"TRICKSTER"
.
.
.
Disclaimer : The character is not mine, you guys already know that right?
.
.
.
Warning : occ, typo, newbieauthor, au, semi-dark..
.
.
.
Summary : Hackers, itulah kehidupanku tanpa peduli hal yang lain
Sampai keluargaku dibantai mataku, tentu saja aku dibunuh juga
Karena masalah politik, singkat cerita
Aku mati dan hidup kembali
.
.
.
Chapter 05
TIK..TIK…
TIK..TIK…
Bunyi suara ketikan bergema dalam kamar di asrama putra, lebih tepatnya kamar Namikaze Naruto..jika kita melihat apa yang terjadi didalam kamarnya, yang bisa dibilang sangat berantakan dengan kabel yang berserakan dimana-mana dengan beberapa monitor yang sedang dalam keadaan menyala dan Naruto sedang duduk sebuah kursi sambil fokus dengan komputernya, menjelajahi dunia maya..
Naruto POV
Menurutku ada dua tipe orang di dunia ini pertama adalah yang terlihat dan kedua adalah yang tak terlihat, kalau ditanya aku adalah tipe yang mana itu sudah pasti yang kedua atau itulah aku sebelum bereinkarnasi… karena itulah aku menjadi Hacker di dunia nyata aku bukan siapa-siapa tapi di dunia maya aku dianggap…, 'Darknet' adalah tempat sempurna untukku, bagi sebagian orang tempat ini sangat berbahaya, tapi bagiku tempat ini adalah dimana kesenangan sebenarnya dimulai disini kalian bisa menemukan hampir apa saja,di dunia lamaku lebih baik klo soal ini...tapi bereinkarnasi ke dunia ini juga tidak buruk karena aku bisa memainkan peran yang berbeda…
Naruto POV end
"hah~ jam berapa sekarang.." kata Naruto sambil melirik jam yang ada di monitor komputer miliknya "81jam di pagi hari…sebaiknya aku tidur sebentar.." kata Naruto sambil membaringkan kepalanya..saat dirinya hampir tertidur pintu kamarnya diketuk.. "siapa yang datang jam begini sih.." kata Naruto sambil bangun dari tempat duduknya dan membukakan pintu kamarnya..
"siapa sih…"
"mendoukusai..oi aku di suruh Azazel-kouchou untuk menyuruhmu ke sekolah, katanya 'katakan padanya klo dia tidak masuk juga hari ini dia akan di keluarkan' seperti itu, terserah padamu aku duluan jaa ne…" ujar Shikamaru berjalan menjauh tanpa mendengar balasan dari Naruto…
"acara tidurnya sepertinya harus ditunda dulu.." kata Naruto entah pada siapa sambil menutup pintu dan bersiap ke sekolah..setelah siap berpakaian Naruto mulai berjalan keluar dari kamar…
"Hmm? dimana obatnya?" kata Naruto sambil meraba saku seragamnya..setelah itu dia kembali ke kamarnya mengambil obat yang di maksud…
.
.
.
-SKIP TIME-
.
.
.
"hei lihat si payah itu masih disini, beberapa hari ini tidak kelihatan kukira sudah dikeluarkan ternyata masih disini..cih"
"hehehe, aku malah lebih senang klo dia di keluarkan.."
"menjijikan.." "mati saja sana payah"
Naruto yang sedang mendapat sumpah serapah hanya mengabaikannya dan langsung menuju ke kelasnya, karena sebentar lagi bel akan berbunyi….
.
.
Naruto yang sudah sampai di kelasnya mulai duduk dan mengeluarkan Ritalin obat yang tadi pagi dia lupakan di kamarnya dan mulai meminum satu butir agar tetap terjaga..sedangkan Shikamaru yang duduk disamping Naruto, melihat Naruto meminum Ritalin kebingungan karena tidak biasanya Naruto meminum sesuatu seperti itu…
"Naruto.., kenapa minum Ritalin? Aneh sekali…" ujar Shikamaru dengan nada penasaran..
"ah.. ini untuk tetap terjaga, asal tau saja aku belum tidur 81 jam" kata Naruto yang kedengarannya bosan
"hmmm..sebaiknya jangan diminum tertalu sering bisa berbahaya kau tau…"
"hai , hai.. paman"
"cih…"
"btw sebentar lagi jam Guy-sensei, kau bawa pakai training kan?" tanya Naruto menganti topic….
"tentu saja gak bawa.." Shikamaru melirik kearah Naruto yang memandang keluar jendela…"sepertinya kau bukan tipe orang yang suka bicara yah..,beda sama tampangnya" kata Shikamaru mengejek..
