SNOWFLAKES

Main cast : Xi Luhan, Oh Sehun, Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Kim Jongin, Do kyungsoo

Pairing : Hunhan [Main], Chanbaek, Kaisoo

Genre : Romance, Fluff, Drama, Humor(?)

Length : Chaptered

Rate : T-M

Disclaimer : cerita ini adalah hunhan story, jadi bener-bener terfokus pada kisah luhan dan sehun. Untuk pair yang lain hanya sebagai slight. Mungkin chanbaek dan kaisoo akan masuk namun tak sebanyak hunhan yang akan diceritakan

FF ini murni buatan author tanpa ada unsur plagiat atau meniru dari ff lain, jika ada yang sama atau mirip, mungkin kita jodoh .

Dont be a silent readers guys, hargain kerja keras author menulis^^

.

.

HUNHAN STORY

.

GS

.

TYPOS EVERYWHERE

.

NO PLAGIAT

.

NO BASH

.

REVIEW JUSEYO^^

.

.

"kyung" panggil baekhyun yang pandangannya masih terfokus pada laptop mereka

"iya, baek" jawab kyungsoo yang pandangannya juga masih di layar laptop

"apa kau menyadari sesuatu?" tanya baekhyun

"tentang wajah familiar ini?"

"eoh, aku rasa aku sering mellihatnya"

"wajah yang tak asing bagi kita"

"matanya..."

"bibirnya..."

"dia benar-benar mirip dengan..."

"LUHAN EONNI!" pekik kyungsoo dan baekhyun bersamaan

Luhan yang barusaja turun dari lantai bawah untuk mengambil makanan langsung memasuki kamar baekhyun karena merasa dirinya dipanggil oleh kedua dongsaengnya itu

"ada apa?" tanya luhan tiba-tiba sambil mengunyah makanan yang tersisa di mulutnya

Kyungsoo dan baekhyun langsung terdiam dan saling menatap untuk beberapa detik. Mereka kemudian meloncat dari atas kasur menuju tempat luhan berdiri. Mereka meraba wajah luhan dan memperhatikan wajah luhan lekat-lekat. Sesekali mereka menyamakan wajah luhan dengan sketsa yang ada di layar laptop mereka

"m-mwoya?" tanya luhan takut dengan tingkah baekhyun dan kyungsoo

"kyung" panggil baekhyun yang masih sibuk mengamati wajah luhan

"mirip" jawab kyungsoo tanpa berkedip

"mwo? Mirip? Siapa yang mirip?" tanya luhan sambil menyingkirkan tangan baekhyun dan kyungsoo dari wajahnya

"eoh, aku rasa memang dia" kata baekhyun ambigu

"wae? Apa yang kalian lakukan?" omel luhan

"diamlah eonni, ayo duduk dengan kami" baekhyun menarik tubuh luhan dan mendudukannya di kasur

"eonni, jawab pertanyaan kami" kata kyungsoo

"mwoya? Kalian ini ada apa?" tanya luhan yang merasa aneh

"eonni, apa kau gadis yang kami cari?" tanya baekhyun

"gadis apa maksudmu?" tanya luhan tak mengerti

"gadis yang bersama sehun, aku yakin itu kau eonni" kata kyungsoo

"m-mwo? sehun? Aku mengenalnya saja tidak" elak luhan

"luhan eonni, ayolah. Jangan berbohong" kata baekhyun

"kami mengenalmu, eonni. Kami akan membantumu" ujar kyungsoo

"eonni katakan sejujurnya" desak baekhyun

"bagaimana kau bisa yakin itu aku?" tanya luhan kemudian

"sketsa gambar ini sangat mirip dengan wajahmu" jawab baekhyun sederhana

"MWO? SKETSA WAJAH?" pekik luhan tak percaya "coba aku lihat" kata luhan memaksa melihat foto itu

Luhan kemudian melihat foto sketsa itu. Luhan membulatkan matanya sempurna. Baiklah, saat ini ia merasa dia adalah buronan nomor satu di korea. Nyawanya bisa menghilang kapan saja jika ia tak berhati-hati. Melihat kepucatan yang ada di wajah luhan, kyungsoo dan baekhyun yakin jika itu memang luhan.

