" Tak masalah jika sekarang aku sendiri "

" Karena saat mengingatmu,, "

" Aku selalu mampu mengukirkan senyuman "

" Mungkin,,, "

" Tuhan masih belum ingin aku melihatmu "

" Mungkin,,, "

" Dimasa ini Tuhan memberikanku waktu untuk merindukanmu "

~ Asakura Akeno / Joonie Kim ~


WHEREVER YOU ARE


Kyusung Fiction – Gender Switch

Kyuhyun x Yesung

Disclaimer :

Super Junior Member


Genre :

Romance

Love Drama

Rating :

T - M


Author :

Joonie Kim ( Asakura Akeno )

Sub Author :

Vey ( Asakura Hao )


Warning :

Typho

21+

Adult Content


Ini adalah cerita yang murni dari pemikiran yang tercetus diotak. Cerita ini adalah milik author dan Sub Author. Jika tidak suka dengan pairing silakan tekan tombol silang di bagian pojok kanan atas dan tinggalkan cerita ini. Karena cerita ini mengandung cerita dewasa dan transgender yang terjadi pada chara yang di pilih.

Sekali lagi cerita ini sangat bertentangan dengan karakter asli. Selain itu pencampuran antara tiga bahasa, yakni : Korea, Jepang, dan Bahasa Indonesia.


( Out of Character )

Let's begin to read this story,,

Happy Reading


Disebuah café bergaya Jepang di pulau Jeju seorang yeoja(*) tengah menikmati secangkir coffee latte kesukaannya. Temeram suasana senja kini menemaninya, menemani kegundahan hatinya menanti sesosok manusia yang telah ditunggunya selama tiga jam terakhir. Sudah lebih dari tiga cangkir coffee latte yang dipesan dan dinikmatinya. Akan tetapi manusia yang telah menjadi kekasihnya itu tidak menampakkan batang hidungnya. Yeoja itu hanya mendesah pasrah akan keterlambatan sang kekasih, sesekali dia melihat jam tangannya berharap waktu akan berhenti dan menampilkan sosok yang sangat dirindukannya.

Cahaya mentari kini mulai memudar, meninggalkan bias jingga yang kentara dari ufuk barat. Tinggal beberapa menit lagi bias senja itu akan berganti dengan gelap dan hitamnya sang malam. Seorang namja(*) kini tengah meminta sang sopir taksi untuk mengantarkannya ketempat tujuannya dengan sesegera mungkin. Sesekali mengumpat kesal namja itu melihat jam tangan miliknya yang sudah menunjukkan bahwa itu sudah sangat telat dalam konteks perjanjian yang diucapkannya tadi pagi. Salahkan saja pesawat yang ditumpanginya harus delay karena cuaca di Seoul sedang memburuk akhir – akhir ini.

Setelah sampai tempat tujuan namja itu membayar taksi dan berlari menghampiri sang kekasih yang sudah menunggunya. Namja itu hanya bisa berharap jika kekasihnya itu sudah pergi dari tempat café yang telah dijanjikannya. Namun yang didapati dan dilihatnya saat memasuki café itu sungguh menusuk jantungnya dan perasaan bersalah itu muncul didalam hatinya. Ditempat paling pojok pinggir jendela bagian dalam café. Tempat yang mengarahkan pandangannya kearah samudra. Lautan yang akan menampilkan bias senja yang indah ketika sore terdapat sesosok yeoja yang tengah asik melamun menatap kosong arah lautan luas. Meski kini senja telah hilang dari pandangan yang telah tergantikan oleh gelapnya malam.

Dengan segera namja itu melangkahkan kakinya ditempat sosok yeoja yang telah menantinya dengan lima cangkir coffee latte kesukaan sang kekasih hati yang telah habis terjejer di meja. Dengan perasaan bersalah namja itu duduk dan menghadap sang kekasih yang masih asik melamun tanpa menyadari keberadaannya. Digenggamnya tangan kiri sang kekasih yang terletak diatas meja sembari mengucapkan permintaan maaf atas keterlambatannya malam itu.

"Yesungee,,"panggil namja itu.

"…"

""Yesungee,,"panggil namja itu lagi.

"Gomen na~,"ucap namja itu.

"Hn."gumam yeoja itu menghiraukan sang kekasih.

