The Moon That Embraces The Sun(CHANBAEK VER)

Cast: byun baekhyun. park chanyeol

Rated:T

Warning:TYPO bertebaran/GS

.

.

Ready

.

.

.

.

Ny. Byun panik dan melapor kepenjaga kalau putrinya menghilang.

"Ia sudah pergi selama dua jam. Dia tidak pergi kearah tandu, jadi dia pasti masih ada di dalam istana. Kau harus membantuku menemukannya. Kau harus membantuku.." Ujar Ny. Byun panik.

.

~0~

.

"katakan berapa gaji penjabat sampai kau mampu mendapatkan barang-barang berharga itu?" Tanya baekhyun

Ny. Byun yang melihat Baekhyun sedang berjalan bersama Chanyeol dari seberang, ia langsung berlari menghampiri baekhyun "Baekhyun-ahhhh" Ny. Byun memanggil baekhyun. Ia lega melihat putrinya baik-baik saja.

Penjaga langsung mendekati Chanyeol. Chanyeol mencegah penjaga itu untuk memberi hormat atau memanggil Yang Mulia

"Jangan katakan apapun, tidak sepatah katapun. Jika kau mengatakan sesuatu, aku akan menghukummu." Bisik chanyeol kepada penjaga itu.

"kau yang disana! Aku sudah mengakui kesalahanku pada penjaga dan lapor sendiri. Apa kau puas sekarang? Semua barang yang kucuri ada diruangan Bulan Perak, Kuantar kau kesana" seru chanyeol dan pergi degan penjaga itu. Ny. Byun tampak heran, tapi ia tidak mengatakan apapun.

.

~0~

.

Baekhyun sudah masuk ke tandu dan siap pulang. Seorang dayang istana berlari dan menahannya.

"Agassi, tunggu sebentar" dayang itu mengulurkan surat yang ditulis diatas kain," seseorang meminta saya memberikan ini kepada anda"

" siapa?" tanya baekhyun

" dia berkata kalau anda akan tahu jika saya mengatakan ini dari Tuan Muda Gedung Bulan Perak"

"Tuan Muda penjabat itu? Apa ini?" Gumam baekhyun

"apa ia tidak mengatakan sesuatu?" tanya baekhyun lagi

"Katanya untuk berhati-hati dijalan saat malam hari. Hanya itu katanya"

' mengatakan padaku untuk hati-hati dijalan saat malam, sepertinya dia bukan orang jahat'Baekhyun tersenyum lalu mereka pulang.

.

..

.

Putra Mahkota Chanyeol mengenakan kembali jubah resminya dan menghadap Raja.

"Appa ingin tahu apa yang membuatnya tertarik diluar sana." Tanya Raja Yoochun

"Aku hanya ingin menemui Pangeran Yifan untuk berdiskusi"

"Tempat dimana kau ingin berdiskusi adalah dengan para guru dibelakangmu itu" ucap raja yoochun

"Mianhamnida. Saya tidak bisa belajar apa-apa lagi dari sigangwon( pendidikan istana khusus untuk putra mahkota)" lirih chanyeol, Raja terkejut.

" saya tidak punya teman debat,tanpa debat bagaimana batasan dilanggar? Tanpa pertanyaan yang membuat saya ragu, bagaimana saya bisa menantang langit? Hal-hal yang mustahil di sigangwon, saya bisa mempelajarinya bersama Hyung-nim" ucap chanyeol tegas

"Bagaimana kalian bisa membuat Putra Mahkota Chanyeol seperti ini? Mulai sekarang aku memecat kalian semua Dan carikan guru baru untuk Putra Mahkota Chanyeol" Raja memerintahkan Putra Mahkota Chanyeol untuk belajar dikamarnya dan keluar setiap malam untuk merenung. Juga, ia tidak bisa pergi ke makam istana.

.

~0~

.

Song seungheon menghadap Ibu suri. Seungheon mengaggumi pohon bonsai ibu suri. Bonsai ini kelihatan mengesankan, sama seperti pohon pinus di gunung.

" apa kau tahu arti dibalik pohon bonsai, menteri personel?" tanya ibu suri

" bukankah artinya menumbuhkan bibit kecil sesuai keinginan anda?" jawab seungheon

"benar, tapi masalahnya dengan pohon bonsai, pohon ini mudah dilihat tapi sebebnarnya sulit melakukannya. Jika waktunya tidak pas, maka sulit membuatnya sesuai dengan keinginanmu" jelas ibu suri

" aku juga mendengar kekacauan di sigangwon. Aku mengingatkanmu song seungheon kalau siapapun yang menjadi guru Putra Mahkota akan menjadi sangat penting, karena ia akan mendidik calon Raja Joseon berikutnya" Perintah ibu suri.

