DREAM STAR
oohmydarling
EXO OT12 and more!
Romance, Comedy, Hurt/Comfort
T
.
[!!!] CHAPTER INI MENGANDUNG ADEGAN DEWASA DAN KEKERASAN.
.
.
Chapter 6
Witch wears high heels ( 1 )
.
.
Baekhyun benar-benar tak sadarkan diri, untung saja Chanyeol cepat menangkap Baekhyun dan tak terjatuh dilantai. Walaupun Ia membencinya namun tidak baik membiarkan seseorang dalam bahaya lagi pula Baekhyun adalah aset terbaru perusahaan.
Tanpa banyak berbicara lagi, Chanyeol menggendongnya dengan Koala style bertepatan ketika Mabel Yuan yang datang kearahnya.
"Kenapa dia?" Tanyanya dengan nada yang mulai sinis. "Aku harus menolongnya, dia mabuk berat." Chanyeol mulai menuruni tangga namun Mabel Yuan mencegah Chanyeol.
"Bukankah dia si babi itu? Mengapa kau menolongnya? Geletakkan saja! Aku sedang ingin.. ayo denganku saja eung?" Wanita itu memberikan nada manja sambil menggoyangkan tangan Chanyeol sambil memajukan bibirnya.
"Maafkan aku, aku tidak bisa." Chanyeol tersenyum sambil meninggalkan kekasihnya, awalnya Ia membawa wanita itu karena kekasihnya merengek ingin ikut menonton kesuksesan Chanyeol dan tumben sekali wanita itu menelfon Chanyeol terlebih dahulu.
Beruntung Chanyeol membawa mobil sendiri dan dengan cepat Ia memasukkan Baekhyun dijok penumpang disampingnya, mereka pulang tanpa seijin Kris dan member lain.
"Eungh~" Baekhyun menggeliatkan badannya dan memeluk tubuhnya sendiri sambil bergumam, hal itu membuat Chanyeol melirik Baekhyun dengan khawatir. Mungkin, Chanyeol memang sudah kehilangan akal.
Setibanya di dorm, lelaki itu kembali menggendong Baekhyun masuk kedalam kamar mereka dan merebahkan Baekhyun di Kasur mereka, karena kasur dikamar itu hanya satu dan berukuran King Size.
Dengan telaten, Chanyeol mulai mengganti pakaian Baekhyun dan menyeka tubuh Baekhyun kemudian menaikkan selimut hingga ke lehernya, didalam hatinya Ia terus bertanya apakah Baekhyun sepenting itu baginya? Jika diingat-ingat lagi tugasnya untuk Baekhyun memang belum selesai.
"Hh~" Baekhyun membuka matanya sedikit dan melihat Chanyeol yang hendak naik ke kasur, hendak beristirahat.
"Kris ge, apakah kita sudah pulang? Maafkan aku, aku merepotkan." Baekhyun berucap dengan sangat sayu. Ia mengelantur, mengira bahwa itu adalah Kris, Chanyeol tersenyum sambil mengusap rambut Baekhyun.
"Tidak perlu khawatir, kau sudah ada dirumah." Baekhyun mendesah sambil menutup matanya kembali, tubuhnya sangat lemas dan perutnya begitu sakit namun Ia tak mau jika Ia harus merepotkan orang lain maka Baekhyun menahannya.
Chanyeol merebahkan dirinya disamping Baekhyun dan Ia mendesah kasar sambil menatap langit-langit, Ia berfikir sambil sesekali menatap Baekhyun yang sedang tertidur, sesekali Baekhyun meringkik untuk menahan sakitnya.
"Maafkan aku, Baek." Chanyeol mengusap rambut Baekhyun perlahan, Chanyeol terdiam pikirannya mulai berantakan pro dan kontra mulai berdatangan memenuhi pikirannya hingga tertidur, bagaimanapun itu Baekhyun masih tanggung jawabnya.
