Author : Sakurai Yuichii
Cast : Tsurugi Kyousuke & Gouenji Yuumi
Disclaimer : Tokoh disini bukan milik saya tapi ada beberapa karekter ciptaan saya
Warning : GaJe, typo bertebaran alur gak jelas, de el el
DONT LIKE? DONT READ
PLEASE DONT BE A SILENT READERS
HAPPY READING
Kediaman keluarga Gouenji
Diruang Keluarga duduk seorang bintang sepakbola dunia yang terkenal dengan Fire Tornadonya yaitu Gouenji Shuuya. Gouenji yang sedang menikmati waktu santainya dirumah bersama kedua adik manisnya. Pekerjaan Gouenji di Asosiasi Sepakbola Internasional membuatnya sibuk dan jarang berada dirumah. Waktu santai Gouenji terganggu oleh suara bel kediamannya yang seperti sebuah istana.
" Yuuka, tolong kau buka pintu. Kurasa ada tamu" ujar Gouenji memanggil adik bungsunya Gouenji Yuuka
" Hai, Demon, memangnya kemana Nobu-san?" Ujar Yuuka menanyakan pelayan mereka
" Nobu kumintai tolong untuk membelikan beberapa barang disupermarket" jawab Gouenji
" Umm" tanggap Yuuka
" Cepatlah buka Yuuka, tamu kita menunggu" perintah Gouenji
" Hai" jawab Yuuka
Yuuka pun beranjak kepintu depan untuk membuka pintu.
" Ah, Kidou-nii, Haruna nee-chan." Seru Yuuka senang
" O hayou Yuuka" sapa Kidou dan Haruna
" Siapa yang datang Yuuka?" Tanya Gouenji yang kemudian datang menghampiri Yuuka
" ah, ternyata Kau Kidou, Haruna" ujar Gouenji
" O Hayou Gouenji-san" sapa Haruna
" Ohayou Haruna. Ayo kalian silahkan masuk" ujar Gouenji mempersilahkan tamunya untuk masuk
Mereka pun masuk dan langsung menuju Ruang Keluarga
" Kenapa tidak diruang tamu saja Kidou?" Tanya Gouenji
" Kau ini, aku bukan tamu. Aku adalah orang dalam" jawab Kidou
" Yuuka, tolong buatkan minum untuk Kidou dan Haruna" ujar Gouenji
" Hai Onii-chan" ujar Yuuka yang kemudian beranjak ke dapur
" Yuuka semakin manis saja yah" komentar Haruna
" Yah, kau benar. Dia sangat manis bukan?" Tanya Gouenji
" Beda sekali dengan nee-channya yang dingin, cuek dan menyebalkan itu. " ujar Kidou penuh dendam
" Nii-san, kau tidak usah menyimpan dendam begitu pada Yuumi" ujar Haruna
" Anak menyebalkan itu seenaknya saja mengerjaiku. Ngomong-ngomong dimana dia?" Tanya Kidou
" Jangan bandingkan aku dengan Yuuka, Kiyuuto-nii. Ada apa kau mencariku?" Tanya Yuumi yang sudah berdiri ditangga rumahnya lengkap dengan memegang sekaleng jus
" Yuumi, kemarilah" panggil Gouenji
" Kau, bocah. Jangan suka muncul tiba-tiba. Kau seperti Ayakashi" komentar Kidou sewot
" Hahahahaha, berarti aku adalah Ayakashi paling jenius yang pernah ada" jawab Yuumi sembari mengedipkan sebelah matanya
" Jangan bahas itu Yuumi. Nii-san masih kesal karena yang kemarin" Ujar Haruna
" Memangnya apa yang terjadi?" Tanya Gouenji bingung
" Seperti biasa, adikmu yang satu ini muncul diruang klub mengenakan jubah kesayangannya. Dia tidak menghiraukan pertanyaan kami semua. Dia hanya menjawab pendek dengan senyum mengejek menyebalkan miliknya" jelas Kidou
" Nii-san, aku sudah berbicara panjang lebar, tapi Kiyuuto-nii tidak mengenali suaraku. Dia termakan lelucon milikku" ujar Yuumi bangga
" Jadi kau kena jebakan Yuumi lagi Kidou?" Tanya Gouenji sedikit terkekeh
" Nii-san, kau harus melihat wajah Kiyuuto-nii saat kupermainkan, lalu saat dia kaget melihatku. Itu semua sangat lucu" Jelas Yuumi sedikit tertawa
" Aku berharap ada disitu untuk mengejekmu Kidou" ujar Gouenji
" Kalian berdua sama saja" ujar Kidou kesal
" Sudahlah Onii-chan, Nee-chan. Jangan menggoda Kidou-nii lagi" ujar Yuuka yang baru masuk dengan membawa sepiring daging kering *baca itu sebagai dendeng* dan jus lemon
" Yuuka, ternyata kau memang Guardianku. Saat aku digagnggu oleh para Majin ini kau datang menolongmu" ujar Kidou dengan tampang yang dibuat-buat
( Endou : kau menjijikkan dengan tampangmu yang seperti itu Kidou
Gouenji : Kau benar my Uke Kidou sangat menjijikkan kau baru sadar?
