'TRICKSTER'

.

.

.

Diclaimer : I don't own any of the character inside di story.., I guess you guys already know that right?!

.

.

.

Warning : AU!, gaje!, Typo!, newbieauthor, semi-dark!, and don't like don't read.. seriously.

.

.

.

Summary : Hackers, itulah kehidupanku tanpa peduli hal yang lain

Sampai keluargaku dibantai di depan mataku, tentu saja aku dibunuh juga

Karena masalah politik, singkat cerita

Aku mati dan hidup kembali

.

.

.

Chapter 06

"Yah, aku tau jadi..apa yang harus aku lakukan sekarang..?" tanya Fiona sambil memutar matanya saat mendengar nada sok keren Naruto…

Naruto yang mendengar perkataan Fiona membuat lingkaran sihir dan mengeluarkan sebuah foto dan memberikannya pada Fiona..

"siapa ini, melihat wajahnya seperti minta dipengal..,ihh~" ucap Fiona sambil melihat foto yang ada di tangannya dalam foto tersebut ada seorang pria gendut memakai setelan ungu dan celana hitam sambil tersenyum menjijikan…

"Pablo Sczurvankov biasa dipanggil 'The Skinner', pengedar Booster…punya kebiasaan buruk menguliti seseorang, dia akan mengirim berton-ton Booster paket malam ini.." kata Naruto sambil menyeringai maniak..sedangkan Fiona yang memang sudah mengenal Naruto sejak mereka berumur 9thn hanya menghela nafas karena dia tahu apa yang Naruto ingin dia lakukan..

"aku ingin kau-" "baiklah" ucap Fiona memotong ucapan Naruto..

"heh~ kau memang bisa membaca pikiranku yah..berhati-hatilah.."

Fiona tanpa basa-basi lagi langsung membuat lingkaran sihir tapi sebelum menghilang dari sana dia berbalik dan mengatakan sesuatu pada Naruto.. "kau harus berhenti menggunakan magic itu, kau mulai kelihatan tua" dan meninggalkan Naruto yang masih menatap tempat Fiona berdiri tadi dengan wajah datar…

Drrrttt…~~

Drrttt!...~

"cih~.., mendoukusai" kata Naruto sambil mulai berjalan kearah pagar pembatas yang ada diatap dan mengeluarkan smartphonenya dan memeriksa pesan yang masuk…

To: Naruto

From: Retr0-man

Yo, dude check this out..this guy should get an Oscar for the most genius person in the world…[ 4]..btw I just got a new program run mind if you check it out?..anyway catch up to you later..#Peace..

Naruto yang baru saja membaca pesan tersebut langsung mengklik file video yang dikirim oleh Retr0-man dan menontonnya..

Seorang laki-laki berumur 25thn sedang berdiri dengan sebuah mesin pendorong yang dijalankan oleh sihir [Windchaser] dan seorang laki-laki yang sedang merekam menacungkan jempolnya dan berkata 'siap'…si pria dengan pendorong langsung berteriak 'percobaan no 1!' dan mengalirkan mananya pada pendorong sambil merapalkan mantra..setelah itu pendoromya tersebut mulai menyala dan langsung mendorongnya kearah pohon tapi untungnya berhenti setelah pria tersebut menabrak pohon diantara kedua kakinya..(IYKWIM :V)…

"ughh~ damn that must be hurt.. shit… sekarang aku mengerti kenapa dia harus dapat Oscar lebih tepatnya untuk bagian penghancur 'Ball's'..i wonder why the fuck Is he doing that?!" ujar Naruto sambil memasang wajah berpikir…"hmm.. mistery..mistery"..

To: Retr0-man

From: Naruto

I agree if he got a Oscar for this, for the part Wrecking Balls or Most dumbest person in the world, dude..

