"Setelah apa yang kami putuskan, kalian akan memperagakan adegan kisu!" umummu sambil menyeringai pelan.

GLEK...

"Meskipun tidak ada dalam OTPnya Midorin, tapi itu salah satu OTPnya Tetsu-kun. (dalam hati : HUWAAAA! Aku gak rela ciuman pertama Tetsu-kun direbut oleh sesama cowok! HUWAAAAAAAAAAAA!)" ujar Momoi.

"Ma-Maksudmu... KuroMido?" tanya Midorima.

"Yap." jawabmu.

"Kuroko mana Kuroko? Ku—"

"—cium kau nanti~" sambungmu.

"SESEORANG! SELAMATKAN AKU DAN KUROKO, NANODAYO!"


.

.

Perkumpulan Fujodanshi Seluruh SMA Teikou

By : AiKi Aeru a.k.a. Aishi Kichianobe :v

Rate : T ke T+ :v

Disclaimer : Kuroko no Basuke © Fujimaki Tadatoshi-sensei

Warning : slight KuroReader *yao ming face*, slight MidoAka, slight KuroMido/MidoKuro, very OOC, typos adalah musuh utama semua Author (?), Garebsurd, bahasa baku dan tidak baku, AU yang sudah umum, Shounen-Ai baik terlihat maupun hint, dll.

I don't take any profit by writing this story

Happy reading, but DLDR!

.

.


"Pokoknya harus mau!" kamu menyeret Kuroko.

"NGGAK! AKU INGIN MELAKUKANNYA DENGAN GADIS BERAMBUT (warna rambut)!" seru Kuroko.

"Khu~ Khu~ Khu~ Siapa itu? 'Kan banyak banget yang berambut sewarna itu di sekolah~" tanyamu.

'Ini mah ceweknya yang gak peka...' batin Kuroko.

"(nama)-chaan~!" panggil Momoi.

"Iya?"

"Aku punya pilihan alternatif untuk mereka berdua~"

"Apa itu? Eh, ngomong-ngomong, mana Midorima?"

"Aku ikat di tiang bendera. Jadinya, dia gak bisa lari ke mana-mana lagi. Yah, sekalian, biar urat malunya putus~"

"Greget~"

"Untuk pilihan alternatifnya," Kuroko mulai mendengarkan dengan sangat seksama. "Mereka boleh mencium orang yang mereka sukai dahulu," Kuroko menyeringai tipis. "Tetapi, saat bibir mereka bersentuhan, ciuman itu harus lebih ganas dan agresif dibanding yang pertama kali."

Kuroko langsung lemas.

B*tch please... Masa' harus gitu?

"Nee~ Kau dengar itu, 'kan? Tidak setuju, kah? Mau gimana lalu? Indirect Kiss isn't allowed~"

'Pipi mana pipi?!' batin Kuroko.

"Sejak tadi kau ngomong pipi-pipi muluk deh. Apa ada hantu yang hinggap di badanmu?" tanyamu.

Kami-sama... kokoro dari Kuroko Tetsuya sudah siap untuk pecah~

Kuroko Tetsuya itu bukan maho!

Tapi dia males—manusia lesbi. Dia 'kan suka sama cewek!

"Itu mah straight namanya, Kuroko-kun~" sahutmu. Lalu, menyeret lagi Kuroko yang sangat pasrah akan takdir.


Lain Kuroko, lain pula Midorima...

"TOLONG AKU NANODAYO!" teriak Midorima sangat cetarrrrr membadai (?).

"SIAPA SAJA, NANODAYO!"

"Shintarou, sedang apa kau di atas tiang bendera?" Midorima menoleh ke bawah.

"AKASHI! TOLONG TURUNIN AKU, NODAYO!" seru Midorima dengan puppy eyes yang... (Author tepar mimisan) gak nahan, deh...

Akashi mengambil tali, lalu mengikatnya, dan naik ke atas tiang bendera.

Akashi mengulurkan tangannya. "Ayo turun, Shin."

Midorima meraih tangan Akashi, lalu menariknya dan...

CUP~

...mencium bibirnya.

Dan mendadak, satu sekolah jadi heboh.


"Midorima-kun sudah mencium Akasei!" umummu. "Jadi Kuroko, kita semua terpaksa memilih pilihan kedua."