"jadi, bagaimana menjalin hubungan dengan sehun eonni?" tanya baekhyun tiba-tiba

"apa dia romantis?" tanya kyungsoo

"m-mwo? apa maksud kalian?" tanya luhan gugup

"ayolah eonni, tak udah ditutupi lagi, kami sudah tahu" ujar kyungsoo

"ya, awalnya aku akan marah dengan siapapun yang berhasil mengambil hati sehun, tapi melihat itu kau aku tak akan melakukannya eonni" kata baekhyun

"kalian tak membunuhku? Maksudku aku dengar fans exo sangat kejam" kata luhan takut

"kau takut eonni?" goda baekhyun

"ya kami memang kejam. Tapi melihat siapa yang berjalan dengan sehun ternyata adalah eonni, jelas kami sangat senang" ujar kyungsoo

"jadi ceritakan, sejauh mana hubungan kalian. Apa sehun sangat romantis?" tanya baekhyun bersemangat

"sejauh mana? Kita hanya berteman, sejauh bersahabat. Tak lebih" kata luhan bohong

"ey, manamungkin hanya sejauh itu. Kami tau bagaimana sifatmu dan sehun, eonni" kata baekhyun

"tapi aku bersungguh-sungguh. Kami hanya bersahabat. Ah sudahlah, aku ingin tidur" kata luhan yang kemudian keluar kamar baekhyun

"kalian harus menjaga rahasia ini. jangan sampai ada yang tahu" kata luhan memaksa

"tidak" jawab baekhyun dan kyungsoo tegas

"mwo? Apa maksud kalian tidak?" pekik luhan sebal

"katakan yang sejujurnya eonni, kami tahu kau sedang berbohong" ucap kyungsoo

"kalian berpacaran kan?" tebak baekhyun tegas

Luhan mendesah pasrah saat melihat baekhyun dan kyungsoo menatapnya dengan tatapan marah dan kecewa. Akhirnya ia mengalah dan menceritakannya pada mereka

"iya, kami berpacaran" jawab luhan

"nah, sudah aku...-MWORAGO?" pekik baekhyun

"MWOYA? EONNI JINJJA?" pekik kyungso

"woaaah! Eonni, aku...hiks" isak baekhyun tiba-tiba

"baek, maafkan aku. Aku tak bermaksud merebut sehun, aku-aku hanya..."

"EONNI!" pekik baekhyun dan kyungsoo

"ah, mianhae, aku-aku..." luhan panik

"eonni, neo jinjja daebak! Eonni aku terkejut mendengarnya, aku mendukungmu dengan sehun tapi aku juga iri denganmu. Hiks, eottoke" isak baekhyun jujur sambil memeluk luhan

"baek, aku..."

"aku tidak marah eonni, aku malah sangat bahagia jika kau dengan sehun. Akhirnya kau menjadi wanita normal yang bisa mencintai pria" kekeh baekhyun

"jinjja? Kau tak marah?" tanya luhan bingung

"aniyo, nan gwenchana. Sehun hanya biasku saja eonni, tidak lebih" jawab baekhyun

"lagipula baekhyun sudah mendapatkan idamannya" timpal kyungsoo

"nugu?" tanya luhan

"park chanyeol, eonni" jawab kyungsoo

"yak! Do kyungsoo!" amuk baekhyun

"mwo? kau masih malu mengakui jika kau menyukai dobby idiotmu itu baek?" tanya kyungsoo

"yak! Kyungsoo!"

"sudahlah, kalian jangan bertengkar begini" kata luhan mencoba memisahkan mereka

"eonni, kyungsoo menyebalkan!" adu baekhyun

"terserahlah, aku mau istirahat. Hati-hati untuk kalian yang akan menjadi buronan fans exo" kekeh luhan

"dengarkan itu baek" kata kyungsoo

"arraseo" jawab baekhyun

"kau juga kyung, siap-siap dikejar oleh fans kim jongin" kekeh luhan

"eonniiiiii" pekik kyungsoo

"daaah, eonni pergi. Hati-hati ne" kata luhan sambil tertawa

"eonni juga harus berhati-hati. Eonni buronan nomor satu bagi fans exo" kata kyungsoo dan baekhyun mengingatkan

"ya,ya aku tahu" jawab luhan sambil pergi meninggalkan kamar baekhyun

..

