Dibawah hujan | Jimin. Yoongi | romance | oneshot | ficlet
.
.
.
.
Another story from naranari
.
.
.
Yoongi sudah memasuki masa liburannya setelah melewati ujian nasional sebulan yang lalu. Dia tidak mempunyai kegiatan selain tidur seharian dan bermalas-malasan. Ujian masuk universitas juga masih lama diadakan, Yoongi berniat masuk universitas tahun depan. Karena tahun depan kekasihnya Park Jimin sudah lulus SMA. Jadi mereka berdua merencanakan akan masuk di unversitas yang sama nantinya.
Rasa bosan mungkin ada tapi bagi Yoongi jika sudah bertemu kasur dan guling, badai menghantam pun dia tidak akan peduli. Tapi sekarang rasa bosan sedang melandanya. Tiga hari yang lalu dia dan Jimin sudah nonton film yang katanya paling keren abad ini—fast and furios 7, lalu dua minggu kemarin dia dan Jimin juga sudah pergi ke Everland, taman bermain terbesar di Korea.
Yoongi benar-benar tidak tahu kalau Jimin punya uang segitu banyak hingga mengajaknya berkencan disana. Katanya sih sebagai hadiah kelulusan Yoongi. Tapi, itu berlebihan sekali! Ya, biar bagaimana pun Yoongi tetap menikmati kencannya bersama Jimin di Everland. Tentu saja Yoongi harus menikmatinya, karena sesuai dengan harga yang harus mereka—Jimin—bayar.
"Duh bosaan~" Yoongi mengeliatkan badan setelah satu jam lamanya duduk didepan laptopnya sambil menikmati video musik terbaru dari girlband Girls Generation dan beberapa reality show. Diliriknya ponsel putih miliknya yang tergeletak disamping laptop. Tidak ada notifikasi dari Jimin padahal ini sudah hampir jam pulang sekolah. Biasanya Jimin akan mengabarinya.
"Paling pulsanya habis lagi." Yoongi menggerutu, kemudian dia kembali berselancar didunia internet. Ketika sedang membuka sebuah blog yang menampilkan profil dari member salah satu boyband, Yoongi berhenti scrolling. Matanya membaca setiap tulisan yang ada.
"MyName? Nama yang aneh." Yoongi kembali membaca informasi dari boyband yang bernama MyName itu. "Astaga! Dia tampan sekali. Coba kulihat namanya. Ah, Kang Insoo." Dan Yoongi berakhir seperti seorang fangirl yang baru saja menemukan idol baru untuk mereka jadikan idola.
"Tampan sekali Kang Insoo".
.
.
.
.
"Ck, tidak diangkat lagi. Kemana sih Yoongi hyung?!"
Jimin menghentikan langkahnya, ponsel yang sedari tadi berada ditelinga kanannya ia bawa menuju wajahnya. "Apa pulsaku habis lagi? Ah, tidak. Aku baru saja mengisi ulang." Jimin melakukan panggilan sekali lagi, tapi tetap tidak dijawab oleh Yoongi. Jimin mengangkat bahunya,
"Aku langsung kerumahnya sajalah."
Rumah Yoongi tampak sepi dari depan, Jimin jadi merasa heran sendiri. Kemana perginya orang-orang dirumah ini. Jimin langsung masuk kedalam setelah memencet bel, tapi tidak ada yang membukakan pintu. Didalam rumah juga sepi, Jimin menyerngit.
"Apa Yoongi hyung pergi ke Daegu ya? Ah, tapi kenapa rumahnya tidak terkunci."
"KYAA!"
Jimin melompat mendengar teriakan heboh yang berasal dari dalam kamar Yoongi. Ah, rupanya hyung manisnya ada dirumah. Pasti dia sedang melakukan sesuatu hingga tidak mengetahui Jimin yang bertamu.
"Yoongi hyung, ini aku. Kau ada didalam?" teriak Jimin.
"Iya! Masuk saja kedalam." Jawab Yoongi yang juga berteriak.
Aku sudah didalam hyung,. Jimin langsung menaiki tangga menuju kamar Yoongi. Pendingin ruangan dan pengharum ruangan yang beraroma lavender langsung menyambut Jimin begitu ia membuka pintu kamar Yoongi. Jimin jadi merasa sejuk dan mengantuk, kamar Yoongi memang selalu membuatnya mengantuk secara alami.
"Sedang apa hyung?" Jimin menaruh tas diatas meja belajar Yoongi dan mengambil tempat disamping Yoongi yang sedang tengkurap diatas ranjangnya dengan laptop yang menyala. "Menonton video," Jimin mengangguk dan ikut nimbrung bersama kekasihnya.
"Ah, lagu barunya Exo ya. Kau baru menontonya hyung, itu kan sudah beberapa minggu yang lalu."
"Berisik!"
Jimin memberenggut melihat Yoongi yang lebih fokus pada sekelompok boyband yang sedang menari dalam laptopnya. Padahal niat Jimin kemari kan mau bermanja ria dengan kekasihnya ini. Dia lelah setelah seharian belajar—menguras pikiran dan tenaga. Tiba-tiba Yoongi menghentikan video itu dan menoleh dengan riang kearah Jimin.
"Jimin, aku punya sesuatu, kau harus melihatnya." Jimin mengangguk antusias, menunggu Yoongi menuliskan kata kunci dalam pencarian di mesin pencari. Setelah mendapatkannya Yoongi langsung memekik heboh.
"Aku punya satu lagi idol yang aku sukai. Kang Insoo dari MyName."
"Hah,"
Yoongi dengan aktif mencari video dari boyband itu dan menunjukkannya pada Jimin. "Lihat! Ini yang namanya Insoo. Wuah, dia menari sangat keren!" Jimin hanya mendengus sebagai respon. Lihat, kekasihnya mulai bertingkah lagi.
