Chapter 6

Who are you ?

.

Kim Kibum x Cho Kyuhyun and Other members Super Junior and TVXQ

.

Bagaimana nasib Kyuhyun yang harus menjadi body guard dari makhluk paling dingin yang pernah ia kenal? Apakah dia bisa menahan diri agar dirinya tidak mengidap darah tinggi? Kekeke dan bagaimana dengan misi yang ada? Kita lihat saja - KiHyun story.

.

Kim Kibum : 17 tahun

Kim Yesung : 18 tahun

Kim Heechul : 18 tahun

Tan Hanggeng : 18 tahun

Kangin : 18 tahun

Lee Dong Hae : 18 tahun

Lee Hyuk Jae or Eunhyuk : 18 tahun

Cho Kyuhyun or Gui Xian : 20 tahun

Park Yoochun or Micky : 22 tahun

.

Rated : T

.

Warning : Yaoi, Typos, Don't Like Don't Read

.

Para cast adalah milik South Korea dan cerita adalah milik By. Semoga bisa diterima dan menghibur.

.

Happy Reading

.

Kyuhyun membawa pemuda yang tadi ditolongnya itu menelusuri lorong asrama. Untung saja keadaan diasrama sedang sepi jadi mereka tidak perlu menghindar dari penghuni lainnya.

" Kamar mu ada dimana Ryeowook-shi?" kyuhyun mulai membuka suaranya untuk membelah keheningan yang beberapa saat lalu menghantui mereka.

" Eumm di lantai C." Jawabnya pelan namun masih bisa untuk Kyuhyun dengar.

Kyuhyn hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. Lalu suasana pun kembali hening. Kyuhyun terlalu enggan untuk bersuara kembali. Dia berfikir bahwa yang yang disampingnya ini butuh waktu . Kakinya hanya melangkah mengikuti pemuda itu. Dia berniat mengantar pemuda itu sampai kamarnya. Toh kamarnya juga ada di lantai C yang berarti satu lantai dengan pemuda ini.

Keduanya hanya diam sampai mereka tepat berada didepan sebuah kamar bernomor 35. Ryeowook – pemuda ini mengulurkan tangannya memutar knop pintu dan mendorongnya pelan. " Si..silahkan." Lanjutnya lagi.

Kyuhyun sedikit tercengang karena dia dipersilahkan untuk masuk. Dia pikir bahwa dirinya akan ditinggalkan didepan pintu setelah pemuda itu masuk. Dengan senyum lima jarinya, Kyuhyun pun melangkahkan kakinya masuk.

" Gomawo." Ucap kyuhyun sesaat setelah masuk.

Pemuda bermanik brown itu menyapukan pandangannya pada kamar ini. " Kau sekamar dengan orang lain?" tanyanya setelah maniknya menemukan ranjang bertingkat, dua lemari dan dua buah meja belajar.

" Eum..."

Kyuhyun mendudukkan dirinya disalah satu meja belajar. Dia melirik pemuda bernama Ryeowook yang memasuki dapur mininya.

'Bagus sekali. Asrama ini memiliki kamar yang didesain untuk seorang saja maupun berpasangan. Semua ini sama kecuali ranjang, lemari, dan meja untuk belajar yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah penghuni kamar' – inner Kyuhyun.

Tuk

" Silahkan " Ucap pria itu sambil meletakkan sebuah gelas didepan Kyuhyun. " Eum.. itu tadi gomawo."

.

Kyuhyun POV

Aku melihat kearah gelas yang baru saja diletakkan didepan ku ini.

" Silahkan " Aku mulai mengambil gelas itu dan meminum isinya. Jujur aku memang haus sejak tadi. So, tak apakan menerima sesuatu yang disuguhkan kepada kita.

" Eum... itu tadi gomawo." Dia kembali berucap.

Aku mencoba tersenyum kepadanya. " Gwaenchana. Kita kan memang harus saling membantu. Hehe"

Dia mengambil tempat duduk diranjangnya – itu menurutku. Aku ingin sekali bertanya padanya mengapa kejadian tadi bisa terjadi. Namun rasanya sedikit tidak enak.

" Aku Kim Ryeowook. Apakah kau anak baru?"

Ake menganggukkan kepala ku dengan tanpa lupa senyum lima jari ku. " Panggil saja aku Kyuhyun Ryeowook-ssi. Oh ya kejadian tadi itu..." Aku sedikit menggantungkan kata-kata ku berniat memancingnya agar mau bicara.

Dia menundukkan kepalanya kembali sebelum mengatakan sesuatu.

" Mereka adalah salah satu genk sekolah ini. Mereka sangat suka sekali membully orang-orang yang menurut mereka patut mendapatkan itu. Salah satunya aku."

