Missing – drabble collection about Kagari Shusei

Psycho-Pass belongs to Production I.G.

[I gain no material profit, though the story is originally mine. Dibuat hanya untuk memuaskan hasrat pribadi. Selamat membaca.]

.

.

.

Mirror

.

Sepuluh tahun yang lalu, ia membenci cermin.

Ia benci melihat wilayah kebiruan di beberapa titik tubuhnya—bekas jarum suntik yang dibenam paksa. Ia benci melihat kantong gelap di bawah kedua matanya—bengkak karena terlalu sering meratapi kedua orangtuanya yang tidak pernah datang, meratapi nasibnya yang begitu menyedihkan di bawah kendali Sistem-Agung-Sibyl.

Sepasang bola cokelatnya menatap nanar.

Kalau boleh berharap, Kagari tidak ingin melihat bayangannya di cermin lagi.

.

Sekarang, ia justru berharap dapat melihat cermin memantulkan bayangannya seperti sepuluh tahun lalu.

Jemarinya merayapi permukaan perak—mungkin ia kurang dekat dengan benda satu itu atau berada di sisi yang salah sehingga sang cermin tak mampu memantulkan bayang dirinya.

Kau bodoh, Kagari, makinya dalam hati, cermin tidak punya titik buta. ia terlalu jujur jika kau mengandaikannya sebagai manusia.

Kau sudah mati, batinnya untuk kesekian kali.

Detik ini, Kagari sungguh ingin melihat bayangannya kembali—seolah sedang mengingkari takdir yang entah mengapa begitu senang merajamnya kejam tanpa henti.

.

.

.