SCANDAL

Chapter 5

By Phiie

Fiction

[Kim Taehyung x Jeon Jungkook]

T

Drama , Romance

.

.

Warning !

BoyxBoy , Rating may change and many typo

.

.

Sumarry :

"Kim Taehyung Seorang idol dari sebuah grup yang sedang naik daun terlibat scandal dengan seorang pelajar tingkat dua bernama Jeon jungkook"

.

Don't like , Don't Read

Happy Reading !

.

.

"Yaa! Pencuri…. pencuri! Penjahat! Tolongmmmmppp….."

Pria itu membekap mulut Jungkook dengan tangannya dan menarik Jungkook masuk kedalam. Dengan cepat pria itu membuka maskernya. Jungkook cukup terkejut ketika melihat wajah pria itu.

"Ka… Kauuu?!" pekik Jungkook.

"Yaa… mau apa kau kesini?!" kata Jungkook ketakutan. Takut karena posisi mereka yang seperti ini. Taehyung mendorongnya hingga ia jatuh dibawahnya dan juga sorot mata itu. Mata Taehyung yang tajam dan membuat ia kelabagan.

"Menemui calon istri. Apa tidak boleh!?"

"Mw… Mwo…?!"

Chapter 5

Jungkook mencoba menahan nafas beratnya yang dari tadi terdengar sangat memburu akibat ia takut dengan keadaan ini, bagaimana tidak, pria yang sedang menindihnya sekarang datang tiba-tiba seperti pencuri, anniya seperti penjahat lebih tepat.

Jungkook mengerjapkan matanya, mengembalikan kesadarannya yang telah hilang akibat tatapan mata pria ini yang sangat tajam menatapnya, apalagi sekarang pria ini malah tersenyum miring dengan smirknya. Mungkin senyum ini kelihatan menakutkan bagi sebagian orang, tapi bagi Jungkook? Ini sebaliknya, entahlah… pikirannya sudah tidak waras. Apa Taehyung tidak sadar ini berakibat fatal bagi jantung Jungkook?

"hyung…kau… sangat berat!Tae-hyung!" dengan susah payah Jungkook mengeluarkan kata-kata protesnya.

Taehyung mengerjapkan matanya sejenak, kemudian menatap posisinya yang sedemikian rupa. Badannya ada diatas tubuh namja ini, sepertinya Taehyung juga tidak sadar, buktinya kini wajahnya sedikit gugup dan dengan segera ia bangun dan membenahi jaket tebalnya.

Jungkook mencibir sambil menatap Taehyung kesal, dengan santainya pria itu kini malah melepas topinya, tanpa rasa bersalah sedikitpun. Seenaknya saja datang dan berulah seperti ini.

"Kenapa kau datang ketempatku, bukankah sudah tidak ada yang dibicarakan lagi !" kata Jungkook .

Taehyung mengernyitkan alisnya sambil menatap Jungkook kesal. Ada namja seperti dia? Bodoh? Tidak ada yang perlu dibicarakan, apa maksudnya! Apa dia pikir ini selesai sampai disini?!

"Apa?! Coba kau ulangi lagi apa katamu barusan?" Taehyung menghela nafas beratnya, mencoba bersabar menghadapi namja ini.

"Kau pikir ini akan selesai begitu saja, huh?! Kau pikir aku akan hidup tenang setelah ini, kau pikir aku akan melepaskanmu begitu saja?!"

"Arasseo!" jawab Jungkook ketus. "Lalu, apa yang ingin kau bicarakan? Ppali… ini sudah malam, aku juga ingin istirahat! Besok aku juga harus masuk sekolah!" kata Jungkook lagi.

Taehyung tersadar dengan apa kata namja ini barusan. Dia kesini untuk apa? Hhh… untuk apa? Dia bahkan lupa kesini untuk apa, maksudnya apa datang ketempat namja yang memilih kakak segalak macan ini malam-malam. Gila… hanya karena suga yang bilang bahwa jhope ketempat Jungkook, dia malah seenaknya langsung kesini tanpa ada tujuan jelas sebelumnya.

Tidak, dia masih normal seperti sedia kala saat belum bertemu dengan namja didepannya ini.

Taehyung memasang wajah normalnya kemudian menatap sekeliling tempat Jungkook ini, Rumahnya tidak terlalu besar tapi bergaya modern dengan kebersihan yang terlihat jelas dan jangan lupakan fasilitas – fasilitas yang tidak terlalu mewah untuk ukuran tempat tinggal desainer ternama sekelas jaejoong. Taehyung mengerutkan dahi nya merasa ada sesuatu yang kurang disini .

