Chapter 5
Who are you ?
.
Kim Kibum x Cho Kyuhyun and Other members Super Junior and TVXQ
.
Summary : Bukankah cinta tidak memandang usia? Lalu apa masalahnya?.."Demi Tuhan, kita sangatlah berbeda!"/"hm"/"aish!"/"kau milikku Cho."/"MWO!"
.
Kim Kibum : 17 tahun
Kim Yesung : 18 tahun
Kim Heechul : 18 tahun
Tan Hanggeng : 18 tahun
Kangin : 18 tahun
Lee Dong Hae : 18 tahun
Lee Hyuk Jae or Eunhyuk : 18 tahun
Cho Kyuhyun or Gui Xian : 20 tahun
Park Yoochun or Micky : 22 tahun
.
Rated : T
.
Warning : Yaoi, Typos, Don't Like Don't Read
.
Para cast adalah milik South Korea dan cerita adalah milik By
.
Happy Reading
.
Setiap detik terus berjalan. Detik berganti menit. Menit berganti jam. Dan semua berakhir saat nyaring bel waktu istirahat terdengar disetiap penjuru sekolah. Para guru yang sedari tadi memberikan ilmu kini mula melangkah keluar. Murid-murid yang sedari tadi mengisi otak mereka sampai bisa membuat otak mereka pecah kini mulai berhamburan keluar. Ada yang berlari kearah kantin dengan tujuan tak lain dan tak bukan memberi asupan pada cacing-cacing diperut mereka. Ada yang hanya keluar kelas untuk melepaska penat mereka. Dan tak jarang dari mereka yang memilih menghampiri teman mereka di ruangan yang sama atau berbeda dengan mereka hanya untuk mengobrol.
Sedangkan dibagian bangku belakang kelas yang bertuliskan 3-A itu ada seosok manusia manis ( menurut By ) sedang menikmati dunianya sendiri. Entah apa yang dia pikirkan. Tapi sepertinya itu bisa membuatnya betah di dunia lamunnya.
.
Kyuhyun POV
Hhh... apa tadi itu?
Kenapa namja ini seperti mengenaliku?
Aku mencoba mengingat kembali kejadian tadi.
' Ternyata kau'
Hah! Kenapa namja ini mengeluarkan kata-kata seperti itu? Apa jangan-jangan pak president sudah memberi tahu pada anaknya ini jika dia akan mendapat penjaga khusus - body guard?
Tapi tunggu...
Bukankah harabeoji tidak pernah mengatakan sesuatu tentang hal ini? Dan bukankah beliau mengatakan bahwa tidak ada yang tahu tentang misi ini selain president, harabeoji, jidat hyung ku, aku dan juga beberapa orang yang dipercaya untuk memperlancar misi ini? Dan seingat ku orang bernama Kim Kibum ini tidak masuk dalam daftar.
Ck! Jangan-jangan dia memperkirakan ini semua? Yah.. dari data yang aku dapat anak president ini memiliki IQ diatas rata-rata atau katakanlah jika dia jenius.
Tapi jika begitu penyamaran ku terhitung gagal? Aish... tidak mungkin tidak mungkin. Selama hampir 3 tahun aku menjadi anggota kemiliteran khusus, penyamaran ku tidak pernah diketahui. Dan sangat tidak elit sekali jika kali ini gagal saat aku baru memulai misi.
Oh God~
Apa aku tanya saja apa maksud dari kata-kata dia tadi?
Jika dia menjawab karena memang sudah diberi tahu tentang misi ini, aku bisa bernafas aku tidak perlu berpura-pura didepan manusia yang penuh keheningan ini. Tapi jika ternyata dia hanya asal menebak dan kata-kata dia itu tidak memiliki makna apapun bisa gawat! Kapasitas otaknya yang terbilang jenius yah walau aku yakin tidak melebihi kejeniusan otakku ini bisa saja dia malah bertanya balik padaku. Dan jika itu terjadi sama saja aku membuka celah tentang misi ini. Sebaik-baiknya mengelak aku tidak yakin jika dia akan melepaskan ku sampai dia puas.
