"TRICKSTER"

.

.

Disclaimer: I don't own any of this character inside this story

.

.

Warning: AU! , gaje , newbie author , bahasa kasar , typo! , OCC! , if you don't like don't read seriously, engish word bacanya yang hati-hati yah

.

.

Summary : Hackers , itulah kehidupanku tanpa peduli hal yang lain

Sampai keluargaku dibantai didepan mataku , tentu saja aku dibunuh juga

Karena masalah politik. Singkat cerita

Aku mati dan hidup kembali.

.

.

Chapter 04

Hari yang indah di kerajaan [Eclipse]… kerajaan ini sangat damai hari ini para penduduk kerajaan tersebut beraktifitas seperti biasa tanpa ada ganguan sama sekali….

"F*CK!"..

Atau tidak juga…

"kuso Jiji , akan kubunuh dia klo ada kesempatan , jadi itu sebabnya dia mengambil lencanaku yah..kuso!.." ujar Naruto yang sepertinya sedang bad mood hari ini…

Drrtt…!

Drrrttt..

"siapa lagi yang menelpon pagi-pagi begini….hah~" kata Naruto sambil mengangkat smartphone miliknya dan melihat siapa yang menelpon…

"Shit.., Akuma" kata Naruto sambil menutup teleponnya…

Drrtt..!

Drrrttt!...

"cih~…apa?" kata Naruto sambil mengangkat teleponnya..

"kenapa kau matikan teleponnya!..dasar pelayan baka..!"

TWICH!

"gomen… aku yang salah.., jadi apa yang harus aku lakukan Oujo-sama~~" kata Naruto dengan nada malasnya…

"sepertinya kau tidak menyesal sama sekali..hah~ sudahlah , datanglah ke academy sekarang waktumu 30 menit cepatlah"

"hai~ , hai~.., akuma"

"apa yang kau bil-" sebelum gadis tersebut menyelesaikan kata-katanya Naruto sudah menutup telepon tersebut….

Tanpa membuang-buang waktu Naruto bangun dan berjalan ke arah kamar mandi untuk mempersiapkan diri menghadapi hari yang merepotkan… setelah Naruto mandi dan memakai seragam khas academy miliknya dia langsung berjalan keluar dari asrama tersebut dan menuju academy Lethal…

.

.

Setelah perjalanan menuju academy yang membosankan , Naruto akhirnya sampai di academy dan langsung menuju ke kelasnya…, atau itulah yang ingin dia lakukan sebelum bertemu Jeanne di koridor menuju kelasnya..

"akhirnya dating juga!.. kukira kau sudah mati di kamarmu" ujar Jeanne yang sepertinya sedang kesal setengah mati..

"cih~… apa maumu pagi-pagi begini , jam sekolah masih 1 jam lagi tahu"

"diamlah dan pakai ini" kata Jeanne sambil menyerahkan sebuah pakaian pada Naruto..

"apa ini?!" kata Naruto sambil melihat pakaian yang ada di tangannya….

"itu seragam Butler, pakailah" kata Jeanne.

TWICH!

"Butler?.., kenapa aku harus pakai ini?!"

"kau pelayan, aku majikan.., paham?!" tanya Jeanne dengan nada mengejek..

TWICH!

"hai, hai akanku pakai Oujo-sama!" kata Naruto sambil berjalan menuju ruang ganti meningalkan Jeanne

"entah kenapa aku rasa, panggilannya jadi bikin kesal saja" ujar Jeanne dengan pose berfikir

.

.

Setelah Naruto kembali dengan memakai pakaian butler yang entah kenapa pas di tubuhnya..

"aku tidak akan bertanya kenapa kau tau ukuran tubuhku.., jadi apa lagi?"