" kau sendirian ? dimana macan betina itu ? "

" yang kau panggil macan betina itu kakak ku dan dia sedang pergi ke busan untuk menghadiri undangan disana "

Taehyung mengangguk-anggukkan kepalanya pelan, sementara Jungkook kini menatapnya geram.

"Ya! , cepat katakan kau mau apa kesini. Ppali-ya!" pekik Jungkook lagi.

"Kau ini kena jadi galak seperti kakak mu , padahal pertama kali aku bertemu dengan mu kau begitu manis … sekarang bisa tidak berbicara lembut padaku? Hum!" Taehyung kemudian duduk diatas sofa berwarna merah di hadapannya .

"Ada hal serius yang ingin aku bicarakan!" kata Taehyung mulai serius. Ditatapnya Jungkook yang juga tengah duduk didepannya, menatap Jungkook dari ujung rambut, dahi… tunggu dahi? namja ini menutupi dahinya dengan poni, hidung dan terakhir bibir. Pikirannya langsung tertuju pada bayangan saat ia mencium namja ini dengan… ahh dia gila sudah mulai memikirkan ciuman yang ia buat sendiri. Taehyung lantas mengalihkan pandangannya, ia tidak mau terus menatap namja ini, berbahaya. Sungguh, ini diluar dugaannya sama sekali.

"Ppali! Marhaebwa… kau tidak tahu ini jam berapa? Aku diperintahkan oleh jae hyung untuk mengusir siapapun tamu yang berkunjung di malam hari dan Aku bisa saja mengusirmu, kalau perlu aku akan_"

"Ara-ara! tsssk…" Taehyung mencibir. "Ermm, apa Jhope hyung kesini tadi? Dia ketempatmu untuk apa?" kata Taehyung ragu-ragu.

"Mwo? Jhope hyung ? Dia mengantarku pulang itu saja!" jawab Jungkook, sesaat ia kemudia sadar akan pertanyaan Taehyung. Ia menghela nafas panjangnya sejenak. Taehyung hanya mengangguk pelan sambil tersenyum simpul.

"Jadi kau kesini hanya untuk bertanya seperti itu?!" Jungkook membulatkan matanya Dengan cepat Jungkook menarik tangan Taehyung, yah tentu saja untuk mengeluarkan pria menyebalkan ini dari tempatnya.

"Ya! kau ini apa-apaan! Arasseo-arasseo!"

Jungkook melepaskan tangannya pada lengan Taehyung, dengan setengah gugup ia mulai sadar bahwa apa yang dilakukannya tadi termasuk? Skinshipnya dengan Taehyung yang ia buat sendiri. Taehyung lantas mendekat kearahnya, dengan reflek Jungkook memundurkan wajahnya. Ia tidak bisa terlalu dekat pria ini, sorot matanya bisa membuatnya goyah, goyah akan pendiriannya yang mencoba membenci pria ini, pria yang berbuat seenaknya sendiri. Jungkook mengalihkan pandangannya, sial… jantungnya berdebar dengan kencang. Ia tidak boleh seperti ini, bisa-bisa pria setan ini mendengar detak jantungnya, kemudian menertawankannya.

"Ppali, cepat katakan! Kau tidak punya sopan santun datang ketempat seorang yang berstatus calon istrimu tengah malam dan memposisikan tubuhku seperti ini?!" kata Jungkook dengan penekanan dan seketika jungkook menyadari apa yang baru saja dia ucapkan , Walau tidak terlalu kencang, tapi Taehyung bisa mendengarnya.

" ah tenyata seperti itu , karna aku calon suami mu jadi aku tidak boleh dating kesini malam – malam huh ? Taehyung semakin memojokkan jungkook ., ia heran kenapa dia bisa seperti ini terhadap namja yang baru ia kenal.

namja pembuat masalah, menjadikan ia gemas sekali dengan tingkah namja ini. Seumur hidup baru sekali ini ia menemui namja langka semacam ini. Tapi, dia cukup menarik dimata Taehyung, menarik karena hanya dia yang tidak mengenal siapa dia?
Tatapan mata namja ini…. Entahlah, apa ada yang salah dengan mata dan hatinya saat ini?

"Persiapkan dirimu! Keluargaku ingin mengenalmu lebih jauh!" kata Taehyung singkat.

"M..mwo? Keluargamu?" pekik Jungkook seketika membuat Taehyung sedikit menutup matanya karena suara namja ini sangat nyaring.

"Untuk apa keluargamu ingin mengenalku?" Jungkook mencengkeram lengan Taehyung, tentu saja ia tidak sadar dengan ini karena ia sekarang terlihat panik.