Setelah membalas pesan pada si Retr0-man Naruto langsung beranjak pergi ke asrama putra karena sudah menjelang malam…setelah membuat makan malam Naruto mulai duduk dimuka laptopnya dan makan sambil sesekali mengetik sesuatu di laptopnya..sampai dia masuk ke situs milik Academy Lethal dan mulai login dengan username dan password setelah itu melihat bagian jadwal acara sekolah sampai matanya terpaku pada suatu acara yang akan diselengarakan besok…Ujian Teori akan diadakan besok…

"mau dunia lama atau baru Ujian memang yang paling merepotkan..uggh~ aku bahkan belum belajar apapun, sepertinya aku terlalu sibuk bersenang-senang..sial~.." kata Naruto sambil merasa putus asa pada dirinya sendiri sampai dia sadar akan sesuatu…"tunggu sebentar!..kenapa aku tidak 'meminjam' jawabannya saja..hehehe" Naruto yang baru saja mendapat ide bagus langsung menaruh makanannya di meja dan mulai mengakses data-data sekolah untuk mencari kunci jawaban dari user para guru..(Jangan ditiru yah..dosa -_-")..

"Jackpot.." kata Naruto setelah menemukan apa yang dicari..dengan wajah Naruto langsung mendownload data tersebut dan langsung menghapus jejaknya dari server sebelum dibaca..dan kembali makan sambil browsing internet di depan komputernya dan setelah itu tidur..

.

.

.

-SKIP TIME-

(it's started to getting weird write this skip time thing)

.

.

.

Kringgg!~..

Krinngg!~~~..

BUMB!

Naruto yang tanpa sengaja menghantam jam tidurnya dan menghancurkannya…

"fucking alarm clock..can atleast I get a sleep for 2 more hours..hah~ whatever?"

Naruto langsung bangun dengan kondisi setengah sadar dan mengambil handuk dan langsung menuju kamar mandi doing he own thing dan bersiap menuju sekolah…

"fucking clock, fucking school, fucking test…this better be worth it after this shit…sebaiknya aku berhenti bicara pada diriku sendiri sebelum aku pusing sendiri…" kata Naruto sambil menggunakan blazer miliknya, memasukan laptopnya dalam tas dan good to go~..dalam perjalanan Naruto bertemu seorang kakek yang sedang duduk dibangku taman dan member makan merpati..

'it's just me atau dia sedang melihat kearahku?' batin Naruto sambil melirik kearah kakek tersebut yang sedang tersenyum kearahnya dan melambaikan tangan..sedangkan Naruto yang melihat kakek tersebut melambaikan tangan melirik kekanan-kiri lalu menunjuk dirinya sendiri..setelah melihat anggukan dari kakek tersebut dia langsung berjalan kearahnya…

"umm..apa maumu kek?" tanya Naruto mencoba sopan pada kakek tersebut..

"ma..jangan berdiri seperti itu duduklah dulu…" kata kakek itu sambil menepuk tempat duduk disampingnya..setelah Naruto duduk..

"jadi apa maumu?" Naruto menanyakan hal yang sama..

"yah..kau memang menyenangkan.." kata Kakek ambigu

"?"

"lihatlah orang-orang itu.., bagaimana menurutmu?" tanya kakek tersebut sambil menunjuk kearah segerombol orang yang sedang berjalan lalu-lalang…

"orang bodoh…" jawab Naruto datar saat melihat orang-orang yang bejalan dengan wajah tersenyum….

"huh?..begitu..kau memiliki pola pikir yang berbahaya untuk anak seukuran dirimu..as expected from a dead man.." ujar Kakek tersebut sambil mulai menghilang..Naruto yang mendengar kata-kata kakek tadi langsung kaget dan menatap kakek tersebut..

"menghilang…apa itu tadi..?!"..yap kakek itu sudah menghilang saat Naruto ingin menatapnya..Naruto yang mengalami kejadian aneh tersebut langsung mengoyangkan kepalanya dan melanjutkan perjalanannya ke Academy..

"pertama bisikan..sekarang kakek aneh, selanjutnya apa lagi?!" ujar Naruto pelan..

.

.

.

-Meanwhile with Fiona-

.