Aku hanya mengerutkan dahi ku. 'patut mendapatkan bullyan? Apa-apaan itu' geramku.

" Aku adalah salah satu dari beberapa siswa yang mendapat beasiswa di sekolah elit ini karena prestasi. Orang tua ku bukanlah orang yang memiliki kekayaan seperti orang tua kebanyakan siswa siswi yang sekolah disini. Bagi mereka kami yang seperti itu adalah sampah yang hanya mengandalkan sumbangan dari para donatur. Kami hanya mainan untuk mereka."

Ku lihat bahunya sedikit gemetar. Aku yakin ini menyakitkan untuknya. Terlahir menjadi orang kaya atau miskin bukan sebuah pilihan tapi sebuah takdir. Aku menepuk bahunya pelan mencoba memberi ketenangan. " Sudahlah. Mereka hanya orang-orang bodoh yang mengandalkan kekayaan orang tua mereka. Menurutku kau jauh lebih baik dari orang-orang bodoh itu."

Dia mulai melihatku. Memberikan sedikit senyuman yang aku akui sangat manis. " Sekali lagi gomawo Kyuhyun-ssi."

" Ah matta. Karena aku baru disini. Maukah kau menjadi temanku? Aku jamin selama kau menjadi teman ku mereka tidak akan berani melakukan apa-apa padamu." Ucap ku dengan berbangga diri.

" Kau terlalu percaya diri Kyuhyun-ssi tapi...aku terima tawaran mu."

Kami pun berjabat dan tertawa bersama. Sepertinya menjalani kehidupan siswa normal tidaklah buruk. Setidaknya aku bisa menikmatinya. Meskipun aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika mereka mengetahui identitas ku. Aku hanya ingin memanfaatkan keadaan sekarang. Merasakan sesuatu yang tidak aku rasakan dahulu.

.

Normal POV

.

" Ryeowook-ah."

Sebuah suara berhasil menghentikan perbincangan kedua orang yang ada dikamar itu.

" Kau baru selesai Sungmin-ah?"

" Siapa dia?" seorang namja dengan berwajah aegyo menunjuk Kyuhyun dengan tanda tanya besar. Sepertinya dia berfikir bahwa selama ini dia tidak pernah melihat orang itu.

" Ah... dia Kyuhyun murid baru di sini. Kyuhyun-ah ini Lee Sungmin teman sekamar ku."

" Kyuhyun "

" Sungmin "

Mereka berdua saling mengenalkan diri dan kembali dalam sebuah percakapan yang entah apa intinya. Sepertinya mereka bertiga akan menjadi teman setelah ini. Apalagi dengan pembawaan Kyuhyun yang santai dan sedikit evil.

Kyuhyun kembali kekamarnya setelah menghabiskan waktu makan malam bersama teman barunya. Dia menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.

Malam semakin larut. Tidak ada sebuah pergerakan di asrama-asrama itu. Mereka – para murid SMHS memang tidak diijinkan keluar dari area asrama setelah jam menunjukkan pukul 9 malam. Dan setiap pada jam itupun beberapa pengawas asrama akan berkeliling untuk mengecek setiap penjuru asrama untuk memastikan tidak adanya kenakalan pelajar.

Kyuhyun merebahkan tubuhnya diranjangnya. Pikirannya berputar pada sosok yang harus dia jaga. "Orang itu terlihat sangat dingin dan cuek. Hah apa aku akan sanggup bertahan menghadapi sikap yang seperti itu? Ck sepertinya akan butuh kesabaran ekstra kali ini."

Pria itu – Kyuhyun menghembuskan nafasnya kasar. Dia harus bersiap apapun yang akan terjadi. Melakukan semaksimal mungkin. Memberikan hasil terbaikseperti pada misi-misi yang pernah ia tangani. Setelahnya pria beraven coklat itupun mengistirahatkan tubuhnya. Dan masuk kealam mimpi.

-Byleth515-

Pagi yang cerah ntuk seluruh siswa siswi SM High School. Kegiatan sekolah berjalan seperti biasa. Tidak ada yang special. Belajar dikelas dan istirahat pada waktunya. Membosankan.

Hhhh

Kyuhyun terlihat menghela nafasnya. Dia bosan. Mempelajari berbagai macam pelajaran yang bahkan sudah dia pelajari beberapa tahun yang lalu. Yaa meskipun tidak semuanya. Tapi sebagian besar sudah.

Pria itu memilih menghabiskan waktunya didalam kelas. Dia mencoba melirik seseorang yang ada di sampingnya. Dia sedikit bingung bagaimana caranya menjaga orang sedingin ini? Jikaa bahkan berbicara pun mereka tidak pernah.

" Ada apa?" Kyuhyun sedikit terperanjak saat suara dingin itu menginterupsinya.