"terserahlah..nee Shika.., menurutmu Manusia itu apa?" tanya Naruto dengan wajah serius memandang kearah Shikamaru..
"entahlah~ aku sendiri tidak mengerti.."
"hmmm…so sepertinya perta-" sebelum Naruto bisa menyelesaikan ucapannya Guy-sensei masuk kedalam kelas..
"Ohayou minna bagaimana keadaan kalian, apa kalian merindukan guru kalian yang tampan ini" Ujar Guy dengan pose Nice Guy, jangan lupa silau dari giginya itu loh…
"Ohayou gozaimazu(?) Shishou senang melihatmu baik-baik saja!" teriak salah satu siswa dalam kelas (kalian pasti tau siapa -_-")….sambil berdiri dari kursinya..
"ohh bagus sekali Lee kau masih tetap semangat di hari yang indah ini" kata Guy masih dengan pose Nice Guy…
"tentu saja Guy sensei hari ini anda mengajar bagaimana aku tidak semangat!.. Guy-sensei!"
"Lee!"
"Guy-sensei!"
"Lee!"
"Guy-sensei!" dan mereka berdua terus berteriak seperti itu untuk beberapa menit… mari tinggalkan murid dan guru yang histeris di depan dan beralih ke tokoh utama kita (Naruto)…
"fuck here we go again…" ujar Naruto sambil menutup telinganya…
"hah~ Sensei bisa kita mulai pelajarannya!" teriak salah satu siswi memberitahu Guy agar memulai sesi mengajarnya..
"ah.. benar juga, baiklah murid-muridku segeralah ganti pakaian kalian kita akan melakukan uji praktek hari ini!..." teriak Guy dengan nada semangat dengan satu kaki dinaikan keatas meja sambil melakukan uppercut keudara aksinya ini mendapat reaksi yang berbeda dari para murid mulai dari sweetdrop aku sampai-sampai mereka tidak peduli lagi…hah~
Setelah instruksi singkat dari Guy para siswa/i langsung menuju ruang ganti untuk mengganti pakaian mereka dengan pakaian olahraga…setelah itu semua murid atau setidaknya hampir semua karena Shikamaru yang menghilang entah kemana, mulai berkumpul di dojo…
"baiklah murid-murid masa mudaku, untuk uji coba hari ini kita akan melakukan sparing tapi!... kali ini kalian diperbolehkan menggunakan senjata sungguhan oleh Kouchou-san sendiri… karena itu kalian boleh memilih satu dari sekian macam senjata yang ada di dojo ini…" ujar Guy sambil menunjukan bermacam-macam senjata yang ada dalam dojo tersebut..
"sebelum itu kalian akan menggunakan sihir [Protection} terlebih dahulu… savety first people" setelah Guy berkata seperti itu seorang guru datang dengan lingkaran sihir dan menggunakan sihir [Protection] pada semua siswa yang ada dalam dojo..
"jadi kalian tinggal menggambil undian yang ada dibox sebelah sana" kata Guy sambil menujuk kea rah sebuah box yang ada di sudut ruangan dojo tersebut "lawan kalian dipilih secara acak menggunakan kertas itu.."
Setelah itu semua siswa/i berbaris untuk menggambil undian yang ada di box..dan kembali lagi ke hadapan yang maha kuasa…eh maksudnya kehadapan guru Guy…
"semuanya sudah mengambil undiannya?" tanya Guy untuk memeriksa apakah ada yang belum mengambil undian tapi tidak ada yang menjawab jadi sepertinya tidak ada…
"yoosh!... minna silahkan buka undiannya…!" teriak Guy dengan semangat membara…dan entah dari mana suara drum pengiring berbunyi (kok jadi aneh yah")…
SREEKK…~
" silahkan mendaftarkan nomor kalian disini" kata Guy yang sedang duduk disalah satu kursi juri..tunggu sebentar bukan Guy saja Azazel dan si wajah ular juga ada disana duduk sambil melihat para murid mulai berbaris untuk menyerahkan nomor mereka…
"sejak kapan mereka disana" ujar Naruto kebingungan sendiri…
Setelah penyerahan nomor pada para juri (Guy, Azazel,Orochimaru)…beberapa menit setelahnya mereka mulai menggugumkan lawan masing-masing siswa/i…
"baiklah yang pertama Namikaze Naruto vs Ryuya Koji!" Teriak Guy dengan pose Nice Guy miliknya lagi..sementara itu yang dipanggil sudah berhadapan satu sama lain..
"heh~ melawan sampah sepertimu harga diriku terluka juga…, ma sudahlah lagipula kau tidak akan menang juga hahahaha..!" ujar Koji sambil tertawa diikuti oleh siswa/i yang lain…sedangkan Naruto hanya menguap bosan..
