'TRICKSTER'

.

.

.

Disclaimer : All Credits Goes to the Owner..

.

.

.

Warning : AU!, typo (s), miss typo (s), OOC, OC, English warn!.

.

.

.

Chapter 08

"Jadi..jelaskan bagaimana bajumu bisa penuh darah, Naruto" ucap Minato sambil menatap Naruto dengan serius..

"ah..tadi ada bandit yang mengangu jadi aku bunuh saja.." jawab Naruto dengan santai seperti tanpa beban…

"hah~.., kau harus menghentikan kebiasaan burukmu Naruto..walaupun mereka bandit tapi setidaknya belajarlah agar bisa menahan diri..oke" ceremah Jiraya…yang sepertinya mendegarkan walaupun sedang membaca novel R18, membuat semuanya sweetdrop melihat tampilan Jiraya yang berusaha terlihat keren dengan novel R18 masih ditangannya…

"aku tidak ingin mendengarnya dari ero-jiji sepertimu..menjijikan" ucap Naruto membuat Jiraya pundung dipojok ruangan..

"hah~ yang dikatakan Kuso-ero itu benar Naruto..,jadi berapa yang kau gunakan kali ini..?" tanya Kushina setelah lepas dari sweetdrop masal tadi.."entahlah tapi rasanya sangat banyak…hmm 34 tahun mungkin tapi para bandit itu waktunya banyak juga jadi sepertinya oke-oke saja sih.." kata Naruto sambil memasang wajah kebingungan..

"ne..Onii-sama ayo main dibelakang, sudah lama jugakan sejak terakhir kali Onii-sama main sama Naruko.." kata Naruko sambil tersenyum pada Naruto…dan Naruto hanya menangapi permintaan si adik dengan anggukan setelah itu menatap Kushina dan Minato..

"kalian bisa pakai ruangan no.3 di bawah…bersenang-senanglah.." kata Kushina sambil tersenyum..begitu juga Minato..sedangkan Naruko yang mendengar persetujuan dari orang tuanya langsung menarik kakaknya menuju ruangan yang dimaksud..

"Hobi yang mengerikan.." kata Jiraya sambil kembali pada novelnya lagi..,sedangkan Minato dan Kushina hanya bisa tersenyum memaklumi kebiasaan kedua anak mereka…

.

.

.

-With Naruko & Naruto-

.

.

.

Aghh!..

h-h-hentikan!

AGGGHH!

Teriakan kesakitan mengema diseluruh ruangan itu, saat ini Namikaze bersaudara sedang menyiksa seseorang atau lebih tepatnya hanya Naruko sedangkan Naruto hanya menonton adiknya..

"hmmmm…kalau kau tetap berteriak seperti itu akan kuhukum loh…hhihi.." ucap Naruto sambil mengarahkan mata pisau yang dipegangnya sangat dekat kearah si pria yang disiksa...

"D-dasar Iblis!"..

…..

JRASHHH!~

"AGGHH~!" teriak si pria kesakitan saat tangan kirinya terpisah dari tubuhnya..

"sudah kubilang jangan berteriakkan…ne.,ne bagaimana kalau aku mengambil tanganmu yang satu lagi atau kakimu..manapun pilihan bagus loh..hihi"

"cih…l-lebih ba-ik aku mati daripada m-menghianati tuanku s-sendiri.." ucap pria tersebut tetap dengan pendiriannya..

"ahh~.., bagus sangat bagus.., aku tidak sabar melihat wajah yang kau tunjukan saat..aku menghancurkanmu…." ucap Naruko dengan wajah psycho kemudian mengiris lengannya membuat luka gores di lengan si pria…

Naruto POV

Keluarga Namikaze selalu kelihatan bahagia yah, itulah yang orang pikirkan saat melihat keluarga kami.., itu karena mereka belum melihat rahasia gelap keluarga ini..keluarga Namikaze memang terlihat seperti keluarga bahagia pada umumnya tapi sebenarnya keluarga ini berisi para pembunuh berdarah dingin, ini seperti kutukan pada keluarga ini…penyiksaan, memanfaatkan, penghianatan, pembunuhan, sabotase, emosi..semuanya aspek pembunuh dilatih sejak kecil begitupula dengan Naruko dan Aku..