"Kau ini bodoh apa pura-pura bodoh huh!?" kata Taehyung mencibir. "Jelas sekali mereka ingin mengenalmu, karena kau akan menjadi calon istriku saying dan .." taehyung mengedipkan sebelah matanya membuat kedua belah pipi Jungkook bersemu merah .

Taehyung menelan ludahnya dengan susah payah karena tenggorongkan tercekat, Jungkook masih menundukkan kepalanya dengan pipi yang bersemu merah . Sial, wajah bodoh namja ini tidak bisa membuat Taehyung marah karena raut wajah bodoh namja ini terlihat seperti seorang bayi kecil yang ingin ia lindungi.

"kau akan menjadi menantu, makanya keluargaku ingin mengenalmu" pipi Jungkook kembali memerah mendengarkan ucapan Taehyung tapi tak begitu lama setelah dia menyadari maksud ucapan Taehyung .

"Menantu keluargamu?!" pekik Jungkook. "Mwo… kenapa bisa, kenapa bisa secepat ini? Kapan mereka_"

"Kau sepertinya sangat terkejut? bukannya aku sudah bilang sebelumnya?!" potong Taehyung. "Seharusnya kau ini senang bisa menjadi menantu keluarga Kim! Walaupun dengan cara seperti ini…" jawab Taehyung lagi.

Jungkook sadar, ini hanya untuk menutupi scandalnya dengan Taehyung, yaa setidaknya ia menyelamatkan diri dari kakak nya dan menyelematkan Taehyung dan juga nama baik BTS, karena ia yakin kakaknya tidak akan pernah main-main dengan ancamannya. Ancamannya untuk menyebarkan foto itu dan membuat berita yang tidak-tidak. Jungkook merasa bersalah dengan ini semua.

"Hmm, satu lagi dan ini sangat penting!" tambah Taehyung. "Dalam masalah ini sebenarnya kaulah penyebabnya. Kau sumber dari segala masalah, walau sebenarnya aku akui aku juga salah dengan sengaja memoto dirimu yang tertidur dengan seperti itu. Aku akan sedikit berbaik hati padamu."

"Sebelum orang tuaku curiga dengan hubungan pura-pura ini, aku harap kau bisa tahu segala tentang aku dan aku tahu segala tentangmu, karena kau sudah menjerumuskan aku dalam permainan ini dan aku sudah terlanjur bilang bahwa aku sudah… sudah melamarmu! Haassh berkata seperti ini membuatku ingin mual saja!"

Jungkook langsung memukul lengan Taehyung karena kesal dengan kata-kata terakhir Taehyung barusan. Apa mual? Bukankah dia sendiri yang bilang bahwa dia sudah melamarnya, didepan semua member, didepan Appa, di depan Jaejoong Hyung , di depan Yunho hyung , didepan staff. Dasar, pria gila.

Taehyung meringis karena pukulan Jungkook ini, matanya menatap kesal kearah namja ini.

"Ya!" pekik Taehyung.

"Salah siapa yang bilang sudah melamarku huh!? Salah siapa?!" kata Jungkook ketus.

"Ne, Arassoe! Sudah-sudah… sebelum aku pergi, aku ingin mengatakan hal penting untukmu!" kata Taehyung menarik nafas dalam-dalam. Ia mulai menatap Jungkook, dia tidak habis pikir kenapa pria ini begitu mudahnya mengendalikan dirinya saat ini. Yang bodoh dia, atau pria ini. -_-"

_oOo_

BTS's Dorm.4'st floor

Jin dan Jimin saling menatap satu sama lain, tatapan mereka tertuju pada sesosok yang sedang duduk didepannya, makan dengan sangat lahap sesekali sibuk dengan ponselnya kemudian tersenyum jahat andalannya.

Sebenarnya mereka berdua ingin bertanya hubungannya dengan Jungkook, kenapa sampai mereka tidak ada yang tahu tentang hubungan Taehyung dan Jungkook. Bagaimana Taehyung mengenal Jungkook, bagaimana Taehyung bisa berkomitment dengan namja, karena banyak namja ataupun gadis yang dekat dengan Taehyung, sampai sekarang-pun Taehyung tidak pernah mengikatnya dengan suatu hubungan hanya terus saja membuat scandal. Tapi dengan Jungkook, bahkan sampai melamar namja itu, dan yang paling mengejutkan adalah siap menikahinya kapanpun namja itu mau. GILA!

Sepertinya Taehyung tidak sadar ia menjadi tontonan Jimin dan Jin saat ini. Jimin-pun diam saat Taehyung mengambil seluruh lauk yang ada dimeja makan, padahal mereka baru memakannya satu, tapi Taehyung sudah menghabiskan semua.