"baiklah kalian silahkan pilih senjata kalian…" ujar Azazel dengan tenang..sambil terus memperhatikan Naruto dari tadi..Koji mulai berjalan kearah dinding dan mengambil sebuah pedang berwarna Hitam..sedangkan Naruto masih berdiri ditempatnya sambil menutup mata…
"pst..lihat dia sampah itu sudah menyerah hihihi.."
"yah..bagaimanapun dia juga akan kalah dari Koji.."
Bisik-bisik mulai terdengar sampai Koji kembali berhadapan dengan Naruto lagi..
"cih~ kau meremehkan aku yah! mana senjatamu!" kata Koji dengan nada yang sedikit dinaikan..dan Naruto yang mendengar Koji berbicara padanya mulai membuka matanya dan mengeluarkan Ebony dan Ivory dari lingkaran sihir..
"heh~ bagaimana klo kita mulai saja" kata Naruto sambil menyeringai..
'hmm..senjata apa itu?' batin Koji sambil memperhatikan dua pistol yang dipegang oleh Naruto..
Sementara itu Guy mulai memukul bel kecil yang ada di meja juri…
Tingg..!
Tinggg….!
Koji yang mendengar bunyi bel langsung melesat menuju Naruto dengan pedangnya…dan menyerang Naruto tanpa membiarkan Naruto menembakan pistolnya..tapi karena Naruto terus saja menghindar Koji hanya bisa menebas angin saja..
"cih~ jangan bergerak dan biarkan aku memotongmu jadi dua..!" teriak Koji mulai marah..dan itu membuat mengambil kesempatan untuk melompat kebelakang mengambil jarak…
"kau saja yang terlalu lamban bodoh.." kata Naruto sambil menyeringai..Koji yang mendengar ucapan Naruto menyiapkan pedangnya didepan dada dan mulai melapisinya dengan mana…
"mendengar sampah sepertimu berbicara padaku sangat menjengkelkan, akanku beri pelajaran kau.." ucap Koji sambil terus memompa mananya pada pedang dan menyiapkan kuda-kuda untuk menyerang…
'dengan mana sebanyak itu bocah itu pasti mati..' batin Orochimaru yang terus mengamati sparing ini dari tadi..
"terimalah ini sampah…[Charge Thrust]" teriak Koji dan melesat dengan kecepatan yang diluar nalar..hanya satu yang dipikirkan para murid 'Cepat' setelah melihat Koji melesat kearah Naruto dan menusuknya tepat di dadanya dan mengirimnya tertancap bersama pedang milik Koji didinding…
"huaaa…si sampah itu pasti mati.." "yah biarpun memakai [Protection] dia pasti mati klo seperti itu" ucap para murid setelah melihat tubuh Naruto yang terpajang di dinding…tapi reaksi berbeda datang dari para juri mulai dari Guy yang histeris melihat Naruto yang terpajang didinding dengan pedang menembus dadanya, Orochimaru yang terlihat tenang-tenang saja dan Azazel yang masih menatap tubuh Naruto yang terpajang di dinding..sedangkan Koji yang melihat Naruto terpajang didinding hanya menyeringai…
"heh~ itu yang kau dapat klo mengejekku sampah.." ujar Koji sambil mulai berbalik…sampai sebuah suara menghentikannya…
"Getting better, sepertinya aku salah soal…(mencabut pedang dari dadanya) kekuatanmu" kata Naruto setelah berhasil turun dan mencabut pedang dari dadanya…
"apa yang terjadi, kau harusnya sudah mati.." ujar Koji tidak percaya sambil melihat Naruto yang berdiri didepannya dengan luka yang mulai berregenerasi sendiri…
"butuh lebih dari itu untuk membunuhku tau.., well can't judge you for lack of power though.." kata Naruto sambil membidik Koji..
BANG!
BANG!
Bunyi suara tembakan dari pistol Naruto mengenai kedua bahu Koji, dan membuatnya pingsan dan dibawa ke UKS, menyisakan Naruto sebagai pemenang dan pertarungan berikutnya dimulai…Naruto yang baru menyelesaikan sparingnya keluar dari dojo tanpa sepengetahuan siapa-siapa dan menuju atap academy tempat favoritnya…
.
.
.
Naruto yang sedang bersantai diatap diganggu oleh bunyi suara bel pergantian jam pelajaran…
"fuck, bolos aja ah.." ucap Naruto tidak peduli sambil tetap merebahkan tubuhnya diatas lantai atap academy dan tertidur…
.