Akhh!
Aku mengacak rambut ku sendiri. Sepertinya aku terlalu banyak berfikir tentang hal yang belum pasti ini. Sebaiknya aku mencari udara segar saja untuk menyapu bersih otakku dari pemikiran aneh tadi.
Kita lihat saja apa yang akan terjadi nantinya.
Aku mengangkat tubuh ku untuk berdiri. Tanpa mempedulikan orang yang harusnya aku jaga ini. Aku mulai melangkahkan kaki ku untuk keluar kelas.
Niat ku selain menyegarkan otak, aku juga perlu mengecek atau tepatnya memastikan tempat-tempat di sekolah ini aman atau tidak. Aku perlu membandingkan isi dari berkas yang aku terima dan pelajari kemarin dengan pengamatan ku sendiri. Setidaknya ini demi kelancaran misi kami.
Biar aku ceritakan tentang sekolah ini pada kalian.
Sekolah ini memiliki dua bangunan utama dengan masing-masing bangunan terdiri dari 3 lantai. Pada bangunan A dilantai satu dihuni anak-anak kelas 1 dengan hall yang luas dibagian tengah bangunan. Untuk kelas 2 dan 3 menempati lantai 2 dan dilantai terakhir merupakan ruang kelapa sekolah, ruang guru, dan ruang osis.
Sedangkan bangunan B terdiri dari ruangan-ruangan untuk ekstra kulikuler. Lantai dasar atau lantai satu untuk ekskul seni musik, seni teater, taekwondo, dan aula juga ada di lantai ini. Sedangkan lantai dua untuk ekskul olah raga seperti basket, voli, bulu tangkis dan renang. Perpustakaan ada di lantai paling atas bangunan ini beserta tempat ekskul memanah. Lalu untuk UKS sendiri ada di setiap bangunan.
Kedua banguan utama ini di hubungkan oleh jembatan dengan setengah pembatas kaca disetiap sisinya. Jembatan ini menghubungkan lantai dua pada setiap bangunan. Dari jembatan penghubung ini kita bisa melihat taman yang sangat luas yang kita jumpai saat melewati gerbang sekolah dari satu sisi. Sedangkan di sisi lainnya kita bisa melihat bangunan yang merupakan kantin dan taman yang tidak kalah luas dari taman depan. Di taman belakang banyak pohon yang berdiri kokoh dengan sebuah kolam dan jembatan dibagian kiri.
Apa kalian berfikir bahwa sekolah ini menakjubkan seperti yang aku fikirkan? Belum lagi sekolah ini juga memiliki asrama tersendiri yang letaknya disebelah bangunan sekolah.
.
Normal POV
.
Pria bersurai coklat itu kini melangkahkan lagi kakinya menyeberangi jembatan penghubung itu dan melanjutkan penelusurannya ke gedung B. Jelas saja dia kagum dengan interior sekolah ini. Sekolah yang menjadi salah satu sekolah ternama di Seoul ini memang mengagumkan.
Pemuda itu melangkahkan kakinya ke tangga. Menapaki setiap anak tangga itu untuk mencapai ke lantai tiga.
Perpustakaan sepertinya tempat yang tidak buruk untuk membunuh waktu ku. Gumam pemuda itu pelan.
Dugh
Bruugh
Karena asiknya melihat-lihat setiap lekuk lantai ini. Pemuda itu sampai tidak memperhatikan jalannya dan menabrak seseorang yang ada didepannya.
" Ah, mianhae." Dia – Kyuhyun memperhatikan sosok gadis yang tak sengaja ia tabrak tadi. Dia melihat ada beberapa buku yang jatuh dilantai. Sepertinya akibat tabrakan tadi buku-buku yang dibawa gadis itu pun berjatuhan.
Tanpa pikir panjang, Kyuhyun menjongkokkan badannya untuk membantu gadis itu. Dia memungut beberapa buku disekitarnya dan menyerahkan pada gadis itu.