.

.

Setelah mendapat misi dari Naruto dia langsung menuju sebuah gudang di dekat dek kapal untuk bertemu dengan seseorang…

"what u got for me Wrench…?" ujar Fiona saat melihat seorang pria dengan topeng sedang duduk di atas box dengan laptop di pangkuannya..

"the 'package' ada dalam kapal itu..x_x" ujar Wrench sambil menunjuk sebuah kapal yang sedang memuat barang…

"okay.., bagaimana soal securitynya?" tanya Fiona lagi..

"nothing special hanya beberapa orang dengan tingkat [Silver III-VII] yang menjaganya..sekitar 11 orang" ujar Wrench sambil masih memonitor musuh lewat laptopnya..

"baiklah aku akan masuk sekarang.."

"hey..is there something I can do?"

"Find Somewhere safe~" kata Fiona sambil menghilang lewat lingkaran sihir..

"well..sebaiknya aku segera pergi dari sini.." ucap Wrench sambil menutup laptopnya dan menghilang dengan lingkaran sihir juga…

BOOM!

Sedangkan Fiona sedang mencari kesenangannya sendiri..

.

.

.

-Back with Naruto-

.

.

.

Naruto sedang bergulat dengan kertas tes didepan mejanya..sambil melirik contekan juga sih..melirik kearah Shikamaru yang sedang tidur dari tadi…

'genius..fuck genius people..bagaimana mungkin dia sudah selesai padahal baru setegah jam..' batin Naruto sweetdrop dan iri bersamaan saat melihat Shikamaru yang tertidur dengan damai..

"Namikaze Naruto apa yang kau lakukan, dilarang menyontek!" teriak seorang guru yang menjadi pengawas tes hari ini, saat melihat Naruto yang melihat kearah Shikamaru dari tadi…

"gomen sensei..tapi aku tidak menyontek kok.." ujar Naruto sambil memberi eye smile pada si guru..sedangkan si guru hanya memberi Naruto senyum terbaiknya padahal dia sedang menyumpah Naruto karena membuatnya terlihat buruk didepan para siswa/i yang lain..dan Naruto sedang berusaha menahan dirinya agar tidak menyeringai saat melihat si guru yang sedang menahan diri untuk melakukan sesuatu padanya..Naruto dengan 1 sensei 0…

Kringgg!...

Kkrinng!...

'Thank God…' batin Naruto saat mendengar suara bel…setelah mengumpulkan bahan tes dia langsung menuju atap untuk bertemu seseorang lebih tepatnya Fiona..

.

.

.

"yo.., bagaimana?" tanya Naruto saat melihat Fiona yang sedang berdiri disamping pagar pembatas…

"its to easy for my style…tapi sepertinya kau harus melihat apa yang aku temukan…" kata Fiona sambil mengeluarkan laptop dari dalam lingkaran sihir…dan membuka sebuah file video dan menunjukan pada Naruto…

"i-inikan.." ujar Naruto saat melihat seseorang dalam video rekaman cctv tersebut..

"saat aku meretas cctv di suatu ruangan dia ada disana.." kata Fiona dan mulai menjelaskan pada Naruto apa yang terjadi mulai dari orang yang dibicarakan yang sedang membahas sesuatu..

"pantas saja dia menghilang akhir-akhir ini ternyata double-agen yah…sudah kau bereskan juga?" kata Naruto setelah melihat video tersebut…

"hancurkan semuanya...itu saja yang kulakukan" ujar Fiona sambil menyeringai

"nice, apa hanya itu?"

"ada lagi tapi sepertinya itu tidak terlalu penting…lagipula mereka juga sudah mati..bagaimana bagianmu?"

"tenanglah sudah selesai, Fiona kenapa kau selalu mengikutiku?" tanya Naruto sambil melirik Fiona..

"huh?..hmm..kenapa yah..mungkin karena kau bodoh..tehee~" ujar Fiona sambil menjulurkan lidahnya..

