Hujan diluar begitu deras, suhu yang dingin akibat hujan tersebut bahkan tak mampu menghalangi kegiatan sepasang adam dan hawa didalam ruangan itu.

Tubuh telanjang si gadis mungil mengentak-hentak diatas tubuh telanjang pemuda tampan dibawahnya dengan tangan yang bertumpu didada si tampan. Bibir kucingnya tak hentinya mengalunkan desahan dan lengguhan merdu bagi lelakinya. Sedangkan si tampan dengan khitmat menikmati merdunya desahan dan wajah imut kekasihnya yang penuh kenikmatan itu, sambil memberikan rangsangan-rangsangan tambahan dengan meremas lembut pinggang atau pun dada si manis.

"Anggh~ Jisoohh aah~" desah si mungil penih nikmat saat Jisoo –lelaki tampannya- meremas dadanya. Sedangkan ia sibuk menaik turunkan tubuhnya mengejar kenikmatannya.

Jisoo gemas sendiri pada Jihoon, bagaimana ia bisa ia mencapai nikmatnya jika ia bergerak dengan tempo sepelan itu.

"Shithh!" umpat Jisoo pelan, sudah tak tahan ia pada Jihoon yang menggemaskan dan menggoda di saat yang bersamaan. Dengan segera ia balik posisi mereka. Dan dengan gerakan cepat ia genjot Jihoon lagi.

.

.

My Cherry

(Sequel: Cherry Baby)

.

.

.

SooHoon | 2Ji

.

.

.

Jihoon sedang didapur dan mengeringkan rambutnya dengan handuk sambil menatap coklat hangatnya saat Jisoo memeluknya dari belakang.

"Ya! Pakai bajumu sana" kata Jihoon sambil menyikut perut Jisoo yang saat ini hanya mengenakan selembar handuk yang melingkar dipinggangnya.

Jisoo mengaduh kecil akibatnya. "nanti saja, aku sedang malas" ujar si tampan Hong Jisoo lalu duduk dikursi meja makan disamping Jihoon sambil dengan intens menatap Jihoon yang sedang minum itu. Dan

GREP

"UHUK!"

PLAK

Itu Jisoo yang meremas dada Jihoon dari sela lubang tangan atasan jersey basket yang Jihoon gunakan, JIhoon hanya menggunakan atasan jerseynya saja dan itu sudah hampir menutupu sampai lututnya, well itu menggemaskan dimata Jisoo. Lalu disusul suara tersedak Jihoon yang kaget. Dan suara tamparan yang keras dari Jihoon pada kepala Jisoo.

"Yak! Hong byuntae Jisoo!" pekik Jihoon. Dan Jisoo segera kabur menuju kamar Jihoon untuk menghindari amukan kekasih mungilnya itu dan juga untuk mengenakan pakaiannya.

.

Jihoon duduk disofa sambil menatap lurus ke arah televisi yang menyiarkan sebuah acara musik dengan sebuah pout mengemaskan dibibirnya saat Jisoo datang dengan sudah berpakaian santai menghampiri lalu duduk disamping Jihoon.

Lalu mencuri sebuah ciuman dari pout gadisnya. Dan mendapat delikan dari si gadis.

"Kau ini kenapa sih?" tanya Jisoo sambil menatap Jihoon dari samping dan megusap lembut rambut pink Jihoon dan sesekali menyelipkan helaian rambut Jihoon kebelakang telinga gadinya itu.

Jihoon memutar duduknya hingga menghadap Jisoo. "Kau itu yang kenapa?" Jihoon balik bertanya.

"Loh kenapa denganku?" Jisoo memandang Jihoon bingung yang terlihat dibuat buat.

"Kau itu jadi bertambah mesum semakin harinya" kata Jihoon sambil melipat tangannya didada.

Ini sudah hampir 3 bulan lebih setelah mereka jadian. Dan ini sudah 2 minggu Jisoo menginap dirumah Jihoon. Mereka sedang libur semester, jadi Jisoo memilih menghabiskan liburan bersama kekasih manisnya ini. Biasanya ia akan pergi traveling bersama sindikatnya, tapi itukan dulu saat ia masih berstatus jomblo. Sekarang ia punya keksasih jadi alangkah lebih berfaedahnya jika ia habiskan liburan bersama kekasihnya ini. Yah walaupun ia bilang ke ibunya sedang liburan bersama teman-temannya. Ah iya, belum ada satupun yang tau mereka berpacaran loh.

"aku tidak mesum tau, salahkan dirimu yang selalu menggodaku dengan berpakaian seperti itu" kata Jisoo berkilah, ujung bibirnya tetarik dengan sebelah lebih tinggi, memberikan senyum sexynya itu pada Jihoon didepannya.

"Apanya yang salahku. Kemarin aku memakai training panjang dan sweater panjang tapi tetap saja kau menyerangku" sanggah Jihoon.

"itu karena kau jadi terlihat beribu kali sangat menggemaskan, aku jadi tambah tak tahan" lagi lalgi si tampan ini berkilah.

"Hah, dasarnya saja kau memang mesum" kata Jihoon sinis lalu kembali menghadap televisi sambil mengonta ganti chanelnya.

"hahahahahaha" Jisoo tertawa, lalu…

GREP

Lagi lagi Jisoo meremas dada Jihoon.

"YAK! HONG JISOO! KAU BENAR-BENAR!" pekik Jihoon lalu memukuli Jisoo dengan remot yang ia pegang. Dan Jisoo hanya tertawa tak henti hentinya bukannya malah kesakitan.

"salahkan bra lucumu itu yang seolah memanggilku untuk menyentuhnya"

"Dasar mesum! Pervert!" Jihoon masih memukuli Jisoo.

Sampai Jisoo menahan kedua tangannya untuk berhenti, lalu mencondongkan wajahnya kearah Jihoon. Sedangkan Jihoon yang awalnya berniat menghindari wajah Jisoo dengan memundurkan wajahnya malah sekarang ia jadi rebah ke sofa dengan Jisoo mengungkung tubunhnya di atasnya dan juga seringai mesum menyebalkan itu.

Jisoo mengecup lembut bibir Jihoon.

"Soo, aku sudah mandi" kata Jihoon dengan wajah memohon.

"aku pun sudah mandi" jawab Jisoo cepat.

"aku malas mandi lagi" rengek Jihoon.

"akan kumandikan kalau begitu"

"Yak! Hong Jis –AAHHH~"

END or Lanjut?

Aku punya beberapa draft SooHoon yang masih nyambung dari Cherry Baby. Kayak yang diatas itu. Tapi lebih ke daily lifenya nanti dengan sedikit bumbu bumbu mesum didalamnya. Mulai dari kencan mereka, reaksi temen temenya Jisoo semaknya Jisoo kakaknya Jihoon, dan waktu mereka kumpul kumpul gitu. Adakah yang mau ini dilanjut?

Kalo mau,

Sok atuh review :3

Oh iya yang mau bereteman dengan aku~ bisa add FB aku

Rocketssi

Atau mau follow aku di ig, bisa follow

Rocketssi

Ignya baru netes loh, langsung polbek lah, asal gak gembok:v atau yang hari ini polow besoknya unpol,, jangan gitu yahhh

JANGAN LUPA REVIEWNYA