Mungkin selama ini kamu memang tidak bisa melihatnya
Perjuanganku mempertahankanmu
Pengorbananku untukmu
Namun jika memang kau hanya sekilas hadir dalam hidupku
Ku mohon pergilah dari mimpiku
Karena sekarang kau hanyalah nightmare untuk hidupku
Meski hatiku masih menyimpan kenanganmu
" BITTER-SWEET "
Pairing :
Kyuhyun x Yesung [ Kyusung ]
~ Gender Switch ~
Disclaimer :
Super Junior Member
Inspiration :
Bittersweet – Super Junior Sexy, Free, And Single Album
Rating :
T [always]
Gender :
Hurt Comfort
Love Drama
Author :
Joonie Kim ( Akeno Himejima )
Attention :
Typho
18+
Out Of Character
Let's begin our story
~ Happy Reading ~
Hujan mengguyur kota Seoul hari ini, tidak ada suara bising klackson mobil, yang ada hanyalah gemericik air yang jatuh dari udara. Yesung yang selama satu minggu tetap berada di apartemen miliknya setelah pertengkarannya dengan Kyuhyun. Tidak ada niatannya sekali pun untuk keluar dari apartemen kesayangannya tersebut.
"haahh~"membuang nafas lelah Yesung langsung menuju balkon dan melihat hujan yang masih mengguyur Seoul hari ini.
Berjalan perlahan menatap setiap tetesan air hujan dengan seksama, dalam balutan kesedihan yang masih tercipta dihatinya. Ingatan tentang beberapa hari yang lalu menguasai dan muncul ke permukaan membuat Yesung tanpa sadar meneteskan airmata.
"Yeogi,,, neomu apphaseo.."gumam Yesung lirih sembari meremas dada kiri miliknya.
Flashback ON
"Aku dengar dari Leeteuk hyung kau baru saja menyanyi Sungie. Apa itu benar?"tanya Kyuhyun diseberang telepon.
"Iya, tapi hanya satu lagu. Aku tak sanggup lebih dari itu."jawab Yesung dengan pandangan tetap tertuju pada sebuah bingkai foto Kyuhyun dalam genggamannya.
"Eeehh,,, kau pasti sangat cantik dengan balutan gaun. Dan sedikit make up tentunya."ucap Kyuhyun lagi.
"Kau terlalu membuatnya tinggi Kyunnie,"ucap Yesung meski tidak dapat dipungkiri jika kini dia sedang merona.
"Oh iya, Sungie,, apa kau mengenal Touch?"tanya Kyuhyun pada Yesung.
"Apa itu? Apa itu semacam game Starcraft milikmu?"tanya Yesung.
"Bukan, itu game dance asal Chinese. Aku ingin memainkannya."ucap Kyuhyun.
"Oh,, mainkan saja Kyu,"ucap Yesung menanggapi ucapan Kyuhyun.
'Dan mungkin waktuku bersamamu akan berkurang lagi,'
Batin Yesung tersenyum miris.
"Baiklah aku harus meeting dulu."ucap Kyuhyun sembari menutup teleponnya.
"Ya,, selamat meeting Kyu.."ucap Yesung meski dia tahu Kyuhyun tidak akan mendengarkannya.
Waktu telah berlalu begitu cepat, banyak persoalan yang terjadi saat ini didalam kehidupan Yesung. Cafe yang didirikannya dengan sang adik sedang dilanda masalah, begitu juga dengan tesis yang sedang dijalankannya. Itu semua membuat Yesung harus mengerang frustasi ditambah dengan penyakit Kyuhyun yang menghilang kambuh lagi.
Dua minggu sudah Kyuhyun tanpa kabar, membuat Yesung harus bersikap tenang meski dia ingin sekali mendatangi Kyuhyun yang sekarang ternyata sudah berada di Chinese. Dari apa yang dikatakan sang kakak kesayangan Kyuhyun, Cho Ahra, Kyuhyun sudah berada di Chinese sekarang. Yesung membuka kembali laptopnya dan membuka lagi akun sosial media yang mempertemukannya dengan Kyuhyun.