"geeh~!, entah kenapa sakit sekali..ma sudahlah lagipula kau tida berubah sejak dulu., terutama dibagian da-gahh~!" sebelum Naruto melanjutkan ucapannya dia langsung dihadiahi pukulan diwajahnya..

"fuck you"

"fuck you to"

"asshole"

"bitch"

"can you guys stop that seriously" kata seseorang dari belakang mereka..

"huh?" melirik…"ah Jeanne..kenapa kau disini?" ujar Naruto saat melihat siapa yang mengangu pertarungan tidak penting mereka..

"Kouchou-san memangilmu..jadi dia siapa..?!" Tanya Jeanne sambil menatap tajam Fiona..

"ah! Dia namanya Fiona..abaikan saja tidak penting" ucap Naruto dan mendapati hadiah tonjokan lagi diwajah..Nice

"ohh..sebaiknya kau segera ke ruangnya sekarang…" kata Jeanne pada Naruto dan dibalas dengan Naruto yang langsung berlari ke ruangan Azazel..meninggalkan dua orang gadis yang ada disana..

"kau pasti suka padanyakan?" tanya Fiona sambil membuat lingkaran sihir.."berhati-hatilah Naruto tidak seperti yang kau pikirkan..~" kata Fiona sebelum menghilang dalam lingkaran sihir..meninggalkan Jeanne yang masih binggun dengan perkataannya tadi…

.

.

.

-Change Scene-

.

.

.

Naruto yang telah sampai di ruangan Azazel langsung diinterogasi soal ujian praktek yang diadakan kemarin..pertanyaan pertama..

"Namikaze-san bagaimana kau bisa selamat dalam pertarungan itu..bisakah kau jelaskan?" tanya Azazel memasang nada serius..

"ah kejadian itu…dengan trick.,itu saja.." jawab Naruto santai sambil menyeringai..

"trick? Apa maksudmu?" tanya Azazel penasaran..

"mana itu seperti energy spiritualkan?" tanya Naruto balik..

"iya.., apa hubungannya dengan trik yang kau bicarakan.."

"hah~ kalau mana sama seperti energi spiritual..tinggal menyerapnya saja sebelum serangannya mengenaimu..itu saja" jawab Naruto simple…sedangkan Azazel terkejut karena Naruto menyerap mana seperti itu…

"jadi maksudmu kau curang begitu?.." tanya Azazel dengan nada berbahaya..karena pengalamannya dia tau tidak mungkin seseorang bisa menyerap mana semudah itu kecuali menggunakan [Absorber]..

"apa perlu ditanya lagi?! Hmm.." ujar Naruto sambil berpose seperti ingin memeluk seseorang..

"kau akan diskors selama 1 bulan..pulanglah dan renungkan kesalahanmu.." ujar Azazel sambil melanjutkan kerjanya menulis sesuatu diatas sebuah kertas..dan Naruto tanpa disuruh 2 kali langsung berjalan keluar dari ruangan tersebut dan langsung pulang…

Drrrtt!..

Drrrtt!..

"its me, talk" ujar Naruto setelah mengangkat teleponnya..

'umm..Naruto kudengar kau diskors jadi..a-a-aku tidak khawatir atau apa hanya memastikan oke..'

"heh..seperti itulah.." kata Naruto sambil tersenyum saat mendengar suara Jeanne dari seberang telepon…

'hey..ah aku baru saja mengadopsi kucing tadi dan..aku tidak tau merawatnya jadi bisakah kau datang dan melihatnya?'

"huh?.., kenapa kau mengadopsinya kalau tidak tau merawatnya?"

'ughh~... kucing milik Ino-chan sangat cute jadi…aku pikir sebaiknya aku memelihara satu..'

"hah~, baiklah.."

'okay thanks' ujar Jeanne sambil menutup teleponnya..

"god..this such bad idea~" kata Naruto sambil meneruskan perjalanannya kearah apartemen putra..

.

.

.

-SKIP TIME-

.

.

.

