Semua telah kembali ketempat duduknya masing-masing. Sehun juga sudah berada dialam setengah sadarnya. Tapi kemudian ia terbangun karena teringat sesuatu dan kemudian ia menyenggol lengan kai yang sedang duduk disebelahnya
"mwo?" tanya kai
"maukah kau membantuku?" tanya sehun tiba-tiba
"membantu? Apa?"
"mencari tahu informasi tentang gadis itu"
"MWO?!"kai terkejut dan tak percaya
SNOWFLAKES
Main cast : Xi Luhan, Oh Sehun, Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Kim Jongin, Do kyungsoo
Pairing : Hunhan [Main], Chanbaek, Kaisoo
Genre : Romance, Fluff, Drama, Humor(?)
Length : Chaptered
Rate : T-M
Disclaimer : cerita ini adalah hunhan story, jadi bener-bener terfokus pada kisah luhan dan sehun. Untuk pair yang lain hanya sebagai slight. Mungkin chanbaek dan kaisoo akan masuk namun tak sebanyak hunhan yang akan diceritakan
FF ini murni buatan author tanpa ada unsur plagiat atau meniru dari ff lain, jika ada yang sama atau mirip, mungkin kita jodoh .
Dont be a silent readers guys, hargain kerja keras author menulis^^
.
.
HUNHAN STORY
.
GS
.
TYPO EVERYWHERE
.
NO PLAGIAT
.
NO BASH
.
REVIEW JUSEYO^^
.
.
"yak! Jangan berteriak" omel sehun
"aku benar-benar tak percaya. Untuk apa kau mencarinya?" tanya kai
"memberinya pelajaran. Sedikit gertakan mungkin akan membuatnya takut" kata sehun licik
"yak! Sudahlah. Apa kau tak mengingat yang dikatakan kris hyung?"
Sehun menatap kai tajam. Ia seolah tak terima dengan jawaban kai. Kai pun menyadari perubahan wajah sehun
"apa? Kau tak terima. Sehun-ah, dia tak salah apapun kepadamu kau tau. Sudahlah, jangan berlebihan begini" jawab kai yang kemudian ia memejamkan matanya
Sehun mendesah sebal. Ia kemudian memikirkan cara untuk membalas kelakuan gadis aneh yang bernama luhan itu. Ia masih tak terima karena gadis itu yang kemarin menyuruhnya dengan lancang ditambah gadis itu juga memarahinya, bahkan selama ini tak ada seorang pun yang pernah memarahinya kecuali ibunya sendiri.
(***)
hari telah berganti, bahkan hari ini luhan, baekhyun, hangeng dan heechul telah berada di beijing. Lebih tepatnya di rumah nenek mereka. Luhan sangat merindukan beijing. Bagaimanapun juga masa kecilnya sempat ia habiskan disini
sang nenek menyambut mereka dengan senang hati. Mereka pun memasuki rumah nenek dengan membawa beberapa koper. Tapi baekhyun langsung berjalan menuju kamar untuk dirinya jika berada disini.
Rumah sang nenek ini cukup besar, namun jika disini luhan dan baekhyun harus tinggal satu kamar karena keterbatasan kamar.
Baekhyun dengan cepat kembali membuka laptopnya dan mengupdate kembali kegiatan member exo hari ini. Luhan dengan langkah malas mengikuti baekhyun menuju kekamar. Baekhyun terlihat sedang tersenyum senang saat melihat foto rehearsal member exo.
"woah, exo jjang. Mengapa mereka begitu sexy jika berkeringat seperti itu? Mereka keren sekali" kata baekhyun diatas kasurnya
"lihat eonni, sehunie tampan sekali kan?" tanya baekhyun sambil menyodorkan foto sehun
"tidak, apanya yang tampan?" tanya luhan datar
"lihat cara sehunie menjilat bibirnya, argh! Ini sangat sexy. Siapapun wanita yang mendapatkan ciuman pertama sehunie pasti sangat beruntung" ujar baekhyun
"mengapa kau terlalu terobsesi dengan mereka?" desisi luhan tak suka
"mereka perfect, jika kau tau semua fangirl akan terobsesi pada bias mereka. Atau bahkan mereka terobsesi pada hal yang cukup intim" jelas baekhyun
"maksudmu intim?" tanya luhan bingung
"seperti penis mereka?"
