Kembali dengan saya, Rin yang masih menulis sendirian karena ditinggal partnernya main ke fandom lain!

Di chapter baru (yang luar biasa garing) ini akan ditampilkan personifikasi beberapa provinsi di Indonesia. Untuk gender mereka, saya tidak menentukannya secara spesifik, jadi terserah Anda saja. Mau perempuan, laki, hermafrodit, atau banci, semua boleh. *disambit*

Sekedar catatan, di sini Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Myanmar laki-laki. Kalau Laos, Kamboja, dan Filipina perempuan. Nama-nama negara pakai bahasa Indonesia. Kenapa bahasa Indonesia? Tentu saja karena fanfic ini ditulis untuk kemerdekaan Indonesia.

~o_O~o_O~o_O~

Title: Tujuh Belasan Hetalia Version

Disclaimer:

Fanfic abal super duper gaje ini punya Schneeglocke

Hetalia punya Hidekaz Himaruya (kalau saya yang punya, nanti judulnya Hentailia bukan Hetalia...)

Upin dan Ipin punya Les' Copaque ProductionFantaisie-Impromptu punya Frédéric Chopin

Kaskus punya Andrew Darwis

Warning:

Penggunaan nama-nama negara dalam bahasa Indonesia, OOC akut, banyak OC gaje dan nista berupa personifikasi provinsi-provinsi Indonesia, sumpah serapah dari karakter-karakter bermulut kotor, humor garing di sana-sini, HINT SLASH, dan sarat bumbu-bumbu kenistaan dan ke-lebay-an racikan dua author nan idiot. Lebih baik dibaca setelah buka supaya nggak batal puasanya.


.

Tujuh Belasan Hetalia Version

Chapter 3: Hari Pertama

.


Minggu, 15 Agustus 2010

Lomba Hari Pertama

.

"Lomba yang dipertandingkan hari ini adalah balap kelereng, lari high heels, tarik tambang, pecah air, dan makan kerupuk. Untuk penilaian kami menggunakan sistem poin. Juara pertama lomba mendapat 10 poin, kedua 5 poin, ketiga 3 poin, dan yang terakhir 0 poin. Grup yang mendapat poin terbanyak menjadi juara umum. Harap diingat bahwa grup yang mendapat peringkat terbawah akan mendapatkan hukuman yang ditentukan bersama." Jawa Timur menjelaskan dengan singkat, padat, dan jelas. "Ada pertanyaan?"

Tidak ada.

"Baik, lomba saya nyatakan dimulai."

Dengan dipukulnya gong oleh Jawa Timur, lomba resmi dimulai.

.


~o_O~o_O~o_O~


.

"Kalau kita kalah, gue dor satu-satu!" Vash menghardiknas.

"Kalau kita kalah, kubacok satu-satu," ujar Belarus pelan.

Dua ancaman itu cukup untuk membakar tekad Grup A untuk tidak kalah demi keselamatan jiwa-raga mereka.

~o_O~o_O~o_O~

"Kalau kita kalah, kusodok pantat kalian satu-satu! Biar ambeien!" ancam Vietnam.

Para personil grup B langsung menyelamatkan pantat masing-masing. Memangnya pantat disodok bisa ambeien ya?

"Kalau kita kalah, bakal kutimpakan gajah putihku ke atas kalian sampai gepeng, ana~" ucap Thailand.

Semua keringat dingin membayangkan rasanya ditimpa gajah yang beratnya entah berapa ton itu.

"Kalau kita kalah, kusuruh pasukan mahkluk ghoibku membuntuti kalian tujuh turunan!" Indonesia menakuti teman-temannya.

"Kalau kita kalah, kupaksa kalian semua cosplay Upin Ipin!"

Bisa dibilang ancaman Malaysia-lah yang paling membuat Grup B keder.

~o_O~o_O~o_O~

"Kalau kita kalah, kubuat kalian mendengarkan Fantaisie-Impromptu Chopin tujuh hari tujuh malam nonstop!"

"..."