Tak perlu menunggu waktu yang lama, cukup menunggu waktu beberapa jam saja seluruh penududk korea tahu.

Mereka tahu siapa gadis yang bersama sehun beberapa hari ini dan mereka juga tahu tentang kris yang melayangkan surat gugatan untuk lepas dari agensi. Dan tak perlu menunggu waktu sampai esok, saat ini saja saham perusahaan yang menanungu exo turun derastis.

SM bekerja keras untuk menaikkan saham mereka kembali, namun sayangnya itu tak berhasil. Akhirnya, sekali lagi SM memaksa exo untuk lebih bekerja keras. Member exo benar-benar seperti dipaksa untuk menutupi semuanya.

Bahkan netizen korea mulai mencari keberadaan luhan untuk mencari tahu kebenaran tentang hubungannya bersama sehun. Untung saja, luhan dan keluarganya menutupinya rapat-rapat hingga hanya keluarganya saja yang tahu. Meskipun begitu, saat ini luhan tak dapat keluar rumah dengan leluasa

Dan hari ini adalah hari konser pertama exo dimulai. Hari ini juga, pertama kalinya member exo taampil dipublik dengan formasi berlima. Seluruh member berusaha keras agar mereka tak menunjukkan jika mereka membutuhkan kris disana.

Seluruh berita dikorea membicarakan bagaimana konser exo berlangusung. Meskipun saham SM turun, namun fans exo tetap setia dan datang ke konser pertama mereka meski tanpa kehadiran kris disana.

Exo memang boyband cukup baru dalam dunia entertaiment. Tapi popularitas mereka tak bisa dianggap main-main. Banyak sekali fans mereka yang menunggu dan mendukung mereka

"annyeonghaseyoooooo" sapa kai dipenghujung konser

AAAAAAAAA!

"bagaimana konser kami hari ini? apa kalian menikmatinya?" tanya chanyeol

NEEEEE!

"ah, aku senang mendengarnya" kata chanyeol

"mungkin kami memiliki banyak kekurangan di hari pertama kami karena ini adalah konser pertama kami. Kami minta maaf" ujar suho

AAAAAAAAA

"tapi kami juga memiliki hadiah untuk kalian, dimana lagu ini merupakan isi hati kami untuk kalian" lanjut suho

AAAAAAAAA

"apa kalian berjanji akan tetap bersama kami sampai nanti?" tanya chen

NEEEEEEEE!

"gomawooooo" ujar chen sambil memberikan heart sign kepada para fans

"sehun-ah, katakan sesuatu" kata kai mengingatkan

"ah, ne...annyeong yeorobun" sapa sehun

AAAAAAAAAA

"ah, maaf jika aku belum bisa memberikan yang terbaik untuk kalian, aku akan bekerja keras lagi untuk kalian" kata sehun sambil tersenyum singkat "saranghae" lanjutnya

AAAAAAAAAA

"ah, baiklah. Ini adalah lagu terakhir kami disini, ini benar-benar hadiah untuk kalian yang setia mencintai kita" ujar suho

AAAAAAAAAA

"Aku harap kalian menyukainya" kata chanyeol sambil tersenyum manis

Para member berlarian, mereka berlari menuju letak formasi mereka. Beberapa saat kemudian lpu dipadamkan dan lagu mulai dimainkan. Dibelakang mereka juga terdapat VCR yang memutar kerja keras member exo untuk para fans dan konser ini.

Beberapa dari fans mereka sudah mulai meneteskan airmata pada bait lagu pertama. Bahkan beberapa member juga tampak menahan air matanya agar tak menangis diatas panggung. Mereka cukup emotional akhir-akhir ini, jadi mungkin itu sebabnya mereka sangat ingin menangis diatas panggung. Tapi member exo menahan tangisannya agar tak pecah.

