Scandal Chapter 6
.
.
.
"Hyu...Hyung!" pekiknya terkejut melihat Hyungnya sudah ada dibelakangnya, sejak kapan? Apa Hyungnya ini mendengar apa yang ia katakan pada Jimin dan juga Jin?! Baekhyun menatap Taehyung dengan geram, ia tidak menyangka adiknya seperti ini... memalukan!
"Kenapa kau bisa masuk? Ya! Sejak kapan Hyung ada disini!?" kata Taehyung lagi. Baekhyun mengambil nafas dalam-dalam karena kebodohan adiknya ini, ia harus ekstra sabar.
"Itu tidak penting! yang terpenting adalah... aku ingin bicara padamu dan juga pada calon adik iparku!" kata Baekhyun, kemudian menoleh kesamping. "Jhope, mana Jungkook?" kata Baekhyun lagi.
Taehyung membulatkan matanya, ia terkejut. Kakaknya sudah tahu mengenai hal ini, jelaslah Taehyung bodoh, bagaimana mungkin kakaknya tidak tahu. Tapi, Jungkook? Dari mana kakaknya tahu. Ohh... tidak matilah kau Kim Taehyung!
Jungkook dan Jhope berjalan mendekat kearah Taehyung. Baekhyun, matanya terus menatap Taehyung yang masih tampak shock. Sial! Dia harus menjelaskan apa nanti, benar-benar ia belum siap, jika kakaknya yang juga jelmaan iblis ini mengintrogasinya.
Sementara Jimin dan Jin mencium aura neraka disini, bagaimana tidak Baekhyun dan Taehyung, disatukan dalam perdebatan. Sungguh menyeramkan...
Mati? Atau pura-pura pingsan adalah jalan satu-satunya yang terlintas dipikiran Taehyung, tidak! Ini tidak mungkin... Arghh! Hyungnya tidak bodoh. Kini tatapan mata Taehyung menatap kearah Jungkook, Jhope? Kenapa mereka berdua tampak sangat akur dimata Taehyung.
"Kajja, ikut aku!" kata Baekhyun. Taehyung memicingkan mata kearah Jungkook, ia tidak bisa membiarkan kakaknya seperti ini. Bisa-bisa, semuanya akan ketahuan.
Baekhyun akan menarik tangannya, dengan cepat Taehyung menepisnya dan menarik pergelangan tangan Jungkook. Jungkook terkejut dengan perlakuan Taehyung yang tiba-tiba ini. Taehyung menyambar kunci mobilnya dan segera berlari keluar dari tempat ini. Jungkook mengikutinya dengan berlari kecil juga. Mereka berdua mendengar teriakan Baekhyun.
"YA! Kau mau kemana... " pekik Baekhyun.
"Berhenti Taehyung-ah! KAU MATI HUH!BERHENTI!" Baekhyun menyusul keluar, dan berniat mengejar Taehyung.
Tapi Taehyung terus berlari dengan mencengkeram erat tangan Jungkook, yang ia ingin sekarang adalah menjauh dari kakaknya ini, yang benar saja, ia bahkan belum mengenal Jungkook lebih dalam, bisa-bisa kakaknya mengubur dia hidup-hidup jika tahu ia belum mengenal Namja ini, tapi sudah pernah melakukan hal yang tidak semestinya menurut pikiran Hyungnya.
Jungkook tidak tahu maksud pria ini, kenapa memilih menghindar dari kakaknya sendiri. Ia sebenarnya tidak kuasa menyesuaikan langkahnya dengan langkah Taehyung yang panjang. Ia kesulitan dalam berlari, apalagi kondisinya ia membawa tas sekolah yang menurutnya berat .
.
.
"Kenapa dia aneh sekali ya?" kata Jimin yang menghampiri Baekhyun yang masuk kedalam apartement, ia sedang frustasi sepertinya karena gagal mengejar Taehyung dan Jungkook.
"Hh.. molla?" gersahnya. "Ya, Jimin kau ini temannya kenapa malah bertanya padaku?!" Baekhyun sepertinya melemparkan kekesalannya pada Jimin.
"Aigoo! Maafkan aku, aku kesal dengan Taehyung!" tambahnya lagi.
"Arasseo... gwenchana."
"Jhope... Kau tahu sesuatu?" Baekhyun menatap Jhope. Jhope hanya menggeleng pelan, sepertinya memang Taehyung juga tidak menceritakan apa-apa pada roomatenya ini, pikir Baekhyun.
"Baekhyun hyung, Taehyung sangat romantis menurutku. Menyembunyikan pacarnya, melamarnya, bersedia menikahinya, dan sekarang melarikan diri. Benar-benar dramatis..." kata Jimin menerawang.
TAK!
"Aish! Appo-yo..." keluhnya karena Baekhyun memukul kepala jimin yang sepertinya sudah terkontaminasi dengan hal-hal yang mesum.
"Sebenarnya kakak adik tidak ada bedanya, Tskk! Ya Tuhan, nasib buruk bertemu dengan kedua bersaudara ini."
"Ya! Tutup mulutmu, atau suga akan ku bawa kabur huh!" pekik Baekhyun.
"Aigoo~ Baekhyun hyung, aku kan hanya bercanda, tapi memang kenyataannya adikmu memang romantis."
"Meniduri orang yang belum dinikahinya, dan dengan bangganya membuat orang itu hamil untuk bertaruh padamu, apa itu romantis! romantis apanya seperti itu?! Huh!?" kata Baekhyun kesal, rupanya dia mendengar apa yang Taehyung katakan, beruntung namja malang -Jungkook- tidak mendengarnya, karena Baekhyun memang sengaja masuk terlebih dulu. Kalau namja itu mendengarnya, apa adiknya kini akan baik-baik saja?