Endou : Jangan panggil aku my uke lagi. Aku bukan uke Bawang api sepertimu.
Kidou : Betul itu Endou. Gouenji, Endou sekarang adalah milikku.
Gouenji : tapi dia mengataimu menjijikkan Kidou
ENdou :Tapi Kidou lebih manis daripada kau bawang api sialan. *Gouenji sweatdrop*
Yuuka : kau harus sabar Onii-chan)
Yuuka yang dipuji hanya tersenyum
" Hey, Yuumi. Kau harus meniru sifat adikmu. Bersikaplah seperti seorang perempuan yang wajar" komentar Kidou sambil memakan dendeng yang dibawa oleh Yuuka
" Terserah apa katamu Kiyuuto-nii" balas Yuumi
" Nee-chan, jangan hanya bersandar disitu turunlah kemari" ujar Yuumi
" Hah, baiklah. Aku mau membuang kaleng kosong ini dulu" ujar Yuuka yang kemudian beranjak turun dari tangga menuju tempat sampah didapurnya
Ketika melewati kulkas, Yuumi memiliki ide yang bagus untuk mengerjai Kidou
" Oy, Yuuka. Kau lihat dendeng yang kuletakkan di kulkas?" Tanya Yuumi
" Dendeng itu kuambil tadi lalu kuhangatkan. Ini dendeng itu" jawab Yuuka menunjuk dendeng yang sedang dimakan lahap oleh Kidou
" Ada apa dengan dendengnya Yuumi?" Tanya Haruna
" Iie, Kiyuuto-nii kau menyukainya?" Tanya Yuumi
" Ya, ini sangat enak" jawab Kidou
Yuumi memasang Evil smirk miliknya. Gouenji yang cukup jenius menyadari lelucon Yuumi
" Kau tau Kiyuuto-nii aku tidak akan memanggilmu sebagai Penguin lovers" ujar Yuumi
" KEnapa?" Tanya Kidou
" Karena dendeng yang kau makan itu adalah dendeng penguin dari daerah Hokkaido. Enak bukan?" Tanya Yuumi
Pertanyaan Yuumi membuat senyum Gouenji semakin lebar. Sementara Kidou? Matanya mendesak keluar dari google yang dia kenakan
" Kau serius Yuumi?" Tanya Kidou
" Tentu saja" jawab Yuumi enteng
Seketika Kidou berdiri untuk memuntahkan makanannya. Namun ditahan oleh Gouenji
" Tidak Kidou. Yuumi hanya mengerjaimu. Itu dendeng rusa, aku sendiri yang membelinya" jelas Gouenji
" Benarkah itu?" Tanya Kidou
Tawa Yuumi seketika pecah memenuhi ruangan tersebut
" Nii-san, kau lihat wajahnya tadi? Yang diruang klub juga seperti itu" ujar Yuumi
" Kau benar Yuumi. Kidou kau harus melihat wajahmu tadi. Itu sangat lucu" ujar Gouenji sambil menahan tawa
" Dasar kalian berdua" umpat Kidou kesal
Haruna dan Yuuka kemudian saling pandang dan tersenyum melihat tingkah kakak mereka masing-masing.
Keesokan harinya
" Ohayou Yuumi-san" sapa Yuura ketika Yuumi mendudukkan dirinya dibangku
" Ohayou Yuura-san" balas Yuumi datar
" Datar seperti biasa nee? kau membuatku gemas Yuumi-san" ujar Yuura
Yuura membelalakkan matanya melihat siapa yang akan melintasi tempatnya berdiri, Tsurugi Kyousuke
" Yuumi-san, Ice Prince" ujar Yuura
" Apa yang kau bilang?" Tanya Yuumi
" Lihat dia" ujar Yuura yang kemudian menunjuk tsurugi yang akan melintasinya
" Oh" tanggap Yuumi
Tsurugi yang melewati meja Yuumi hanya memasang smirknya karena melihat Yuura yang tergila-gila pdanya ( Author : Narsis amat lu Tsurugi
Tsurugi :Urusan gue. Lanjutin aja ceritanya goblok!
Author : #$%&! $#%)
Tapi begitu melihat Yuumi yang cuek bahkan membuang muka kearah jendela membuat Tsurugi sedikit kesal
" Sial. Dia mengabaikan ketampananku" batin Tsurugi *Tsurugi narsis amat sih*
Begitu Tsurugi duduk ditempatnya, Yuura menghampiri Yuumi
" Yuumi, kenapa kau membuang muka tadi, tidakkah kau lihat keindahan yang terpancar dari wajahnya?" Tanyu dia a Yuura heboh
" Cih, apanya yang keindahan? Wajah pucat aneh begitu dibilang indah. Apa-apaan coba?" ujar Yuumi datar
" Nanii?! Dia mengataiku pucat aneh? Cari masalah nih anak baru" batin Tsurugi
" Hahh, Yuumi dia sangat tampan" ujar Yuura
" Terserah kau sajalah. Menurutku dia sama sekali tidak tampan dia hanyalah striker berwajah pucat dengan rambut berekor yang ANEH" ujar Yuumi dengan penekanan dikata aneh
" Lebih baik kau duduk Yuura, sebentar lagi sensei akan masuk" tambah Yuumi
Yuurapun kembali ketempatnya karena tidak mau kena hukuman dari Reize Sensei
( Endou : Reize? Reize jadi guru? Serius nih?