Kyuhyun mencoba santai. Dia berfikir mungkin ini kesempatan untuk melakukan pendekatan. " Aku Kyuhyun Cho. "

" Hm "

Grrhh

Kyuhyun menggerang kesal. Siapa yang tidak kesal jika saat kau berbaik hati untuk berteman kau malah diucekin? Dan bahkan jabatan tangan mu tidak ditanggapi. Ck jika saja ini dimanga mungkin sudah ada perempatan yang muncul di dahi Kyuhyun sekarang.

Kyuhyun mengepalkan tangannya yang tadi melayang di udara kosong. Dia menggebrak mejanya. Tidak keras namun mampu mengambil perhatian dari seisi kelas.

BRAKK

" Hargailah sedikit orang yang mau berteman padamu MANUSIA ES!." Kyuhyun menekankan katanya-kata pada dua bagian terakhir ucapannya.

Sedangkan yang mendapat julukan 'manusia es' dari Kyuhyun hanya melirikkan matanya tanpa minat kearah Kyuhyun. " Ingin berteman eh?"

Sial! Kyuhyun benar-benar benci ini. Jika dia bukan orang itu sudah dipastikan bahwa Kibum akan menerima bogem darinya. Dan apa-apaan itu seringainya. Hah!

" Yo anak baru, dia memang seperti itu. " Terdengar suara yang menginterupsi Kyuhyun dari beberapa bangku dari tempat duduknya.

Kyuhyun menolehkan kepalanya kearah suara. Hmm. Dia melihat Donghae disana dengan teman-temannya yang juga teman Kibum.

" Kau jangan mengajak dia serius atau kepalamu akan mendidih sendiri. Ahahaha." Dia tertawa diikuti semua orang yang ada dikelas itu.

Ck!

" Semua sudah menganggap dia sebagai price ice, kau tak perlu ragu lagi untuk menyebutnya manusia es seperti tadi. " Dan tawa pun kembali menggelegar.

Kibum hanya memutar bota matanya malas. Dia sudah sangat biasa dan terbiasa dengan kelakuan teman-temannya itu.

Sedangkah Kyuhyun lebih memilih beranjak dari kursinya. Menuju ke kantin untuk mengisi perutnya. Jujur dia lapar sekarang.

Kyuhyun mengambil tempat duduk disalah satu bangku di kantin setelah dia memesan janjamyeon dan segelas jus.

" Ck! Dasar manusia es. Awas saja kau." Kyuhyun menggerang pelan. " Berdoa saja kau agar aku betah menjaga keselamatan mu meskipun dengan sikap es kutub mu itu."

Hah!

Kyuhyun menghela nafasnya. Dia benar-benar kesal dan dia paling tidak suka diperlakukan seperti tadi. Meskipun dia orang yang cuek tapi yang tadi itubenar-benar parah.

Sebuah getaran dari ponselnya membuyarkan semua gerutuan kesalnya. Dia – Kyuhyun merogoh kantung celanya dan mengeluarkan benda kotak persegi panjang dari dalamnya.

From : Jidat hyung

Subjec : Penting

Ada informasi. Hyung tunggu kau pulang sekolah di dekat gudang sekolah.

.

Kyuhyun sempat mengerutkan dahinya.

Informasi? Hm semoga bisa membantu – pikir Kyuhyun.

Pesanannya datang. Dia menikmatinya dengan sangat lahap. Membuanh semua emosi yang baru saja hinggap dipikirannya.

" Kyuhyun-ah boleh kami bergabung?"

Kyuhyun mendongakkan kepalanya. Dengan menganggukkan kepalanya mempersilahkan. " Tentu saja Wookie-ah Sugmin-ah."

" Kau sendirian?" Giliran Sungmin yang bertanya.

" Seperti yang kau lihat. Aku murid baru yang hanya baru mendapatkan 2 teman. Dan teman ku sekarang ada di depan ku." Kyuhyun mengedikkan bahu dan menyantap makan siangnya lagi.

Mereka bertiga makan siang bersama. Sambil diselingi sebuah obrolan-obrolan kecil.

Kyaa...kyaa..

Terdengar suara teriakan gaduh dari beberapa siswi yang berada disekitar kantin. Kyuhyun menghentikan makannya. Dia menyerngit bingung.

" Ada apa?" tanyanya entah pada siapa.

" Pasti mereka akan segera datang. Hhh pasti akan ramai." Sungmin menghembuskan nafasnya sebelum melanjutkan makannya.

" Aku tidak begitu suka keributan." Dengus Ryeowook.

Kyuhyun semakin bingung dengan apa yang dibicarakan dua temannya itu. Mereka? Siapa? Apa ada artis yang datang? Kyuhyun menaruh pemandangannya lurus kearah yang ia yakini sebagai asal mula kegaduhan ini.