"hmm..sangat cocok, ikuti aku Butler Naruto"

"ck.., hai" kata Naruto sambil mengikuti Jeanne dari belakang menuju ruangan osis, setelah sampai di ruangan osis Jeanne mulai duduk di kursinya dan menatap Naruto yang berdiri di depan mejanya…

"jadi pertama kita harus menagani sifatmu itu," ujar Jeanne setelah menatap Naruto yang berdiri dengan pose yang kelewatan santai….

"memangnya mau diubah seperti apa…, lagipula kau kira aku bendakah?! bisa diubah-ubah.." kata Naruto masih dalam posenya yang santai…

"saat ini kau adalah butler-ku bersikaplah lebih sopan, lalu berdirilah dengan benar!" kata Jeanne dengan nada memerintah, sambil melipat tangannya di depan dadanya…

"hah~ baiklah.., kau yang memintanya yah…hkkmm!" ujar Naruto sambil batuk beberapa kali untuk mengubah suaranya…

"Oujo-sama apa perlu aku buatkan teh?" Kata Naruto dengan nada yang sangat sopan dan pose seperti butler sungguhan…

"pftttt~…hahahahaha…, gomen, melihatmu bersikap seperti itu sangat tidak cocok sama sekali" kata Jeanne sambil mengelap air mata yang sedikit keluar saat tertawa tadi…

"hah~ klo bukan karena event sialan itu aku pasti bisa hidup tenang satu minggu ini.." kata Naruto sambil menghela nafas lelah…

"dan aku harus berterima kasih karena event itu aku punya pelayan untuk satu minggu ini, tehee~" kata Jeanne dengan nada senang, bagaimana tidak senang bisa punya pelayan yang melayaninya untuk satu minggu ini…

"ya..ya apapun katamu , hkmm.. jadi Oujo-sama apa perlu aku buatkan teh?" ujar Naruto setelah mengubah suaranya ke mode-butler….

"ya mungkin itu akan membuat pekerjaan ini lebih cepat selesai" kata Jeanne sambil melihat tumpukan kertas yang ada di mejanya..

.

.

-SKIP TIME-

.

.

-Underground Railway, pukul 23.35-

Tap

Tap

Tap

Tap

Suara langkah kaki yang menuruni tangga stasiun kereta api bawah tanah tersebut, setelah beberapa saat terlihatlah seseorang yang dari penampilannya sangat aneh.., bagaimana tidak dia memakai sebuah jaket hoody merah gelap dan celana jeans warna hitam yang sengaja dibuat robekan di bagian lutut dan sepatu sneakers warna merah hitam…, dengan sebuah topeng badut yang tersenyum (biar lebih jelas lihat topeng milik Furuta dari Tokyo Ghoul)…sepertinya si badut tersebut sedang menunggu seseorang atau sesuatu?

"hmmm…it's unusually to see you here ,C" sapa seorang pria dari belakang si badut yang bisa kita panggil 'C'…, orang yang datang juga tak kalah aneh , dia memakai jaket hoody warna biru gelap, celana jeans casual berwarna sama dengan jaketnya dan sepatu sneakers high-hip warna coklat..dengan topeng putih dengan huruf besar 'F'…

"huh?.." 'C' berbalik menatap 'F' "it's you sup" berbalik lagi...

"is that what you say for your best friends after all these year we don't meet at all?...damn you cold" ujar 'F' dengan gaya lebay sambil menagis anime…

"stop that the train is coming" kata 'C' setelah mendengar suara kereta dari jauh…

WUSSHHH!~

Saat keretanya berhenti dan pintu terbuka, memperlihatkan para penumpang yang menggunakan bermacam-macam topeng sedang bercakap-cakap , 'F' langsung masuk dengan riangnya..dan 'C' masih tetap berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikitpun..

'F' yang melihat 'C' belum juga naik berbalik menatapnya dan bertanya "you don't go?" 'C' yang ditanya hanya menatapnya lewat topengnya "nah..i never tell I want to go"..."hah~ whatever talk to you later.."… setelah 'F' berkata begitu pintu tersebut tertutup dan keretapun berjalan meningalkan stasiun…

"kau tidak ingin menyapanya?!" kata 'C' pada orang yang dari tadi melihat percakapannya dan 'F' tadi..

