Love is ?
Chapter 2. Can Save You Part 1
Disclaimer:
Bleach © Tite Kubo-sensei
Love is ? © Nahoko Hitori
Shiro-chan is Hinamori's (I think) not mine.. *sob*
Summary: Membuatmu bingung? Ya itu benar. Tapi ia juga bisa melindungimu. Sorry, bad at summary X(
Rated: T
Pairings: IchiRuki, HitsuHina, IshiHime, UlquiHime
***
Hari sudah senja, matahari mulai terbenam. Waktunya anak-anak Karakura High School untuk pulang ke rumah. "Hinamori-chan, Kuchiki-san, mau pulang bersama?" Orihime berlari mendekati Hinamori dan Rukia. Rukia mengangguk menandakan ia mengiyakan ajakan Orihime. Begitu pula dengan Hinamori, ia tersenyum kecil.
"Bagaimana dengan tugas dari Ochi-sensei? Apa kalian sudah menyelesaikannya?" Orihime membuka pembicaraan.
"Aku sudah hampir selesai, tinggal finishing." Jawab Rukia.
"Kamu gimana, Hinamori?" tanya Orihime.
"Ah, belum. Harusnya dikerjakan hari ini, tapi kelihatannya Hitsugaya-kun terlalu sibuk dengan kegiatan OSIS nya. Jadi aku membiarkannya untuk mengurus kepentingannya dulu."
"Benar juga, ketua OSIS pasti sibuk. Apalagi di sekolah kita yang serba merepotkan, hhh.." keluh Rukia.
Selama perjalanan mereka terus membicarakan tentang sekolah. Hinamori yang berbeda arah dengan Rukia dan Orihime pun berpisah jalan. "Rukia-chan, Orihime-chan, hati-hati di jalan ya." Orihime dan Rukia mengangguk. Tak lama, sekumpulan anak perempuan yang tampak cantik dan memang populer di Karakura High School mencegat Hinamori.
"Kau kah yang bernama Hinamori Momo? Yang satu kelompok dengan Hitsugaya?" tanya mereka.
"A-ah, i-iya. Ada urusan apa denganku?" Hinamori terlihat ketakutan menjawabnya. Mereka terlihat berunding dan berbisik-bisik.
"Apa kau ini kekasih nya Hitsugaya?" tanya salah seorang dari mereka.
-blush- "Bu-bukan! Kami hanya berteman saja." Hinamori membantah pernyataan tersebut.
"Oh, baguslah kalau begitu. Ayo kita pergi." ajak seseorang yang kelihatannya paling populer dan berkuasa yang bernama Mika. Mereka pun meninggalkan Hinamori.
'Siapa orang-orang itu?' batin Hinamori. Seakan membangunkan pikiran Hanamori, handphone nya berdering. Sebuah panggilan dari…Hitsugaya. Hinamori terkejut, dengan segera ia menjawab panggilan itu.
"Moshi-moshi.."
"Ah, moshi-moshi, Hinamori. Apa kau sudah pulang duluan? Bukannya kita akan mengerjakan tugas Ochi-sensei? Aku mencarimu ke seluruh bagian sekolah tapi tidak ketemu juga." ucap Hitsugaya dengan nada khawatir.
"Gomen ne, Hitsugaya-kun. Tadi aku melihatmu sedang rapat OSIS dan kelihatannya kau terlihat sibuk, jadi aku pulang. Lagipula kau akan kelelahan jika harus mengejakannya hari ini juga. Bisa-bisa kau akan sakit." jelas Hinamori.
"Hhh, seharusnya kau tidak perlu mengkhawatirkanku. Sebenarnya aku juga tidak terlalu memperhatikan kondisiku. Tapi, terima kasih sudah memperhatikanku."
-blush- "E-eh? Tak perlu berterimakasih, Hitsugaya-kun. Kita ini teman kan? Aku hanya melakukan apa yang harus dilakukan teman sewajarnya."
"Hanya teman ya?" ucap Hitsugaya dengan suara kecil.
"Apa yang baru kau katakan, Hitsugaya-kun?"
"Lupakan. Baiklah hati-hati di jalan, Hinamori." Hitsugaya menutup telponnya. Suara terakhir itu..terdengar tulus sekali.
"Hinamori.." gumam Hitsugaya.
***
Morning, Karakura High School
Pagi hari tiba, tak terasa. Beberapa kelas pun sudah dipenuhi murid-murid yang rajin untuk datang pagi. Begitu pula Ichigo, murid rajin kita yang satu ini sudah datang dan menemukan Hitsugaya yang terkapar di meja. "Oi, Toushirou!" panggil Ichigo. Hitsugaya mengangkat kepalanya sedikit dan melihat siapa yang memanggilnya. Dengan tampang kecewa ia kembali membenamkan kepalanya di antara dua tangannya di meja.
"Kok ngeliatnya gitu sih?" keluh Ichigo kesal. Merasa dicuekin sama Hitsugaya.
"Ah nggak apa-apa kok. Kirain siapa gitu." jawab Hitsugaya.
"Emangnya dikira siapa hah? Hinamori?" tanya Ichigo. Dengan cepat Hitsugaya membangunkan kepalanya plus dengan rona merah di wajahnya.
"Apa katamu, Kurosaki?!! Oh ya dan jangan panggil aku Toushirou, Hitsugaya-taichou demo!"
"Ini kan di dunia manusia bukan di Soul Society. Ngapain manggil pake taichou segala? Tapi bener kan emang lagi nunggu Hinamori?" goda Ichigo. Muka Hitsugaya udah kayak lobster rebus. "Eh itu Rukia. Lho? Rukia sama Renji!" kata Hitsugaya. Kali ini giliran Ichigo yang bereaksi cepat, ia menoleh ke pintu dan ternyata tidak ada siapa-siapa. "Kamu ketipu, Kurosaki!" Hitsugaya tersenyum puas tetap dengan gaya cool-nya. "Sialaaaaaaaan!!!" Ichigo teriak sampai orang-orang di depan gerbang sekolah mendengarnya dan kaget.