"Onegai~ gomen ne~, Yesungee~,"rengek sang namja.

"Kau tahu sekarang ini jam berapa Kyu?"tanya Yesung masih mengacuhkan Kyuhyun yang ada dihadapannya.

"…" Kyuhyun terdiam seribu bahasa, dia tahu sekarang jam berapa akan tetapi lidahnya terasa kelu untuk mengucap.

"Sekarang jam Tujuh lebih Lima menit lebih Lima Belas detik."ucap Yesung kini menatap Kyuhyun yang berada dihadapannya.

"Aku benar – benar meminta maaf Sungie baby. Aku tahu ini sudah lebih dari tiga jam perjanjian yang aku katakan."ucap Kyuhyun menunduk yang bertumpu pada kedua tangannya diatas meja yang masih setia menggenggam erat tangan kiri Yesung.

"Lalu?"ucap Yesung acuh tapi masih melihat tingkah Kyuhyun dihadapannya.

"Semua ini gara – gara pesawatku yang dari Jepang harus delay dulu waktu mendarat. Semua ini penyebabnya adalah pesawat dari Indonesia yang tergelincir di Bandara Incheon. Akibatnya kami harus mendarat di Busan dan memakan waktu yang lama untuk sampai ke Jeju."terang Kyuhyun menjelaskan alasan keterlambatan janjinya pada Yesung.

"Kau tahu bukan ini hari apa Kyu?"tanya Yesung lagi menatap sendu Kyuhyun yang masih menunduk pasrah.

"Ya, aku tahu ini adalah hari jadi kita yang ketiga tahun."ucap Kyuhyun masih setia menunduk dan menggenggam erat jemari Yesung.

"Tepat sekali Kyu, akan tetapi kau lupa satu hal. Hari ini bukan hanya hari jadi kita yang ketiga tahun, tetapi juga hari dimana kau bertunangan denganku tepat satu tahun yang lalu. Ditempat ini, tempat kau menyatakan cintamu padaku, dua jam yang lalu."ucap Yesung menatap Kyuhyun yang masih menunduk.

"….." Kyuhyun hanya bisa mengunci mulutnya yang akan berbicara.

Kalau boleh Kyuhyun ingin jujur, dia memang lupa jika hari itu adalah hari pertunangan mereka. Rasanya dia ingin sekali menceburkan diri kelaut saat itu juga karena ketahuan melupakan hal terpenting seperti itu. Namun, sekarang dia tahu kenapa Yesung ingin sekali bertemu dengannya hari itu pada jam lima sore.

"Sekarang kau tahu bukan? Alasan kenapa aku ingin kau pulang hari ini dari Jepang."ucap Yesung menatap Kyuhyun dengan seulas senyum.

"….." Kyuhyun hanya bisa mengangguk dan semakin mempererat genggamannya.

Sesungguhnya Yesung tidaklah marah pada Kyuhyun yang tidak menepati janjinya. Hanya saja jika memang Kyuhyun yang mulai berada di Jepang beberapa bulan yang lalu karena pekerjaannya yang menumpuk tidak bisa pulang hari itu maka Yesung juga tidak ingin memaksanya untuk pulang. Yesung akan merayakan hari jadi mereka lewat video call seperti biasa yang mereka lakukan.

Jujur Yesung tadi sangat kalut, dia tahu jika cuaca yang memburuk di Seoul beberapa hari terakhir mengakibatkan beberapa pesawat tergelincir keluar jalur bandara. Yesung hanya berharap tidaklah terjadi apa – apa pada pesawat Kyuhyun. Khususnya Kyuhyun tidak mengalami hal buruk apapun selama perjalanan kepulangannya ke Korea Selatan. Jantung Yesung seakan ingin keluar mendapati Kyuhyun tidak muncul seperti perjanjian yang mereka lakukan.

Perlahan tangan kanan Yesung terulur dan mengelus surai brunette Kyuhyun. Mencoba untuk memberitahu pada Kyuhyun jika dirinya tidaklah marah karena keterlambatan kedatangannya. Akan tetapi dia terlalu khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan di perjalanan Kyuhyun.

"Aku tidak marah Kyu, sungguh aku tidak marah. Hanya saja aku terlalu khawatir terjadi apa – apa padamu. Kau tahukan sekarang? Kenapa aku tidak ingin memaksamu untuk pulang meski aku ingin?"ucap Yesung sembari mengangkat wajah Kyuhyun dan menatap mata caramel Kyuhyun.