Keesokan paginya, Baekhyun mengerjapkan matanya perlahan dan ketika penglihatannya mulai jelas Ia melihat seseorang yang sangat dekat dengan wajahnya dan dia adalah—
Baekhyun hampir saja terjungkal ketika Ia melihat Chanyeol didepannya dan wajah mereka sangat teramat dekat, perlahan Baekhyun turun dari kasur perlahan-lahan dan masuk kedalam kamar mandi ketika Ia mencium bau alkohol yang begitu menyengat dari badannya.
Perlahan-lahan ingatan semalam ketika Chanyeol menghajar orang yang hendak membahayakannya dan kemudian ingatannya memudar.
"Hais, apa yang kau lakukan!" Baekhyun mengetuk kepalanya, setelah menyikat giginya dan membasuh wajahnya, Baekhyun berjalan keluar dari kamar dan menemukan Kyungsoo sedang memasak didapur.
"Kyung-ah, selamat pagi!" Sapa Baekhyun sambil tersenyum Kyungsoo berbalik dan membalas senyuman Baekhyun.
"Selamat pagi, semalam kau kemana eo?" Tanya Kyungsoo, Baekhyun mengedikkan bahunya.
"Aku tak sadarkan diri, semalam hampir saja aku dalam bahaya namun seseorang menolongku dan kemudian semuanya menjadi gelap, aku sudah ada dirumah." Baekhyun menggaruk kepalanya, Kyungsoo terkekeh sambil memotong sayuran.
"Kris ge terus-terusan mencarimu dan Chanyeol semalam, aku juga tak sadarkan diri aku benar-benar hangover hingga sesuatu terjadi." Kyungsoo tersenyum malu-malu namun Baekhyun menunjukkan ekspresi anehnya.
"Kenapa wajahmu aneh begitu ew." Kyungsoo memutar bola matanya kasar sambil mendesah. "I had my first time, semalam dorm ini sungguh berisikOke? Dan kau tak mendengarnya?" Baekhyun makin mengerutkan dahinya, ingatan Baekhyun tak sama sekali mengingat adanya suara berisik.
"Sudahlah, kau harus sarapan terlebih dahulu." Baekhyun mengangguk pelan kemudian duduk sambil menunggu sarapannya hingga seseorang menghampiri mereka, membuka kulkas dan meneguk air dingin itu sambil duduk disamping Baekhyun.
"Lain kali jangan ganggu orang tidur, gara-gara kalian aku terjaga hampir semalaman." Baekhyun terkejut menatap kesampingnya dan terdapat Chanyeol menatap Kyungsoo dengan death glare-nya.
"Hahaha maafkan kami, Chanyeol-ah." Kyungsoo kemudian menaruh dua piring berisikan makanan, kemudian kembali sibuk dengan masakannya.
"Oh omong-omong kalian berdua tidak—" Kyungsoo membalikkan badannya, wajahnya terkejut, Chanyeol menatap Kyungsoo dengan tatapan mematikan sehingga Kyungsoo membalikkan badannya sambil terkekeh pelan.
"Memang ada apa? Ingatanku benar-benar kacau." Baekhyun berucap sambil melahap makanannya, Chanyeol menggeleng "Kau hanya tidak sadar semalam dan tertidur semalaman." Baekhyun cukup terkejut ketika melihat musuh bebuyutan didepannya itu tersenyum dan berkata sangat lembut.
"Ah.. Kyungsoo bilang semalam berisik tetapi aku tak mendengarnya, apa mereka memanggilku sehingga aku tak dengar ya?" Chanyeol hampir saja tersedak namun Ia terdiam, semalam memang Chanyeol yang menutupi telinga Baekhyun sambil mengumpat.
"Hm, semalam mereka semua mabuk dan meracau tak jelas." Chanyeol beralasan dan untung saja sangat masuk akal.
