DADDY KINK
FF RE-POST
RATE T-M
DONT LIKE DONT READ!
"Maaf oppa aku tak bisa menerimamu"
"Hah! Waeyo? Kenapa tak bisa? Padahal aku mencintaimu nina-ya"
"Eum.. eng.. a-ano"
"Tch kenapa?"
"Sebenarnya kau itu terlalu cantik oppa!! dan aku minder
Bila menjadi pacarmu, karna kau itu lebih cantik dari pada aku!!"
Kretek. Nyess..
"Hah?!"
Itu tadi suara hati tataehyung yang sedang potek :v
Taehyung memandang blank pada yeoja yang berlali yang notabene yeoja yang telah menolaknya dengan alasan.. yahh sebenarnya sih taehyung tak terlalu kaget karna yeoja- yeoja sebelumnya pun juga menolaknya dengan alasan yang sama, walau tak dipungkiri
Rasanya itu sakit man.
/pada sadar tuh yeoja :v/
"Huft"
Akhirnya pun taehyung juga menuruni tangga yang juga dilewati yeoja tadi dengan langkah berat hati.
"Apakah aku harus berubah haluan yah? Eits tapi aku masih suka melon yang besar bukan pisang -_-"
Taehyung bergidik sendiri membayangkan fantasinya itu.
Sekarang taehyung berjalan menuju salah satu tempat 'bermukimnya' bersama genknya yang sudah sipastikan mereka ada disana dengan alasan yang sama malas ikut pelajaran .
"Eh tae ditolak lagi eoh?"
Minhyuk salahsatu sahabatnya yang tadi menanyakan-mengejek- taehyung karna ditolak lagi.
"Aigoo, pasti karna 'kau itu telalu cantik oppa' hahaha"
Yang tadi itu sungjae, taehyung sungguh ingin menjedotkan kepala besar mahluk yang tengah tertawa mengejeknya.
"Kekekke. Sudahlah tae bukankah sudah terbukti kalau kau itu memang cantik dan seharusnya kau itu bersyukur dan segera menjadi kekasihku"
"Mati saja kau bantet mesum"
"Aih taetae ku marah"
Sumpah taehyung ingin meninju wajah park jimin yang mesum itu.
" ah tae! Daripada kau potek terus, nanti malam aku mengadakan pesta, hitung hitung bisa membuatmu lebih baik mungkin"
Sungjae yang tak tega pada taehyung berniat mengajak pemuda manis itu untuk ikut dipestanya ya walaupun sungjae tau kalo taehyung tak suka tetang pesta. You know lah pesta anak muda.
Taehyung menggigit bibirnya gelisah. Dia tau kalau mereka membicarakan pesta pasti itu pesta yang tak pernah 'normal'.
"A-ano"
"Ayolah kapan lagi tae, sesekali saja belum tentu kau bisa berkumpul bersama kita nantinya"
Taehyung menghelai nafas berat, kalau dipikir pikir memang kapan lagi mereka bisa berkumpul disebuah pesta bersama, lagi pula bukankah mereka sudah ditingkat akhir SHS, belum tentu nanti setelah kuliah mereka bisa berkumpul bersama sedekat ini.
"Huftt. Baiklah aku ikut tapi ingat! Aku tak mau kalian ajak aneh aneh dan aku tak akan pernah minum minum seperti kalian."
Taehyung menepuk nepuk dadanya bangga dan hanya didapat tatapan malas teman temannya_-.
"Aish terserah kau saja tae, tapi kau tau minum vodka itu membebaskan bebanmu"
"Nononono and never Minhyuk-a"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Skip.
At taehyung house.
Kini berdirilah pemuda manis yang gelisah didepan cermin yang memantulkan bayangannya sendiri, terlihat pemuda tersebut tengah menggunakan celana jeans hitam yang menunjukkan lekuk kaki jenjangnya dan juga baju hem lengan panjangnya yang berwarna putih dengan garis garis hijau, yang nampaknsangat pas ditubuh rampingnya.
"Cha. Kau sangat tampan kim taehyung, memang tak diragukan lagi, ok pesta aku siap!"
"Eomma aku akan kerumah sungjae ne"
Namja cantik yang dia panggil eomma yang terlihat sedang bereksperimen dengan dapurnya itu menoleh ke belakan dimana anaknya yang manis unyu unyu itu berada.
"Eoh tak makan malam dulu tae?"
Taehyung menggeleng dan segera mengambil sepatunya yang ada di lemari bawah tangga.
"Ani, sungjae mengadakan pesta eomma aku makan saja nanti disana"
"Eh pesta?"
Baekhyun sedikit terkejut membuat taehyung yang kini memasang tali sepatunya menoleh.
"Waeyo?"
"Kekke ani tumben kau mau datang ke acara pesta"
"Aish eomma kan sesekali aku pergi tak apa"
"Haha iya iya sayang, sudah sana teman temanmu nanti menunggu"
"Hoh ok aku berangkat, anyeong eomma"
Setelah menutup pintu rumahnya taehyung bergegas keluar halamannya dan asal kalian tau sebenarnya rumah taehyung dan sungjae itu dekat hanya tepisah beberapa blok saja.
..
..
.
.
Dari luar pagar saja rumah mewah berlantai dua milik sungjae itu sudah terlihat sangat ramai apalagi ditambah kerlap kerlip lampu dari dalam sana dan sudah bisa diastikan bahwa didalam sangat ramai,
Sekali lagi taehyung menarik nafasnya gugup. Bagaimana tidak dia hampir tak pernah pergi ketempat yang ramai dan bising seperti sekarang ini.
Dia celingukan mencari keberadaan sungjae dan kawannya yang lain.
Disini sangat rami dan sesak taehyung saja sampai bertanya tanya ini rumah sahabatnya atau pub sih?.
Saat matanya melihat siluet teman temannya yang tengah berada di ujung ruangan dan duduk di sofa merah yang mewah itu, segera saja taehyung membawa tubuhnya itu melangkah mendekat, karna tak sabarannya sampai dia menabrak dada bidang seseorang, sungguh taehyung mabuk akan aroma maskulin pria didepannya, tanpabsadar taehyung menikmata moment ini.
"Menikmati pelukanku manis?"
Eh eh.. apa barusan? Pelukan.
Oh bodoh kau taehyung ingat dia itu punya 'pisang' ingat dan kau hanya suka 'melon' okay.
"E-oh mian a-ku menabrak mu"
Saat taehyung ingin melepas pelukan pria didepannya ini.
Dengan tidak elitnya pria itu meremas bokong seksehnya sensual heh read meremas!!.
"Eunghh"
Ups apa tadi dia mendesah? Heol seharusnya kau berontak tae bukan mendesah.
"Kekekke. Kenapa sayang?"
Aish lihatlah sekarang pipinya yang merona itu. Aigo tae mana taehyung yang straight itu eoh.
"AISH SIALAN!"
..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Sebenarnya ini ff repost milik temenku yg di wattpad.
karna ada suatu alasan jadi sayang yg melanjutkan sekaligus ngrepos ff ini di sini...