"Kalau kita kalah, kalian harus mengakui ke-awesome-an diriku ini!"

"..."

"Kalau kita kalah, siap-siap ganti semua menu makan kalian dengan hamburger!"

"..."

"Kalau kita kalah, aku bakal jadi koki pribadi kalian!"

"GAK SUDI!"

"Kalau kita kalah, kalian semua bersiaplah merasakan cinta Abang..."

"NAJONG!"

~o_O~o_O~o_O~

"Kalau kita kalah, kalian semua harus bersatu denganku..."

Ivan sukses mengintimidasi kamerad-kameradnya. Walau hanya dengan satu kalimat saja.

.


~o_O~o_O~o_O~


.

Tidak hanya tim-tim yang bertanding, para nation yang datang menonton ikut harap-harap cemas.

"Semoga grup kakak menang," doa Liechtenstein.

"Amin!" Taiwan mengamini.

"Semoga kakak tidak malu-maluin," Belgia bergumam pelan.

"Kenapa ya lebih banyak laki-laki yang ikut?" Seychelles bertanya-tanya.

"Mungkin untuk menyenangkan para fujoshi?" Ukraina nimbrung.

Yang lain melotot mendengar ucapannya.

"Apa?" Ukraina tersenyum inosen.

.


~o_O~o_O~o_O~


.

LOMBA 1: Balap kelereng

Penanggung jawab: Papua, Maluku Utara

Peserta:

Grup A: Sealand

Grup B: Laos

Grup C: Italia Selatan

Grup D: Hong Kong

.

Maluku Utara memberi aba-aba.

"Bersedia, siap... Mulai!"

Keempat peserta langsung tancap gas.

"Laooos! Kalau kalah, kusodok pantatmuuu!" teriak Vietnam dari pinggir arena.

"Lovi! Kamu lucu deh kalau lari sambil bawa kelereng gitu!" Antonio berteriak-teriak bagai orang sarap.

Seketika itu juga Lovino menjatuhkan sendoknya.

"Hahaha! Ane Pertamax, gan!" Laos yang sudah finis duluan tertawa-tawa penuh kemenangan.

"Oi, sejak kapan omonganmu jadi kayak Kaskuser?" pikir Indonesia.

Peter menyusul di posisi kedua. Hong Kong selesai ketiga dan Lovino terakhir.

"Yak, perolehan poinnya: Grup B 10 poin, Grup A 5 poin, Grup D 3 poin, Grup C 0 poin!" seru Papua.

"Yah, Lovi. Sayang kamu kalah. Kamu salting karena aku ya?"

"Siapa yang salting, bego!"

.


~o_O~o_O~o_O~


.

LOMBA 2: Lari high heels

Penanggung jawab: DKI Jakarta, Kalimantan Barat

Peserta:

Grup A: Polandia

Grup B: Malaysia

Grup C: Prancis

Grup D: Lituania

.

"Oke, siap semuanya? Ngomong-ngomong jangan dirusak ya sepatunya. Itu Manolo loh," DKI Jakarta memperingatkan.

"Bersedia... Siap... MULAI!" komando Kalbar.

Dari keempat peserta, yang bisa lari dengan benar hanya Feliks. Toris terseok-seok. Francis tebar pesona ke arah penonton. Malaysia malah sudah jatuh setelah lari tiga langkah.

"Hei, Feliks! Menang lho!" teriak Vash sambil menodongkan pistolnya.

"Tenang aja, secara gue udah biasa crossdress gitu loh," jawab Feliks santai.

"Gimana rasanya pakai sepatu hak tinggi?" Indonesia meledek Malaysia.

"Ini gara-gara kamu tahu!" teriak Malaysia frustasi.

"Si jenggot itu... Melihatnya saja aku sudah tak tahan..." Arthur keringat dingin melihat Francis.

"Kenapa harus aku..." Toris sempat-sempatnya menyesali nasib sialnya di tengah-tengah berlari.

