Author : Updatenya cepet banget ya? Maaf ya kalo chapter sebelumnya terlalu pendek. Idenya lagi surut. Tapi sekarang pasang lagi (emang air laut, pasang surut?)! Oh iya, yang mau request player ato mobs tambahan, dibuka lowongannya ya (teriak pake toa masjid). Enjoy!
Chapter 2 : Creeps cari kayu
Keesokan hari setelah ProSteve bertemu dengan Creeps dan Skem. Sejak mereka tinggal dirumahnya, ProSteve harus mencari kayu lebih banyak karena harus membuat ruang ekstra untuk mereka berdua.
"ProSteve, biar aku saja yang mencari kayu. Biar aku ledakkan pohonnya dan respawn tepat disitu untuk mengambil kayunya." Tawar Creeps yang kasihan melihat ProSteve yang harus bolak-balik ke hutan sambil membawa axe yang sering rusak.
"Yaudah, yakin nih?" Tanya ProSteve. Dia agak gak yakin soalnya Creeps mau 'meledak'.
"Yaelah, aku pake TNT aja kalo gitu" kata Creeps sambil memuntahkan beberapa gunpowder yang bikin ProSteve dan Skem mau muntah darah.
"Sekitar sini ada pantai gak? Aku mau ambil pasir buat bikin TNT." Tanya Creeps sambil bikin shovel pake stick dan iron ingot hasil nyolong ke chest milik ProSteve.
"Ada" jawab ProSteve singkat sambil nunjuk kearah selatan plus liat kearah kompas miliknya yang sangat susah didapat karena persediaan redstone di bioma itu sangat terbatas.
"Aku berangkat!" teriak Creeps pake toa yang gak tau nge-craft nya pake apa dan dapet dari mana yang bikin Skem jatoh dari sofa dan kakinya putus.
"AHH TIDAK! KAKIKU!" teriak Skem panik liat kakinya putus karena terbentur.
"Yeh, elu mah..." kata ProSteve sambil cari-cari lem (emang di Minecraft ada lem ya?).
Dipantai...
"Wow! Pasirnya bagus!" kata Creeps takjub. Maklum lah, dia sama Skem ganggu playernya sekitar hutan terus. Jadi gak pernah tuh liat pasir.
Creeps pun mengambil beberapa pasir dengan shovel hasil colongan (gak modal banget lu Creeps). Lalu dia taro crafting table yang sengaja dia bawa dan mulai membuat TNT. Kemudian dia mencari flint diantara gravel yang ikut nagkring di pantai itu juga. Terus dia bikin flint and steel dan ironnya juga hasil colongan.
Setelah dia dapet 64 TNT di inventorynya, dia mulai meledakkan hutan. Akhirnya dia dapet 128 kayu jungle, 37 kayu oak, dan 4 kayu birch (pohon birch yang dia temuin cuma satu, kecil lagi.)
Creeps pun pulang dengan meninggalkan shovel colongannya dipantai (yaelah, udah nyolong, ditinggal pula). Dia berlari ke rumah ProSteve dengan riang gembira sehat sentosa.
Dirumah ProSteve...
"Skem, bosen nih, enaknya ngapain ya?" tanya ProSteve yang emang udah bosen nungguin Creeps yang dari tadi belum dateng bawain kayu delivery (emang pizza mas?).
"Masak beef aja" jawab Skem asal karena denger kata 'enak'
"Yaelah elu..." kata ProSteve yang merasa jawaban Skem kurang memuaskan.
"Yaudah lah aku mau nyoba skin yang lain" kata ProSteve. Tanpa menunggu jawaban Skem, ProSteve langsung disconnect.
"Cielah, kagak mikir aku kagak bisa gerak kalo dia disconnect" kata Skem yang merasa ProSteve gak mikir dua kali buat disconnect.
Di tengah hutan...
"Lha? Kok aku gak bisa gerak sih?" kata Creeps yang ngeluh gak bisa gerak. Udah panas, berat bawa kayu se-ton, gak bisa gerak pula.