" mianhae." Ucapnya lagi setelah menyerahkan buku-buku itu.
Mereka berdua berdiri bebarengan dan tanpa sengaja manik mereka berdua bertemu.
" Gwae..gwaenchana." Gadis bername tag Seo Joo Hyun itu menjawab pelan dengan sedikit rona merah menghiasi pipinya. Lalu berlalu dari hadapan Kyuhyun dengan senyum yang mengebang di sudut bibirnya.
Kyuhyun yang acuh hanya mengedikkan bahunya dan melanjutkan lagi langkahnya menuju tempat yang menjadi tujuannya tadi – perpustakaan. Dan tanpa ia sadari ada sepasang manik hitam yang entah sengaja atau tidak memperhatikannya.
.
Seohyun POV
.
Dugh
Bruugh
Aku sedikit terperanjak terkejut karena ada sesosok tubuh yang menabrakku.
" Ah, mianhae." Aku bisa mendengar suara yang berat itu. Tanpa pikir panjang karena melihat beberapa buku yang aku bawa jatuh aku mulai berjongkok. Berniat untuk mengambil buku-buku itu.
Saat aku memungut buku-buku aku melihat siluet orang yang tadi menabrakku itu berjongkok. Aku sempat berfikir bahwa orang itu adalah orang yang baik.
" Mianhae " Aku melihat orang itu menyerahkan buku yang berhasil dia kumpulkan. Dan menerimanya. Kami berdua kembali berdiri. Dan...
Deg
Tampan - satu kata yang terselip di otakku saat pandangan kami tanpa sengaja bertemu.
Aku merasakan bahwa pipiku sedikit memanas sekarang. " Gwae..gwaenchana " Ucap ku sedikit terbata. Oh kenapa aku bisa seperti itu. Memalukan - pikirku.
Karena tak tahan dengan detak jantung ku yang tiba-tiba terpacu lebih cepat. Aku meninggalkan namja itu tanpa lupa mengulas sebuah senyuman dibibir ku. Jantung ku rasanya masih berdetak dengan tidak normal selama beberapa saat.
Aku kenapa? Jantungku kenapa? aigoo kenapa rasanya begitu panas.
Beberapa pertanyaan yang melayang diotakku untuk diriku sendiri.
Ah.. matta! Siapa namja itu? Kenapa aku baru melihatnya? Apa dia siswa baru?
Ah aku bingung sendiri sekarang. Kenapa juga aku memikirkan orang itu. aigoo... Seo Joo Hyun sadarlah! Gumam ku sambil melangkahkan kaki ku untuk menuju ruang guru menyerahkan buku-buku ini kepada salah satu songsaenim-nya.
.
Normal POV
.
Krieeett
Dorongan pelan tangan itu membuka pintu perpustakaan. Dapat ia lihat beberapa jajaran rak buku yang sangat rapi menyambut kedatangannya. Ia baru ingat jika perpustakaan sekolah ini dinobatkan sebagai perpustakaan yang terawat dan terlengkap di Seoul selain perpustakaan kota.
Dia menyapukan pandangannya sejenak. Disisi pintu masuk perpustakaan ada sebuah meja yang tidak terlalu besar. Dan diatas meja itu terjajar rapi buku-buku baru bulan ini. Dibalik meja itu juga ada perempuan dewasa mungkin usianya sekitar 28 tahun yang ia yakini bahwa perempuan ini adalah penjaga perpustakaan.
Kyuhyun membungkukkan sedikit badannya dan tersenyum saat masuk kedalam perpustakaan. Dia membawa kakinya menyusuri setiap rak buku yang ada. Mungkin ada buku yang bisa menarik perhatiannya.
Karena selama beberapa menit dia tak kunjung mendapatkan buku, akhirnya dia hanya mendudukkan dirinya dipojok ruangan diatara rak-rak buku sejarah dan politik.