"…." Kyuhyun hanya bisa mengikuti keinginan tangan Yesung yang mengangkat wajahnya dan membalas tatapan khawatir dari Yesung.

"Kau berharga untukku. Sangat berharga melebihi nyawaku sendiri. Jadi jangan membuatku khawatir seperti ini lagi."ucap Yesung menatap sendu Kyuhyun dan secara tak sadar meneteskan cairan bening dari mata onyx miliknya.

"Ha'i,, Hime-sama(*)"ucap Kyuhyun lalu menghapus lelehan cairan bening Yesung.

"Kau menyebalkan! Sangat menyebalkan hingga membuatku tak bisa berkutik untuk tidak memikirkanmu. Kau benar – benar teme(*) sekali!"celoteh Yesung mengeluarkan uneg – uneg yang ditahannya.

"Gomen na~. Darimana kau tahu kata 'teme' itu Sungie?"tanya Kyuhyun yang langsung berdiri dan memeluk tubuh ramping Yesung serta penasaran dengan umpatan Yesung padanya.

"Memangnya kau pikir aku ini siapa 'teme'?"ucap Yesung penuh penekanan.

"Aku tahu kau belajar dibahasa ini dan budaya dari 'bahasa' ini juga yang mempertemukan kita. Dobe!"ucap Kyuhyun annoyed dan senyunggingkan senyum.

"Apa kau bilang? Kau harus dihukum!"ucap Yesung yang telah melepaskan pelukan Kyuhyun itu telak membuat Kyuhyun sweatdrop.

'Kau ini selalu menjadi The Quen of Swing Mood,'

Batin Kyuhyun sedikit miris.

"…." Kyuhyun terdiam masih meratapi nasipnya memiliki pasangan unik seperti Yesung.

"Kau malam ini tidur diluar. Aku tidak mau tahu kau mau tidur diruang tamu atau sofa sekalipun."ucap Yesung telak mengembalikan nyawa Kyuhyun yang sempat melayang.

"Ta-tapi baby~,, aku sudah sangat merindukanmu."rengek Kyuhyun yang kini menatap Yesung.

"Tidak ada kata tapi."ucap Yesung tegas lalu berdiri sambil merapikan cardigan motif kotak – kotak merah darah yang dikenakannya dan beranjak pergi kekasir.

"Ba-baby~ onegai~.."rengek Kyuhyun lagi sambil mengejar Yesung yang pergi kekasir untuk membayar minumannya.

"Aku tahu kau lebih muda dariku dua puluh tiga hari Kyu, , ,"ucap Yesung yang kini berjalan menuju tempat parkir.

"Baby~, onegai~ aku tidur bersamamu,,,"rengek Kyuhyun yang kini sudah berada dibelakang Yesung yang sudah berhenti disamping mobilnya.

"Akan tetapi manjamu itu kenapa masih seperti anak kelas dua SMP?"ucap Yesung berbalik dan mengecup singkat bibir Kyuhyun lalu membuka pintu dibelakang tempat kemudi mobil dengan seringaian jahil terlukis diwajahnya.

'A-apa itu tadi?'

Batin Kyuhyun masih meloading tingkah nakal kekasih yang akan menjadi pasangan hidupnya itu.

"Kalau kau masuk sekarang dan mengemudikan mobil ini untuk pulang, mungkin aku akan memperbolehkanmu untuk~"ucapan Yesung terhenti ketika Kyuhyun dengan secepat kilat masuk mobil tanpa pikir panjang lagi dan mulai mengemudikan mobil milik Yesung.

Setelah kepergian mobil Yesung dari tempat parkir, kedua orang pelayan café tersebut mulai berbincang lagi. Tidak ada hentinya mereka membicarakan pasangan fenomenal yang telah menjadi inspirasi awalnya café tempat mereka bekerja dengan sebutan amor de café dikalangan pasangan kekasih yang telah menjalin kasih.

"Kau lihat tadi? Mereka itu memang serasi sekali."ucap seorang pelayan café bergaya jepang tersebut.

"Iya, aku tahu tapi jika aku menjadi Yesung-ssi pasti aku akan memukul Kyuhyun-ssi agar tidak mengulangi perbuatannya."ucap seorang pelayan lagi yang sibuk membereskan meja bekas tempat Yesung.