"Jangan-jangan si 'tuan Pro' itu disconnect" tebak Creeps dan dia mendapat poin 100! (emang quis di tv?)
5 menit kemudian...
ProSteve kembali tanpa mengubah skin dan username. Skem menghela nafas sambil mikir "ngapain juga ini player disconnect kalo dia gak ngubah apa-apa"
"Hai, aku kembali lagi. Skem kamu bersenang-senang gak?" tanya ProSteve watados.
"Ceilah, mana bisa aku gerak? Orang elu disconnect juga." Kata Skem dengan logat dan gaya bahasa yang berbeda jauh dari waktu pertama dia sama ProSteve ketemu.
"Hehe, sorry" kata ProSteve yang masih watados sambil nyengir.
"Oh iya, mana si Creeps?" tanya ProSteve yang masih juga pasang muka watados.
"Yaelah, masa elu kagak tau. Elu disconnect ya gak ada yang bisa gerak bego" kata Skem yang masih mempertahankan gaya bahasa yang sok gaul itu dan menyebut ProSteve dengan sebutan 'bego'.
"O'i'a" kata ProSteve yang ikutan sok gaul dan setengah ngejek (tepok jidat).
"AKU PULANG! AKU SIAP MELEDAK!" begitulah teriakan Creeps setiap kali dia pulang. Secara otomatis Skem dan ProSteve tutup telinga mendengar suara gunung berapi mau meledak *author diledakin Creeps*.
"Ya ampun Creeps, suaranya gak usah sekeras itu juga kali" kata Skem dan logat bahasanya sudah berubah 180 derajat. Ooo, ternyata dia sok gaul kalo gak ada Creeps aja!
"Hehe, nih 'Pro' Steve, aku bawain kayunya" sambil nyerahin kayu yang numpuk segunung.
"Thankyou" kata ProSteve yang langsung nge-craft itu kayu jadi segala rupa dan memasang beberapa kayu untuk kamar.
"Skem, pinjem panah kamu lah" kata ProSteve dengan sangat tidak Pro. "Buat berburu kambing buat kasur kalian berdua"
"Ya ampun ProSteve, pake aja pedang kamu yang sudah di enchant dengan power V, sharpness III, dan unbreaking I." Kata Skem sambil nyari pedang diamond yang udah di enchant dan dipamerin ke Creeps waktu pertama ketemu.
"Lha, kenapa kamu tau itu pedang udah aku enchant pake segala rupa enchanted book yang aku beli dari villager di desa sebelah" kata ProSteve panjang lebar sambil bayangin gimana perjuangannya untuk ngebujuk librarian keras kepala dari desa sebelah dan hanya satu-satunya librarian didesa itu, dan didesa itu gak ada tool smith sama sekali yang biasanya jual peralatan yang udah di enchant.
"Ya tau, orang keliatan gitu. Ditambah aku juga masukin ke Inventory aku sekalian meriksa itu pedang" jawab Skem. Akhirnya ProSteve pake deh itu pedang.
Beberapa saat kemudian...
ProSteve udah dapet cukup wool buat bikin 2 bed. Untung dipadang rumput yang deket banyak banget kambingnya.
Akhirnya kamar untuk Skem dan Creeps jadi. Tapi Creeps merasa ada yang kurang dari ruangannya. Apakah itu? Baca chapter selanjutnya!
Author : Huh, idenya ngadat lagi. Macet deh... (emang mobil ya, ada acara ngadat dan macet segala?), jadi saya potong. Oh iya, jangan lupa yang baca reviews nya ditunggu sama author. Saya juga menerima flamers. Oh iya yang mau tau ini chapter updatenya cuma seling beberapa jam dari chapter 1, jadi belum ada reviews nya. Sekali lagi buat readers semua, yang mau request OC player ato mobs tambahan silahkan. Yang mau kasih saran juga welcome. Maaf kalo chapter sebelumnya dan chapter ini kurang panjang!
Creeps : Enjoy reading this chapter!
ProSteve : ternyata kamu bisa juga bahasa Inggris.
Creeps : Ya iya lah, btw enjoy!
