain .
" Jadi ? " Taehyung mengerutkan Kening nya saat Park Jimin sahabat terbaiknya yang menjabat sebagai Guru sama sepertinya datang ke ruangnya dengan senyum aneh yang terus terpasang di bibirnya .
" Jadi apa ?" Jimin mencibir saat taehyung ber pura-pura bodoh di hadapanya .
" Jadi ada Hubungan apa kau dengan Murid nakal tapi pintar bernama Jeon Jungkook Itu " Jimin menjawab dengan jengkel pertanyaan nya sahabat sehidup sematinya itu .
" Oh itu , hanya sebatas guru dan murid " Jimin memukul meja di hadapan Taehyung membuat Taehyung terlonjak mundur dari kursinya karna terkejut .
" Ya Tuhan Park Jimin Berhenti membuat ku Terkejut Seperti " Taehyung menatap Tajam Jimin yang di menganggap kalo itu sudah biasa .
" seharusnya aku yang mengatakan Ya Tuhan pada mu Kim Taehyung , Bagaimana Mungkin kau mengatakan kau hanya memiliki hubungan guru dan murid sedangkan kau berciuman di depan gerbang tadi pagi , ku tegas kan kau BERCIUMAN " Jimin berucap dengan mengebu-gebu dan kembali memukul meja yang berada di hadapan nya .
" aku memang hanya memiliki hubungan sebatas guru dan murid dengan nya , dan aku sama sekali tidak berciuman dengan nya tadi pagi di depan gerbang. ku tegaskan kami TIDAK BERCIUMAN PARK JIMIN " Taehyung berteriak dan mengulang apa yang di ucap kan Jimin Tadi .
" Kau fikir aku percaya ? bagaimana mungkin kau dan sih Jeon Jungkook berpenampilan sama hari ini , rambut kalian bahkan kalian melepas piercing kebanggan kalian itu di hari yang bersamaan . Kalian ingin bermain kode-kodean dengan ku hah ? "
" Ya tuhan Park Jimin kenapa kau tidak percaya pada ku , kami terlibat perjanjian dan kau tidak perlu tahu akan hal itu " Taehyung memijit keningnya yang terasa pening saat meladeni seorang Park Jimin .
" Kapan kalian terlibat perjanjian ? setahu ku kemarin kau masih mengibarkan bendera perang dengan nya , ah aku tahu kau berkencan dengan nya tadi malam bukan ? pantas saja kau tidak ingin ikut dengan ku ternyata kau pergi berkencan dengan bocah – " ucapan jimin terpotong saat seseorang membanting pintu ruangan Taehyung secara tiba-tiba dan masuk ke dalam ruang Taehyung siapa lagi orang itu kalo bukan seorang Jeon Jungkook .
" Ya tuhan apa kalian tidak bisa tidak membuat ku tidak terkejut untuk hari ini " taehyung mendesis dan memandang tajam Jungkook yang tidak di tanggapi oleh Jeon Jungkook .
" aku tidak peduli akan diri mu Kim sialan , aku kesini hanya ingin membicarakan soal perjanjian kita " Jungkook dengan angkuh melewati Jimin dan berdiri di hadapan Taehyung .
" baiklah , Jeon Jungkook " Taehyung menatap tajam Jungkook tepat di kedua bola matanya .
"perjanjian nya adalah kau menuruti semua perkataan ku dan kau bebas melakukan apapun kepada Ku "
To be Continue ..
Hai Phiie balik lagi , buat kak Agizera makasih banyak ya udah kasih Phiie saran yang bermafaat , Phiie ga tersinggung kok sama sekali enggak malah Phie jadi berfikir kalo itu bener juga , Phiie juga Cuma terinspirasi dari ceritanya kak alesrie selain itu Phiie berusaha mikir sendiri heheh tapi nama nya genre dalam fanfic kan rata-rata seperti kak . makasih ya kak Agizera Phiie jadi bisa intropeksi .
Dan makasih buat semuanyaa ya baik yang follow , favorit dan review phiie sayang kalian semua . Maaf jika penulisannya masih belum rapi Phiie akan bekerja keras supaya kalian nyaman bacanya .
Doakan Phiie semoga sering-sering dapet ide buat lanjut ceritanya . See you Next chapter ..
Big Thanks For :
[ParkZel211][YulJeon][bbihunminkook][raisanurulh]machillaloannindisch1][eclaire Delange] [kookiestaetae][Kira ][Lee Shikuni][utsukushii02][ulyalenivk3001][Shun Akira][milapriscella25][jelbang][FunGunRun][Agizera]
