~memang tak ada yang tahu bagaimana kehidupan manusia akan berjalan kedepannya. Masih banyak yang mendebatkan perihal kehidupan, apakah kehidupan itu adalah TAKDIR atau hanya sebuah PILIHAN HIDUP~

Hari yang sangat baik bagi Kyungsoo, sekertaris perusahaan yang sempat menolak lamaran kerjanya menghubunginya kembali dan mengatakan bahwa ia telah mendapatkan kesempatan keduanya. Setelah menceritakan kepada Kakak dan sahabatnya ia tersenyum kegirangan, menampilkan deretan gigi yang putih bersih. Mata bulat layaknya burung hantu tak terlihat lagi bahkan sudah hilang bagai ditelan bumi lantaran berita gembira itu.

"Kau harus mentraktirku Kyung" titah Baekhyun yang duduk disebelah Kyungsoo. Ya sahabatnya itu tak akan pernah meminta traktiran kepada Kyungsoo dikala Kyungsoo sedang mendapatkan sesuatu yang menakjubkan entah itu kesempatan bekerja mendapatkan pacar baru bahkan ketika kelulusan sekolah mereka berdua.

Kyungsoo hanya menganggukkan kepala tanda menerima titah dari sahabatnya itu dan akan mengerjakannya. Kyungsoo tak bisa berkata-kata lagi, ia hanya bisa tersenyum kegirangan layaknya orang gila pada umumnya sampai kedua orang yang ada di dekatnya bergidik ngeri. Tanpa Kyungsoo sadari sekertaris itu hanya memberitahu bahwa ia mendapatkan kesempatan kedua bukan berarti ia diterima untuk bekerja bukan?

Langkah kaki kecil Kyungsoo berjalan memasuki sebuah perusahaan besar. Tubuh kecil yang berbalut jas formal wanita itu berjalan dengan anggunnya membuat beberapa pasang mata menatap ke arahnya, entah itu tatapan menarik perhatian atau tatapan kebingungan (?)

"kau sudah menghubungi model itu?" Tanya pria tan yang berbalut kemeja putih yang dilapisi jas formal duduk di sebuah kursi besar yang menandakan bahwa dia adalah bos besar dari perusahaan besar pula.

"tentu saja tuan Kim, dia sedang dalam perjalanan menuju ke sini" jawab pria yang lebih tua sedikit dibanding dengan pria tan tadi.

"baiklah. Jika dia sudah sampai suruh secepatnya ke ruangan ku. kau bisa ke…" ucap pria tan dan terpotong ketika pintu ruangannya tiba-tiba terbuka.

"selamat siang tuan" ucap seorang wanita yang membuka pintu ruangan tersebut

"oh silakan masuk nona" titah sekertaris Seo –pria yang lebih tua dari pria tan-

"terima kasih" balas wanita itu

"silakan duduk nona, kita akan membahas kontrak dengan tuan Kim terlebih dahulu" kata sekertaris Seo lagi dan dianggukkan oleh wanita itu.

"saya hanya akan menjelaskan garis besarnya saja, untuk lebih lengkapnya kau bisa membicarakannya atau menanyakannya kepada sekertaris ku"

"baik tuan Kim, saya mengerti" ucap wanita tersebut

Skip time

Di lain tempat, seorang wanita bermata bulat tengah berjalan ke salah satu ruangan yang berada di perusahaan besar yang dimasukinya tadi, ya dia Kyungsoo sedang memasuki ruangan bersama salah seorang karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut, Kim Taehyung. Senyum di wajah Kyungsoo tak pernah pudar semenjak ia mendapat telpon untuk kesempatan keduanya tersebut, ia tidak peduli bagaimana hasilnya nanti yang terpenting sekarang adalah berusaha yang terbaik.

"silakan masuk nona Do" ucap Taehyung

"terima kasih tuan.." gantung Kyungsoo yang tidak megetahui nama karyawan yang menemaninya.

"taehyung, Kim Taehyung." Sambung Taehyung yang mengetahui maksud Kyungsoo menggantungkan kalimatnya tadi.

"ahh iya tuan Taehyung"

"tak usah seformal itu nona Do"

"dan kau juga tak usah seformal itu denganku" mereka berdua pun tertawa kecil bersama.

Setelah memasuki ruangan itu terlihatlah sosok pria tinggi yang mempunyai telinga yang bisa dibilang mirip dengan Dobby dalam film Harry Potter. Kyungsoo mengerjap melihat seseorang yang ada di depannya membuat ia menatap kagum. Kyungsoo mengira orang yang menelponnya adalah pria tua yang memiliki postur yang aaarrggghh mengerikan, layaknya om-om penggoda. Tapi pemilik suara bariton itu berbanding terbalik dengan pemikiran Kyungsoo.

