Dalam nada aku bersuara,

Dengan bersuara aku bercerita

Bercerita tentangmu

Dirimu yang mengisi hari – hariku

Tentang kisah cinta kita

Yang penuh dengan canda dan tawa

Namun kini terasa berbeda

Kau terasa jauh

Kau meninggalkanku berjalan sendiri

Dan disaat hatiku berdiri sendiri dan memilihmu

Kau telah hilang dari jangkauanku


" Heartache "

" Kyuhyun x Yesung "

Kyusung GS Fanfiction

Disclamer :

Super Junior Member

Heartache – One OK Rock


Genre :

Romance

Hurt Comfort

Rating :

T

Author :

Joonie Kim aka Akeno Asakura


Warning :

Typho

Trans Gender

Alur maju mundur

Fanfiction ini murni karya author, jika ada kesamaan cerita harap harap dimengerti bahwa ini adalah kisah nyata.. #slaped.

Sedikit saran,, dengarkan lagu

One OK Rock – Heartache saat membaca fanfiction ini.

Kalau tidak tahu sountracknya film actionnya Kenshin yang terakhir.

Selamat membaca :v


Hari terasa begitu indah jika dilewati bersama dengan sang kekasih hati. Terasa lengkap dan bersinar tanpa kekurang. Seperti matahari yang selalu menyinari selaluruh alam semesta. Sama halnya yang terjadi pada pasangan ini, Kyuhyun dan Yesung, mereka terlihat selalu kompak dan bergotong royong bersama – sama. Yang satu tampan dan yang satu cantik. Sangat serasi.

"Sungie, Aku mencintaimu."ucap Kyuhyun yang kini tengah memeluk tubuh mungil Yesung dari belakang.

"ehhh?"gumam Yesung merona dan celingukan.

"Wae?"tanya Kyuhyun tidak terima tingkah Yesung.

_BLETHAK_

Sebuah jitakan lembut mendarat dikepala Kyuhyun setelah Yesung melepaskan pelukan Kyuhyun.

"Appeo!"erang Kyuhyun kesakitan.

"Kyu, kau terlalu keras, kau tidak lihat jika semua orang disini melihat tingkah kita berdua?"ucap Yesung merona dan langsung memeluk Kyuhyun menyembunyikan warna wajah miliknya.

"Kkkkk~ kau ini.."gumam Kyuhyun membalas pelukan Yesung dan tersenyum.

"Apa yang sebenarnya ingin kau lakukan ditempat ramai seperti ini?"tanya Yesung yang masih bersembunyi dibalik tubuh Kyuhyun.

"Bukannya kau suka tempat ini? Kau bilang jika senja tiba didanau ini pasti akan terasa romantic dan banyak pasangan yang kemari?"ucap Kyuhyun.

"Iya aku memang bilang, tapi kau mengatakannya terlalu keras."ucap Yesung protes.

"Ehhmm…"gumam Kyuhyun mengangguk mengerti namun otaknya merespon lain.

"Ishh,, Kau ini.."ucap Yesung yang melepaskan pelukannya dan berjalan kearah danau sebuah café milik sahabatnya yang selalu ingin dikunjunginya.

"Kau mau kemana Sungie?"tanya Kyuhyun melihat Yesung yang menjauh.

"Eobseo,,"ucap Yesung sembari tersenyum dan merentangan tangannya seakan dia memeluk mentari senja dihadapannya.

"KIM YESUNG,,, SARANGHAEYO,, SARANGHANDAAAA~"teriak Kyuhyun membuat semua orang disana melihat Yesung dan Kyuhyun.

"KAU!"ucap Yesung yang kini tengah berbalik dan menatap Kyuhyun merah padam karena malu.

Sedangkan Kyuhyun hanya bisa menampilkan smirk andalannya melihat sikap malu dari sang kekasih. Akhirnya kedua insan tersebut saling kejar – kejaran dan ditatap lucu oleh pasangan disekitar mereka. Meski hanya hal yang sederhana tapi akan lebih bermakna jika kita bisa menyikapi semua hal dengan bijak bukan?

"Yesungie, I Love You."ucap Kyuhyun.

"Love You too Kyuu,"ucap Yesung sembari memberikan kecupan singkat dibibir Kyuhyun.

Meski hanya kecupan, namun itu tulus dari hati tanpa nafsu. Saling melengkapi, saling memberi dan saling memahami. Itulah yang selama ini ingin dilakukan Yesung, memberikan semua yang dimilikinya untuk Kyuhyun.