Hhh
" Sepertinya tempat ini jarang dijamah." Ucap pemuda itu setelah menyamankan duduknya. Dia terlihat menarik sesuatu dari dalam baju seragamnya. Memandang benda itu dengan tatapan sayu. Pikirannya kembali mengingat masa lalu.
" appa... eomma... Kyu merindukan kalian." Katanya lirih memandang sebuah kalung liontin yang ada ditangannya. " Kyu berjanji akan mengungkap siapa dalang dibalik semuanya ini." Dia mengarahkan liontin itu kedepan wajahnya. Mengamati foto kecil yang menempel pada bagian dalam liontin itu. Dan menciumnya penuh rindu.
Menggenggam liontin itu penuh rindu. Sebelum akhirnya dia memasukkan kembali liontin itu kedalam seragamnya. Menggantung indah dilehernya.
.
-Byleth515-
.
" Ada perkembangan apa kali ini ?" Ucap seseorang dibalik kursi kedudukannya. Lelaki yang sudah berusia itu mengalihkan pandangannya dari dokumen-dokumen yang sedari tadi dipegangnya. Memandang sesorang yang berdiri di depannya.
" Sampai saat ini Park Jung Soo belum memberikan kabar yang berarti. Sepertinya dia begitu kesulitan untuk bergerak disarang musuh Jendral."
Lelaki yang mendengar informasi dari bawahannya itu hanya menganggukkan kepalanya pelan.
" Tapi menurut penyelidikan dari divisi khusus kita, dalam kelompok itu memiliki dua kepala. Bos besar dan Bos kecil. Bos besar merupakan pimpinan mutlak atau pemimpin utama. Sedangkan bos kecil dia merupakan pemimpin kedua yaitu pemimpin dari semua yang menentukan pergerakan mereka namun dia masih dibawah perintah bos besar." Orang itu mengambil nafas sejenak sebelum melanjutkan lagi informasi lainnya.
" Dan sesuai hasil penyergapan atau tepatnya penggagalan transaksi terakhir mereka minggu lalu, Kami menyimpulkan bahwa mereka mempunyai koneksi dengan para zakuza dari negri tetangga bernama Harimau Timur. Mereka bekerja sama dalam penyelundupan persenjataan ke benua Eropa."
" Lalu apa divisi kalian sudah mencari tahu siapa dan seperti apa Harimau Timur itu?"
Pria yang sedari tadi berdiri di depan meja Jendralnya itu melangkahkan kakinya mendekat dan menyerahkan beberapa lembar kertas. " Ini informasi yang berhasil kami kumpulkan Jendral."
Jendral Park membaca sekilas informasi yang baru saja ia terima.
" Hmm. Terus lanjutkan pengamatan kalian dan sebisa mungkin gagalkan setiap rencana-rencana mereka. Semoga Jung Soo bisa cepat memberikan informasi ke kita yang bisa menjadi titik terang. Dan untuk masalah ancaman yang di tujukan kepada pak president, kita serahkan saja pada Park Yoochun dan Cho Kyuhyun untuk menjaga anak dari president Kim Kibum. Nanti akan aku beritahu mereka tentang perkembangan ini. Dan untuk rapat yang akan datang aku akan memerintahkan mereka untuk ikut serta karena bagaimana pun mereka adalah bagian dari divisi kalian dan misi besar ini."
" Saya mengerti Jendral Park."
" Ya. Dan kau bisa kembali ke tempat mu Letnan Jung."
" Jika begitu saya permisi."
Dan sang Letnan pun meninggalkan ruangan itu tanpa lupa membungkukkan badannya tanda hormat.
Kini hanya tinggal Jendral Park yang mulai tenggelam lagi dalam berkas-berkas laporan yang ia terima. Sungguh jika untuk jujur, Jendral yang usianya sudah tak bisa dikatakan muda lagi itu mungkin akan mengatakan jika dia lelah dalam menangani kasus ini. Sudah hampir 18 tahun berlalu sejak kasus ini dimulai namun belum juga terselesaikan. Sudah banyak anak buahnya yang menjadi korban dalam misi ini termasuk anak angkat dan menantunya sendiri. Sekarang dia hanya mampu berharap agar cucu-cucunya tidak akan menjadi korban.