Tanpa disadari Kai masuk ke ruangan Chanyeol selama perbincangan antara Tuan Park dan Kyungsoo berlangsung . Kai sangatlah heran dan juga senang melihat Kyungsoo ada di ruangan tersebut.

"ohh, Kai-ahh sejak kapan kau datang?". Kyungsoo menengok kebelakang untuk melihat lawan bicara Chanyeol itu. Kyungsoo heran melihat Kai ada di ruangan Chanyeol. Dalam benaknya bertanya-tanya apakah Kai juga bekerja di Perusahaan Tuan Park?

"ahh tidak Chan lanjutkan pembahasan kalian" Kai yang menahan senyumnya setelah menyadari bahwa Kyungsoo telah resmi bekerja di perusahaannya itu.

"tidak Kai, kami sudah selesai. Kyungsoo-ssi silakan ke ruangan mu Taehyung akan mengantar mu". Titah Chanyeol yang dianggukkan oleh Kyungsoo.

Kai menatap Kyungsoo dengan intens entah perasaan apa yang dimiliki oleh Kai terhadap Kyungsoo. Kai begitu senang mendengar Kyungsoo telah bekerja di perusahannya, tapi ada perasaan aneh yang ada dalam dirinya seperti perasaan yang tidak tertahankan, perasaan yang membuat hati Kai berdesir kembali seperti dulu. Apakah ini yang dinamakan rindu?

"terima kasih Taehyung-ssi"

"ahh sudah ku bilang santai saja Kyungsoo-yaa" dibalas dengan senyuman oleh Kyungsoo

Kyungsoo merasa Taehyung berperawakan yang baik. Dari awal masuk perusaahan Taehyung sudah membantunya beberapa kali padahal mereka baru saja bertemu. Apakah mungkin karena mereka seumuran sehingga kedekatan diantaranya dapat terjalin, entah yang jelas keduanya merasa seperti teman lama.

"kalau begitu aku pergi dulu kyung" Taehyung melambaikan tangan ke Kyungsoo sembari meninggalkan ruangan para karyawan. Kyungsoo yang menggelengkan kepalanya melihat tingkah Taehyung.

"Kyungiieeee~~"

"Baek? Apa yang kau lakukan di sini?" Kyungsoo membulatkan matanya melihat kehadiran Baekhyun dengan tiba-tiba di perusahaan itu.

"ahh jangan-jangan kau juga kerja di sini?" sambung Kyungsoo yang kemudian dianggukkan oleh Baekhyun.

"aku sangat lapar, berhentilah melihat ku seperti itu. Ayo ke kantin, ku dengar dari karyawan lainnya makanan di kantin perusahaan sangan enak. Ayo" tanpa menunggu jawaban dari Kyungsoo, Baekhyun langsung menarik tangan sahabatnya itu.

Kyungsoo dan Baekhyun memasuki Kantin perusahaan yang besar, mereka langsung mengambil makanan dan juga mencari tempat duduk yang pas untuk mereka berbincang sebelum kembali bekerja. Sebenarnya Baekhyun tidak bekerja sebagai karyawan di perusahaan tersebut, Baekhyun hanya memiliki kerja sama dengan perusahaan itu sehingga Baekhyun tidak terikat aturan kerja seperti Kyugsoo.

Setelah mengambil tempat duduk di tengah kantin Baekhyun dan Kyungsoo menyantap makanan mereka, tidak lama setelah itu datang salah seorang karyawan yang memiliki jabatan yang lebih tinggi dibanding karyawan yang ada di sekitar Kyungsoo dan Baekhyun. Kim Minseok Manager di perusahaan KIM INDUSTRI khususnya di bidang Marketing, sontak saja Kyungsoo berdiri dan membungkuk sebentar pertanda menyapa atasannya setelah membaca ID card resmi dari perusahaan itu.

"santai saja, anggap aku hanya temanmu. Aku ingin makan dengan tenang, dan jika aku pergi bersama karyawan yang lain aku yakin mereka hanya akan bercerita sepanjang waktu tanpa berniat memakan makanannya" ucap Minseok yang diakhiri dengan senyuman manis.

Kyungsoo dan Baekhyun saling menatap heran. Baekhyun tak pernah berhenti berceloteh dalam hati, niat awal Baekhyun ingin makan berdua dengan Kyungsoo dan ingin bercerita mengenai kejadian hari ini. Tapi apa daya tak disangka salah seorang karyawan datang menghampiri mereka dan ikut bergabung. Padahal jika dilihat sisi kantin yang lain masih banyak kursi kosong jika ingin makan dengan tenang. Kyungsoo menggeleng pelan melihat ekspresi Baekhyun yang hampir memakan Minseok.

