DREAM STAR
.
oohmydarling
EXO OT12 and more!
Romance, Comedy, Hurt/Comfort
T
.
.
Chapter 4
Transformation : Baekhyun's Gone?!
.
.
Makanan yang dipesan oleh Kai datang namun fokusnya masih tetap pada lelaki berpipi tembam didepannya saat itu.
"Wahh~ wanginya enak sekali kau sering makan disini? Kai? Kai!" Kyungsoo melambai-lambaikan tangannya melihat Kai yang terdiam seperti patung sambil senyum-senyum sendiri.
"Oh? Ah.. Ya.. Ini salah satu makanan favoritku hyung." Kai tersenyum sambil menggelengkan kepalanya perlahan, Apa yang kau pikirkan Kai, fokus!
"Eum, sebenarnya sih aku bisa kalau hanya memasak seperti ini, jadi kau tidak perlu membuang-buang uangmu lagi, dengan harga yang sama kau bisa mendapat yang lebih banyak!" Kyungsoo menjelaskan sambil tersenyum lebar kepada Kai, mendengar itu mata Kai membola, membayangkan Ia bisa makan banyak ayam goreng.
"Kita lakukan besok, bagaimana hyung?" Tanya Kai dengan antusias, Kyungsoo menganggukkan kepalanya sambil tertawa kecil dan mereka melanjutkan melahap ayam yang sudah disajikan.
.
Ditempat lainnya, Baekhyun sudah memulai kegiatannya yaitu menguruskan badan dan membentuk tubuh dengan makan makanan yang sehat, melakukan fitness rutin, belajar beberapa ajaran bela diri termasuk hapkido. Dulu Baekhyun adalah seorang atlit hapkido cilik tetapi semuanya terhenyi ketika Ia mulai menyukai musik.
Disamping itu semua Baekgyun terkadang lari pagi bersama Kris, Baekhyun tidak lupa latihan bersama pelatih khusus tari dan akting yang sangat teramat baik dengan Baekhyun malah mereka membantunya untuk bisa mendapatkan s line dan mengajarkan bagaimana cara merawat diri dan memakai eyeliner yang baik.
Baekhyun melewati waktu berbulan-bulan untuk bisa menguruskan badannya dan ada beberapa bagian yang harus dibenahi dengan operasi, selama berbulan-bulan itu juga tak hanya tubuh dan wajahnya yang berubah menjadi begitu manis, cantik, dan imut secara bersamaan namun sifatnya juga berubah menjadi begitu ceria dan talkative.
"60 Kilo! Yesss!" Baekhyun mengepalkan tangannya, Ia berhasil menurunkan sekitar 100 kilo lebih dalam jangka waktu 7 bulan berfokus pada perubahaanya, namun ada satu hal yang membuatnya masih terlihat begitu kurang.
"Selamat Baekkie, kau sudah melakukan yang terbaik dan kau pantas mendapatkannya." Kris terkekeh kecil dan Baekhyun menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Tetapi ada satu lagi yang harus kau lakukan untuk hari ini." Kris menatap lelaki mungil didepannya itu dari ujung kaki hingga ujung kepala.
"follow me." Ia menggenggam tangan Baekhyun keluar dari gedung bertingkat itu dan mengendarai mobilnya kesuatu tempat, dan tempat itu—
"Huh? Kau mau belanja ge? A-aku tidak mengerti bagaimana cara berpakaian seperti model! Ya-ya ge aku tidak punya uang!" Baekhyun memanyunkan bibirnya sambil mengikuti kemana bossnya itu membawanya.
"Hei Kris! Ada yang bisa kubantu?" Baekhyun terdiam ditempat melihat wanita didepannya, i-itu Tiffany Girls Generation!!! Baekhyun adalah salah satu fanboy mereka namun Ia tak pernah melihat idolanya dalam jarak sedekat ini!!
"Hai Fanny, aku membawakan dia untukmu, aku minta kau pilihkan baju yang menurutmu cocok dengan wajahnya." Wanita itu menganggukkan kepalanya sambil memandangi Baekhyun dari ujung kepala sampai ujung kaki bolak-balik.
"i got it! oh can you tell me what his name?" Tanya Tiffany sambil menunjuk Baekhyun.
"Byun Baekhyun, kau bisa memanggilnya Baekkie." Kris mendorong pelan pinggang Baekhyun dan tangan Tiffany menggenggam lengan Baekhyun sambil membawanya menjauh dari Kris.