Disisi lain member exo juga ingin menangis karena melihat pengorbanan fans mereka yang begitu luar biasa dan sangat tulus. Mereka tetap mendukung exo, sekalipun member mereka berkurang tapi perasaan cinta mereka terhadap exo tak berkurang sama sekali

Sigani jinado malhaji motago
even after time, i couldn't say anything

Mamsogeuro samkineun na
and just swallowed my words

Mianhadago neol saranghandago
saying i'm sorry, i love you

Jigeumcheoreom mideodallago
please believe in me like you do noe

Neol anajulge, du sob jabajulge
i'll hug you, i'll hold your hands

Yeongweonhi hamkke hal su itdamyeon
if we can be together forever

Nae modeungeol bachilge, ouuu- yeah~
i'll give you my all, ouuu- yeah~

I promise you

EXO – PROMISE

Diakhir lagu, banyak sekali mereka yang meneteskan airmata. Entahlah bagaimana perasaan mereka, hanya seorang berjiwa fangirl yang tau betapa dalamnya makda dari lagu promise itu. Bahkan member exo juga meneteskan airmatanya.

..

setelah beberapa hari konser exo selesai, saham SM tak mengalami penurunan lagi namun juga tak mengalami lonjakan seperti biasanya. Saat ini pihak agensi juga sedang memutar otak bagaimana caranya menaikkan saham tersebut

berbeda dengan kehidupan para netizen korea dan fans exo. Setelah selesainya konser exo, mereka kembali disibukkan dengan mencari tahu siapa gadis yang bersama sehun. Mereka terlalu penasaran dengan gadis tersebut hingga mereka terus mencari tahunya

saat ini, luhan sedang berada diluar. Ia berniat pergi ke supermarket untuk membeli beberapa persedian barang selama satu bulan ini nanti, tapi ia cukup ketika ia melihat halaman rumahnya yang penuh dengan wartawan-wartawan.

Saat itu, luhan bersama paman kim memasuki halaman rumahnya. Kemudian paman kim berusaha melindungi luhan dari incaran para wartawan dan segera membawa luhan masuk. Seluruh wartawan menyerbu luhan dengan berbagai macam pertanyaan

"sejauh mana hubungan anda dengan sehun 'exo'?" tanya seorang wartawan

"apa benar kau adalah gadis yang selalu bersama sehun beberapa hari ini?" tanya wartawan lain

"anda yang bernama luhan kan?" tanya wartawan yang lainnya

"bagaimana bisa sehun terpikat olehmu?" tanya yang lainnya

"sejak kapan kalian menjalin hubungan?"

Pertanyaan gila itu terus memenuhi telinga luhan. Paman kim terus berusaha memasukkan luhan kedalam rumah dengan aman. Setelah luhan masuk, paman kim memaksa para wartawan untuk keluar dari halaman rumah mereka.

"bagaimana mereka bisa tahu jika itu luhan?" tanya hangeng bingung

Ya, saat ini mereka sedang berkumpul di ruang tengah. Luhan, baekhyun, paman kim, hangen dan heechul ada disana. Mereka juga tahu permasalahan yang terjadi pada luhan

"mianhae aboji" kata luhan merasa bersalah

"tidak-tidak, ini bukan salahmu luhan. Hanya saja aku cukup terkejut mereka mengetahui keberadaanmu" ujar hangeng

"appa, netizen korea telah menemukan sketsa wajah eonni beberapa hari yang lalu, dan mereka cukup ahli dalam mencari seseorang. Mereka terkenal ambisius" kata baekhyun

"benarkah? Lalu bagaimana dengan luhan?" tanya heechul panik

"ah, seharusnya eonni bahagia. Eonni menjadi artis. Televisi, media sosial dan seluruh berita di korea sedang membicarakanmu, bahkan wajahmu terpampang jelas disana" ujar baekhyun tanpa merasa bersalah

