Soccer Love
Yui : Sakurai Yuuichii
Cast : Tsurugi Kyousuke & Gouenji Yuumi
Other Cast : Raimon 11 and other
Genre : Romance (maybe), Comedy and other
Summary :
Tsurugi Kyousuke sang mantan Seed berharga yang dimiliki Fifth Sector yang sekarang menjadi Ace Striker Raimon yang terkenal di Raimon Gakuen sebagai Ice Prince karena sifat dinginnya yang cool ( Yui : pingsan pas nulis bagian ini *pletak* yui digampar readers) yang membuat semua siswi bahkan siswa Raimon tergila-gila padanya saking coolnya. Seorang Tsurugi sang Ace striker yang akan merasakan getaran-getaran halus cinta dan gelombang rindu yng memporak-porandakan pertahanan dinginnya ( Yui : Huwaaa… nggak tahan *Jduarr* yui dibom readers). Bagaimanakah kisah cinta seorang Tsurugi Kyousuke sang Ice Prince bersama murid baru Gouenji Yuumi siswi yang memiliki sifat yang persis seperti Tsurugi yakni dingin dan cool sang Ice Princess. Sejenius apakah Yuumi, sedingin apakah dia? Apa yang dimiliki seorang Gouenji Yuumi sehingga seorang Tsurugi Kyousuke tak bisa menahan getaran dan gelombang darinya?Bahagiakah kisah cinta Prince dan Ice Princess ini? Temukan disini…
P.S : Sama seperti sebelumnya ini masih banyak typo kurasa. Karena aku gak sempat nge-beta berhubung besok aku UAS,,
1-B classroom
" Yuumi… aku tidak tahu kau bergabung dengan Raimon Eleven." ujar Yuura
" Hmmmm… aku lupa memberitahumu." jawab Yuumi
" Kau enak sekali yah, bisa melihat Raimon Eleven bermain." ujar Yuura
" maksudmu?" Tanya Yuumi
" kau kan jadi Manager jadi kau bisa melihat mereka, enaknya…" ujar Yuura lagi
" Siapa bilang aku jadi manager?"Tanya Yuumi kesal
" Lho? Bukannya kau menjadi manager yah?" Tanya Yuura bingung
" Tentu saja tidak. Aku tidak menjadi manager." jawab Yuumi semakin kesal
" Mana ada perempuan jadi-jadian jadi manager." jawab Sosok yang baru muncul, Tsurugi Kyousuke
" A…a.. Ts..Tsurugi-kun." ujar Yuura kaget, karena sang idola muncul *prok..prok*
" Siapa yang kau maksud perempuan jadi-jadian, Kyou?" Tanya Yuumi sinis
" Siapa lagi. Perempuan yang masuk ruang klub dengan pakaian misterius." jawab Tsurugi mengejek
" Kyou.." panggil Yuumi pelan
" Hmmm?"
" AKU BUKAN CEWEK JEJADIAN. DAN LAGI INI MASIH PAGI SIMPAN EJEKANMU DASAR BUNTUT ANEH" seru Yuumi kesal
" Heh, SIAPA YANG KAU MAKSUD BUNTUT ANEH, BOCIL ES? HEH JIMI KAU MEMANG JEJADIAN TAHU!" balas Tsurugi sengit
" JANGAN PANGGIL AKU BONCIL ES. AKU SUDAH BESAR BAHKAN HAMPIR MENYAMAI TINGGIMU DASAR NAVY GILA!" ujar Yuumi sengit
Semua yang ada disitu cuma bisa cengo nglihat kedua Prince dan Princess Ice ini bertengkar.