Dan target hari ini adalah pria didepanku ini, karena dia menyusup kedalam mansion ini, walaupun akhirnya dia ketahuan tapi sepertinya dia sangat loyal pada orang yang membayarnya..

'hah~, sepertinya tidak ada pilihan lain..'

Naruto POV End

"Naruko, itu sudah cukup biar kakak yang menyelesaikannya.." kata Naruto sambil tersenyum dan berjalan mendekati Naruko yang sedang mematahkan jari si pria..

"t-tapi Onii-sama.., aku belum selesai.." kata Naruko protes tapi langsung diam setelah melihat Naruto yang tersenyum padanya...Naruto yang melihat Naruko yang mundur beberapa langkah dari si target pria memberikan ruang untuk bagiannya langsung mengambil pisau dari tangan Naruko…

"jadi kau tidak ingin mengatakan apa-apa yah~..kalau mau bicara ini kesempatan terakhir untukmu…"ucap Naruto sambil memberikan senyum terbaiknya…

"heh~..kalau kau ingin aku menurutimu..langkahi dulu mayatku…" kata si pria sambil memuntahkan darah…

"hmmm..kalau itu yang kau mau silahkan saja…matilah dengan perlahan.." kata Naruto dan memunculkan lingkaran sihir yang mengeluarkan monster kecil yang mengerikan dengan mulut besar tanpa anggota tubuh yang lain…Naruto mengajak Naruko pergi dari situ meningalkan monster tersebut dan si pria yang masih dalam keadaan terikat di kursi besi..monster tersebut mulai merayap masuk keteliga si pria dan masuk kedalam bagian otak si pria…hanya dalam hitungan detik tubuh si pria mulai membesar dan membesar sampai tubuhnya meledak seperti balon melampiaskan organ-orang tubuh beserta darah-darah ke sudut-sudut ruangan tersebut dan mengecatnya menjadi merah…

.

.

.

-With Naruto & Naruko-

.

.

.

BOOM!

"Huwaa..Onii-sama sepertinya dia sudah meledak..hah~ tadi menyenangkan sekali..kapan-kapan ayo lakukan lagi Onii-sama.." kata Naruto dengan tersenyum..dan hanya di jawab dengan anggukan oleh Naruto…

'hah…bosan..'

"ne..ne apa yang akan Onii-sama pakai untuk pertemuan clan malam ini?.." tanya Naruko dengan antusias…dan Naruto dia hanya bisa memasang wajah bingung..

"pertemuan apa Naruko?"

"ah..benar juga Otou-sama dan Oka-sama pasti lupa memberi tahu Onii-sama kah..jadi malam ini akan diadakan pertemuan antar kepala klan jadi kita juga disuruh hadir oleh Okaa-sama..jadi apa yang akan Onii-sama pakai malam ini?" tanya Naruko dengan antusias…

"biasa sajalah..lagipula tidak penting juga.." ucap Naruto seadanya…

"mou….(!) ja Onii-sama bantu aku memilih pakaian ne.." ucap Naruko sambil memasang jurus Puppy Eyes..

"Yahh..kau tidak usah memasang wajah seperti itu juga.." kata Naruto sweetdrop melihat bagaimana adiknya berusaha membujuknya..

"hah..yatta..jaa tempui aku di kamarku nanti yah Onii-sama.." kata Naruko sambil berlari menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya..

"ah..sebaiknya aku mandi juga, walaupun tidak terkena darah tapi bau darahnya tajam sekali.." ucap Naruto sambil berjalan menuju kamarnya..

.

.

.

-Change Scene-

.

.

.

"Sensei, bagaimana menurutmu?" tanya Minato ambigu pada si sensei Jiraya…

"apanya?" tanya Jiraya balik…

"perkembangan mana Naruto..bagaimana menurutmu?"

"hah~.., jujur saja..sangat lambat sepertinya darahnya mempengaruhi perkembangan mananya…ditambah dia tidak bisa selalu bergantung pada [Creation] lagipula resiko penggunaan sihir itu terlalu tinggi, sebaiknya kita membuat sesuatu yang bisa memanfaatkan tenaga fisiknya juga sebagai senjata..sebentar lagi dia pasti mengalami Awakeing kita harus menyelesaikannya sebelum itu.." ujar Jiraya panjang lebar…

"jaa..bagaimana kalau memasang sihir [Body Form] padanya, dengan begitu dia bisa memanfaatkan kekuatannya dan menggunakannya saat dibutuhkan juga.." kata Kushina sambil memberi usul..