"ahh perkenalkan aku Kim Minseok kalian bisa memanggilku Minseok. Apa kalian karyawan baru di sini? Aku baru melihat kalian". Sontak saja Baekhyun kembali berceloteh dalam hati dan berkata bukannya dia ingin makan dengan tenang? Lalu mengapa dia berbicara. Setelah di lihat berulang kali sepertinya aku pernah melihat wanita ini.

"ya, saya karyawan baru di sini Minseok-ssi". Minseok mengangguk dan melirik Baekhyun….. Mengerti dengan lirikan Minseok, Baekhyun langsung menjawab "ah saya hanya mitra kerja, aku hanya menjadi model di beberapa produk baru nanti" Minseok menganggukkan kepalanya.

Sembari mereka berbincang-bincang, pintu kantin terbuka kembali dan menampilkan petinggi perusahaan, ya mereka adalah Kim Kai dan juga Park Chanyeol serta beberapa bawahannya juga sekertarisnya di belakang mengikuti mereka. Sontak saja seluruh karyawan maupun staf di kantin itu berdiri dan menundukkan badannya menghormati pemilik perusahan besar itu.

Kai dan Chanyeol berjalan ke arah meja yang ditempati Kyungsoo, Baekhyun dan juga Minseok. Mereka duduk melingkar mengikuti lengkungan meja tersebut. Setelah Kai dan Chanyeol duduk datanglah beberapa staf kantin dan membawakan makanan yang biasa di makan oleh Chanyeol dan Kai. Kedua pemimpin perusahaan itu jarang datang ke kantin perusahaan, mereka akan datang sekali atau duakali dalam seminggu.

Kyungsoo dan Baekhyun saling menatap heran mengapa serta gugup karena orang-orang yang ada di sekitar mejanya adalah pemimpin perusahaan dan juga Managernya. Seolah keduanya akan dieksekusi.

"santai saja Kyungsoo-ssi Baekhyun-ssi, kami akan makan di sini karena ada Minseok noona" ucap Chanyeol dan disertai dengan senyuman mautnya. Baekhyun sontak menganggukkan kepala. Pikiran Baekhyun hanya tertuju kepada senyum pria yang ada di depannya itu. Di samping itu, Kai hanya menatap Kyungsoo dalam keheningan tanpa seucap kata hingga membuat si pemilik mata owl itu merasa gugup.

"Sayang~~" ucap seorang yeoja yang dengan tiba-tiba melingkarkan tangannya di leher Kai. Sontak saja Baekhyun menganga dengan tindakan yeoja tersebut.

"Hyun Ji-ahh, apa yang kau lakukan di sini?" Kai langsung berdiri dan memutar badannya menatap Hyun Ji entah mengapa Kai hanya kesal dan tidak suka jika Hyun Ji seperti itu di depan Kyungsoo. Seperti ada perasaan menolak hubungannya dengan Hyun Ji jika di sepan Kyungsoo.

"Kai-ahh sayang aku rindu padamu, makanya aku ke sini". Chanyeol menghela nafas kasar melihat sikap manja yang di buat-buat oleh Hyun Ji. "Jangan dipedulikan, dia memang tidak tahu malu" ucap Chanyeol menenangan keadaan di Meja itu. Sedangkan Minseok sudah mengerlingkan matanya tidak suka dengan Hyun Ji. Tanpa mereka sadari Kyungsoo tersenyum kecut melihat adegan di depannya itu. Kyungsoo memegang dadanya yang tiba-tiba terasa nyeri. Baekhyun yang melihat itu pun sontak memegang bahu Kyungsoo. Kyungsoo menengok kearah Baekhyun dan berkata "perasaan itu kembali Baek, aku takut." Ucap Kyungsoo gemetaran dan merasa kebingungan dengan apa yang terjadi.

"maaf tuan, saya dan Kyungsoo Izin hari ini. Kami akan ke rumah sakit" tanpa berucap panjang lebar Baekhyun menarik tangan Kyungsoo dan langsung bergegas ke rumah sakit. Chanyeol yang hendak bertanya mengurungkan niatnya melihat Baekhyun dan Kyungsoo telah pergi, sementara Kai merasakan nyeri di hatinya melihat Kyungsoo pergi. Minseok yang melihat semuanya semakin yakin bahwa Kyungsoo karyawan di perusahaan itu adalah Kyungienya.

TBC

Masih ada yang nungguin cerita ini?

Review nya yah manteman