"tidak ada gunanya menyapa musuhmu.., kau membawanyakan, C " tanya orang yang sedang bersembunyi tadi sambil keluar dari tempatnya bersembunyi tadi…

"hmm… kukira kalian sudah berhenti bermain hal yang tidak berguna ini, Rabbit"

"dia yang mulai jangan tanya aku.., jadi kau membawanya atau tidak?" tanya Rabbit sekali lagi..,

"ckckck..tentu saja aku membawanya, klo tidak kenapa aku harus datang.." kata 'C' sambil mengeluarkan sesuatu dari saku jaketnya.. sebuah bingkisan..

"cara yang bagus untuk memberikan sesuatu"

"arigatou, aku sendiri yang membuatnya" kata 'C' dan memberikan bingkisan tersebut pada Rabbit..,

"ini bayarannya, klo ada tugas lagi akanku beritahu.." kata Rabbit sambil menyerahkkan sebuah koper besi..

"hubungi saja, jamku selalu kosong" kata 'C' dan mengambil koper yang berikan oleh Rabbit..

"klo begitu aku permisi.." kata Rabbit dan mulai berjalan pergi meniggalkan 'C' yang masih menatap kepergiannya.."sebaiknya aku kembali juga".., dan dengan itu 'C' menghilang seperti ditiup angin…

.

.

-SKIPTIME-

.

.

Krinngg!...

Krinngg!...

Kringgg!...

TAP..

"enggh…shit..," umpat seorang pemuda di atas tempat tidur yang sepertinya masih setengah sadar..tubuh itu mencoba bergerak tapi sepertinya tidak bisa seperti sesuatu sedang menindihnya….."ehh" pemuda tersebut membuka matanya dan melihat sesuatu yang menindihnya itu lebih tepatnya seorang gadis …dan mereka tidur telanjang, sambil menindih satu sama lain…"hoho, dia ternyata lebih manis saat tidur, biasanya selalu memerintah tak jelas" kata pemuda tersebut sambil menatap wajah si gadis..

"enggh..huh?, N-n-na-naruto! a-apa yang kau lakukan disini?" tanya si gadis bersurai pirang tersebut, setelah bangun dari tidur damainya..

"hoho.. kau sudah lupa?.., bukannya semalam kau menagis dan berkata 'Naruto temani aku sebentar.., lalu kita akhirnya tidur bersama..hehe" tanya Naruto dengan wajah jahilnya..

"ehh..aku mengatakan itu?!, apa saja yang sudah kau lakukan padaku semalam hah!?" tanya Jeanne dengan nada marah sambil menyembunyikan wajahnya di dada Naruto..

"tidak ada…hanya ciuman" kata Naruto sambil memalingkan wajahnya kesamping.. sedangkan Jeanne wajahnya sudah merah padam menahan malu..

"kau sebaiknya berhenti menghamburkan uangmu untuk hal yang tidak berguna.." ujar Naruto menasehati Jeanne saat menatap sekeliling kamar Jeanne yang dipenuhi boneka yang bermacam-macam…

"urusai!.. aku membelinya kerena aku suka, mereka itu temanku.." kata Jeanne sambil tetap menyandarkan kepalanya di dada Naruto..