"hmmm..kalau yang seperti itu sepertinya bisa dilakukan.." kata Jiraya..

"kalau begitu, Kotetsu!" Kotetsu yang mendengar dirinya dipanggil langsung berlari kearah ruang tamu..

"ada apa Minato-sama..?"

"panggil Naruto kemari…" kata Minato..Kotetsu hanya menjawab 'hai' sebelum berjalan menuju kamar Naruto..

.

.

.

-Meanwhile-

.

.

.

Kotetsu yang berada di depan kamar Naruto langsung mengetuk pintu kamarnya…

"tuan muda, anda dipanggil oleh Minato-sama di ruang tamu.." kata Kotetsu sedikit berteriak..

"ah..aku akan segera turun setelah menganti pakaianku.!" Ucap Naruto dari balik pintu kamar..

"baiklah, tuan muda.." ucap Kotetsu dan beranjak menuju ruang tamu lagi…

.

.

.

"Kotetsu, dimana Naruto?" tanya Minato setelah melihat kedatangan Kotetsu..

"kata tuan muda, dia akan segera turun setelah menganti pakaiannya..Minato-sama" ujar Kotetsu sambil membungkuk ala Butler..

"ah..kalau begitu kau boleh kembali berkerja lagi.."

"Kalau begitu, Permisi..Minato-sama, Kushina-sama, Jiraya-sama.." ucap Kotetsu sebelum beranjak melakukan apa yang biasa dia lakukan sebagai kepala pelayan…

.

.

-2 Minutes Later

.

.

Naruto akhirnya muncul dengan pakaian santai miliknya...

"ada apa Otou-sama?" tanya Naruto setelah mengambil tempat duduk diseberang Minato dan Kushina..

"Naruto Jiraya sensei akan memasang [Body Form] padamu..,bagaimana?" Kata Minato..

"sebelum aku menjawabnya…, untuk apa menggunakan sihir itu padaku?"

"kau selalu mengandalkan [Creation] kan?.., karena itu kami ingin kau memanfaatkan fisikmu juga., disinilah sihir ini akan digunakan, bagaimana?!..,ah klo soal materialnya sudah aku siapkan jadi bisa dimulai kapan saja.." ujar Jiraya sambil menyimpan novelnya ke dalam lingkaran sihir…

'sepertinya tidak buruk juga, lagipula itu bisa menahanku untuk tidak menggunakan [Creation]' batin Naruto sambil memikirkan bagian positif dan negatifnya.."oke, jadi aku boleh memilih bentuk apa saja kan?" tanya Naruto..

"yeah, tapi jangan pilih bentuk yang aneh-aneh Naruto.." ujar Kushina menasehati Naruto saat melihat seringaian tipis diwajahnya…

"hai~" ujar Naruto dengan bosan.."kalau begitu kita langsung mulai saja, Naruto.." kata Jiraya sambil menciptakan lingkaran sihir dibawah kaki Naruto..

[Curse Magic : Body Form]

Lingkaran magic dibawah kaki Naruto mulai mengeluarkan awan gelap yang menutupi seluruh tubuhnya…beberapa detik kemudian awan disekitar Naruto mulai menghilang dan menampilkan Naruto yang tubuhnya seperti seorang cyborg (bayangin aja skin Genji Blackwatch tapi rambutnya pirang)..

"woah..cool," kata Naruto sambil menatap tubuhnya sendiri..

"ohh..seleramu boleh juga Gaki" kata Jiraya sambil mengelus dagunya"jadi bentuk apa itu?" lanjutnya lagi membuat Naruto sweetdrop berat..

"kalau gak tahu gak usah dipaksakan juga..hah~.., aku mengambil bentuk ini biar lebih mudah bergerak lagipula ini hanya akanku gunakan dalam pertarungan jadi okekan..hehe" kata Naruto sambil memamerkan dirinya sendiri…setelah itu dia berubah lagi kedirinya lagi…

"hah..apa hanya itu yang ingin dibicarakan Out-sama, Okaa-sama ?" tanya Naruto setelah mengatur nafasnya..