Senyuman itu kembali mengembang, meski tidak dapat dipungkiri jika airmata juga mendominasi perasaannya. Kenangan yang membawanya kembali terbang dimasa lalu, membawa sejuta kenangannya dengan Kyuhyun. Mengingatkannya kembali tentang apa yang selama ini Yesung perjuangkan. Dengan segera Yesung menutup akunnya dan membuka sebuah server game Touch dan membuat character dirinya dan mulai bermain.
'Mungkin, Kyuhyun sedang bermain dan mengabaikanku'
Batin Yesung menyuarakan spekulasinya dengan getir.
Yesung yang keasikan main game lucu itu selalu mengkonfrim apapun yang diminta oleh server. Apapun tanpa terkecuali itu untuk menjadi pasangan dance. Yesung tertawa kecil, menyadari game itu ternyata mampu membuatnya mengalihkan spekulasi negativ tentang Kyuhyun. Sampai akhirnya peristiwa menyedihkan itu terjadi.
Kyuhyun menelepon disaat Yesung sedang bermain dengan dunianya.
"Yeoboseyo Kyu,"ucap Yesung yang telah me-nonaktif-kan suara dari game itu.
"Itu Char digame Touch? Kau sudah membuat Char di Touch? Kenapa gak bilang?"cercah Kyuhyun tanpa henti.
"Iya, aku sudah membuat ID disana. Ku pikir kau sudah membuatnya."ucap Yesung tenang.
"Tentu saja belum, aku masih membuat laporan. Itu game seperti apa Sungie?"tanya Kyuhyun lagi.
"Kau pernah mengenal IMVU Kyu? Kau juga pernah mengenal Ayodance?"tanya Yesung lagi.
"Iya Aku tahu,"Ucap Kyuhyun.
"Kurasa, itu percampuran keduanya. Kau bisa berpasangan dengan Char lain. Dan juga kau bisa seorang bayi."ucap Yesung.
"Berarti harus menikah dulu? Di Ayodance kalau ingin punya anak harus Wedding dulu."tanya Kyuhyun lagi.
"Tidak, tinggal Wishing dan bear kamu akan mendapatkan seorang bayi."ucap Yesung lagi.
"Kamu ini bikin penasaran. Buatkan aku ID."ucap Kyuhyun telak.
"Iya Kyu,, nanti malam aku buatkan."ucap Yesung meski dia tahu Kyuhyun menelepon waktu itu adalah dini hari.
"Aku tidur dulu ne, aku lelah."ucap Kyuhyun lagi.
"Iya Kyu,, Jaljayo."ucap Yesung.
Yesung menatap sendu smartphone miliknya, tidak peduli jika permainan yang dilakoninya kini sudah berulang kali kalah. Mengalihkan pandangan dari ponsel menuju sebuah bingkai foto yang ada dimeja samping laptopnya.
'Kau, bukanlah Cho Kyuhyun yang dulu menjadi milikku. Kau sudah berubah, kau adalah orang lain yang menyamar menjadi Kyuhyun. Semakin lama, aku sudah kehilanganmu Kyu. Sejak pertemuanmu dengan Seohyun waktu itu. Kau sudah berubah. Apa yang harus ku lakukan agar kau kembali menjadi sepenuhnya milikku seperti yang kau katakan.'
Batin Yesung mengerang sakit.
Setelah misi yang dilakukan Yesung selesai, Yesung langsung mengeluarkan id dan membuatkan sebuah id untuk Kyuhyun. Yesung sedikit menyunggingkan senyum meski Yesung tahu, apa yang akan terjadi mungkin lebih dari apa yang dibayangkannya. Yesung punya pasangan dance, hanya untuk misi digame itu. Apakah Kyuhyun akan menganggapnya lebih. Entahlah, Yesung hanya berharap Kyuhyun tahu, jika yang ditunggu menjadi pasangannya adalah Kyuhyun sendiri bukan orang lain.
Aku sudah membuatkan sebuat ID untukmu Kyu,,
Ckyuhyun pass Kyuhyun
Selamat malam, mimpi indah.