"Apa maksudmu dengan berkata seperti itu Akeno-chan~"ucap pelayan disebelah Akeno tadi.

"Ya sebaiknya Yesung-ssi memberi pelajaran bahwa menunggu dan mengkhawatirkan orang yang kita sayangi itu sangat menguras tenaga. Bukankah itu yang pernah kau katakan padaku, Asakura-san."ucap Akeno menatap tajam partner kerjanya itu.

"Iya, tapi ini konteksnya beda Akeno-chan."ucap Hao mengelak.

"Ohh~ bedanya dimananya kok tiba – tiba aku jadi loading lama seperti ini."ucap Akeno annoyed sambil membawa lima cangkir coffee latte bekas Yesung ketempat pencucian.

"Karena aku yakin kau tidak akan membuatku menunggu selama itu,"ucap Hao percaya diri.

"Aahh~ yare-yare(*) jika seperti itu aku harus melakukanya agar aku bisa mematahkan keyakinanmu barusan."ucap Akeno yang akan berjalan menjauh dari tempatnya sekarang namun terhenti.

"Apa yang kau lakukan Asakura-san. Lepaskan tanganku, kau menyakitinya kau tahu?"ucap Akeno berusaha melepaskan cengkraman tangan Hao.

"Coba lakukan kalau berani. Dengan begitu aku bisa menghukummu."ucap Hao menatap tajam mata onyx Akeno.

"Baiklah, kau yang meminta- eemmmppphhh-."ucapan Akeno terhenti ketika Hao mulai melumat bibir Akeno kasar.

"Lakukan maka aku akan memberimu 'hadiah' lebih dari ini."ucap Hao penuh penekanan setelah melepaskan ciuman sepihak yang dilakukannya dan pergi meninggalkan Akeno yang masih mencoba untuk menetralkan nafasnya.

"Si-sial,, kenapa aku bisa mempunyai kekasih segalak itu~,"gumam Akone tidak jelas.

"Akeno~ mau sampai kapan kau berada dibelakang? Pelanggan sudah banyak yang ada disini. Aku tidak ingin Yesung-ssi mengomentariku lagi seperti kemarin."ucap sang manager.

'Oh iya aku lupa, jika café ini milik Yesung-ssi. Tapi kenapa dia membayar minuman dari café miliknya ini?'

Batin Akeno penasaran.


Readers : Oi! Oi! Oi! Oi! Oi! Ini fanfic kyusung! Sekali lagi Kyu-Sung. Bukan cerita lovey dovey kalian berdua. *sungut marah.

Akeno : Ehehehehe Gomen~ Baiklah kalau begitu aku ending in aja disini,,,*Nyengir lima jari.

Hao : *Jitak Akeno… dame! Selesaiin motto hayaku~ *natap laptop…

Akeno : Itte-te-tee~,,, *kejitak tapi ngikutin arah pandangan mata Hao..


Kini Yesung dan Kyuhyun sudah berada dirumah mereka, rumah yang mereka tinggali satu tahun yang lalu. Sebenarnya Kyuhyun sudah ingin menikahi gadis impiannya itu, akan tetapi Yesung masih ingin memiliki sedikit waktu lebih banyak untuk bisnis yang dilakoninya saat ini. Apalagi jika sudah berhubungan dengan tesis yang tengah dilakukannya itu sungguh membuat Kyuhyun mengerang frustasi karena dihiraukan oleh Yesung.

Setelah mereka memarkirkan mobil mereka di basement, mereka langsung beranjak menuju kamar apartemen mereka. Apartemen mereka sebenarnya tidaklah mewah hanya saja terlihat sangat elegan dan istimewa. Setelah memasukkan kode pin pintu masuk apartemennya Yesung langsung melesatkan diri untuk masuk kamar tanpa menunggu Kyuhyun yang berada dibelakangnya sambil membawa koper.

"Kau bawa koper untuk apa? Kau tidak berfikir untuk mengunduran dirikan?"tanya Yesung yang kini tengah melepaskan perhiasan yang ada ditelinga dan lehernya ketika melihat Kyuhyun masuk kamar.

"Tidak, aku sedang cuti."ucap Kyuhyun lalu meletakkan koper kecil itu disudut lemari baju miliknya.