Kyuhyun mendengus. Sekarang dia mengerti apa yang disebut 'mereka' oleh kedua temannya yang masih sibuk makan itu. Si manusia es dan teman genk-nya.

Dia mendengus namun matanya menatap sosok dengan wajah datar itu. Namja itu memang memiliki wajah diatas rata-rata namun sangat berlebihan jika dia mendapat perlakuan seperti ini. Dalam beberapa detik iris coklat dan iris hitam saling bertemu. Kedua iris itu saling beradu. Mencoba saling menintimidasi. Membaca pikiran melalui iris mereka masing-masing. Sebuah seringat tipis berhasil ditangkap oleh mata Kyuhyun. Dia kembali mendengus lalu mengalihkan perhatiannya untuk kembali menyantap makanan kesukaannya.

Kibum menyeringai puas melihat namja manis – menurutnya – beraven coklat itu mendengus lagi. Sepertinya dia sangat senang melihat ekspresi kesal dari si namja itu.

Mereka – Kibum cs mengambil duduk di sudut yang berlawanan dengan tempat duduk yang Kyuhyun cs gunakan. Kibum mengambil alih di salah satu kursi yang berhadapan dengan Kyuhyun secara tidak langsung.

.

Kibum POV

.

Entah kenapa tapi aku sangat suka melihat namja itu dengan berbagai ekspresinya. Begitu lucu bagi ku.

Aku akui, aku memiliki orientasi lain pada diriku. Ya aku menyukai namja. Bukan hal tabu maupun baru lagi di negara ini jika menyukai pasangan sesama jenis. Dunia semakin maju dan hal seperti itu pun sudah diakui oleh beberapa negara barat. Jadi tidak ada kata tabu lagi untuk pasangan sesama jenis.

Namja itu manis. Meskipun memang banyak namja manis dan cantik di sekolah ini. Salah satunya Heechul hyung dan Yesung hyung. Mereka terlalu cantik dan manis untuk ukuran namja.

Aku tidak mengakui jika aku menyukai namja itu. Namun dia sepetinya sangat lucu dan menghibur jika dijadikan mainan. kita lihat saja nanti.

Aku menyeringai tentunya dengan wajah stoick ku.

" Sepertinya ada yang menarik." Ucap hyung cantikku – Kim Heechul dibalik cerminnya.

Dan semua pasang mata itu menatapku dan melihat kearah yang aku lihat. Bisa aku rasakan mereka mengangguk-anggukkan kepala.

.

Normal POV

.

" Mainan baru." Ucap Donghae dan Eunhyuk bersamaan dengan menepukkan tangan mereka.

Aku merasakan ada sebuah tangan dipundakku. " Ya dia manis dan imut."

" Dia atau sosok yang didepannya." Kataku dingin ke arah Yesung.

" ahahaha. Kau pasti tau maksud ku Kibumie." Ya dia – Yesung memang bukan membicarakan Kyuhyun namun sosok bersurai hitam di depannya.

" Hoaaa Yesung-ah kau jatuh cinta." Ucap Eunhyuk dengan girangnya.

Tuk

Sebuah cermin mendarat dikepala Eunhyuk dengan sempurna. " Berisik kau monkey. Ayo makan aku lapar."

Eunhyuk yang mendapat ciuman dikepalanya hanya menggerutu pelan yang membuahkan kikikan geli dari Donghae – teman hiperaktifnya. 'Rasakan itu Hyukie..kikiki' – pikir Donghae menahan geli.

Mereka pun mulai menghabiskan makanan mereka tak terkecuali Kibum.

.

" Ck! Lama sekali dia." Kyuhyun lagi-lagi menggerutu. Dia berulang kali mengamati jam tangan yang melingkar di tangannya.

Bel pulang sekolah sudah berbunyi 30 menit yang lalu. Namun hyung yang tadi membuat janji dengannya itu sampai sekarang belum memperlihatkan batang hidungnya. Jika bukan hal penting maka dia – Kyuhyun tidak akan mau jika harus menunggu seperti ini.

" Yo Gui Xian." Dengan tanpa dosa hyungnya itu datang melambaikan tangan dengan santainya. Apa dia tidak tahu jika adiknya itu sudah hampir jamuran menunggu sedari tadi.

" Jangan panggil aku dengan nama itu saat disini hyung." Ucap kyuhyun dengan menekan disetiap kata-katanya.

" Ups dan aku guru mu sekarang Cho Kyuhyun."

Kyuhyun mengedikkan bahunya malas. Moodnya hari ini sering sekali diuji. " Cepat katakan informasinya."

Yoochun mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Memastikan bahwa gudang ini lumayan aman.

