A/N : Minna, ini gak sempat di edit. Ini udah dari dulu ada, Cuma aku lupa publish. Dan ini masih gaya penulisan yui yang dulu, yang masih semrawutan. Maklumin yah jika ini terlalu marry sue..
CHAPTER EMPAT
-oOo-
" Pertandingan babak kedua akan segera dimulai. Saya Kakuma Ayumu akan menggantikan ayah saya yang terkena kanker tenggorokan" ujar Ayumu
( Hikaru : Kanker tenggorokan? Emang ada yah?
Author : Ada dong. Inikan dunia imajinasi Saya. Ada masalah?
Yuumi : syukur deh. Abis si Oushu banyak banget bacotnya, yah gitu deh)
" WOW?! SaatTengawara memasukkan pemain baru, Raimon justru mengeluarkan kartu As mereka. Nekat sekali mereka menarik keluar Yuumi" ujar Ayumu histeris
( Yuumi : Teryata anak sama bapak sama aja yah *Pemanasan buat kasih bogem*
Authror : Sama-sama banyak ngomong * bantuin ngirim bogem mentah*)
#Bench
" Yuumi, jantungmu sudah tidak apa-apa?" Tanya Haruna
" Hai, aku sudah tidak apa-apa lagi sekarang" jawab Yuumi
" Yuumi, sudah berapa kali kukatakan kau harus menyadari kekurangan yang kau miliki" tegur Kidou
Yuumi hanya mendengus kesal.
" Yuumi, berhentilah menganggap orang lain remeh. Dan jangan berlaku sok jagoan. Kau memang sangat berbakat. Tapi tetap saja kau memiliki kekurangan, bahkan itu bisa membuat impianmu hancur" ujar Kidou serius
" Aku tau. Aku sadar apa yang kulakukan. Semua itu aku lakukan agar mereka termotivasi. Aku bukannya bermaksud menempatkan diriku diposisi yang terbaik. Yang didengar public aku adalah pemain yang dikabarkan paling jenius. Tapi mereka sama sekali tidak tau beban apa yang dibebankan dipundakku" jelas Yuumi seraya tertunduk
" AKu mengerti perasaanmu, Yuumi" ujar Haruna
" Kiyuuto-nii adalah playmaker paling jenius di Inazuma Japan. Jadi mereka seharusnya tidak percaya aku melampauimu, aku.. aku hanya ingin menghibur diriku sendiri" ujar Yuumi dengan mata berkaca-kaca
" Aku tau kau memiliki keinginan untuk bisa terus berlari dilapangan dan menjadi lebih kuat dari siapapun. Aku tau kau bahkan bersedia mati ditengah lapangan sekalipun. Tapi kau harus memikirkan bagaimana perasaan orang-orang yang kehilangan kau. Bagiku, Haruna dan Gouenji kau adalah adik kecil kami yang manis sekalipun sikapmu yang seperti ini. Jadi kumohon jangan memaksakan dirimu lagi" ujar Kidou kemudian mendekap Yuumi
" Aku tau sampai kapanpun aku tak akan bisa melampauimu, Kiyuuto-nii. Aku hanya bisa mengharapkannya. Setidaknya aku ingin bisa melampaui kejeniusanmu walau dalam mimpiku" ujar Yuumi
" Kau memiliki tendangan yang kuat, Yuumi. Kau pasti bisa melawan semua kekurangn yang ada pada dirimu" ujar Haruna seraya tersenyum.
" Arigatou Kiyuuto-nii, Haruna-nee" ujar Yuumi seraya tersenyum
#Lapangan
" Tsurugi, ternyata kau masih bermain di Raimon" ujar Hakuryuu pemain baru Tengawara yang katanya TERHEBAT
" Oh, jadi yang dimaksud JiMi itu kau kuncup" ujar Tsurugi
" Jangan memanggil aku yang TERHEBAT ini dengan kuncup. Lihat saja aku yang TERHEBAT ini akan mengalahkanmu dengan kekuatanku yang TERHEBAT karena akulah yang TERHEBAT" ujar Hakuryuu promosi
" Bisakah kau mengurangi porsi kata TERHEBAT dari dalam dialogmu?" Tanya Tsurugi
" Sudah. Hakuryuu kau kemari bukan untuk reuni dengan Tsurugi" ujar Ichiban
" Haaah… baiklah. Aku yang TERHEBAT akan mengalahkanmu karena akulah yang TERHEBAT. Hakuryuu si TERHEBAT" ujar Hakuryuu masih promosi
Melihat hal ini Tsurugi hanya memutar matanya bosan.