" Haaah.. jadi apa maumu Kyou?" Tanya Yuumi yang sudah lebih tenang
" aku kemari untuk mengingatkanmu bahwa kita harus keruang klub setelah jam pelajaran berakhir." jawab Tsurugi
" aku sudah diberitahu hal itu oleh Shindou dan Kirino." jawab Yuumi
" Aku tahu. Aku disuruh memberitahumu karena Shindou pikir kau akan lupa dan malah tidur dikelas." balas Tsurugi mengejek
" Classic Boy itu, apa-apaan dia." batin Yuumi
" Eng, Yuumi. Kau tak apa?" Tanya Yuura
" Hmm, aku tidak apa." jawab Yuumi
" Oh iya, si jejadian ini bukan menjadi manager. Dia pemain Raimon Eleven. Dia striker sepertiku." ujar Tsurugi
Semua yang ada disitu shock berat
" Sugoi. Yuumi kau striker?!" Tanya Yuura kegirangan
" memangnya kenapa dengan itu?" Tanya Yuumi yang heran melihat respon Yuura
" Itu posisi luar biasa. Partnermu adalah Tsurugi Kyousuke!" ujar Yuura histeris
" Lalu?" Tanya Yuumi masih bingung
" Menurut mereka kau beruntung bisa menjadi partnerku." bisik Tsurugi yang kemudian berlalu
" Cih, apa hebatnya menjadi partner si Gila itu." ujar Yuumi kesal
" Waah.. semua orang ingin menjadi anggota klub elit seperti Sepakbola. Tapi tidak semua bisa bergabung." ujar Yuura
" Oh, tadinya aku tidak mau. Tapi dipaksa sampai diancam pula. Jadi yaah… mau nggak mau harus masuk." ujar Yuumi
" Waahh… kau pasti hebat sekali yah." ujar Yuura kagum
" Tidak juga. Sudahlah lebih baik kita duduk sekarang." ujar Yuumi yang kemudian mendudukkan diri dikursinya
Ding, Dong, Ding… bel tanda pelajaran Usai berbunyi
" Baik, kita akhiri pelajaran hari ini. Hati-hati dijalan ya minna-san." ujar Hiroto sensei pamit
" Hai, sensei." sahut yang lain
" Yuumi, ayo kita pulang bersama." ajak Yuura
" Gomen Yuura. Aku harus keruang klub." tolak Yuumi
" Ah, iya aku lupa. Kalau begitu aku duluan yah." ujar Yuura yang kemudian berlalu
" Ayo, kita keruang klub bersama. Kapten menyuruhku untuk pergi bersamamu. Dia takut kau akan kabur." ujar Tsurugi
" Cih, dasar memang dia pikir aku anak kecil. Awas kau Shindou." omel Yuumi
" Kau tidak usah menggerutu begitu. Berisik." komentar Tsurugi
" Haaah.. Oh iya. Aku mau ke loker dulu, menyimpan buku-buku ini." ujar Yuumi
" Aku juga mau ke loker" jawab Tsurugi yang kemudian berjalan duluan
SKIP
" Huwaa.. apa ini?!"teriak Yuumi histeris melihat tumpukan makanan dan surat di dalam lokernya
" Kau untuk apa sih teriak-teriak." ujar Tsurugi. Kebetulan Loker Tsurugi dan Yuumi berhadapan, jadi Tsurugi mendengar teriakan Yuumi
" Lihat ini, Kyou. Apa-apaan ini?" Tanya Yuumi kesal
" Oh, aku juga dapat. Itu dari fans. Kau simpan saja di paper bag ini. Lalu kita kasih keanggota klub." ujar Tsurugi seraya menyodorkan paper bag ukuran sedang.
" Kau membawa paper bag kesekolah?" Tanya Yuumi tidak percaya
" Aku sudah setiap hari mendapat ini semua. Jadi aku sudah menyiapkan paper bag." Ujar Tsurugi
" Cepat bereskan semua hadiah itu." titah Tsurugi
Yuumipun memasukkan semua hadiah itu kedalam paper bag pemberian Tsurugi. Namun hadiah itu terlalu banyak sehingga dia memerlukan paper bag tambahan
" Kyou, minta paper bagmu lagi. Ini kekurangan." ujar Yuumi
" Kurang? Aku bersyukur karena aku tidak diberikan sebanyak kau. Aku berbagi dengan Shindou-san jadi palingan 1 paper bag besar saja" ujar Tsurugi menyodorkan paper bag
" Haah.. kau beruntung. Aku?" ujar Yuumi kesal
Alhasil dia harus menenteng 2 paper bag ukuran sedang ke ruang klub. Sesampainya diruang klub mereka diabaikan seluruh Raimon Eleven karena sedang sibuk memperebutkan makanan yang dibawa Shindou.