"ah benar juga, soal nanti mal-" "sudah kok" potong Naruto saat mulai mengerti apa yang ingin dikatakan oleh ayahnya…"tadi juga aku sudah memilih baju kok, baju? Ah..benar juga Naruko!.."

"Onii-sama!" teriakan Naruko mengema diseluruh mansion..

"aryeah~..aku akan naik sekarang jadi tunggulah sebentar..kalau begitu aku akan ke kamar Naruko dulu Otou-sama, Okaa-sama" teriak Naruto masih dari ruang tamu dan langsung berlari menuju kamar Naruko dilantai atas..

"Oii.. gaki tung-..(*blam) hah~ sudahlah.." ujar Jiraya sambil melihat jam tanggannya "uwah..sudah jam segini Minato, Kushina aku akan kembali sekarang perhatikan mereka dengan baik yah.." ujar Jiraya sambil membuat lingkaran sihir..

"jaa..aku akan membantu membuat makan malam.." ujar Kushina mulai beranjak dari sana…

"Ah.. Kushina-chan buatkan kopi juga untukku" kata Minato saat melihat istri sedang menuju dapur dan hanya dibalas oleh kushina dengan 'hai'…

.

.

.

-With Naruto-

.

.

.

Naruko saat ini sedang menunjukkan beberapa baju pada Onii-samanya ini dan mengajukan pertanyaan yang sama berulang kali..

"jaa..bagaimana kalau yang ini Onii-sama!" kata Naruko sambil menggunakan Dress berwarna ungu dengan..

"umm…cocok kok jadi sebenarnya mana yang akan kau pakai Naruko?" tanya Naruto sambil memberikan pandangan lelah..

"entahlah rasanya aku tidak bisa memilih…bagaimana kalau Onii-sama yang memilih saja?" kata Naruko sambil masih mencoba berbagai baju yang ada di lemari..

"hah~.., Naruko.., kau sudah cantik apapun yang kau pakai pasti tetap cantik kok.." kata Naruto sambil tersenyum…membuat Naruko langsung merona..

"O-o-o-onii-sama kita ini bers-s-saudara…," ujar Naruko dengan gugup saat melihat wajah Naruto, membuat yang ditatap sweetdrop…

'nih anak mikirin apaan yah-_-" ' batin Naruto "ma sudahlah sebaiknya pilihlah bajumu sendiri Onii-sama mau berlatih sebentar jadi..kalau butuh sesuatu aku ada di halaman belakang jadi.." kata Naruto sambil berjalan meningalkan Naruko di kamarnya…

.

.

-With Naruto-

.

.

[Body Form : Assassins]

Tubuh Naruto mulai berubah ke mode body form miliknya..

'hmmm…memang mirip, sihir memang luar biasa..huh? ah pedangnya belum ada..' batin Naruto sambil mulai membuat sebuah lingkaran sihir dan memunculkan sebuah katana (Golden blade milik Genji Overwatch)…

"heh~…, ini baru keren.." ujar Naruto sambil mengayunkan katananya beberapa kali..

"ayo kita lihat seberapa kuat mode ini..hehe~" kata Naruto sambil mengambil kuda-kuda untuk menebas (lupa namanya apa tapi yah itulah-_-")..Naruto langsung menebas salah satu pohon yang berada di halaman itu.., membuatnya terbelah 2 dan langsung rubuh..

"huwaa..[Creation] memang tidak pernah mengecewakan..walaupun harus menggunakan [Creation] setiap kali membuat pedang tapi sudahlah…" kata Naruto berbicara sendiri (lagi)…tanpa sadar kalau dia sedang ditonton oleh para maid yang sedang istirahat makan siang di taman yang dekat dengan halaman belakang tersebut…

"tuan muda, memang berbakat yah.." kata Maid 1

"tentu saja kan dia dari clan Namikaze!, tapi sepertinya tuan muda kesusahan mencari teman diluar sana.." kata Maid 2 dengan wajah sedikit sedih..