" Kedua tim telah bersiap." Ujar Ayumu
Priiit.. peluit tanda babak kedua dimulai sudah berbunyi
" Baiklah. Inilah babak kedua yang dimulai kick off dari Tengawara" ujar Ayumu
" Bola ada di kaki Ichiban, dia menyerang kearah Kurama" ujar Ayumu
Ichiban menyerang Kurama. Kurama mencoba untuk menghentikannya. Namun dia malah diterbangkan.
" Kurama diterbangkan. Ini adalah permainan yang keras" ujar Ayumu Histeris
" Kami tidak akan sungkan lagi." Ujar Hayabusa menyerang
Tengawara mulai menyerang.
" Hayabusa berhadapan dengan kipper, Sangoku"ujar Ayumu
"Choujin Falco!" seru Hayabusa memanggil Kenshinnya
" Apa? Kenshin?" ujar Sangoku tak percaya
" Rasakan ini, Falco Wing" seru Hayabusa meneriakkan nama Hissatsu shootnya
" Burning Catch!" Sangoku berusaha menahan bola dengan hissatsunya, namun bola terlalu keras baginya dia terpental kejaring gawang
" GOAL! Tengawara melalui tendangan Kenshin Hayabusa mencetak gol pertamanya" ujar Ayumu sarkatis
" Permainan dilanjutkan" ujar Ayumu yang mulai tenang
Satu persatu pemain Raimon berguguran. Mereka tergolek lemah di lapangan
" Apa ini? Pemain Raimon berguguran terhadap permainan keras Tengawara" ujar Ayumu nggak percaya
( Tenma : aku aja nggak percaya, kok aku bisa gugur gitu
Shindou : aku juga. Kok bisa yah?
Nishiki : nih Author gila kali. Apa-apaan kita baru main udah gugur
Author : Diem lu makhluk purba. Ini cerita gue. Terserah gue dong
Nishiki : apa-apaan lu ngatain gue makhluk purba. Elu tuh kali
Author : Enak aja lu. Emang lu makhluk purba. Udah punah, minggat sono)
" Apa hanya segini kekuatan Raimon? Kenapa kalian bisa kesulitan menghadapi mereka?" Tanya Hakuryuu
" Kami hanya belum menggunakan kekuatan kami. Yang tadi hanya pemanasan" ujar Ichiban
" Haaahh… Mereka sudah tidak bisa bermain" ujar Hayabusa
" Hey, Tsurugi. Bukannya kau kuat? Mana kekuatanmu" Tanya Ichiban mengejek
" Kau punya Kenshin'kan? Mana dia keluarkan" tantang Hakuryuu
" Hanya segini kemampuanmu? Memalukan" ujar Hayabusa
" Cih, kalau bukan karena kemauan JiMi aku sudah musnahkan mereka." Batin Tsurugi
' Jangan sampai mengeluarkan seluruh kekuatanmu. Dan jangan keluarkan Lancelot atau kubunuh kau' itu yang Yuumi katakan pada si Navy hair ini
" Hey, bukankah mereka punya striker yang katanya jenius? Mana dia? Takut?" Tanya Hakuryuu meremehkan
" Gouenji Yuumi. Dia adik Gouenji Shuuya" ujar Ichiban
" Oh, jadi dia. Aku ingin tahu kenapa dia tidak bermain" ujar Hakuryuu
" Ada apa Yuumi. Kenapa kau tidak bermain?" batin Ichiban yang kemudian melirik Yuumi yang masih duduk tenang dikursi cadangan
" Jadi kenapa Yuumi tidak bermain, Tsurugi?" Tanya Hakuryuu
" Itu urusannya" jawab Tsurugi yang masih belum bisa bangkit
Yuumi's condition
" Yuumi" panggil Kidou
" Haaah.. sudah waktunya yah. Baiklah" ujar Yuumi yang kemudian bangkit dari duduknya
