CHAPTER 3 TELAH DATANG XDD #keprokkeprok. Ga nyangka bikin Fic pas Author Stress gara-gara mapel Penjas yang ngitung Berat Badan Ideal QAQ.

Ah, Curcol lagi. Yah, lupakan bacotan Author ga penting tapi bikin Author nangis kejer ngeliat Berat badan DDDX.

Title: You Are My Master

Genre: Adventure/Romance

Rate: T

Disclaimer: OGAH NYEBUTIN TUH NAMA! OGAH! LAGIAN GA PENTINGG DDX #dikepretBangAmano.

Warning: OOC? Of Course. BL? YES 8D. Typo? Pasti lagi kelayaban di fic ini -_-a.

Hari ini hari minggu, semua siswa Namimor-chuu, tidak hanya Namimori-chuu, SEMUA siswa di sekolah manapun di seluruh jagat raya pun pasti bermalas-malasan seperti tiduran, baca komik, jalan dengan teman-temannya , maupun nonton anime. Tapi, tidak bagi Tsunayoshi Sawada, dia bukan Otaku maupun orang yang suka berbelanja , dia lebih suka bersantai-ehem- dengan Mukuro di kamarnya. Jangan mikir macem-macem , Readers, Mukuro sedang membantu Tsuna belajar Fisika , Mukuro kan Guru Tsuna, jadi Tsuna kembali ke Motto nya, Gunakan Sumber Daya Manusi- err Makhluk ajaib yang tersdia, gratis pula XD.

"Ingat Master, Cepat rambat itu berbanding terbalik dengan Periode. Jadi rumus yang dipakai adalah Panjang Gelombang dibagi Periode. Sebelum itu, satuan centimeter diubah menjadi meter. Lalu, nomor dua, Fokus itu setengah jari-jari, jadi kita harus . . . . . . . . ."

"STOP MUKURO! PELAN-PELAN DONG JANGAN TERLALU CEPAT JELASINNYA!" Tsuna mengacak-acak rambutnya, stress? Tentu saja, kalian pikir Tsuna adalah orang yang dengan mudah menghapal pelajaran seperti Gokudera, ataupun seperti Yamamoto yang untung-untungan kalau ulangan?, sayang Sawada Tsunayoshi bukan orang seperti itu. Dia memang layak menyandang gelar Dame Tsuna, karena itu memang faktanya.

"Apa Master ingin mencangkok otak saya yang jenius ini?"

"Tidak, terima kasih aku akan berusaha sekuat tenaga. Dan, aku yakin ulangan matematika berikutnya pasti lulus!" Ujar Tsuna semangat. Dia tidak ingin terus menerus menjadi bahan tertawaan.

"Oya, kalau begitu berjuang ya, Sawada-san" Mukuro mencium pelipis Tsuna lalu berjalan menuju pintu kamar.

"Ma-mau kemana, Mukuro?" Tanya Tsuna yang masih Blushing ria , 'manisnya' gumam Mukuro.

"Mau ambil cemilan, Master pasti lapar kan?, dari pagi kan belum makan apapun. Atau Master ingin makan sesuatu? , nanti saya buatkan special penuh cinta untuk anda" wajah Tsuna semakin memerah mendengar perkataan Mukuro tadi, dan secara refleks, Tsuna melempar bantal kearah Mukuro. Dan beruntung, pintu tertutup sebelum Bantal mendarat di kepala Mukuro.

" Ugh, dasar Mukuro!" Tsuna memeluk bantal dengan erat, "Tapi, apa maksud perkataan 'cinta' yang selalu Mukuro katakana ya?. Apa dia hanya berusaha menggodaku untuk menjahiliku , atau. . . . Hah~, sepertinya mustahil" Tsuna menghela napas dan kembali mengambil Pensil.

"YOSH!, GANBARE TSUNA!" Tsuna menyemangati dirinya sendiri, tanpa menyadari bahwa Mukuro sudah berada di balik pintu dan hanya menghela napas mendengar kata-kata Tsuna.