"Oke! Aku akan memilihkan baju untukmu, Haaish~ you're so cuuute oh gosh!" Tiffany mencubit pipinya dengan gemas kemudian memanggil para pekerjanya untuk mengambilkan baju dengan berbagai gaya, seperti casual, swag, formal, summer, vintage hingga denim.
"Nah Baekhyun kau coba satu persatu ya." Baekhyun dipersilahkan memasuki ruang ganti sambil membawa satu setelan baju, Kris yang tadi menunggu diluar, sudah berada disamping Tiffany.
Tak lama kemudian, Baekhyun keluar dari kamar ganti dengan pakaian pertamanya. Kris dan Tiffany melihatnya dengan berfikir kemudian menyuruh Baekhyun mengambil setelan lain. Selama beberapa kali keduanya menyuruh Baekhyun untuk mengganti hingga Baekhyun keluar dengan baju yang terkesan casual namun menunjukkan sisi sexy dengan sedikit ruang terbuka diantara bahunya memunculkan sisi imut dan menggemaskan Baekhyun meningkat hingga 1000000000%.
"Oke i pick this and the rest of his clothes." Kris mengangguk sambil berbalik mengusap wajahnya, mengembalikan fokusnya bersama dengan Tiffany yang masih ingin mencubit-cubit gemas pipi Baekhyun yang terlihat begitu polos dan menggemaskan.
"Kris ge~!" Baekyun menghampiri lelaki itu kemudian memegang ujung pakaiannya sambil menatap Kris dengan bingung.
"Kau membelikan itu semua? BENARKAH? UWAH. Terima kasih gege!" Baekhyun reflek memeluk Kris yang masih belum sada sepenuhnya.
"Aa..h ya, sama-sama Baekhyun." Kris tersenyum sambil mengusap rambutnya kemudian setelah membayar Kris mengajak Baekhyun kesalah satu penata rambut yang terkenal dan juga salah satu sahabatnya.
"Kriiis!~~ Oh Tuhan, lama sekali aku tak bertemu denganmu." Sapa seorang wanita cantik, diakemudian memeluk bossnya itu sambil tersenyum lebar.
"Aku baik, bagaimana kabarmu?" Ia kembali tertawa sambil mengangguk perlahan, "aku baik, eyy kau membawa siapa ini?" Tanyanya melihat Baekhyun yang terbengong-bengong disamping Kris.
"Ah, dia anak didik spesialku aku ingin kau merubahnya hinga benar-benar bersinar karena sebentar lagi dia akan debut." Jelas Kris, wanita itu mengangguk-angguk sambil melihat wajah Baekhyun, mengamatinya dalam-dalam.
"Oke, kau tunggu disini ya darling. Aku akan kembali dengan si mungil yang baru~ ayo ikut aku." Wanita itu mengajaknya kelantai dua disana Baekhyun diberikan perawatan spa, waxing, pijatan kaki dan juga perawatan kuku.
Kemudian, Baekhyun dialihkan untuk diberi perawatan wajah lalu setelahnya diberi masker wajah agar kulit wajahnya tampak bersinar sambil berendam di sebuah hot tub yang mengandung herbal untuk kesehatan kulit serta tubuh.
Setelah semuanya selesai, giliran rambut Baekhyun, wanita itu menemui Baekhyun sambil berkonsultasi Ia menjelaskan bagaimana cara merawat rambut yang akan dirusak dengan diwarnai, Baekhyun hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. Sungguh, Ia tidak mengerti apapun yang dikatakan olehnya.
"Kita mulai ya." Keduanya tersenyum dan Baekhyun hanya bisa pasrah, apapun hasilnya Ia tentu akan terlihat bagus.
Jam demi jam berlalu, dibawah Kris sudah tertidur dengan majalah yang menutupi wajahnya, benar-benar melelahkan. Apa yang diperbuat mereka hingga lama seperti ini?
"Ya!" Teman Kris itu membangunkannya dengan cara memukul pantat Kris hingga Ia tergopoh-gopoh dan melihat sekeliling.
"Si mungil sudah selesai, kau tidak mau melihatnya?" Tanya wanita itu dan Kris mengangguk polos.
"Ayo, ikut aku keatas dia sedang ketoilet." Wanita itu menggenggam tangan Kris sambil membawanya kelantai dua, entah apa yang membuat Kris menjadi jantungan, Ia merasa ada sesuatu didalam perutnya hingga Ia merasa seperti diaduk-aduk.