" Harabeoji menelfon ku tadi. Beliau mengatakan bahwa kelompok itu menjalin hubungan dengan sebuah organisasi zakuza besar dari negri tirai bambu itu. Dan sekarang mereka sering menyelundupkan senjata-senjata ke negara maju. Bahkan mereka juga menjual barang-barang terlarang seperti narkoba. Minggu lagi pihak kemiliteran berhasil menggagalkan transaksi mereka."

Yoochun mengambil nafasnya sejenak. " Harabeoji meminta kita agar lebih siaga lagi menjaga Kim Kibum itu di dalam maupun luar sekolah. Ada kemungkinan anak president itu sedang bahaya mengingat ancaman yang menjadi dasar kita disini."

" Hm.." Kyuhyun menganggukkan kepalanya. Dia mengerti posisi bahaya si manusia es itu. Tapi dia benar-benar malas jika harus bertemu dengan muka datarnya disamping sifat es-nya itu.

" Aku mengerti. Aku akan lebih waspada lagi hyung." Ucap ku terpaksa.

" Ok. Hyung juga akan memantau keamanan sekolah ini terus. Hyung akan mengawasinya dan menawasi mu juga Kyu. Hubungi hyung jika ada yang mencurigakan. Sekarang kau kembalilah keasrama sebelum ada yang melihat kita disini."

Kyuhyun mengangguk kan kepalanya lagi. Dan berjalan menuju asramanya. Memang sangat berbahaya jika ada seseorang yang melihat dia dan hyungnya itu berdua. Bagaimana pun status mereka sekarang adalah guru dan murid.

Kyuhyun melangkahkan kakinya pelan . Dia berharap agar dia mampu menghadapi sifat dingin dan datar dari orang yang dijaganya itu.

-Byleth515-

Dan disini dia sekarang. Disebuah lorong oioa air yang sudah tidak terpakai lagi.

" Sialan ini gelap sekali. Hah harusnya tadi aku melompati gerbang saja dari pada mengikuti mereka lewat jalan ini." Geram Kyuhyun. Dia hanya menggunakan penerangan hari ponselnya untuk melewati pipa air ini.

Flashback on

Saat dikantin tadi siang. Tepatnya saat Kyuhyun asik dengan emosi kesalnya terhadap Kibum.

" Eh tadi aku mendengar bahwa akan ada permainan seru lagi." Kyuhyun menajamkan pendengarannya. Dia tidak berniat menguping hanya ikut mendengarkan saja.

Saat ini disamping tempat duduk Kyuhyun ada beberapa gerombolan siswi yang sedang asik membicarakan sesuatu. Ingat Kyuhyun tidak menguping! Dia hanya ingin ikut mendengar. Siapa tahu saja apa yang dibicarakan para siswi itu ada hubungannya dengan misi yang dia lakukan.

" Kau yakin? Ini bukan weekend. Tumben sekali para prince mau ikut bertanding?" Ucap salah satu siswi berambut merah.

" Mereka tidak ikut. Malam ini yang bertanding GD cs dengan kelompok balap dari kota sebelah."

Hmm

Beberapa siswi lain hanya menganggukkan kepalanya.

" Sayang sekali bukan Kibumie yang main... padahal aku ingin melihat dia bertanding." Gadis berambut hitam sepinggang melipatkan tangannya kemeja dan menaruh kepalanya disana.

Kyuhyun sedikit kaget saat nama seseorang disebutkan gadis itu.

'Kim Kibum? Hah? Apa yang dia lakukan? Pertandingan apa maksudnya. Jangan bilang... aish dasar manusia es. Kau mau mencoba melakukan kenakalan remaja eum? Tidak akan aku biarkan!' – Batin Kyuhyun semakin kesal.

Puk

Sebuah tepukan dibahu didapat gadis itu. " Sudahlah suzy-ya yang terpenting kan kau bisa melihat pangeran mu itu diluar jma sekolah."

" Iya benar itu." Ucap yang lain memberi semangat.

" Ayo kita lihat suzy-ya. Sepertinya anak-anak yang lain juga tidak ingin melewatkan ini semua."

" Arraseo." Jawab gadis bernama suzy itu. " Kita pergi seperti yang lain jam 10 malam dengan jalan biasa."

Namja berambut coklat yang sedari tadi ikut mendengarkan pembicaraan itu pun sepertinya juga berniat untuk keluar malam ini. Melihat apa yang sebenarnya terjadi.

Flashback off

Ujung dari pipa ini sudah terlihat. Mungkin 100 meter lagi.

" Awas kau Kim Kibum. Aku tidak akan membiarkan kau dan yang lainnya melakukan kenalakan tak berguna ini lagi!" Ucap Kyuhyun dengan mempercepat sedikit langkahnya.