" Nishizono. Lakukan pemanasan kau akan mengganti posisi Sangoku." Ujar Kidou
" Hai" jawab Jelmaan Pikachu ini
" It's Show time" batin Yuumi menunjukan Smirknya
" Raimon akhirnya menurunkan Yuumi. Tapi apa yang akan dilakukannya? Raimon sudah tertinggal jauh" ujar Ayumu
" Ah, jadi kau akhirnya turun" ujar Hakuryuu
" Aku pikir kau takut dengan kami" ujar Saiji
" Untuk apa takut dengan pemain lemah seperti kalian? Menyedihkan" ujar Yuumi
" Heh? Kau jangan sombong yah. Memangnya apa yang bisa kau lakukan. Hanya menambahkan kau dan kiper amatir itu tidak akan membuat perubahan" ujar Hayabusa
" Kau tidak bisa apa-apa. Raimon sudah tertinggal 4-2. Mustahil bisa mengejar angka itu dengan seorang diri" ujar Ichiban
" Benarkah? Bagaimana kalau kutunjukan?" Tanya Yuumi dengan smirknya
" Kau tidak bisa bermain hanya dengan 2 orang. Minimal 3 orang untuk bermain" ujar Wasit *ini aturan buatannya Yui :D*
" Haah.. baiklah. Aku mengerti" ujar Yuumi
" Jadi dimana pemain ketigamu?" Tanya Ichiban
" Hey Navy. Kau bangun sekarang. Pertunjukan akan dimulai, sampai kapan kau akan acting tidur seperti itu, aktingmu menjijikan. Kyou, bangun sekarang" ujar Yuumi pada Tsurugi
" Haaah… akhirnya. Kau tahu rencana pertunjukanmu sudah menghancurkan imageku" ujar Tsurugi yang mulai bangkit
" Apa maksudnya ini?"Tanya Hakuryuu kaget
" Jangan katakan kau benar-benar berfikir aku akan rubuh dengan mudah" cemooh Tsurugi
" Apa? Jadi yang tadi itu Cuma acting?" Tanya Hayabusa histeris *lebai
" Waah.. Kyou. Mereka benar-benar meremehkanmu" ujar Yuumi mengejek
" Simpan ejekanmu, Jimi.. kau yang membuatku seperti ini" ujar Tsurugi sewot
" Hahahahaha… Gomen. Jadi kita mulai?" Tanya Yuumi dengan smirknya
" Oke,kita mulai" balas Tsurugi juga dengan smirkny
" Permainan dilanjutkan. Dengan berbekalkan 2 striker dan 1 kiper Raimon mencoba menyerang balik" ujar Ayumu
Permainan dimulai dengan kick off dari Raimon
" Tsurugi maju menggiring bola, namun dia dihadang oleh Hakuryuu" ujar Ayumu
" Kau tidak akan maju lagi, Tsurugi" ujar Hakuryuu
" Benarkah? Yang tadi Cuma acting" jawab Tsurugi
Tsurugi kemudian berkelit untuk menghindari Hakuryuu
" Tsurugi berhasil melewati Hakuryuu dengan gerakan yang indah" ujar Ayumu
" Jimi!" teriak Tsurugi sembari mengirim umpan pada Yuumi yang berada dikotak penalty
" Kita bertemu lagi." Ujar Yuumi
" Guardian Shoot" seru Yuumi seraya menembakkan hissatsu shootnya
" Shoot Breakdown" seru Kiper Tengawara berusaha menghentikan bola
Namun tendangan Yuumi terlampau kuat. Tendangannya menembus gawang Tengawara
" GOAL! Yuumi membuat gol dengan hissatsu shootnya Guardian Shoot" ujar Ayumu
" Apa? Bagaimana bisa?" Tanya Hayabusa tidak percaya
" Kalian lupa, dia pemegang kendali SEED bukan? Jadi itu sudah biasa" ujar Tsurugi
Yuumi berjalan kembali memasang tangannya lalu disambut tangan melakukan high five untuk gol barusan.