"Baekhyun hyung... tenangkan dirimu." kata Jhope "Aku yakin, Taehyung bukan yang sepeti kau bayangkan, dia hanya dimabuk cinta saja."
"Euh?"
"Ne, cinta yang menggebu-gebu. Aku jamin, mereka hanya sebatas berciuman saja!" kata Jhope lagi.
.
.
Taehyung berhenti tepat didepan mobilnya. Nafasnya terdengar sangat berat, terengah-engah karena memang ia berlari cukup jauh. Keringatnya mengucur didahinya, ia mengatur nafasnya kemudian menatap orang yang ada disampingnya.
Jungkook menatap Taehyung kesal dan penuh dengan amarah, tentu saja dengan nafasnya yang terengah-engah juga.
"Kau gila!" pekik Jungkook. "Kenapa kau menghindari Hyungmu! Justru bagus, aku akan bilang agar_"
"Diam!" sentak Taehyung, matanya menatap tajam kearah Jungkook. "Cepat masuk!" Taehyung mendorong tubuh Jungkook masuk kedalam mobilnya. Dengan cepat pula ia berlari menuju kemudinya, Jungkook tidak bisa menolak ataupun protes. Lidahnya kelu setelah melihat tatapan mata Taehyung yang tajam kearahnya tadi.
Ia hanya bisa mencibir dengan bibirnya saja, ia bisa apa untuk melawan pria ini. Lihatlah, gaya menyetirnya saja menyeramkan sekali. Jungkook memilih diam, ia mendengus pelan. Kenapa pria disampingnya ini selalu berbuat semaunya, tanpa memperdulikan posisinya sekarang.
"Bertemu Hyung dimana?" tanya Taehyung pada Jungkook, tatapannya masih menatap lurus kedepan.
"Di apartementku" jawabnya singkat. Taehyung menatap gadis ini dari samping, ia tampak bingung.
"Dia mencarimu, dan juga mencariku, kebetulan ada Jhope Hyung bersamaku tadi." jawab Jungkook datar. Ia malas sekali dengan Taehyung, ada pria sepertinya, bertingkah seenaknya.
"Sudah aku duga!" gumam Taehyung pelan.
"Mwo? Apa yang kau pikirkan..." protes Jungkook pada Taehyung, sepertinya Taehyung kecewa dengannya.
"Anniya, apa kau sengaja dijemput Jhope hyung agar datang kedorm? Hum!?" Taehyung menoleh lagi kearah Jungkook. Jungkook sedikit tersentak, apa-apaan pria ini menuduhnya sembarangan.
"Mwo!? Aku dijemput Jhope Hyung?... dari mana kau ada pikiran seperti itu?!" Jungkook menghela nafas beratnya. "aku bertemu dengannya dihalte saat aku ingin berangkat ke sekolah dan dia memberiku tumpangan!"
Taehyung seperti mengabaikan apa kata-kata Jungkook barusan, lihatlah dengan santainya ia malah asyik mengemudi tanpa menoleh, malah memalingkan wajahnya kejendela. Dasar pria aneh. Sebenarnya ia sangat jelas mendengar apa yang Jungkook katakan.
"Turunkan aku disini!" pekik Jungkook. "Biar aku berjalan kaki. Aku harus berangkat kesekolah!" kata Jungkook lagi.
"Mwo?! Tsskk enak saja!" Taehyung menatap Jungkook dengan smirknya. Taehyung malah menambah kecepatan mobilnya.
Jungkook membulatkan matanya kearah Taehyung, bagaimana bisa pria seegois ini. Dia belum menjadi istrinya saja seperti ini, apalagi nanti jika sudah menjadi istrinya? Yaa... apa yang ia pikirkan? Sudah berniat menjadi istri Kim Taehyung? Sulit dipercaya.
"Ya... Kita mau kemana? Ini Bukan arah ke sekolah ku..." kata Jungkook bingung saat mobil Taehyung tidak menuju sekolahnya. Taehyung hanya tersenyum simpul mendengar apa kata Namja disampingnya ini.
"Taehyung-sshi!" pekik Jungkook kesal karena Taehyung mengabaikannya. Dasar pria tidak waras...
"Aigoo! Tenang saja, kau pikir aku akan membawamu kemana? Berkencan? Huh.. yang benar saja!" gerutu Taehyung. "Kita akan ke MBC! Ada perform disana..." tambah Taehyung santai.
"MWO! MBC? Buat apa aku mengikutimu perform... shirheo-shireo! Aku ingin berangkat kesekolah , aku tidak ingin dikeluarkan dari sekolahku!"
"Siapa yang berani mengeluarkan mu huh ? kau punya Hyung segalak macan dan pacar yang terkenal siapa yang berani padamu ? " Jungkook mendecah sebal mendengar ucapan Taehyung.
" lagipula saat ini sekolah bukan tempat yang bagus untuk kau datangi ingat kau kekasih seorang Kim Taehyung saat ini, kau bisa mati oleh fans ku jika kesana sekarang " Taehyung menatap Jungkook. " dan Mulai hari ini, kau mempunyai tugas lain yaitu menjadi asisten Kim Taehyung!"
"APA!" teriak Jungkook terkejut. "Asistenmu! Andwae!..."
.
.
.
T.B.C
FYI, Mungkin jika FF ini end akan dihapus sekarang Juga aku lagi pindahin FF ini Ke wattpad jadi mungkin aku akan pindah kesana .
Phiiexx follow ya akun wattpad kasih