.
.
-SKIP TIME-
.
.
.
'Naruto! Larilah secepat mungkin!.. kau harus pergi dari sini..!' teriak seorang laki-laki paruh baya…
'Tidak mau, aku sudah lelah melarikan diri seperti ini…~'
'Sekarang bukan waktunya membangkang! Pergilah..!' teriak seorang wanita sambil memeluk Naruto..
BANG!...
BANG…!
Sebuah tembakan dilepaskan mengakhiri nyawa si laki-laki dan wanita yang sedang memeluk Naruto 15thn…sedangkan Naruto yang melihat dua orang didepannya mati dengan darah yang terus mengalir dari mayat mereka hanya terpaku disana dan tidak melakukan apa-apa..
'You should let your guard down or you die.. well don't forget to do that in your next life..' kata seorang pria sambil menodongkan pistolnya pada Naruto, sedangkan Naruto tetap terpaku disana tanpa berusaha melawan..
BANG!..
.
.
Naruto langsung membuka matanya dan melihat wajah Jeanne yang sedang menatapnya penasaran…
"hmmm? Kenapa mimpi buruk yah?" tanya Jeanne sambil melihat wajah Naruto..
"yeah~.. huh?" Naruto yang terkejut melihat Jeanne diatasnya langsung bangun karena dia tidur di pangkuan Jeanne…"WTF , apa yang kau lakukan disini?" tanya Naruto setelah menjauh sedikit dari Jeanne…
"seberapa nyenyaknya kau tidur Naruto-kun, ini masih di academy kau tau.." kata Jeanne sambil tersenyum jahil.. "apa tidur di pangkuanku seenak itu..~"..
"AH!, sepertinya aku sampai lupa masih disekolah..jadi apa yang kau lakukan disini.?" Tanya Naruto balik karena merasa aneh melihat Jeanne ada di atap tanpa alas an yang jelas..
"aku juga butuh refreshing kau tau~..hmmph" kata Jeanne sambil memalingkan wajahnya..
"*sigh*, whatever.. kau selalu menemukanku yah.." kata Naruto sambil tersenyum tipis..tapi kembali lagi kewajah datarnya sebelum bertanya lagi…"hei.. kalau suatu saat aku menghilang apa kau bisa menemukanku?" tanya Naruto sambil memalingkan wajahnya…
"heh~Baka!.. kemanapun kau pergi aku pasti bisa menemukanmu…selalu begitukan" ujar Jeanne sambil memukul bahu Naruto..
"hmm..benar juga yah.." ujar Naruto sambil menatap kearah langit melihat awan-awan yang bergerak…
"bagaimana denganmu?..apa kau akan mencariku?"
"tidak akan, itukan tugasmu untuk mencariku..hihi" kata Naruto sambil tersenyum lebar..
"hah~ kau seenaknya saja yah.." kata Jeanne sambil mulai berdiri dan bersiap pulang..
"kau belum pulang juga?..." tanya Jeanne sambil melirik kearah Naruto yang masih tiduran..
"sebentar lagi.."
"hmm…terserah padamu, aku mau pulang jaa ne,.." kata Jeanne sambil berjalan menjauh meniggalkan Naruto..
"heh sepertinya semuanya akan jadi menarik…benarkan Fiona" ujar Naruto masih belum bergerak dari posisinya…lalu entah dari mana seseorang muncul dengan lingkaran sihir di belakang Naruto…
"tentu saja, tidak ada gunanya hidup kalau tidak ada kesenagan.." kata seorang gadis yang baru keluar dari lingkaran sihir tadi sambil memegang sebuah topeng badut yang sepertinya hanya menutup matanya…
"I have play my turn, your next.." ujar Naruto sambil bangun dari tidurnya dan menatap gadis yang baru muncul tadi A.K.A Fiona..
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
Hallo smuanya, aku kembali lagi, yah setelah habis uts aku sepertinya kena Metal breakdown jadi belum mengetik apa-apa ditambah tangan yang masih pakai gips jadi tambah susah *sigh*, well enough about me lets talk about this story..
First of all… Naruto disini posisinya Gray jadi jangan binggung soal sifatnya yah..
Second.., Tentang Ritalin dichapter ini..bagi yang gak tau Ritalin bisa membuat kita tetap terjaga saat sedang ngantuk..walaupun efek sampingnya lumayan berbahaya sih..Naruto meminumnya buat dia tetap terjaga itu aja..
Karena sudah semuanya sudah aku sampaikan… sampai jumpa di next Chapter yah..(sedang dikerjakan)
Keep safe and See you in the next chapter..bye.
.
.
Raptor OUT
.
.