Reize : iya gue guru, ada masalah?
Endou : Wah, author gila nih. Masa gurunya alien semua, kacau nih Raimon)
Beberapa menit kemudian Saru ketua kelas 1-B masuk kekelas
" minna, hari ini pelajaran ditiadakan karena para sensei sedang rapat besar dan hari ini ada pertandingan sepak bola antara Raimon dan Tengawara
Berita dari Surga ini segera disambut dengan tangis haru para sisiwa (i) *lebay*
Yuumi dan Yuura sedang berjalan berdua dikoridor kelas 1 karena kelas kosong jadi mereka memutuskan untuk pergi kekantin.
" Yuumi sebentar akan ada pertandingan sepak bola. Sayang sekali pelaksanaannya di stadion Transission, bukan disini. Jadi aku tidak bisa nonton" keluh Yuura
" Hmmm" keluhan Yuura hanya ditanggapi oleh deheman singkat Yuumi
Tiba-tiba suasana menjadi heboh.
" Kenapa sih mereka suka sekali ribut?" gerutu Yuumi kesal
" Tsurugi-kun, aishiteru" teriak seorang siswi
" Cih, haruskah aku mendengar teriakan gila itu setiap hari?" Tanya Yuumi pada dirinya sendiri
Jangan Tanya penyebab Yuumi berbicara sendiri. Yuura sedang sibuk memandangi Ice Princenya
" Dia menuju kemari" ujar Yuura
" Mau apa dia kearah aku dan Yuura?" batin Yuumi
" Kau, Yuumi. Ikut aku keruang klub sekarang. Ada rapat strategi ini perintah pelatih 2 jam lagi akan ada pertandingan" perintah Tsurugi
" Cih, padahal aku ingin makan dan tidur dikelas." Ujar Yuumi
" Ayo cepat. Kalau kau terlambat kau akan dihukum" ujar Tsurugi yang kemudian berjalan mendahului Yuumi
" Haaah… Yuura kau duluan saja. Aku harus pergi.Jaa " ujar Yuumi yang kemudian berlari menyusul Tsurugi
" Siapa dia? Berani sekali berjalan disamping My Prince" gerutu seorang siswi
"Cih, apa maksud mereka. Lagipula siapa juga yang mau jalan bersama Navy gila ini" ujar Yuumi pelan
Tsurugi yang mendengarnya kemudian berkomentar
" Kau tidak tahu sedang bersama siapa nona. Aku adalah orang terkenal disini" ujar Tsurugi dengan PD-nya
" Cih, kau terlalu narsis Tuan" balas Yuumi mengejek
Setibanya diruang klub para anggota Raimon sudah ada mereka hanya tinggal menunggu Endou dan Kidou saja
" Tsurugi, kenapa kau bisa datang bersama Yuumi?" Tanya Tenma
" Tentu saja bodoh. Kami satu kelas" jawab Tsurugi
Tenma yang dikatai bodoh hanya menggembungkan pipinya. Beberapa menit kemudian Kidou masuk kedalam ruang klub dan menyuruh semua anggota untuk duduk. Yuumi duduk dibangku belakang bersebrangan dengan Tsurugi
" Baik, hari ini Pelatih Endou sedang ada urusan jadi dia tidak bisa hadir" ujar Kidou
( Kazemaru : Paling juga dia kencan sama Gouenji, karena Gouenjikan libur
Author : Kau tau saja anak angin, mereka sedang bermesraan tuh di Raimon Tower
Gouenji : Lo berdua kenapa sih? Sibuk banget deh. Lanjutin aja ceritanya sono)
" Seperti yang kalian ketahui, 2 jam lagi kita akan mengadakan pertandingan persahabatan dengan Tengawara Gakuen. Kudengar mereka sudah mengalami peningkatan pesat setelah bertanding dengan kita sebelumnya. Mereka memiiki pertahan besar yang belum pernah bisa ditembus tim manapun, Shinewall." Jelas Kidou
" Apa ini seperti pertahanan Senbayama 10 tahun lalu?" Tanya Haruna
" Ya, ini seperti Infinite Wall Senbayama. Tapi ini berlipat-lipat kuatnya" jawab Kidou
" Pelatih, bagaimana cara kerjanya?" Tanya Shindou
" Cara kerjanya adalah dengan menumpuk 5 Defense didepan gawang yang melingkup area penalty." Jawab Kidou
" Aku tidak mengerti pelatih" celetuk Hayami
" Untuk lebih jelasnya kalian akan melihat pertandingan antara Tengawara dan Mannouzaka berikut" ujar Kidou
Merekapun menyaksikan video yang diputar oleh Kidou. Semua mengamati dengan cermat kecuali Yuumi dan Tsurugi yang berada dikursi belakang. Mereka berdua hanya duduk tenang menutup mata sembari melipat tangan mereka didada.*cuek amat*
" kalian sudah lihat? Saat ada pemain yang mendekati area penalty, para Defense berkumpul dan menyatukan kekuatan untuk menutup celah diantara mereka. Satu-satunya cara melewati adalah dengan melompat dan masuk dari atas, tapi seperti yang sudah disaksikan mereka mengikuti gerak kalian dengan cepat dan langsung merebut bola" jelas Kidou setelah tayangannya selesai
" Jadi bagaimana cara untuk mengatasi teknik ini?" Tanya Nishiki
" Itu dia tujuan dari rapat ini. Kita akan mencari cara untuk mematahkan Shine Wall" jawab Kidou
Semuanya terdiam untuk berpikir. Tidak lama kemudian Hikaru berbicara.