Kyuhyun melangkahkan kakinya keluar dari pipa itu. Pemandangan pinggiran jalan yang lumayan sepi adalah yang menyambunya pertama kali.

'pantas mereka tidak pernah tertangkap jalanannya sepi.' Kyuhyun pun melangkahkan kakinya menyusuri jalanan itu.

...

" Ayo manis... kalian ikut kami saja. Kita akan bersenang-senang malam ini."

" Kalian minggirlah ajusshi, biarkan kami pergi!"

" ohh~ Kau punya keberanian juga ternyata gadis manis... sepertinya ini akan jadi malam yang mengesankan. Kekeke" Ucap salah seorang dengan tubuh yang sedikit tambun.

" Eonnie bagaimana ini." Ucap salah satu gadis yang mulai ketakutan.

Kelima gadis itu mulai mundur berlahan menghindari 4 kawanan pria yang sepertinya sedang mabuk. Tercium bau alkohol dari pria-pria itu.

" Seohyun-ya, Yoona-ya, Jessica-ah kalian tenang saja. Dan kau Tiffany-ah bantu aku. Bisakah kau lari dari sini dan minta bantuan kepada yang lainnya?"

" Ta..tapi bagaimana caranya melewati mereka Tae?" Tiffany bingung dengan permintaan temannya itu. Bagaimana dia bisa melewati keempat ajusshi itu?

" Kau tenang saja Fany-ah aku akan mengalikan perhatian mereka. Kau larilah saat ada waktu."

" Baiklah. Aku akan cepat kembali jika begitu."

Eum.. gadis bernama Taeyeon itu mengambil sebuah balok kayu yang ada di gang kecil itu. Dia harus bisa membuat celah agar temannya itu bisa mencari bantuan.

" Seo-ya, Yoon-ya, jess kalian bantu aku. Fany...bersiaplah."

Ketiga gadis itu – Seohyun, Yoona, Jessica – mencoba mencari sesuatu untuk mereka gunakan melindungi diri.

" Ahahaha kalian bercanda gadis manis? Kalian ingin memukul kami? Kalian pikir kalian bisa?" para pria itu hanya tertawa menyaksikan pemandangan didepan mereka.

" Sudahlah... dari pada kalian membuang tenaga sia-sia lebih baik kalian ikut kami. Kita bersenang-senang. Kami janji akan membuat kalian puas sangat puas." Salah satu dari pria itu mulai melangkahkan kakinya mendekat.

Sheett

Taeyeon mengayunkan kayu yang dibawanya kedepan pria itu. " Kami bukan gadis-gadis jalang yang akan memuaskan kalian."

" Kalian..." geram pria itu.

" Fany sekarang!"

Tiffany mulai berlari dari samping mencobab menghindari para pria itu.

" Jangan kabur kau!"

Bugh!

Taeyeon mengayunkan kembali balok kayu itu mengenai lengan salah satu pria didepannya. " Jangan ganggu kami."

" Cih kalian gadis-gadis yang tidak bisa diajak dengan kelembutan.

Sreettt

Dag

Bugh

" Akh.." Sebuah erangan lolos dari bibir Taeyeon saat tubuhnya jatuh karena terdorong pria itu.

" TAENG/EONNIE..." Teriak tiga gadis lainnya.

" Kalian membuang-buang waktu kita bersengan-senang manis."

SREETTT

" EONNIEE.."

" SEO..."

" Kau cantik sekali sayang." Ucap salah satu pria berjas biru yang berhasil menarik Seohyun dan memepet tubuhnya ke dinding."

" Ja..jangann to..tolong.. hiks." Dengan sekuat tenaga gadis itu menahan air matanya untk jatuh. Namun gagal. Dia begitu takut semua badannya bergetar.

" Jangan menangis sayang." Pria itu menjilat air mata yang mengalir di pipi putih gadis tersebut.

" hiks..hiks.. le..lepp..lepaskaann.. hiks tolong. Ee..eonniiee."

Ketiga gadis lainnya tidak bisa berbuat apa-apa. Didepan mereka sekarang juga ada laki-laki yang sama menakutkannya. Tubuh mereka semua bergetar. Mereka hanya berharap jika Tiffany bisa cepat kembali dan membawa yang lainnya untuk menolong.

-Hening-

Sreett

Bughhh

Pria yang tadi menghimpit tubuh Seohyun jatuh diatas tanah. " Jangan pernah membuat takut para gadis. Apalagi sampai membuat mereka menangis."

" Berani-beraninya kau bocah tengik!" pria itu kembali berdiri. " Lebih baik kau pergi sebelum kau menyesal!"

Namja itu – Kyuhyun hanya menyeringai. " Dan membiarkan teman-teman ku digagahi kalian? NEVER!"

