Hari terakhir libur semester digunakan sepasang anak adam dan hawa yang masih banjir asmara ini dengan mengurung diri di rumah si gadis dan melakukan aktivitas yang lebih berguna.

Seperti saat ini Jisoo dan Jihoon tengah melakukan 'kativitas yang SANGAT berguna'. Dimana Jisoo duduk dengan tegang di sofa ruang tivi dan Jihoon yang manggut-manggut nakal diantara paha Jisoo.

Sesekali Jisoo mendesis keenakan sambil meremas sandaran sofa membiarkan Jihoon bekerja.

"Hoonhh" desah Jisoo saat tangan mungil Jihoon mulai menggerayangi bola kembarnya, menstimulasi kerja pembuat sperma itu.

Tak lama setelah itu Jisoo klimaks dengan sangat deras hingga wajah Jihoon ikut terkena cairan Jisoo karena mulut kecilnya tak mampu menampung sperma Jisoo yang banyak itu.

Lalu kegiatan mereka berlanjut ketahap yang lebih panas.

.

.

.

Jadi sekarang mereka merubah rencana mereka, yang awalnya ingin mengurung diri di sarang cinta mereka sekarang malah berada di tepian sungai Han yang indah, hari yang berawan membuat acara jalan-jalan mereka tak begitu buruk seperti wajah Jisoo yang saat ini sangat masam bertekuk-tekuk tapi tetap tampan. Ya, sebenarnya jalan-jalan ini adalah ide Jihoon yang tidak tahan jika menghabis kan hari ini bersama nafsu Jisoo yang entah kenapa sangat besar sekali hari ini, bisa-bisa ia hamil karena mereka kehabisan stok pengaman karena Jisoo yang tidak bisa di hentikan.

Jihoon bergidik sendiri membayangkannya. Sudah cukup hampir sebulan ini mereka merubah rumahnya menjadi wahan bercinta, makanya ia mengajak Jisoo berjalan-jalan.

"Hei, jangan ngambek dong. Kan jadi jelek" tegur Jihoon yang tidak tahan melihat wajah Jisoo yang –oh astaga- lucu sekali.

"siapa yang ngambek?" retoris Jisoo.

"entahlah, sepertinya pacarku yang bermuka alim tapi dalamnya mesum gila itu yang sedang ngambek" cibir Jihoon.

"kucium kau" kata Jisoo sambil memasang pose seperti seorang vampire yang akan menerkam korbannya, tapi kalau vampire sih harusnya bilang 'ku gigit kau', tapi Jisoo kan sekarang mesum makanya teksnya diganti.

Lalu kejar kejaran antara calon korban pemerkosaan dan tersangka permerkosaan terjadi. Lol

.

.

.

"YAK! YAAAK! STRI –STRIKE!" suara melengking dari seorang gadis diareal pemancingan sungai Han sangat menggangu telinga. Membuat beberapa bapak-bapak yang memancing di sekitar situ memandang risih tapi juga terhibur karena tingkah konyol gadis itu saat mendapat ikan yang sebenarnya biasa saja ukurannya tapi tinggkahnya seolah sudah menangkap megalodon.

"Wah kau hebat, sayang" puji sang kekasih sambil mengacungkan ketiga jempolnya –ya, dengan satu jempol kakinya yang diangkat- serta cengiran lebar penuh kebanggaan seolah membenarkan bahwa kekasihnya bener-benar menangkap megalodon.

"Aku hebat kan? Hahahaha Kwon Soonyoung gitu loh" kata si gadis tertawa congak.

"pacarnya siapa dulu dong…?" tanya si pacar.

"tentu saja Lee Seokmin" jawab Soonyoung dengan nada lucu.

Kedua orang abnormal itu pun tertawa bersama, sampai mata sipit Soonyoung menangkap sesuatu yang aneh di kejauhan. "Seok-ah, berikan kacamataku" perintah Soonyoung. Yang dituruti Seokmin.

"Seok-ah"

"ne"

"Lihat itu disana" kata Soonyoung sambil menunjuk kearah dua orang yang sedang kejar-kejaran ala india di kejauhan

"dimana?"

"disana itu loh. Itu Jisoo bukan sih?"

"Iya, itu Jisoo hyung" Seokmin membenarkan.

"dengan siapa dia?" Soonyoung kepo.

"Woozi?"

"siapa Woozi?" kepo lagi kan Soonyoung.

"itu loh vocal trainer paduan suara universitas, sejurusan dengan Jisoo hyung" jelas Seokmin.

"mereka pacaran?" tanya Soonyoung, saat melihat Jisoo memeluk Jihoon dari kejauhan.

"entah, aku tidak tau"

.

.

.

TBC

Ulululhhhh~ pendek bngt.. banyak typo lagi

Jangan protes plis, ini ngetiknya pakai hape. Laptop lagi lagi hang.

Sedih adek bang.. TT

TENGKYUUUHHH YAAA YANG UDAH MAU RIPIU CHAP CHAP SEBELUMNYA.

FF ini tambah absurd yak :V

Yang gw gabakal banyak bacot, karena ngetik lewat hape itu capek.

Pokoknya

KEEP REVIEW :*