'Semoga aku yang dicium Tetsu-kun!' batin Momoi, berharap.

Kuroko maju, lalu tampak berpikir. Tanpa disangka siapapun, ...

CUP~~~~~

...Ia menciummu.

Momoi cengo di tempat. Setelah Kuroko selesai, kamu ikut cengo.

"Sudah. Mana Midorima-kun-nya?"

Momoi pundung, kamu juga pundung.


Balik lagi ke Midorima Shintarou...

"HELP ME, NANODAYO! HELP ME!" Idih, Midorima pake bahasa Inggris.

Tiba-tiba, ada seseorang yang botak muncul.

"HELP ME!" sahut Midorima pada orang tersebut.

"Nama gue Herp, bukan Help."

Seketika, semua orang yang mengejar Midorima Shintarou (plus Midorima) berhenti sambil memasang muka *You don't say?!*

"BERHENTI DI SITU, MIDORIMACCHI!" Uhuk, ada Kise rupanya~

"Kau sudah merebut ciuman pertama waifuku yang imut-imut itu!" sahut Kise. "Harusnya, yang berhak itu adalah AKU!"


Ada yang penasaran dengan keadaan Akashi? Dari tadi, dia ngefly-ngefly gaje di gym.

"Akashi, kau kenapa?" tanya Aomine.

"Err... pertanyaan yang sama dengan Aomine..." ujar Kagami.

"Urh... gak papa~ cuma lagi seneng aja~" jawab Akashi—masih ngefly gaje.

"Akashi, kalo lu nggak beres lagi, bilang gue sama Kagami, ya." ujar Aomine.

"Iyo. Bilang kami, ya." tambah Kagami.

'Bro, Akashi kayaknya lagi PMS, tuh.' Aomine memberi kode mata pada Kagami.

'Iya. Lagi-lagi, gue setuju sama lo, bro.' balas Kagami.


Midorima mampus. Dia berjanji tidak akan mengusik—mencium—Akashi lagi, kecuali kalau Akashi yang mengusik—mencium—nya.

Di ruang klub mereka, ia bercurhat ria kepada Kuroko, kamu, dan Momoi.

"Kise-kun garang juga, ya. Kau sampe penyok gini~" komentarmu.

"Semoga cepat sembuh, Midorin." ujar Momoi.

'Orang penyok gini kok gak diambilin first aid?!' batin Midorima.

"Jadi... ayo mulai sekarang!" ujarmu.

"Obatin gue dulu, nanodayo!"


~Please stand by~


Wajah Kuroko memerah. Midorima pun begitu. Tangan Kuroko menarik dagu Midorima. Hidung mereka bersentuhan. Dahi mereka ikut bersentuhan.

CUP~

JEPRET~

Kuroko mencium Midorima pelan, tapi lama.

Dan ada suara gaib yang terdengar.

Kuroko melepasnya.

"Gile lu bro. Sesak banget, nodayo. Mana mulutmu bau vanilla!" komentar Midorima sambil mencari napas.

"Yeee... Ini sih mendingan, Midorima-kun. Daripada Midorima-kun, mulutnya bau duren kematengan!" balas Kuroko.

"Dengan ini kalian resmi menjadi pengurus klub ini!" umum Momoi.

"AU YEAAAAAAAAAAHHH!"


TBC – Tsudzuku

Publish pagi-pagi biar greget :v

Btw, ada yang udah nonton season 3 epi 20? :v

Aku kasih spoiler ya :v (enggak!)

Kuroko main lagi! :v (WTH!)

Kuroko : Aishi-san udah download? Widih... cepet bener.

Author : dari jam 6 tadi, Kuroko =="

Momoi : WTH?! Ka-kamu liat aku 'kan?

Author : Ya iyalah :v kamu di samping Dai-chan-mu :v

Momoi : TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK! (lari ke ujung dunia)

Midorima : Balasan review untuk A-chan02-san, mungkin akan ada hal seperti itu di chapter 4 ke atas deh. Siapa yang tahu apa yang Author nista ini rencanakan?

Author : Khu~Khu~Khu~

Kuroko : Momoi-san di mana, ya?

Author : Auk ah..

Midorima : Akhir kata...

Semua (min. Momoi) : Tinggalkan jejakmu!

Author : Btw, semua ripiuw dibales di PM :"D (tevar milkshake)