"yak! Neo babo ya?" omel luhan

"wae?" geruu baekhyun

"kau ini bagaimana? Luhan akan diserang wartawan dan kau mengatakan dia seharusnya bahagia? Dia sedang berperang dengan agensi besar dikorea baek" omel heechul

"aku tau eomma, bahkan dengan member yang memiliki banyak fans" kekeh baekhyun

"sudahlah, berhenti bertengkar, kalian tak membantu" omel hangeng

"aku punya saran" ujar paman kim

"katakan itu paman kim" kata luhan tak sabar

"bagaimana jika kalian berpindah ke china untuk beberapa saat, kalian ke beijing sampai keadaan korea stabil. Kalian akan terus dicari jika kalian tetap berada dikorea. Wartawan korea sangat kejam dalam mencari berita" ujar paman kim

"beijing?" tanya luhan

"aku rasa itu saran yang baik, kemasi barang kalian. Aku akan mencoba memesan tiket kesana besok. Jika tidak ada berarti lusa kita harus berangkat. Maksimal lusa kita harus berangkar" ujar hangeng menginteruksi

"mwo? mendadak sekali" pekik baekhyun

"sudahlah, tak usah protes. Rapikan barang kalian" ujar heechul

"Kim, bantu aku mengurus perusahaan sebelum aku tinggalkan untuk beberapa hari ini" ujar hangeng

"baiklah"ujar paman kim yang kemudian berjalan beriringan menuju ruang kerja hangeng

"ah, paman, aboji" panggil luhan tiba-tiba

"ne?" kata paman kim

"ada apa luhan?" tanya hangeng

"tidakkah lebih baik aku pergi sendiri ke beijing? Maksudku, ini kan masalahku, kalian tak perlu ikut merasakannya. Kalian hanya perlu disini dan aku pergi untuk beberapa saat, lagi pula mereka hanya mengincarku" ucap luhan

"tapi, apa kau akan baik-baik saja jika kau sendirian di beijing, Lu?" tanya heechul

"eommonim, aku sudah bertahun-tahun tinggal di LA sendiri. Aku baik-baik saja" ujar luhan meyakinkan

"kau benar tak apa Lu?" tanya hangeng

"ya, aku baik-baik saja aboji" ujar luhan

"aku ikut" kata baekhyun memotong

"tidak baek, kau disini" kata luhan

"tapi eonni..." rengek baekhyun

"kau disini, kau harus mengupdate tentang korea dan menyampaikannya padaku dibeijing. Aku menunggu kabar darimu baek agar aku bisa cepat kembali ke korea" kata luhan sambil tersenyum

"aku masih bisa mengupdatenya di beijing eonni" jawab baekhyun cepat

"baek, ku mohon mengertilah" ujar luhan pelan

"baiklah, kita hargai keputusan luhan. Kau besok akan diantar oleh paman kim ke bandara" ujar hangeng

"aku ikut mengantar eonni" pinta baekhyun

"ya, kau boleh ikut untuk mengantarkannya" ujar hangeng

"sekarang istirahatlah Lu, kami akan mengatur keberangkatanmu ke beijing" ujar paman kim

"ne, paman kim"

"selamat malam Lu" ujar heechul

"ne, eommonim" ujar luhan tersenyum manis sebelum pergi meninggalkan mereka

..

Berbeda dengan pihak dari sehun. Sedari tadi pihak dari sehun sibuk membicarakan tentang kelanjutan rumor sehun. Member exo dan pihak agensi juga sudah tahu jika mereka mulai menyerang luhan karena mereka gagal mendapatkan informasi dari pihak sehun.

