.
.
Chapter 6
.
.
" Aku membawa Bukti yang cukup kuat untuk memukulmu saat ini Kim Sialan "
Taehyung tidak merasa terkejut saat Jungkook dengan berani nya memberikan sebuah pukulan telak dirahangnya membuat tubuhnya mundur beberapa langkah. Taehyung mengusap cairan merah yang keluar dari sudut bibirnya.
"APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN GURUMU!" suara teriak seseorang mampu mengalihkan tatapan bengis Jungkook dari Taehyung ke arah sosok wanita bernama Baek Ji young yang tengah berdiri di antara kerumunan orang yang mengelilingi mereka.
Jungkook melangkahkan kakinya mendekati sosok wanita tersebut dan berdiri tepat dihadapan wanita itu.
"apa yang kau lakukan huh ? kau pikir kau ini si-"
"pelacur" Jungkook menatap lurus ke dalam manic mata wanita itu dengan tatapan paling tajam dan paling dingin yang dia miliki.
"Mwo? Apa yang kau katakan ?" wanita itu tampak tidak percaya akan perkataan yang diucapkan oleh Jungkook
"kau seorang pelacur" Jungkook memperjelas ucapannya membuat wajah wanita itu memerah menahan amarahnya dan hampir melayangkan tangannya ke arah wajah Jungkook sebelum Jungkook menahan pergerakan tangan wanita itu dan mencengkramnya.
"akhh " wanita itu menjerit saat Jungkook semakin mengeratkan cengkramannya. Taehyung yang melihat itu dengan segera menarik Jungkook agar melepaskan cengkramannya.
"kau boleh memukul ku tapi jangan menyakitinya" Taehyung tidak bahwa perkataan Taehyung mampu melukai perasaan Jungkook.
Jungkook menepis tangan Taehyung dan menatap tajam Taehyung
"kau bajingan" Taehyung menganggukkan kepala nya menyetujui ucapan Jungkook
"Ya, aku memang bajingan jadi silakan kau pukul aku" Jungkook mengabaikan ucapan Taehyung dan berjalan mendekati Sungkyu yang tergeletak tidak berdaya.
"katakan yang sejujurnya siapa yang menyuruhmu Kim Sungkyu?" Jungkook menarik rambut Sungkyu dengan kasar membuat Sungkyu menjerit kesakitan
"gu-guru b-baek yang menyuruh ku Jungkook, ku mohon ampuni a-aku" suara Sungkyu terdengar lirik dan tertatih, dirinya sudah tidak sangguh menahan sakit di seluruh tubuhnya akibat pukulan Jungkook.
Semua orang yang mendengar ucapan Sungkyu serentak memandang ke arah Baek Ji Young, membuat wanita itu membeku seketika
"di-dia bohong a-aku tidak pernah menyuruhnya me-melakukan itu, dia berbohong, dia Berbohong" Guru Baek mengelengkan kepalanya dengan panic menepis perkataan yang di katakan oleh Sungkyu.
"dia benar Baek Ji Young-ssi" ucapan tiba-tiba yang dilontarkan Taehyung membuat suasana hening seketika.
"Ka-kau menuduh ku Juga guru Kim?" Guru Baek menatap tidak percaya ke arah Taehyung.
"aku tidak menuduh mu karna aku berkata benar guru Baek, aku mempunyai bukti yang cukup kuat untuk menjebloskan mu ke dalam penjara"
"tidak, tidak, kau bajingan Kim Taehyung " guru Baek menjerit dan berlari ke arah keluar sekolah membuat orang-orang mengejarnya meninggal Taehyung dan Jungkook serta Sungkyu disana.
Taehyung berjalan mendekati Jungkook dan menggenggam tangannya dengan lembut.
" aku sudah memanggil pihak kesehatan untuk mengobati Sungkyu, kau ikut ke ruangku, aku akan mengobati luka mu"
.
.
.
Saat ini Taehyung sedang mengobati luka di wajah Jungkook dengan lembut, dirinya sedikit meringis saat mendapati pipi Jungkook yang terlihat membiru.
"apa yang kau lakukan dengan wajah mu Jungkook" suara Taehyung sarat akan ke khawatiran memandang wajah Jungkook.
Jungkook tidak menjawab ucapan Taehyung dirinya hanya memadang kosong ke depan membiar Taehyung membersihkan lukanya.
"ini akan sedikit sakit, ku mohon kau bisa menahannya" Taehyung mengambil alcohol dan membersihkan luka Jungkook.
"kenapa kau perduli dengan ku" Ucapan Jungkook membuat pergerakan Tangan Taehyung diwajahnya terhenti.
"karna aku harus" Jungkook memandang wajah Taehyung dengan tatapan tidak percaya
"kenapa? Kenapa kau harus perduli dengan ku jika kau nanti menyakiti ku huh" Taehyung meletakan kapas yang digunakan untuk mengobati luka Jungkook dan menarik tengkuk Jungkook menempelkan kedua kening mereka.
"Karna aku mencintai mu" napas Jungkook seolah terhenti mendengar ucapan Taehyung, jantungnya berdetak dengan kencang saat tangan Taehyung mengusap pipinya.
"kau tahu seberapa menderitanya aku saat aku berpura-pura tidak mempercayaimu"
"berpura-pura ?"
"Ya, kau tahu seluruh sekolah ini membicarakan kita, mereka mengatakan bahwa aku berpacaran dengan mu jadi mereka menjebak mu agar aku membenci mu Jungkook"
"tidak mungkin, jika kau menyukai ku kau pasti akan menolong ku"
"aku berniat menolong mu, selepas sekolah aku segera mengunjungi rumah mu tapi maid mu berkata kau tidak ada, dia mengatakan kau pergi menemui seseorang bernama Kim namjoon, aku terus mencarimu mendatangi tempat yang biasa kau datangi tapi kau tidak ada, aku hampir putus asa saat mengetahui aku tidak bisa membantu tapi itu sebelum aku menyadari bahwa sekolah ini menerapkan system keamanan yang kuat, maka dari itu aku memutar kemudi ku ke sekolah dan menyelidikinya melalui cctv dan terbukti bahwa Baek Ji Young yang menyuruh Sungkyu" Jungkook menatap tidak percaya mendengar penjelasan Taehyung
Benarkah Taehyung mencarinya ?
" kau lihat aku bahkan tidak mengganti pakaian ku" Jungkook menatap pakaian Taehyung yang memang sama dengan kemarin
"percayalah, aku mempercayai mu melebihi apapun, karna sekeras apapun aku menyakalnya hati dan pikiran ku hanya tertuju padaku, mereka mempercayai mu melebihi mereka mempercayai Jungkook"
"maka dari itu, Jeon Jungkook jadilah milik ku"
.
.
.
T..B.C
