" Cinta berawal dari kasih sayang "
" Yang semakin membara seperti api "
" Akan tetapi, "
" Bisakah cinta terkikis oleh gersangnya waktu "
" Seperti bumi yang kini hampir mati "
LOVE AND TRUTH
Kyusung Fiction – Gender Switch
Kyuhyun x Yesung
Other Pairing :
Jongjin x Donghae
[ Donghae umurnya dibawah Jongjin 5th ]
Disclaimer:
Super Junior Member
Inspiration:
YUI - Love And Truth
Gender :
Romance
Love Drama
Hurt Comfort
Rating :
T
Author :
Asakura Akeno (Joonie Kim)
Sub Author :
Asakura Hao (Vey)
Attention:
Typo
18+
Out of Character
Karya ini hanya untuk kesenangan pribadi, tidak untuk dikomersilkan. Dan karya adalah SAH milik author dan sub author. Jika kalian tidak suka dengan pairingnya atau karena GENDER SWITCH silakan tekan tombol pojok kanan atas monitor anda. Karya ini pencampuran antara tiga bahasa yakni, Korea, Jepang, dan .
Let's begin to read this story
Disarankan ketika membaca fanfic ini reader's juga mendengarkan lagu
Yui – Love and Truth
~ Happy Reading ~
Hari itu adalah hari paling sibuk bagi Yesung, karena mulai siang menjelang sore café miliknya mulai ramai pengunjung. Tidak ada waktu bagi Yesung untuk melayani panggilan telepon dan pesan singkat dari sang kekasih. Waktunya cukup tersita untuk para pelanggan café yang masih setia mendatangi café kecil miliknya tersebut.
Hari itu adalah weekend paling melelahkan bagi Yesung, karena dari siang sampai malam dia harus berdiri dibelakang meja kasir. Kini jam dinding café menunjukkan waktu pukul lima sore, akan tetapi café miliknya masih saja sangat ramai. Dengan kaki yang rasanya sangat pegal dan kesemutan karena memakai sepatu hak tinggi dia meminta pada adik laki – lakinya untuk menggantikan posisinya.
"Jinnie~ gantikan noona,"panggil Yesung pada sang adik Jongjin yang tengah asik duduk disamping depan kasir sambil bermain smartphone miliknya.
"Ne,,"ucap Jongjin singkat lalu beranjak berdiri dan menggantikan posisi sang kakak.
"Aku akan duduk ditempat biasa,"ucap Yesung sembari meninggalkan Jongjin tanpa membawa ponselnya yang ada dilaci meja kasir.
"Okay~,"ucap Jongjin yang kini mulai melayani pelanggan mereka.
Di sebuah perusahaan ternama Seoul Kyuhyun tengah menahan letih yang amat sangat karena dia baru saja menyelesaikan meeting dengan beberapa pemimpin cabang perusahaan yang berada di Korea. Dahi namja itu berkerut ketika dia mendapati ponsel yang biasanya penuh dengan notifikasi dari sang kekasih sekarang bersih. Mengenyahkan pikiran negative, sang presiden direktur itu kini meninggalkan ruangannya.
Kini Kyuhyun itu telah berada didalam mobil sport miliknya yang bertengger tempat parkir. Dengan melihat jam yang ada ditangannya dia kemudian mengemudikan mobilnya itu untuk membelah kota Seoul. Jam ditangannya masih menunjukan pukul enambelas lebih tiga puluh menit yang mengartikan bahwa dia masih mempunyai sedikit waktu luang. Kyuhyun kemudian memarkirkan mobilnya kesebuah toko perhiasan ternama di Korea.
Balik lagi ketempat Yesung, kini Yesung tengah berada dimeja paling pojok café yang memang merupakan tempat khusus untuk pemilik café dan keluarga. Saat ini Yesung tengah memakai gaun biru tua dengan cardigan pendek warna merah marun serta memakai high heels warna senada. Dengan rambut ikal panjang yang dibiarkan terurai ditambah sedikit polesan diwajah dan bibir kissable, Yesung terlihat sangat anggun. Penampilan yang simple namun elegan yang mampu membuat seluruh mata meski tanpa memakai perhiasan apapun kecuali anting.