"Lalu kenapa kau membawa koper? Bukankah bajumu semuanya disini?"tanya Yesung annoyed melihat tingkah tunangannya itu dan mulai melepaskan cardigan merah dan rok mini miliknya lalu mengambil handuk.

"Aku hanya membeli oleh – oleh untuk Ahra noona."ucap Kyuhyun berbalik menatap Yesung yang mengambil handuk.

"Oh, baiklah aku akan pergi mandi. Dan kau,,,"ucap Yesung sambil nunjuk Kyuhyun.

"Aku?"beo Kyuhyun yang kini melihat paha mulus Yesung yang hanya terbalut oleh kemeja merah darah panjang. Kyuhyun menelan salivanya dengan susah.

"Tetaplah disini dan jangan menggangguku."ucap Yesung yang langsung melesat kearah kamar mandi dan menyiapkan air hangat untuknya sembari dirinya membersihkan tubuhnya dengan lulur.

Kyuhyun yang tadi melihat paha Yesung yang mulus dan malah mengingatnya diotak yang berakibat fatal karena membuat juniornya semakin hard. Kyuhyun geleng – geleng kepala kita mencoba untuk membersihkan otaknya dri pikiran – pikiran kotor yang menggoda nafsunya. Meski Kyuhyun sendiri tidak yakin dengan apa yang dilakukannya ini akan berhasil atau tidak.

Setelah Yesung membersihkan kulit mati yang dari kulit tubuhnya itu dia mulai berendam dan merasakan otot – otot dalam tubuhnya mulai rileks. Kalau boleh jujur, Yesung itu sebenrnya tidak bersungguh sungguh menghukum Kyuhyun. Hanya saja melihat wajah Kyuhyun yang shock adalah obat terampuh miliknya yang tidak akan bisa hilang.

Memikirkan bagaimana wajah shock Kyuhyun ketika dia mengecup singkat waktu diparkiran café membuat Yesung turn on. Gengsi dengan apa yang diucapkannya pada Kyuhyun tadi, mau tak mau membuat Yesung harus bermain solo memanjakan dirinya sendiri. Yesung mulai memasang dan menyiapkan imajinasinya tentang Kyuhyun yang berada dihadapannya dan memuaskannya. Tangan Yesung meraba oppai miliknya dan clitoris serta mulai dengan meraba dan meremas kedua titik sensitivenya itu dan mulai mengimajinasikan adegan – adegan yang biasanya di posting oleh Akeno pelayan di café miliknya di blog miliknya ketika dia 'ada main' kekasih yang tidak lain dan tidak bukan adalah partner kerja Akeno sendiri Hao Asakura.

"Aahhhh~ Kyuuhhh~ kimochii~~"desah Yesung.

Kyuhyun yang masih berusaha menghilangkan derasnya gejolak nafsu tersentak kaget mendengar suara yang berasal dari kamar mandi. Kyuhyun berjalan mendekat kearah pintu kamar mandi dan menempelkan telinganya kedaun pintu kamar mandi untuk memperjelas pendengarannya. Kyuhyun menatap horror pandangan didepannya ketika dia mendengar desahan – desahan dari kamar mandi yang tidak lain dan tidak bukan sang tunangan Kyuhyun sendiri tengah melakukan masnturbasi.

Semakin lama Kyuhyun sendiri tidak tahan mendengar desahan – desahan dari bibir Yesung. Kyuhyun mencoba untuk membuka pintu kamar mandi dan berharap jika pintu kamar itu tidaklah terkunci. Dan keberuntungan kini berpihak pada Kyuhyun karena pintu itu tak dikunci oleh Yesung yang kini masih berada didalam bathup yang tengah tertutup oleh tirai. Kyuhyun mengunci pintu kamar mandi dan menyembunyikannya lalu mulai berjalan perlahan tanpa membuat suara agar Yesung tidak menyadari kedatangannya

Setelah dia berada disamping bathup, Kyuhyun dengan cekatan membuka tirai bathup dan menampilkan sosok Yesung yang telanjang berendang didalam air. Terbukanya tirai membuat Yesung yang hampir klimaks harus mendadak blank sesaat mendapati sang tunangan yang menjadi objek imajinasinya telah berada disamping. Yesung menatap horror Kyuhyun yang tengah menyunggingkan evil smirk andalannya.