Beberapa bulan setelah kejadian di danau itu, Kyuhyun enggak mengajak Yesung untuk pergi kesana lagi. Karena dengan segera Yesung akan mengalihkan pembicaraan atau bahkan memutuskan sambungan telepon yang mereka lakukan. Yesung bukannya tidak senang hanya saja dia merasa malu.

"Sungie, aku merindukanmu. Aku tunggu di café milik Teuki hyung."ucap Kyuhyun.

"Aku ti-

"Aku sudah perjalanan kesana dari Jepang, kau tidak ingin bertemu denganku?"tamya kyuhyun terlihat sedih.

"Baiklah – baiklah,, aku datang."ucap Yesung yang kemudian memutar balikkan mobil sport miliknya.

Setelah bujuk rayuan kyuhyun yang sangat mempesona membuat Yesung terlena dan akhirnya mereka kembali ke danau tersebut. Akhirnya mereka bisa menghabiskan senja dengan senyuman bahagia yang terpatri diraut wajah mereka. Mereka habiskan senja itu dengan canda dan tawa, menikmati kebersamaan mereka.

Namun kini prahara mulai menghadang dan menyerang. Tanpa dapat Yesung pungkiri Kyuhyun kini terlihat beda dari sebelumnya. Yesung merasa ada sesuatu yang terjadi tapi Kyuhyun menyembunyikannya.

"Kyu,,"panggil Yesung.

"Ne,,"gumam Kyuhyun yang kini tengah melakukan sambungan telepon dengan Yesung.

"Apa kau ada masalah?"tanya Yesung.

"Tidak ada."ucap Kyuhyun singkat.

"Lalu?"tanya Yesung.

"Apanya yang lalu? Aku tak apa-apa,"ucap Kyuhyun.

"Benarkah?"tanya Yesung lagi.

"Hn,"gumam Kyuhyun.

"Baiklah Ka-

"Sungie, aku harus pergi dulu. Annyeong."ucap Kyuhyun sambil menutup teleponnya.

"Ne, Hati-hati dijalan,, Kyu.,"ucap Yesung meski sambungan teleponnya telah terputus.

Yesung mulai merasa Kyuhyun telah berubah, berubah jadi dingin dan menghindarinya. Yesung tidak tahu kenapa, hanya saja Yesung mulai berfikir jika dia melakukan kesalahan. Namun berfikir sekeras apapun Yesung tidak dapat menemukan jawabannya. Yesung hanya bisa diam dan tersenyum meski kini luka itu mulai tergores.

"Kyu,,"panggil Yesung disambungan telepon dikemudian harinya.

"Hn,,"gumam Kyuhyun menjawab panggilan Yesung.

"Bisakah kita bertemu? Aku merindukanmu."ucap Yesung menekan perasaannya.

"Mianhae, aku ada urusan. Mianhaeyo."ucap Kyuhyun.

"Ehm,, Tak apa mungkin kau sibuk."ucap Yesung menahan emosinya dan hanya tersenyum menanggapi sikap Kyuhyun.

"…"Kyuhyun terdiam tak menyangkal ataupun mengiyakan ucapan Yesung.

"Baiklah jika kau sibuk. Annyeong."ucap Yesung menutup teleponnya dan meredakan emosinya dengan airmata.

Yesung tidak ingin berfikir buruk tentang Kyuhyun, hanya saja dia merasa sakit jika harus sendiri seperti ini. Yesung memantapkan hati dan berusaha untuk tetap tersenyum meski dia merasa sakit jika harus sendiri. Apapun itu dia harus bertahan dan tersenyum.

"Nee,, Kyuhyunnie,"panggil Yesung disambungan telepon dilain hari.

"Ada apa Sungie?"tanya Kyuhyun.

"Kau tahu? Semalam aku bermimpi, aku merasa ada orang yang mengatakan padaku seperti ini?"ucap Yesung.

"Nanda?"tanya Kyuhyun dengan logat Jepangnya.

"Seperti ini ' Kyuhyun doesn't need you again. Why don't you leave him and make him happy without you? You can't make him happy with you.' "ucap Yesung menahan isakannya meski tak dapat dipungkiri jika arimatanya kini mengalir.

"Sungie, Listen to me. I'm still love you. Whatever you thinking about me I have to stay here. But leave me behind you for some time now. Jika kau ingin tinggal tunggulah aku, jika tidak suka tinggalkan aku. Tapi apapun itu aku masih menyayangimu dan rasa itu tidak akan hilang."ucap Kyuhyun sedikit tidak terima dengan ucapan Yesung.

"I see, but still same Kyu~. I'll stay here until you dumped me."ucap Yesung langsung menutup teleponnya.