Yesung yang tengah menikmati segelas es coffee latte didatangi seorang namja. Namja itu langsung duduk di depan Yesung sembari mengumpat kesal karena terjebak macet. Yesung yang melihat itu hanya mendengus geli dan bertanya kepada namja didepannya itu.
"Ya! Kau datang hanya untuk mengumpat? Pergi sana ke lapangan."ucap Yesung sakartis.
"Ya! Nee-chan ketus sekali! Aku hanya kesal!"ucap namja itu.
"Kalau kau kesini Cuma untuk numpang duduk lebih baik kau pergi."ucap Yesung yang kini mulai menikmati untuk menjahili adiknya yang baru saja datang dari Jepang.
"Urusai!"ucap namja itu lalu mengambil minuman milik Yesung.
"He-hei! Itu minumanku!."ucap Yesung tidak terima.
"Aahhh~ leganya~,"ucap namja itu setelah menghabiskan minuman Yesung.
"Itu minumanku yang masih aku minum sedikit, baka!"ucap Yesung sembari bangun dan menjitak namja yang ada didepannya tersebut.
"Ittaii~, nee-chan aku haus, tadi dipesawat aku tidur. Jadi aku gak sempat minum."terang namja itu.
"Itu. Bukan. Urusanku. Lee. Donghae."ucap Yesung penuh penekanan dan kini telah kembali ketempatnya.
"Mo~ Onee-chan tara~, daisuki~"ucap Donghae manja dan kemudian berdiri dan memeluk Yesung yang kini terhuyung jatuh disofa.
"He-hei kau berat! Lepaskan!"ucap Yesung kini memukul punggung Donghae meminta dilepaskan.
"Iyadaa~. Onee-chan, koishikute~"rengek Donghae malah mempererat pelukannya.
"Baka!,"ucap Yesung kini tersenyum dan membalas pelukan adik tercintanya itu tanpa sadar ada seorang namja tengah memperhatikan tingkah mereka.
Kyuhyun yang telah keluar dari mobil kini menuju tempat biasanya Yesung menunggu kedatangannya. Saat memasuki café, Kyuhyun berjalan dengan senyum yang merekah karena dia akan bertemu dengan kekasihnya. Akan tetapi ketika tatapan matanya menatap kearah Yesung, senyumnya itu hilang seketika. Kyuhyun melihat Yesung tengah berpelukan erat dengan seorang namja yang sama sekali belum dia kenal.
Bunga mawar yang dibawa Kyuhyun untuk Yesung kini hancur ketika bertemu dengan lantai. Dengan tatapan tak percaya Kyuhyun mendekati kearah Jongjin dan mengambil minuman yang sudah dipesannya lewat ponsel sebelum dia tiba.
"Jongjin, pesananku."ucap Kyuhyun yang kini telah berada didepan kasir.
"E-eh hyung~,"gumam Jongjin lalu memberikan milkshake pesanan Kyuhyun.
"Ini, uangnya."ucap Kyuhyun dingin lalu pergi sekilas menatap Yesung dengan tatapan marah.
Yesung yang masih memeluk Donghae, merasakan jika dirinya kini tengah ditatap. Dengan menoleh kearah kasir dan mendapati Kyuhyun ada disana. Kyuhyun menatapnya marah, sangat marah lalu pergi keluar café. Dengan pandangan mengikuti arah Kyuhyun pergi Yesung langsung melepaskan pelukannya dengan Donghae.
"K-Kyuu tunggu!"teriak Yesung sembari meninggalkan Donghae dan mengejar Kyuhyun.
Donghae hanya cengo karena pelukannya dilepas paksa oleh sang kakak. Sedangkan Kyuhyun yang sudah masuk kedalam mobil sportnya mendengar panggilan dari Yesung namun dihiraukannya dan memilih menyalakan mobil lalu pergi dari tempat itu. Yesung dengan tergopoh mengejar Kyuhyun namun harus kalah dengan waktu yang terbuang ketika dengan lambannya sang otak berfikir.
"Aaarrrgghhhh~ Kusoo!"umpat Yesung lalu berlari kembali kedalam café dan mengambil ponsel miliknya.
"Noona sudah tahu jika Kyuhyun hyung cemburuan, kenapa malah memeluk Donghae?"tanya Jongjin.