" Hey, kita punya 2 orang striker jenius disini,kenapa tidak Tanya mereka saja?" ujar Hikaru senang
" Kau benar Hikaru, kenapa tidak terpikirkan" tanggap Amagi
Merekapun sontak berbalik melihat Tsurugi dan Yuumi dibelakang. Alhasil, mereka langsung sweatdrop melihat pose kedua striker tersebut. Duduk melipat tangan dan menutup mata tidak perduli dengan wajah datar dan dingin.
" Jangan Tanya aku, aku juga tidak tahu" ujar Tsurugi yang sadar bahwa mereka mengharapkannya
Pupus sudah harapan mereka karena pengakuan jujur Tsurugi
" Yuumi tidak memberikan tanggapannya. Berarti dia setuju dengan Tsurugi" ujar Kariya
" Tidak. Itu tidak benar" ujar Shindou dan Kirino *kompak nie..*
" Apa maksudmu Shindou, dia hanya diam saja berarti dia juga tidak tahu" ujar Kurama
" Tidak kurasa kalian salah" ujar Kirino
" Haah, anak bandel ini" desah Kidou
" Nii-san kau harus sabar menghadapi Yuumi" hibur Haruna
" Maksudnya apa Pelatih?" Tanya Tenma
" Yuumi bukannya tidak tahu tapi…" ucapan Kirino tidak dia selesaikan
" Tapi apa Kirino-senpai?" Tanya Shinsuke
" YUUMI! SIAPA YANG MENGIJINKANMU UNTUK TIDUR DISINI APALAGI DITENGAH RAPAT SEPERTI INI? DASAR ANAK BANDEL! BANGUN SEKARANG" Teriak Kidou
" Eh, dia tidur?"Tanya anggota Raimon Eleven minus Shindou dan Kirino yang sudah tahu bahwa Yuumi tertidur
" Yuumi kalau sudah mengantuk dan bosan akan tertidur walau dalam keadaan duduk" jelas Haruna
" Sudah kuduga. Dia bukannya tidak tahu. Tapi hebat sekali bisa tidur dengan nyenyak disini" batik Tsurugi
( Author : aku aja dikelas tidur kok, biasa aja tuh
Yuumi : diem lu author, ganggu mimpi gue aja balik kecerita gih)
" Yuumi! Bangun sekarang atau kuseret kau kemari!" teriak Kidou lagi
" Haaahh.. Pelatih Kidou, untuk apa kau berteriak seperti itu, mengganggu tidurku saja" ujar Yuumi yang sudah kembali dari alam mimpinya
" Yuumi, kau tidak bisa tidur dalam keadaan seperti ini" nasihat Shindou
" Tapi, kau tahu kan ini jam tidurku apalagi harusnya aku ada dikelas agar tidur dengan tenang" bela Yuumi
" Sekarang cepat beritahu aku apa solusi untuk Shine Wall" ujar Kidou
" Mana kutahu" jawab Yuumi cuek
" Tuh kan dia nggak tahu" ujar Tenma
" Yuumi, aku tahu kau mendengar penjelasanku tadi" ujar Kidou
" Cih, kenapa harus aku sih? Menerobosnya sangat mudah, kenapa tidak Tanya Shindou atau si Navy Gila yang katanya Jenius ini" ujar Yuumi yang kemudian melirik sinis ke Tsurugi yang ada disebelahnya
" Mudah katanya?" Batin seluruh Raimon Eleven
" kalau sudah tepecahkan aku tidak akan repot-repot membangunkan putri tidur sepertimu" ujar Kidou
" Kami sudah berdiskusi dari tadi tapi tidak ada yang tahu bahkan Shindou dan Tsurugi" ujar Kirino
" hah? Jadi kalian tidak bisa memecahkannya? Bahkan si Navy Gila ini?" Tanya Yuumi sembari menunjuk Tsurugi
" Siapa yang kau maksud Navy Gila, bocah?" Tanya Tsurugi sinis
" Menurutmu siapa di Raimon yang memiliki rambut Navy dengan ekor menjuntai keatas, Hah?" Tanya Yuumi tidak kalah sinis
" Cih" Decih Tsurugi
" Sudahlah. Yuumi cepat jelaskan" perintah Kidou
" Bukannya kau sudah tahu Pelatih, kenapa tidak kau saja?" Tanya Yuumi
" Aku tidak begitu paham. Bukan berarti aku tidak tahu. Kurasa kau yang mengerti detailnya" jawab Kidou
" Haaahh… aku malas sekali menjelaskannya" ujar Yuumi
Yuumi kemudian menarik nafas dalam-dalam
( Kinako : Jangan dikeluarin
Yuumi: Ntar gue mati dong. Kinako : Biarin aja lo mati aja gih sana
Fey : Supaya Kyoumi hancur digantiin sma KyouKi, apa aku benar?