.
-Byleth515-
.
Masih dihari yang sama namun diwaktu yang berbeda. Kyuhyun kini mengajak kakinya untuk melangkah menuju asramanya. Dia berjalan begitu santai di bawah langit sore yang begitu damai ini. Menyusuri taman belakang sekolah untuk menuju asramanya. Dia sengaja tidak menggunakan gerbang depan sekolah, alasannya simple dia hanya ingin memastikan jalan-jalan disekitar sekolah dan asrama saja.
Braakk
Kyuhyun – pemuda beraven coklat itu menghentikan langkahnya. Mulai menajamkan pendengarannya lagi.
Braakk
Tidak salah lagi. Dia membawa kakinya untuk berlari menuju kearah gudang sekolah. Setelah jaraknya tidak cukup jauh lagi, dia mulai memelankan suara langkah kakinya. Matanya mulai memicing ke satu titik. Dia ingin memastikan suara apa yang tadi ia dengar.
Dari jarak 100 meter ini dia bisa melihat ada seorang namja yang tengah duduk lemas dengan wajah tertunduk. Dan di depan namja itu ada tiga namja lain. Kyuhyun bisa menyimpulkan bahwa ini adalah salah satu tindak pembullyan. Tindakan tidak berguna dari kenakalan remaja jaman sekarang.
Tanpa ragu dan dengan langkah santai Kyuhyun mendekati ke empat namja itu.
" Apa yang sedang kalian lakukan?" tanyanya santai dengan kedua tangan yang ia masukkan ke kantong celananya.
Seketika mereka menolehkan pandangan kearah Kyuhyun minus pemuda yang jadi bahan bullyan yang terus menundukkan kepalanya.
" Cih, siapa kau? Berani-beraninya mengganggu kesenangan kami?" Tanya salah satu pemuda yang berkulit tan. " Ohh aku tahu. Kau pasti murid baru itu kan?" ucapnya lagi.
Bisa dilihat, salah satu dari mereka yang berambut putih melangkahkan kakinya mendekati Kyuhyun. Dengan santainya dia merangkulkan satu tangannya ke pundak Kyuhyun. " Sebaiknya kau tidak berada di sini manis." Katanya seduktif di telinga Kyuhyun.
Kyuhyun menyunggingkan seringainya keatas. " Tenang saja aku hanya ingin ikut bersenang-senang." Dia melangkahkan kaki jenjangnya meninggalkan seseorang yang dengan seenak jidatnya merangkulkan tangan diatas bahunya.
Melangkah melewati dua orang yang memandangnya dengan senyuman yang sangat memuakkan jika Kyuhyun harus mengakuinya. Dia berhenti tepat didepan orang yang hanya memandang lantai yang tak bisa dikatakan putih itu. Menjongkokkan tubuhnya agar bisa sejajar dengan orang itu. Kyuhyun mengamati orang itu dengan seksama. Bisa dilihat bahwa orang yang bila kyuhyun katakan memiliki badan yang kecil itu sedikit memprihatinkan.
Dengan tangannya pemuda bersurai coklat itu mengangkat wajah pemuda yang bersurai hitam didepannya. Ada sedikit luka disudut bibir itu. Sungguh kasian.
" Kau akan baik-baik saja hmm..." Kyuhyun melirik name tag pemuda itu. "... Kim Ryeowook." Lanjutnya lagi. Setelah itu dia mengangkat tubuhnya berdiri dan berbalik menghadap tiga pemuda yang menjadi penanggung jawab atas kejadian ini.
" Kalian bertiga lepaskan dia dan pergilah." Keadaan sedikit hening setelah Kyuhyun mengatakan kata-kata tadi.
Ahahahaa...
Gelak tawa terdengar dari tiga pemuda itu.
" Kau jangan bercanda manis... kau belum tahu siapa kami." Tangan pemuda berkulit putih itu hampir saja menyentuh pipi Kyuhyun jika saja dia tidak menangkap tangan itu dan memelintirnya hingga menempel pada punggung pemiliknya.