"hmm~ jadi, kau tak akan memperkenalkan teman-temanmu ini padaku?" tanya Naruto sambil mengelus kepala Jeanne…

"hmp~.., beruang itu namanya Midori dan….mereka semua temanku..hehe" ujar Jeanne yang sepertinya sangat senang saat membahas soal boneka-boneka miliknya…

"hari ini, hari terakhir kau tau itu kan?" tanya Naruto sambil menatap Jeanne "ya, gomen ne satu minggu ini kau jadi pelayan, bahkan jadi pacar bohongan…meski bohongan tapi aku tetap senang…" ujar Jeanne sambil tersenyum manis…

"ahh…satu minggu ini memang sangat menyusahkan, di perintah kesana-kemari, melakukan ini dan itu bahkan aku tidak tidur dua hari karena tugas yang belum selesai..hah~" kata Naruto sambil memikirkan beberapa hari yang dia habiskan bersama Jeanne karena kontrak 'itu'… "jadi …, sampai kapan kau akan tidur diatas tubuhku Kaichou-san~" tanya Naruto saat melihat Jeanne yang sepertinya menikmati tidur diatas tubuh Naruto…, sedangkan Jeanne tidak menghiraukan perkataan Naruto dan terus tidur diatas Naruto…

"hah~.., Jeanne-chan aku harus kembali ke asramaku bangunlah" kata Naruto sambil menaruh tangannya di pinggang Jeanne dan menyingkirkannya..atau itulah yang ingin dia lakukan tapi karena Jeanne yang tersentak di mulai bangun dan akhirnya tangan Naruto menyentuh dadanya…

"Naruto no Ecchi" ujar Jeanne sambil menatap Naruto dengan wajah datar…"kau salah paham, tadi aku ingin memindahkan tubuhmu tapi karena kau mengankat tubuhmu jadi…" kata Naruto dengan wajah tak bersalah tapi tangannya masih memegang dada milik Jeanne..

"hah~ jadi bisa kau singkirkan tanganmu sekarang…" kata Jeanne saat merasakan tangan Naruto bergerak-gerak…Naruto yang merasakan hawa membunuh langsung menjauhkan tangannya dari dada Jeanne.."ne Naruto…" ujar Jeanne saat dia mulai tenang, karena kejadian kecil tadi..yang membuat Naruto tidak bisa bergerak bebas…

Naruto berbalik menatap Jeanne yang masih bersandar di dadanya "apa?"….

"apa yang kau lakukan klo ada seorang yang menyatakan cintanya padamu?" tanya Jeanne sambil mengalihkan pandangannya…

"entahlah itu tergantung siapa dia…" kata Naruto sambil tetap menatap Jeanne…

"maksudnya?"

"yah… klo dia laki-laki akan kupukul sampai babak belur, klo di perempuan akan kutolak, klo dua-duanya akanku pastikan mengirim bungan untuk kuburannya"…

"mou~.., aku serius nih" kata Jeanne sambil mengembungkan pipinya..

"ma…tentu saja akan aku tolak.."

"alasannya?"

"rahasia~"

"mou"….Naruto melirik kearah jam yang ada di meja disebelah tempat tidur yang menunjukan pukul 08.45..

"ne..Jeanne-chan aku akan buatkan sarapan jadi menyingkirlah sebentar.." kata Naruto pada Jeanne yang sedang tidur-tiduran di tubuhnya..sedangkan Jeanne yang mendengar itu hanya bangun dari tubuh Naruto dan membiarkan Naruto pergi menyiapkan sarapan..sementara Jeanne berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri…

Sedangkan bersama Naruto dia saat ini sedang memakai pakaiannya semalam yang ada di sofa ruang tamu dan berjalan kea rah dapur lagi…, setelah sampai di dapur hal pertama yang Naruto lakukan adalah mengecek bahan untuk memasak…"sepertinya Jeanne biasa memasak sendiri" kata Naruto saat melihat isi kulkas yang lumayan penuh dengan bahan-bahan.., setelah itu Naruto mulai kebingugan karena tidak tau apa yang harus dimasak… sampai beberapa menit berpikir, akhirnya dia memutuskan untuk memasak pancake saja untuk sarapan hari ini…Naruto mulai menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan mulai dari tepung terigu, susu cair, gula, margarin, telur, dan baking powder, susu bubuk, sirup, keju…setelah itu Naruto mencampurkan tepung terigu, gula dan susu bubuk dan telur yang sudah dikocok sebelumnya, lalu dia juga menambahkan susu cair dan margarin…setelah adonan tersebut tercampur Naruto menambahkan baking powder dan mengaduknya hingga rata, lalu setelah adonannya tercampur rata dia mulai menyalakan kompor dan memanaskan teflon lalu menuangkan sedikit minyak diatas teflon…setelah itu Naruto dia adonannya…setelah beberapa menit permukaan pancake mulai berlubang, dia mulai membalikan adonan pancakenya dan menunggu sebentar sebelum diangkat, setelah itu dia mulai memasak adonan yang masih tersisa…