"Mana aku tahu dia disini!"sungut Yesung ketika sang adik bukannya membantunya malah membuatnya tambah kesal.
"Nee-chan~, daijobu?"tanya Donghae yang kini mendatangi Jongjin dan Yesung ditempat kasir.
"Hn, daijobu."ucap Yesung ketus dan dingin.
"Hiii~"gumam Donghae yang merasakan dinginnya ucapan Yesung sampai ketengkuknya.
"Sudahlah jangan ganggu dia chagi~."ucap Jongjin yang tidak lain dan tidak bukan adalah kekasih Donghae sendiri.
"Tsk~, angkat teleponku!"ucap Yesung geram sembari menatap smartphone miliknya.
"Sudahlah noona, temui saja dia diapartemen kalian. Bawa saja mobil Donghae. Aku yang akan mengantarkannya pulang."ucap Jongjin lalu dengan gerakan tubuh Donghae menyerahkan kunci mobil dan surat mobilnya pada Yesung.
"Baiklah,"ucap Yesung kini mengambil jaket tas dan ponselnya lalu pergi.
"Nee-chan,, hati – hati."ucap Donghae yang kini melambaikan tangannya.
"Hn,, thank's."ucap Yesung yang kini tengah berlari keluar café dan mengejar Kyuhyun.
Donghae dan Jongjin hanya bisa mendengus geli melihat tingkah kedua kakaknya itu yang seperti anak kecil. Yang satu cemburuan dan yang satu bodohnya minta ampun. Kini Donghae duduk didepan kasir untuk berbincang dengan Jongjin.
"Jongjin nii~,"panggil Donghae manja.
"Ada apa? Kau haus lagi"tanya Jongjin.
"Tidak, hanya saja aku rasa Kyuhyun nii dan Yesung nee sangat serasi."ucap Donghae.
"Ehm? Kenapa kau bisa berkata seperti itu?"tanya Jongjin.
"Apa Jongjin nii tidak sadar? Jika selama ini Kyuhyun nee jadi sudah mulai berubah? Dari yang awalnya cuek dan dingin seperti tembok sudah mulai bisa tersenyum."ucap Donghae.
"Benar juga."ucap Jongjin yang kini tengah berfikir.
"Kyuhyun nii yang sifatnya seperti api dan Yesung nee yang sifatnya seperti es. Benar – benar pasangan yang serasi dan konyol."ucap Donghae tertawa cekikikan.
"Kau benar, ya sudah bantu aku disini. Part kita difanfic ini sudah selesai. Kita biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka dengan cara mereka sendiri. Bagiku mereka adalah pasangan terunik."ucap Jongjin lalu melayani pelanggan café lagi dan dibantu oleh Donghae.
Kyuhyun telah sampai di tempat parkir apartemennya dan kemudian dia beranjak untuk pergi menuju kamarnya dilantai atas. Sesaat setelah Kyuhyun masuk dan menaiki lift. Disela pintu lift yang masih terbuka Kyuhyun melihat Yesung yang tengah berlari kearah lift yang kini sudah sepenuhnya tertutup.
Setelah pintu lift terbuka Kyuhyun sedikit menatap sendu minuman yang ada ditangannya saat ini. Dengan segera dia membuang minuman itu kedalam tempat sampah ketika kepingan tentang pelukan Yesung dan seorang pria tengah menari dengan seenak jidatnya di kepala Kyuhyun. Saat Kyuhyun akan beranjak pergi kembali ke apartemen miliknya suara Yesung menghentikan langkahnya.
"Kyuhyun tunggu!"teriak Yesung dan berlari kearah Kyuhyun.
"…" Kyuhyun menoleh sekilas lalu melanjutkan langkahnya.
"Aku bilang tunggu!,"ucap Yesung sekali lagi.
"Ada apa?"tanya Kyuhyun sakartis.
"….."Yesung mencoba untuk menghela nafas dan mencoba untuk bicara tenang.
Melihat Yesung yang diam saja Kyuhyun beranjak pergi menjauh dan melanjutkan niatannya untuk menggapai pintu apartemen miliknya. Namun niatannya untuk masuk kedalam apartemen harus kandas ketika sepasang lengan kini memelukya dari belakang. Yesung yang tadi hendak bicara cengo melihat Kyuhyun yang menjauhinya dan dengan segera dia memeluk tubuh Kyuhyun.