Kinako : Kau tahu saja Fey. Dengan hilangnya Yuumi kandidat satu-satunya adalah aku
Author : Kau melupakanku kucing kuning. KyouIchii masih ada kali
Kariya : Diam! Kalian tdk harus memperebutkanku
Kinako, Yuumi dan Author : PD banget lu nelayan Gagal! *Kariya ditendang kembali kelaut untuk menangkap ikan paus dengan Hunter's Net kebanggaannya*)
" Baiklah, Shine Wall menumpuk 5 Defense didepan kotak penalty dan berkumpul dan menyatukan kekuatan untuk menutup celah diantara mereka. Satu-satunya cara adalah lewat udara, benar?" Tanya Yuumi
" Ya" jawab yang lain
" Tapi, saat kau melakukan itu apa yang menjadi reaksi mereka?" Tanya Yuumi lagi
" mereka akan mengikuti gerak kita dengan cepat dan langsung merebut bola" gumam Tsurugi
" Kau sudah mulai paham bukan?" Tanya Yuumi
" Ya" jawab Tsurugi singkat
"Hebat sekali mereka berdua, apalagi Yuumi" batin Raimon Eleven
" Karena kau sudah paham apa maksudku silahkan lanjutkan, aku lelah" ujar Yuumi kemudian melanjutkan tidurnya * dia gak tidur beneran yah*
" Seperti yang dibilang oleh Yuumi, menerobosnya sangat mudah. Kita hanya tinggal menarik perhatian mereka. Saat mereka mengikuti gerakan kita keatas, pengalih itu harus mengoper kebawah dimana akan ada pemain lain yang akan menerobos Shine Wall dan mencetak gol, mudah bukan?" jelas Tsurugi
" Wah, kenapa kita tidak sadar tentang itu?" ujar Shinsuke
" Aku sudah tahu mengenai itu. Aku tahu kalian akan menanyakan penyebabnya utnuk itulah kuminta Yuumi menjawab" ujar Kidou
" Jadi, kenapa kita tidak sadar tentang hal itu?" Tanya Shindou
" Kenapa Tsurugi?" Tanya Tenma
" Untuk yang itu aku tidak tahu" jawab Tsurugi
" Pada akhirnya kau harus menjawabnya, bocah" ujar Tsurugi mengejek
" Cih, kalian bagaimana sih sudah sampai disini belum mengerti juga. Kalian tidak menyadarinya karena terpaku pada kecepatan Defense yang mengudara, sehingga kalian hanya akan focus pada hal yang terjadi diudara. Kalian melupakan celah yang terbuka. Ini hanya lelucon, aku cukup kaget kalian tidak bisa memecahkannya" Jelas Yuumi yang diiringi senyum diakhir penjelasannya
" Jadi kunci memecahkannya bagaimana?" Tanya Kirino
" Sudah sampai disini kalian masih belum bisa menjawabnya?" Tanya Yuumi
" Aku tidak akan menjwabnya. Aku lelah, Hey Navy Gila cepat beritahu mereka, bukankah kau jenius? Aku akan mencabut gelar Jenius darimu jika kau masih belum bisa memecahkannya." Ujar Yuumi
" Kunci untuk melakukannya adalah kita membutuhkan 2 orang pemain yang satu memiliki lompatan yang tinggi agar celah bagi pemain lain lebih lebar, dan yang satu lagi memiliki kekuatan tendangan yang hebat tapi tidak membutuhkan wilayah yang luas, begitukan?" ujar Tsurugi yang diakhiri pertanyaan untuk Yuumi
" Ya, kau benar Navy Gila. Sisanya kuserahkan pada kalian. Aku tidak tahu potensi kalian karena aku baru bergabung" ujar Yuumi
" Kalau untuk yang melompat sudah pasti Shinsuke, tapi untuk penendang dalam jarak dekat belum ada yang bisa bukan?" Tanya Kirino
" Ya benar, semua tendangan hissatsu kita membutuhkan area yang luas" ujar Shindou
" Kalian ini bagaimana sih, Hissatsu bukan pilihan satu-satunya. Kalian cukup menendang dengan keras, mudahkan. Apalagi kipernya bukan seorang pengguna Kenshin" jelas Yuumi
" Bagaimana kau bisa memutuskan hal itu? Bisa saja kan mereka sudah berkembang, bukannya tidak mungkin pengguna Kenshin Tengawara bertambah, bukan hanya Si Hayabusa tengik itu" ujar Tsurugi