Dua minggu setelah itu, Yesung mengalami keterpurukan dalam hal apapun dia merasa ada yang kosong dalam hidupnya. Setelah hari itu, Kyuhyun jarang menghubunginya meski hanya untuk memberitahu jika dia baik – baik saja. Tidak ada satupun email ataupun pesan yang dibalas oleh Kyuhyun untuknya.

Yesung kini duduk termenung di café milik Leeteuk dan membuat bait – bait lagu yang dibuatnya mewakili perasaannya saat ini. Dengan dibantu dengan Ryeowook sang adik tingkat kuliah, Yesung menyelesaikan sebuah lagu yang dibuatnya untuk Kyuhyun.

Kini Yesung tengah berada ditengah panggung disamping Jungmo sang gitaris café milik Leeteuk. Dengan gaun yang mempesona Yesung mencoba tersenyum dan menyapa semua pengunjung di café tersebut. Sebenarnya itu adalah ide Ryeowook yang tidak lain adalah adik Leeteuk. Ryeowook meminta sang kakak untuk membujuk Yesung untuk meminta sang diva kampus menyanyikan lagu miliknya. Dan akhirnya Leeteuk berhasil membujuk Yesung, meski harus dengan seribu cara ditempuhnya.

"Annyeong hamnika."ucap Yesung gugup menatap semua mata yang tertuju padanya.

"Annyeong."ucap pengunjung cafe.

"Naneun kim Yesung imnida. Saya disini diminta oleh sang pemilik café untuk bernyanyi dengan suara minim milik saya. Tapi silakan dinikmati persembahan lagu pertama saya untuk seseorang di suatu tempat yang sangat saya rindukan."ucap Yesung

_CLAP_CLAP_CLAP_CLAP_

Semua pengunjung bertepuk tangan untuk performan Yesung pertama kalinya. Leeteuk sendiri hanya bisa geleng kepala melihat betapa cantik dan anggunnya Yesung jika dimake over seperti itu.


" I like the silent of you. As though as you have disappeared. You listen to me from far away. And you are untouchable."ucap Yesung memulai dengan puisi yang dibuatnya spontan.

"…."

"You never look around and never land in eye on me. Just like a kiss, a kiss to silent your lips. I have tried to convinced you and tell you how I love you."ucap Yesung yang kini mulai menutup mata menekan perasaannya untuk keluar dari dirinya.

"…."

"Disappear and sorrow full. Disappear like you never exist."ucap Yesung lagi kini mulai membuka matanya.

"…"

"A single word… a single smile….. from you has been enough."ucap Yesung tersenyum menyembunyikan luka tapi masih terlihat dikedua manik onyx-nya.

"…"

"If I look happiness and still keep smiling. Is enough to fill my heart. Because I know It's unreal without you here."ucap Yesung lalu memberitahu sang pembaca acara untuk memperkenalkan lagu miliknya dengan bahasa tubuh.


"Miss Kim Yesung feat Jungmo– Heartache "

So they say that time

Takes away the pain

But I'm still the same


' Ya, aku masih disini,, tetap sama dan masih menunggumu untuk datang kembali menggenggam jemariku erat dan melangkah bersamaku. Menunggu memelukku erat dan menghapus airmataku.'


And they say that I

Will find another you

That can't be true


' Mereka mengatakan jika aku memang sudah tidak kamu butuhkan. Bahkan dalam mimpi pun aku mendapatkan ucapan tidak pantasnya aku untukmu. Tapi aku tidak akan percaya itu sampai kau mengatakannya langsung padaku. Mengatakan segalanya apa yang terjadi padaku.'


Why didn't I realize?

Why did I tell lies?

Yeah, I wish that I could do it again

Turnin' back the time

Back when you were mine, all mine


' Aku berbohong jika aku baik – baik saja. Aku berbohong jika aku tidak apa berjalan sendiri tanpamu. Aku berbohong karena aku ingin kau mengejarku dan memelukku erat dan berkata bahwa kau akan selalu disini untukku. Seperti janjimu padaku.'


So this is heartache?

So this is heartache?

Hiroi atsumeta koukai wa, namida e to kawari oh baby


' Aku menyesal telah mengatakan jika semua akan baik – baik saja sedangkan aku merasa sakit untuk sendiri. Aku merasa sakit saat kau terasa jauh dari jangkauanku. Dan kini penyesalanku menyebabkan luka dan membuatku beruraian airmata.'


Yesung menyanyi dengan segenap hatinya yang paling dalam. Dan kini ungkapan hatinya membuat kesendirian yang dirasakannya berubah menjadi airmata yang mengalir dipipinya.

