kissXsis : forbidden love

genre- family

romance

humor

disclaimer- ane berharap punya naruto and kissxsis(ngimpi)

rated- m(jaga-jaga)

pair- naruXakoXrikoX?

Crossover- naruto

kissXsis

warning!- gaje

abal

ooc

semi-CANON

typo(kebanjiran)

sks(dah tahu artinya kan?)

alur berkecepatan clock up

Incest!

Lime

Lemon(mikir-mikir)

Summary- naruto suminoe, seorang anak laki-laki dari tiga bersaudara. Memiliki dua orang kakak perempuan yang diam-diam memiliki sebuah perasaan terhadapnya. Dapatkah dia bertahan dari berbagai godaan dari dua saudaranya tersebut?.

(a/n: maaf kalo lama update, and dichapter ini gak bakalan ada lime maupun lemon)

Ra seneng ra usah moco

.

.

.

Teng...teng...

''baiklah, pelajaran hari ini selesai..., pastikan kalian mengerjakan pekerjaan rumah kalian'' kata sensei berwajah hiu a.k.a kisame.

''ha`i'' kata semua murid kecuali naruto yang tengah menahan kekesalanya, karena dia tengah dipandang oleh seluruh murid dikelas.

Flashback.

''baiklah, silahkan masuk...''.

Srek..., pintu kelaspun terbuka dan terlihat seorang siswi cantik berbadan. . .

.

.

AWW...YEAAH!.

.

Oke lupakan yang ada diatas.

Semua siswa yang tadinya melumut langsung berubah bagaikan jagung yang meledak menjadi popcorn

Sementara para siswi langsung berteriak bagaikan kesurupan

Tapi..., lain dengan naruto yang hanya melebarkan matanya tak percaya.

''perkenalkan namaku Uchiha Yozora, salam kenal'' kata sang murid baru yang bernama yozora dengan tenang dan kalem 1... 2... 3... ''KYAAA!'' Terdengar jeritan para murid murid dikelas yang mendapati kalau teman baru mereka cantik bak seorang model

''DIAM!'' teriak kisame yang langsung membungkam mulut para murid

''baiklah, kalau begitu silahkan duduk dibelakang suminoe-san..., suminoe-san angkat tanga-...?'' perkataan kisame terhenti ketika melihat yozora melangkah menuju kearah naruto.

Dia menundukan kepalanya hingga poninya menutupi matanya

Para muridpun menegang melihat aksi yozora Sesampainya dia didepan naruto dia mengangkat tangan kananya keatas hingga terlihat seperti akan menampar naruto dan akhirnya... . . . . . . . . ''AKU SANGAT MERINDUKANMU!, NARU-TAN!''

bukanya menampar, yozora malah menarik kepala naruto dan membenamkanya kebelahan dadanya

''EH!'' jerit yang lainya ketika melihat yozora menarik naruto kepelukanya Sementara naruto yang digenjotpun sulit bernafas hingga wajahnya membiru ''t-tidak... bi..sa ber..nafas!''

naruto meronta-ronta sebelum yozora melepaskan pelukan penuh cintanya tersebut

''sialan..., lagi-lagi naruto'' kata kiba pundung dipojokan diikuti lee dan neji Dan akhirnya kelaspun kembali tenang kisame-sensei melanjutkan pelajaran hanya saja, kini para murid menatap naruto dengan pandangan iri

Flashback end

Kelaspun berakhir seperti biasa dan narutopun juga pulang seperti biasa.

Naruto melangkahkan kakinya menuju rumah pikiranya masih melayang pada kejadian dikelas

'yozora?, kenapa dia pindah kesini?, bukankah dia berada diamerika?' Yozora uchiha adalah teman masa kecil naruto, dia dipertemukan oleh ayah mereka yang kebetulan rekan kerja. Yozora adalah gadis yang baik namun, berbeda dengan uchiha yang memiliki sifat dingin Yozora memiliki sifat yang berlawanan, dia bisa menjadi dingin tapi dia juga bisa begitu kekanak-kanakkan seperti anak kecil.

banyak pertanyaan yang muncul dikepalanya hingga ''NARU-TAN!, dimana kau!''

suara cempreng nan imut milik yozora menggelegar ditaman sekolah ''ah, itu dia.., NARU-TAN!''