Yesungkim mail com
Keesokannya Kyuhyun menelepon dan bilang kalau dia sedang libur tiga hari. Dan kesempatan itulah yang membuatnya ingin bermain game. Namun kesalahan fatal, Yesung masih belum memutuskan pasangan dancenya. Dan akhirnya pertengkaran itu tak terelakkan setelah Kyuhyun tahu Yesung punya pasangan Dance.
"Join room milikku,"ucap Kyuhyun berkata dingin diteleponnya.
"N-ne."ucap Yesung merasa bersalah.
Setelah memutuskan pasangannya Yesung lalu masuk room milik Kyuhyun. Yang memang pada dasarnya Yesung masih sangat minim pengetahuan tentang game seperti itu dan menggunakan autoplay. Kyuhyun memilih lagu dengan beat paling tinggi dengan level paling tinggi. Saat Kyuhyun memainkan game tersebut Yesung hanya bisa menatap layar laptop yang ada dihadapannya. Jujur hati Yesung sama seperti Char yang sedang dimainkannya saat itu. Pecah berkeping – keping layaknya piring yang sudah terjatuh dilantai.
"Aku Off, silakan bermain dengan couplemu."ucap Kyuhyun menggores luka.
"Aku sudah force dengan dia Kyu. Aku bermain dengannya hanya untuk misi."ucap Yesung parau.
"Kalau hanya untuk misi kenapa harus dilock? Kalau mau mojok silakan. Aku tidak peduli."ucap Kyuhyun lagi penuh amarah.
"Bukan aku yang membuatnya Kyu, dia invite ya aku join."ucap Yesung mencoba untuk meluruskan.
"Bukankah aku bilang, aku tidak peduli? Silakan bermain, aku mau tidur."ucap Kyuhyun langsung menutup teleponnya.
"Selamat malam, dan mimpi indah. Uri Kyuhyun."ucap Yesung sembari menurunkan ponselnya dan menghapus airmata yang mulai menetes.
Semenjak kejadian itu, Kyuhyun kembali mendiamkan Yesung. Tidak jarang Yesung harus menelan rasa sakitnya sendiri. Dalam otak Yesung, Kyuhyun miliknya yang dulu telah pergi. Bukankah Kyuhyun adalah sosok dambaan wanita manapun? Jadi tidak akan mungkin dia kekurangan hanya untuk seorang yeoja seperti dia.
Yesung hanya bisa bermain tanpa henti selama tiga sampai empa hari. Dan itu membuatnya harus kembali bertandang kerumah sakit. Lihatlah dampak yang dibuat Kyuhyun pada Yesung, jangan tanyakan mengapa, tanyakan bagaimana caranya dia bertahan. Yesung kini mampu mengukir senyum, senyum ceria kepura-puraannya. Baginya tidak apa, sebelum kata – kata itu keluar dia masih bisa bertahan bukan?
Mungkin memang sudah suratan jika mereka harus mengalami pengalaman pahit tersebut. Yesung yang masih bermain game itu dan menunggu kapan Kyuhyun akan bermain. Yesung kembali dengan kebiasaannya dengan menerima pasangan dari server. Seperti Yesung sudah tidak tahu apa yang harus dilakukannya pada Kyuhyun ketika hanya mendiamkannya tanpa mengatakan apa yang diinginkannya. Dia bingung dengan sikap Kyuhyun yang mudah sekali berubah.
"Kau masih bermain? Lalu apa makna kata kata yang kau buat dengan couple milikmu itu?"tanya Kyuhyun tanpa basa – basi.
"Aku menunggumu, kata – kata itu untukmu. Tidakkah kau mengerti?"tanya Yesung yang saat ini dalam perjalanan.
"Tapi kau menuliskannya untuk dia!"bentak Kyuhyun.
"Aku menunggumu,"ucap Yesung tidak mau kalah.
"Tapi kau tuliskan kata – kata itu untuk dia bukan untukku."ucap Kyuhyun meninggi.
"Apa aku harus menuliskan sebuah nama disana agar kau tahu aku menunggumu?"tanya Yesung lagi.
"Terserah lah. Lakukan sesukamu. You Free Now."ucap Kyuhyun telak.
"Mwo-mworago?"gumam Yesung.
"..."