"penis?" tanya luhan tak percaya
"iya, Beberapa sasaeng fans menginginkan untuk melihat ukuran asli penis mereka. Bahkan yang terakhir aku dengar penis sehun paling panjang, kau tau itu artinya kan eonni" kata baekhyun bersemangat
"tidak. Dan ku mohon baek, sadarlah" kata luhan datar
"eonni, lihat mereka kerena kan? Lihat abs mereka, perutnya sixpack eonni. Argh! keren sekali. Aku ingin menyentuhnya" kata baekhyun yang tak mendengarkan kalimat terakhir luhan
"mereka tak keren sama sekali" jawab luhan ketus sambil menuju kekasur
"mereka keren" jawab baekhyun tak kalah ketus
"apa yang keren? Mereka hanya manusia biasa yang memiliki nasib sedikit lebih beruntung dari kita" jawab luhan datar
"aniyo. Kau hanya belum mengenal mereka. Jika kau mengenal mereka pasti kau akan mengerti" timpal baekhyun cuek
"kau juga tak mengenalnya baek"
"tidak. Aku mengenal mereka" jawab baekhyun yakin
"baek, kau tak pernah menjadi teman, sahabat ataupun orang terdekat mereka. Rumah kalian juga berbeda jarak. Bagaimana kau bisa mengenalnya" jawab luhan sedikit sinis
"tentu saja aku mengenal mereka. Aku tau tanggal lahir mereka, aku tau hobi mereka, aku tau makanan faforit mereka, aku tau kebiasaan mereka, aku tau apa saja yang mereka lakukan, aku tau ukuran sepatu mereka, aku tau hobby mereka, aku tau brand yang mereka pakai, aku tau tempat mereka hang out, aku tau tempat mereka belanja, aku tau nomor telepon mereka, aku tau apa yang mereka suka, aku juga tau apa yang mereka benci, aku tau kebiasaan mereka, aku tau tipe wanita idaman mereka, aku tau golongan darah mereka, aku tau semua tentang mereka" kata baekhyun cepat
"dan kau tau ini?" kata baekhyun menunjukkan foto member exo "ini kris oppa, dia seumuran denganmu, dia tampa sekali karena memiliki wajah barat. Yang ini suho oppa, dia leader exo, hatinya sangat baik, dia 1 tahun lebih tua dariku. Ini chen, dia seumuran denganku, kau tau suaranya sangat bagus. Yang ini chanyeol, dia multi-talent tapi aku kurang menyukainya karena dia terlihat idiot. Ini kai, dia sangat hebat dalam menari. Yang ini sehun, ketampanannya sangat luar biasa, mengalahkan para aktor-aktor tampan" jelas baekhyun
"lelaki ini yang bukannya kemarin dipesawat duduk disebelah..." kata luhan pelan
"iya, lelaki ini namanya sehun. Dia yang memenuhi kamarmu. Tampan bukan? Aku juga pernah mengatakan jika dia magnae waktu itu. Tampan bukan? Tentu saja! Dengan diam saja karismanya begitu terpancar" jawab baekhyun girang
Luhan hanya memincingkan alisnya tak percaya dengan baekhyun. Ia memilih untuk mengalah dan tak mengganggu kehidupan baekhyun. Ia sudah cukup lelah dengan jawaban baekhyun yang selalu sama jika tentang exo. Luhan pun memilih keluar dari kamar sebelum ia gila mendengar ocehan baekhyun tentang exo
"Lu, mengapa kau tiba-tiba kemari?" tanya nenek ketika luhan berada di ruang keluarga
"aku muak mendengar baekhyun selalu membicarkan tentang exo" jawab luhan sebal
"dia memang selalu seperti itu" kekeh hangeng
"tapi aku lelah mendengarkannya memuji mereka aboji" kata luhan sambil menggerutu sebal
"sudah, sudah. Sekarang bisakah kau memanggil baekhyun untukmakan malam lu?" tanhya heecul
"baiklah eommonim" jawab luhan sambil tersenyum manis
Luhan berjalan menuju kamarnya untuk memanggil baekhyun. Ketika luhan membuka pintunya, ia melihat baekhyun yang sedang mondar-mandir mengelilingi kamar mungil itu
"bisakah kau berhenti? Ayo turun, makan malam sudah siap" kata luhan datar
"bagaimana aku bisa berhenti? Bagaimana aku bisa makan? Malam ini exo mengakan special concert dibeijing. Jaraknya tak jauh dari sini, aku tak bisa pergi kesana padahal aku memiliki tiketnya denga gratis" ucap baekhyun panik