.

~0~

.

Ratu jaejoong menghadap Raja " Saya minta untuk Anda mengerti perasaan Putra Mahkotatidak punya teman. Saya mohon ijinkakn Pangeran Yifan untuk masuk dan keluar istana dengan bebas, Pangeran Yifan bahkan belum menikah dan anda sudah mengirimnya keluar dari istana. Jika anda tidak mengijinkannya kembali keistana, maka Putra Mahkota akan menjadi semakin-"ucapan Ratu jaejoong terputus saat Raja Yoochun Marah

"itu bukan posisi yang bisa ia permainkan dengan mengikuti perasaan. Semua raja terdahulu harus mengalami penderitan yang sama untuk menjadi Raja. Untuk orang yang akan bertanggung jawab pada rakyat, jika ia tidak bisa menahan keinginannya sendiri, apa dia pantas" bentak Raja. Ratu jaejoong masih ingin berdebat. Tapi raja menyuruhnya pergi. " aku ingin beristirahat, jaejoong kau kembalilah"

.

Ratu jaejoong bertemu jeo hyeon dari klan park. " saya sangat menyesal" ucap jae hyeon

"ini bukan salahmu. Saya hanya heran kenapa Pangeran Yifan tidak berkunjung keistana akhir-akhir ini." Ujar jaejoong sambil tersenyum

" saya dengar ia pergi keluar ibukota untuk jalan-jalan" ucap jae hyeon

" saya mengerti, Raja pasti telah melarang Pangeran Yifan untuk masuk keistana. kalau ia kembali, katakan padanya untuk pergi keistana Ratu dan memberikan hormat. Akan lebih baik kalau ia keistana Timur( istana Putra Mahkota)." Jae hyeon tersenyum dan memberi Hormat.

.

~0~

.

Pangeran Yifan habis berburu, ia menjual ke pedagang dan meminta harga yang tingggi.

" aku akan memakainya untuk membeli hadiah untuk temanku" gumam Yifan

" apa kau orang baru?" tanya pedagang itu heran

"ahh, aku hanya pelancong yang lewat saja. Karena aku kekurangan biaya untuk jalan, jadi au menangkap ini" pedagang itu memeriksa hasil buruan Yifan. Yifan melihat antrian orang dan bertanya kepada pedagang itu "mengapa mereka antri seperti itu?"

" ada anak buta usia 8 th yang mempunyai kekuatan supranatural. Anak itu bisa tahu penyakitmu tanpa memeriksa nadimu dan mereka juga menjual batu ajaib yang bisa menyembuhkan penyakitmu" jelas pedagang itu.

"aku juga bingung mau beli apa. Mungkin sebaiknya membeli batu itu juga." Ucap Yifan tertarik

Beberapa pria promosi dan berkata kalau ini melebihi kemampuan Peramal seongsucheong Jang Minah.

Guk Mung Jang Minah seorang anggota seongsucheong menunjuk gadis itu " Itu orangnya,Peramal. Mereka adalah penjahat yang memanfaatkan anak itu. Mereka membuat anak itu kelaparan. Mereka menunggu sampai anak itu mati untuk membeli anak baru dan melanjutkan bisnis mereka. kadang, mereka menjual anak itu ke gibang"

" aku akan melihatnya sendiri" ucap minah sambil berjalan kebarisan depan,namun Yifan menahannya.

"Maaf, tapi saya harus pergi kedalam lebih dulu" ujar Yifan

Minah yang awalnya kesal, tapi ia mendapatkan penglihatan tentang Yifan. Yifan memancarkan kekutan matahari. Joseon memilliki dua matahari.

Yifan duduk menunggu giliran," kenapa anda kesini?" tanya seorang pria

"kakiku terluka karena berburu babi dihutan" Yifan Berbohong

Pria itu anggota omplotan dan memberi kode kepada pria disisi anak kecil peramal itu. Pria itu berbisik di anak itu .

Yifan maju kedepan anak kecil itu." Sepertinya kakimu terluka dan aku bisa melihat cahaya datang darimu, paman. Benar-benar cahaya kuning yang indah.. atau merah?" Minah terkejut mendengar ucapan anak kecil itu, karena anak itu memiliki kemampuan melihat seperti dirinya.

"cahaya apa? Apa maksudmu?" tanya Yifan,

"Aku lapar sekali" lirih anak itu. Yifan heran dan mengamati anak itu. Bibirnya kering dan pecah-pecah, berrti kekurangan cairan.

Pria di samping anak kecil itu mulai mengamati Yifan. Karena takut bisnisnya ketauan dia pun dengan cepat mengatakan bahwa Yifan akan sembuh dalam 4 hari, namun yifan langsung berdiri dan mengatakan kalau ia tidak sakit dan menunjuk anak kecil kelelahan karena kelaparan.