Brukk!

Yozora memeluk naruto dari belakang hingga membuat naruto hampir terjungkal kedepan ''hati-hati dong, yozora!'' kata naruto.

''hehe, gomen-gomen'' Merekapun melanjutkan perjalanan mereka dengan hening sebelum naruto mulai angkat suara

''jadi, kenapa kau pindah sekolah disini?, bukankah kau disekolahkan diamerika?'' tanya naruto

''hmm, kau tahu diamerika terlalu membosankan, jadi aku meminta onii-tan agar berkata pada tou-chan agar aku disekolahkan dijepang'' kata yozora yang membuat naruto angguk-ngangguk.

''ah, bagaimana kalau kita kerumahku saja, kau sudah lama tidak bertemu dengan nee-san''.''ako-tan dan riko-tan maksudmu?'' narutopun mengangguk

''baiklah, ako-tan riko-tan calon adikmu akan segera datang!''

Naruto home

''tadaima''.''okaeri!, na-chan/naruto...,chuu...?'' Ako dan rikopun langsung menyergap naruto dan segera mencium bibirnya, tapi mereka merasa ada yang aneh pada naruto, mereka merasa kalau bibir naruto mengecil dan berasa lebih manis dan dengan perlahan dia membuka matanya dan...

Dia melihat seorang gadis seumuran naruto tengah memandanganya dengan tampilan bingung

dan naruto yang berada dibelakangnya dengan muka memerah melihat adegan yuri didepanya. ''eh...!'' teriak Ako dan Riko terkejut karena yang mereka cium bukanlah naruto melainkan seorang gadis cantik berambut hitam mengenakan seragam yang sama dengan milik naruto namun versi wanita.

''s-s-siapa kau!'' teriak Ako sembari menuding Yozora ''apa!, kau tak ingat aku!?, calon adikmu sendiri...?, kejam...kau kejam ako-tan'' kata Yozora pundung dipojokan

''`ako-tan`?, mungkinkah...''.''YOZORA-CHAN!'' teriak Ako dan Riko sembari memeluk Yozora dengan erat setelah meningat kembali teman masa kecil mereka

''ya, ini aku ako-tan, riko-tan..., tidak...bukan, mulai sekarang aku akan memanggilmu ako nee-tan dan riko nee-tan karena aku akan menjadi adik iparmu..!'' kata Yozora kawaii

''eh?'' Ako dan rikopun memproses, mencoba mengerti apa yang dimaksud oleh Yozora

1...

2...

3...

''eh!?, tidak!, yang boleh memiliki Na-chan hanya aku!'' teriak Ako cetus. ''apa!, itu namanya incest!, kata author ga ada genre incestnya!''.''emangnya aku peduli, yang penting aku bisa sama Na-chan''.''pokoknya aku yang bakalan jadi istri Naru-tan!''

Dan akhirnya cat war pun berlangsung Sementara Naruto dan Rikopun hanya bisa bersweatdrop ria

Naruto dan Riko memandang cat war dengan hening sebelum Riko berkata berkata ''ayo kita masuk, Naruto''.''eh, iya''

akhirnya Naruto dan Rikopun meninggalkan Yozora dan Ako yang masih bertarung seperti kucing dan anjing ''sudah aku bilangkan!, Naru-tan akan menikah denganku!'' teriak Yozora mendorong Ako.

''nggak akan kubiarkan Na-chan yang polos dianiaya oleh perempuan mesum sepertimu!'' balas Ako melawan balik

Mari kita tinggalkan kedua orang yang berseteru tersebut...

Skip

Setelah puluhan ronde(emang tinju) dilakukan oleh Ako dan Yozora untuk memperebutkan Naruto

mereka berdua sama-sama kelelahan hingga menyebabkan duel yang nggak kalah greget dari chuck norris melawan mad dog itu imbang. Merekapun berjanji akan menjadi rival abadi untuk mendapatkan Naruto dan melakukan makan siang,

Setelah makan siang Naruto,Ako,Riko beres beres sementara Yozora kini mengalungkan tangan dileher Naruto dan menggodanya

''naru-tan!, ayo kita mandi bareng!'' teriak Yozora ''nggak mungkin''.''beneran nih, nggak mau mandi sama Yozora?'' kata Yozora sambil pundung dipojokan sebelum kembali bangkit

''tenang saja, naru-tan!, aku akan menggosok punggungmu hingga membuatmu gugup, lalu kupegang anu-mu yang besar...hehehehe'' Yozorapun membuat wajah mesum ''anu-mu yang besar...hah..hah..hah..hah...karung mana karung!'' teriaknya sembari membuat wajah meme Sementara naruto hanya memandangnya dengan pandangan aneh.