" Apa sih mereka harus berebut begitu." ujar Midori kesal
" Ng, Midori-san. Apa sih yang mereka perebutkan?" Tanya Yuumi
" Itu lho, Kapten setiap hari mendapat hadiah dari fansnya trus dia bagi-bagikan deh." ujar Aoi
Yuumi hanya mangut-mangut
" Hey kalian tidak usah berebut begitu. Ini aku kasih tambahan." ujar Tsurugi sambil meletakkan paper bagnya dimeja.
" Huwaa… kalau begini kita akan kenyang setiap hari." ujar Hamano
" Yah, Shindou dan Tsurugi enak sekali yah setiap hari mendapat kiriman seperti ini." ujar Nishiki
" Aku cuman sedikit nih. Amagi-senpai berbagilah padaku." rengek Hikaru
" Tidak mau." tolak Amagi
" Hey, kalian tenang saja masih ada dua paper bag lagi." ujar Tsurugi melirik Yuumi yang sedang kelelahan memegang 2 paper bag
" Dimana?" Tanya Shinsuke
" Minna, apa kalian tidak kasihan pada ku yang harus menenteng 2 paper bag besar ini?" Tanya Yuumi dengan wajah memelas
" Itu apa Yuumi?" Tanya Kirino
" Aku tidak tahu. Aku menemukannya dilokerku. Isinya kurasa ada bento, buah, snack dan lain-lain aku tidak tahu." ujar Yuumi tidak peduli
Mata Raimon Eleven kecuali Shindou dan Tsurugi berbinar-binar
" Apa boleh buat kami sedikit?" Tanya Hayami
" Kalau kalian mau, ambil saja semuanya." ujar Yuumi melepas kedua paper bag itu kelantai dan langsung diserbu oleh Raimon Eleven
" Kurasa ada yang lebih parah dari kita, Tsurugi." ujar Shindou
" Ya, sangat parah. 2 paper bag." ujar Tsurugi
" Diam kalian berdua." ujar Yuumi sewot
" Yuumi, kami boleh mengambil juga?" Tanya Akane
" Boleh, ambil saja." jawab Yuumi
Akhirnya suasana menjadi ricuh karena mereka saling berebutan. Ke-3 bintang yang mendapat kado itu cuman sweatdrop melihat adegan itu.
" Haaah… aku sangat kenyang…" ujar Shinsuke
" Ya, aku juga.." jawab Tenma
" Kenapa mereka tidak menaruh sesuatu yang bagus dilokerku?" gerutu Kariya
" Kariya." panggil Yuumi
" Nani? Kenapa memanggilku?" Tanya Kariya
" Eng, tadi teman sekelasku namanya Namikawa Yuura menitipkan surat ini untukmu." ujar Yuumi seraya menyoddorkan sebuh aplop surat merwarna pink
" Waahh… Kariya itu surat dari fans pertamamu." ujar Kirino
" Kau benar senpai. Akhirnya mereka menyadari kehebatanku." ujar Kariya narsis
" Yuumi, apa kau yakin itu buat Kariya?" Tanya Shindou berbisik
" Hmm, tadi Yuura menitipkannya padaku," jawab Shindou
" Dia itu temanmu yang tadi pagi bukan?" Tanya Tsurugi
" Ya, dia dari klub olahraga Voli." jawab Yuumi
" Voli?!" ujar Tsurugi dan Shindou kaget
" Kenapa?" Tanya Yuumi
" Tidak hanya saja…" ucapan Shindou terpotong
" Ini akan menyakitkan buat Kariya." ujar Tsurugi
" Memangnya kenapa?" Tanya Yuumi bingung
" Kau tahu isi surat itu apa?" Tanya Shindou
" Yuura bilang dia ingin minta tolong kepada Kariya untuk meminjamkan Hunter's net miliknya karena klub mereka kekurangan net." jawab Yuumi
" Itu dia, Kariya pikir itu dari fans." ujar Shindou
" Dan kau tahu responnya nanti?" Tanya Tsurugi
" Karena berpikir itu dari fans, ternyata permintaan tolong maka…" Yuumi tidak sempat melanjutkan perkataannya dia menyadari sesuatu
Seketika Yuumi membatu
" Kau baru sadar." ujar Shindou
" Eng, Kariya. Lebih baik kau baca saja dulu." ujar Yuumi
" Ini pasti dari fans. Akhirnya.." ujar Kariya senang
" Aku tidak tega menghancurkan imajinasinya." ujar Yuumi pada Tsurugi dan Shindou
Kariyapun membuka surat itu, lalu dia membatu setelah membaca surat itu. Tsurugi, Yuumi dan Shindou ikut membatu, mereka meneguk saliva masing-masing membayangkan reaksi Kariya
" Apa-apaan ini?!" seru Kariya kesal
" Ada apa Kariya?" Tanya Hikaru
( Yui:Ekheemmm… ciyeeeeee, perhatian banget, pasangan serasi yah.*nebar-nebarin bunga bangkai*
Shindou : serasi gimna maksud lu?