So this is heartache?

So this is heartache?

Ano hi no kimi no eiga wa, omoide ni kawaru

I MISS YOU


' Senyumanmu, candamu, tawamu dihari itu kini menjadi kenangan. Aku merindukanmu, aku merindukanmu, aku merindukanmu, aku merindukanmu, itulah ungkapan hatiku padamu yang tidak bisa aku ungkapkan. Aku sangat merindukanmu sampai aku tidak tahu darimana aku harus mengobati kerinduanku karenamu.'


Boku no kokoro o, yuitsu mitashite satte yuku

Kimi ga

Boku no kokoro ni, yuitsu furareru koto ga dekita

Kimi wa

Oh baby, mou inai yo mou nanimo nai yo

Yeah I wish that I could do it again

Turnin' back the time

Back when were mine, all mine


' Didalam hatiku hanya kamu yang dapat mendapatkan tempat disana dan pergi meninggalkannya. Hanya kamu yang ada didalam hatiku yang dapat menyentuhnya. Hanya dirimu. Dan aku ingin mengulang kembali semuanya tentangmu dari awal. Meski kau tak ada lagi disini dan tidak ada lagi yang tersisa. Aku harap aku bisa bertemu denganmu meski dalam mimpi seperti semalam.'


It's so hard to forget

Kataku musunda sono musubime wa

Yeah, it's so hard to forget

Tsuyoku hikeba hiku hodo ni

You and all the regret

Hodokenaku natte hanarerenaku natta

Ima wa tsurai yo, sore ga tsurai yo, sugu wasuretai yo

Kimi wa


' ini begitu sulit untuk dilupakan ketika kau menginginkan aku meninggalkanmu dibelakangmu. Karena aku membutuhkanmu disisiku menarikku ketika akan terjatuh, memelukku ketuka aku menangis, dan tersenyum bersamaku ketika aku berhasil. Ikatan ini semakin menyiksaku ketika kau memutuskan untuk mundur. Ini sangat menyakitkan sekarang, aku ingin melupakan luka ini, aku ingin segera melupakan luka ini dan bersama denganmu lagi.'


So this is heartache?

So this is heartache?

Hiroi atsumeta koukai wa, namida e to kawari oh baby

So this is heartache?

So this is heartache?

Ano hi no kimi no eiga wa, omoide ni kawaru.


' Semua penyesalan, semua rasa sakit, semua kenangan bersamamu kini menjadi satu dan menemaniku dalam sepiku.'


I miss you

I miss you

I miss you

I miss you


' aku merindukanmu, aku merindukanmu, aku merindukanmu itulah jeritan hatiku, apa kau mendengarnya?'

(Credit : One OK Rock – Heartache)


Yesung menatap penonton dengan senyum yang mengandung luka. Dengan uraian airmata Yesung masih tersenyum dan menyembunyikan luka yang diterimanya. Yesung mencoba untuk mengusap airmatanya dan bersalaman dengan Jungmo.

"Gamsahamnida Jungmo, permainan akustikmu memang tidak bisa diragukan."ucap Yesung kembali tersenyum ceria.

"Terima kasih banyak semuanya."ucap Yesung lalu membungkuk bersama Jungmo.

"Gamhasamnida.."ucap Jungmo sambil membungkuk.

Semua penonton bertepuk tangan untuk suara emas Yesung dan permainan akustik Jungmo.


' Semoga kau mendengar laguku Kyu~, mendengar bahwa aku merindukanmu disini. '

~ FIN ~


Mian jika ceritanya sedikit tidak sesuai dengan harapan. Hanya sebatas itulah aku bisa bercerita tentang hatiku. Aku tidak mau menambahkan maupun menguranginya. Kalian mungkin berkata jika semua itu fake, tapi bagiku dengan bercerita aku bisa mengungkapkan isi hatiku.

Dengan isi hatiku aku bisa membuat cerita seperti drama. Dengan drama aku bisa membuat hidupku sedikit lebih bermakna. Karena dengan adanya mereka aku akan bisa membuat diriku lebih kuat untuk bertahan dan tersenyum seperti aku yang biasanya.

Seperti diriku yang biasanya, seperti diriku. Diriku yang sangat merindukanmu, tidak dapat aku pungkiri jika memang kau sudah menyentuh nadiku dan itu pilihanmu untuk menariknya hingga terputus atau membiarkannya,,, anata~.

Hanya ada satu panggilan 'anata' dalam hidupku,, dan itu hanya untukmu jika kau bisa menyadarinya.