fanfic naruto
Pair: Uzumaki Kushina.
warning: Ini hanya fanfic saja. tidak ada hubungannya dengan kejadian sebenarnya. naruto hanya milik masashi kishimoto, saya pinjam tokohnya ya hehe. . jika ada salah kata, saya mohon maaf sebagai author dan selamat membaca. maklum masih pemula.
chapter 4
Happy Reading.
Kushina's POV
Hari yang lumayan dingin di Konoha, daun daun pada berguguran berserakan dimana mana bahkan daun sakura yang indah pun berguguran. Menandakan musim dingin akan segera tiba. Mungkin sekarang aku akan banyak membeli persediaan ramen untuk kumakan karena hangat sekali. ya aku tau keseringan makan ramen tidak membuatku sehat, padahal itu makanan kesukaanku dan menjelang musim dingin begini paling enak makan ramen.
tugas tugas makin banyak dan menumpuk setelah aku ikut memilih program akselerasi untuk cepat lulus sekolah kedokteran dan bisa kerja. tetapi hawa dingin ini membuatku malas untuk mengerjakannya. ah sudahlah
End Kushina's POV.
Pagi hari yang cerah dan lumayan dingin, semua orang diluar banyak memakai mantel. Kushina sedang membeli banyak sekali persediaan ramen di minimarket.
"hai kushina". seseorang menyapanya.
"oh hai mikoto-chan, kau sedang apa disini dattebane?". tanya kushina.
"aku sedang membeli teh kemasan dan juga bumbu masakan untuk membuat sup hangat"."dan kenapa troli mu banyak ramen semua?". ucap mikoto lalu terperangah setelah melihat troli kushina yang penuh dengan cup ramen.
"hehehe biasa, dingin dingin enak makan ramen dattebane"."ramen adalah makanan kesukaanku dattebane!!". ucap kushina semangat.
"ya ampun kushina, tidak baik terlalu banyak makan ramen, tidak sehat"."bagaimana kalau aku membantumu memasak?". tanya mikoto.
"hehe terserah kau saja". ucap kushina.
"makan ramen boleh, asal jangan sering sering, karena itu tidak sehat". ucap mikoto.
"ya baiklah". ucap kushina lalu mengurangi cup ramen dan membeli secukupnya.
"oh ya kapan kau akan membantuku memasak?". tanya kushina.
"ya sekarang pun boleh, setelah ini kau harus pergi beli sayuran dan daging". ucap mikoto.
"banyak di kulkas, habisnya aku lagi malas memasak ttebane". ucap kushina menghela nafas.
"ya langsung saja kalau begitu". ucap mikoto.
setelah membayar belanjaannya, mereka berdua pergi kerumah kushina.
"kushina". ucap mikoto membuka pembicaraan.
"aaa?". ucap kushina.
"bagaimana kabar minato-kun?"."aku sudah lama tak melihatnya"."dia kemana?"."biasanya kalau musim dingin, dia selalu saja berlatih di lapangan". ucap mikoto.
lalu kushina melihat kearah langit yang berwarna abu abu kelam karena cuaca yang dingin.
"Minato"."dia sudah pergi ke inggris". ucap kushina tersenyum meskipun sedikit menangis.
"pergi ke inggris?". tanya mikoto.
"Manchester City membelinya". ucap kushina.
"benarkah?"."hebat sekali". ucap mikoto kagum.
"ya"."dia akan menjadi pemainpemain sepak bola yang hebat"."aku tidak akan kalah darinya, aku akan cepat menyelesaikan kuliahku meskipun itu berat"."aku akan bekerja keras". ucap kushina semangat sambil mengepalkan tangan.
Tak lama kemudian, mereka berdua sudah sampai dirumah kushina.
"maaf mikoto-chan, rumahku sedikit berantakan dattebane"."semalam aku belum sempat membereskannya". ucap kushina.
"hehe tidak apa apa kok". ucap mikoto.
"baiklah ayo memasak". ucap kushina.
Mereka melakukan kegiatan mereka, kushina sedang memotong daging dan sayuran sementara mikoto sedang memasukan bumbu sup kedalam air mendidih.
Tak perlu waktu lama, akhirnya sup yang mereka masak sudah jadi. Mereka menata makanan di meja makan lalu kemudian mereka makan bersama.
"sup nya enak sekali ttebane". ucap kushina.
"hehehe, di musim seperti ini makanlah sup sayur daging, bergizi"."dan banyak lah juga minum air hangat". ucap mikoto.
"hehe ya ya". ucap kushina.
Hari semakin siang, meskipun begitu udara masih tetap lumayan dingin.
"baiklah ini sudah siang, aku mau balik dulu kerumah"."jaa Kushina". ucap mikoto.
"jaa mikoto-chan dattebane!!"."terima kasih ya". ucap kushina melambaikan tangan.
Setelah mikoto pergi, kushina langsung melesat ke meja belajar mengerjakan tugas tugasnya. Akhirnya pada sore hari jam 3, kushina berhasil menyelesaikan tugas nya yang menumpuk.
"ahh lelah juga dattebane". ucap kushina sambil menghela nafas dan karena kecapekan maka langsung tidur.
Kushina's POV
Minato, bagaimana kabarmu dimana. apakah kau baik baik disana. kuharap kau baik baik saja disana. aku baik baik saja disini ttebane. aku harap kita akan bertemu lagi. aku merindukanmu, minato. Minato, tetaplah terbanglah tinggi di angkasa, tunjukkan pada dunia bahwa kau adalah salah satu pemain terhebat di dunia.
Minato aku mencintaimu. aku akan selalu menunggumu disini. kau jangan berpaling dariku ya. jika kau berpaling dariku maka lihat saja kau!!
End Kushina's POV.
"hmm bagus sekali kushina, dengan ini bapak bisa merekomendasikanmu untuk program akselerasi ini"."tetaplah berjuang kushina". ucap dosen.
"baik pak terima kasih"."apakah tidak ada tugas lagi?". tanya kushina.
"sementara ini tidak ada, baiklah silahkan kembali". ucap dosen itu.
"baiklah pak sekali lagi terima kasih". ucap kushina sambil ber~ojigi (membungkuk hormat dalam negara jepang).
"ya sama-sama". ucap dosen itu.
"minato-kun kurang 2 tahun lagi dan tidak lama lagi aku akan lulus dattebane!!". gumam kushina semangat.
~ Bersambung ~