Skip time

Next day

Normal p.o.v

Keesokan harinya Narutopun pergi belanja kebutuhan, dia pergi bersama Ako karena riko masih disibukan oleh pekerjaan rumahnya.

''jadi Ako-nee, hari ini kau akan masak apa?'' tanya Naruto ''hmm..., sup miso?''.''baiklah!''

Setelah selesai berbelanja mereka berdua pulang dirumah dan mendapati kalau ayah mereka dan ayah Yozora tengah bercakap-cakap

''tou-san!, kapan kau pulang?'' tanya Naruto.''sejak dari tadi'' jawab sang ayah suminoe hiroto.

''ah, naruto-kun hisashiburi'' sapa Fugaku uchiha ayah Yozora, uchiha Fugaku adalah pria berperawakan tinggi memiliki rambut hitam dengan sebuat garis kerutan dimatanya yang menandakan kalau dirinya sudah menginjak usia senja.

''ah, fugaku-san hisashiburi'' balas Naruto sebelum masuk kerumah dan memasukan belanjaan yang tadi dibelinya kedapur.

''jadi bagaimana hiroto.., tentang pertunangan anak kita'' kata Fugaku mengejutkan Naruto yang kini melebarkan matanya, sedangkan Ako yang tadi memasukan bahan makanan kelemari menjatuhkan salah satu sayuranya

'pertunangan?, apa maksudnya?' pikir Naruto terkejut ''anoo, siapa yang akan bertunangan?'' tanya Ako penasaran dan sedikit gugup

''tentu saja, adikmu naruto dengan Yozora-chan''

.

.

.

.

.

''EH!?''.''a-apa!?, b-bertunangan!?'' naruto tergagap. ''ya, sebentar lagi kau akan bertunangan dengan Yozora-chan'' kata ayahnya

''t-tapi bukankah ini terlalu cepat''.''tentu saja tidak..., dan tenang saja..., kalian masih memiliki kesempatan jika ingin menjadi istri naruto-kun, Yozora berkata dirinya tidak keberatan jika berbagi suami'' kali ini Fugaku menimpali ketika melihat wajah cemas Ako dan Riko yang turun dari kamarnya.

Dan dengan seketika kedua kakak kembar itupun lega ''sebegitu sayangkah, kalian pada adikmu hingga kalian melarang naruto untuk memiliki seorang kekasih'' tanya Hiroto, dan dengan cepat Ako dan Riko langsung mengangguk

''yah, kurasa dia tak apa-apa kalau naruto-kun memiliki lebih dari satu istri'' kata Fugaku sembari tersenyum pada naruto yang kini hanya bisa bengong melihat pembicaraan yang sama sekali tak dikiranya

''baiklah, kurasa ini waktunya untuk pulang.., sampai jumpa dipertunangan Hiroto'' kata Fugaku sembari keluar rumah dan menaiki sebuah mobil sedan berwarna hitam

''baiklah kalau begitu, lebih baik kita tidur sekarang, dan untukmu Naruto.., mungkin ini sulit tapi kau harus menerimanya. Aku sudah bersahabat dengan Fugaku sejak kecil dan kami telah berjanji untuk menjodohkan anak kami, dan Fugaku memiliki dua orang putri dan kau adalah satu-satunya putra laki-lakiku..., jadi..., kumohon kau untuk mengerti'' pinta Hiroto pada anaknya.

Narutopun yang mendengar itupun hanya menundukan kepalanya, bayangan poninya menutupi matanya yang menjadi kelam Diapun melangkahkan kakinya untuk menuju kekamarnya, dia berhenti sejenak dan menolehkan kepalanya kearah ayahnya dan berkata.

''aku mengerti..., tou-san'' Dan diapun meninggalkan ayahnya yang kini mendesah panjang.

'maafkan aku, kushina...'