"yah tentu sajalah, itu karena mereka hanya melihat cangkangnya dan bukan isinya.., walaupun mana dalam tubuh tuan muda bisa dibilang tidak normal, dengan [Creation] dia pasti bisa mengalahkan lawannya dengan mudah benarkan..?!" ujar Maid 3 yang kelihatannya bersemangat sekali dengan topik kali ini.

"benar juga sih., tapi kenapa yah tuan muda tidak menunjukan kekuatannya pada orang lain yah.? Padahal dengan begitukan mereka pasti akan mengertikan?!" Kata Maid 1

"ummm.., ah mungkin tuan muda tidak ingin menonjol mungkin?!, dengan menyembunyikan kekuatannnya dia pasti akan di abaikan.., ah tapi dengan perkembangan mana seperti itu pasti tetap jadi pusat perhatian yah…" ujar Maid 2

"hah~ tuan muda kuat sekali yah, aku ingin di 'siksa' olehnya~" ujar Maid 2 lagi…membuat sweetdrop Maid 1 dan 3..'jadi dia 'M' yah' batin mereka bersamaan..

"hmm?..,hei tuan muda sepertinya pingsan ayo kita segera kesana memeriksannya.." ujar Maid 3 saat melihat Naruto yang tiba-tiba sempoyongan dan rubuh..

.

.

-With Naruto Couple Second Ago-

.

.

Naruto yang sedang berlatih tiba-tiba dikejutkan oleh berhenti setelah mendapatkan gejolak pada tubuhnya, darahnya mulai mendidih..tidak maksudnya memang itu darah dalam tubuhnya seperti dipanaskan oleh sesuatu membuat tubuhnya mulai kehilangan keseimbangan dan akhirnya pingsan tapi sebelum pingsan Naruto menghilangkan katana serta [Body Form] miliknya…

Ketiga maid yang melihat Naruto pingsan tadi langsung membawanya ke dalam mansion lebih tepatnya ke kamarnya..setelah itu salah satu maid langsung menuju ke bawah berniat memangil Minato dan Kushina tapi sepertinya mereka sudah tahu melihat dari bagaimana ekspresi mereka saat melihat Naruto saat ini..Rambutnya berubah menjadi putih dan tubuhnya sedang diikat diatas tempat tidur perlahan tapi pasti Minato dan Kushina berserta maid yang ada disana melihat garis-garis seperti urat tubuhnya berwarna merah mulai merambat ke seluruh tubuhnya..diiringi teriakan kesakitan dari Naruto..

"ini lebih cepat dari perkiraan kita, Kushina bersiaplah untuk mengikatnya kalau ikatan itu mulai terlepas…" ujar Minato sambil tersenyum kea rah Kushina..

"kau juga bersiaplah Minato-kun.." kata Kushina sambil memunculkan lingkaran sihir yang mengeluarkan rantai bersiap dekat tubuh Naruto yang sedang bergerak seperti orang kerasukan.

Naruto POV

Ah dimana ini…

Hmmm?.., siapa itu?

Kenapa dia berjalan kearahku…

'kau menyedihkan..'

?

'sudah kubilang kau menyedihkan..gaki' pria didepanku ini seperti pernah kulihat sebelumnya..

'dengan darahku mengalir dalam dirimu, pasti kau kesusahan yah..'

"Darah?...jangan-jangan!"

'yeah..aku adalah orang yang mendonorkan darah padamu 13 tahun lalu…Naruto'

"Jadi begitu…lalu kenapa kau disini bukannya kau sudah mati?"

'tenanglah aku memang sudah mati ini adalah setengah kesadaran yang aku tanamkan dalam dirimu..kalau aku muncul kau pasti sedang mengalami 'Awakeing'.., berhati-hatilah..'

"Berhati-hati untuk apa?! Hei tunggu mau kemana kau!?"

'hanya sejauh ini saja pembicaraan kita, yang terpenting kau hanya punya pilihan menerimanya atau mati.., lagipula kau bukan ras asli atau palsukan..hanya jiwa orang mati..'

"!.., bagaimana kau bisa tahu soal itu.."

'Jaa Sayonara aku akan selalu menonton dalam dirimu, gunakanlah sesukamu kekuatanku'

Dengan begitu pria yang berada di depanku mulai menghilang meninggalkanku sendirian dalam ruangan yang hanya diisi warna putih itu..