Dan seperti yang bisa kita tebak, Saudara-saudara sekalian, Grup A menjuarai lomba. Francis finis kedua, Toris selesai ketiga dengan susah payah setelah jatuh dua kali, dan Malaysia terakhir setelah jatuh lima kali. Sepuluh poin untuk Grup A, lima poin untuk Grup C, tiga poin untuk Grup D, dan nol poin untuk Grup B.

Malaysia pun mendapat hadiah istimewa berupa sodokan tampan (?) dari Vietnam.

.


~o_O~o_O~o_O~


.

LOMBA 3: Tarik tambang

Penanggung jawab: Sulawesi Utara, Aceh

.

Pertandingan pertama: Grup B vs Grup D

"Pasti yang menang Grup B," Aceh memprediksi.

"Bah, tidak mungkin. Pasti Grup D." Sumatera Utara menyanggah.

"Oi, panitia! Jangan malah debat sendiri!" tegur Ludwig.

"Oke, oke. Siap semuanya?" tanya Sumatera Utara.

"Satu... dua... tiga!"

SREEETTT!

Seluruh anggota Grup D sukses diseret masuk kubangan lumpur.

Sumatera Utara mangap saking herannya. "Bagaimana mungkin?"

"Lihat tuh." Aceh menunjuk.

Rupa-rupanya Grup B dibantu gajah si Thailand.

.

Pertandingan kedua: Grup A vs Grup C

"Kalau yang ini, pasti juaranya Grup C!" kata Sumatera Utara keyakinan.

"Menurut prediksiku, juaranya Grup A," ujar Aceh kalem.

"Kita lihat saja nanti." ucap Sumatera Utara.

"Oke." balas Aceh.

"Siap? Satu... dua... tiga!"

SREEETTT!

Seperti Grup D, Grup C pun mandi lumpur hanya beberapa detik setelah pertandingan dimulai.

Lagi-lagi Sumatera Utara mangap menyaksikan kejadian yang bagai dèjá vu itu.

Aceh menunjuk ke arah Grup A.

Ternyata mereka dibantu troll Norwegia.

.

Final: Grup A vs Grup B

Tarik-menarik antara Grup A dan Grup B berlangsung alot. Pasalnya, kedua kelompok sama-sama mengandalkan mahkluk gaib. Norwegia dengan troll dan Indonesia dengan buto ijo.

Namun setelah Indonesia memanggil pasukan mahkluk ghoib tambahan berupa jin, tuyul, gendruwo, dan kolor ijo, pertandingan dimenangkan Grup B dengan curangnya... walau kedua tim sama-sama curang.

.

Perebutan juara ketiga: Grup C vs Grup D

Terima kasih kepada keberadaan Ivan di depan dan intimidasi Natalya dari arah belakang, Grup C kalah telak.

Sepuluh poin untuk Grup B, lima poin untuk Grup A, tiga poin untuk Grup D, dan nol poin untuk Grup C.

.


~o_O~o_O~o_O~


.

LOMBA 4: Gebuk bantal

Penanggung jawab: Jawa Barat, Sulawesi Selatan

Peserta:

Grup A: Yunani

Grup B: Myanmar

Grup C: Denmark

Grup D: Latvia

.

Pertandingan pertama: Grup A (Yunani) vs Grup C (Denmark)

"Hahaha! Si Yunani malah tidur. Gue pasti menang!" pikir Denmark dengan PD setinggi langit ketujuh melihat Heracles malah tidur meluk bantalnya.

"Mulai!" teriak Sulawesi Selatan.

"HEAAA!" Denmark menyerang dengan kekuatan penuh.

BYUR!

Meleset. Malah Denmark yang jatuh ke air.

Terjadilah peristiwa sweatdrop masal di antara pihak yang menonton.

"Dasar anko bodoh!" Norwegia facepalm.

Heracles tetap tidur dengan nyenyaknya.

.

Pertandingan kedua: Grup B (Myanmar) vs Grup D (Latvia)

"Latvia, jangan sampai kalah ya..." ujar Ivan dengan aura hitam menjalar-jalar di belakangnya.

Latvia pingsan. Arwahnya keluar lewat mulut.