"Sepertinya Master mengira saya hanya ingin menjahilinya saja. Hah. . . Mana mungkin Master menyukai saya" Mukuro kembali turun kebawah dan keluar dari rumah Tsuna. Entah kemana tujuannya. . . .

"Uu~, Mukuro kemana sih, masa ambil cemilan saja sampai setengah jam sih?" Tsuna langsung Turun kebawah, mencari sosok Mukuro yang tidak ada disana.

"Kaasan, Mukuro kemana?" Tanya Tsuna.

"Ara, tadi dia keluar. Katanya ingin jalan-jalan sendiri"

"He?, tapi kenapa dia tidak pamit padaku?"

"Kaasan juga tidak tahu. Oh iya, dia sempat bilang bahwa , katanya dia mau mencari rumah Kyo- Kyo siapa ya?"

"kyouya Hibari?" Tebak Tsuna

"Iya, itu dia namanya!. Maaf, Kaasan tidak terlalu memperhatikan, Kaasan tadi sedang masak sih"

"Tidak apa-apa, Kaasan. Kalau begitu, aku pergi dulu ya" Tsuna berlari keluar dapur .

"Mau kemana Tsu-kun?"

"Menyusul Mukuro" Tsuna langsung mengambil sepatunya dan pergi ke rumah Yamamoto, karena Tsuna yakin kalau Gokudera juga PASTI disana. Dan tebakannya benar, Yamamoto dan Gokudera sedang berada di kamar yamamoto, sedang belajar juga.

"YAKYUU BAKA!, KENAPA KAU TIDAK MENGERTI-MENGERTI SIH?. DAN BERHENTI MELIHAT WAJAHKU TERUS MENERUS. KAU INGIN BELAJAR ATAU APA?" Gokudera memukul Yamamoto dengan kamus tebal yang bertuliskan 'Kamus Besar Fisika' . Pelatih Sparta rupanya, untung Mukuro tidak seperti itu tadi, pikir Tsuna.

"A. . . .Ano. . . . "

"Maaf, habis wajahmu manis sih. Ehehehehe" Yamamoto hanya nyengir kuda melihat Master nya wajahnya memerah.

"Go-gokudera kun, Ya-Yamamo. . ."

"KAAAAUUUU!" Gokudera kembali bersiap melempar sang Guardiannya dari kamar Yamamoto yang memang berada di lantai dua.

"HUWAAAA HENTIKAN GOKUDERA-KUN!" Tsuna menahan ,lebih tepatnya memeluk(WTH?) Gokudera dari belakang.

"Tsuna?"

"Juudaime?"

"Kenapa Kau/Anda ada disini?" kata mereka berdua bersamaan, yang bersangkutan kembali Blushing.

"A. . .Ano, maaf Aku mengganggu kalian" Tsuna membungkuk minta maaf.

"Apa maksudmu, Juudaime?, anda sama sekali tidak mengganggu kok" Gokudera menarik tangan Tsuna untuk kembali ke kamar Yamamoto.

"Ah, arigatou Gokudera-kun" Senyum Tsuna. Lalu mereka duduk di Kotatsu, cuaca hari ini memang dingin . mungkin sebentar lagi musim Dingin.

"Ne, Tsuna. Kau kenapa?" Tanya Yamamoto khawatir. Karena kalau Tsuna pergi menemui mereka , pasti Tsuna sedang ada masalah.

"Apa kalian tahu rumah Hibari-san?" Tanya Tsuna. Yamamoto dan Gokudera menaikkan alisnya. Apa tidak salah Tsuna menanyakan rumah orang yang paling ditakutinya itu?.

"Kenapa anda bertanya rumah si maniak Tonfa itu?, jangan-jangan anda diancam olehnya?" Gokudera langsung mencengkeram bahu Tsuna ,khawatir tentu, apalagi kalau berhadapan dengan Ketua Komite keisiplinan Namimori-chuu, kyouya Hibari , semua (Kecuali beberapa orang) pasti langsung ciut jika mendengar namanya saja.