"Baiklah jika itu maumu, selamat bersenang – senang dengan Seohyun disana. Aku pergi dulu. Selamat malam dan selamat tinggal."ucap Yesung sembari membuang ponsel miliknya kesungai didekat.
Yesung yang kini tengah menangis dan dalam kecepatan tinggi, tidak sadar jika didepannya ada sebuah sepeda motor. Jarak yang terlalu dekat, membuat Yesung harus membayar ganti rugi serta membayar perawatan orang yang ditabraknya. Senyum pahit masih bertengger di wajah Yesung.
'Bagaimana jika aku berlaku sama padamu, seperti sifatmu yang keras itu Kyu?'
Batin Yesung mengerang sakit.
Flashback Off
"Noona,,"panggil Jongjin sembari memeluk Yesung.
"Ne,, jinnie, waeyo?"tanya Yesung sembari mengusap airmatanya kasar.
"Hajiman. Yeophe isseo."ucap Jongjin yang kini tengah meneteskan airmatanya.
"Shireohae, aku harus pergi Jinnie. Tesisku sudah selesai. Dan pasportku sebentar lagi juga akan keluar."ucap Yesung sembari merasakan kehangatan pelukan Jongjin.
"Tapi kenapa harus Jepang noona?"tanya Jongjin lagi.
"Karena aku sudah membuat janji Jinnie. Noona harus pergi."ucap Yesung yang kini balik memeluk sang adik.
"Kenapa noona harus pergi sendiri."ucap Jongjin yang masih belum ingin sang kakak pergi.
"Karena aku ingin menikmati kesendirianku Jinnie. Jika kau mau id game touch. Pakailah miilikku, aku sudah tidak ingin membukanya."ucap Yesung sembari memeluk erat Jongjin.
"Aku tidak mau, itu punya noona. Nanti aku dikira hode lagi."ucap Jongjin tak pelak membuat Yesung tersenyum.
"Kau ini, kau bisa membuat char di server lain dengan char namja."ucap Yesung lagi.
"Gomawo noona."ucap Jongjin.
"Ne,, Cheonmaneyo."ucap Yesung lagi.
"Noona ingin aku mengantarkanmu ke cafe Leeteuk hyung?"tanya Jongjin.
"Jika kau tidak keberatan tentunya."ucap Yesung dengan senyum palsunya.
"Ayo kita berangkat, aku dengar noona sedang membuat sebuah lagu."ucap Jongjin.
"Nee,,"jawab Yesung yang kini tengah menuruni tangga.
"Aah,, kurasa itu tentang si nappeun namja."ucap Jongjin lirih.
"Mworago?"tanya Yesung yang tidak begitu menengar ucapan Jongjin.
"Anhi.,, Eobseo.."ucap Jongjin lalu menarik Yesung agar masuk kedalam mobil.
Perjalanan dari rumah Yesung ke cafe milik Leeteuk cukup memakan waktu, faktor penyebabnya adalah hujan. Selama perjalanan Yesung hanya melamun menatap hujan yang mengguyur mobilnya. Membuka semua memorinya dengan Kyuhyun lagi dan lagi. Kalau boleh jujur Yesung ingin menghapus semuanya tentang Kyuhyun. Tapi sepertinya tuhan masih ingin menyiksanya dengan tetap membuat ingatan tentang Kyuhyun bersemayam diotaknya.
Kini Yesung dan Jongjin sudah tiba di cafe milik Leeteuk, mereka disabut dengan baik oleh Leeteuk dan Ryeowook. Meski pandangan Ryeowook tidak dapat dipungkiri jika dia tidak rela jika noonanya akan pergi dan menetap di Jepang untuk selamanya.
"Ku harap kau sudah memutuskannya dengan matang Sungie."ucap Leeteuk menatap Yesung.
"Iya oppa, aku sudah memikirkannya dengan matang. Besok lusa aku akan berangkat ke Jepang. Jadi ku pikir ini adalah salam perpisahanku untuk kalian semua."ucap Yesung yang tersenyum manis –red:pura-pura-.
"Baiklah, aku harap kau tidak melupakan kami disini."ucap Leeteuk.
"Tentu saja tidak oppa."ucap Yesung yang lagi lagi tersenyum menyembunyikan luka yang dimilikinya.