" Ya iyalah Yuumi tahu. Orang pengendali SEED dan semua pemain dunia datanya ada sama kakaknya yang pimpinan Asosiasi Sepakbola Internasional" batin Kidou, Haruna, Shindou dan Kirino yang sudah mengenal Gouenji Shuuya dengan baik
" Ups, keceplosan. Merekakan nggak tahu tentang Nii-san. Baka" rutuk Yuumi
" Bagaimana kau tahu Yuumi?" Tanya Shinsuke
" Karena aku memberitahunya" ujar seorang pria yang seumuran dengan Kidou dengan mata onyx tajam dan rambut bawang white bone yang memasuki ruang klub yang tak lain adalah Gouenji Shuuya yang datang bersama adik manisnya dengan rambut yang diikat twintail, Gouenji Yuuka
" Gouenji-san, Yuuka!" pekik Haruna dan Kidou
" Gouenji-san!" pekik Raimon Eleven minus Yuumi yang sedang menggerutu dalam hati
" Yak, kenapa Nii-san dan Yuuka bisa kemari. Hancur sudah penyamaranku" rutuk Yuumi dalam hati
" Apa kabar semua ini aku, Gouenji dan ini adik bungsuku Yuuka" ujar Gouenji
" Apa yang membawa anda kemari Gouenji-san?" Tanya Tsurugi, si Tsundere satu ini sih pasti senang karena idolanya nongol
" Aku hanya ingin datang saja. Karena adik manisku bermain" jawab Gouenji
" Adik? Maksudnya Yuuka-chan?" Tanya Tenma
" Oey, bocah! Kenapa lu pundung gitu?" Tanya Tsurugi yang sadar akan ekspresi Yuumi yang berubah *Ya iyalah Tsurugi sadar, Yuumi'kan disampingnya*
" Ah, Iie Daijoboudesu" jawab Yuumi yang kemudian menatap sadis Gouenji
" Kenapa Yuumi menatap seperti itu kearah Yuumi? Hmmm, kalau dipikir-pikir mata Yuumi juga onyx seperti Gouenji-san. Tapi Yuumi lebih besar. Eh, ukuran mata Yuumi dan Yuuka sama tapi ketajaman mata Yuumi seperti Gouenji-san, sifat Yuumi juga mirip dengan Gouenji-san. Yuumi seperti hasil penggabungan Gouenji-san dan Yuuka. Jangan-jangan…" Batin Tsurugi. Tsundere satu ini sudah mulai sadar
" Apa Yuuka akan ikut bermain? Aku tidak tahu kalau Yuuka bergabung" Tanya Hikaru
" Aku tidak begitu mahir sepakbola, fisikku lemah. Yang bermain kakakku" jawab Yuuka diiringi senyum yang mengambang diwajah manisnya
Mendengar jawaban Yuuka, Yuumi hanya menggeram kesal dalam hati.
" Jadi untuk apa anda kemari? Bukankah Yuuka tidak bermain" Tanya Tenma
" Memang bukan Yuuka yang bermain. Gouenji kesini untuk mendukung…" Kidou menggantung kalimatnya untuk membuat penasaran anak didiknya
" Aku kemari untuk mendukung adik keduaku yang manis" Jawab Gouenji sambil tersenyum dan melirik Yuumi
" Kukutuk Kau Nii-san bawang api!" batin Yuumi mulai mengeluarkan sumpah serapahnya untuk sang Tornado Api
" Apanya yang manis dari adik keduamu Gouenji" protes Kidou
" Hahahaha, aku tahu kau dendam padanya." Ujar Gouenji
" Jangan membuat mereka penasaran Gouenji-san." Ujar Shindou tersenyum
" Kau tahu Kapten?" Tanya Kariya yang dijawab anggukan Shindou
" Baiklah aku akan menjawab. Aku kemari untuk mendukung adikku tersayang." Ujar Gouenji yang kemudian menoleh kearah Yuumi
" Ganbatte nee imou-chan. Kau harus berhasil karena kau adikku, Yuumi" lanjut Gouenji
" Eh? Yuumi?!" teriak Raimon Eleven minus Shindou dan Kirino dan pastinya Yuumi yang kemarahannya sudah diubun-ubun
" Benar dugaanku" gumam Tsurugi
" Jadi Yuumi adik Gouenji-san?" Tanya Tenma
" Hai, dia nee-chanku dan imouto-sannya Gouenji-nii" ujar Yuuka
" Kapten kau tahu hal ini?"Tanya Hikaru
" Yan tentu saja. Aku sepupu Yuumi" jawab Shindou
" Berarti kau juga Kirino?" Tanya Hamano
" Tentu saja aku 'kan coretistricoret Shindou" jawab Kirino
Cukup. Yuumi sudah tidak tahan lagi.