"Ermm… Taehyung-ah, kau kelaparan apa memang…" Jin menghentikan kata-katanya saat Taehyung menatapnya dengan mulut penuh makanan. Tatapan seperti biasanya, membuat Jin kembali menyantap makanannya.

"Ne! Aku kelaparan… kalau bisa jatah makan kalian aku makan semuanya! Puas!" jawab Taehyung sembari menatap jimin. Jimin hanya menggelengkan kepalanya saja. "aku tahu kalian memperhatikan aku. Apa kalian baru melihat orang yang sangat tampan! Tsskk menyedihkan!"

"Apa kau baik-baik saja?" kata Jimin memberanikan diri. "Apa kau semalam dari tempat Jungkook?" tambah Jimin lagi.

"Apa perlu aku menjawabnya? Kalau iya kenapa, toh aku akan menjadi suaminya…" jawab Taehyung enteng. Jin langsung menatap Taehyung, ia mulai berpikir yang aneh-aneh tentang Taehyung. Apakah foto itu benar menunjukkan bahwa Taehyung sering…. sering melakukan dengan Jungkook? Ya Tuhan.

"Tae…! kau sering ketempatnya? Astaga… berarti kau pintar sekali mengelabuhi kami huh!" protes Jin . "Apakah kau juga…? maksudku kau Jungkook?! Apa kalian…."

Jimin menatap Jin kesal, hyung nya ini kalau berbicara setengah-setengah, membuat kesal saja.

"Mwo?" Taehyung menatap Jin bingung, tangannya masih memegang sumpitnya dan hendak menyumpitkan makanan kemulutnya.

"Apakah kau dan Jungkook sudah? Ahh…. apakah kau dan Jungkook sering melakukan hubungan?" tanya Jimin langsung pada intinya, dari pada membuat penasaran dengan hubungan Taehyung yang menurutnya disembunyikan rapat-rapat oleh Taehyung.

Taehyung menatap kearah jimin. Apa maksudnya sering melakukan? Melakukan apa… Taehyung memutar otaknya, berpikir sejenak. Ah, dia mengerti maksud si bantet mesum ini. Tidak lucu kalau dia kelabakan dan tampak gugup. Ia memasang wajah normal dan juga mempersiapkan senyum smirknya.

"Apa kau ragu aku tidak bisa membuat Jungkook hamil? Hmm…?!" jawab Taehyung enteng, sembari mencibir. Jin membulatkan matanya, ia tidak percaya, berarti yang ada dipikirannya benar? Aigoo!

Jimin masih tercengang dengan mulutnya yang sedikit terbuka mendengar penjelasan Taehyung yang singkat, namun maknanya? Dia seperti pria sejati…

"M…mwo?" gumam Jimin tidak percaya.

"Menurutmu apa yang aku lakukan dengan kekasihku disana malam-malam, berdua. Ingat hanya berdua, kau pasti tahu apa yang aku lakukan pada Jungkook, tidak perlu aku menjelaskannya panjang lebar padamu. Aku yakin, kau pasti tahu!" Taehyung memperlihatkan smirknya pada jimin. Dasar, mereka berdua mudah percaya dengan kata-katanya. Bodoh sekali kedua hyung-nya ini.

Mana mungkin? Mana mungkin dia berani menyentuh namja yang baru ia kenal. Tapi sepertinya dia melupakan sesuatu, dia telah berani mencium Jungkook.

"Tae….!" Jin memanggilnya, ia kemudian menatap Jin dengan malas. Jin sepertinya mengisyaratkan sesuatu.

"Ya! Jin Hyung… kau ini kenapa seperti melihat hantu? Apa kau sama terkejutnya dengan Jimin? Hum!?" kata Taehyung seperti meremehkan. Jin menghardikkan kepalanya kearah Taehyung, ia melihat Jimin juga melakukan hal yang sama.

Mereka berdua tampak aneh, ada apa sih dengannya? Sebelum Taehyung menoleh, ia mendengar deheman kecil. Tunggu?! Dibelakangnya ada orang, siapa?

"Apa itu kelakuanmu padanya Taehyung-ah!"

Taehyung mengenal dengan jelas pemilik suara ini. Dengan cepat ia membalikkan badannya, dan yah ia terkejut sekarang. Ia tidak percaya orang ini ada disini sekarang.

"hy-Hyung "

.

.

.

TBC

Sebelum nya maaf phiie hilang lama banget , harap maklum ya phiie kemarin lagi sibuk sama tugas sekolah sama ujian nasional jadi maaf banget buat yang nunggu . ini baru pembukaan aja makanya dikit hehe , besok di panjangin kok tenang aja .

See you