Myanmar memukulnya sampai jatuh.

"LATVIAAAAAAAAAA!"

.

Pertandingan final: Grup A (Yunani) vs Grup C (Myanmar)

"Yaelah, si om ini malah tidur lagi!" pikir Myanmar melihat lawannya malah ngorok lagi.

Jawa Tengah memberi aba-aba. "Mulai!"

Hanya dengan sekali pukul, Heracles terjun bebas ke kolam. Masih dalam keadaan tidur.

.

Perebutan juara ketiga: Grup B (Denmark) vs Grup D (Latvia)

"Heaaah!"

Denmark menyarangkan pukulan ke lawannya. Kali ini kena telak.

"LATVIAAAAAAAAAA!"

.


~o_O~o_O~o_O~


.

LOMBA 5: Pecah air

Penanggung jawab: Sumatera Barat, DI Yogyakarta

Peserta:

Grup A: Cina

Grup B: Kamboja

Grup C: Denmark

Grup D: Belanda

.

"Aduh, om-om ini tinggi banget," keluh Sumatera Barat saat memasang penutup mata Denmark.

"Om-om yang ini juga!" timpal Yogyakarta yang kebagian jatah memasang penutup mata Belanda.

"Heh, gue bukan om-om tahu!" bentak Belanda.

"Gue juga! Tampang keren gini dibilang om-om!" Denmark sewot.

"Tampang keren dari Hong Kong!" batin Sumbar dan Yogyakarta.

Hong Kong bersin lagi.

"Gelap, aru. Aku nggak bisa lihat apa-apa." ucap Yao.

"Apa boleh buat, ketentuannya begitu," kata Sumatera Barat.

"Sudah siap?" Yogyakarta memastikan. "Oke. Mulai!"

"HIAAAT!"

DUAK!

"OI, SAKIT TAHU!"

DUAK!

"HEI! JANGAN MUKUL GUE!"

DUAK!

"ADUH! SIALAN LO!"

"Astaga, belum-belum Den dan Ned sudah pukul-pukulan." Sumatera Barat sweatdrop melihat kelakuan dua om-om itu.

"Anko bodoh itu lagi-lagi bikin kacau!" gumam Norwegia.

DUAK!

"AIYAAA! SAKIT, ARU!"

DUAK!

"SIAPA INI MUKUL GUE!"

DUAK!

"Sekarang tambah lagi si Cina," Yogyakarta ikut sweatdrop.

PYAR!

Kamboja sukses memecahkan balonnya. Alhasil dia kena cat.

"Kenapa nggak dibilangi kalau balonnya diisi cat?" tanya Kamboja sewot.

"Buat kejutan, hehehe..." Kalimantan Barat masang tanda peace pakai jari.

Sementara itu aksi pukul-pukulan di antara tiga partisipan lain baru selesai setelah panitia memisahkan ketiganya.

.


~o_O~o_O~o_O~


.

LOMBA 6: Makan kerupuk

Penanggung jawab: Papua, Maluku Utara

Peserta:

Grup A: Norwegia-Eslandia

Grup B: Indonesia-Malaysia

Grup C: Prusia-Austria

Grup D: Estonia-Finlandia

.

Lomba terakhir hari ini adalah makan kerupuk yang diadakan setelah buka puasa.

"Bersedia... Siap... MULAI!"

Kedelapan peserta langsung menyerbu kerupuk berdiameter 26 cm yang digantung horizontal di depan wajah mereka. Dan seperti yang sudah diduga, para fujoshi langsung menggila.

"Ayo! Cium! Cium!" Sambil memotreti para peserta Elizabeta menyoraki Gilbert dan Roderich.

Gilbert sewot, dia tidak terima. "Gak sudi gue sama bangsawan banci ini! Kadar awesome gue terlalu tinggi!"

"Selesaikan dulu makan kerupuknya!" bentak Roderich.

"Indonesia! Malaysia! Kalian mesra banget deh!" Vietnam teriak-teriak kayak orang kesurupan.