Naruto room

Naruto kini tidur telentang dikasurnya memandang langit-langit rumahnya.

Masih memikirkan kejadian yang baru saja menimpa dirinya.

Mungkin orang lain akan berpikir kalau memiliki tunangan anak orang terpandang, hidup senang dan memiliki kekayaan yang tak terbatas,

TIDAK!.

Naruto bukan orang yang mementingkan hal seperti itu Naruto tidak memikirkan hal seperti itu. Dia bukanya tidak senang karena memiliki calon tunangan cantik seperti Yozora, hanya saja dia belum bisa menghilangkan `dia` dari pikiranya.

`dia` yang telah mengajarkan arti cinta padanya,

`dia` adalah orang pertama yang telah merebut hatinya, hati seorang Uzumaki Naruto.

Flashback

Disebuah ladang berbunga disebuah desa kecil,

terlihat seorang gadis dan seorang lelaki berambut blonde. Mereka duduk dibawah sebuah pohon apel yang berdaun lebat.

Sang lelaki itu duduk telentang dengan kepalanya yang berada dikaki gadis sebagai bantalanya,

mereka terus bercerita sembari tertawa.

''ne, Naruto-kun.., apa kau tahu apa arti cinta'' tanya seorang seorang gadis berambut pirang pucat pada Naruto yang kini tengah tiduran memandang langit. ''cinta..., hmm..., entahlah. Apa kau tahu artinya ne *****'' balas Naruto.

''cinta adalah sebuah perasaan dimana seseorang merasa ingin selalu bersamanya..., cinta adalah sebuah perasaan yang membuat seseorang memiliki keinginan melindungi seseorang yang dicintainya, cinta adalah sebuah perasaan yang membuat hati seseorang bahagia..., itulah yang perasaan yang bernama cinta Naruto-kun, dan setiap orang memiliki perasaan cinta. Meskipun banyak yang berusaha menyembunyikanya tetapi pada akhirnya dia tetap akan menunjukanya cepat atau lambat''. '' terangnya.

''kau tahu banyak ya tentang cinta ya?, *****. dan aku masih belum mengerti'' kata Naruto menoleh kearah gadis bernama ***** tersebut.

''tidak, aku tak tahu banyak soal cinta Naruto-kun..., tapi suatu saat kau pasti paham akan yang namanya cinta'' katanya sembari tersenyum manis padanya. Narutopun yang melihat senyuman itu hanya memerah.

Merekapun berpisah untuk kembali kerumah karena langit sudah mulai gelap, narutopun menawarkan untuk mengantarnya namun dia menolak dan pergi.

Naruto yang berjalan pulangpun hanya memasang wajah gelisah.

Muncul berbagai perasaan buruk muncul dihatinya, dan dia berhenti.

Berhenti melangkah dan berbalik arah menuju kearah rumah gadis sahabatnya itu.

''hah...!, hah...!, hah...!'' dengan tergesa-gesa dia melangkahkan kakinya dengan cepat.

Hari sudah gelap dan hujanpun turun, namun itu tak membuat Naruto berhenti. Diapun sampai dirumah *****, dan lampu dirumah itu padam.

Firasat Naruto mengatakan untuk masuk, setelah masuk dirumahnya, dia melihat aliran benda cair berwarna merah dengan bau amis. Aliran itu berasal dari ruang makan keluarga *****,

firasatnya buruknya semakin menjadi-jadi, dia mengikutinya mengikuti aliran benda cair itu dan Dia melebarkan matanya.

Tak percaya akan apa yang dilihatnya. Benda cair berwarna merah atau Darah itu berceceran dimana-mana, darah itu berasal dari tubuh seorang wanita yang rupanya ibu *****, sebuah pisau dapur tertancap diperutnya.

kaca disamping dapur terbuka lebar, dia melihat beberapa jejak disana

Tubuhnya masih hangat tanda dia baru saja meninggal tak lama setelah dia datang, dia pun melihat tubuh yang berada dipelukan tubuh ibu *****. 'tidak..., tidak..., oh, tidak...TIDAK!' teriaknya dalam hati ketika melihat tubuh ***** tergelempang tak berdaya dan darah terus mengucur dari perutnya.

''N...aru..to-...ku...n?'' katanya dengan suara rendah.