Yui: Ya serasi, yang satukan nelayan amatiran yang satu lagi penggali kubur. Jadi kalau si Kariya mati dicabik ikan paus dia nggak usah mikirin siapa yang nguburin kan ada si Hikaru sang penggali kubur..
SHindou : waah,.. bener banget itu yui, keren-keren
Yui : ntar lu ngiringin pake music yang hip-hop di upacara kematian si Kariya
Shindou : Siap thor.. dengan senang hati
Kariya : Woy, goblok lu semua.. sini nggak lu..
Yui & Shindou : Kaburrrr…!…)
" Yuu-Mi-san" panggil Kariya
" Mampus gue" ujar Yuumi
" Sabar aja" ujar Shindou
" Sabar apanya, ini gue udah diujung tanduk." omel Yuumi
" I..i..iya. Aa..ada apa?" Tanya Yuumi terbata-bata
" APA MAKSUD SURAT INI?!" semprot Kariya
" Mana ku tahu. Aku cuman disuruh kasih. Aku nggak bilang itu dari fans 'kan?" ujar Yuumi
" Memang apa isinya." Tanya Kirino yang kemudian merampas surat itu
" Hmmmphh…" Kirino berusaha menahan tawa setelah membaca surat itu
" Apa sih isinya?" Tanya Nishiki yang kemudian melihat isi surat itu bersama yang lain
Hening… Hening… dan…
" Hahahahahahahahahahahaha" tawa Raimon Eleven pecah seketika setelah membaca surat itu. Sedangkan Kariya hanya berusaha menyembunyikan semburat merah yang terukir indah diwajahnya
" Kau akhirnya menemukan penggemarmu, Kariya." ujar Tenma
" Lebih tepatnya penggemar hissatsumu." tambah Tsurugi
" Gomen ne Kariya. Aku hanya perantara. Kalau kau mau marah, aku bisa mengantarmu pada temanku itu." tawar Yuumi
" Oke. Panggil dia sekarang." ujar Kariya berapi-api
" Tapi apa kau sanggup marah padanya?" goda Tsurugi
" Dia itu perempuan lho, Kariya." sambung Tsurugi
" Biar saja. Seenaknya saja dia." ujar Kariya
" Yuumi, Yuura itu yang tadi pagi bukan? Yang rambutnya merah itukan?"Tanya Tsurugi
" Ya, dia orangnya kalem, cantik baik dan manis." jawab Yuumi
Mereka berusaha memancing Kariya
" Yang mana sih dia, coba perlihatkan fotonya padaku." ujar Shindou yang ikut-ikutan memancing Kariya
" Sebentar aku akan melakukan video call dengannya." ujar Yuumi
" Moshi-moshi." ujar suara diseberang
" Moshi-moshi, Yuura." ujar Yuumi
" Oh, Yuumi. Ada apa?"Tanya Yuura
" Tidak. Tapi Kariya ingin bicara padamu." ujar Yuumi
" Baiklah." ujar Yuura
" Kariya, ini dia. Aku video call." ujar Yuumi
" Mana dia." ujar Kariya
" Halo Kariya-kun." ujar Yuura seraya tersenyum manis
Blushh.. seketika wajah Kariya memerah
" Kariya-kun?" panggil Yuura lagi
" Sial. Dia terlalu manis." batin Kariya
Yuumi yang tahu Kariya tidak akan tega memarahi Yuura mengambil alih handphone miliknya.