" Bagaimana bisa? Kalian tidak akan menang" ujar Ichiban
" Benarkah?" Tanya Yuumi mengejek, dia kemudian menoleh kebelakang
" Shindou, Tenma kalian masih bisa bermainkan?" Tanya Yuumi
" Tentu saja. Kau menyuruh kami menyimpan tenaga ternyata buat ini yah" ujar Shindou
" Jadi, kalian sengaja? Ini semua scenario?!" Tanya Hakuryuu tidak percaya
" Kau pikir mudah merubuhkan kami?" Tanya Tenma
" Cih, dasar" umpat Saiji kesal
" Mengejutkan, satu-persatu pemain Raimon pulih. Ternyata ini hanya rencana mereka. Luar biasa" seru Ayumu sarkatis
" Kita mulai pertunjukannya" ujar Yuumi
" It's Show time" seru Yuumi dan Tsurugi diiringi smirk masing-masing
Raimon pun mulai melancarkan serangan balik. Pergerakan mereka mulai berubah karena semangat yang membara.
" Pergerakan mereka berubah" ujar Saiji
" Omong kosong semua itu" ujar Hayabusa yang kemudian berlari merebut bola dari Hayami dengan kasar
" Hayabusa merebut bola. Namun itu permainan yang kasar. Dia kini berhadapan satu lawan 1 dengan kiper Raimon, Nishizono Shisuke" ujar Ayumu histeris
" Choujin Falco!" teriak Hayabusa memanggil kenshinnya
" Goseishin Titanias" teriak Shinsuke juga memanggil Kenshinnya
" Terima ini… Falco Wing" teriak Hayabusa menyerukan nama Hissatsu shootnya
" Majin The Hand" teriak Shinsuke tidak mau kalah
"Ini duel kenshin sesama kenshin" teriak Ayumu sarkatis
" Duel ini dimenangkan oleh Shinsuke. Bola berhasil digagalkan" ujar Ayumu
" Kapten!" teriak Shinsuke memberi bola pada Shindou
" Minna, serangan balik" teriak Shindou
" Yossh!" jawab yang lain
Shindoupun menggiring bola maju, kemudian mengoper kepada Tenma
" Kau!"teriak Hayabusa yang mencoba menghadang Tenma
" Soyokaze step" seru Tenma menyebutkan nama Hissatsunya
" Matsukaze melewati Hayabusa dengan hissatsunya Soyokaze step" ujar Ayumu
" Tsurugi!" seru Tenma sereya mengoper kepada Tsurugi
Operan yang melambung itu dipotong oleh Hayabusa
" Hayabusa mencuri bola yang masih mengudara. Dia kini dihadang oleh Yuumi" seru Ayumu sarkatis
" Omong kosong dengan semua itu" ujar Hayabusa
" Choujin Falco" teriak Hayabusa memanggil Kenshinnya
" Oh tidak, Hayabusa memanggil kenshinnya untuk menyerang Yuumi" ujar Ayumu
" Kau mau apa sekarang?" Tanya Hayabusa sinis
Tsurugi dan Shindou panic dan hendak membantu Yuumi dengan Kenshin mereka. Namun posisi mereka dijaga ketat oleh Hakuryuu dan Ichiban
" Aku tahu kalian pengguna kenshin yang hebat" ujar Ichiban
" Kami dan aku yang TERHEBAT tidak akan membiarkan kalian menolong Yuumi" tambah Hakuryuu
" Haah… aku pikir tidak perlu menggunakannya. Tapi kurasa kali ini harus" ujar Yuumi
" Apa maksudnya?" batin semua pemain
" Terbangkan dia!" seru Hayabusa menyerang Yuumi
" Chie no Megami : Athena!" teriak Yuumi memanggil kenshinnya
Hayabusa terpental karena pukulan Kenshin Yuumi yang kuat atau bisa disebut dia terpental karena kaget.