"Ka-kau kenapa disini? Bukankah aku sudah melara- eemmpphh~"ucap Yesung terhenti ketika Kyuhyun mencium bibirnya lembut dan mulai meremas oppai Yesung.

"Aaahhh~ Kyuuhhh~"desah Yesung ketika Kyuhyun kini mulai menjamah lehernya.

Setelah menandai leher Yesung, Kyuhyun yang tadi sudah melucuti seluruh pakaiannya kini berdiri dan mengacungkan juniornya kearah mulut Yesung.

"Oral junior milikku baby~ ini perintah!"ucap Kyuhyun yang menguarkan aura dominasi kentara untuk menaklukkan Yesung sambil memegang kepala Yesung dan mulai mengeksplorasi mulut Yesung dengan juniornya.

"Mpphh- mmmpggpp- mmphh,"dehemman Yesung ketika Kyuhyun memasukan junior miliknya kedalam mulut Yesung dan memaju mundurkan kepala Yesung secara brutal.

"Aaaahhhh~ kimochii~(*).."desah Kyuhyun kini mulai menikmati perbuatannya.

"Mppphh- mmpphhh mmphh,"erang Yesung mulai kualahan karena junior Kyuhyun kini menekan tongsil miliknya dan membuatnya susah bernafas.

"Aakkhh~ aaakkhhh~ aakkkhhh~ Su-sungie,,, mo,, aaakkhh~ te-teru~ teruu~~~(*)"desah Kyuhyun menikmati jika dirinya telah klimaks dan melepaskan tangannya dari kepala Yesung.

"Mmpphh,, mpphuaahhhhh~"erang Yesung ketika dia melepaskan kulumannya yang mengakibatkan sperma Kyuhyun mengenai muka dan rambut panjangnya.

"aaahhhh kau benar – benar hebat."ucap Kyuhyun setelah menikmati klimaksnya.

Yesung kini lebih memilih untuk lebih membenamkan dirinya. Yesung merasa sangat malu sekarang, entah kenapa melihat junior Kyuhyun membuat pikiran kotor Yesung semakin membuatnya turn on. Meski Kyuhyun telah memonopoli mulutnya, tapi pikiran – pikiran tentang berhubungan intim dengan Kyuhyun malah membuat Yesung bukannya marah malah membuat Yesung semakin on fire. Kyuhyun yang melihat Yesung yang tengah memerah dengan segera menceburkan dirinya kedalam bathup dan mengangkat tubuh Yesung untuk keluar dari air dengan tangan kirinya.

"Apa yang kau laku- aahhhh~"ucapan Yesung harus tertahan ketika Kyuhyun memainkan clitoris Yesung dengan jemari tangan kanannya dan mengulum kedua nipple Yesung secara bergantian.

"aahhhkkk~ aahhh~ aahhh~,,"desah Yesung mencoba untuk menguasai diri dan nafsunya.

"Apa yang kau lakukan tadi baby~, kenapa kau bermain solo ketika aku ada disini? Apa penisku tidak bisa memuaskanmu?"ucap Kyuhyun mencoba membakar lagi gairah Yesung dengan dirty talk.

"Aaahhkkhhh~ damme~(*)"ucap Yesung mulai terprovokasi oleh ucapan Kyuhyun.

"Ahahaha bukankah kau melihat sendiri baby? Penisku yang membutuhkan servis dari vaginamu."ucap Kyuhyun still dirty talk.

"Aaaakkkhhh~ Kyyuuhhh~ ha-hayakkuuhhh(*)~ ik-ikkuuhh~ iikkuuhhhhhh(*) eeeuuunngghhhh aaakkkhhhhhh~,"desah panjang Yesung yang menjelaskan bahwa dirinya telah mencapai klimaks.

Kyuhyun lalu mengangkat kedua kaki Yesung untuk keluar dari bathup dan melebarkan bagian vaginanya yang terpampang jelas dihadapan Kyuhyun. Tubuh yang masih berada didalam air dan kaki yang dilebarkan Kyuhyun membuat air hangat yang ada didalam bathup masuk kedalam lubang vagina. Yesung merasakan sensasi itu, sensasi lubangnya penuh dengan air.