" Yuura kurasa Kariya tidak jadi berbicara. Lain kali saja nee. Maaf mengganggu. Jaa." ujar Yuumi menutup telephone
" Sudah kubilang kau tidak akan mampu." ejek Tsurugi
" U..u…urusai!" ujar Kariya
Raimon Eleven yang melihat wajah Kariya hanya tertawa.
Saat Latihan
" Kapten, aku tidak melihat Yuumi." ujar Tenma
" Ya. Dia selesai duluan tadi, kurasa dia sedang jalan-jalan." ujar Shindou
" Tsurugi-kun, kau mau kemana?" Tanya Hikaru yang melihat Tsurugi yang hendak pergi
" Aku mau jalan-jalan dulu." ujar Tsurugi
" Biarkan saja. Toh latihannya sudah selesai." Ujar Kirino
" Tsurugi," panggil Shindou
" Ya?" sahut Tsurugi
" kalau kau bertemu Yuumi, tolong beritahu dia untuk naik Taksi pulang aku masih ada urusan." ujar Shindou. Tsurugi hanya mengangguk
Tsurugi kemudian melanjutkan perjalanannya menapaki satu-persatu anak tangga menuju tempat favoritnya ketika menjelang terbenam matahari, RoofTop
" Apa yang kau lakukan disini? Mengikutiku?" Tanya Yuumi saat Tsurugi menginjakan kakinya dirooftop Raimon
" Untuk apa mengikutimu. Aku memang selalu kemari selesai latihan." jawab Tsurugi
Yuumi hanya mengangguk mendengar jawaban Tsurugi
" Kau sendiri apa yang kau lakukan?" Tanya Tsurugi seraya mendudukkan diri disebelah Yuumi
" Aku menunggu matahari terbenam. Aku senang melihatnya." jawab Yuumi
" Kalau begitu kita sama. Kita tunggu saja bersama." ujar Tsurugi yang kemudian berbaring dilantai Roof top mengabaikan Yuumi yang masih duduk memeluk lututnya
Hening… Tidak ada yang berani memulai percakapan lebih dulu.
" Nee, Yuumi.." Tsurugi membuka suara
" Apa?" Tanya Yuumi tanpa menoleh
" Kurasa aku menyukaimu." ujar Tsurugi
" Aku tahu. Kau mengatakan hal yang sama saat pertama kali aku datang bukan?" ujar Yuumi
" Hmm.. Kau benar." Ujar Tsurugi, yang kemudian bangkit dan berdiri membelakangi Yuumi
" Tapi, rasa suka yang aku maksud bukan seperti itu." ujar Tsurugi
" Lalu?" Tanya Yuumi
" Aku menyukaimu bukan sebagai teman. Aku menyukaimu sebagai seorang laki-laki yang menyukai seorang gadis." Ujar Tsurugi
Tsurugi kemudian menoleh kepada Yuumi, dia menatap dalam manic sapphire meneduhkan milik Yuumi kemudian berkata
" Aku mencintaimu, Gouenji Yuumi" ujar Tsurugi Tulus
( Kazemaru : minna… Yui pingsan, gimana dong ini?
Gouenji : Kenapa sama si Yui?
Shinsuke : minna, Tenma juga pingsan
Kidou : Tenma juga?!
Fey : Huwaaa.. minna, Kinako pingsan, gimandos ini?
Kariya : Kinako mochi juga?!
Shuu : maaf mengganggu. Hakuryuu pingsan, gimana ini?
Shindou : si Manusia terhebat juga
Kazemaru : Gimana ini? Yui, Tenma, Kinako dan Hakuryuu pingsan semua
Kirino : Apa kita kubur aja?
Yui : Wanjirrr,, Kirino gue pingsan bukan mati coeg!)