" Luar biasa. Ternyata Yuumi bisa memanggil Kenshin." seru Ayumu sarkatis
Yuumi kemudian melompat keudara. Dia melepas tendangannya dari jarak yang cukup jauh dari kotak penalty
" Tendangan jarak jauh!" ujar Ayumu tidak percaya
" Guardian Fury" teriak Yuumi seraya menembakan hissatsu shootnya
Tsurugi yang sudah melepaskan diri dari Hakuryuu berlari menyusul bola
" Apa yang akan dilakukan Tsurugi?" Tanya Ayumu histeris
" Kensei Lancelot" seru Tsurugi memanggil kenshinnya
" Jimi, aku dapat. Lost Angel" seru Tsurugi ketika mendapatkan bola Yuumi
" Itu bukan tendangan langsung" ujar Shindou
Tendangan luar biasa itu erhasil mengoyak jala
" Shoot chain! Perpaduan antara Guardian Fury Yuumi dan Lost Angel milik Tsurugi berhasil merubah kedudukan. Skor imbang" ujar Ayumu terkejut
" Yosh satu angka lagi!" teriak Shindou
Raimon pun menyerang kembali Tengawara yang sudah kehilangan semangat
Dengan cepat bola sudah ada di Shindou.
" Fortissimo" seru Shindou menembakkan hissatsu shootnya
" GOAL! Goal terakhir Raimon disumbangkan oleh sang kapten, Shindou Takuto" seru Ayumu histeris
" Nice Shindou" puji Yuumi
Yang dipuji hanya tersenyum lembut
Priiiitttt.. peluit panjang tanda pertandingan selesai sudah dibunyikan
" Itulah akhir dari pertandingan ini. Raimon menang dengan dramatis dengan skor 5-4 dari Tengawara" ujar Ayumu
" Kalian menang lagi, Shindou-kun" ujar Ichiban tulus seraya mengulurkan tangannya
" Arigatou, Ichiban." balas Shindou seraya menyambut uluran tangan Ichiban
" Yosh! Minna… aku bangga dengan kalian" ujar Kidou
" Kenapa kau bisa memanggil Chie no Megami : Athena?" Tanya Tenma
" Dia memang Kenshinku" jawab Yuumi
" Sekarang kita kembali kesekolah" ujar Haruna
" Hai" jawab mereka
Mereka pun kembali kesekolah…
" Yuumi, tadi Gouenji bilang Yuuka akan kemari" ujar Kidou saat diruang klub
" Kenapa?" Tanya Yuumi
" Dia menyuruh kau dan Yuuka untuk tidur dirumah Shindou dulu, karena dia masih ada urusan. Nanti Yuuka yang akan membawa perlengkapan sekolahmu" lanjut Kidou
Yuumi hanya mangut-mangut. Tidak lama kemudian Yuuka datang sambil memegang sebuah tas
" Yuuka, kemarilah" panggil Kidou lembut
" Hai, Yuuto-nii" ujar Yuuka
" Waaahh.. ini adikmu Yuumi? Kawaii.. dia manis sekali jika dilihat sedekat ini" ujar Midori
Yuumi hanya mendengus kesal
" Seharusnya kau juga bertingkah manis nona Gouenji Yuumi" ejek Tsurugi
" Diam kau Kyou" ujar Yuumi kesal
" Kiyuuto-nii, kau seharusnya bersikap manis juga padaku" ujar Yuumi
" Tidak akan. Sebelum kau juga bersikap baik padaku" jawab Kidou
Yuumi hanya menggembungkan pipinya
" Dia imut juga. Cuma tingkahnya saja menyebalkan. Eh? Apa yang kupikirkan? Tidak, tidak" batin Tsurugi
Kemudian Endou masuk keruang klub
" Pelatih Endou" seru Hikaru
" Yosh minna, aku bangga dengan permainan kalian"ujar Endou
" Kau darimana Emaru, eh maksudku pelatih Endou" Tanya Yuumi
" Aku dari Hokkaido. Fubuki memanggilku kesana"jawab Endou
" Lho? Yuuka. Kenapa kau kemari?" Tanya Endou
" Dia dan Yuumi akan menginap dirumahku karena Gouenji-san sedang ada urusan" jawab Shindou
Mendengar kata Hokkaido, Yuumi menyeringai.