"Baiklah, karena ini adalah sebuah perpisahan maka aku akan mengantarkanmu ke panggung."ucap Leeteuk.
"Gomawo oppa."ucap Yesung.
Nama Yesung telah dipanggil, namun Yesung memasuki panggung tidaklah sendiri. Dia bersama dengan Leeteuk dan Ryeowook. Yesung tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh kedua orang bersaudara itu padanya.
"Selamat malam dan berjumpa lagi dengan saya."ucap Leeteuk.
"Selamat malam."ucap para pelanggan setianya.
"Kami ucapkan terima kasih untuk para pelanggan setia cafe saya. Dikesempatan malam ini, kami ucapkan banyak terima kasih untuk Yesungie yang sudah membuatkan lirik lagu untuk adik saya tercinta."ucap leeteuk.
"Oppa~,"ucap Yesung sedikit merona.
"Kami ucapkan Gamsahamnida,, Aku pikir ini bukan salam perpisahan,, karena aku tak ingin mengucapkan perpisahan disini. Aku yakin kau akan kembali suatu saat nanti. Aku hanya akan mengucapkan selamat jalan dan baik – baik disana. Kami pasti akan merindukanmu."ucap Leeteuk membuat Yesung harus berusaha keras mencegah airmatanya mengalir.
"..."
"Singer terbaik kami, Kim Yesung, akan melanjutkan study ke Jepang dan akan menetap disana. Dengan begitu kami rasa kami akan sangat merindukan kehadiranmu disini noona."ucap Ryeowook.
"Nado bogosipheo."ucap Yesung lirih sembari memeluk Ryeowook dan Leeteuk.
"Kalian sukses membuat make up ku berantakan."ucap Yesung sembari meneteskan airmatanya.
"Baiklah, sekarang saatnya perform."ucap Jongjin dari belakang panggung membuat Yesung harus bisa menguasai perasaannya.
" Yesung Kim – Bitter-sweet "
"Mungkin aku hanya bayangan, sehingga jika ketika kau butuh kau bisa menghampiriku."ucap Yesung menutup mata.
"Namun, aku bukanlah bayangan yang hidup. Tapi aku sebuah roh yang memiliki raga. Dan aku punya hati."
"Darimana awal yang kau buat, dari situ banyak sekali lubang jika aku bisa melihatnya lebih teliti."
"Aku tahu, aku memang bodoh. Tapi aku punya perasaan yang menyadarkan aku bahwa aku sedang terluka."
"Dan rasa terluka itu membuatku sadar jika aku masih bisa hidup"
"Meski aku tahu jika hidup tanpa adanya hadirmu yang mengubah duniaku akan terasa sulit."
"Tapi aku memahami satu hal, Aku harus tetap berjalan dan membuat mimpi yang aku gantungkan padamu akan menjadi kenyataan."ucap Yesung membuka matanya dan setetes airmata mengalir dipipinya.
"Karena aku tidak sendiri, tuhan, keluarga, dan teman – temanku masih ada disini mendukungku."ucap Yesung menatap luru kedepan dengan senyuman terindahnya.
달콤 죽이 가만히 깨물면 쓰디쓴 그 말 그만해
Dal kom han ne geu mal nal ju gi neun ne geu mal ga man hi ggae mul myeon sseu di sseun geu mal geu man hae
미워하지 못해 사랑하지도 못해 결국 도망쳐버린단 그 말 제발 그만 그만해
Mi wo ha ji mot hae sa rang ha ji do mot hae gyeol guk do mang chyeo beo rin dan geu mal je bal geu man geu man hae
Kata – kata manis yang kau ungkapankan padaku, kata – katamu yang mampu membunuhku, kata – kata yang pahit ketika aku menggigitnya perlahan. Aku tidak dapat membenci maupun mencintaimu lagi. Dimana kau hanya bisa melarikan diri dari semua masalah ini dan bergelut dengan egomu. Ku mohon, hentikanlah,, hentikan,,
삼킬 수 없었던 말, 그토록 뜨겁고 독했던 네 그 말
Sam kil su eop seot deon mal, geu to rok ddeu geop go dok haet deon ne geu mal
그 잔인한 입술, 남은 내 미련마저 차갑게 자르고 가니
Geu ja nin han ip sul, na meun nae mi ryeon ma jeo cha gap ge ja reu go ga ni
온 가슴 얼어붙은 내 곁엔 사라지는 것 들 뿐이야
On ga seum eo reo bu teun nae gyeo ten sa ra ji neun geot deul bbu ni ya
차라리 우리 처음부터 아무 것도 아니었다면
Cha ra ri u ri cheo eum bu teo a mu geot do a ni eot da myeon
Kata – kata yang tidak dapat kau tarik kembali. Kata – katamu yang begitu jahat membakar emosi. Bibir yang manis namun kejam, apa kau akan pergi dengan memotong pembicaraan tanpa perasaan? Bahkan dengan sisa – sisa persaan yang aku miliki. Hanya satu hal yang terpisah dari sisimu, hatiku yang kini mulai membeku. Lebih baik kita tidak ada hubungan apapun dari awal, dari pada akhirnya menyakiti.