Pekikan lirih berhasil meluncur dari bibir itu dan geram kesal terdengar dari dua pemuda lainnya.
" Kau..."
Bughh
Sebuah hantaman keras mendarat tepat di pipi si pemuda kulit putih. Sebenarnya pemuda berkulit tan itu ingin menghantamkan bogemnya pada Kyuhyun, namun karena reflek Kyuhyun yang dengan cepat menarik tubuh si pemuda berkulit putih sebagai tameng alhasil bogem itu mengenai si kulit putih. Kasian.
Tanpa menyia-nyiakan waktu. Kyuhyun menarik tengan berkulit tan itu memelintirkannya dan menghantamkan kakinya kearah perut si pemuda tan. Seketika pemuda itu terjengkang ke belakang sambil memegangi perutnya.
Tidak terima akan keadaan yang menimpa temannya. Pemuda yang tadi sempat merangkul Kyuhyun itu menerjang. Dengan sekali sentakan, Kyuhyun mendorong tubuh pemuda berkulit putih itu kedepan hingga bertabrakan dengan temannya. Mereka berdua seketika jatuh bersama kearah lantai.
Dengan seringainya, Kyuhyun membalikkan tubuhnya dan menatap tubuh orang yang sepertinya menatapnya sedari tadi.
Seringai berubah dengan senyum lima jari. Kyuhyun mengajak pemuda itu berdiri. " Beres... ayo kita kembali ke asrama." Ajaknya pada pemuda itu.
Pemuda itu menegakkan tubuhnya setelah ajakan Kyuhyun. Mereka melangkah bersama. Namun sebelum beranjak terlalu jauh, Kyuhyun menghentikan langkahnya.
" Dan kalian bertiga jangan sekali-kali berbuat hal seperti tadi lagi atau..." kekeke. Kyuhyun terkikik sebelum melanjutkan langkahnya bersama dengan pemuda yang dia tolong disampingnya.
Tiga pasang mata itu hanya menatap kepergian keduanya dengan raut menahan sakit yang dialaminya.
.
-Byleth515-
.
" jeosonghamnida sajangnim. Anak buah kita digagalkan lagi." Ucap seseorang berjas hitam itu dengan membungkukkan badannya dalam.
Sedangkan seseorang yang mendapat perlakuan itu masih saja setia duduk dan menghisap cerutunya membelakangi orang itu.
" Bodoh! " ucapnya tegas dan penuh intimidasi. Dan...
Dorrr
Suara letupan mesium itu tepat menghujam kepala lelaki berjas hitam tadi dan menembus tepat di otaknya.
" Orang bodoh tidak berguna. " Ucap lelaki itu lagi setelah menghembuskan asap rokok dari mulutnya. " Rap Mon..."
" Ye sajangnim. " ucap seseorang yang tadi melepaskan mesium dari senjata miliknya.
" Kalian sudah menjalankan perintah yang aku berikan bukan? "
" yee... "
" Jika begitu kau tahu apa yang perlu anak buahmu lakukan? "
" Saya mengerti... perintah siap dijalankan. "
Lelaki yang tadi dipanggil dengan Rap Mon itu menyimpan kembali senjatanya dibalik jas hitamnya. Lalu berlalu meninggalkan ruangan itu.
" Bos besar pasti akan kecewa lagi. Ck! President dan para antek-anteknya itu benar-benar sedang menguji. Ahahaha kita lihat saja siapa yang akan hancur. "
Pria itu membuang puntung rokoknya dan menginjaknya dengan sangat sadis. Ibarat putung rokok itu adalah musuhnya yang selalu berhasil menaikkan darah ke kepalanya. Hancur dan harus hancur. Pria itu tidak mengenal kata maaf, jadi siapa pun yang mengganggu semua yang ada di tangannya harus hancur.
.
-Byleth515-
TBC
.