"Ah, Kris ge bilang kita masuk nominasi penghargaan dan kurasa acaranya setelah sebulan promosi kita." Kyungsoo menjelaskan, semalam Kris memang mengumumkannya beberapa menit setelah kehilangan Baekhyun.
"Cool, terima kasih soo." Baekhyun hanya tersenyum, berharap Monster akan sukses kedepannya.
Dan apa yang diharapkan Baekhyun saat itu benar-benar terkabul, nama Monster mulai dibawa-bawa menjadi halyu king music, banyak awak media yang menyorot mereka. Kembalinya Monster benar-benar menggebrak panggung musik, fans mereka semakin bertambah banyak dan penghasilan serta aktifitas mereka semakin bertumpuk.
"Mari kita sambut, MONSTER!"
"Wu Music tidak main-main dalam strategi bisnisnya."
"Penghargaan jatuh kepada, MONSTER!"
"Album of the years jatuh kepada, MONSTER!"
"Tiket showcase Monster sold out hanya dalam 0.01 detik."
"Monster berhasil menjual 1 juta kopi album."
"Rekor baru dunia, dalam satu minggu, MV Monster ditonton 50 juta kali."
.
.
Nama Monster mulai meninggi dan begitu melekat pada setiap orang, begitu juga Chanyeol dan Baekhyun yang mulai dekat. Kemanapun Chanyeol pergi maka disana akan ada Baekhyun begitu sebaliknya, hingga kekasih Chanyeol, Mabel Yuan mulai sebal.
Kris pun semakin sibuk, beberapa kali Ia bertemu dengan Baekhyun untuk mengajaknya makan malam berdua namun selalu ada Chanyeol disampingnya.
"Maaf ge, tetapi Chanyeol khawatir jika paparazi memberitakan hal-hal yang tidak enak." Baekhyun tersenyum kemudian memeluk lelaki itu sambil mengecup pipi Kris didepan Chanyeol, untung saja itu ditempat yang tak dapat terlihat orang.
"Kau mau kuantar pulang, Baek?" Kris menawarkan namun Chanyeol mengayun-ayunkan kunci mobilnya. "Baekhyun akan pulang denganku." Chanyeol berkata dengan nada yang sangat datar.
"Iya ge, dari pada gege repot aku ikut dengan Chanyeol saja. Sampai bertemu gege~" Baekhyun melambaikan tangannya, mereka berpisah.
"Aku tidak tahu kalian akan berkencan didepanku." Chanyeol berucap dengan nada yang biasa saja menutup suatu gejolak dalam hatinya.
"Berkencan?" Baekhyun menautkan alisnya, "Kau mengecup pipinya." Baekhyun tertawa terbahak sambil menepuk tangannya. "Ya! Kau pikir aku berkencan dengannya? Dia itu sudah seperti kakak kandungku~ aku menyayanginya sebagai saudaraku, walaupun aku sempat ingin memilikinya tetapi aku tak akan pernah bisa." Baekhyun tersenyum, mengingat salah satu member mereka, Tao menatap kearah Kris dengan penuh kasih sayang.
Bagaimana Tao diam-diam menaruh perhatian tanpa sepengetahuan Kris, dan ketika mereka benar-benar berbicara dan Kris menghidarinya. Bagaimana Tao mengungkapkan jika Ia sangat iri dengan Baekhyun.
"Kris ge aku ingin berbicara secara pribadi denganmu." Baekhyun tersenyum ketika saat itu sedang libur sehari dan Kris mengajak Baekhyun makan diappartmentnya.
"Kau tau ge, Tao sangat mencintaimu." Baekhyun tersenyum sambil mengusap lengan pria itu sambil tersenyum.
"Dia diam-diam memperhatikanmu, aku kira super hero yang selalu menolongku begitu kuat namun Ia memiliki sebuah kekuatan yang diberikan oleh orang lain. Aku mencintaimu ge, tapi cintaku padamu sudah berhenti ditahap saudara, aku tak bisa mencintaimu lebih. Aku sempat menginginkanmu tetapi ada sebuah pembatas yang memilikimu lebih kuat." Baekhyun tersenyum sambil mengusap pipi Kris perlahan.