"kau lihat anak ini sudah dipukuli. Anak ini kelelahan dan kelaparan. Hei anak kecil cepat buka matamu" anak itu membuka matanya dan Yifan menyuapkan kue kemulutny. Anak itu langsung memakanny dengan lahap.

Pria itu marah dan mencubit anak itu. Anak itu menangis. Para pengunjung mulai marah dan meminta uang mereka dikembalikan. Semua pengunjung menyerbu penipu-penipu itu.

Yifan mengambil kesempatan ini untuk membawa lari anak itu. Namun ia di sergap penjahat tadi. Slah seorang dari mereka mengambil anak itu dan membawanya pergi. Minah yang melihat hal itu langsung menghadang pria tersebut.

" lepaskan anak itu"- minah

"apa ini?" tanya pria itu marah. Lalu Pria itu melihat pasukan di belakang minah. Ia ketakutan dan segera menurunkn anak itu lalu lari. Pasukan mengejarnya

Sementara Yifan harus menghadapi penjajhat-penjahat itu.

"Ini semua karnamu. Hari ini kami tidak mndapat uang. Bahkan sekarang kami tidak bisa kembali kesini untuk mencari uang." Preman itu mendorong Yifan.

"ini peringatan terakhirku. Membuatku marah dan kau dalam bahaya besar. " para Preman itu tertawa mendengar gertakan Yifan.

Hal itu membuat Yifan marah. Ia berdiri dan menghapus darah dari sudut bibirnya. Lalu melumpuhkan orng itu satu per satu. Semua preman pun sukses dikalahkan olehnya.

.

~0~

.

Malamnya, yifan mengenakan baju hanbok bangsawan dan berdiri di atas bukit.

' Yang mulia. Pelayan setia anda telah kembali dengan selamat. Tolong ampuni saya karena tidak memberi hormat lebih awal. Yang mulia Putra Mahkota, apa kabarmu selama ini?' Lirih yifan

.

.

Chanyeol berdiri memandang langit malam. Kasim kim, para dayang dan pengawal berdiri tepat di belakang Chanyeol.

Chanyeol berjalan kesamping, Kasim dll mengikutinya, persis seperti bayangan. Ini lucu sekali.

"aku tidak akan melarikan diri. Berikan aku ruang" ucap chanyeol

Chanyeol melihat kelopak bunga jatuh berguguran dan ia ingat saat ia terjatuh bersama baekhyun.

"kalau kau tau bahwa aku putra mahkota. Kau akan semakin marah. Sudahlah... kita lebih baik tidak bertemu lagi" gumam chanyeol.

.

.

Baekhyun tengah mempelajari surat dari chanyeol, ia bingung..

" di gambar bulat di tulis kotak. Jika kau menggambarnya akan menjadi lingkaran. Tapi jika kau menuisnya maka akan menjadi kotak." Baekhyun masih berpikir.

Pelayan baekhyun, seungwan masuk sambil membawa teh." Anda tidak bisa tidur lagi, nona?" tanya seungwan

" seungwan, " kelinci bisa hidup. Ayam jago akan mati" apa kau bisa menjelaskannya?" buaknnya menjawab baekhyun malah balik bertanya.

" jika ayam jago mati, siapa yang akan membangunkan kita di pagi hari? Anda sebaiknya berhenti dan pergi tidur sekarang. Apa anda ingin kena marah ayah anda lagi?" jelas seungwan.

.

Yifan sekarang berada di depan kediaman baekhyun. Ia tersenyum melihat kamar baekhyun yang masih menyala.

Tiba- tiba baekhyun keluar dan membentangkan surat chanyeol itu dibawah sinar bulan. Yifan heran melihatnya.

Baekhyun mengarahkan surat itu kesegala penjuru, " kukira aku bisa melihat huruf tersembunyi di bawah sinar bulan. Tidak ada tulisan lain." Gumam baekhyun

Baekhyun pun memikirkan ucapan seungwan, " jika ayam jago mati siapa yang akan membangunkan kita di pagi hari?.

Baekhyun menyadari sesuatu. Baekhyun kaget dan jatuh terduduk di tanah. " apakau benar- benar Putra Mahkota, lebih baik kita tidak bertemu lagi." Gumam baekhyun

.

.

" aku benar- benar bahagia melihatmu lagi, Byun Baekhyun" Yifan tersenyum.

.

.

.

TBC

.

.

Hiiii aku udah updet lagi!

maaf ya kalo bingung bacanya... Dan makasih banget buat yang review kemaren, udah aku baca kok review kalian...

dan jangan lupa ngasih Review yaa...

kalo kalian ngasih 10 Review aku bakalan usahain updet besok...

~BYE~

~PYONG~