"oh, semoga berhasil mendapat ijin dari eomma appa" jawab luhan singkat
"ah, eottoke" rengek baekhyun "ah eonni, pergilah bersamaku" ajak baekhyun
"mwo?" luhan terkejut
"iya! Pergilah bersamaku"
"tidak! Berapa kali aku harus mengatakan jika aku tak akan ikut campur masalahmu dengan exo. Aku sudah muak mendengar semua tentang exo" kata luhan sinis
"Mereka akan memberikanku ijin jika kau pergi bersamaku. Ayolah eonni" rengek baekhyun
"aku tak mau" jawab luhan ketus
"ayolah eonni, aku mohon. ini akan menjadi terakhir aku menonton konser mereka. ayolah" rengek baekhyun
"aku tau kau berbohong baekhyun-ah" kata luhan datar dan kemudian beranjak menutup pintu kamar
"eonni, andwe. Aku akan berhenti membahas exo jika kau ikut denganku malam ini" kata baekhyun cepat untuk mencegah luhan pergi
"mworago?" kata luhan meminta penjelasan
"Aku akan berhenti membahas exo jika kau ikut denganku malam ini...Setidaknya sampai sisa perjalanan pulang" kata baekhyun dengan puppy eyesnya
..
..
Disini lah baekhyun dan luhan berada. Sebuah klub cukup terkenal didaerah beijing. Klub untuk anak muda yang cukup luas. Diklub inilah special conceert exo digelar. Konser ini tak seperti konser biasanya. Mereka hanya akan menyanyikan beberapa lagu saja sebagai bentuk ucapan terima kasih.
Baekhyun memarkirkan mobilnya beberapa meter dari klub tersebut. Baik luhan maupun baekhyun memang bisa menyetir mobil, jadi mereka pergi kemari menggunakan mobil yang dipinjamkan oleh hangeng.
"eonni tetap disini, aku hanya akan kedalam sebentar. Okay?" pamit baekhyun
"aku akan meninggalkanmu jika kau terlalu lama didalam" ancam luhan
"arraseo" kata baekhyun sambil menutup pintu mobil
Setelah baekhyun menutup pintu mobil ia kemudian berjalan menuju kedalam klub meninggalkan luhan yag sedang duduk dimobil sambil memakan beberapa makanan ringan untuk menunggunya.
Baekhyun telah masuk ke dalam klub itu. Disana banyak sekali penggemar exo seperti dirinya. Ia mulai mendesakkan dirinya agar mendapat tempat berdiri paling depan. Dengan perjuangannya yang melelahkan akhirnya ia mendapatkan tempat paling depan.
Tak berselang lama, akhirnya acara dimulai dan member exo pun keluar. Teriakan telah memenuhi klub tersebut. Tapi disana hanya terdapat 5 member exo
"annyeonghaseyo, suho imnida. Apakah kalian disini bingung mengapa kami hanya berlima?" tanya suho
NEEE!
"memberdeul, apakah kalian ingin menjelaskan mengapa member kita berkurang satu?" tanya suho
"naneun" kata kris mengangkat tangannya
"ne, kris hyung" ucap chanyeol, chen dan kai
"annyeonghaseyo, kris imnida. Pertama-tama, bolehkan saya tau siapa member yang tak ada disini?" tanya kris
SEHUUUNN!
"kalian benar sekali. Hari ini sehun memang tak dapat hadir" kata kris
AAAAHHHHH!
"waeyo? Mengapa kalian kecewa? Kalian masih memiliki 5 member yang tak kalahh tampan dengannya" kata kris sambil sedikit tertawa
"hyung, neo mwoya?" kata chanyeol yang merasa kris mulai melantur
"aku akan menjelaskannya ne" katachanyeol mengambil alih pembicaraan
NEEEE!
"jadi hari ini sehun sedang ada acara tersendiri. Maka dari itu dia tidak bisa hadir disini bersama kita" jelas chanyeol
"annyeonghaseyo, kai imnida. Saya ingin mengatakan bahwa kami juga meminta maaf karena sehun tak bersama kita, tapi kita akan melakukan pertunjukan dengan baik" kata kai
"annyeonghaseyo, chen imnida. Aku juga ingin kalian tetap disini meskipun kita hanya berlima. Jadi maukah kalian tetap melihat kita?" tanya chen
NEEEE!