" Aku tidak memintamu menjawab. Aku hanya mengutarakan apa yang ada dihatiku." ujar Tsurugi yang kemudian kembali menatap kedepan
Yuumi kemudian berdiri dan berjalan. Sekarang dia berada disebelah Tsurugi
" Kyou, saat bertemu denganmu aku merasa menemukan orang yang sepertiku. Aku senang bicara kepadamu. Setiap hari entah kenapa aku selalu memikirkanmu. Saat melihatmu entah kenapa aku selalu ingin tersenyum. Juga saat kau memelukku, aku inging memberontak tapi hatiku tidak. Aku merasa nyaman dan hangat bersamamu." Yuumi menjeda perkataannya di menoleh kepada Tsurugi. Mata mereka bertemu
" Kurasa aku juga mencintaimu." ujar Yuumi pada akhirnya
Tsurugi membelalakan matanya mendengar pengakuan Yuumi
" Kau juga mencintaiku?" Tanya Tsurugi
" Ya, aku mencintaimu, Tsurugi Kyousuke." ujar Yuumi seraya tersenyum manis
Wajah Tsurugi memerah mendengar perkataan Yuumi
" Aku juga mencintaimu, Gouenji Yuumi" ujar Tsurugi seraya membawa Yuumi kedalam dekapannya
Inilah kedua insan yang bersatu. Indahnya matahari terbenam yang meninggalkan semburat oranye dilangit menjadi saksi penyatuan cinta keduanya
" JiMi, tadi Shindou bilang kau pulang naik Taksi saja, dia masih ada urusan" ujar Tsurugi
" Dasar, sepupu tidak bertanggung jawab." omel Yuumi
" Bagaimana kalau aku mengantarmu? Aku kebetulan mau menjenguk nii-san. Rumah Shindou dekat bukan dari Rumah Sakit Inazuma?" Tanya Tsurugi
" baiklah." ujar Yuumi
Tsurugi kemudian tersenyum dan menautkan jemarinya dengan jemari Yuumi. Mereka bergandengan dan berjalan menyusuri kota Inazuma.
Keesokan harinya…
" O hayou Yuumi." sapa Yuura ketika Yuumi memasuki kelas
" O hayou Yuura." jawab Yuumi seraya tersenyum
" waah… kau manis sekali jika tersenyum" ujar Yuura
" Arigatou." jawab Yuumi
" Yuumi, kau sepupu Shin-sama bukan?" Tanya Sarada teman sekelas Yuumi
" Ya, ada apa?"Tanya Yuumi
" Dia pacaran 'kan dengan Akane-senpai?" Tanya Sarada
" LHo? Memangnya iya?" Tanya Yuumi balik
" Bagaimana sih, kaukan sepupunya." ujar Yuura
" Tapi kemarin dia pulang lebih dulu meninggalkanku, dan saat dia pulang dia tidak cerita apa-apa. Jadi aku tidak tahu." jawab Yuumi
" Itu dia. Ada seorang siswi yang melihat Shin-sama sedang makan ice krim bersama di Raimon Tower sunset kemarin." ujar Sarada
" Oh, jadi karena itu dia meninggalkanku. Baiklah Shindou, kau punya urusan denganku." batin Yuumi. Kemudian Yuumi menyeringai
" Ada apa Yuumi?" Tanya Yuura
" Tidak. Tapi kurasa ya, Shindou pacaran dengan Akane." jawab Yuumi
" Haahh.. aku sebagai penggemarnya kecewa sekali." Ujar Sarada lesu
" Tapi tak apa. asal Shin-sama bahagia, aku juga bahagia lagipula mereka cocok." ujar Sarada berapi-api
" Terserah kau saja lah." Ujar Yuura
" Tsurugi-kun, kau tampan sekali." teriak seorang siswi
" Ada apa sih itu?" Tanya Sarada
" Paling arak-arakan Raimon Eleven." ujar Yuumi
" Kau juga Raimon eleven, Yuumi." ujar Yuura sweatdrop
" Tapi aku tidak senarsis mereka." ujar Yuumi cuek
" O Hayou, Jimi" sapa Tsurugi tersenyum seraya merangkul Yuumi
Semua yang hadir menyaksikan itu kecuali Yuumi shock berat melihat seorag Tsurugi Kyousuke tersenyum, termasuk yui *plak*
" O hayou, Kyou." balas Yuumi seraya tersenyum
Sekali lagi Semua yang hadir menyaksikan itu kecuali Yuumi shock berat melihat seorag Gouenji Yuumi tersenyum, yui biasa aja tuh *pletak*
" Kita keruang klub sekarang Kyou. Kau akan melihat pertunjukan bagus." ujar Yuumi yang kemudian menarik Tsurugi
Semua orang yang mereka lewati hanya bisa cengo seketika melihat keduanya saling menautkan jari.