Beberapa saat kemudian, Rukia benar-benar datang bersama Hinamori. Hitsugaya yang melihat itu langsung berdiri dan menghampiri Hinamori yang sudah duduk di tempat duduknya.
"Emm, Hinamori, bagaimana dengan tugas kita?" tanya Hitsugaya.
"Hari ini kau ada rapat lagi kan?" Hinamori balik bertanya.
"Tak apa, aku bisa digantikan oleh Ishida." Hitsugaya tahu pasti wakil ketua OSIS, Ishida Uryuu mau menggantikannya. Ishida paling tidak bisa meninggalkan tugas OSIS.
"Apa kau yakin? Aku tidak mau merepotkanmu, Hitsugaya-kun."
"Ya, aku yakin. Kalu tidak, tugas ini tidak akan pernah selesai bukan?"
"Baiklah kalau begitu."
"Tapi tunggu aku dulu ya, aku mau minta izin pada pengurus OSIS lainnya sepulang sekolah nanti." Hinamori membalas dengan senyuman kecil. "Arigatou, Hinamori." Hitsugaya kembali ke tempatnya dan di sana ada Ichigo yang sudah tersenyum lebar.
"Hahahaha, ternyata kau memang menunggu Hinamori!" ejek Ichigo.
"Diam kau! Aku hanya ingin membicarakan soal tugas Ochi-sensei tahu!"
"Yah mula-mula mengerjakan tugas bersama dan…" Muka Hitsugaya berkerut marah. "KUROSAKIIIII!!!!" Ichigo lari mencari perlindungan darurat.
After School.
Hitsugaya pergi ke ruang OSIS dan disana sudah ada Orihime, Ishida dan anggota OSIS lainnya. "Gomennasai, aku tidak bisa mengikuti rapat kali ini. Gomen.." Hitsugaya membungkuk minta maaf. Semuanya hanya tersenyum. "Tak apa, Hitsugaya-san. Kau sudah bekerja terlalu keras selama ini. Hari ini biar aku yang menggantikanmu." kata Ishida. Yang lain mengangguk. "Arigatou!" jawab Hitsugaya singkat, ia langsung berlari keluar gerbang untuk menemui Hinamori.
"Gomen ne, kau menunggu lama ya?" tanya Hitsugaya. Nafasnya tidak teratur dan keringat berjatuhan. Hinamori mengeluarkan sapu tangannya dan menyeka keringat Hitsugaya.
"Tidak apa-apa, Hitsugaya-kun. Kau sendiri, jangan terlalu memaksakan diri…" jawab Hinamori.
"Aku sendiri juga tak apa. Biar aku saja yang menyekanya sendiri, kau tidak perlu repot." Hinamori memberikan sapu tangan itu dan Hitsugaya mengambilnya dan menyeka keringatnya. "Ah, Hinamori, bolehkah aku membawa sapu tangan ini? Aku ingin mencucinya, tidak enak jika aku membiarkan sapu tanganmu kotor." Hinamori mengangguk dan tersenyum. "Ayo kita jalan, Hitsugaya-kun" ajak Hinamori. "Ya.." jawab Hitsugaya.
Dari kejauhan, sekumpulan anak perempuan yang kemarin mencegat Hinamori memperhatikan mereka berdua. "Kurang ajar! Beraninya dia.." kata salah seorang anggota. Ia bersiap untuk mengejar Hitnamori dan melabraknya tapi tangannya ditahan oleh Mika. "Jangan, jangan sampai besok dan kejutan akan dimulai.." Mika tersenyum licik. Yang lainnya pun mengangguk setuju.
***
"Baiklah, rapat hari ini selesai. Terima kasih atas kerja sama kalian!" ucap Ishida kepada anggota OSIS lainnya. Mereka semua bersiap untuk pulang. Saat Orihime melangkah keluar, Ishida memanggilnya. "Inoue-san, hari sudah mulai gelap. Tidak baik jika perempuan pulang sendiri, mau kuantar?" ajak Ishida. "Tidak usah, Ishida-kun. Nanti aku akan merepotkanmu." tolak Orihime. Tapi Ishida khawatir dan berusaha membujuk Inoue, dan Inoue pun menerima tawaran baik Ishida itu. Saat di lantai 2 Ishida meminta Inoue menunggu karena bukunya ketinggalan di kelas dan ia harus mengambilnya. Inoue mengangguk setuju dan menunggu Ishida.
Selagi menunggu, Orihime kaget. Sebuah jalan hitam terbuka di depannya. Dan muncul lah orang yang sudah taka sing lagi baginya. "Lama tidak bertemu, Onna." Orihime ketakutan, di hadapannya secara tiba-tiba muncul Espada No.4 yang dulu telah membawanya ke hadapan Aizen. Ya, Ulquiorra Schiffer. "Ma-mau apa kau kesini? Apa kau mau menangkapku lagi? Kali ini aku tidak mau!"
TBC
Ishida: "Yeee gue akhirnya muncul jugaaaa *theme song we're the champion & sweet victory nya spongebob*
Nahoko: "Ya, ya, ya."
Ichigo: "Nah apa yang akan terjadi selanjutnya pada Inoue?"
Rukia: "Kita tunggu di chapter berikutnya!"
Nahoko: "Maaf kalo chapter ini pendek!"
Ishida: "Karena gue udah muncul, silakan review!" *disorakin*