"baiklah, karena kita tak punya banyak waktu, kita akan melakuan pertunjukkannya sekarang" kata suho
AAAAAAA!
Kemudian semua member menyebar keposisi masing-masing. Baekhyun pun merasa usahanya sia-sia ia menginginkan untuk pulang sekarang sebelum luhan memarahinya. Ia memang menyukai exo, bahkan seluruh membernya. Tapi jika seperti ini ia akan merasa kurang tanpa adanya sehun.
Akhirnya ia hanya menonton disetengah pertunjukan saja. Tapi ketika ia hendak keluar dari barisan, sehun tiba-tiba datang. Para penggemar kemudian berteriak sejadi-jadinya. Ini memang taktik manager agar mengurangi kepadatan di klub tersebut.
Baekhyun kemudian berusaha kembali maju kedepan agar dapat lebih dekat dengan mereka kembali. Tapi sayang, barisan mulai rapat dan padat karena exo sedang tampil. Ditambah kehadiran sehun. Setelah beberapa menit kemudian perform itu selesai dan akan dilanjutkan dengan beberapa menit sesi fantalk
"annyeonghaseyo, sehun imnida. Maaf aku harus kembali ke acaraku dan tak bisa mengikuti fanstalk ini sampai selesai. Jeongmal mianhaeyo" kata sehun membungkuk dan kemudian pergi
Setelah perjuangan panjang, baekhyun akhirnya sampai dipaling depan tapi berbarengan dengan perginya sehun. Baekhyun mendesah kecewa
Sehun pun segera berjalan menuruni panggung dan menunggu di backstage sampai fans-talk itu selesai. Sebenarnya ia juga ingin diatas sana, namun kepadatan fans membuatnya sangat malas untuk ada disana.
Setelah fans-talk itu selesai, semua member menyusulnya di backstage. Mereka kamudian memutuskan untuk kembali ke dorm melalui pintu belakang agar tak menimbulkan kepadatan.
"kau duluan melalui pintu paling belakang sehun-ah, kami akan menjemputmu disana" ujar chanyeol
"kau lewat mana?" tanya sehun
"aku dan kai akan lewat samping" jawab chanyeol
"suho hyung, chen hyung, kris hyung, manager hyung?" tanya sehun lagi
"mereka masih ada acara meminta kita untuk beristirahat. Lagipula jika kita ikut akan menimbulkan kepadatan lagi" jelas kai
Sehun hanya mengangguk sekilas kemudian ia berjalan menuju ke pintu paling belakang. Ia membuka pintu itu yang membukanya kerah luar. Sehun dengan cueknya membuka pintu itu sembarangan.
DUAGH!
..
..
Luhan mulai jenuh menunggu baekhyun yang sedari tadi tak keluar dari klub itu. Bahkan semua jenis makanan ringan dan minuman telah habis ia santap. Battery ponselnya pun telah habis karena sedari tadi dia gunakan untuk bermain.
Luhan tak dapat menahannya lagi. Ia benar-benar lelah menunggu baekhyun. Ia berfikir untuk meniggalkan baekhyun disana tapi itu akan membuatnya semakin kerepotan jika anak itu hilang. Ia akhirnya memutuskan untuk menjemput baekhyun didalam klub itu.
Setelah memastikan mobilnya terkunci dan aman, ia berjalan menuju ke klub itu. Tapi ketika ia akan memasuki klub itu, dari jarak beberapa meter tampak sekali antrian yang begitu padat. Ia mendesah sebal ketika melihat kepadatan antrian itu.
Untung saja otak cemerlang luhan bekerja dengan baik. Ia mengingat bahwa klub ini memiliki pintu belakang yang bisa ia akses. Bagaimanapun juga dulu semasa kecil ia pernah kemari bersama ayahnya dan pemilik cafe ini adalah sahabat ayahnya.
"aku harap cafe ini tak banyak berubah" gumam luhan pelan
Luhan langsung berjalan menuju pintu belakang tersebut. Setika ia hendak membuka pintu itu, ternyata pintu itu lebih dulu terbuka dan menghantam keningnya.
DUAGH!
Pintu itu menghantamnya cukup keras hingga membuatnya langsung terjatuh.