"Aku menari lebih keren dari Insoo-Insoo itu," bantah Jimin tidak mau kalah. Yoongi ini kekasihnya kan, kenapa ia malah memuja pria lain! Didepannya pula! Panas nih!
"Yang benar?! Aku belum pernah melihatmu menari."
Rahang Jimin sukses membuka lebar, Yoongi tidak bercanda kan mengatakan hal itu. "Serius hyung! Kau belum pernah melihatku menari? Sebenarnya apa sih yang kaulakukan disekolah. Aku sudah sering menari dalam pentas seni maupun lomba-lomba."
"Aku malas menonton acara begituan."
Ya Tuhan! Buang Jimin ke rawa-rawa sekarang. Gemas sekali Jimin dengan Yoongi. Memang sih Jimin tahu kalau Yoongi itu orangnya cuek, tapi ia tidak menyangka cueknya Yoongi hingga seperti ini. Siswa-siswi disekolahnya bahkan menyukai Jimin ketika ia menari, tetapi kenapa kekasihnya sendiri malah tidak pernah melihatnya menari. Ini sungguh ironis.
Yoongi masih asik dengan dunianya sendiri mengabaikan Jimin yang sudah kebakaran jenggot melihatnya. Akhirnya ia puny aide untuk mengambil alih perhatian Yoongi dari lelaki sialan bernama Insoo yang bahkan Jimin tidak tahu siapa dia.
"Hyung, kau mau melihat aku menari tidak?"
Yoongi terlihat berpikir, "Aku menari lebih keren dari Insoo. Dan kau boleh menilai setelah melihatku menari. Siapa yang lebih keren, aku atau Insoo. Bagaimana?"
"Hemm, baiklah. Tapi kalau tarianmu tidak keren, kau harus membelikanku… ice cream cake. Bagaimana?"
Nah, begini kalau berurusan dengan Yoongi. Harus ada sesuatu yang dibayar.
"Baiklah,"
Setelahnya Yoongi memfokuskan diri pada Jimin yang berdiri ditengah kamarnya. Jimin kemudian menyalakan sebuah lagu dan memposisikan dirinya. Intro dimulai dan Jimin mulai menari. Yang Yoongi lihat, gerakan Jimin memang luwes dan menarik, tapi belum sekeren Insoo menari. Jimin masih menggerakan badannya mengikuti lagu dan matanya yang hanya terfokus pada Yoongi.
"Tariannya biasa saja," gumam Yoongi yang melihat belum ada sesuatu yang menarik dalam tarian Jimin. Tapi pemuda didepannya masih tetap menari.
Shiranai uchi shiranai-fu ni nari tanoshi-sona girl
Imada muchu imadani cute mabushii mamana girl
Shiranai uchi shiranai-fu ni nari tanoshi-sona girl
Kagayu yona girl, oh baby I
Dan sekarang rahang Yoongi yang sukses terbuka lebar.
Bagaimana tidak, tadi itu tarian Jimin sungguh… menggoda. Pinggul yang digoyangkan ke kanan dan kiri, lalu keatas dan bawah kemudian berputar. Masih dengan pinggul yang digoyangkan. Yoongi sampai menelan ludahnya sendiri. Dan ia menyesal baru melihat tarian Jimin yang, seperti itulah pokoknya.
"Bagimana hyung?" Jimin mendekat dengan wajah yang berseri. Ia melihat bagaimana Yoongi yang terpaku pada tariannya. Haha, sepertinya ia sukses.
Yoongi tersadar dan langsung memalingkan wajahnya, malu sekali dia. Pipinya memanas dan detakan jantungnya tidak stabil. Kalau tahu Jimin akan menari seperti itu, ia tidak mau menyetujui permintaan dari Jimin.
"Sana ah, jauh-jauh." Yoongi mendorong dada Jimin yang mendekat. Ia tidak mau pacarnya tahu kalau ia merona setelah melihatnya menari. Jimin hanya tertawa melihat tingkah lucu Yoongi yang sedang malu-malu.
"Jadi kerenan siapa hyung? Aku atau Insoo."
"Je-jelas Insoo! Tadi itu, kau menari apa sih?"
Jimin tertawa lagi, hyung-nya ini sekarang salah tingkah. Ugh, menggemaskan. "Itu lagu dari Bangtan Sonyeondan. Keren kan hyung."
"Bangtan Sonyeondan? Aku baru dengar."
"Makanya hyung jangan basket mulu. Sekali-kali lihat video musik, siapa tahu jadi suka."
Yoongi langsung mencari informasi dari boyband yang disebutkan Jimin tadi. Dan seperti yang sebelumnya, Yoongi mulai ber-fangi, ehm maksudnya, berfanboy-ing dengan heboh tanpa mempedulikan Jimin yang sudah merajuk lagi.
"KYAAA! Ternyata Bangtan Sonyeondan lebih keren. Ah, tidak. Tapi paling keren!"
"Duh nyesel aku kasih tahu ke Yoongi hyung. Dicuekin lagi deh."
Fin.
.
.
.
.
.
Aku menulis ini ditengah kerjaan dan rasa kangenku sama kalian semuaaaa… *peluk semuanya*
Ini curi-curi waktu loh, jadi maaf kalo masih ada yang salah. Gimana yang abis UN? Main-mainlah kerumah kak nara, siapa tahu bisa bantuin nyuci, ngepel, gosok, masak, bersihin kamar mandi…. Serius nih. Hahahaha,
Oiya, aku masih suka kesel sama Chimin kalo ngeliat video I like it pt 2. Menggoda sih!