" Nii-san kukutuk benar kau! Dasar Bawang api bodoh!" omel Yuumi
" Kau apa-apaan sih. Datang kemari tiba-tiba dan seenaknya membongkar penyamaranku. Apa kau tidak tahu bagaiman perjuanganku membujuk Guru Alien Hiroto untuk tidak membocorkan nama keluargaku, hah?!" amarah Yuumi meledak
" Gouenji-san kau sudah membuat jiwa monster Yuumi bangkit" ujar Shindou
" Ahahaha, Gomen Yuumi. Tapi walau aku tidak bilang disini mereka tetap akan tahu karena public sudah mendengar tentang kepulangan adik Gouenji Shuuya" jawab Gouenji
" Nee-chan, kau harus sabar. Kau tak bisa menyamar karena public mengenal namamu sebagai adik Nii-san" ujar Yuuka
" Kau benar Yuuka. Mereka pasti mengenaliku" ujar Yuumi yang sudah mulai tenang
" kenapa kau menyembunyikannya Yuumi?" Tanya Kurama
" Karena dia tidak mau mendapat teman yang hanya memanfaatkannya untuk mendekati Gouenji-san dan dia tidak mau menjadi perantara bagi fans kakaknya, apa aku benar Gouenji Yuumi?" Tanya Tsurugi mengejek
" Diam kau, Navy Gila. Aku tidak butuh ejekanmu" ujar Yuumi
" Nee-chan, aku juga membawakan jubahmu. Kau mau memakainya-kan? Tadi tertinggal dimeja makan saat sarapan" ujar Yuuka
" Ah, iya aku melupakannya. Arigatou Yuuka" ujar Yuumi
" kau tidak ingin menucapkan terima kasih padaku juga?" Tanya Gouenji sewot
" Haahh, Gomenasai. Arigatou Nii-sanku sayang" ujar Yuumi dengan nada yang dibuat-buat
Gouenjipun tersenyum mendengarnya, senyumnya kalau dilihat dengan baik penuh penderitaan
" Nii-sanku tersayang SI BAWANG API GILA YANG MENJADI SEME SI EMARU YANG SELINGKUH SAMA KIYUUTO" teriak Yuumi sebal
Seluruh Raimon sweatdrop dan cengo sesaat, sebelum Shindou berbicara.
" Jadi, siapa yang akan menjadi penendang?" Tanya Shindou kembali ketopik awal
" Tsurugi. Tendangannya kuat walau tanpa Hissatsu" ujar Tenma
( Author : ni anak kok semangat banget yah promosiin Princenya aku *pletak*
Tenma : enak aja ngaku-ngaku. Iya dong dia kan semenya aku, walau kadang-kadang jadi uke sih. Kayak yang di Galaxy itu lho, sebelum kekacauan di Faram Obius
Tsurugi : Diem lu domba angin. Jangan bongkar aib
Author :Oh, yang katanya Tsurugi sampai nggak bisa bangun sehariankan?
Tenma : bener tuh Thor. Disitu Tsurugi kawaii banget jadi uke.
Author : Walau awalnya Tsurugi nolak padahal akhirnya dia juga yang paling semangatkan?
Tenma : iya, padahal awalnya gue yang maksa, hehehehe
Tsurugi : Readers lanjut baca aja yah, nggak usah peduliin di dua ibu-ibu rempong)
" Tidak, aku tidak bisa. Mereka akan menahan tendanganku. Mereka sudah berlatih keras selama ini. Death Sword milikku mungkin bisa mereka tahan" ujar Tsurugi
" Kurama-senpai. Kau pasti bisa" ujar Tenma lagi
" Tendanganku tidak sekuat Tsurugi. Jadi pasti ditahan juga" ujar Kurama
" Yuumi, kau bisa menggunakan tendanganmu, tendanganmu kuat bukan? Tanpa hissatsu teknik kau bisa menendangnya. Tendangan biasamu hampir menyamai Fortissimo milikku bukan?" usul Shindou
" Apa tendangan Yuumi sekuat itu?" Tanya Kurama
" Ya, tendangan Yuumi sangat kuat walau dia perempuan" jawab Kirino
" Nee-chan, kau bisa menggunakan tendangan hissatsumu Fire Spin bukan? Itu tidak membutuhkan area yang luas" usul Yuuka
" Itu benar" teriak Gouenji, Kidou, Shindou, Kirino dan Haruna yang sudah melihat kekuatan tendangan milik Yuumi
" Hah, kau punya tendangan Hissatsu?" Tanya Hayami
" Tentu saja aku punya." Jawab Yuumi sedikit kesal
" Bahkan Nee-chan punya lebih dari 3 tendangan Hissatsu, 4 teknik mengambil bola lawan dan 2 teknik bertahan" jelas Yuuka sambil menejentik-jentikkan jarinya menghitung semua jumlah teknik Hissatsunya
Sugoi. Itu yang ada di benak Raimon Eleven
" Jadi sudah diputuskan yang akan melakukannya adalah Shinsuke dan Yuumi" tegas Kidou
" Aku belum mengiyakan. Lagipula mereka sudah mengantisipasi hal ini dengan Shine Power, cahaya yang terpantul akan membuat tendangan tidak terkendali" ujar Yuumi
" Kau tidak punya alasan untuk menolak. Lagipula itu adalah salah satu alasan kami membawa jubahmu kemari, agar kau bisa mengenakan tudungnya nanti" jelas Gouenji
" Haah, aku memang tidak punya pilihan lain. Jadi aku harus menggunakan apa? Tendangan biasa atau Fire Spin?" Tanya Yuumi yang pada akhirnya pasrah
" Pertama kau gunakan tendangan biasa, jika tidak berhasil gunakan Fire Spin dikedua kalinya, jika bisa gunakan Fire spin pada angka selanjutnya" jelas Kidou
" Yosh, kita sudah dapat. Sekarang kita berangkat kita masih punya 30 menit sebelum pertandingan dimulai. Stadion dekat dari sini jadi kurang lebih 15 menit kedepan kita sudah disana" ujar Haruna
" Baik, ayo berangkat. " ujar Shindou
" Hai" jawab Yang lain
Merekapun berangkat ke stadion untuk bertanding.