"aww" kata luhan menahan keningnya yang sakit
"maaf, apa aku membenturmu?" tanya seseorang yang membuka pintu itu
"tidak, tapi pintu itu sendiri yang membenturku" kata luhan sinis tanpa menatap orang tersebut
Luhan masih memegangi kepalanya yang sakit. Ia kemudian menatap orang yang membenturkan pintu itu kekeningnya.
"yak! Kau kan seh-" kalimat luhan terputus karena sehun membekap mulutnya
"jangan berteriak! Aku akan memberikanmu tiket fansmeet di bagian VIP asal kau tak berteriak namaku" kata sehun cepat
"aku tak perduli dengan tiket fansmeet bodohmu itu!" ketus luhan sambil menyibakkan tangan sehun
"terserah, aku hanya mencoba bersikap baik denganmu" jawab sehun datar
Beberapa detik kemudian chanyeol dan kai datang dengan 2 mobil sport mereka. Satu milik sehun dan yang satu milik kai. Jangan berfikir chanyeol tak memiliki mobil, ia hanya malas untuk menyetir.
Semua member exo memang memiliki mobil sport pribadi mereka masing-masing dengan hargayang luar biasa. Mereka memilikinya satu di china dan satu di korea. Karena exo memiliki dua agensi di china dan korea, itu sebabnya mereka memiliki mobil pribadi dinegara tersebut.
"woa woa woa, apa yang kau lakukan lagi sehun-ah?" tanya chanyeol yang turun dari mobilnya menghampiri sehun dan luhan
"gadis ini lagi? Bagaimana bisa?" tanya kai yang mengikuti chanyeol
"aku akan menceritakannya nanti" jawab sehun
"sehun-ah, keningnya" tunjuk kai pada kening luhan yang sedikit benjol
"kau harus membawanya kedokter" ucap chanyeol
"ah! Arasseo" kata sehun frustasi
"kyuhyun sedang dibeijing. Datang saja kedia. Dia sedang berada di rumah sakit beijing" saran chanyeol
"arraseo" kata sehun singkat "kajja" ajak sehun cuek ke luhan
"kajja" ajak kai dan chanyeol sambil membantu lluhan berdiri
"chakkaman, bagaimana dengan baekhyun?" tanya luhan
"baekhyun? Nugu?" tanya kai
"dia saudaraku"
"lalu ada apa dengan saudaramu itu?" tanya chanyeol
"dia ada didalam klub" jawab luhan
"suruh dia pulang" jawab sehun ketus
"bagaimana dia bisa pulang? Kunci mobilnya aku yang bawa" kata luhan tak kalah ketus
Sehun langsung merampas kunci yang ada ditangan luhan dan memberikannya pada chanyeol dengan asal. Ia kemudian menggeret lengan luhan untuk memasuki mobilnya
" urus dia" kata sehun pada chanyeol sebelum ia pergi
Setelah perginya sehun, chanyeol masih diam karena dipasrahi kunci mobil itu. Ia kemudian menyodorkan kuncinya kehadarapan kai
"mwo?" tanya kai degan tatapan datar
"kau yang mengurusnya" kata chanyeol singkat
"enak saja, sehun menyuruhmu hyung bukan aku"
"tapi aku hyungmu. Aku memintamu untuk mengurusnya"
"tak mau. Lagi pula aku membawa mobilku sendiri" tunjuk kai ke mobilnya
Kai pun berjalan menuju mobilnya. Dengan tersenyum sambil melambaikan tangan, kai meninggalkan chanyeol sendiri disana.
"mwoya? Kenapa aku jadi mengenaskan seperti ini" monolog chanyeol
..
..
Kini dimobil sehun takada pembicaraan apapun. Luhan masih merasakan pusingnya sedangkan sehun cukup cuek untuk menanyakan kondisi luhan hingga akhirnya luhan mulai menyadari sesuatu
"mengapa kau membawaku pergi?" tanya luhan
"kau sendiri mengapa mau mengikuti?" tanya sehun
"kau menarikku!" jawab luhan
"aku tak menarikmu!"
"kau menarikku kedalam sini!" kata luhan semakin ketus
"oke! Aku menarikmu" jawab sehun mengalah "Aku akan membawamu kedokter" lanjut sehun ketus
"kau tak sedang mempermainkanku kan?"
"cih, untuk apa mempermainkanmu" kata sehun meremehkan
"lalu untuk apa kau membawaku kedokter?"