Sedangkan Naruto yang sedang memasak, Jeanne sedang duduk di meja makan sambil memperhatikan Naruto yang sedang memasak sarapan mereka…

"Hai~.., pancake sirup maple ala chef Naruto..hehe" kata Naruto sambil membawakan 2 piring berisi pancake yang disirami sirup maple dan taburan keju..

"apa ini?" tanya Jeanne saat melihat pancake didepannya

"huh?..oh itu namanya pancake..ma..coba dulu" kata Naruto sambil melihat Jeanne yang mulai memakan pancake buatannya..

"!..Enak.." kata Jeanne saat memakan pancake miliknya, sementara Naruto yang melihat Jeanne makan dengan lahap mulai memakan pancakenya juga….., setelah mereka memakan pancake tersebut Naruto mulai berjalan kearah kulkas dan mengeluarkan sesuatu dari dalam kulkas…setelah itu menaruhnya diatas meja…

"apa lagi ini?" tanya Jeanne saat melihat sesuatu yang seperti buah-buahan yang diselimuti lapisan tipis adonan…

"itu Crepe mix fruit… didalamnya ada berbagai macam buah segar yang lezat..makanlah" kata Naruto sambil tersenyum pada Jeanne…

Jeanne yang mendengar penjelasan singkat dari Naruto mulai memakan Crepe miliknya….

"hmmM!... sangat manis., apa ini semua rasanya tercampur sangat nikmat.." kata Jeanne sambil melahap habis crepe miliknya..

"aku membuat banyak ada di dalam kulkas kau boleh memakannya nanti.., kau juga boleh memakan milikku…" kata Naruto sambil menyondorkan crepe miliknya..,

"kau tidak memakannya?" kata Jeanne setelah mengambil crepe milik Naruto..

"melihat pelanggan menikmati masakanku itu kebanggaan sendiri bagiku" kata Naruto sambil tersenyum..

"hmm..so" kata Jeanne setelah menghabiskan.."jadi karena hari ini terakhir menginaplah disini Naruto… lalu besok buatkan sarapan lagi…pelayan" kata Jeanne dengan nada memerintah..

TWICH!

"haha..mulai lagi ma karena ini hari terakhir jadi tak apa-apa sih" kata Naruto dengan perempatan di kepalanya..sebelum tersenyum lagi..

"jangan berfikir yang aneh-aneh baka-Naru!"

Hyaaaa!..

.

.

.

.

.

.

TBC

-A/N-

Hallo minna-san Raptor kembali lagi dengan chapther terbaru TRICKSTER , gomen seharusnya sudah bisa di up 2 hari lalu tapi..yah bagaimana bilangnya singkatnya aku kena mushibah yah, lebih tepatnya kecelakan 2 hari lalu, tapi untungnya hanya retak di tulang tangan kiri dan luka ringan saja saat ini lagi pake gips jadi ketiknya pake 1 tangan..oh satu lagi berhubungan hari senin ada uts aku tidak tau bisa up atau tidak..tapi doakan aku biar cepat sembuh dan bisa mengerjakan soal utsnya yah… oke sampai disini dulu sampai jumpa di next chapter, jaga kesehatan selalu yah..

.

.

.

Raptor OUT

.

.

.