TBC
Auhor : ini dia chapter 2. Ini aku selesaikan didetik-detik menjelang akhir hayat si Laptop
Kazemaru : Wah beruntung banget lu author bisa kacau klu tuh Laptop mati dluan
Tsurugi : Gue mau protes. Apa-apaan lu thor, maen bongkar aib gue
Author : Hahahaha, Gomen Gi, abis si Domba angin yang mulai duluan
Tenma : Koq aku sih? Aku cuman bicara tentang fakta yang ada
Tsurugi : tapi nggak harus tentang aib gue juga kali
Tenma : Itu bukan aib kamu Gi. Itu adalah cerita jalinan kasih kita berdua * Lope"*
Tsurugi : Jalinan kasih palalu botak! Enak aja lu. Dasar mesum
Auhor : Bener tuh. Dasar Matsukaze Tenma Si Domba angin mesum
Tsurugi : Loe juga sama Author. Lagian ngapain lu ngatain gue Tsundere
Author : Daripada Tsunderugi.
Tenma : atau Tsundel Bolong
Karena kemarahan Tsurugi, kedua makhluk nista ini disumpel pake jubah Lancelot
Lancelot: Jubah gue kemana? Perasaan tadi ada deh
Tsurugi : Pinjem dulu gue mau nyumpel nih makhluk nista
Lancelot : Ya udah, sedetik 100 Ribu yah
Tsurugi : mata duitan banget lu. Gratis aja yah*Tsurugi menggunakan Puppy Eyes no Jutsu*
Kazemaru : Ya iyalah Kenshinnya mata duitan. Tuannya aja sama bahkan lebih parah. Udah mata duitan tukang cari gratisan lagi. Jangan ditiru yah minna. Sampai jumpa dichapter berikutnya.. Jaa
Author: Woy, kita bacain balasan review dulu
Kazemaru : Ah, aku lupa. Oke kita bacain review dulu, Shindou tolong yah
Shindou : Hai. Yang pertama untuk Kagayaku Hoshina Waah, arigataou Gozaimasu. Aku gak nyangka bakal ada yang bilang fict GaJe Yui keren #ditabok. Iya ini udah dilanjut kok. Makasih atas semangatnya (?)
Author : Shindou somvlak #difortissimo
Kazemaru : Yang selanjutnya buat Namikawa Yuura untuk yang ini, Yui yang akan membalas reviewnya. Untuk semuanya dimohon menjauh sedikit
Author mode EVIL : ON
Author : Hoi, Yuura. OC SIALAN LU APA-APAAN ITU HAH? PERCAYA DIRI SEKALI LU. PERSAAN LU MASIH TERDAFTAR SEBAGAI OC GUE JADI LU GAK USAH BANYAK BACOT GUE MUTILASI JUGA LU.
Author mode EVIL : OFF
Kazemaru : Oke Yui udah selesai mengamuk. buat Namikawa Yuura jangan diambil hati yah, Yui cuma becanda
Author : Si Yuura aneh. disini sok marah sama gue. nah disekolah lain lagi. gimana sih lu
Tsurugi : Udah tutup buruan gue mau tidur
Author : Gue banting juga lu
Shindou : Kelamaan lu semua. Oke minna-san arigatou for reading
All : REVIEW PLEASE and JAA NE
Gouenji : Maaf mengganggu aku cuman mau bilang sama Kazemaru. Oey anak angin lu dicariin sma si Hirotong yang sok modis. Katanya Lu janji mau…
Kazemaru : Diem Lu bawang api. Jangan bongkar aib gue
Gouenji : Ah, Gomen. Gue pikir lu sendiri doang disini
Kazemaru : Diem lu. Udah gue mau pergi sama Hiroto
Gouenji : Bukannya lu manggilnya ayang Totong yah?
Kazemaru : Woy bawang api jangan bongkar aib dong lo
Kazemaru pun menelan Gouenji kedalah pusaran tornado *angin yah, bukan api*
REVIEW PLEASE