"aku hanya mengikuti saran chanyeol hyung!"
"tapi aku ingin pulang!" teriakluhan
"oke! Kau akan pulang setelah aku memeriksakanmu! Puas!" ketus sehun
Mereka kemudian terdaiam kembali sampai mereka tiba disebuah rumah sakit besar di beijing. Sehun dengan segala macam upaya penyamarannya memasuki rumah sakit dan menuju ke ruang kyuhyun.
"hyung" kata sehun saat memasuki ruang kyuhyun
"yak! Bisakah kau mengetuk pintunya terlebih dulu anak muda?" omel kyuhyun
"terlalu lama" balas sehun singkat
"ada apa kau kemari?" tanya kyuhyun
"cepat periksa dia. Aku ingin segera mempulangkannya" kata sehun
Kyuhyun pun menatap gadis yang ada disebelah sehun. Ia kemudian mengajak gadis itu untuk diperiksa. Setelah beberapa menit, pemeriksaan kyuhyun pun selesai
"bagaimana?" tanya sehun
"dia baik-baik saja"jawab kyuhyun
"tapi mengapa aku merasa pusing?" tanya luhan
"mungkin karena kepalamu terbentur cukup keras. Kau bisa mengompresnya nanti untuk menghilangkan benjolan itu" kata kyuhyun
"baiklah, terima kasih" jawab luhan
"siapa namamu? Aku akan menuliskan resep untukmu"
"Luhan. Xi Luhan"
"nama yang cantik seperti parasnya" kata kyuhyu
"terima kasih" jawab luhan tersenyum ramah
"kau dari china? Namamu seperti orang china" tanya kyuhyun
"iya aku dari china" jawab luhan
"tapi kenapa kau bisa lancar berbahasa korea?"
"karena saat usia 6 tahun aku pindah kekorea"
"lalu mengapa kau bisa bertemu dengan manusia es ini?" tanya kyuhyun
"dia mengikutiku" jawab sehun
"aku tak mengikutimu!" ketus luhan
"kenyataan berbicara lain" jawab sehun cuek
"berapa kali aku mengatakan aku tak pernah mengikutimu!" amuk luhan
"sudah-sudah, lebih baik kalian pulang sekarang. Ini resepnya luhan" kata kyuhyun "jaga dia sehun-ah, dia sangat cantik. Sayang jika kau mensia-siakannya" kata kyuhyun sambil mengerling ke sehun
"dasar gila" jawab sehun pelan kemudian pergi meninggalkan ruang kyuhyun
"aku permisi" kata luhan membungkuk dan kemudian mengikuti sehun dari belakang
Didalam mobil mereka kembali tak berbicara tapi kemudian luhan berteriak cukup keras ketika mobil sehun tak mengarah ke jalan menuju rumah neneknya
"YAK! Kau akan kemana eoh!" omel luhan
"bisakah kau tak berteriak!" ketus sehun
"aku ingin pulang!"
"kau akan pulang!"
"aku ingin pulang sekarang!"
"aku akan mengantarmu pulang!"
"kemana kau akan mengantarku pulang? Kau bahkan tak menanyakan dimana rumah nenekku!" omel luhan
"baiklah! Sekarang katakan dimana rumah nenekmu?" tanya sehun
"di beijing" jawab luhan singkat
"apa kau gila?" tanya sehun singkat
"tidak! Aku bicara kenyataan. Rumah nenekku di beijing dan sekarang antarkan aku pulang kesana!"
"YAK! Beijing sangat luas! Dan saat ini juga kita sedang dibeijing" omel sehun
"aku tau! Aku sangat tau beijing luas dan aku juga tau kita saat ini sedang dibeijing" jawab luhan
"argh! Katakan dengan detail dimana letak rumahmu" tanya sehun yang mulai frustasi
"rumahku dikorea" jawab luhan cuek
"ARGH!" erang sehun frustasi "dimana rumah nenekmu itu?"
"dekat klub tadi" jawab luhan singkat
"oke! Aku akan mengantarmu pulang" jawab sehun yang sudah sangat frustasi
"tapi kita akan kesuatu tempat terlebih dahulu" lanjut sehun
.
.
.
.
.
.
TBC
Hunhan akhirnya dipertemukan kembalii
Sudah update yaa, ditunggu reviewnya :3
DONT BE A SILENT READER. REVIEW JUSEYO \(^.^)/