"Mesra dari Hong Kong? Dasar Vietnam sialan!" rutuk Indon dan Malon, eh, Indonesia dan Malaysia dalam hati.

Di pinggir lapangan, Hong Kong bersin untuk ketiga kalinya hari itu.

"Kenapa ya aku bersin-bersin?"tanyanya dalam hati.

Si Belanda malah emosi. "Awas ya bocah yang namanya Malaysia itu! Mau ngerasain dikuasai Kompeni ya?"

"Kak, sabar!" Belgia mengipasi kepala kakaknya yang berasap (?) saking marahnya.

"Kamu jangan terpengaruh mereka jadi fujoshi ya?" Vash menasihati adiknya. Liechtenstein cuma mengangguk sambil menyilangkan jari di belakang punggungnya, berharap kakaknya tidak menemukan doujinshi hadiah dari Elizabeta.

"Norwegia dan Eslandia memang kakak-beradik yang akrab sekali ya. Sampai ikut lomba makan kerupuk seperti ini." Ukraina komentar sambil senyam-senyum.

Muka Eslandia memerah. Norwegia tetap stay cool seperti kulkas (?).

"Kubunuh dia n'nti," gumam Berwald. Matanya memelototi Eduard.

"Ckckck, sabar ya," Elizabeta menepuk punggung Berwald penuh simpati. "Tapi..."

"'pa?"

"Mereka cocok juga lho." Seringai penuh kenistaan menghiasi wajah Elizabeta.

Seandainya Berwald tipe orang yang kasar pada perempuan, mungkin Elizabeta sudah dibantai. Dan seandainya Elizabeta itu Raivis, mungkin dia sudah mati berdiri di-deathglare Berwald.

Kembali ke para peserta.

Indonesia dan Malaysia sukses menyelesaikan kerupuk mereka. Tanpa membuat bibir mereka saling menyentuh satu sama lain tentunya.

"Juara pertama, Grup B!"

Sepuluh poin untuk Grup B.

Grup D menyusul di posisi kedua diikuti Grup A. Grup C finis posisi terakhir akibat perwakilannya terlalu banyak cekcok.

"Sumpah, gue gak mau lagi ikut lomba makan kerupuk bareng mahkluk yang tingkat gak awesome-nya jauh di bawah rata-rata manusia gak awesome biasa kayak lo!" Gilbert menyumpah-nyumpah.

"Siapa juga yang mau?" balas Roderich.

Elizabeta ngamuk. "Kenapa nggak ada yang sampai ciuman?"

Sementara itu panitia sibuk mengamankan Malaysia dan Estonia. Supaya mereka tidak dibantai Belanda dan Swedia.

.


~o_O~o_O~o_O~


.

"Dari lomba hari ini, Grup A mendapatkan 28 poin, Grup B 50 poin, Grup C 8 poin, Grup D 19 poin. Lomba hari ini selesai, dilanjutkan besok. Sekian!"

Pengumuman lugas dari sang ketua panitia mengakhiri lomba hari pertama.

.

=TBCotNGC=

To Be Continued on the Next Gaje-er Chapter


(A/N TIME!)

Lagi-lagi chapter yang mirip kumpulan drabble gaje. Maafkan saya atas kegaringan chapter ini, semuanya! Maklum saya lagi galau dan stres. Kondisi mood saya bener-bener nggak mendukung. Berdoa saja semoga saya dapat ilham supaya chapter selanjutnya lebih banyak humornya!

Saya juga mau berterima kasih banyak untuk nyasar-chan atas idenya untuk lomba makan kerupuk ala pocky! Bener-bener jenius!

Akhir kata, jangan lupa review ya! Yang ngasih review dapat pahala! Yang nggak nge-review pantatnya disodok Vietnam! *maksa*


~o_O~o_O~o_O~

OMAKE!

~o_O~o_O~o_O~


.

"Aku baru tahu ada negara yang namanya seperti nama perempuan Jawa," kata DI Yogyakarta.

"Apaan?" tanya Jawa Tengah.

"Yu Nani."

"..."