"tak ada pilihan lain, besok kau harus melakukan pers conference" ujar manager

"aku tahu" jawab sehun malas

"agensi memaksa kita melakukannya, kau tahu saham mereka mulai menurun derastis" ujar manager mengingatkan

"aku tahu itu" ujar sehun malas

"apapun yang dilakukan oleh agensi malam ini, aku harap kau siap menerimanya" kata manager

"aku sudah cukup hafal dengan mereka" jawab sehun

"apa tak ada jalan lain, hyung?" tanya chanyeol

"tak ada, mereka tak memberiku pilihan" kata manager merasa bersalah

"sehun-ah, kau pasti bisa melewati ini" kata kai menyemangati

"maafkan aku" kata manager merasa sangat bersalah

"tidak hyung, ini bukan seutuhnya salahmu dan salah sehun" kata chen menenangkan

"sudahlah, apapun yang terjadi kita hadapi besok" suho mencoba memberi semangat

(**)

Hari ini adalah hari dimana pers conference akan diadakan. Beberapa menit lagi acara itu akan dimulai. Member exo mulai menaiki panggung untuk menghadap para wartawan yang haus akan berita tersebut. Apapun yang terjadi hari ini, mereka sendiri tak dapat menjamin kedepannya.

Dan dari sisi luhan yang sudah siap berangkat ke beijing, ia juga sedang sibuk membenarkan beberapa barang bawaannya. Beberapa barangnya sudah dibawa paman kim di mobil. Beberapa sisanya itu yang akan luhan jinjing nantinya.

"eonni kapan akan berangkat?" tanya baekhyun yang barusaja turun dari lantai atas

"mungkin sebentar lagi" ujar luhan

"tunggu, kau tak boleh berangkat dulu" kata baekhyun memaksa dan kemudian menariknya menuju depan televisi

"ada apa lagi baek? Aku tak punya banyak waktu" gerutu luhan

"tunggu sebentar saja" kata baekhyun yang sibuk mengganti chanel televisi

Luhan hanya diam dan menuruti perintah baekhyun. Setidaknya ia masih memiliki waktu satu jam lebih empat puluh lima menit sebelum keberangkatan pesawatnya. Jadi tak masalah jika ia duduk manis menonton televisi dahulu lagipula airport cukup dekat dari rumahnya.

Setelah baekhyun selesai mengubah chanel televisi, mata luhan menangkap beberapa pria yang tak asing dimatanya. Ya, mereka adalah member exo yang sedang melakukan pers conference.

"baek, kau menarikku hanya untuk melihat hal seperti ini?" ujar luhan

"tapi ini exo, eonni" kata baekhyun mengingatkan

"lalu apa peduliku jika itu exo? Aku tak punya banyak waktu" omel luhan

"apa pedulimu? Kau harus peduli. Kau sekarang menjadi incaran nomor satu wartawan korea. Apa kau tak ingat?" kata baekhyun mengingatkan

Memang benar, setelah kejadian luhan diserb wartawan hari itu, mereka bahkan rela didepan halaman rumah luhan untuk mencari informasi tentang luhan. Hingga saat ini didepan rumahnya banyak sekali wartawan yang masih setia menunggunya keluar. Perlu diakui jika wartawan korea memang gila akan berita.

"apa aku harus melihatnya? Aku mulai malas membahas mereka" ujar luhan cuek

Luhan memang cukup malas dengan exo sekarang. Faktanya, setelah rumor itu menyebar sehun sama sekali tak menghubunginya. Seharusnya sehun menenangkan luhan agar tak merasa takut, karena bagaimanapun juga luhan terjerat kasus seperti ini karena sehun. Itulah pemikiran luhan, namun sayangnya hingga saat ini sehun tak ada kabar. Merasa kehilangan? Cemburu? Marah tak beralasan? Entahlah, luhan juga tak yakin dengan perasaannya

"harus melihatnya? Harus!" jawab baekhyun tegas

"wae?" tanya luhan malas

"karena aku mendengar jika pers ini juga akan membahas tentang rumor sehun beberapa hari yang lalu. Itu artinya bisa saja kau ikut dibahas disana eonni" ujar baekhyun

Mereka kemudian diam dan mulai memperhatikan layar televisi. Paman kim, heechul dan hangeng pun mulai mengikuti perbincangan yang ada di televisi tersebut. Semua memfokuskan penglihatannya pada layar televisi

Hingga sepuluh menit berlalu, perbincangan tentang comeback dan konser pertama mereka berakhir. Dan sekarang mereka mulai membahas tentang rumor sehun beberapa hari yang lalu