"Mianhae~,"ucap Yesung yang kini memeluk erat Kyuhyun.
"hhhaahhh~,"hela nafas Kyuhyun yang terasa berat.
"Aku sungguh minta maaf Kyu. Dia Donghae, pacar Jongjin. Sebenarnya aku ingin mengenalkan kalian tadi. Kau salah sangka padaku."ucap Yesung mempererat pelukannya pada Kyuhyun.
"Jika…Jika aku melakukan hal yang sama seperti itu, bagaimana perasaanmu Sungie?"tanya Kyuhyun menyendu.
"Aku bilang aku minta maaf, aku hanya tidak sengaja dan tidak tahu jika reaksi Donghae akan seperti itu."ucap Yesung kini tengah menahan airmatanya untuk menetes.
"Setidaknya kau bilang jika pasangan Jongjin akan datang. Aku menunggu kabarmu dari tadi kenapa kau tidak membalas pesan dan emailku. Dan kenapa kau tidak mengangkat telepon dariku. Apa kau sudah tidak membutuhkan aku?"tanya Kyuhyun kini menunduk meredakan amarahnya.
"Aku minta maaf akan hal itu. Tadi café ramai sekali, aku minta maaf jika tidak membalasnya. Ponselnya aku taruh di laci."ucap Yesung kini sukses menangis, meratapi kebodohannya.
"…."
"Mianhae,, jeongmal mian,,"ucap Yesung sambil sesekali sesenggukan.
Kyuhyun melepas pelukan Yesung dan berbalik menatap Yesung yang tengah menangis. Dengan segala kasih yang dimilikinya dia mengusap airmata Yesung. Kyuhyun lalu mengecup kening Yesung tanda dia sayang pada Yesung.
"Aku juga bersalah padamu. Maaf aku keterlaluan."ucap Kyuhyun yang dijawab anggukan oleh Yesung.
"…"
"Baiklah, kau pasti lelah, ayo kita masuk."ucap Kyuhyun kini menggandeng dan menggenggam erat telapak tangan Yesung dan membawa Yesung masuk kedalam apartemen mereka.
Kyuhyun dan Yesung kini telah memasuki apartemen mereka, dengan segera Yesung membuatkan secangkir teh untuk Kyuhyun. Sedang Kyuhyun kini beranjak mandi dan berganti dengan pakaian santai. Saat sedang keluar kamar setelah mandi Kyuhyun teringat dengan apa yang dibelinya tadi.
Kyuhyun kini mengambil sebuah kotak yang ada didalam saku jasnya dan membawanya. Kyuhyun lalu duduk sofa dan menyalakan televisi. Tak lama setelah itu Yesung datang dengan membawa dua cangkir teh dan sedikit camilan.
"Minumlah Kyu~,"ucap Yesung lalu duduk disebelah Kyuhyun.
"Gomawo,,"ucap Kyuhyun yang langsung minum teh buatan Yesung.
"Ehm, cheonman."ucap Yesung sambil mengambil camilan dan memakannya.
Dengan memantapkan hati Kyuhyun mengambil kotak kecil dan memberikannya pada Yesung. Menatap mata Yesung yang sedikit kaget dengan tingkahnya.
"Maukah kau menikah denganku dan menjadi pendamping hidupku Sungie?"tanya Kyuhyun yang kini berusaha untuk mengalihkan pandangannya.
"Tentu Kyu, bukankah aku sudah mengatakannya?"tanya Yesung lagi yang kini tersenyum senang.
"Benarkah? Kalau begitu kapan kita akan melangsungkan pernikahan?"tanya Kyuhyun lagi menatap Yesung dengan bahagia.
"Kapanpun itu, jika denganmu, aku akan selalu siap Kyu. Tapi, bukankah kita harus membicarakan ini dengan appa, eomma, tou-chan, dan kaa-chan?"tanya Yesung.
"Aku sudah membicarakannya tadi, tou-chan, kaa-chan, serta nee-chan akan datang minggu depan."ucap Kyuhyun sukses membuat Yesung kaget.
"Ke-kenapa kau tidak mengatakan itu padaku?"tanya Yesung gugup meski semburat bahagia tidak dapat hilang dari pipinya.