" Jika begitu rasakan ini! YAAAAA..."

Bugh...Duagh.. Braakk

" KAUU..."

Ketiga pria lainnya menyerang Kyuhyun bersama. Mereka mencoba menyerang dengan membabi buta. Mencoba mengarahkan pukulan mereka kearah namja itu.

Namun dengan sangat lihainya, namja itu berhasil menghindar dari setiap serangan. Dia menepis sebuah pukulan dengan slah satu tangannya. Menghalau agar pukulan itu tidak mengenai kepalanya. Menghantamkan tinjunya ke salah satu pria yang bertubuh tambun.

BRUUGGHH

Seketika pria itu jatuh. Pria lain yang melihat hal itupun semakin geram. Mereka menyerang dengan lebih membabi buta.

Melayangkan tendangan ke kepala, meninju bagian perut, melayangkan pukulan-pukulan lain untuk mengenai Kyuhyun. Tapi dengan mudahnya Kyuhyun mematahkan semua serangan mereka. Dia mengayunkan kakinya kearah kepala dan berhasil mengenai pria berjas biru. Tubuh pria itu berputar sebelum akhirnya jatuh keatas tanah.

BUGHH... DUAGHH.. DUAGGH

SREETT BRUGH

...

Sementara itu,

Hosh Hosh Hosh

Tiffany berhasil kabur. Dia pergi ketempat teman-temannya berada.

" Kau kenapa Fany-ya?" Tanya Donghae yang heran melihat keadaan temannya seperti itu.

" Hosh to..tolong Taeng dan yang lainnya.. hosh.. hosh.."

" Tenangkan dulu dirimu. Ambil nafas lalu buang."

Hemm... fuuuhhh

Gadis itu mengikuti saran Yesung untuk mengambil nafas. Sebelum menceritakan yang terjadi.

" Taeng dan yang lain.. mereka.. mereka sedang bahaya. Kami.. kami tadi bertemu 4 pria yang sedang mabuk. Mereka masih disana. Tolong bantu mereka hiks." Fany pun menangis memikirkan keadaan teman-temannya.

" Bergegas."

Bumm

Kibum masuk ke mobilnya dan mengendarainya cepat. Semua mata terpaku dengan ucapan dan tindakan cepat Kibum. Tiffany langsung ditarik Yesung untuk masuk ke mobilnya.

" Kangin, Hanggeng, Heechul kalian tetaplah disini kendalikan situasi disini. EunHae cepat!" Ucapnya sebelum melest menyusul Kibum. Dibelakangnya ada Donghae dan Eunhyuk yang melesat dengan mobil Eunhyuk.

Suasana ditempat pertandinagn sedikit ribut karena kejadian itu.

" Merepotkan." Ucap Kangin lalu meredakan situasi ini supaya terkendali lagi. Mereka percaya pada Kibum, Yesung, Donghae, dan Eunhyuk untuk masalah yang terjadi.

Mereka bukan orang yang tidak bisa bertarung. Jadi tidak perlu ada yang di khawatirkan lagi.

.

Ciiitttt

Kibum menghentikan mobilnya di depan gang itu. Yesung dan yang lainnya mengikuti di belakang. Dengan bergegas Kibum turun dari mobilnya. Namun apa yang dia lihat...

Pria-pria itu sudah terkapar diatas tanah bahkan salah satunya tidak sadarkan diri.

Kyuhyun berjalan menghampiri Seohyun. Melapaskan jaketnya dan memakaikannya pada gadis itu.

" Jangan takut lagi. Semua sudah aman." Ucapnya pelan.

" Seo-ya!"

Tiffany berlari kearah Seohyun dan memeluk gadis itu. Taeyeon dan yang lainnya pun mulai mendekat. Mereka ingin menenangkan diri mereka dan juga Seohyun – gadis paling muda diantara mereka berlima.

" Terima kasih." Ucap Taeyeon pada Kyuhyun.

Kibum dibuat terpaku ditempatnya. Dia kaget namun masih bisa dia tutupi dengan ekspresi datarnya. Dia sama sekali tidak menyangka akan semua ini.

" Kibum." Panggilan dari Yesung berhasil membuat dia kembali fokus.

" Kita kembali." Jawab Kibum sambil membalikkan tubuhnya. Dia berjalan kembali kearah asrama. Namun sebelumnya dia menelfon orang kepercayaannya untuk mengambil dan mengurus mobilnya.

Yesung yang tak ambil pusing dengan tingkah Kibum pun hanya mengikuti langkahnya. Dia menelfon Kangin mengabarkan bahwa mereka akan pulang ke asrama sekarang karena masalahnya sudah selesai dan memberitahu jika mood Kibum berubah buruk. Dia juga tidak lupa menelfon orang kepercayaannya untuk mengurus mobilnya.