"Bukalah hatimu untuk Tao ge secara perlahan. Aku mohon jangan paksakan perasaanmu padaku, biarkan aku bebas tanpa dihantui rasa bersalah." Baekhyun mengecup pipi Kris sedikit lama.
"Maafkan aku ge." Suara Baekhyun terlihat parau, Ia menangis sambil menatap Kris. Lelaki itu memegang pipi Baekhyun kemudian mencium bibirnya dengan paksa, didalam ciuman itu terdapat kesedihan yang luar biasa didalam diri kedua insan tersebut.
Keduanya saling berpanggutan dan menitihkan air mata yang membasahi pipi mereka berdua, dan setelahnya tak terjadi apapun Baekhyun pulang dengan sebuah rasa, yaitu separuh nyawanya yang entah kemana namun perasaannya begitu bebas, Ia telah merelakan Kris untuk orang lain dan berharap akan ada seseorang yang lebih baik untuknya.
"Baek? Kau melamun?" Chanyeol membuyarkan lamunan Baekhyun, kemudian Baekhyun terkekeh.
"Ehehe tidak kok!" Baekhyun menggeleng, kemudian meminta izin untuk menyalakan music player, sebuah lagu terputar lagu dari Moon Myung Jin berjudul sleepless night, lagu yang pernah dibawakannya saat audisi namun kali ini lagu itu memiliki hal yang berbeda dihati Baekhyun.
Baekhyun bergumam menyanyikan lagu itu sambil menatap sambil menatap jalanan Seoul yang bersinar, Chanyeol menatap Baekhyun sekilas sambil tersenyum didalam hatinya Ia bertanya-tanya apakah Ia mencintai Baekhyun?
.
Di tempat lain, disebuah hotel yang sangat mewah seorang wanita yang tak memakai sehelai benangpun menyesap rokoknya sambil mengebulkan asapnya keatas dan kemudian seseorang lelaki keluar dari kamar mandi, lelaki itu adalah salah seorang petinggiterkenal, umurnya sudah paruh baya denan perut yang berlemak. Dia tak mengenakan atasan dan hanya mengenakan celana brief hitam yang ketat.
"Lalu menurut ceritamu itu, apa yang kau lakukan setelah ini Yuan?" Tanya lelaki itu duduk disebelah wanita yang mematikan putung rokoknya kemudian melingkarkan tangannya dileher lelaki itu.
"Kau tau? Aku ini seperti vampire~ aku akan mengisap banyak sekali keuntungan sebanyak-banyaknya dari sibodoh Park, namun sebagai vampire jika aku tak suka dengan seseorang aku akan merobek mulutnya hingga terlepas dari kepalanya, kekekeke~ setelah puas aku akan berbahagia denganmu saja sayang~" Wanita itu terkekeh kecil kemudian lelaki didepannya itu ikut tertawa bersama sambil meraba paha dalamnya, kembali melakukan aktifitas panas mereka.
.
.
To be continued~
.
.
Author's Note :
Holaaa!~ Bagaimana dengan Chapter ini menurut kalian? Kekeke, adegan dewasa disini masih belum terlalu obvious. Kuharap kalian akan menyaksikannya dengan sangat real di Chapter depan dan tuliskan pasangan mana yang akan "melakulannya"? Hehehe~ Kuharap kalian tak menuliskan #ChanYuan ya! ㄱ.ㄱ hehehehehe~
Bagi #TeamKris maafkan aku TT.TT, mereka tak berjodoh hahahaha!~~ dan apakah kalian dapat menebak, apa yang akan dilakukan kekasih Chanyeol? Tulis di kolom REVIEW ya!
Aku akan menunggu REVIEW, FOLLOW, dan LIKE dari kalian~ hehehehe sampai bertemu di Chapter 7!