Narutopun menoleh kearah ***** yang tengah menatapnya dengan mata ametyhisnya yang sudah kusam.

''*****, apa yang terjadi padamu!, siapa yang melakukan ini!'' kata Naruto bertubi-tubi sembari mengangkat pelan kepala ***** dan memangkunya.

''a...ku.., ti..dak...aka..n, ber..tahan...le..bih, l..ama..lag..uhuk''. ''diamlah!, aku akan memanggil ambulan, aku mohon, bertahanlah'' kata Naruto sembari menarik keluar telepon genggamnya, tetapi tangan ***** menggenggamnya dan menghentikan pergerakanya.

''t..idak, biarkan...aku tidur..''.''apa yang kau katakan!, kau tak akan mati..., kau..hiks...akan tetap berada disisiku...hiks'' air mata Naruto terjatuh untuk yang kedua kalinya.

''na..ruto-kun..., kau...masih..i..ngat percakapan...kita..tadi...siang?, ke..tika aku...bertanya...padamu...tentang..arti...cinta?, k..au ta..hu, kenapa...aku...ta..hu banyak...te..ntang..cinta?, akan...kuberitahu...kan.., pa..damu'' dengan sisa tenaganya dia mengangkat tanganya dan menarik kepala Naruto dan mengecup bibirnya dengan lembut.

Naruto tersentak, setelah dia merasakan rasa dari darah milik *****, tak lama kemudian ***** melepaskan kecupanya dan tersenyum pada naruto.

''you really a good person, we will meet again..., i will waiting for you..., i love you...''

Bruk..!

Tangan milik ***** terjatuh kelantai tanda kalau jiwanya telah meninggalkan tubuhnya

mata naruto melebar sejenak sebelum mengeluarkan air mata

''hiks...hiks..haa!'' Naruto menangis, menangis sembari memeluk tubuh tak bernyawa miliki orang yang sangat dicintainya tersebut.

Keesokan harinya para penduduk gempar ketika menemukan Naruto yang tengah tertidur sembari memeluk tubuh seorang gadis yang tidak bernyawa.

Polisi menangkap tersangka pembunuhan yang tak lain adalah ayah *****.

Tubuh ***** beserta ibunya dimakamkan dengan layak.

Berbagai cara dilakukan oleh keluarga Naruto untuk menghibur sang putra bungsu yang tengah depresi berat akibat kehilangan seorang sahabatnya.

Dimata keluarga Naruto ***** adalah seorang gadis yang baik dan sopan. Dan merekapun ikut bersedih ketika mendengar ***** meninggal.

Setelah kejadian itu Naruto menjadi pendiam dan jarang dekat dengan gadis-gadis yang berada dilingkunganya.

Dua minggu sekali dia mengunjungi makam ***** untuk mengganti bunga ataupun sekedar berdoa

Flashback end

.

.

Naruto kembali mendesah ketika mengingat kenanganya.

''hah..., mungkin aku harus menerima pertunangan itu...'' katanya.

it`s been a long day whiteout you my friend..., and i`ll tell you all about it when i see you again

we come a long way... from where we begin...

oh, i`ll tell you all about it..., when i see you again...when i see you again.

''aishiteru yo..., *****''

.

.

.

.

.

TBC.

Okay..., STOP sebelum situ mulai ngeroyok ane, ane mau ngiming sebentar...

Ane punya alasan kenapa ane nggak update chapter.

Soalnya keluarga ane adalah orang yang suka naek gunung, jadi ane harus ikut soalnya ane adalah pembawa barang barangnya.

Njir, berat dah tu barang. Dah dingin, laper dan laen laen membuat ane gak bisa mbuat chapter fic.

And..., disini femsasu/Yozora, mirip kayak serafall leviathan DXD cuman rambutnya ponytail matanya hitam sifatnya ada dua, dingin nan kalem kayak uchiha biasa, dan kekanak-kanakan melebihi bocah TK.

And chara ***** siapa yg bsa nebak ciri cirinya sudah ditunjukan And untuk yang minta lemon akan ane usahakan tapi keliatanya masih lama

Sekian untuk pengumumanya and wassalam.

(A/N:Tinggalkan jejak dikeyboard kalian sebelum menekan tombol back)

.

.

.

Raditya out.