Sedangkan Donghae dan Eunhyuk berjalan ke arah para gadis untuk membawa mereka pulang ke asrama. Dan menenangkan diri mereka.

Kyuhyun, dia hanya berdiam diri sambil memandang kearah punggung Kibum yang mulai menjauh. Memandang punggung ornag yang harus dia jaga. Lalu melangkahkan kakinya mengikuti mereka untuk kembali ke asrama.

Kibum sendiri, hanya berjalan dalam diam. Ada beberapa pertanyaan yang singgah di pikirannya.

'Siapa namja manis itu? Apa benar dia yang mengalahkan orang-orang itu? Lalu apa hubungan namja itu dengan gadis Seohyun itu?'

Sebenarnya dia bingung dengan dirinya. Dia bukan orang yang peduli pada orang lain selain orang yang dia anggap. Tapi kali ini berbeda. Hah Kibum bingung sendiri dengan dirinya. Sekarang dia hanya ingin kembali ke asrama dan engistirahatkan otaknya.

Malam itu pun berakhir. Setelah balapan selesai mereka kembali lagi keasrama dengan jalan yang mereka buat untuk kabur tadi. Dan tentunya mereka kembali dengan mengendap-endap agar tidak diketahui penjaga asrama.

-Byleth515-

TBC

.

Hyaaa akhirnya setelah kemaren By dengan jahatnya tidak memunculan Kibum kepermukaan sekarang di Chapter ini By bisa membawa Kibum kembali... yeeee. Tapi mian jika banyak typo~ By tak sempat edit biar bisa cepat di update.. hihihi

Apa kalian puas? Apa kalian senang? Ahhh semoga kalian senang. By minta maaf jika hanya bisa menyampaikan seperti ini saja. /bow/

.

Ini balasan review untuk yang Chapsebelumnya :

Tiktiktik : KiHyun momentBy kasih dengan pelit ah hihihi next. Gomawo

Cuya8897 : Kyuheroic(?) ahaha iya... KiHyunnya memangtidak ada di chap 5. Diusahakan. Cheonma and gomawo

Han Jjemin : Kibum kencan dengan ku ahhaha. Yuhuu ditunggu saja. Ini lanjut. Gomawo

Michhazz : Pastinya dia dipihak yang berlawanan dengan kyuhyun... next gomawo

Lydiasimatupang2301 : Ryeowook dia...jawabannya di chap ini chingu~ duh typo jadi malu /sembunyi didada Kyuhyun/ iya sekarang mengertikan siapa si naga merah? Hihihi anti mainstream itu ciri By. :v next. Gomawo

Shofie Kim : tak apa chingu~ ahahaha Kyuhyun kan memang heroic...mereka pisah kamar..ok gomawo

Nanakyu : ne cheonma... hihihi chap 5 kemaren memang niatnya untuk munculin beberapa orang baru siapakah Ryeowook? Jawabannya disini~ yup fighting! Next gomawo

Emon204 : mian jika terasa hambar... nanti dicoba agar lebih seru. Ok next gomawo

Hanna Shinjiseok : Ayo tebak siapa... hihihi kibum kemaren By sekap(?) jadi tidak muncul. Semogaaa~ ok next gomawo

Melani. : kapan-kapan... nanti By usahakan sesuai bertambah chap mereka sering muncul.. fighting! Gomawo

Cuttiekyu94 : Kyuhyun ku memang bikin bangga /dijitak kibum/ hihihi Kibum memang hanya dibelakang layar di chap 5. Ok gomawo

Hyunnie02 : ayoo siapa di tebak ahahha. Ok next gomawo

Hwang635 : gomen kemaren sibuk..dan balasan untuk mu di chap 4 By balas disini. Gomen kemaren saat update tidak liaht email lagi jadi review mu baru kebalas disini. Ok gomawo

Sur0203 : pernah dengar initial-D hanya lupa :v ahahah aku ingin main-main dengan KiHyun~ Kyu oleng tukang nabrak /digetok Kyu/ ... ahhhh aku di hug . maunya di hug Teukkie saja~ aa kibum aku umpetin di bawah selimut ku kekeke. Tak apa...Yosh lanjut. Gomawo

Hwang635 : yes lanjuuuttt... gomawo

.

Big Thanks to:

Tiktiktik | Cuya8897 | Han Jjemin | Michhazz | Lydiasimatupang2301 | Shofie Kim | Nanakyu | Emon204 | Hanna Shinjiseok | Melani. | Cuttiekyu94 | Hyunnie02 | Hwang635 | Sur0203 | Hwang635 |

.

Ayo semangat review againnnn~

.

Byleth515

.

Thank You