" Hey, Pelatih Endou. Kau dari Hokkaido bukan?" Tanya Yuumi
Yuuka yang sadar dengan apa yang akan terjadi hanya menghela nafas
" Nee-chan, jangan lagi" ujar Yuuka, namun Yuumi mengabaikannya
" Ya benar" jawab Endou
" Kau tidak membawakanku makanan khas darisana?" Tanya Yuumi
" Apa memangnya? Onigiri?" Tanya Endou
" Bukan, kalau Onigiri sih Yuuka bisa buat" jawab Yuumi
" Lalu apa?" Tanya Endou
" Hokkaido kan dingin.. kau tidak membawakanku DENDENG PENGUIN?" Tanya Yuumi dengan penekanan dikata 'dendeng penguin'
Bruk.. Kidou ambruk kelantai
" Pelatih Kidou" seru Raimon Eleven minus Shindou yang sudah pernah melihat adegan ini
" Hahahahahahahaha, seandainya nii-san ada" ujar Yuumi sambil berusaha mengendalikan tawanya
" Yuumi, sudahlah. Jangan menjaili Nii-san lagi" ujar Haruna
" Yuumi! Kubunuh kau" seru Kidou yang sudah bangun dari pink-sunnya seraya mengejar Yuumi
" Huwaa… Penguin Tua ngamuk… kabuurrr…" ujar Yuumi seraya berlari
" Minna, kalian abaikan saja mereka yah. Itu sudah biasa" ujar Yuuka
Raimon Eleven speechless melihat Pelatih yang selalu tenang ini ngamuk…
TBC
Author : Yosh! Minna, ini chapter terakhirnya, tapi bakal ada bonus chapter
Kazemaru : berhasil juga lu thor
Author : iya dong
Gouenji : Koq gue dikit amat sih partnya
Author : ini khusus anak muda bro
Endou : berarti Gouenji udah tua hahahaha
Auhtor : Elu juga goblok… Endou sweatdrop
Tenma : Thor,… Romance scene gue mna?
Author : Ntar gue bakalan bikin sequelnya koq.. ntar lu sama si Aoi
Tenma : Ogah ah. Gue maunya sama Tsurugi
Yuumi : Kyou sama gue goblok
Tenma : Nggak ikhlas gue
Author : peduli amat. Mau lu nggak ikhlas kek, lu ikhlas kek… nggak perduli gue
Tenma nangis sambil pundung dipojokan
Hiroto : Yoo.. semua apa kabar lu semua yang pada nggak modis
Kidou : Diem lu alien gaje
Author : Oey Hirotong tai yang sok modis. Gimana rambut loe? Udah diblow?
Hiroto : iya dongz… nih lihat rambut gue jadi berkilau… * Hiroto ngibas-ngibasin rmbut*
Author : Awas badai kutu…! All cast pasang perisai masing-masing
Hiroto : enak aja lu bilangin gue kutuan
Kazemaru : Udah deh.. lu berdua kalo ketemu pasti berantem.. akur napa sih
Hiroto : Ayang Ichinya aku… Author yang mulai duluan
Author : muke gile lu Hirotong. Elu duluan bego…ngapain lu disini coba
Hiroto : guekan bareng ayang Ichinya aku
Kazemaru : ini tempatt umum goblok
Author : Eh, Tong… temen gue nitip salam noh
Hiroto : yang bener? Siapa? Cakep nggak?
Author : cakep dong. Dia ini cewek asli bukan jejadian kayak si Kazemaru *Plak* cantik boo…
Hiroto : Boleh tuh.. ntar gue kencan ama dia kali aja cocok
Author : ya udah ntar gue smsin nomornya die
Hiroto : ya udah.. gue mau ganti model rambut lagi
Kazemaru : H-I-R-O-T-O kita ada urusan *berapi-api*
Hiroto : eh, ayang Ichinya aku masih disini? *panic*
Author : aku nggak ikutan.. minna, kita kabur yuk ninggalin 2 orang ini
All cast (-Hiroto dan kazemaru) : ayooo…
Gouenji : kita nggak boleh ganggu kencan orang
Kidou : mereka mau romantis-romantisan tuh
Hiroto : romantis apanya. Kencan palalu soek..
Kazemaru : sini lu alien gila. Gue blow rambut lu sama orang-orangnya sekalian
All cast plus author Cuma jawdrop ngelihat amukan si Anak angin yang biasanya tenang dan kalem bisa ngamuk juga… All cast juga pada cengo ngelihat aksi kejar-kejaran kedua sejoli ini
Akane : romantis banget *sambil motret adegan GaJe ini*
All cast tambah sweatdrop
Yuuka : sampai jumpa di chapter selanjutnya minna-san… Jaa…
REVIEW PLEASE