Bertepatan dengan Baekhyun yang baru saja keluar dari kamar mandi, Kris terpaku melihat sosok Baekhyun dengan rambut milk chocolate-nya, bibirnya berwarna pink, matanya yang sayu seperti anak anjing, wajahnya yang putih mulus membuat Kris benar-benar lupa diri.
"B-baek.."
"Oh? Kris ge, maaf membuatmu lama menunggu." Baekhyun tersenyum, senyuman yang dapat menyihir Kris seperti mantra yang kuat.
"Ge.. ehe aku.. lapar." Baekhyun menunjukkan cengirannya sambil menggaruk tengkuknya, benar-benar sudah ditraktir masih saja minta dibelikan makan.
"Ah.. aku juga, tapi aku ingin masakanmu." Ucap Kris membuat mata Baekhyun membola, sangat tumben pikir Baekhyun tetapi itu adalah permintaan bossnya jadi Ia menyetujui permintaan Kris dan segera pulang ke appartment setelah membayar.
"Baek, bagaimana kita rayakan ini dengan mengundang monster sekaligus merayakan ulang tahunku?" Tanya Kris sambil tersenyum namun membuat Baekhyun terkejut bukan main.
"ULANG TAHUNMU?! Yaa kau mau cari mati ge? Akupun tak tahu kau berulang tahun malah kau membelikan banyak sekali barang. Ahh aku sangat berhutang padamu ge!" Baekhyun mengoceh sambil mengatupkan kedua tangannya, tetapi Kris hanya tertawa kecil.
"Tidak bisakah kau hanya mengucapkan selamat ulang tahun saja padaku? Lagi pula kau hadiah yang sempurna bagiku." Terdiam sejenak, Baekhyun mengerjabkan matanya sambil mencerna perkataan Kris.
"E-eh? sa-saengilchukaha-hamnida, daepyo-nim.." Baekhyun membungkuk sopan, Kris yang menyetir tertawa terbahak sambil mengusap-usap rambut Baekhyun.
.
Selama 7 bulan terakhir, Baekhyun tak pernah datang ke dorm atau ke agensi, begitu juga dengan Kris Ia tK membuka pembicaraan apapun tentangnya sekalipun banyak dari member Monster mulai menanyainya banyak hal tentang Baekhyun seperti, "Apakah dia dipecat?" atau "Apakah dia bunuh diri?!" tetapi Kris hanya tersenyum kemudian, "akupun tidak tahu." samhil memasang wajah polosnya, Ia mengedikkan bahu.
Tetapi ini sudah memasuki bulan ke 7, para member Monster termasuk Kyungsoo dan Chanyeol mulai gelisah, Kyungsoo mulai bertanya-tanya apakah Baekhyun baik-baik saja? Dan apakah dia makan dengan baik? Namun tidak dengan Chanyeol, Ia berfikir lebih buruk seperti Apakah si babi itu pergi karena ulahnya? Apakah dia bunuh diri? Apakah Ia keterlaluan? Apa aku harus minta maaf? Tapi dilihat-lihat si babi itu baik juga..
"Hah~ aku tak menemukan apapun." Lamunan Chanyeol terbuyar saat Kai dan Kyungsoo masuk kedalam dorm sambil terduduk lemas.
"Kris ge tidak menjawab panggilan, Baekhyun juga sama. Kami mencari kerumah hingga ketempat kerja paruh waktunya semuanya tidak ada." Kai memijat kepalanya yang mulai pening, sebetulnya siapa Baekhyun sampai semua orang mencarinya? Salah satu fakta bahwa dia adalah salah satu member dan jika dia tidak ada maka kembalinya Monster di industri musik akan semakin tertunda.
"Ya, apa kau sudah mencari di pinggir sungai? siapa tau dia—" sebeluk Sehun menyelesaikan kalimatnya, kekasihnya Luhan sudah memberikan tatapan tajam.
"Jangan berfikir yang tidak-tidak Oh Mija." Kyungsoo melempar bantal sofa sambil mendesah panjang.
"Suho sudah berusaha mencari di agensi lain bersama Lay, Chen dan Xiumin. Dan kurasa mereka juga tak mendapatkan secuil jejak." Seseorang muncul menghampiri kelima temannya, lelaki itu memiliki kantung mata alami dibawah matanya.
"Apakah mereka sudah menghubungimu, Tao?" Tanya Luhan dengan begitu lembut, Tao mengangguk perlahan dan semuanya mendesah kasar.
Tak lama kemudian, Chanyeol bangkit berdiri Ia mengambil langkah-langkah lebar lalu menyambar kunci mobil.