Malam di sekitar apartemen putri… Naruto sedang berdiri di depan pintu salah satu kamar dengan papan nama Jeanne d'Arc…dia langsung mengetuk pintu..

….

"sepertinya dia tidak ada.." kata Naruto sambil bersadar di samping pintu menggunakan hoddy jaketnya dan mengeluarkan smartphonenya dan menelpon Jeanne..

"hey, im in the front of your door now, where are you?!"

"im still take a shower..wait a second okay.." kata Jeanne sambil menutup teleponnya..

"hah~ whatever" ujar Naruto sambil terus menunggu sampai Jeanne membukakan pintu dan mempersilahkan dia masuk..

" so.. dimana kucingnya…?" tanya Naruto membuka pembicaraan..

"disana.." kata Jeanne sambil menunjuk kearah salah satu sofa yang beada agak jauh dari posisi mereka..disana seekor kucing sedang nyaman…

"apa masalahnya? Dia sepertinya baik-baik saja.." ujar Naruto saat melihat kucing tersebut..

"kucingnya galak..tadi aku mencoba memeluknya tapi malah lari~.." kata Jeanne dengan wajah sedih..

'huaa~ tentu saja kucingnya lari..pasti sesak..hmhmhm' batin Naruto sambil membayangkan Jeanne yang sedang memeluk kucing tersebut..

"apa yang kau pikirkan hah~!" kata Jeanne dengan nada berbahaya ditambah aura hitam sebagai backgroundnya..dan Naruto hanya bisa menelan ludahnya..

"haha..aku hanya berpikir bagaimana menenangkan kucingnya.." kata Naruto gugup sambil berjalan kearah kucing tersebut dan mengelus bulunya yang mengakibatkannya bangun…kucing tersebut memiliki bulu putih semua dengan mata biru khas kucing..(weird)

Naruto terus memandang kucing tersebut..dalam diam sampai kucing tersebut naik ke leherya dan tidur disana..Jeanne yang menatap kucing tersebut sepertiya menyukai Naruto hanya tersenyum sampai dia menatap Naruto dengan intens..dan Naruto yang merasa dipandangi menatap Jeanne yang sedang tersenyum padanya..

"oh, no..no..no, don't even think about it.." ujar Naruto saat mengerti arti senyuman Jeanne..

"ehh..aku belum mengatakan apa-apa loh.." kata Jeanne dengan wajah tak bersalah..

"kau pasti berpikir untuk menyuruhku menggunakan bando kucingkan?!" kata Naruto saat melihat wajah tak bersalah Jeanne..

"Hai!" "no"

"EHH!~ ayolah sekali ini saja..please~" ujar Jeanne sambil mengeluarkan sihir mematikan Puppy Eyes..(lol)

"hah~ baiklah tapi..sekali ini saja okay.." kata Naruto sambil menerima bando yang diberikan dari Jeanne..dan setelah memakainya..

"Kawaii~!" teriak Jeanne sambil melompat kearah Naruto dan memeluknya dengan erat…

'Ah~ aku mau mati saja..'

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

.

-A/N-

HY smuanya!~… Raptor kembali lagi dengan chapter terbaru dari Trickster..yah mau salam aja.., anyway kali ini biar gak membingungkan tentang karakter yang biasanya tiba-tiba muncul dalam chapter sebelumnya Raptor mau kasih referensi buat chapternya.. silahkan dibaca..btw Naruto umurnya 18thn skarang di fic ini..

Name : Fiona_?

Age : 17thn

Like : Almost everything except for pervert..

Dislike : Pervert, Stalker

Appearance : Search di google Inori Yuzuhira dari Guilty Crown..

Nickname : Retr0

Age: ?

Like : ?

Dislike : ?

Appearance : Search google (again) Wrench dari Watch Dog 2

There we go.. oh almost forget.. aku biasanya aktif klo ada waktu luang aja jadi yah..begitulah okay everyone that's it about this chapter take care and see you in the next chapter #PEACE

.

.

Raptor OUT

.

.