"Itu kejutan untukmu sayang."ucap Kyuhyun lalu mengecup bibir kissable Yesung.
"Kau ini…"ucap Yesung menunduk.
"Sudah jangan sedih lagi, aku minta maaf sudah menuduhmu seperti itu tadi."ucap Kyuhyun kini tengah memeluk Yesung.
"I'm yours Kyu, remember that?"tanya Yesung.
"Emh,, I yours too."ucap Kyuhyun memeluk erat Yesung.
"Jangan buat aku meresa seperti orang bodoh. Don't leave me."ucap Yesung membalas pelukan Kyuhyun.
"Yeah, I promise."ucap Kyuhyun lalu melepaskan pelukan mereka.
"Baiklah, bisakah aku ijin untuk tidur terlebih dahulu? Aku lelah."ucap Yesung kini beranjak dan meninggalkan Kyuhyun untuk kembali kekamar.
Setelah meninggalkan Kyuhyun, Yesung langsung ganti baju dengan piama dan beranjak merebahkan diri. Niatan itu tertahan ketika Kyuhyun memeluk tubuh Yesung dan mencium tengkuk Yesung.
"Kyyuuhh~"desah Yesung ketika Kyuhyun membeikan bite mark dileher Yesung.
"Kau milikku dan hanya milikku."ucap Kyuhyun lalu mendorong tubuh Yesung untuk terbaring.
"Tidurlah,, kau pasti lelah."ucap Kyuhyun yang kini memeluk tubuh Yesung dari belakang.
"ehm, aku milikmu Kyu, jaljayo,"ucap Yesung kini memejamkan matanya dan pergi tidur.
Kyuhyun yang melihat Yesung sudah menutup matanya menyeringai menang. Tangan yang tadi memeluk tubuh Yesung kini diangkat dan kini tengah berada didepan payudara Yesung. Saat tangan itu ingin meremas payudara Yesung hanya tinggal satu centimeter saja sebuah suara menginstruksi usaha Kyuhyun.
"Jangan coba – coba untuk menggangguku tidur atau bahkan menggodaku, karena aku benar – benar lelah."ucap Yesung meski suara dengkuran harus terdengar dan mata Yesung masih tertutup.
Mendengus geli, Kyuhyun lalu memeluk Yesung dan ikut pergi kedalam mimpi bersama Yesung. Kyuhyun tidak menyangka jika dalam tidur pun, Yesung selalu memimpikan dirinya
FIN
Omake
Suatu hari kala senja di musim liburan seperti ini Kyuhyun duduk termenung sendiri disebuah bangku taman. Tempat yang selalu bisa menenangkan fikirannya, tempat yang mempertemukannya dengan cinta pertamanya. Yesung hari ini sangat sibuk dan tidak bisa diganggu karena café Yesung tengah ada acara. Meski begitu, Kyuhyun sudah memberitahu jika dia ada ditaman kota dan menunggu kedatangan Yesung sampai sore sekalipun.
"Kyuhyuuuunn~"ucap seorang yeoja kini berteriak dan memeluk Kyuhyun.
"Eehh Seohyunie~,"gumam Kyuhyun yang kini juga membalas pelukan dari Seohyun.
Seohyun yang sudah lama menghilang dari kehidupan Kyuhyun kini datang lagi. Seohyun cinta pertama dan mantan kekasih Kyuhyun, yang dua tahun telah pergi meninggalkan Kyuhyun. Setelah perpisahannya dengan Seohyun, Kyuhyun menyendiri dan saat itulah Kyuhyun mengenal Yesung. Yesung yang tak lain dan tak bukan adalah sahabat Kyuhyun dan Yesung.
"Aku kangeennn~,"ucap Seohyun.
"Kau betah sekali di LA. Sudah dua tahun kau ingat? Kau tidak merindukan kami?"tanya Kyuhyun kini melepaskan diri dari Seohyun.
"Tentu aku merindukanmu dan Yesung. Aku juga dengar kalian akan menikah."ucap Seohyun yang kini duduk disebelah Kyuhyun menatap bias senja yang terpantul didanau.
"Ya, kami merencanakan bulan depan."ucap Kyuhyun mearasa bersalah.
"Bulan depan aku juga akan menikah dengan Siwon dan akan menetap lagi di Korea."ucap Seohyun.