돌아가, 네가 있던 자리로
Do ra ga, ne ga it deon ja ri ro
네가 날 모르던 더 옛날로
Ne ga nal mo reu deon deo yen nal lo
다시는 이런 사랑 하지말자
Da shi neun i reon sa rang ha ji mal ja
Kembalilah, ditempat kau berada dan nikmati hidupmu. Sama seperti dulu saat kau tak mengenalku, saat aku tidak pernah mengenal siapa dirimu.
Pertunjukan malam itu adalah malam terakhir Yesung berada di Korea. Yesung tidak berfikir untuk kembali lagi. Yesung memilih untuk pergi meninggalkan semua yang dimilikinya dinegara itu. Ponsel yang berada didasar Sungai Han akan menjadi saksi kisah cinta singkatnya. Pecahan kaca bingkai sebuah foto akan menjasi saksi bisu luka dihatinya. Biarkan saja semuanya menjadi kenangan, karena mungkin semua itu akan menjadi sebuah cerita yang akan tetap ada didalam hati kecilnya dan para pembaca ceritanya.
Luka yang akan tetap bersenyam dan tidak akan pernah diunggahnya lagi dipermukaan. Tidak ada lagi kata cinta bagi Yesung, semuanya palsu. Seperti barang imitasi yang harus dibuang. Jika memang harus, Yesung rela melakukan terapi hipnotis untuk melupakan semuanya. Tapi Yesung tidak sebodoh dan senekat itu, meski akan terasa sakit. Lebih baik dia menghormati apa yang tuhan berikan untuknya.
Disini kini Yesung berada bersama orang – orang yang dia sayang. Adik tercintanya, orang tuanya, dan juga leeteuk dan Ryeowook. Mereka semua mengantarkan Yesung yang kan pergi ke Fukouka. Tidak ada kata perpisahan, karena Yesung tidak ingin mengucapkannya. Ditempat yang membuatnya bahagia dan menangis pilu, Yesung mengukirkan senyuman. Disaat pesawat take off, Yesung berdoa dengan hatinya.
"I just wish I knew the TrutH behind the lies. And be happy with another me, Cho Kyuhyun."
~ END ~
Fanfic ini tidak akan update lagi, tidak akan ada chapter selanjutnya. Tidak akan ada apapun setelah ini. Maaf jika endingnya mengecewakan, karena aku membuat cerita ini sembilan puluh lima persennya real kisah ku. Dan aku juga sudah mengganti judul ceritanya. Maka dari itu.. aku sudah tidak bisa meneruskan lagi kisah ini lebih dari apa yang aku bisa.
Sekali lagi aku minta maaf, aku gak bisa review. Jangan meminta yang lebih dari ini,, kalau boleh jujur, aku sedang hancur disini,, jadi,, sampai jumpa lagi...
Kemarin ada yang bertanya kenapa sisi Kyuhyun tidak ada. Karena sisi Kyuhyun bukan buatan otakku,, sisi Yesung adalah otak dan hatiku.. *digampar*
Terima kasih sudah menorehkan catatan kaki,, *bungkuk*
Sekali lagi terima kasih yang sudah review.