"Ya hyung kau mau kemana?" Tanya Kai namun tak dijawab oleh lelaki itu, Kai menggelengkan kepalanya tak faham dengan pemikiran lelaki itu.
Tak disangka, Chanyeol menghampiri ruangan Kris di agensi namun Ia tak menemukan batang hidung lelaki itu dengan cepat Ia kembali menjalankan mobilnya, Ia harus mencari Baekhyun dan memberitau kabar ini secepatnya pada Kris agar Ia dapat menanggapi kasus yang gawat seperti ini.
Ditempat lain, Kris dan Baekhyun sedang bersenda gurau bersama didapur. Mereka sedang membuat cake ulang tahun dan Kris terlihat senang sekali mengganggu si mungil.
"Ya gege hentikan~ kekeke" Baekhyun berkata serius namun Kris masih saja mencolek Baekhyun dengan adonan.
"Awas kau ge!" Baekhyun mengambilkrim kocok disendok lalu dilemparkan tepat pada wajah Kris lalu Baekhyun terbahak-bahak.
"Rasakan!! Huahahaha— Yakk!" Kris membalas Baekhyun dengan melemparkan buah strawberry kesukaan Baekhyun kemudian kabur diiringi candaan mereka, suara bel appartment Kris berbunyi sehingga kegiatan mereka terhenti dan Kris segera mengelap sisa krim diwajahnya dan berjalan menuju pintu. Dilihatnya, Chanyeol datang dengan wajah yang campur aduk dan alis yang bertautan begitu erat.
"Oh? Chanyeol? Ada apa?" Tanpa berfikir panjang Chanyeol masuk kedalam sambil menunggu Kris menutup pintu.
"Hyung, kau harus mencari si babi itu kami sudah mencari kemana-mana dan dia tidak ada dimanapun!!" Chanyeol menekankan setiap perkataanya dan Kris mendengarkan dengan seksama sambil menautkan alisnya.
"Aku sudah menemukannya dan dia ada ditempat yang sangat jauh dari kalian." Kris menjelaskan dengan tenang, namun dilihat dari wajah Chanyeol Ia masih memiliki segudang pertanyaan yang dapat tertebak oleh Kris.
"Lalu? Kenapa kau tak membawanya?"
"Dia akan datang."
"Kapan?"
"Secepatnya."
"Secepatnya? Kapan?"
"Malam ini."
"Kau fikir dia Jin?"
"Tapi memang benar, kalian terlalu sibuk dengan mencarinya hingga luoa dengan ulang tahunku." Chanyeol terdiam dengan mata yang terbuka lebar, Ia melihat tanggal di ponselnya.
"Selamat ulang tahun hyung, tapi kau benar sudah menemukannya?" Astaga bocah ini, fikir Kris.
"Kufikir kau tidak peduli dengan babimu itu." Chanyeol terdiam lagi, kali ini Ia mulai terlihat aneh dan kemudian menggaruk lehernya yang tak gatal.
"Nanti malam kalian kemari untuk perayaan ulang tahunku dan kujamin Baekhyun sudah datang." Jelas Kris sambil tersenyum kecil.
"Hmm.. oke, satu pertanyaan lagi kau melakukan apa hingga wajahmu belepotan hyung?" Tanya Chanyeol, kini Kris yang gelagapan.
"Hah? Oh aku belajar memasak kue, aish sudah pulang aku harus menyiapkan tempat untuk kalian." Dengan gerakan cepat Kris membuka pintu dan Chanyeol keluar dengan wajah yang penasaran.
"Aneh.." Setelah memiringkan kepalanya, Ia berjalan keluar dari gedung itu dan kembali pulang.
.
.
To Be Continued~
.
.
Author's Note
Haii~ bagaimana hari kalian? Kuharap baik-baik saja dan apakah kalian sudah menonton video Ko Ko Bop? MEREKA BENAR-BENAR KEREN OMG. Dan kurasa, SM tidak main-main kali ini sungguh keren.
Oh? Di chapter ini Baekhyun sudah berubah menjadi Baekhyun yang "bersinar" bagaimana menurut kalian? ㅋㅋㅋ dan dichapter selanjutnya mungkin akan ada "ADEGAN DEWASA" yang kuharap membuat kalian penasaran, siapa dengan siapa ya? Hehehe.
Jangan lupa untuk meninggalkan REVIEW, LIKE dan FOLLOW cerita ini ya~~
See you in the next Chapter!