"menerimanya atau mati kah..hah~ sepertinya tidak ada pilihan lain…"

Aku mulai menutup mata sebentar dan ruangan di sebelahku mulai bermunculan corak-corak seperti retakan berwarna merah kemudian ruangan itu hancur dan perlahan tapi pasti aku merasakan seperti menghilang dari sana….

Naruto POV end

"huh? sudah berhenti yah.." ucap Minato yang masih menahan tubuh Kushina sambil terus menyalurkan mana melalui katalist kedalam tubuhnya sedangkan Kushina yang merasakan perlawanan yang diberikan oleh Naruto pada rantai yang mengikat tubuhnya sudah berhenti langsung menatap Naruto yang mulai sadarkan diri...

"Okaa-sama.., Ittai~" ujar Naruto perlahan dan bukannya pelukan yang diadapatkan malah sebuah tonjokan diwajah yang dia dapatkan dari Kushina..,dan Minato hanya bisa melihat tanpa berbuat apa-apa..

"Naruto sebenarnya apa yang kau lakukan sampai bisa seperti ini…!, kau tahu betapa Okaa-sama khawatir padamu..~" ujar Kushina sambil mulai menangis..

"yosh..yosh..Kushina-chan sudahlah, lagipula Naruto baik-baik saja…"

"ahhaha~" Naruto hanya bisa tertawa canggung

'hah~.., keluarga yang merepotkan.., ini keluargaku hari-hari kami habiskan dengan berbagai warna..satee, kira-kira warna apa yang akan muncul besok yah..aku tidak sabar..'

.

.

.

.

.

2B Continue

.

.

.

.

.

Chapter 08 (Behind The Scene)

Naruto : damn..im tired.

Fiona : jadi tokoh utama memang susah yah.. *duduk disamping Naruto

Naruto : gehk~.., Fiona dari mana aja..?

Fiona : hmm? Aku baru dari café sama Jeanne-chan, lagipula kamikan gak dapat peran jadi yah bersantaikan boleh aja kan..

Naruto : Jeanne?, aku gak nyangka kalian sangat akrab..

Fiona : gak sopan, kalau itu mungkin kalau lagi acting klo diluarkan bedalah, lagipula Naruto mana si author sih dari tadi gak muncul-muncul?!

Naruto : ah..Author mah disana..*nunjuk pojok ruangan..kayaknya lagi main ML (Mobile Legends_) habis nulis langsung main..

Fiona : emang gak ada capek-capeknya yah..padalah dia harus buatin a/n..

Naruto : ah tadi author titip kertas ini padaku katanya nanti dibacakan..

Fiona : mana?..mana? sini biar aku yang bacakan..*batuk

Ramen cup 15x

Cola 10 botol

Ehh apa ini.. Naruto ini apa?!

Naruto : ahh.., gomen itu daftar belanja, eto..ini kertasnya..*kasih ke Fiona

Fiona : Etoo..'Hallo Smuanya Raptor disini, kali ini Cuma mau nyampai sesuatu..mungkin up selanjutnya akan ditunda lagi lebih lama soalnya author harus nyelesaiin proyek buat minggu ini (main ML juga sih)..jadi singkat saja author Cuma mau kasih info soal Namikaze Naruko itu aja jaa silahkan..

Name : Namikaze Naruko

Age : 15

Likes : Penyiksaan mungkin? (BUKAN 'S'! JANGAN MIKIR YANG ANEH –ANEH)

Dislike : Orang Bodoh, dan arrogan

Apparence : Rambut Pirang lurus sampai pinggang, mata biru khas Namikaze dan kulit putih (gak ada whisker sama kayak Naruto juga)..

Fiona : ugghh~..gak bertanggung jawab banget

'Gua bisa denger dari sini tahu!'

Fiona : kalau begitu kemarilah dan lakukan tugasmu!

Naruto : Fiona, sudahlah dia emang gitu..maklumi aja..

Fiona : Cih, payah..~

Chapter 08 (behind the scene) END

Mungkin harusnya aku ucapkan hari selasa tapi mumpung gak ada waktu jadi sekarang saja…

.

.

Happy Halloween Gloomy Day For Everyone

Trick or Treat

HAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHA

.

.

.

.

Raptor OUT