#Sesampainya diruang klub
" O Hayou minna…" sapa Yuumi riang
" Ohayou." balas yang lain
" Kirino." panggil Yuumi yang kemudian berlari menghampiri cowok cantik ini
" Ada apa, Yuumi?" Tanya Kirino, sekedar info Kirino berdiri bersmpingan dengan Shindou
" kau tahu, tadi aku baru mendengar kabar terbaru." ujar Yuumi
" Apa?" Tanya Kirino
Yuumi kemudian membisikkan sesuatu kepada Kirino yang membuat cowok cantik ini membelalakan matanya terkejut
" Apa?! Kau serius?!" Tanya Kirino terkejut
" Tentu saja." jawab Yuumi
" Apa sih?" Tanya Shindou
" Ekhem, Shindou. Kemarin kau meninggalkanku dan kau pulang terlambat. Kau kemana?" Tanya Yuumi dengan nada mengintimidasi
Shindou dan Akane berblushing ria.
" Kau kemana Shindou?" Tanya Yuumi seraya memicingkan matanya
" Akane kau kenapa?" Tanya Kirino
" Tidak." jawab Akane
" Jadi, Shindou?" Tanya Yuumi lagi
" aku mengurus sesuatu." jawab Shindou
" Benarkah?" goda Kirino
" B..be..Benar." jawab Shindou
" Apakah itu penting?" Tanya Yuumi
" Ya, sangat penting" jawab Shindou
" Oh ya?" Tanya Kirino lagi
" Cukup, Kirino." ujar Yuumi
" Minna-san… kemarin Shindou meninggalkanku dan pulang terlambat karena mengurus ssuatu yang penting." ujar Yuumi
" dan kalian tahu apa itu?" Tanya Kirino
" Yuumi, Kirino. Jangan bilang kalian tahu." ujar Shindou yang mulai sadar
" Tentu saja. Kami hanya memancingmu tadi." jawab Yuumi seraya bertolak pinggang
" Urusan apa memangnya?" Tanya Tsurugi
" Kemarin Shindou makan ice krim di Raimon Tower." ujar Kirino
Shindou dan Akane kembali berblushing ria
" Dia makan Ice krim bersama Akane, kemudian mengantar Akane pulang." Ujar Yuumi riang
" Apa?!" teriak Raimon Eleven kecuali Yuumi, Akane, Kirino dan Shindou yang sudah tahu dan Tsurugi yang malas ambil pusing
" Daann… Shindou menembak Akane. Jadi mereka…" Yuumi menggantung kalimatnya
" PACARAN!" seru Yuumi dan Kirino berbarengan
" Ha, selamat Yah, Shindou, akane. Akhirnya kalian jadian juga." ujar Nishiki
" Shindou kau tidak bisa menyembunyikan apapun dariku apalagi Yuumi." ujar Kirino
Jadilah Raimon Eleven memberi selamat pada pasangan baru ini.
" Nishiki-senpai, kau akan mengajak kemana Midori-senpai besok? Besok hari jadi kalian yang ke 1 minggu 'kan?" Tanya Tenma
" Apa?!" teriak Raimon eleven kecuali Tsurugi yang masih malas ambil pusing
" Hohoho, jadi sekarang kalian merahasiakannya." goda Hamano
" Diam kau Hamano!" bentak Midori
Akhirnya mereka menghabiskan waktu dengan menggoda Nishiki-Midori dan Shindou-Akane
" Oh My God, Oh My No, Oh My WOW!" seru Hikaru
" Ada apa Hikaru?" Tanya Kariya
" Aku mendapat info dari twitter. Ternyata kemarin bukan hanya Shindou dan Akane yang resmi berpacaran… tapi…" Hikaru menggantung kalimatnya
Yuumi dan Tsurugi membatu seketika.