By datang lagi dengan membaca chapter 5~ hihihi sebelumnya By ingin berterima kasih untuk para reader yang selalu berantusias dan menunggu kelanjutan cerita By... By terharu /nangis didada kibum/
Hiks review-reviewnya juga gomawo... dengan review itu Kibum dan Kyuhyun semakin bersemangat untuk tampil. By sampai dibuat cengo sendiri kekeke.
Di chapter ini By beri cerita-cerita yang biasa dulu saja ya... sebagai bahan untuk para reader sekalian menebak bagaimana alur ceritanya.
.
Chaaa... By mau balas para review dari chingu sekalian
Emon204 : ahaha itu sengaja biar pada ngreget,, jika kihyun ketemunya lama nanti By tidak bisa bikin tulisan TBC :V nee...diusahan untuk cepet-cepet. Gomawo
Lydiasimatupang2301 : ini anti mainstream kan jarang-jarang anak president balap liar ahahaha,, kyuhyun kan memang gitu orangnya /digaplok/ tatto naga merah itu sama dengan tatto yang ngebunuh orang tua kyuhyun~.gomawo
Rismamalmul : horeeeee /tebar paku/ tau gak yaaa~ hihihi nanti deh dijawab. Gomawo.
Kihyunelf : akhirnya~ /elus dada kibum/ perbedaannya sudah ditulis diawal chap ini~ gomawo.
Michhazz : hihihi ini next~ gomawo.
Cuya8897 : wohoooo By bisa mimisan kalo mereka langsung kissing ahahaha momentnya ditunggu saja ne~ gomawo.
Tiktiktik : hihihi tenang saja chingu ff pasti akan terus lanjut kok... kibum kan ice prince harus dingin dong~ gomawo.
Nanakyu : cheonma..itu juga karena dipaksa Kihyun agar panjang.. ohh ASAP nanti polusi udara jadinya ahahaha (bercanda). Siap nanti By bisa bikin Kyuhyun meregang nyawa hanya untuk nyelametin Kibum /dicekek Kibum. Gomawo
Cuttiekyu94 : kibum itu jelmaan es kutub dibenua antartika ;v hehe gomawo
Hanna Shinjiseok : tunggu ya bagaimana nanti interaksi mereka. Hmmm sepertinya By yang akan terpesona mereka duluan ahaha. Siapa yaaa? Jawabannya di chapter ini kok. Fighting!Gomawo.
Kyunihae : gomawo jika suka. Hoho ini diawal kyuhyun dulu loh~ tepatnya masa kecil kyuhyun. Ahaha lanjut~ gomawo.
Melani. : ea ea ea... kesempatan 'iya-iya' apa chingu~ /pasang polos face bareng kyuhyun/ ahahaha gomawo
Hyunnie02 : body guard harus deket majikan dong~ /kedipkedip ke kyuhyun/. Mesranya kasih kaga ya~ yo next. Gomawo
Loeloe07 : iyes betul betul... yosh lanjuttt. Gomawo
Guest : ganbarimasu~ ini lanjut arigatou
Sur0203 : inicial-D? By baru denger :o ahaha Kyuhyun terlalu unyu jika harus seperti bodyguard biasanya. .. huwaaaa /lari kepeluka Kyuhyun/ By bukan mempermainkan cma...ngerjain saja ahaha gomawo
Han Jjemin : ahaha tak apa bumie... hah bukannya mengerti balapan mobil ini saja butuh mikir keras agar bisa... ya uknow lah aku bukan pembawa mobil.. aku hanya rajanya motor ahahah asek ini lanjut. gomawo
.
Sekali lagi thank to :
Emon204 | Lydiasimatupang2301| Rismamalmul | Kihyunelf | Michhazz | Cuya8897 | Tiktiktik | Nanakyu | Cuttiekyu94 | Hanna Shinjiseok | Kyunihae | Melani. | Hyunnie02 | Loeloe07 |Guest | Sur0203 | Han Jjemin |
.
Byleth515
.
Ditunggu raviewnya again~
.
Thank you