"Kau ingin merasakan lebih bukan? Aku akan memenuhi lubang dan rahimmu dengan air hangat ini dan mani milikku."ucap Kyuhyun masih mendominasi tubuh Yesung dan langsung memasukkan juniornya kedalam lubang V Yesung.

"Gggyyyyaaahhhh~"erang Yesung terdengar ketika Kyuhyun menghentakkan juniornya untuk masuk bersama dengan air dalam bathup dan air itu malah memberinya tekanan lebih pada dinding rahim miliknya.

"eeennngghhhhh~ se-semppiitthhhh~"desah Kyuhyun yang merasakan juniornya dicengkeram kuat oleh dinding V milik Yesung.

Tanpa menunggu Yesung, Kyuhyun berinisiatif untuk mulai menggerakan organ tubuhnya. Diiringi dengan erangan – erangan yang mulai terdengar memenuhi kamar mandi tersebut.

"aaaaakkhhhh~"desah Yesung mulai menikmati penyatuan mereka.

"Kau merasakannya baby, merasakan penisku menusuk – nusuk rahim milikmu? Memenuhi lubang vaginamu dengan bagian tubuh yang paling kau sukai."ucapan dirty talk Kyuhyun membuat tubuh Yesung bergetar menghantarkan signal nafsu keotaknya.

"Aakkhh~ Kkyyuuhhh~ hayakuuhhh~"desah Yesung kini ikut menggerakan pinggulnya seirama dengan Kyuhyun.

"Aakkhhh~ kimochii~,, Baby~ ikkeh~,,, terbanglah bersamaku, rasakan besarnya penisku yang menyodok pintu rahimmu dan bersiap untuk memenuhinya."ucap Kyuhyun yang masih menggunakan dirty talk.

"Aahhhh terus Kyuuuhh, sodok dan penuhi lubang dan rahimku dengan penis dan manimu."jawab Yesung membuat Kyuhyun tersulut.

"Tsk~ kau yang meminta baby~,"ucap Kyuhyun kini mempercepat gerakan aktifitas mereka.

"Aaahhhkkkkhhhh~ aaakkkhhhhkkkkhhh~"desah Yesung semakin menjadi sampai pada akhirnya mereka berdua melepaskan hasrat terpendam mereka selama Sembilan bulan terakhir gara – gara Kyuhyun harus berangkat ke jepang.

"Aahhhhkkkkk Yeesuuunngggg!"desah Kyuhyun yang disusul dengan Yesung.

"Kkkyyyyuuuuhhhhhyyuuuuuunnnnnn~,"desah Yesung tak kalah nyaring dari Kyuhyun.

Setelah pelepasan klimaks, mereka lalu membersihkan diri dan memakai piama. Kini Yesung sudah terlelap tidur disamping Kyuhyun yang masih setia membelai surai hitam panjang miliknya. Dalam hati Kyuhyun terasa hangat dan nyaman, itulah kenapa dia tidak bisa bilang tidak pada keinginan Yesung. Yesung telah banyak mengajarinya tentang arti tentang kehidupan. Dengan senyum kebahagiaan Kyuhyun mencium kening Yesung dan memeluk posesif tubuh Yesung dan menyusul Yesung kealam mimpi.


Kokoro kara aiseru hito

" Orang yang aku cintai setulus hati "

Kokoro kara itoshii hito

" Orang yang paling aku sayangi setulus hati "

Kono boku no ai no mannaka ni wa

" Di lubuk terdalam cintaku "

Itsumo kimi ga iru kara

" Dimana kau akan selalu ada "


Whatever you say, kimi wo omou kimochi

"Apapun yang kamu katakan, Aku akan nyaman jika denganmu "

I promise you 'forever' right now

" Aku berjanji padamu 'selamanya' dari sekarang "

~ Cho Kyuhyun ~


FIN

* Yeoja : Wanita

* Namja : Pria

* Hime-sama : Tuan Putri

* Teme : Brengsek

* Yare- yare ~ : ya sudahlah

* Kimochi : Nyaman

* Teru : eehmmm mungkin bisa dibilang desahan waktu si pria mau cum,,

* dame : Jangan

* Hayaku : cepat

* Ikku : artinya sama seperti teru,, tapi ini yang pake si wanitanya

Akhirnya selesai juga,,

*lap keringet,,, sekarang minta reviewww~