'sehun-ssi, kami mendengar jika kau sekarang sedang menjalin hubungan dengan irene red velvet. Apakah itu benar?' tanya seorang wartawa

Luhan sedikit terkejut dengan penuturan wartawan yang didengarnya lewat televisi. Tapi ia juga menunggu jawaban dari sehun karena daritadi sehun masih diam dengan pertanyaan tersebut

"baek?" panggil heechul yang menyadari kejanggalan dari berita itu

"semalam memang ada rumor jika sehun dating bersama irene red velvet, girl band baru itu. Tapi entahlah, aku fikir ini hanya rekayasa. Kita tunggu saja bagaimana jawaban dari sehun" ujar baekhyun

Mereka kembali diam dan memfokuskan pikiran mereka ke layar televisi. Biasanya mereka tak pernah peduli dengan berita seperti ini kecuali baekhyun. Tapi untuk saat ini, mereka semua cukup penasaran dengan jawaban sehun

'iya' jawab sehun singkat

'benarkah? Lalu bagaimana dengan gadis yang bernama luhan?' tanya seorang wartawan

'bukankah kalian terlihat berjalan bersama beberapa hari terakhir ini?' tanya wartawan lain

'jika kau berhubungan dengan irene red velvet, lalu hubungan apa yang kau jalani bersama luhan?' tanya wartawan yang lain

Sungguh, seluruh member cukup terkejut dengan pertanyaan para wartawan. Ternyata mereka telah melangkah terlalu jauh untuk mencari informasi tentang luhan. Bahkan mereka tahu jika gadis itu bernama luhan

'emm, jadi...' kai mencoba mengalihakan tapi sehun lebih dulu memutus kalimatnya

'aku hanya menjalin hubungan dengan satu gadis' jawab sehun datar hingga membuat para member memperhatikannya

'bukankah kalian terlihat berjalan bersama beberapa hari ini?' tanya seorang wartawan

'kalian salah lihat, yang berjalan bersamaku selama ini adalah irene' jawab sehun

'jadi benar jika kau menjalin hubungan dengan irene? Bukan luhan' tanya wartawan

'aku tegaskan sekali lagi, akuhanya menjalin hubungan dengan satu gadis saja. Dan aku menjalin hubungan dengan irene seperti yang pihak agensi katakan' kata sehun tegas yang kemudian meninggalkan area pers

Luhan mendengar kata-kata sehun. Bahkan mendengarnya sangat baik. Entah apa yang luhan rasakan, yang pasti hatinya terasa sangat perih. Amat sangat perih dengan penuturan enteng yang sehun katakan baru saja. Luhan sakit hati karena sehun tak menganggapnya? Bisa jadi itulah yang dirasakan luhan.

.

.

.

.

.

Well, author minta maaf sedalam dalamnya karena ff ini ditelantarkan begitu saja setelah setahun (lebih). Entah kenapa tiba tiba ngerasa bersahalh dan pengen nerusin. Maafin ya karena banyak banget problem yang author alami. Author ganti laptop jadi bingung juga kemana file ff ini wkwk

Terus beberapa hari yang lalu author lagi buka email, eh ada notif dari fanfiction. Jadi teringat akan kejahatan author nelantarin ff ini *lebay -_-

Ya semoga kalian masih rada inget dengan jalan cerita ini. Seemoga peminatnya juga gak menghilang, kalau bisa nambah wkwk.

Maafin banget ya, aduh jadi gaenak sama yang nungguin ff abal ini. Tapi makasih banget author terharu :') author gabisa banyak ngomong karena ngerasa bersalah banget. Semoga masih berminat baca kelanjutan ff ini :3

Karena ini mumpung juga ada wifi jadi update deh. Maaf juga belom bisa balesin pm dan review, ntar kalo update berikutnya mungkin bisa author jawab. Pokoknya intinya maaf dan terima kasih buat semuanya yang nungguin ff ini :* Sampai ketemu di chapter berikutnya yaaa

Review juseyo \(^_^)/