"A-aku tidak diancam Hibari-san kok, tenang saja Gokudera-kun" Ujar Tsuna

"Lalu?" Tanya Yamamoto

"Sebenarnya, tadi Mukuro pergi keluar tanpa izin. Kata Kaasan, dia pergi ke rumah Hibari-san. Tapi, apa Mukuro tahu rumah Hibari-san?" Kata Tsuna

"Hmm, Sensei kan bisa mendeteksi keberadaan contractor maupun Guardian, jadi pasti dia sudah menemukan rumah Hibari sekarang" Jelas Yamamoto

"Benar juga, tapi ada urusan apa si kepala Nanas menemui si maniak Tonfa itu?" Gokudera menggaruk bagian belakang kepalanya, Tiba-tiba Gokudera membelakkan matanya "Ja-jangan-jangan. . . ."

"Ada apa Hayato?"

"Apa mungkin, si Nanas itu bertanya langsung kepada si tonfa tentang orang yang bernama 'DINO' itu?" jelas Gokedera, Tsuna dan Yamamoto langsung berdiri dari Kotatsu. Yamamoto langsung menarik keluar Gokudera

"Kalian kenapa sih?"

"Kita tidak punya banyak waktu. Kita harus menemui Sensei dan Hibari sekarang" Kata Yamamoto serius. Sepertinya, mereka tahu apa yang akan terjadi jika kedua orang yang bermusuhan itu bertemu diluar lingkungan sekolah. "Dan, jikalau Sensei mengungkit-ungkit luka Hibari 4 tahun lalu dan tentang 'DINO' habislah kita"

"Eh?"

TBC

MAAP MOTONG BAGIAN YANG PENTING, JANGAN BUNUH AUHTOR DDDX #lebay.

Oh iya, yang Fisika itu, Author ambil dari kelas 10. Buku smp udah jadi bungkus kacang kali, ga tau kemana -_-a.

Oh iya, ini balesan Ripyu di Chapt 1&2. Maaf, baru bisa dibales sekarang. Editan Chapt 2 yang ada balesan Ripyu nya itu ga bisa di Publish OAO.

Bhiblu21: wakakakak, temen saiah ngira Darker than Black loh. Lololol. Iya, mohon bimbingannya ,. Wah , kayanya ga ada dan ga bakal ada LEMON. Kalopun banyak yang rikues Lemon, harus rekrut seseorang yang harus bikinin lemon XD.

Tachikawa Yuzuki: ntar coba baca deh. Hp rusak, ga bisa net-an dulu HUWAAAAA DDDX. Of Course, D18 pasti ada dong 8/).

Nesia Eg Yufa: saiah ke warnet langsung aplot sih. Terus, ternyata banyak yang ilang tanda baca dll pas udah dipublish di ffN, ga ngerti juga sih –a. Iye, muka SANGAT UKE ntu, siapa sih yang ga mau?, Zakuro?, pasti mau juga dia XD #plakduarduar.

Suzuru Seiyo: itu dia, pas ngetik chapt 2 baru nyadar para Contractor UKE , Guardiannya SEME. Tapi, kalo Guardiannya macem Gokudera, kan ntar masa PEMBOKAT nyuruh-nyuruh Majikan, kan aneh -3-a #dibomgokudera. Ga papa kok, pengen sih ada slight 6918, tapi ntar kasian Tsuna OAO.

Rui Arisawa: makasih dah ngingetin ya, senpai. Tapi Saiah kadang males ngecek ulang dan maen publish aja XD #ketauanmales.

Bakass: KA LIIA akhirnya muncul juga dirimuwh, cintakuwh, indonesiakuwh, negarakuwh #plakduar. Guardian Hibari?, liat ntar aja Ka, lagian udah pasti ketebak sih –a.

Okeh, makasih yang dah Ripyu, dan tetaplah Ripyu. Males lanjutin kalo ga ada yang ngeripyu. Author ngambek nih entar =3= #ditusuktrident.

Udah ah Bacotannya. See You next Chapter XDD.