"Selamat atas pernikahannya nanti neechan. Bolehkan aku tetap memanggilmu seperti itu?"tanya Kyuhyun.
"Hei, aku hanya lahir 1 bulan lebih cepat dari kalian berdua. Tapi baiklah,"ucap Seohyun tidak terima.
"Arigato.."ucap Kyuhyun
"Kalau boleh aku berkata jujur. Aku memang sengaja menemuimu tanpa ada Yesung. Aku ingin mengulang kisahku denganmu."ucap Seohyun.
"Tapi aku sudah tidak bisa bersamamu, nee-chan."ucap Kyuhyun menatap bias senja didanau.
"Apakah kau sudah melupakanku Kyu? Waktu senja adalah waktu kebersamaan kita."ucap Seohyun menatap Kyuhyun.
"Kala senja juga kau meninggalkan aku."ucap Kyuhyun yang masih menatap danau.
"Ya, aku meninggalkanmu."ucap Seohyun lirih.
"Aku tidak pernah melupakanmu, nee-chan."ucap Kyuhyun tersenyum manis dan mengelus puncak rambut Seohyun dan kemudian memeluk Seohyun.
"Ya,, aku tahu."ucap Seohyun lalu membalas pelukan Kyuhyun.
"Aku sayang padamu nee-chan~. Jangan pergi lagi."ucap Kyuhyun yang masih memeluk Seohyun.
_KLONTANG_
_EHH_
Yesung kini telah memberikan baju kerjanya pada sang adik. Dengan membawa dua minuman softdrink Yesung mengendarai mobil sportnya membelah kota Seoul. Dengan perasaan bersalah Yesung berlari mencari keberadaan Kyuhyun. Teringat masa lalu, Yesung lalu berlari kearah danau di pinggir taman. Disana dia menemukan Kyuhyun, namun Kyuhyun tidak sendiri ada orang lain. Orang yang selama ini masih ada dihati Kyuhyun, orang yang menjadi cinta pertama Kyuhyun sebelum dengannya. Ungkapan sayang Kyuhyun pada sang mantan membuat Yesung menjatuhkan kedua kaleng softdrink dari tangannya.
_KLONTANG_
_EHH_
"Na-nani~"gumam Yesung menatap tak percaya kearah Kyuhyun dan Seohyun.
"Ye-Yesung."ucap Kyuhyun yang langsung melepaskan pelukannya dari Seohyun.
"Yesung ini tidak seperti yang kamu baya-
"CUKUP!"ucap Yesung.
"Ye-Yesung dengar in-"
"Jangan mendekat!"ucap Yesung ketika Kyuhyun akan mendekatinya.
"Ta-tapi,,"ucap Kyuhyun berusaha mendekati Yesung.
"AKU BILANG JANGAN MENDEKAT!"teriak Yesung dengan uraian airmata yang ada dipipi.
"…"Kyuhyun hanya bisa menghentikan langkahnya untuk mendekati Yesung ketika airmata Yesung semakin deras keluar.
Tanpa mengucapkan sepatah kata apapun Yesung berlari dari tempat itu dan meninggalkan Kyuhyun. Belahan jiwanya, cintanya, kepercayaannya, dan permatanya. Hancur sudah, semuanya sudah jelas kenapa Kyuhyun akhir – akhir ini jarang bisa dia temui.
Ketika Yesung akan memasuki mobil sport miliknya, sepasang tangan kekar memeluknya. Yesung menahan isakannya dan memberontak dari tubuh kekar itu. Yesung tahu jika dia kalah kuat dengan Kyuhyun.
"Lepaskan Kyu!"ucap Yesung yang kini tampak sangat kacau.
"Tidak!"ucap Kyuhyun keras kepala.
"Biarkan aku menenangkan hatiku, la-
"Lalu apa? Kau akan tersenyum dan mengatakan semuanya baik-baik saja? Tidak semudah yang kau bayangkan Yesung!"bentak Kyuhyun.
"…"
"MASUK!"titah Kyuhyun yang diikuti Yesung dengan duduk dibelakang kemudi.
~ Owari ~
Lebih baik aku endingin saja,,
Yosha~ jangan lupa untuk memberi review neee~,,
Arigatoo~