" Tapi apa?" Tanya Kirino
" Tapi kemarin ada yang melihat Yuumi dan Tsurugi berjalan dikota dengan BERGANDENGAN TANGAN!" seru Hikaru
" Apa?!" seru Raimon Eleven minus KyouMi
" Jadi kalian…" Kurama menggantung kalimatnya
" Jadi Yuumi kecil kita sudah besar Kirino." ujar Shindou
" Kau benar, Shindou. Dia sudah menemukan tambatan hatinya." sahut Kirino dengan gaya sok terharu
" Pada akhirnya kita harus melepasnya pergi bersama pilihannya." ujar Shindou
" Urusai!" ujar Yuumi
" Waah… jadi sekarang kita punya 3 pasangan di klub ini. Shindou-Akane, Nishiki-Midori dan yang paling fenomenal Tsurugi-Yuumi." ujar Hamano
" Eng, senpai. Masih ada lagi." ujar Shinsuke
" Siapa?" Tanya Hamano
" Kalian tidak tahu?" Tanya Shinsuke tidak percaya
" Shinsuke!" panggil Tenma
" Hahaha, jadi kalian belum tahu. Dua hari yang lalu Tenma menembak Aoi dilapangan dasar danau. Dan mereka resmi berpacaran." ujar Shinsuke
" Wah..wah..wah.. jadi kau juga sudah dewasa yah, Pegasus." ujar Tsurugi
" Aoi-chan, aku tidak menyangka kau mendahuluiku." ujar Akane
" Jadi kita sudah memiliki 4 pasangan." ujar Amagi
" Yuumi, Tsurugi. Kalian harus membuat Hissatsu Shoot baru. Yang kemarin kan Guardian Angel…" ujar Hayami
" Karena mereka baru jadian. Bagaimana kalau namanya Love to Love." usul Kariya
Hening..
Gubrak!
Tawa Raimon Eleven pecah
" HAHAHAHAHAHAHAHAHA" tawa mereka
" Kau selalu saja aneh dalam membuat nama Kariya. Aku pikir kau salah memberi nama ada hissatsu Hunter's Netmu." ujar Kirino
" Maksudmu?" Tanya Kariya
" Yang benar itu Fisherman's Net." ujar Kirino
" atau Volley's Net." tambah Yuumi
Kariya hanya menggembungkan pipinya karena menjadi bahan ejekan
Jadilah pagi Klub ini diawali tawa riang mereka. Semoga Raimon akan selalu seperti ini, Bahagia.
THE END
Kazemaru : Jadi juga lu nyelesaiin ni FF thor, Selamet Yee..
Yui : Thx anak angin
Hiroto : FF apaan ini, koq nggak ada scene aku bareng ayang Ichinya aku sih
Yui : males banget gue bikin kalau ada lu Hirotong
Gouenji : ternyata adik kecil gue dah gede *terharu*
Yuumi : emang gue kecil mulu apa, ya kaleee
Yui : EH, eh lu semua. Tahu nggak gue dapat gossip baru
All : apaan?
Yui : Gue ngelihat Kidou meluk cewek tadi
All : What?! Ciyuss.. enelan? Miapah?
Yui :Mi basi. Beneran
Kidou : Yui gaje, nyebarin fitnah lagi lu
Yui : Gue kagak fitness… gue dah kurus
All : FITNAH goblok! *Yui sweatdrop*
Gouenji: Emang Kidou meluk sapa?
YUI : Si Penguin meluk si ah, gue gak tau namanya, Serena kali
All : Apa?
Kazemaru : oh, jadi lu sama si Serena sekarang
Kidou : *Blushing*
Yui : Ciyee… ditunggu tratirannya yee…
Gouenji : selingkuhan gue ternyata udah gede yah… *terharu*
Yui : Emang elu, dah tua juga masih aja jomblo, kasihan Yuuka tau harus ngurus lu mulu. Lagian si Yuuka nggak kawin-kawin kalau elu belum goblok, dasar lu Bawang Api Muka doang keren eh, ternyata nggak laku
Gouenji : Diem Lu
Yui : Bener kan? Si Endou aja yang rada-rada gimana gitu udah punya istri cantik lagi, si Kidou yang tampangnya biasa-biasa aja dah dapet si Serena ditambah si Ichinose juga dah siap sama Aki. Lah elu sama siapa? Tiang? Lagian Si Kazemaru aja yang cowok cantik dah ada sama si Hiroto
Gouenji : Ngomong lagi gue panggang lu yui gila
All sweatdrop ngeliat Gouenji Shuuya ngamuk…
